30.4 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 333

Polsek Gunung Putri Amankan Puluhan Pelajar yang Hendak Tawuran

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Polsek Gunung Putri, Polres Bogor, kembali mengamankan 22 orang yang diduga akan melakukan tawuran di beberapa wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor, Minggu (21/1).

Kapolsek Gunung Putri, AKP Didin Komarudin SH mengatakan, anggota Polsek Gunung Putri mengamankan pelajar atau pemuda yang diduga ingin tawuran di beberapa titik di wilayah hukum Polsek Gunung Putri. Salah satunya ialah Desa Bojong Nangka, berawal dari piket siaga Polsek Gunung Putri, pukl 02.30 WIB mendapat informasi dari masyarakat bahwa di sekitar Kolam Renang Katoomba banyak pemuda (pelajar) berkumpul diduga akan melakukan tawuran.

” Kemudian piket siaga bergerak ke TKP dan ada 7 orang pelajar berhasil diamankan, para pelajar tersebut dari kelompok ” CIBEBER BRDE BULE” Klapanunggal mengaku menerima tantangan tawuran dari kelompk TOC (TIM OGAH GESER GRIYA BUKIT JAYA) melalui Instagram (IG),” ungkap AKP Didin kepada Jurnal Bogor.

Tantangan tersebut, sambung AKP Didin, disebarkan di IG. Selanjutnya kelompok CIBEBER BRDE BULE klapanunggal berkumpul di Lapangan Sepakbola Mini Palahlad Klapanunggal, Desa Cikahuripan, Klapanunggal. Dengan menggunakan 3 sepeda motor dan membawa satu bilah sajam jenis celurit dan stik golf.

” Mereka bergeser menuju tempat janjian tawuran yaitu di daerah sekitar Kolam Renang Katoomba,” jelasnya.

Yang kedua , Kapolsek Gunung Putri menjelaskan, kemudian di tempat yang berbeda dihari yang sama sekitar Jam 03.00 sd 07.00 WIB di Desa Cikeas Udik, Gunungputri, diamankan 12 orang pemuda/pelajar oleh piket Polsek Gunung Putri yang melaksanakan giat Kryd gabungan bersama dengan satuan Brimob Resimen 3 Pelopor Cikeas. Sekelompok pelajar/pemuda yang diduga akan melakukan tawuran.

” Selain pemuda/pelajar yang ingin tawuran dan kedapatan membawa sajam, sekitar pukul 03.00 Wib anggota kami juga mengamankan 3 remaja pelajar SMK di sekitar Podomoro Gunungputri yang kedapatan salasatu pelajar membawa obat daftar G,” paparnya.

Sementara pada Minggu (21/1) sekitar Jam 02.30 WIB di sekitar Kolam Renang Katumba Bojong Nangka Gunung Putri identitas para pelajar/remaja yang saat ini diamankan dengan inisial G pelajar SMK AN NUR Klapanunggal, AM pelajar SMK AN NUR Klapanunggal, I pelajar SMK AN NUR Klapanunggal, NS alias Hafid, pelajar SMAN I Klapa nunggal, ERM pelajar SMK AN NUR Klapanunggal, MRP pelajar SMK TRIKARYA Klapanunggal, BS alias Dafa pelajar Paket C Sukamaju Mandiri Klapanunggal, FFS

Mahasiswa (Pakuan), AF pelajar SMK Tree J, APA pelajar SMK BUDINIAH, DM swasta, RI swasta, MF pelajar SMK Asoheh, MPR swasta, RGR swasta, AAS Pelajar SMAN 2 Gunung Putri, AA Pelajar SMK PGRI 2 Cibinong, NHM warga Cicadas Gunung Putri, AK warga Karanggan Muda, ARS pelajar SMK Pijar Alam 2 Bogor, FA SMK Bina Teknika Cileungsi, dan AS pelajar SMK Pijar Alam 2 Bogor.

” Adapun barang bukti yang kami amankan, 1 bilah celurit besar,  3  sepeda motor (TKP Katoomba Bojong Nangka), 10 sajam, 8 unit Sepeda Motor (TKP Desa Cikeas), 11 butir  obat daftar G, 1  unit motor (TKP Podomoro),” beber AKP Didin

Untuk tindakan selanjutnya, Polsek Gunung Putri akan melakukan penyelidikan terkait kepemilikan senjata tajam, dan untuk pemuda/pelajar yang membawa saja akan ditindak lebih lanjut begitupun untuk yang kedapatan membawa obat jenis G.

” Saya menghimbau kepada para orang tua, untuk lebih intens memberikan pengawasan kepada anaknya. Jika hari libur ingin keluar rumah baiknya pastikan ada acara apa, jangan sampai menjadi korban dari tawuran yang sama sekali tidak ada gunanya,” pesan Didin.

(nay nur’ain)

Junaidi Samsudin Sambangi Warga Desa Cileungsi Kidul

0

Cileungsi | Jurnal Bogor
Calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PPP dari Daerah pemilihan (dapil) 2 Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin menggelar deklarasi dan silaturahmi kepada masyarakat Desa Cileungsi Kidul, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (21/1/24).

Acara yang diselenggarakan di 5 titik di Desa Cileungsi Kidul, yakni Kampung Sawah, Kampung Rawa Belut, Kampung Lebak Kongsi, Perumahan Kenari, dan Kampung Cibeureum itu untuk mengedukasi tata cara pencoblosan di Pemilu 2024.

“Hari ini menggelar silaturahmi dan sosialisasi kepada masyarakat Desa Cileungsi Kidul, untuk mengedukasi masyarakat dalam tata cara pencoblosan yang benar di Pemilu 14 Febuari 2024,” kata Junaidi Samsudin.

“Kita akan menyelesaikan sosialisasi dan silaturahmi di masa kampanye ini di Desa Cileungsi Kidul. Hari ini kita turun mulai dari Kampung Sawah, Kampung Rawa Belut, Kampung Lebak Kongsi, Perumahan Kenari, dan Kampung Cibeureum,” ucap tambahnya.

Denga edukasi tersebut, Junsam sapaan akrabnya itu berharap agar masyarakat bisa memahami cara mencoblos pilihannya pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Alhamdulillah sosialisasi dan silaturahmi yang kita laksanakan pada hari ini diterima oleh masyarakat Desa Cileungsi Kidul dengan antusias sekali, Mudah-mudahan masyarakat bisa mengerti dan paham tata cara pencoblosan caleg yang diusungnya, ” ujarnya.

Junsam juga menyampaikan, tujuan dari silaturahmi dan sosialisasi ini, karena banyaknya warga masyarakat yang belum paham untuk memilih calon yang didukungnya.

“Ya, karena banyak masyarakat yang ingin mendukung salah satu calon di pileg ini, khususnya saya. Namun ketidak pahaman dengan tata cara pencoblosan, maka saya memberikan pemahaman bagaimana cara mencoblos yang baik dan benar sesuai keinginan masyarakat menentukan caleg pilihannya,” papar Junaidi Samsudin.

Selain Caleg DPRD Kabupaten Bogor, ia juga sebagai Ketua Umum Sukarelawan Junaidi Samsudin (Sujud’s), akan meminta dukungan kepada para relawan yang sudah terbentuk 10 tahun yang lalu,

“Jadi sekarang ketika saya mau mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor, tinggal mendata saja para relawan yang mau bergabung dengan saya. Alhamdulillah di Desa Cileungsi Kidul ini sudah ada 2.000 lebih KK yang sudah disetorkan, maka saya adakan silaturahmi dan mensosialisasikan cara mencoblos saya yang benar,” ungkapnya.

Menurutnya, Sujud’s sendiri bukan hanya relawan untuk mendukungnya dalam pemilu. Namun juga relawan kemanusiaan yang siap dimintai bantuan oleh masyarakat, salahsatunya persoalan kesehatan.

“Kalau saya sudah mempunyai tim relawan sosial dari dulu, yang bergerak di bidang kesehatan, saya tawarkan kepada masyarakat siapapun, bahwa kami punya tim relawan dan mempunyai ambulans juga. Barangkali masyarakat membutuhkan kami, dari dijemput sampai dirawat kami dampingi kemudian sampai sehat pulang ke rumah, Insya Allah gratis,” jelasnya.

(nay nur’ain

RS Merry Cileungsi Periksa Lansia di Desa Nambo

0

Klapnunggal | Jurnal Bogor
Tenaga Kesehatan RS Marry Cileungsi Hijau dibantu PPKBD Desa Nambo melakukan pemeriksaan kesehatan lansia di kantor Desa Nambo. Kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL) ini dilaksanakan pada Jumat (19/01/24).

Kegiatan yang diikuti puluhan lansia se-Desa Nambo ini untuk mengedukasi lansia di Desa Nambo. Antusias lansia juga terlihat pada kegiatan ini yang artinya semangat lansia untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka masing masing.

Kepala Desa Nambo Nanang. S.E mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilaksanakan pada kegiatan ini, pengukuran tensi darah dan mata.

“Dengan manfaat program ini sangat banyak dan sangat membantu para lansia untuk memeriksakan segala penyakit yang ia rasakan,” katanya kepada Jurnal Bogor.

“Saya berharap dengan adanya program program kesehatan yang ada di Desa Nambo, bisa membantu masyarakat dalam penyembuhan penyakit yang sedang dirasakan atau dideritanya,”pungkasnya

Sementara salah satu Lansia Ibu Aan (64) mengatakan, dia sudah lama merasakan penyakitnya dan untuk berobat ke RS merasa tidak mampu karena minimnya ekonomi.

” Alhamdulillah hari ini ada pengobatan secara gratis, jadi saya bisa memeriksakan penyakit yang saya rasakan sekarang ini, mudah-mudahan sesudah saya berobat atau memeriksakan penyakit saya bisa sembuh, dan dengan adanya program pengobatan seperti ini yang di lakukan oleh pihak pemerintah Desa Nambo sangat membantu sekali masyarakat yang kurang mampu,” pungkasnya.

(andi/nay)

Sosok Atang Trisnanto, Terbukti Amanah dan Siap Lanjutkan Pengabdian

0

Bogor | Jurnal Bogor
Atang Trisnanto lahir dari keluarga sederhana pada 15 Nopember 1978. Ayahnya seorang petani dan Ibunya adalah seorang pedagang kecil. Masa kecilnya tak pernah lepas dari prestasi, baik akademik maupun olahraga dan keterampilan. Prestasi akademik selama di SMA membawanya dirinya diterima sebagai mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) tanpa melalui jalur tes. Ia masuk perguruan tinggi negeri bergengsi itu pada 1997.

Atang Trisnanto meraih gelar Sarjana Kehutanan dalam bidang keahlian Biometrika Hutan. Pada tahun 2015, alumni angkatan 34 IPB ini berhasil meraih gelar Master Sains dari Magister Ilmu Ekonomi IPB. Tak berhenti di situ, di sela-sela kesibukannya sebagai Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto berhasil menyelesaikan Pendidikan S3 ini dan meraih Gelar Doktor pada Program Studi S3 Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan IPB. Tentu, kapasitas keilmuan ini sangatlah penting bagi seorang pemimpin untuk dapat menyusun kebijakan dan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat secara cepat dan tepat.

Selain pendidikan, Atang Trisnanto juga sarat pengalaman organisasi. Setelah menyelesaikan amanah sebagai Ketua BEM Fakultas Kehutanan, Atang terpilih sebagai Presiden Mahasiswa IPB. BEM IPB di masa kepemimpinan Atang Trisnanto tercatat paling banyak menyelesaikan advokasi permasalahan mahasiswa, mulai dari penurunan tarif sewa asrama, pemutihan aturan syarat absensi hingga penundaan kenaikan SPP. Bahkan, sejarah pendudukan rektorat kampus pada tahun 2002 menjadi satu-satunya yang pernah dilakukan BEM IPB selama 25 tahun terakhir.

Sebelumnya, sosok yang terpilih sebagai mahasiswa berprestasi Fahutan IPB Tahun 2022 ini juga tercatat sebagai Ketua Pengurus Cabang Sylva Indonesia, Sekretaris Umum BEM Fakultas Kehutanan IPB, Pjs. Ketua FMSC-Forest Management Students Club (1999), Sekretaris Umum University Network For Free and Fair Election IPB, International Forestry Students Association (IFSA), dan Biro PSDM DKM Ibaadurrahmaan Fakultas Kehutanan IPB. Kini, ayah dari 4 anak ini tercatat sebagai dewan pembina Bogor Raya Bersholawat dan beberapa organisasi kemasyarakatan lainnya.

Dalam kancah pergerakan nasional, Atang Trisnanto pernah didaulat sebagai Presidium BEM se Jabodetabek. Sebagai aktivis yang suka menulis, Atang Trisnanto banyak mengeluarkan gagasan penting dalam pembangunan nasional yang ia tuangkan dalam beberapa buku diantaranya Buku Pangan Nusantara dan Kemandirian Bangsa serta Buku berjudul Perencanaan Pembangunan berbasis Kesejahteraan Petani.

Kematangannya dalam berorganisasi dan pengalamannya dalam bidang kemasyarakatan membawanya didaulat sebagai Tenaga Ahli Anggota Wakil Ketua Komisi IV DPR RI pada tahun 2004-2009. Rekam jejak dan dedikasi kerja yang baik mengantarkan dirinya sebagai Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI di tahun 2009, pada saat dirinya baru menginjak 31 tahun. Tak sedikit kontribusi pemikirannya turut dituangkan dalam penyusunan RUU dan Peraturan Menteri Pertanian, diantaranya seperti RUU tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Kini, Atang Trisnanto mendapatkan amanah sebagai Ketua DPRD Kota Bogor periode 2019-2024. Berkat kematangan dan pengalaman kepemimpinannya, Atang Trisnanto dapat membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh anggota dewan. Atas hasil kinerja seluruh fraksi, banyak Perda yang berkaitan dengan hak dasar masyarakat berhasil diselesaikan DPRD Kota Bogor.

Perda tentang Perlindungan Disabilitas, Perda Penanganan Kesejahteraan Sosial termasuk Program penebusan ijazah. Belum lagi Perda tentang Santunan Kematian dan Perda tentang Perlindungan Dampak Pinjaman Ilegal yang keduanya gagal disahkan karena tidak mendapatkan persetujuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kesibukan yang begitu padat tidak membuat Atang lupa diri dan mengabaikan Amanahnya sebagai Kepala Keluarga. Ia justru dikenal sebagai sosok yang begitu dekat dengan keluarga. Baginya, keluarga adalah fondasi membangun peradaban. Keluarga, bagi Atang Trisnanto adalah tempat terbaik menguatkan peran di tengah masyarakat.

Dalam masa kepemimpinannya, DPRD Kota Bogor berusaha untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Mengadvokasi masalah rakyat. Menyampaikan aspirasi ummat kepada Pemerintah, serta mengevaluasi kebijakan Pemerintah. Turun langsung ke masyarakat untuk berbagi dan mendengar aspirasi.

Salah satu produk kebijakan anggaran yang dikeluarkan oleh DPRD Kota Bogor adalah bantuan pelunasan biaya pendidikan. Melalui program ini, anak-anak Kota Bogor bisa mendapatkan ijazah yang dibanggakannya. Kiprahnya ini pun diakui oleh Himpunan Alumni IPB. Pada tahun 2022, Atang mendapatkan HA IPB Awards sebagai alumni politisi terbaik.

(tjahyadi ermawan)

Terbanyak se Kabupaten Bogor, 986 PTPS Cibinong Resmi Dilantik

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Sebanyak 986 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Panitia Pengawasan Pemilu Kecamatan (Panwascam) Cibinong resmi dilantik Ketua Panwascam Cibinong Dessy Damayanthy.

Ratusan PTPS Cibinong tersebut dilantik Panwascam Cibinong di Gedung Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Cibinong pada Minggu (21/1).

“Alhamdulillah, kami sudah melakukan pelantikan sebanyak 986 PTPS Cibinong dan terbanyak se-Kabupaten Bogor, sesuai dengan jumlah TPS 986. Karena 1 TPS 1 Pengawas,” ujar Dessy.

Kecamatan Cibinong menjadi kecamatan yang terbanyak se-Kabupaten Bogor untuk Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Panwascam.

Berjumlah 986 PTPS Panwascam Cibinong dan terbanyak se-Kabupaten Bogor, “sesuai dengan jumlah TPS 986 yang berada di wilayah Kecamatan Cibinong, karena 1 TPS 1 Pengawas,” jelasnya.

Dessy menuturkan, untuk tugas PTPS sendiri, melakukan pengawasan semua tahapan Pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Tugas mereka melakukan pengawasan di TPS, dan juga melakukan pengawasan semua tahapan pada saat hari H, dari mulai persiapan, pungut hitung, rekap sampai kotak suara diantarkan ke Kelurahan,” tuturnya.

Lebih lanjut Dessy menjelaskan masa kerjanya dihitung selama 30 hari dimulai sebelum pencoblosan dan sesudahnya sesuai dengan undang-undang. Namun begitu, mereka juga diajak mengawasi tahapan kampanye.

“Karena masa kerja mereka sesuai Undang-undang, selama 23 hari sebelum pencoblosan dan 7 hari setelah pencoblosan, jadi mereka juga akan kita ajak untuk mengawasi lingkungan juga,” ujarnya.

“Misalkan saat ini kan sedang kampanye, jadi minimal mereka memberikan info ke Kelurahan bahwa ada kampanye. Nanti kita ikut mengawasi dan mengajak mereka juga,” sambungnya.

Selain dilantik, jelas Dessy, pihaknya akan memberikan bimbingan teknis (Bimtek) untuk para pengawas TPS tentang tugas, fungsi dan wewenangnya.

“Kemudian ada juga aplikasi yang dikeluarkan oleh Bawaslu namanya Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu), untuk alat kerja mereka saat melakukan kerja di lapangan,” imbuhnya.

(aga alamanda)

Pj Bupati Sapa Pedagang Pasar Leuwiliang dan Akan Naikkan Statusnya jadi Pasar Induk

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Para pedagang Pasar Leuwiliang menyambut hangat kunjungan penjabat (Pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu. Beberapa pedagang disapa oleh mantan Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara itu. Bupati menanyakan masalah omset para pedagang yang mana pascakebakaran omset pedagang mengalami penurunan drastis.

“Iya tadi Bapak Bupati menanyakan masalah omset yang mana saat ini memang omset dagangan kita sedang turun pascakebakaran. Kita meminta harapan kepada Bupati agar pasar ini segera cepat dibangun kembali,” kata salah satu pedagang kelapa, Muhamarudi.

Sementara Asmawa Tosepu menyatakan, dia bersama rombongan melihat kondisi Pasar Leuwiliang bekas terbakar dan penanganan sementara yaitu los yang ukurannya sangat minimalis. Dia akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa pasar tersebut akan dibangun kembali  dengan cara direvitalisasi.

“Setelah ini akan segera kita sampaikan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan perhatian revitalisasi Pasar Leuwiliang, syukur-syukur bisa kita tingkatkan statusnya menjadi pasar induk. Karena pasar ini sangat strategis lokasinya di Bogor Barat ini tentu kedepan kita harapkan bisa lebih baik lagi,” katanya, Sabtu (20/01).

“Para pedagang termasuk pembeli memang kurang nyaman tetapi mohon untuk bisa menerima kondisi saat ini, karena ini adalah musibah ujian bagi kita semua tetapi sekali lagi pemerintah hadir untuk melakukan langkah-langkah penanganan,” tambahnya.

Tak sebatas revitalisasi, ia berencana meningkatkan status Pasar Leuwiliang menjadi pasar induk mengingat lokasinya yang terbilang strategis. Karena, Kabupaten Bogor belum memiliki pasar induk.

“Upaya dan gagasan untuk Pasar Leuwiliang kita naikkan jadi pasar induk karena di Kabupaten Bogor belum ada pasar induk momentumnya terbakar ada musibah bencana maka kita coba naikkan statusnya,” pungkasnya.

(andres)

Diduga Belum Berizin, LPM Desa Nanggung Minta Pol PP Turun Tangan Tertibkan Minimarket

0

Nanggung l Jurnal Bogor
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Nanggung, Kabupaten Bogor Mamur meminta Polisi Pamong Praja (Pol PP) menertibkan minimarket di desanya yang baru satu bulan beroperasi.

“Kalau memang belum berizin,  Pol PP jangan diam saja. Kami mendukung Pol PP untuk menutup dan mensegel  minimarket itu,” tegas Mamur kepada Jurnal Bogor, Minggu (21/1).

Mamur meminta tindakan tegas dari penegak Perda, baik Pol PP Kecamatan maupun Kabupaten Bogor segera turun tangan menutup minimarket yang diduga belum berizin itu,” kata Mamur.

Menurut Mamur adapun pernyataan warga lingkungan  itu hanya untuk proses  perizinan beroperasinya minimarket tersebut.

Keberadaan minimarket itu, kata Mamur, muncul  selembaran surat tidak keberatan yang ditandatangani 10 orang warga  itu bukan menjadikan dasar minimarket itu harus beroperasi.

“Kami bukan menghalangi siapapun untuk usaha, tetapi tempuh dulu perizinannya,” papar Mamur.

Mamur yang dipanggil RW Amung itu menegaskan meski secara tertulis warga masyarakat  mengaku tidak keberatan, tetapi kami pastikan masih banyak yang menolak minimarket itu beroperasi.

“Kami sebagai LPM Desa punya hak untuk menyampaikan keluhan masyarakat. Beroperasi minimarket itu, setahu kami ketimbang warga yang setuju, itu lebih banyak warga yang menolak. Terutama warga para pemilik warung,” ucapnya.

Menurut RW Amung  seharusnya warga  yang mengakui tidak keberatan adanya minimarket itu, bertanggung jawab serta  dapat menjelaskan kewarga lainnya terutama kepada pemilik warung yang sudah jelas menolak mimarket itu beroperasi.

“Ini kan jelas, warga terutama pemilik warung  menolak beroperasi minimarket itu. Karena sudah mematikan pedagang kecil. Sebab minimarket itu jaraknya sangat  berdekatan dengan para pemilik warung,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, keberadaan minimarket yang baru satu bulan beroperasi di Desa Nanggung, Kabupaten Bogor yang dikeluhkan para pemilik warung ternyata diduga belum mengantongi izin.

Menurut staf Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Nanggung Engkus Kusuma bahwa bangunan warung ritel atau minimarket yang berada disamping kantor Desa Nanggung itu diduga belum berizin. “Setahu kami, minimarket di Desa Nanggung itu belum berizin namun sudah beroperasi,” ujar Engkus Kusuma kepada Jurnal Bogor.

Bukan hanya itu, termasuk Nomor Izin Berusaha (NIB) untuk usaha minimarket itu belum juga diurus. “Sebelum minimarket itu berjalan, seharusnya perizinannya dulu harus ditempuh,” paparnya.

“Maka itu, sebelum berizin kami setuju minimarket di Desa Nanggung itu disetop dulu,” tandasnya.

Bukan hanya staf Ekbang, termasuk Sahrudin yang merupakan pegawai di Kecamatan Nanggung juga mendapat informasi bahwa keberadaan minimarket yang baru beroperasi di Desa Nanggung banyak yang komplain. Apalagi jarak minimarket dengan pemilik warung itu sangat berdekatan. Ditambah  barang yang di jual dari minimarket, itu sama saja produk yang biasa dijual di warung kecil. Para pemilik warung kecil di Desa Nanggung pun menyatakan sikap mereka terhadap keberadaan minimarket yang baru beroperasi itu untuk segera ditutup.

(arip ekon)

KOK Bakal Fasilitasi Semua Cabor di Nanggung

0

Muspika dan PT Antam Sepakat Dukung KOK 

Nanggung l Jurnal Bogor
Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Nanggung, Kabupaten Bogor  menggelar rapat kerja (raker) pengurus KOK tahun 2024 di Aula Perumahan Parengpeng PT Antam, Minggu (21/1). Hadir pada raker tersebut para peggiat olahraga masing – masing cabang olahraga (cabor) di Kecamatan Nanggung, pihak PT Antam, Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa, Danramil Nanggung Amred Agus RZ, Camat Nanggung melalui Kasi Pendidikan dan Kesehatan Ujang Mulyana.

Sejumlah aspirasi usulan cabor mengemuka dalam raker tersebut. “Setiap cabor yang diusulkan, KOK siap menampung dan memfasilitasi,” kata Ketua KOK Kecamatan Nanggung, Kasim kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, semua cabor yang terus eksis di Kecamatan Nanggung tentu saja harus berjalan dengan baik dan aspirasi cabor yang diusulkan akan diakomodir.

“Pastiya  tak lepas dari support dan dukungan semua pihak. Seperti dukungan PT Antam maupun Muspika kami ucapkan terimakasih,” ucapnya.

Sejauh ini, Kasim menjelaskan seperti hadirnya penggiat olahraga sepakbola memberikan dampak positif agar sepak bola di Kecamatan Nanggung terus mengalami kemajuan. Dengan berkerjasama mendatangi setiap desa, Askab PSSI bisa mengandekan coaching clinic.

Sedangkan mengawali rencana kerja KOK 2024, dilihat kesiapan serta kelengkapan setiap cabornya. Sementara Camat Nanggung melalui Kasi Pendidikan dan Kesehatan Ujang Maulana merespons positif para pengurus KOK mengawali rencana di setiap di bidang keolahragaan.

Menurut Ujang, raker yang digagas KOK itu sedikitnya ada poin penting, dengan kepengurusan KOK baru dibentuk sehungga pihak Kecamatan Nanggung pastinya sangat mendukung.

“Sangat mendukung, sebab tersusunnya program dan sebelum  melangkah dimulai ya harus adanya rencana kerja,” ujarnya.

Tak hanya itu, usai raker digelar dukungan tehadap pengurus KOK terus mengalir. Bahkan Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa dalam waktu dekat akan mensosialisasikan ke masyarakat untuk mendukung bakat minat dalam keolahragaan.

“Terus disosialisasikan dengan menyambangi sekolah-sekolah agar bibit muda di bidang keolahragaan terus bermunculan,” tukasnya.

(arip ekon)

Kafe Alam Memanggil Tempat Kopdar yang Nyaman untuk Refreshing

0

Dramaga | Jurnal Bogor
Destinasi wisata terus bermunculan di Bogor berupa wisata alam, resort atau villa hingga kafe. Makan dengan pemandangan alam telah menjadi tren akhir-akhir ini dan Anda tidak akan kekurangan tempat-tempat eksotis di Bogor.

Jika Anda bosan berwisata di kawasan Puncak, masih banyak tempat lain untuk dijelajahi misalnya di Bogor bagian Barat yaitu di kawasan Dramaga terdapat sejumlah kafe hits dan instagramable. Seperti Kafe Alam Memanggil, kafe yang baru digunakan Kopdar Calsic Chapter Bogor Raya, lokasinya dekat kampus IPB. Kafe ini menyuguhkan suasana alam yang hijau dan menyegarkan.

Lokasinya pun tidak jauh dari pusat kota, hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk mencapai lokasi. Namun, suasana yang dihadirkan jauh dari hiruk pikuk kota. Kafe ini dikelilingi oleh pepohonan hijau yang rindang.

Kafe hits di Bogor yang satu ini dibuka pada 1 Juli 2022. Lokasinya tidak hanya dikelilingi oleh pepohonan tetapi juga di dekat sungai. “Tempat yang sempurna untuk refreshing singkat untuk melepaskan diri dari kehidupan sehari-hari yang membosankan sejenak,” ungkap ibu Nana Ferbianti pengunjung kafe ini Minggu (21/01/2024).

Sementara Kafe Alam Memanggil ini menawarkan pilihan menu yang cukup beragam dan enak. Menu makanan dan minumannya ini tergolong terjangkau dan ramah di kantong. Mulai dari Harga 10-20 ribu  yang berada di Jl. Alternatif IPB, Cikarawang, Dramaga, Kabupaten Bogor.

Menikmati suasana alam yang sejuk dan menyejukkan sembari disuguhkan aneka kuliner menjadi lebih menarik saat Anda mengajak teman, keluarga, dan sahabat mampir. Seperti komunitas mobil Calya Sigra Chapter Bogor Raya ini mengadakan kegiatan Kopdar rutin bulanan bersama keluarga di Kaffe Alam Memanggil untuk menambah keakraban antar member.

“Kegiatan rutinitas bulanan ini akan selalu berpindah pindah di lokasi tempat wisata di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dalam rangka mengenalkan lokasi tempat-tempat wisata di Kota dan Kabupaten Bogor kepada para member,” kata Arie (421), Kechap Calsic Chapter Bogor Raya.

(wawan hermawanto)

Menko PMK Tandai Groundbreaking Gedung Utama Kampus Umbara

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Kampus Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (Umbara) melakukan groundbreaking pembangunan gedung utama yang terletak di Jl. Lingkar Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Groundbreaking tersebut ditandai langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy didampingi Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu.

“Ini kampus baru, yang sedang dalam tahap perintisan. Pembangunan groundbreaking gedung utama dan penambahan pemetaan lahan,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy, Sabtu (20/1/2023).

Muhadjir berharap, pembangunan tersebut berjalan sesuai rencana dan kampus Umbara memiliki andil untuk kemajuan Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar dan cepat bangkit berkembang dan kampus yang disegani, kampus yang memiliki ambisi besar untuk pembangunan Indonesia khususnya daerah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Jadi kata dia, dalam pembangunan ini tentunya pemerintah Kabupaten Bogor memberikan dukungan dan bantuan keuangan untuk kampus Umbara.

“Saya pesan kepada seluruh warga Muhammadiyah, mohon program-program dan kebijakan dari Pj. Bupati Bogor didukung sepenuhnya,” bebernya.

Sementara, di tempat terpisah Rektor Umbara Edi Sukardi menjelaskan, pembangunan gedung utama di lahan seluas dua setengah hektar yang sedang direncanakan tujuh lantai. Dia juga meminta dukungan dan doa kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

“Tadi Alhamdulillah ditandai groundbreaking oleh Menko PMK dan PJ Bupati Bogor. Mohon doa supaya pembangunan bisa berjalan dengan lancar. Untuk masyarakat  Bogor mohon dukungan dan kami persilakan untuk titip putra-putrinya di Umbara,” jelasnya.

Dalam sambutannya Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mengungkapkan, kedepan menghadapi tantangan masalah pendidikan dan mesti menyiapkan Sumber Daya Manusia yang siap berdaya saing untuk menghadapi kondisi yang terus berkembang.

“Saya berharap Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (Umbara) semakin maju dan berkembang sehingga mampu meraih visinya mewujudkan lulusan Umbara yang unggul, berjiwa entrepreneur, dan religious, sejalan dengan pemikiran dan cita-cita pendiri Muhammadiyah,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, persyarikatan Muhammadiyah telah lama dikenal masyarakat juga tidak hanya fokus dalam hal kegiatan agama serta menciptakan kesalehan sosial di lingkungan masyarakat.

“Diharapkan dari institusi Muhammadiyah yang dikenal selalu mengedepankan intelektualitas dengan ideologi keislaman dan keindonesiaan, akan lahir para cendekiawan muslim yang berakhlak mulia dan berdaya saing sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan kepada seluruh warga Muhammadiyah agar mensukseskan pesta demokrasi di wilayah Kabupaten Bogor pada 14 Februari mendatang.

“Mari sama-sama menjaga kondusifitas wilayah, gunakan hak konstitusi kita dengan memberikan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), memilih pemimpin bangsa untuk lima tahun kedepan,” pungkasnya.

(andres)