22.4 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 432

Tekan Bahaya Longsor, Program Samisade Jadi Solusi Bagi Ciherang Bangun Banyak TPT

0

Dramaga | Jurnal Bogor
Tercatat hampir 70 persen kawasan Desa Ciherang, Dramaga, Kabupaten Bogor dengan luas 252 hektare, berupa tebingan curam dengan tingkat rawan bencana longsor yang cukup tinggi, sehingga mengancam banyak keselamatan jiwa warga yang bermukim di area rawan bencana tersebut. Hal ini diungkapkan Kepala Desa Ciherang Suherwin di lokasi pembangunan Tembok Penahanan Tebingan (TPT) yang berlangsung di kampung Ciherang Girang RW 10.

Kata Suherwin, dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut Ciherang mendapat bantuan dana Satu Miliar Satu Desa (Samisade), setelah digelar Musdes, maka sekitar 70 persen pemanfaatan dari dana Samisade tersebut dialokasikan untuk pembangunan TPT yang banyak tersebar di pelosok perkampungan di Ciherang.

“Sedangkan yang tiga puluh persennya lagi, kita khususkan bagi pembangunan betonisasi jalan desa, yang tujuannya guna peningkatkan perekonomian masyarakat yang notabene sebagai pedagang, karyawan, petani pekebun”, kata Suherwin kepada Jurnal Bogor.

Sedangkan untuk status desa dia, sampai saat ini Ciherang masih berstatus desa maju dan belum mandiri.

“Sebab, meski Desa Ciherang berdekatan dengan Kota Bogor, namun bukan berarti hal itu dapat menopang tingkat kemandirian ekonomi di warganya. Karena di Ciherang masih terdapat pelosok perkampungan dengan jaringan infrastruktur jalan yang perlu lebih dioptimalkan lagi peningkatannya”, ungkapnya.

Makanya, sambung Suherwin, selain bantuan dana desa dari pemerintah pusat yang sudah berjalan serta manfaatnya sudah dirasakan bagi kemajuan pembangunan, ternyata juga ada program lainnya, yaitu program Samisade Kabupaten Bogor, yang sudah dua tahun ini menjadi solusi berkelanjutan bagi kemajuan pembangunan desa serta peningkatan perekonomian di masyarakatnya.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Ciherang berharap, agar program Samisade bisa terus berjalan dan bisa menjadi program tetap dari Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai pondasi terwujudnya Kabupaten Bogor termaju di Indonesia.” tukasnya.

Warga Kampung Ciherang Girang RW 10 Suhata menyatakan rasa senangnya, manakala Pemerintah Desa Ciherang membangun TPT di sisi jalan yang lokasinya tepat berdekatan dengan kediamannya.

“Tebingan tanahnya sudah keropos dan rawan longsor. Jadi alhamdulilah kini tembok penahan tebingannya sudah dibangun oleh desa, sehingga kekhawatiran saya pun terobati,”pungkasnya.

** Bayup

Gibran Ditetapkan Cawapres, Golkar Kota Bogor Tunggu Deklarasi

0

jurnalinspirasi.co.id – DPP Partai Golkar telah menetapkan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), Sabtu (21/10).

“DPD Golkar Kota Bogor akan fatsun dengan keputusan DPP. Apabila pasangan Prabowo-Gibran dideklarasikan serta mendaftar ke KPU, maka kami siap berjuang memenangkan pasangan itu,” ujar Ketua DPD Golkar Kota Bogor Rusli Prihatevy kepada wartawan, Sabtu (21/10).

Menurut dia, sebenarnya kader Golkar Kota Bogor menginginkan agar Airlangga Hartarto yang maju mendampingi Prabowo. Sebab, yang bersangkutan sudah berjasa membesarkan Golkar.

“Tapi inilah bentuk kedewasaan dan sikap negarawan Pak Airlangga. Sehingga dalam rapimnas berani mengambil keputusan itu demi kebaikan partai,” tegasnya.

Rusli menegaskan bahwa DPD akan menyampaikan hasil rapimnas tersebut kepada seluruh struktural Golkar Kota Bogor agar fatsun dengan instruksi DPP, sebab hal itu beriringan dengan amanat Rakerda Golkar, yakni menang pemilihan legislatif (pileg), pemilihan presiden (pilpres), dan menang pemilihan kepala Daerah (pilkada).

“Semua pengurus DPD hingga ke tingkat pokar RT, hasta karya, calon legislatif (caleg) dan ormas partai wajib tegak lurus dengan putusan DPP,” ucap pria yang juga Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor ini.

Kata dia, agar dapat meraih kemenangan mutlak di pilpres, khususnya di Kota Bogor, semua pengurus harus bersinergi serta berkolaborasi dalam berbagi tugas dengan seluruh partai pengusung.

“Intinya mesti ada komunikasi aktif dengan partai koalisi. Hal itu akan dilakukan setelah deklarasi capres dan cawapres,” tandasnya.* Fredy Kristianto

PMPL Desak Pol PP Stop Proyek di Perumahan Cileungsi Hijau

0

Cileungsi I Jurnal Bogor

Tindakan pengembang melaksanakan proyek tidak berizin di Perumahan Cileungsi Hijau mendapat respons dari Lembaga Swasaya Masyarakat Perkumpulan Masyarakat Peduli Lingkungan (LSM PMPL).

PMPL menilai tindakan tersebut merupakan wujud arogansi pengusaha dalam mencari keuntungan tanpa melihat etika dan regulasi yang berlaku di Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, PMPL mendesak agar Satpol PP segera turun dan menghentikan pekerjaan di lokasi sampai pihak pengembang mengantongi izin.

“Selesaikan dulu izinnya baru kerjakan sesuai dengan rekomendasi dari Pemerintah Daerah. Jangan sudah dikerjakan nanti izin menyusul,” kata Sekretaris Jenderal LSM PMPL, M. Faisal kepada Jurnal Bogor.

Menurut dia, banyak pengusaha di Kabupaten Bogor yang kerap mengenyampingkan persoalan izin yang harus dipenuhi. Padahal, izin tersebut memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjamin dampak lingkungan dan pertimbangan teknis lain.

“Pengusaha property kan maunya bangun aja di lahan yang bagus dan bisa dijual dengan harga mahal untuk mencari keuntungan. Tapi kalau nanti pembangunan tidak memperhatikan dampak lingkungan bisa saja nanti muncul persoalan. Disinilah pentingnya izin yang harus diikuti oleh pengembang jadi tidak membangun seenaknya,” kata Faisal.

Apalagi, pihak terkait dari Pemda sudah turun tangan melakukan peninjauan kelapangan dan memastikan jika pengembang belum mengantongi izin untuk proyek yang sedang berjalan sekarang. Jadi, lanjutnya, tidak ada alasan bagi Satpol PP untuk diam dan tutup mata terhadap pelanggaran yang sudah jelas terjadi.

“Sebagai garda terdepan penegakkan Perda. Pol PP harus bertindak tegas terkait pelanggaran Perda. Untuk itu kami dari PMPL meminta dan mendesak agar Pol PP segera menghentikan aktivitas proyek di Perumahan Cileungsi Hijau,” tandasnya.

fk/cc-jb

Dedi Budi Sumardi Kembali Terpilih Sebagai Ketua PBSI Kabupaten Bogor 2023-2027

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Dedi Budi Sumardi atau yang akrab disapa Debus kembali terpilih kedua kalinya menjadi Ketua PBSI Kabupaten Bogor periode 2023-2027 dalam Muskab PBSI Kabupaten Bogor di Gedung Korpri, Cibinong, Sabtu, 21 Oktober 2023.

Muskab PBSI Kabupaten Bogor kali ini dihadiri Ujang Usep perwakilan dari Bidang Organisasi, Pengrov Jabar dan juga sebagai Caretaker Ketua PBSI Kabupaten Bogor.

Debus mendapatkan 23 suara klub yang mendapatkan pengesahan dari Pengrov PBSI Jabar sebagai peserta Muskab PBSI Kabupaten Bogor.

Jumlah klub anggota PBSI Kabupaten Bogor sendiri saat ini ada 53 tim. Sementara yang sudah memiliki kelengkapan Pengprov PBSI Jabar sebagai peserta ada 23 klub. Sedangkan klub yang hadir dalam Muskab kali ini ada 30 klub.

” Yang menggelar dan menjadi panitia Muskab PBSI Kabupaten Bogor kali ini adalah Pengprov PBSI Jabar karena sebelumnya sudah ada Caretaker Ketua PBSI Jabar yakni Ujang Usep,” ujar Debus usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PBSI Kabupaten Bogor 2023-2027.

Pasca Muskab ini, kata Debus, ia akan langsung menyusun kepengurusan PBSI Kabupaten Bogor 2023-2027.

” Maksimal 2 minggu sudah ada SK Kepengurusan. Karena kami akan menghadapi beberapa event penting pada bulan November 2023,” papar Debus.

Menurutnya, PBSI Kabupaten Bogor akan menggelar dan menghadapi event Kejurkab antar klub pada minggu pertama bulan November, Kejurprov Jabar pada Minggu ketiga bulan November.

Selain itu, tambah Debus, PBSI Kabupaten Bogor juga akan menggelar event Bupati Cup pada minggu pertana bulan Desember serta persiapan Kejurnas pada Minggu Kedua bulan Desember.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Dedi Ade Bachtiar yang hadir dalam Muskab PBSI Kabupaten Bogor kali ini mengatakan, PBSI Kabupaten Bogor harus bisa mempertahankan atau mencetak Hattrick juara umum Porprov Jabar 2026 di Kota Bogor.

Tak hanya itu, sambung Dedi Ade Bachtiar, PBSI Kabupaten Bogor juga harus mempersiapkan secara matang event Bupati Cup 2023 bulan Desember 2023.

** asep syahmid

Sekdes Nagrak Terancam Pidana Kasus Pembebasan Lahan Tol

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pembebasan lahan tol di Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor ternyata masih menyisakan persoalan. Selain pemindahan lahan makam yang masih menjadi polemik, kini Sekretaris Desa Nagrak dilaporkan ke pihak kepolisian lantaran diduga melakukan pemalsuan data kepemilikan lahan yang terkena pembebasan jalan tol Cimanggis-Cibitung. Hingga saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Polres Bogor.

“Kami laporkan atas dugaan pemalsuan data. Laporan kami kini masih ditangani oleh Polres Bogor. Pihak pelapor juga sudah beberapa kali dipanggil ke Polres Bogor untuk dimintai keterangan,” kata salahsatu anak ahli waris, Awe kepada Jurnal Bogor.

Menurut dia, laporan tersebut berawal dari adanya ganti rugi lahan seluas 323 meter atasnama almarhum H. Eton yang seharusnya diterima oleh para ahli waris. Namun, anehnya, lanjut Awe yang menjadi dasar pembayaran ganti rugi lahan adalah surat keterangan hibah bukan keterangan para ahli waris. Padahal seharusnya, seluruh ahli waris mendapatkan hak atas ganti rugi lahan tersebut.

“Almarhum tidak pernah membuat pernyataan hibah pada saat beliau masih hidup. Karena hibah kan harus dibuat pada saat yang memberikan hibah masih hidup. Lalu kenapa tiba-tiba pada saat ada pembebasan tol muncul surat hibah atas nama Samsudin selaku Sekdes Desa Nagrak dan ahli waris tidak mengetahui. Disinilah awalnya kami curiga adanya kejanggalan dan permainan,” ujarnya.

Awe mengatakan, indikasi adanya pemalsun surat hibah yang dilegalisir oleh kepala desa tersebut terlihat saat diterbitkannya pernyataan hibah. Karena surat tersebut terbit pada 4 Mei 1998. Padahal Almarhum H. Eton meninggal pada 30 April 1998.

“Dalam surat kematian juga jelas jika almarhum meninggal pada 30 April 1998. Lalu kenapa bisa pernyataan hibah keluar pada 4 Mei 1998. Siapa yang nandatangani pernyataan hibah itu karena kan orangnya sudah meninggal,” tegasnya.

Awe merasa yakin, jika seluruh pemberkasan ganti rugi lahan tersebut sudah direkayasa. Apalagi dalam keterangan hibah tidak ada saksi dari ahli waris. Karena yang menjadi saksi adalah istri dari Samsudin selaku penerima hibah.

“Kalau memang almarhum benar-benar membuat surat hibah pasti ahli waris yaitu anak-anaknya pasti mengetahui tidak mungkin tidak mengetahui,” ujarnya.

Sementara itu, Sekdes Nagrak, Samsudin mengatakan terkait munculnya surat hibah memang terjadi kesalahan lantaran dirinya lupa.

“Iya kalau itu karena saya lupa,” singkatnya.

** fk/cc-jb

Target Menang Pemilu, Golkar Lepas 50 Bacaleg

0

jurnalinspirasi.co.id – DPD Partai Golkar melaksanakan berbagai kegiatan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Partai Golkar.

Rangkaian kegiatan mulai dari tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded hingga pelepasan 50 calon anggota legislatif (caleg) yang akan mengikuti kontestasi Pemilu 2024 di Kota Bogor.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor Rusli Prihatevy mengatakan, kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-59 Partai Golkar yang jatuh tetap hari ini, 20 Oktober 2023 merupakan instruksi dari DPP dan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan itu diawali tabur bunga di TMP Dreded yang diikuti seluruh keluarga besar DPD Partai Golkar Kota Bogor, baik dewan pertimbangan, pengurus, pimpinan kecamatan, dan pimpinan kelurahan serta kader.

Setelah itu, dilaksanakan pelepasan para caleg pada Pemilu 2024 di kantor DPD Partai Golkar Kota Bogor.

“Alhamdulillah ini bagian dari rangkaian HUT ke-59 Partai Golkar, sekaligus pelepasan calon anggota legislatif, karena momentum DCS, Insyaallah besok sudah ditetapkan,” kata Rusli di kantor DPD Partai Golkar Kota Bogor, Jumat 20 Oktober 2023.

Oleh karena itu, sambungnya, DPD Partai Golkar Kota Bogor sudah menyelesaikan seluruh rangkaian program dan melepas para kader terbaik di daerah pemilihan masing-masing untuk memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024.

“Ada 50 caleg posisi yang sudah kami tugaskan dan Alhamdulillah semuanya dapat bergerak sesuai aturan, yang mana tahapan kampanye setelah Daftar Calon Tetap (DCT) pada 3 November dan 27 November mereka dalam keadaan siap untuk berlaga merebut kemenangan Partai Golkar dengan target-target yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Di Pemilu 2024 nanti, DPD Partai Golkar Kota Bogor menargetkan dari 50 caleg dapat meraih sembilan kursi DPRD Kota Bogor.

“Insyaallah sesuai amanat rakerda kami upayakan dan maksimalkan untuk diperjuangkan, mudah-mudahan Golkar hari ini bisa menjemput kemenangan dengan target sembilan kursi yang akan kita cetak (di DPRD Kota Bogor),” tegas Rusli.

Apalagi, kata dia, persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari dari mulai tahun 2021 hingga 2022 dengan penugasan bina wilayah yang awalnya melibatkan ratusan orang.

“Alhamdulillah setelah dijaring dan evaluasi satu tahun, ada 50 orang yang hari ini kami tugaskan dan dilepas, sesuai dengan kecermatan wilayah, sesuai hasil survei,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Bogor itu.

Dengan demikian, sambung Rusli, Partai Golkar pun percaya diri bisa meraih kemenangan pada Pemilu 2024 di Kota Bogor nanti.* Fredy Kristianto

Bentuk Karakter Siswa, SMPN 16 Gulirkan Program Berseri dan Sekar Mulia

0

jurnalinspirasi.co.id – Lomba Kelas Bersih SMP Negeri 16 Kita Bogor yang digagas Komite Sekolah mendapat apresiasi penuh dari Ketua Pelaksana Tim Kebersihan SMP Negeri 16, Primanita Sukma.

Menurut dia, kegiatan tersebut sejalan dengan program kebersihan yang menjadi salah satu program prioritas sekolah, yakni Berseri (Bersihkan Sekolah Setiap Hari).

“Alhamdulilah sekolah bersyukur menyambut baik, kegiatan ini diinisiasi komite sekolah mengusulkan dan memaparkan program, salah satunya dengan program kesiswaan dan kebersihan sekolah,” ujar Primanita kepada wartawan, Jumat (20/10).

Kata dia, giat Berseri selalu dilaksanakan pada istirahat kedua atau setelah waktu sholat dzuhur, dan telah berjalan sejak pekan lalu.

“Jadi itu untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap kebersihan. Akhirnya giat itu dipadukan dengan lomba kebersihan antar kelas,” ucap perempuan yang juga istri Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.

Dengan adanya program tersebut, sambung Primanita, ketika siswa selesai jajan di jam istirahat, maka tak ada lagi sampah yang berserakan. “Jadi para siswa langsung membersihkan di dalam dan luar kelas,” katanya.

Selain itu, kata Primanita, pihak sekolah juga menggulirkan program Sekarmulia (sehat dan berkarakter mulia). Dimana siswa disediakan waktu selama 15 menit untuk pembiasaan hidup sehat dan penanaman karakter mulia.

“Itu dilakukan setelah siswa menggelar upacara, mereka langsung mendapat pengarahan, agar karakter mereka terbentuk dan bisa menjaga lingkungan,” tandasnya * Fredy Kristianto

Puluhan Tahun Terbengkalai, Bangunan Pasar Laladon Sering Dijadikan Tempat Mesum

0

Ciomas | Jurnal Bogor
Bangunan Pasar Laladon di Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor selama puluhan tahun terbengkalai. Pasar yang letaknya persis disamping depan Terminal Type C Laladon itu dikeluhkan warga karena pada malam hari terlihat seram, bahkan ada segelintir warga mengaku kerap memergoki pasangan berbeda jenis keluar masuk ke dalam bangunannya yang kosong dan gelap yang diduga berbuat mesum.

Dari keterangan warga, dimana keberadaan bangunan Pasar Laladon yang paling depan yang memiliki puluhan kios kosong sudah rusak dan tak berpenghuni sehingga pada malam hari gelap gulita.

“Dengan kondisi seperti ini Pasar Laladon tak ubahnya mirip sarang hantu. Bukan itu saja, juga hampir setiap malam saya sering memergoki adanya pasangan bukan muhrim keluar dari bangunan kosong itu,” sebut Nurhendi (bukan nama sebenarnya), warga Laladon kepada Jurnal Bogor.

Kata Nurhendi, yang lebih disayangkannya, selama puluhan tahun Pasar Laladon terbengkalai tak dioperasikan. Warga beranggapan seperti disengaja seram dan rawan, apalagi hingga sekarang juga tak ada tanda-tanda akan dilakukan rehab perbaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Kini Pasar Laladon pada malam hari selalu dijadikan tempat mesum, dan anehnya tidak pernah ada razia oleh petugas Satpol PP Kecamatan Ciomas maupun oleh aparat kepolisian,” kesalnya.

Memang tegas Nurhendi, untuk bangunan pasar dibagian belakangnya, kalau pagi dan sore hari, di isi oleh segelintir pedagang sayuran maupun pedagang lainnya.

“Ya tetapi tetap saja, begitu lewat dari pukul 7 malam, kesan seram dan kumuh itu muncul lagi. Oleh karena itu, kami atas nama warga Laladon memohon kepada petugas Pol PP Kabupaten Bogor maupun dari Kecamatan Ciomas, sekiranya mau rutin melakukan razia pada malam hari ke Pasar Laladon.” tandasnya.

Sementara keterangan lain yang diperoleh Jurnal Bogor dari seorang petugas Terminal Laladon yang enggan disebutkan namanya membenarkan, apabila ia sedang bertugas jaga di terminal pada malam hari kerap melihat pasangan bukan muhrim keluar masuk pasar tersebut.

“Saya sering memergoki beberapa pasangan berbeda jenis keluar masuk ke bangunan Pasar Laladon yang gelap dan sepi itu, seperti habis berbuat mesum,” pungkasnya.

** Bayup

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Canangkan PWI Merah Putih

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun berpendapat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) adalah organisasi profesi wartawan yang berwawasan kebangsaan. Sejarah terbentuknya PWI tahun 1946 mencerminkan, sebagai organisasi PWI lebih mengedepankan penyikapannya terhadap persoalan kebangsaan dibandingkan masalah teknis yang berkaitan profesinya.

Hal tersebut disampaikan Hendry Ch Bangun pada acara serah terima jabatan (Sertijab) Pengurus PWI Pusat periode 2018-2023 dengan ketua umumnya Atal S Depari kepada pengurus PWI Pusat yang baru, periode 2013-2028 di bawah kepemimpinan Hendry Ch Bangun di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (20/10).

Hadir dalam kesempatan itu, antara lain, Sekjen dan Wasekjen PWI Pusat, Sayid Iskandar dan Raja Pane serta pengurus dan anggota Dewan Kehormatan PWI.

Hendry Ch Bangun terpilih sebagai Ketua Umum PWI pada Kongres PWI XXV di Bandung, Jawa Barat tanggal 27 September 2023 lalu. Dalam periode kepengurusannya, Hendry berjanji akan fokus pada bidang pendidikan untuk meningkatkan profesionalisme wartawan.

Selain memiliki kompetensi yang mumpuni, wartawan anggota PWI dituntut mempunyai wawasan kebangsaan dalam menjalankan profesinya. Sebab, itulah identitas PWI dan yang membedakan PWI dengan organisasi wartawan lainnya.

Oleh karena itu, Kepengurusan PWI Pusat periode 2023-2028 akan menyegarkan nilai-nilai perjuangannya dengan kembali khittah PWI tahun 1946. Saat itu, wartawan Indonesia ikut berjuang menentang kembalinya penjajah ke Tanah Air kita.

Dikatakan, nilai perjuangan Khittah PWI tahun 1946 masih sangat relevan untuk menjawab tantangan PWI maupun persoalan kebangsaan saat ini dan masa mendatang. Kesadaran pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia sebagai negara yang beragam menjadi sangat penting. Sebut saja itu sebagai semangat “PWI Merah Putih”.

“Saya bayangkan dalam kepengurusan PWI periode 2023 hingga 2028 mendatang akan ada sekitar 1.000 sampai 5.000 wartawan yang bisa mengikuti kursus singkat di Lemhannas RI. Kita sudah menjajaki kerja sama dengan Lemhannas,”ujar Hendry Ch Bangun.

Momentum wawasan kebangsaan itu akan diikuti pula pengembangan infrastruktur fisik, berupa pembangunan Gedung Grha Pers Pancasila di Yogyakarta. Gubernur DIY Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mendukung rencana tersebut, termasuk pemangku kepentingan lainnya di daerah tersebut.

** yev/cc-rls

Ciptakan Lingkungan Sehat, Komite Sekolah Gandeng SMPN 16 Gagas Lomba Kebersihan

0

jurnalinspirasi.co.id – Ada banyak cara untuk membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, salah satunya dengan menyelenggarakan Lomba Kebersihan Antar Kelas. Seperti yang digagas oleh Komite Sekolah SMP Negeri 16 Kota Bogor pada Jumat (20/10).

Ketua Komite Sekolah SMPN Negeri 16, Jon Suwardi mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 27 kelas dengan total siswa mencapai 939 itu bertujuan untuk membangkitkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui kebersihan lingkungan.

“Kalau lingkungan tidak bersih, kami khawatir akan menimbulkan penyakit seperti malaria dan demam berdarah. Karena itu, kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa kebersihan itu penting,” ujar Jon kepada wartawan, Jumat (20/10).

Jon mengatakan, untuk memotivasi siswa pihaknya memberikan hadiah berupa makanan ringan yang dapat dinikmati setiap siswa di setiap kelas. Sementara untuk kelas terbaik akan diberi hadiah menarik dan piala bergilir.

“Selain kategori kelas terbaik ada juga wali murid terbaik. Rencananya lomba kebersihan ini akan dilaksanakan per tiga bulan sekali, dan akan ada evaluasi per dua pekan sekali,” jelas Jon.

Tak hanya ditanamkan soal pentingnya kebersihan, kata dia, para siswa juga diberi pengetahuan tentang tanaman apotek hidup. “Para siswa juga diajak menanam tanaman apotek hidup. Ada 10 jenis yang ditanam, sesuai dengan arahan Ibu Ketua Tim Kebersihan Primanita Sukma,” katanya.

Kegiatan ini, kata Jon, terselenggara berkat adanya sinergitas antara komite dan pihak sekolah. “Karena adanya sinergitas, kita dapat menyelenggarakan giat ini. Mudah-mudahan dapat dicontoh oleh sekolah lain,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 16, Ahmad Bukhori mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh komite, sebab dengan adanya lomba kebersihan lingkungan sekolah akan lebih bersih dan enak dipandang.

“Sebenarnya aksi bebersih sudah dilakukan setiap pekan sekali melalui Jumat bersih (jumsih). Tetapi kita dibantu oleh komite, tentu hasilnya akan lebih baik lagi. Insya Allah dengan adanya sinergitas ini, kondisi lingkungan sekolah akan semakin baik,” kata Ahmad Bukhori.

Lebih lanjut, Bukhori mengaku setuju apabila kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan. “Kami sangat setuju, kalau kegiatan ini dilaksanakan setiap tiga bulan sekali,” ucapnya.

Ia berharap, sinergitas antara sekolah dan komite dapat terus terjalin, sehingga dapat membangun dan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.* Fredy Kristianto