29.2 C
Bogor
Saturday, July 18, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 418

Implementasi P5, SMP Darul Fikri Nanggung Panen Jagung

0

Nanggung | Jurnal Bogor
Ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Darul Fikri Nanggung, Kabupaten Bogor melaksanakan panen raya jagung, Selasa (19/12/2023). Seluruh kelas beserta guru dan kepala sekolah sangat antusias dalam kegiatan petik jagung tersebut.

Kepala Sekolah SMP Darul Fikri Jajat Hidayah mengatakan, kegiatan tersebut perdana di akhir tahun kurikulum merdeka.

Jajat Hidayah

“Dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dimana implementasi dari kurikulum merdeka yang diterapkan untuk siswa,” katanya.

Dia menjelaskan, kegiatan itu juga meningkatkan pengetahuan dan moralitas, mengembangkan pelajar untuk selalu dipenuhi kreativitas tanpa batas.

“Pengembangan bakat anak dalam kearifan lokal, memanfaatkan sumberdaya yang ada. Karena kita itu lahir dari desa sehingga sebisa mungkin mamenfaatkan potensi yang ada di desa atau kampung halaman kita sendiri,” jelasnya.

Tanaman jagung tersebut, kata dia, ditanam oleh para siswa dan siswi beserta guru di sekolah pada empat bulan lalu di atas lahan kurang lebih 400 meter persegi yang semula merupakan lahan tidur bersemak belukar.

“Selama empat bulan dari mulai membersihkan lahan tidur, milik masyarakat hingga sampai saat ini panen raya,” ujarnya.

Sebanyak dua ribu butir jagung dihasilkan dalam panen raya itu, pihaknya kedepan akan melakukan hal yang serupa dengan menanam tanaman jenis sayuran.

“Alhamdulillah hari ini secara perdana kita melakukan panen jagung dengan hasil yang cukup memuaskan dan hasil dari panen jagung-jagung ini dibagikan  untuk siswa siswi. Insya Allah di tahun depan kita akan lanjut ke tanaman kacang atau timun,” bebernya.

Dia berharap, dengan kegiatan ini pelajar dapat membangunkan jiwa raganya dan gaya hidup berkelanjutan.

“Saya berharap bagi putra putri Darul Fikri semakin mencintai tanah kelahiran dan meneruskan perjuangan. Karena sejatinya orang tua kita kehidupannya dari tanah, perkebunan dan persawahan,” pungkasnya.

(andres)

Sejak JLD Dibangun, Bangli tak Berizin Tumbuh Subur

0

Dramaga l Jurnal Bogor
Belakangan ini bangunan tak berizin makin marak di Jalan Lingkar Dramaga (JLD) Kabupaten Bogor. Tumbuh suburnya bangunan liar tersebut seiring  JLD tersebut selesai dibangun sejak 2018 lalu. Namun sayangnya, tidak sedikit bangunan tersebut yang tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“ Hampir sepanjang lahan yang ada dibahu kanan kirinya, juga banyak berdiri bangunan-bangunan, baik bangunan permanen maupun non permanen,” ujar Kanit Pol PP Kecamatan Dramaga Ahmad Jayadi, Selasa (19/12/2023).

Pria yang biasa disapa Ajay, mengungkapkan maraknya bangunan untuk bisnis, termasuk rumah-rumah penduduk, pihaknya mulai ketat memonitoring dan melakukan pengawasan. Terlebih pada bangunan baru yang belum mengantongi izin, maupun pada bangunan liar (bangli) yang sebelumnya pernah membuat repot jajaran Satpol PP kecamatan.

“Alhamdulilah, kini di sepanjang JLD mulai dari depan Hotel Duta Berlian hingga ke perbatasan Laladon Kecamatan Ciomas, sudah tidak ada lagi bangli alias bangunan liar,” tegasnya.

Namun demikian sambungnya, terutama bangunan yang digunakan untuk bisnis usaha, dia selalu mensosialisasikan agar mengurus izin resmi.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Dramaga sudah berkali-kali melakukan sosialisasi kepada para pemilik usaha di sepanjang JLD, namun sayangnya sampai saat ini belum menuai hasil yang maksimal, termasuk soal IMB-nya. Oleh karena itu, kami berharap agar semua pemilik usaha yang berada di JLD, kedepan sudah memiliki izin resmi, himbauan ini juga disampaikan termasuk kepada warga yang ingin mendirikan bangunan tempat tinggal agar terlebih dahulu mengurus IMB-nya,” harapnya.

Terpisah, Pengawas Tata Bangunan Wilayah Dramaga, Ahmad mengaku dia selalu memantau dan mengawasi setiap adanya banggunan baru yang belum mengantongi izin di wilayah Dramaga.  Mereka yang tak memiliki IMB diberikan teguran pertama sampai ketiga agar segera mengurusi perizinan. Termasuk, lahan parkir yang ada di Desa Dramaga sudah dilakukan teguran pertama.

“Intinya, kita tak pandang bulu ketika ada bangunan yang tak memiliki izin kita datangi dan berikan surat teguran,” tegasnya.

(arip ekon)

KCD Wilayah 1 Sebut Bakal Putus Bantuan Keuangan Bagi Sekolah yang Tawuran

0

Cibungbulang l Jurnal Bogor
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 bakal memberikan sanksi tegas yakni pemutusan bantuan keuangan ke sekolah yang masih terjadi tawuran pelajar. Sanksi tegas tersebut dikeluarkan akibat buntut adanya pelajaran yang meninggal dunia akibat tawuran di Pasar Ciampea.

“Sampai saat ini belum ada sekolah yang ditutup karena adanya tawuran pelajar. Namun, tak menutup kemungkinan bilamana masih adanya riak-riak tawuran pelajar  kami akan memberikan sanksi administrasi seperti pemutusan bantuan keuangan ke sekolah tersebut. Akan diberikan sanksi administrasi, contohnya seperti dana BOS diputus,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1,  Abur Mustikawanto saat menghadiri Deklarasi Damai Antarsekolah di SMK Pandu, Kecamatan  Cibungbulang, Selasa (19/12/2023).

Abur juga tidak bisa menjamin ketika sudah menggelar deklarasi damai tidak lagi terjadi kenakalan pelajar. Namun, hal tersebut bisa meminimalisir terjadinya tawuran pelajar.

Terjadinya tauran pelajar, dia melihat faktor media sosial juga berperan penting. Ketika pandemi banyak siswa yang bermain game tentunya hal tersebut juga bisa memicu terjadi kenakalan pelajar .

“Tawuran pelajar terjadi bukan di sekolah. Namun, bagimana pihak sekolah bersama Forkopincam meningkatkan kerjasamanya  dalam hal pengawasan siswa,” pintanya.

Kepala Sekolah SMK Pandu, Mahsun Yunani mengaku Deklarasi Damai bersama SMK, SMA dan MA se- Kecamatan Cibungbulang, Ciampea dan Rancabungur tujuannya tak lain tekad bersama mewujudkan sekolah yang damai.

Pascadeklarasi damai pihak sekolah tentunya tidak bisa menjamin tidak terjadi lagi tawuran pelajar. Namun, yang dilakukan pihak sekolah yakni bagimana keseriusan bersama dalam  menciptakan sekolah yang damai .

Tentunya, pihak sekolah Pandu juga mekanisme tersendiri untuk melakukan membina kepada anak didiknya. Ada sanksi pertama sampai terakhir pemecatan ketika ada siswa tersandung kasus berat secara otomatis langsung dikeluarkan.

“Siswa yang terlibat tawuran di Pasar Ciampea ada 18 siswa dan semuanya sudah dikeluarkan,” ujarnya.

Yang jelas kata dia akan adanya sanksi dari KCD bagi sekolah yang masih terjadi tawuran pelajar dan pihaknya menyerahkan semuanya ke pemangku kebijakan. Tentunya, pihak terkait juga bakal  melakukan penelitian terlebih dahulu tidak langsung mengeluarkan sanksi administrasi.

“Kalau sudah menjadi keputusan mau  bagimana lagi. Yang pasti kita upayakan adanya mediasi karena  pihak yang berkepentingan juga pastinya melakukan penelitian lebih lanjut sebelum mengeluarkan sanksi administrasi ke sekolah,” ungkapnya.

Terpisah, Satgas pelajar Kecamatan Cibungbulang, Azwar Anas mengaku sangat prihatin adanya aksi tawuran pelajar yang menelan korban jiwa.  Adanya deklarasi damai yang dilakukan SMK di 3 kecamatan bisa menciptakan persahabatan antara pelajar dan aksi tawuran pelajar bisa dihentikan.

Sebab, pelajar memilik masa depan yang panjang dan banyak  prestasi yang harus dicapai. “Perlu kerjasama semua orangtua siswa , pihak sekolah dalam melakukan pembinaan terhadap siswa sehingga tidak ada lagi tawuran pelajar,” pintanya.

Selain itu, sambung Azwar, kedepan juga adanya program pembinaan siswa seperti dilakukan upacara setiap Senin yang dipimpin langsung oleh Polsek atau Danramil. Ada juga kegiatan olahraga dan seni sehingga bisa meminimalisasi terjadinya tawuran pelajar. “Jika masih ada sekolah yang tawuran, KCD juga harus tegas untuk memberikan sanksi,” tukasnya.

(arip ekon)

Vina Yuliani Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Tukang Becak

0

jurnalinspirasi.co.id – Calon legislatif (caleg) asal Partai Hanura Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Bogor Utara, Vina Yuliani, terus memperkuat ikatan dengan masyarakat. Hari ini, Senin 18 Desember 2023, Vina melakukan silaturahmi yang hangat dengan Komunitas Becak RT 04/06 Kelurahan Ciparigi, Bogor Utara.

Dalam kunjungannya, Vina Yuliani tidak hanya menyapa, tetapi juga mendengarkan dengan seksama aspirasi dari para tukang becak. Salah satu di antaranya adalah Daryo, yang dengan lugas menyampaikan kebutuhan akan kesejahteraan kesehatan dan modal usaha bagi komunitasnya.

“Kami butuh kesejahteraan kesehatan dan modal usaha,” tutur Daryo, mewakili suara hati dari Komunitas Becak Ciparigi.

Menyikapi hal ini, Vina Yuliani menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi yang terdengar jelas dari masyarakat. Dalam tanggapannya, Vina menyatakan bahwa jika diberikan kepercayaan untuk mewakili masyarakat di lembaga legislatif Kota Bogor, dia akan berjuang keras untuk mengangkat isu kesejahteraan dan memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan modal usaha bagi para tukang becak.

“Saya akan memperjuangkan masukan masyarakat ini dengan sungguh-sungguh ketika dipercayakan untuk menjalankan amanah masyarakat di lembaga legislatif nanti,” ujar Vina Yuliani penuh keyakinan.

Bersamaan dengan komitmennya, Vina Yuliani menjanjikan perjuangan yang tak kenal lelah untuk mewujudkan kesejahteraan bagi komunitas tukang becak jika dipercayakan menjadi bagian dari wakil rakyat di legislatif nanti.* Fredy Kristianto

10 Tahun Kepemimpinan Bima Arya, Pemkot Bogor Sabet 374 Penghargaan

0

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berhasil meraih 374 penghargaan atau prestasi selama 10 tahun Bima Arya menjabat sebagai wali kota Bogor. Baik tingkat regional, provinsi, nasional maupun internasional.

Tercatat hingga Kamis (14/12/2023) dalam kurun waktu 2014-2023, ada 343 penghargaan yang diterima Pemkot Bogor dan 31 penghargaan pribadi. Dengan rincian 12 Penghargaan Regional, 136 Penghargaan Provinsi, 201 Penghargaan Nasional dan 25 Penghargaan Internasional. Penghargaan tersebut diberikan di berbagai bidang, utamanya konsistensi Kota Bogor di dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penghargaan yang telah diraih Kota Bogor diantaranya, di tahun 2016 Kota Bogor berhasil menyabet gelar “The Most Lovable City” Se-Dunia. Penghargaan tingkat internasional ini melibatkan kontribusi warga Kota Bogor untuk memberikan dukungan mereka kepada kota tercinta. Kota Bogor mengalahkan sejumlah kota besar lainnya di dunia, termasuk Kota Jakarta, Balikpapan dan Paris.

Kemudian, di tahun 2019 Bima Arya berhasil menyabet penghargaan Tokoh Pengendali Tembakau dari WHO (World Health Organization). Penghargaan tingkat internasional dari organisasi bidang kesehatan dunia PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh/individu atas perjuangan dan kepemimpinan Bima Arya dalam upaya menerapkan kebijakan yang menjamin masyarakat hidup dalam lingkungan sehat dan terhindar dari bahaya asap rokok.

Di 2021, Program Bogor Tanpa Kantong Plastik (BOTAK) mendapatkan penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Program untuk mewujudkan tata kelola lingkungan hidup yang baik dan berkelanjutan ini menyabet kategori Smart Environment.

Tak hanya itu, penghargaan bergengsi lainnya, setelah 28 Tahun, Bima Arya mencatatkan sejarah Kota Bogor menyabet Piala Adipura. Penantian panjang Kota Bogor untuk mendapatkan Piala Adipura setelah 28 tahun akhirnya berbuah manis. Piala Adipura yang dirindukan warga Kota Bogor sekaligus sebuah penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup, kebersihan dan pengelolaan sampah berhasil diraih kembali Pemkot Bogor di ajang Penghargaan Anugerah Adipura 2022 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Di tahun 2022, Kota Bogor menjadi Kota Toleran Peringkat ke-4 Variabel Tindakan Pemerintah dan Jumlah Penduduk berdasarkan laporan Indeks Kota Toleran (IKT) SETARA Institute. Pencapaian itu menandakan kepemimpinan toleransi Bima Arya sebagai Wali Kota menyumbang skor yang besar.

Kemudian di tahun 2023 Kota Bogor kembali menyabet predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), 7 Kali Berturut-turut. Predikat WTP berhasil dipertahankan Kota Bogor sejak tahun 2016. Kali ini, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2022 merangkum nilai 81,24 persen.

Di penghujung masa jabatan Bima Arya, Pemkot Bogor meraih penghargaan Instansi Pemerintah Implementasi Reformasi Birokrasi (RB) Tematik Terbaik 2023 dari Kementerian PANRB.

Tambah Pengalaman, GSB Tampil Ciamik di Pentas Falcons Cup

0

Bogor | Jurnal Bogor
Penambahan jam terbang terus dilakukan Galaxy Stars Bogor (GSB). Buktinya, mereka kerap mengirimkan tim dari berbagai kelompok umur (KU) untuk tampil di setiap kejuaraan.

Terbaru, GSB ambil bagian pada Turnamen Falcons Cup yang digelar di Gelanggang Olahraga Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Hasilnya luar biasa, mereka berhasil naik podium.

Tim KU 9 putra berhasil finis sebagai peringkat ketiga disusul KU 9 putri juara kedua, dan KU 11 putri di posisi runner-up. Sedangkan KU 11 putra baru mulai bertanding hari ini.

Menanggapi capaian pada turnamen Falcons Cup, Ketua GSB, Rd Iman Firmansyah mengaku puas dengan capaian skuadnya. “Ini bukan mencari kemenangan semata, tapi lebih memberikan pengalaman, dan jam terbang kepada para pemain muda,” kata Rd Iman Firmansyah, Selasa (19/12/2023).

Iman Firmansyah menambahkan, jika para pemain kelompok umur diberikan kesempatan tampil di berbagai turnamen, mental bertanding akan semakin bagus.

“Komitmen kami tetap melakukan pembinaan, dan sejauh ini bisa dikatakan berhasil. Buktinya, ada perwakilan GSB beberapa waktu lalu menjadi bagian skuad Kota Bogor di ajang Kejurda Jawa Barat,” pungkasnya.

(asep syanmid)

Ribuan Warga Banjarwaru Terima Bantuan Beras Terakhir

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Sebanyak 1.031 warga Desa Banjarwaru, Ciawi, Kabupaten Bogor menerima bantuan beras seberat 10 kilogram. Bantuan pangan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut, didistribusikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di kantor Desa Banjarwaru, Selasa (19/12/2023).

Sekretaris Desa (Sekdes) Banjarwaru, Hana Rusdiana menjelaskan, bantuan beras yang saat ini sedang didistribusikan untuk yang terakhir diterima ribuan warga.

“Pendistribusian beras ini untuk yang terakhir di tahun 2023,” ujarnya kepada Jurnal Bogor saat memantau pendistribusian beras kepada warga di kantor Desa Banjarwaru.

Menurutnya, untuk KPM yang mendapatkan bantuan pangan ini, mengacu kepada data yang sudah ada di pemerintah pusat. Pemerintah desa hanya membagikan surat undangan kepada KPM sesuai yang diberikan dari kantor Pos Indonesia.

“Jadi kami hanya diberitahukan pihak kantor Pos kalau undangan pengambilan beras untuk warga sudah ada,” ungkap Hana.

Sekdes Banjarwaru yang berjiwa sosial tinggi karena kerap membantu warga saat sedang kesusahan itu mengaku, semua KPM yang selama ini mendapatkan bantuan pangan, tersebar di 10 Rukun Warga (RW) dan 35 Rukun Tetangga (RT).

 “Alhamdulillahnya warga di masing-masing RT dan RW mendapatkan bantuan,” paparnya.

Hana berharap agar pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten untuk terus memberikan bantuan pangan seperti ini. Alasannya, karena bantuan tersebut dinilai sangat berarti untuk warga.

 “Mudah-mudahan tahun depan bantuan serupa masih tetap ada, baik itu dari pemerintah pusat, provinsi atau kabupaten,” imbuhnya.

Rival Apriadi Nugraha, warga Kampung Tajur Pugag RT 01 RW 09 Desa Banjarwaru, mengaku merasa terbantu dengan adanya bantuan beras yang diterimanya setiap bulan itu.

 “Beras seberat 10 kilogram ini cukup untuk makan keluarga kami selama 10 hari. Jadi kami berharap agar pemerintah tetap mempertahankan bantuan seperti ini,” jelasnya.

Sementara, Ketua BPD Desa Banjarwaru, Agus mengapresiasi para pegawai pemerintah desa dan semua RW serta RT yang terus mengawal jalannya pendistribusian bantuan pangan tersebut kepada warga.

 “Saya sendiri selama adanya bantuan pangan ini, selalu ikut memantau sampai selesai,” akunya.

Agus pun mengapresiasi seluruh pegawai desa yang sudah bersinergi dengan semua elemen masyarakat dalam setiap kegiatan, baik saat melaksanakan sosial, pembangunan hingga pendistribusian bantuan kepada warga.

“Dengan bersinergi, kami yakin Desa Banjarwaru akan lebih maju dibawah kepemimpinan Abdul Rahman atau Geledeg ini,” tukasnya.

(dede suhendar)

Puluhan Warga Kalong 2 Alami Keracunan Makanan

0

Leuwisadeng | Jurnal Bogor
Diduga keracunan dari makanan milik warga yang menggelar tahlilan, puluhan orang di wilayah Desa Kalong 2, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor harus dilarikan ke Puskesmas.

“Untuk acara selamatannya hari Minggu, tapi warga kami baru terasa pusing dan buang air besar (BAB), pas magrib sampai sekarang masih banyak yang dirawat,” kata Kepala Desa Kalong 2 Ulul Azmi, Selasa (19/12/2023).

Dia menjelaskan, saat ini warga terus berdatangan untuk dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatannya. Bahkan, beberapa klinik di Leuwisadeng sama menangani warganya.

“Kurang lebih ada 80 orang, ada anak-anak sampai ibu-ibu juga dirawat di Puskesmas Leuwisadeng,” jelasnya.

Selain itu, beberapa klinik 24 jam pun sama menjadi tempat rujukan sementara terhadap warganya yang mengalami dugaan keracunan.

“Di Puskesmas Leuwisadeng 30 warga sisanya di dua tempat klinik 25 lainnya, karena saat ini warga lain masih ada yang berdatangan, sebagian sudah pulang,” bebernya.

Sementara salah satu warga Kalong Tonggoh, Sulis (30) mengaku dia mulai merasa mual dan pusing pada sore harinya usai mengkonsumsi makanan pemberian selamatan tetangganya.

“Selain pusing, saya juga mual, BAB terus sampai badan menggigil. Untuk jenis makanan yang dikonsumsi berupa mie dan lainnya dari warga yang menggelar tahlilan,” katanya.

(andres)

Road to HPN 2024, Wamenkominfo Nezar Patria Meluncurkan Buku Bernalar Sebelum Klik

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mengatakan program literasi digital di Indonesia perlu terus digerakkan secara berkelanjutan. Upaya membekali masyarakat dengan pengetahuan praktis dan terapan terkait perkembangan digitalisasi dan dampaknya penting agar masyarakat dapat memanfaatkan media sosial (medsos) secara rasional, produktif dan aman.

“Dunia digital telah menjadi bagian dari kehidupan keseharian kita, bahkan sudah menjadi kebutuhan pokok. Nyaris seperti kita membutuhkan sandang dan pangan,”ujar Wamenkominfo Nezar Patria saat meluncurkan buku bertajuk “Bernalar Sebelum Klik: Panduan Literasi Digital” karya Agus Sudibyo di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Palace Hotel, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Senin (18/12).

Acara peluncuran buku dengan 171 halaman itu adalah salah satu rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) 2024. Acara puncak HPN sendiri akan diadakan pada 9 Februari 2024 di Taman Impian Jaya Ancol (TIJA), Jakarta.

Tampak hadir dalam acara peluncuran buku itu, antara lain Dirjen Komunikasi dan Informasi Publik Usman Kansong dan Guru Besar Ilmu Komunikasi UNAIR Henri Subiakto. Dari jajaran pengurus PWI Pusat hadir pula Wasekjen Raja Pane; Ketua Dewan Kehormatan Sasongko Tejo dan Wina Armada (anggota) serta Ketua Penasehat PWI, H Ilham Bintang.

Agus Sudibyo, Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI tercatat sebagai penulis buku yang cukup produktif. Buku “Bernalar Sebelum Klik” adalah buku Agus Sudibyo kedua tahun 2023 atau buku ke-20 selama karirnya sebagai penulis.

Agus Sudibyo mengaku inspirasi buku “Bernalar Sebelum Klik” itu berasal dari keluarganya sendiri. Agus dan istrinya begitu khawatir karena anaknya yang kelas 5 SD kecanduan gadget. Ternyata setelah ditelusuri, dia dan istrinya serta sebagian besar keluarga di Indonesia juga kecanduan.

“Kecanduan adalah sisi negatif dari dunia digital. Kita telah diperbudak oleh teknologi. Problem yang dihadapi anak-anak dan orang tua hari-hari ini adalah sindrom lupa waktu. Itu yang membuat kita menjadi tidak produktif. Di sinilah pentingnya literasi digital,”ujar Agus.

Pemerintah mendorong program literasi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab. Salah satu hasil positif dari adanya literasi digital adalah tren turunnya jumlah hoax menjelang pemilu serentak 2024.

Agus Sudibyo berpendapat bahwa medsos adalah ruang publik bukan privat. Oleh karena itu, tambahnya, kita menggunakan standar etika publik saat ber-medsos. “Pesan moral buku ini, mari kita berpikir sebelum melakukan klik di dawai,”ujar Agus Sudibyo.

Dikatakan, melalui buku “Bernalar Sebelum Klik”, Agus Sudibyo ingin mendorong literasi digital secara kritis. Sebab, tambahnya, sejauh ini gerakan literasi digital lebih banyak menunjukkan sisi positifnya, seperti pemanfaatan untuk ekonomi kreatif dan pariwisata.

Dalam bukunya itu, Agus Sudibyo menyoroti secara kritis kebiasaan pengguna medsos menyimpan foto-foto pribadi di Facebook atau Instagram. Atau pemanfaatan layanan berbasis teknologi cloud. Intinya, dia mengingatkan adanya motif ekonomi bisnis di balik layanan platform digital tersebut.

Guru Besar Ilmu Komunikasi UNAIR Henri Subiakto mengatakan buku karya Agus Sudibyo layak menjadi panduan literasi digital khususnya individu. Dia menyarankan agar buku tersebut perlu dilanjutkan dengan buku literasi digital untuk komunitas dan negara.

(yev/rls)

Bupati Bogor Apresiasi Turnamen Badminton dan Basket

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Kejuaran Badminton dan Bola basket open digelar di Kabupaten Bogor memperebutkan piala Bupati Bogor 2023. Kedua kejuaran tersebut dibuka pada Senin, 18 Desember 2023.

Bupati Bogor saat Membuka Turnamen Basket Bupati Cup

Kejuaran Bulutangkis Bupati Bogor Open 2023 digelar di GOR PPOM Kabupaten Bogor, Karadenan, Kecamatan Cibinong. Kejuaraan ini diikuti atlet dari berbagai daerah.

Sementara Bupati Cup Invitation Tournament 5 on 5 dan 3×3 antar klub se-Kabupaten Bogor digelar di Laga Tangkas, Pakansari, Kecamatan Cibinong.

Bupati Bogor Iwan Setiawan menyampaikan apresiasinya atas kerja keras Perbasi Kabupaten Bogor, PBSI Kabupaten Bogor, Koni, Dispora, para pemain dan klub, serta semua pihak yang telah menyukseskan terselenggaranya Bupati Cup 2023.

Menurutnya, kejuaran ini menjadi ajang latih – tanding untuk mempersiapkan Porprov Jabar pada 2026 mendatang.

Kejuaraan ini juga merupakan bagian dari proses yang  harus dilalui oleh para atlet untuk menambah jam terbang dan membangun mentalitas bertanding.

“Tentunya kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan, evaluasi hasil latihan, serta sebagai ajang seleksi bibit muda untuk regenerasi atlet di masa depan. Saya ucapkan selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas,” ujar Iwan Setiawan, Senin, 18 Desember 2023

Selain itu, kejuaran ini sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang terus gencar mempromosikan tagline Kabupaten Bogor Sport and Tourism. Ia berharap kejuaran ini menjadi agenda rutin sehingga bisa mewadahi para atlet.

“Kejuaran-kejuaran semacam ini harus diperbanyak agar atlet-atlet kita juga memiliki wadah untuk menampilkan hasil latihannya dan menambah jam terbang. Kita semua berharap banyak muncul bibit-bibit atlet profesional dari Kabupaten Bogor,” tandasnya.

(asep.syahmid)