27.6 C
Bogor
Saturday, February 24, 2024

Buy now

spot_img

Sosok Atang Trisnanto, Terbukti Amanah dan Siap Lanjutkan Pengabdian

Bogor | Jurnal Bogor
Atang Trisnanto lahir dari keluarga sederhana pada 15 Nopember 1978. Ayahnya seorang petani dan Ibunya adalah seorang pedagang kecil. Masa kecilnya tak pernah lepas dari prestasi, baik akademik maupun olahraga dan keterampilan. Prestasi akademik selama di SMA membawanya dirinya diterima sebagai mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) tanpa melalui jalur tes. Ia masuk perguruan tinggi negeri bergengsi itu pada 1997.

Atang Trisnanto meraih gelar Sarjana Kehutanan dalam bidang keahlian Biometrika Hutan. Pada tahun 2015, alumni angkatan 34 IPB ini berhasil meraih gelar Master Sains dari Magister Ilmu Ekonomi IPB. Tak berhenti di situ, di sela-sela kesibukannya sebagai Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto berhasil menyelesaikan Pendidikan S3 ini dan meraih Gelar Doktor pada Program Studi S3 Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan IPB. Tentu, kapasitas keilmuan ini sangatlah penting bagi seorang pemimpin untuk dapat menyusun kebijakan dan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat secara cepat dan tepat.

Selain pendidikan, Atang Trisnanto juga sarat pengalaman organisasi. Setelah menyelesaikan amanah sebagai Ketua BEM Fakultas Kehutanan, Atang terpilih sebagai Presiden Mahasiswa IPB. BEM IPB di masa kepemimpinan Atang Trisnanto tercatat paling banyak menyelesaikan advokasi permasalahan mahasiswa, mulai dari penurunan tarif sewa asrama, pemutihan aturan syarat absensi hingga penundaan kenaikan SPP. Bahkan, sejarah pendudukan rektorat kampus pada tahun 2002 menjadi satu-satunya yang pernah dilakukan BEM IPB selama 25 tahun terakhir.

Sebelumnya, sosok yang terpilih sebagai mahasiswa berprestasi Fahutan IPB Tahun 2022 ini juga tercatat sebagai Ketua Pengurus Cabang Sylva Indonesia, Sekretaris Umum BEM Fakultas Kehutanan IPB, Pjs. Ketua FMSC-Forest Management Students Club (1999), Sekretaris Umum University Network For Free and Fair Election IPB, International Forestry Students Association (IFSA), dan Biro PSDM DKM Ibaadurrahmaan Fakultas Kehutanan IPB. Kini, ayah dari 4 anak ini tercatat sebagai dewan pembina Bogor Raya Bersholawat dan beberapa organisasi kemasyarakatan lainnya.

Dalam kancah pergerakan nasional, Atang Trisnanto pernah didaulat sebagai Presidium BEM se Jabodetabek. Sebagai aktivis yang suka menulis, Atang Trisnanto banyak mengeluarkan gagasan penting dalam pembangunan nasional yang ia tuangkan dalam beberapa buku diantaranya Buku Pangan Nusantara dan Kemandirian Bangsa serta Buku berjudul Perencanaan Pembangunan berbasis Kesejahteraan Petani.

Kematangannya dalam berorganisasi dan pengalamannya dalam bidang kemasyarakatan membawanya didaulat sebagai Tenaga Ahli Anggota Wakil Ketua Komisi IV DPR RI pada tahun 2004-2009. Rekam jejak dan dedikasi kerja yang baik mengantarkan dirinya sebagai Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI di tahun 2009, pada saat dirinya baru menginjak 31 tahun. Tak sedikit kontribusi pemikirannya turut dituangkan dalam penyusunan RUU dan Peraturan Menteri Pertanian, diantaranya seperti RUU tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Kini, Atang Trisnanto mendapatkan amanah sebagai Ketua DPRD Kota Bogor periode 2019-2024. Berkat kematangan dan pengalaman kepemimpinannya, Atang Trisnanto dapat membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh anggota dewan. Atas hasil kinerja seluruh fraksi, banyak Perda yang berkaitan dengan hak dasar masyarakat berhasil diselesaikan DPRD Kota Bogor.

Perda tentang Perlindungan Disabilitas, Perda Penanganan Kesejahteraan Sosial termasuk Program penebusan ijazah. Belum lagi Perda tentang Santunan Kematian dan Perda tentang Perlindungan Dampak Pinjaman Ilegal yang keduanya gagal disahkan karena tidak mendapatkan persetujuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kesibukan yang begitu padat tidak membuat Atang lupa diri dan mengabaikan Amanahnya sebagai Kepala Keluarga. Ia justru dikenal sebagai sosok yang begitu dekat dengan keluarga. Baginya, keluarga adalah fondasi membangun peradaban. Keluarga, bagi Atang Trisnanto adalah tempat terbaik menguatkan peran di tengah masyarakat.

Dalam masa kepemimpinannya, DPRD Kota Bogor berusaha untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Mengadvokasi masalah rakyat. Menyampaikan aspirasi ummat kepada Pemerintah, serta mengevaluasi kebijakan Pemerintah. Turun langsung ke masyarakat untuk berbagi dan mendengar aspirasi.

Salah satu produk kebijakan anggaran yang dikeluarkan oleh DPRD Kota Bogor adalah bantuan pelunasan biaya pendidikan. Melalui program ini, anak-anak Kota Bogor bisa mendapatkan ijazah yang dibanggakannya. Kiprahnya ini pun diakui oleh Himpunan Alumni IPB. Pada tahun 2022, Atang mendapatkan HA IPB Awards sebagai alumni politisi terbaik.

(tjahyadi ermawan)

Related Articles

Stay Connected

20,832FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Latest Articles