26.3 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 489

Warga Antre Air Bersih yang Didistribusikan BPBD dan Pemdes Leuwisadeng

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Desa Leuwisadeng, melakukan pendistribusian air bersih bagi ratusan warga akibat kemarau 2023 yang berkepanjangan. Seperti diketahui, beberapa wilayah di Kabupaten Bogor selama kemarau telah mengalami krisis air bersih.

“Pasokan air bersih ini agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” kata salah satu pegawai di Desa Leuwisadeng Dadang Abdullah kepada Jurnal Bogor, Rabu (6/9/2023).

Kolaborasi Pemerintah Desa dengan pihak BPBD mendistribusian air bersih di Leuwisadeng cukup membantu warga. Secara bergantian, warga mendapatkan pasokan air bersih meski harus rela antre.

Dadang menjelaskan, pengiriman air bersih tersebut  berdasarkan permintaan warga melalui Pemerintah Desa lantaran tak sedikit warga yang terdampak kekeringan dan mengalami kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Penyebanya, sumber mata air mulai mengecil dan air sumur milik warga berkurang dan bahkan mongering.

“Kekurangan air bersih di daerah ini menjadi langganan setiap tahun saat musim kemarau,” jelasnya.

** Arip Ekon

Akhirnya “Kakung” Mendapatkan Haornas Award

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Susmono adalah salah satu sosok yang akan mendapatkan Haornas Award 2023 dari Pemkab Bogor yang akan dilakukan pada Jumat, 8 September 2023.

Mantan pesepakbola yang sekarang aktif dalam menggairahkan olahraga tenis di Kabupaten Bogor boleh dibilang sangat familiar dan dikenal oleh para pemangku kebijakan di Kabupaten Bogor.

Selama berkarir dalam dunia olahraga Bumi Tegar Beriman beberapa waktu lalu Susmono juga tercatat sebagai salah satu pegawai Pemkab Bogor dan pernah bekerja pada beberapa SKPD yang ada di Pemkah Bogor seperti Dispenda dan Dispora Kabupaten Bogor.

Kini keseharian olahraga Susmono dihabiskan di Lapangan Tenis Ktenzpo dan ia juga bergabung dalam Komunitas Sadulu Kabo yang dihuni para mantan pemain Persikabo.

” Alhamdulilah atas apresiasi yang saya dapatkan ini pada momentum Haornas Award 2023. Semoga ini menjadi satu keberkahan dan akan menjadi motivasi bagi para atlet dan pelatih yang sedang berkiprah saat ini,” ujar Susmono, Rabu, 6 September 2023.

Pria yang akrab disapa Kakung ini tercatat dalam bagian sejarah emas Tim Tenis Kabupaten Bogor yang selalu jadi juara umum dalam event Porprov atau Porda Jabar tiap empat tahun sekali.

Tak hanya itu, ia juga beberapa tahun lamanya masuk dalam official tim sepakbola Kabupaten Bogor baik di Persikabo maupun pernah sebagai pemain Porda Kabupaten Bogor pada tahun 1980 atau Porda III di Cirebon dengan mendapatkan medali perunggu.

Bahkan, Kakung juga sangat jeli dalam melihat potensi para atlet tenis yang akan masuk dalam skuad Kabupaten Bogor untuk event Porprov atau Porda Jabar.

** asep syahmid

Dispora Tetapkan 15 Kategori Penerima Haornas Award 2023

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Dispora Kabupaten Bogor terus mempertahankan tradisi positif dalam memberikan apresiasi setiap Hari Olahraga Nasional (Haornas) kepada para pelaku dan insan olahraga di Bumi Tegar Beriman dengan memberikan Haornas Award 2023.

Sebanyak 15 Kategori penerima yang akan mendapatkan Haornas Award dari Pemkab Bogor melalui Dispora Kabupaten Bogor.

Puncak perayaan Haornas Award 2023 tingkat Kabupaten Bogor akan dilakukan Jumat ,8 September 2023 di Area Parkir Stadion Pakansari atau VVIP Barat.

Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP mengatakan, untuk tahun ini pihaknya akan memberikan Haornas Award kepada 15 penerima atau Kategori seperti Atlet Yunior/ Pelajar Putra dan Putri, Atlet Senior Putra dan Putri, Pelatih Putra dan Putri, Atlet NPCI Putra dan Putri, Pelatih NPCI Putra dan Putri, Wasit Juri Putra dan Putri, Wartawan Olahraga, Media Olahraga, Badan Olahraga, Mantan Atlet Putra dan Putri, Penggiat Olahraga, Tenaga Medis Olahraga, Pembina Olahraga, Life Time Achivement dan Rising Star.

” Pemberian Haornas Award 2023 ini akan langsung diberikan oleh Bupati Bogor , H Iwan Setiawan, SE serta dihadiri oleh para kepala SKPD, Camat se Kabupaten Bogor dan undangan lainnya,” tegas Asnan AP, Rabu, 6 September 2023.

Asnan AP menambahkan Program Haornas Award ini menjadi salah satu program yang menjadi Icon khas tiap tahun diberikan oleh Dispora Kabupaten Bogor.

” Saya berharap Haornas Award bisa terus jadi program rutin tiap tahun dan bila perlu ditambah lagi Kategori penerimanya” kata Asnan AP.

** asep syahmid

Peringati Hari Pelanggan Nasional, PLN Gunung Putri Lakukan Kunjungan ke PT Indo Kordsa TBK

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional yang diperingati pada setiap 4 September, PT PLN (Persero) UP3 Gunung Putri terjun langsung menyapa pelanggannya untuk meningkatkan customer intimacy.

Pada Senin (4/9/2023), manajemen PLN Gunung Putri melakukan kunjungan ke PT Indo Kordsa Tbk di Jalan Pahlawan Desa Karang Asem Timur, Citeureup, Kabupaten Bogor.

Salah satu pelanggan potensial PLN UP3 Gunung Putri ini merupakan  perusahaan publik di Indonesia yang bergerak di bidang manufaktur, terutama di bahan baku ban seperti kain ban dan benang dari nilon dan polyester.

Atas kunjungan tersebut, PT Indo Kordsa memberikan respons positif dan berharap pelayanan PLN ke depan akan lebih  baik lagi serta komunikasi antara pelanggan dan PLN dapat lebih ditingkatkan lagi.

“Selama ini PLN telah memberikan pelayanan yang baik khususnya penyaluran  energi listrik dalam proses produksi PT Indo Kordsa,  dan menjalin hubungan yang sangat baik dari tingkat top manajemen hingga pelaksana teknis di lapangan. Setiap tahunnya semakin lebih baik pelayanannya. Kami berharap sinergi akan terus tumbuh di masa depan,” harap Satria Mukti Nuswantara Maintenance Manager PT Indo Kordsa kepada Jurnal Bogor.

Sementara Manager PLN UP3 Gunung Putri, Alamsyah Anwar mengatakan, kunjungan tersebut  merupakan bagian dari tranformasi PLN yaitu customer focused dimana PLN berusaha untuk memberikan kepuasan dan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan PLN. Dengan  mendengarkan suara pelanggan dan mendapatkan masukan atas pelayanan PLN selama ini, tentunya akan menjadi masukan bagi PLN untuk  peningkatan pelayanan ke depan  yang lebih optimal lagi.

“Kami terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik, selain pasokan listrik yang handal juga peningkatan  komunikasi yang baik dengan pelanggan,” kata Alamsyah Anwar.

“Dan dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2023, PLN menghadirkan Promo Tambah Daya hingga 5.500 untuk semua golongan dengan harga spesial hanya 202.300  rupiah saja. Promo ini hanya berlaku di aplikasi PLN Mobile selama periode 1-30 September 2023,” tambahnya.

Terpisah, Susiana Mutia, General Manager PLN UID Jabar mengucapkan Selamat Hari Pelanggan Nasional, dan ucapan terimakasih kepada seluruh pelanggan PLN.

” Tentunya kami mengapresiasi kepada pelanggan yang telah setia mempercayakan pelayanannya kepada PLN dan kami berkomitmen terus meningkatkan pelayanan demi kepuasan pelanggan di seluruh wilayah Indonesia khususnya  pelanggan setia di wilayah kerja PLN UP3 Gunung Putri,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Kunjungi Huntap Sukawangi, Achmad Fathoni Minta DPKPP dan DPUPR Bangun Sarana Air Bersih

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor
Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni meninjau langsung kondisi hunian tetap (huntap) warga Desa Sukawangi, Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Selasa (5/9/23). Fathoni mendapati keluhan fasilitas air bersih yang belum memadai.

“ Hari ini saya melihat kondisi huntap warga korban longsor tahun 2021 lalu. Alhamdulilah bangunan huntapnya sudah selesai, listriknya sudah ada, hanya saja ketersediaan sarana air bersih yang belum memadai,” ungkap Fathoni sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (6/9/2023).

Agar warga segera bisa menempati huntap, sambung Fathoni, yang diperlukan mendesak adalah sarana air bersih. Untuk sarana lainnya, bisa menyusul sambil ditempati. Dirinya menyebut akan menyampaikan persoalan ini kepada DPKPP dan DPUPR untuk sesegera mungkin membangun sarana air bersih untuk warga Sukawangi.

 “ Jadi, air bersih yang jadi kendala warga belum bisa menempati huntap. Jika melihat kondisi rumah sudah bagus,” jelasnya.

Lebih lanjut Politisi PKS tersebut menjelaskan, kondisi ini sangat urgen, dan berharap bisa masuk APBD Perubahan. Selain mengunjungi huntap, Fathoni juga meninjau pekerjaan sumur bor di Ponpes Miftahul Ulum dan pipanisasi air bersih di Kp Ciawi, Desa Sukawangi yang sudah diperjuangkan melalui DPUPR.

“ Memanfaatkan waktu disela-sela jadwal reses, saya coba meninjau semua pekerjaan yang pernah saya perjuangkan melalui aspirasi. Saya berharap apa yang saya perjuangkan ini, benar-benar dirasakan manfaatnya untuk masyarakat,” tukasnya.

Sementara Sekretaris Desa Sukawangi, Ujang mengatakan, huntap sebetulnya sudah bisa ditempati. Fasilitas seperti listrik sudah masuk dan kondisi bangunannya juga sudah sangat layak, namun yang menajdi kendala utama ialah ketersediaan air bersih yang tidak memadai jika hanya mengandalkan air sungai.

“ Harapan kami, dinas terkait membuatkan sumur bor di lokasi huntap ini, atau sejenis SAB yang bisa dinikmati oleh warga. Karena jika hanya mengandalkan sumber air sungai, itu tidak akan mencukupi kebutuhan warga semua,” cetus Ujang.

Untuk fasilitas yang lain, sambung Ujang, seperti jalan dan drainase itu bisa dilakukan menyusul. Mengingat, air merupakan kebutuhan utama warga.

“ Jadi, harapan saya secepatnya ada pembangunan sumur bor untuk warga yang tingga di huntap ini,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay Nur’ain

Disdik Diminta Realisasikan Pembelian Lahan SMPN 4 Citeureup

0

Citeureup | Jurnal Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto meminta Dinas Pendidikan (Disdik) segera merealisasikan pembelian lahan untuk SMPN 4 Citeuteup. Pihaknya sudah menganggarkan dana Rp 17 miliar untuk pembelian lahan di Desa Leuwinutug.

Rudy Susmanto

” Anggarannya sudah disiapkan, sejak rapat paripurna akhir tahun 2022. Dan sudah bisa digunakan per bulan Januari 2023. Namun sampai saat ini belum juga direalisasikan,” ujar Rudy saat reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor masa sidang III Daerah Pemilihan 1, yang dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa (5/9/23).

Politisi Gerindra tersebut mengatakan, salah satu faktor adanya keterlambatan karena isu adanya pihak yang tidak setuju. Sedangkan, dia mendengar bahwa 12 desa sudah setuju, jadi siapa yang tidak setuju akan pembangunan SMPN 4 Citeureup disana.

” Maka dari itu saya harapkan, untuk tim dari Dinas Pendidikan agar menyegerakan pelaksanaan pembelian lahan, sehingga tahun berikutnya sudah bisa dianggarkan untuk pembangunan sekolahnya,” tandasnya.

” Jangan sampai tahun ini tidak terealisasi, sehingga harus kami anggarkan kembali pada tahun berikutnya. Hal tersebut pastinya akan memakan waktu, yang seharusnya sudah dibangun malah masih dalam tahap pembelian lahan,” pungkasnya.

Penjelasan Rudy Susmanto tersebut menejelaskan pertanyaan Kepala Desa Leuwinutug, Deden Saipul  Hamdi perihal kelanjutan lahan SMPN 4 Citeureup. Yang mana 12 kepala desa sudah mendukung jika SMPN 4 Citeureup diadakan di Desa Leuwinutug. Dan saat ini sudah berjalan pembelajarannya, dengan siswa yang cukup banyak.

” Jadi, Desa Leuwinutug itu sudah dinobatkan menjadi kawasan industri. Tapi warga desanya sendiri sangat sulit untuk bekerja, penyebab utamanya ialah minimnya fasilitas pendidikan di Desa Leuwinutug, ” turur Kang Denz.

” Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengadakan sekolah di wilayah Desa Leuwinutug. Agar warga desa bisa mendapatkan pendidikan yang layak di tengah kekurangan ekonomi. Namun jika ini dipersulit, dengan alasan yang tidak saya mengerti, jangan salahkan saya jika di Desa Leuwinutug akan banyak melahirkan bajingan, yang saat ini saja sudah menjadi Desa Bersinar karena status peredaran narkoba di Desa Leuwinutug sangat tinggi,” tambahnya.

Kang Denz juga melayangkan pertanyaan dengan program yang diberikan oleh Kabupaten Bogor. Namun dirasakan belum sempurna. “Pembangunan turap untuk kali Cikeas dan kali Cibeber menurut saya pembangunannya tidak sesuai harapan,” ungkap Kang Denz sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor.

Kang Denz menyebut, kali Cikeas itu kebutuhan turabnya sampai 260 meter, namun hanya mendapatkan 28 meter. Dan untuk kali Cibeber yang merupakan jalur sampah dan banjir di Desa Leuwinutug. Hingga berdampak kepada desa lain itu hanya mendapat bangunan turab sepanjang 48 meter, sedangkan kebutuhan turab disana mencapai 500 meter.

” Kemarin sudah dilakukan PLB. Maksud kami, kenapa kebutuhan yang begitu banyak harus mendapatkan bantuan tidak sampai setengahnya, hingga pembangunan tersebut menjadi percuma, ” tandasnya.

Selain itu, sambung Kang Denz, masalah Gapoktan. Informasi yang didapatkan dari aturan yang baru, kelompok tani jika ingin mendapatkan bantuan harus memiliki lahan pertanian seluas 10 hektare. Sedangkan Desa Leuwinutug hanya memiliki lahan seluas 1,5 hektar.

” Begitu pun, tentang minimnya rehabilitasi  untuk masjid dan majlis taklim. Karena dari anggaran yang masuk ke desa tidak bisa dipakai untuk membangun masjid atau majlis taklim. Sedangkan untuk mengajukan bantuan pun sulit tahapan- tahapannya,” bebernya.

** Nay Nur’ain

Desa Hambalang Sabet Penghargaan Desa Sadar Hukum West Java Festival

0

Citeureup | Jurnal Bogor
Kepala Desa Hambalang, Wawang Sudarwan mendapatkan penghargaan Desa Sadar Hukum pada West Java Festival 2023 yang diadakan di Gedung Sate, Bandung.

Wawang menyebut, penghargaan tersebut diberikan oleh Provinsi Jawa Barat kepada semua desa yang mengikuti kegiatan Desa Sadar Hukum yang dilaksanakan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

” Alhamdulilah Desa Hambalang mendapatkan penghargaan Anubhawa Sasana yang dibagikan oleh Gubernur Jawa Barat, ” ungkap Wawang kepada Jurnal Bogor, Selasa (5/9/23).

Menurutnya, dengan adanya pemberian penghargaan tersebut dirinya sebagai kepada desa bisa menjadi hakim untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di desa.

” Untuk Desa Hambalang sendiri, permasalahan yang saat ini banyak dialami ialah persoalan pertanahan. Dimana untuk daerah Hambalang masih banyak tanah yang bertumpuk kepemilikan suratnya,” jelas Wawang.

Wawang berharap, sekalipun dirinya sudah mendapatkan penghargaan sebagai Desa Sadar Hukum, harapannya, Desa Hambalang tidak ada permasalahan dengan hukum.

” Masalah itu pasti ada, cuma saya harapkan desa saya aman, nyaman tentram dan damai,”cetusnya.

** Nay Nur’ain

SMKN 1 Gunung Putri Lepas Sambut Kepala Sekolah yang Baru

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Gunung Putri Juniartini, S.Pd beralih tugas menjadi Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Bojonggede digantikan dengan Aman Sihombing, M.Pd dari  SMK Negeri 1 Bojonggede, yang berlangsung di aula Sekolah SMKN 1 Gunung Putri, Selasa, (05/09/23). Lepas sambut berlangsung haru,  diawali dengan penampilan tari merak yang dibawakan oleh siswi SMKN 1 Gunung Putri kelas 10 jurusan kimia.

Kepala Sekolah baru SMK Negeri 1 Gunung Putri, Aman Sihombing, M.Pd mengatakan, penyambutannya dari warga SMK Negeri 1 Gunung Putri sangat luar biasa, dan dia merasa tampak rasa persaudaraan itu timbul kembali.

” Saya tidak menyangka begitu hangat penyambutan kehadiran saya di SMK Negeri 1 Gunung Putri. Terlebih paling berkesan bagi saya, teman-teman saya, adik-adik saya dan guru-guru yang ada di SMK Negeri 1 Bojonggede yang jumlahnya itu ada 82 orang mengantarkan saya ke tempat dinas saya yang baru ini,” ungkap Aman Sihombing kepada Jurnal Bogor.

” Yang jelas mereka merasa sangat kehilangan sosok Bapak, sosok pemimpin. Dan itu terlihat dari mimik wajah mereka,” sambungnya.

Ia juga mengatakan bahwa setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan juga, itu karena memang semuanya sudah ada yang mengatur.

“Kita selaku kepala sekolah itu ada regulasinya, mau tidak mau suka tidak suka kita harus mengikuti aturan yang diberikan dari Provinsi Jawa Barat, dalam hal ini KCD Wilayah 1,” ungkapnya.

Aman Sihombing juga sangat mengapresiasi atas apa yang sudah dilakukan oleh Kepala sekolah terdahulu (Juniartini). Yang telah melakukan hubungan kerjasama dalam pembinaan karakter keamanan di lingkungan SMK Negeri Ini dengan muspika yang ada.

“Ini sangat luar biasa, dengan menggagas prinsip berkolaborasi dengan pihak muspika, diantaranya Kapolsek, Danramil, camat dan kelurahan / desa. Memang itulah yang kita harapkan untuk bersama-sama berkolaborasi dalam hal menanamkan karakter peserta didik yang ada di SMK Negeri 1 Gunung Putri ini. agar apa, agar siswa didik nanti begitu keluar dari sekolah mereka sudah siap berkompetitif dan mempunyai karakter yang baik, mempunyai pengetahuan yang baik dan mempunyai satu keterampilan skill yang baik yang siap untuk dijual ke dunia usaha dan dunia kerja,” ungkapnya.

Aman Sihombing juga mengapresiais kepala Kapolsek, Danrami, camat serta kepala desa, yang menyediakan waktunya begitu lama untuk mendampingi sekolah SMK Negeri 1 Gunung Putri.

Ia juga berpesan kepada para guru untuk tidak pernah merasa lelah untuk memberikan ilmu kita kepada anak didik, karena dengan memberikan ilmu yang baik sudah memberikan masa depan kepada anak didik.

“Buat anak-anak saya yang ada di SMK Negeri 1 Gunung Putri, Yuk ini kesempatan kita untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Agar nantinya, cita-cita anda bisa anda raih, anda capai demi masa depan anda yang gemilang,” pesannya.

Sementara, Kepala Sekolah terdahulu, Juniartini,S.Pd mengatakan, pada 24 Agustus lalu kepala sekolah sudah dilantik oleh Gubernur Jawa Barat. Dan serah terima jabatan pada 1 September.

” Akan tetapi, ada adat dan budaya di Dinas Pendidikan, yaitu acara lepas sambut. Seperti istilah permisi bagi yang datang, dan bagi yang melepaskan mengucapkan selamat jalan,” jelasnya.

Akan tetapi, sambung Juniartini, yang lebih penting dari itu adalah silaturahmi, diantara sekolah yang dituju dan yang akan ditinggalkan, yang dirasa itu juga mungkin hal yang cukup penting. Ia juga mengungkapkan permintaan maaf kepada semua, apabila dalam melaksanakan program-program yang selama ini mungkin bagi masyarakat, bagi orang tua, masyarakat sekolah, dan masyarakat di luar. Program yang ia jalankan belum sesuai harapan.

“Program-program masih banyak yang harus kita kerjakan, tetapi saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Aman akan banyak program dan terobosan serta inovasi-inovasi yang luar biasa,” ucap Juniartini.

Terakhir, Juniartini mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga SMK Negeri 1 Gunung Putri, kepada camat, Ketua Komite terutama dan seluruh masyarakat khususnya para orang tua yang telah mendukung program-program sekolah.

“Saya sampaikan mohon maaf atas segala kekurangan saya, dan saya ucapkan selamat bertugas untuk Bapak Aman Sihobing,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

SHF Bobar Gelar Parade Film Layar Tancap

0

Ciampea l Jurnal Bogor
Komunitas Sahabat Film (SHF) Bogor Barat, Kabupaten Bogor mengelar Parade Film Layar Tancap di Lapangan Tegalwaru, Ciampea, Kabupaten Bogor.

Ketua SHF Bogor Barat Oma mengatakan, 14 layar tanyap berbagai film ditampilkan semalam suntuk disela momentum masih suasana HUT RI ke-78.

Menurutnya, parade film yang digelar  di Lapangan Tegalwaru merupakan ketiga kalinya. Dengan total 14 layar, menampilkan genre film yakni komedi, horor, action dan film perjuangan. Selain membangkitkan nostalgia era 70-an, juga untuk mengenalkan sejarah perfilman.

“Dari 14 film yang diputar secara serentak, paling banyak ditonton yakni film perjuangan dan komedi,” ujarnya, kemarin.

Sedangkan film layar tancap ada yang menggunakan proyektor dan infocus. Saat ini yang langka yakni mengunakan proyektor. Untuk rol filmnya biasa pesen di gudang yang ada di daerah Tangerang.

“Kalau jarak deket paling murah kita dibayar Rp 500 ribu, selama lima film. sedangkan jarak jauh bisa mencapai Rp 1.500.000. Walaupun sekarang banyak bioskop tetapi keberadaan layar tancap masih banyak penggemarnya terutama saat hajatan,” tukasnya.

** Arip Ekon

Waspada Kemarau, Warga Babakan Kena DBD

0

Dramaga l Jurnal Bogor
Di tengah musim kemarau yang berkepanjangan bukan hanya sebagianwarga di Kabupaten Bogor kesulitan air bersih, akan tetapi rawan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Seperti yang dialami Denisa (15), warga Cangkurawok, Desa Babakan, Dramaga terkena DBD dan harus dibawa ke rumah sakit.

Kepala Desa Babakan Ahmad Yani mengatakan menindaklanjuti laporan adanya warga yang kena DBD, pihak desa langsung melakukan fogging di wilayah. Sedangkan warga yang kena DBD, sudah dirawat di rumah sakit.

Munculnya kasus DBD saat musim kemarau, diduga lantaran masih adanya genangan air di sekitar pekarangan rumah warga.

Untuk itu pihaknya mendorong agar masyarakat melakukan pola hidup sehat, salah satunya mengubur benda yang bisa menampung air. Harapannya jentik nyamuk tidak berkembang.

“Saat ini Denisa masih menjalani perawatan. Kita juga sudah melakukan fogging di wilayah RW 07 dan 06 yang rawan terjadi penyebaran DBD,” ujarnya, Selasa (5/9).

Yani mengungkapkan Desa Babakan ada satu wilayah endemis diantaranya Babakan Raya (Bara) di RW 07. Untuk wilayah tersebut sudah dilakukan fogging dan masyarakat diminta rutin mengoptimalkan kegiatan pemberantas sarang nyamuk (PSN) dengan 3M plus. Yakni menguras, menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. 

“Sedangkan mengatasi kekeringan yang kerap terjadi di musim kemarau pihak desa sudah membangun Sarana Air Bersih (SAB) di Cangkurawok RW 04,” jelasnya.

** Arip Ekon