22.4 C
Bogor
Wednesday, April 29, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1676

Penyedia Jasa Kontruksi Soal Kadin Kabupaten Bogor

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Bogor periode 2019-2024 yang dilantik pada akhir pekan lalu, tuai polemik sejumlah pelaku jasa kontruksi di wilayah Bumi Tegar Beriman.

Ketua Gapensi Kabupaten Bogor, Enday Dasuki menegaskan, bahwa Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Kadin Provinsi Jawa Barat (Jabar) itu tidak berdasar pada rapat formatur.

“SK pertama tanggal 22 Januari itu sesuai hasil formatur berdasarkan hasil koreksi setelah adanya surat perintah untuk menambah Wak Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan. Tapi yang terjadi adalah SK sama nomornya, tanggalnya sama namun isinya berbeda. Perbedaan terjadi pada Wakil Ketua Jasa Kontruksi menurut hasil rapaf formatur adalah Tubagus Ridwan Natsir alias Ade Ridwan namun dari SK yang muncul kembali bahwa Wakil Ketua Bidang Jasa Kontruksi itu Faldi. Karena tidak sesuai dengan usulam rapt formatur, maka saya bilang SK itu ilegal,” tegas Enday keoada Wartawan, kemarin.

Ia menerangkan, meski dirinya ditunjuk sebagai Wakil Ketua  Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kebijakan Publik memilih tidak turut dilantik dalam Kadin kepengurusan Rudi Ferdian alias Rudi Bule dalam lima tahun kedapan.

“Saya protes atas SK yang tidak sesuai rapat formatur. Daripada begini lebih baik tidak hadir dipelantikan karena saya mengundurkan diri, ngapian juga di sana,” terangnya.

Ia menambahkan, kekecewaan tidak hanya terjadi pada Gepensi tapi juga sejumlah asosiasi penyedia jasa kontruksi di wilayah Bumi Tegar Beriman.

“Ada juga kekecewaan tentang aspirasi teman-teman penyedia jasa yang disampaikan kepada induk dari segala organisasi yang ada yakni Kadin. Ada aturan yang memberatkan dan tidak berpihak kepada penyedia jasa di Kabupaten Bogor dengan catatan jangan bertabrakan dengan peraturan yang berada diatas,” katanya.

Lebih lanjut ia memaparkan, ada aturan diluar aturan yang diterapkan Kadin Kabupaten Bogor dan memberatkan penyedia jasa di Bumi Tegar Beriman.

“Aturan yang dikeluarkan dan memberatkan itu adalah penyedia jasa harus memiliki rekening koran tiga bulan terakhir dengan saldo minimal 10 persen dari HPS. Kami berpraduga persyaratan ini adalah pesanan dari oknum,” paparnya. 

Noverando H

UPT Parkir Gedung Kesenian tak Terdata

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Adanya parkir berbayar di area Gedung Kesenian tidak menyetorkan retribusi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Kepala UPT Parkir Wilayah 1 Cibinong, Sujana mengatakan, parkir berbayar di area Gedung Kesenian itu tidak masuk dalam Kas Daerah Pemkab Bogor.

“Parkir kendaraan roda dua yang ada di samping Polres Bogor itu tidak masuk dalam data kami” ujar Sujana kepada Jurnal Bogor, Minggu (15/3).

Ia menerangkan, pihaknya hanya mendorong parkiran yang ada pada tepi jalur lambat Jalan Raya Tegar Beriman tersebut.

“Ada retribusi yang masuk ke Kas Daerah itu parkiran yang mengenakan bahu jalan alias Tepi Jalan Umum (TJU). Setoran ke Kas Daerah itu baru beberapa hari lalu,” katanya.

Lebih lanjut ia memaparkan, pihaknya mendorong pengelola parkir TJU tersebut untuk berkontribusi terhadap pendapatan daerah itu berdasarkan pada aturan yang berlaku.

“Yang masuk ke Kas Daerah itu satu juta rupiah. Dasar hukumnya adalah Perbup nomor 26 tahun 2024. Karena itu ada parkir di TJU, kami upah pungut yang disetorkan diretribusi, dan itu pengelola parkir setorkan langsung ke Kas Daerah,” paparnya.

Noverando H

Polisi Klaim Kunjungan ke Puncak Normal

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Sejumlah tempat wisata di Iby Kota ditutup akibat pencegahan penularan virus Corona tak berdampak pada kunjungan pariswisata ke wilayah Puncak, Kabupaten Bogor.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Fadli Amri mengatakan, kondisi lalu lintas kearah Puncak masib seperti pada umumnya diakhir pekan.

“Lepadatan merupakan hal biasa diakhir pekan. Dari kemarin kondusif seperti weekendbiasanya tidak ada yang luar biasa,” ujar AKP Fadli kepada Wartawan, Minggu (15/3).

Fadli menerangkan, pada Sabtu memang terjadi kemacetan yang diakibatkan adanya peristiwa kecelakaan.

“Kemarin sempat terjadi kepadatan karena ada kendaraan terbakar di Puncak dan sudah dievakuasi. Hari Minggu ini relatif lancar,” kata Fadli.

Ia mengungkapkan, banyak informasi yang beredar tentang membludaknya kunjungan wisatawan ke Puncak itu tidak benar. “Jadi apabila ada media yang bilang terjadi serbuan besar-besaran, itu hoax,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, pada pukul 10.07 WIB, lalu lintas di kawasan Puncak Taman Sari ke arah Jakarta dan sebaliknya normal. “Kondisi serupa dilaporkan di daerah Pasar Cisarua, Riung Gunung, yang juga normal di kedua arah,” paparnya. 

Noverando H

Puluhan Siswa Numpang Belajar di Majelis, Gedung Sekolah MI Ambruk

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Puluhan murid Madrasah Ibtidayah (MI) Tarbiyatul Aulad di Kampung Pondok Bujang RT 06 RW 02, Desa Kalong 1, Kecamatan Leuwisadeng, terpaksa melangsungkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menumpang di majelis taklim Al-Fatah dengan cara diskat menggunakan triplek lantaran ketiadaan fasilitas belajar.

Gedung sekolah MI yang biasa digunakan KBM sudah 3 tahun ambruk karena termakan usia.” Dengan terpaksa KBM pun dilakukan di tempat ibadah Majelis Taklim,” kata Aktivis Madrasah dari warga sekitar, Teja Sukmana kepada Jurnal Bogor, Minggu (15/3).

Teja menerangkan, gedung sekolah MI tersebut pernah dibangun pada tahun 2012 semasa waktu masih adanya anggaran dari PNPM. Namun 2015 lalu, tanpa diketahui bangunan madrasah bagian plafon dihuni ratusan binatang kelelawar sehingga menimbulkan bau tak sedap.

Menurutnya, kawanan  kelelawar  jumlahnya semakin banyak sehingga kotorannya berdampak basah pada bangunan dan mengakibatkan hancurnya bangunan gedung sekolah MI.” Bermacam cara sudah dilakukan  untuk mengusir binatang tersebut tetapi hasilnya nihil.

Dengan menggunakan bambu, kawat jaring untuk mengusir binatang kelelawar yang sudah lama mengganggu kenyamanan kegiatan belajar, namun selalu jebol,” tukasnya.

Dia berharap gedung MI bisa dibangun kembali idealnya 6 lokal. Teja  mengatakan, meski saat ini belum ada realisasinya, tetapi dia selalu mengajak para donatur untuk berswadaya guna mendirikan bangunan baru.” Hanya saja yang selalu respon dari Karya Usaha Mandiri Syariah (KKUMS) yang memberikan bantuan untuk kebutuhan madrasah,” sebutnya.

Kondisi gedung sekolah pun tampak seluruhnya mengalami kerusakan. “Warga bersama pemerintah desa setempat masih mencari solusi agar perencanaan untuk pembangunan gedung sekolah MI bisa dilakukan,” sambung Sekretaris Desa Kalong 1, Yayat Supriyatna.

Yayat membeberkan sejauh ini bangunan gedung MI belum pernah tersentuh bantuan pemerintah. “Belum pernah tersentuh selain dari anggaran PNPM,” bebernya.

Agar  tetap bisa bermanfaat, ujar Yayat, mengingat antusias warga akan pendidikan madrasah di wilayahnya begitu tinggi, maka akan diupayakan dibangun kembali bangunan tersebut. “Akan dijadikan kegiatan belajar masyarakat seperti biasanya,” tutupnya.

Arip Ekon

Warga Puncak Batasi Interaksi dengan Orang Luar

0

Megamendung | Jurnal Inspirasi

Terkait virus Corona yang kini tengah disikapi serius oleh pemerinta Indonesia, dengan adanya pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengimbau supaya masyarakat tetap waspada, sebagian masyarakat di wilayah Puncak, Ciawi, Cisarua dan Megamendung memilih untuk menjaga jarak atau berinteraksi dengan orang luar atau orang yang baru dikenalnya.

Hal ini karena mereka ketakutan terhadap bahayanya virus Corona yang kini tengah menjadi perhatian dunia. “Wilayah Puncak merupakan kawasan  wisata yang setiap hari dikunjungi oleh orang orang yang pada umumnya datang dari Jakarta atau Depok. Saya selaku masyarakat disini sangat waspada. Dan untuk menjaga jaga kesehatan kami, saya lebih memilih menghindari berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal atau baru bertemu,” tutur Eneng (45) warga Megamendung.

Begitu juga, ibu-ibu yang biasanya sering berbelanja ke pasar tradisional, rutinitasnya kini sangat dibatasi. Mereka datang ke pasar hanya untuk membeli kebutuhan yang penting-penting saja. “Kita suka membaca beberapa hal yang harus dihindari terhadap penyebaran virus Corona itu. Yakni salah satunya menghindari tempat-tempat keramaian. Mudah mudahan kita berdoa kita semua diselamatkan oleh Allah SWT untuk terhindar dari virus yang mematikan itu,” ujar Heni.

Sementara itu, pantauan dihari libur kemarin, tingkat kunjungan kendaraan menuju Puncak cukup padat. Arus lalulintas di jalan raya terpantau padat merayap. Bahkan guna menghindari antrian di jalan raya, para pengendara lebih memilih mempergunakan jalur alternatif Cikopo Selatan. Kondisi badan jalan yang sempit membuat jalur alternatif itu mengalami kemacetan.

Dadang Supriatna

Majelis Burdah Miftahussalam akan Gelar Ziarah Kubro

0

Ciawi| Jurnal Inspirasi

Majelis Burdah Miftahussalam pada Minggu, 29 Maret mendatang, kembali menggelar ziaran kubro jelang tibanya bulan Ramadhan. Diperkirakan jamaah yang hadir mengikuti rangkaian ziaran kubro ke – 7 kalinya  itu antara 40 sampai 50 ribuan orang.

Ziaran kubro akan dipimpin langsung Pengasuh Majelis Burdah Miftahussalam Habib Nabil bin Ridho Al- Habsy. Zairan dimulai dimakam ibunda Habib Nabil, di kawasan Lolongok, Empang, Kecatamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, dilanjut ke makam keramat Empang dan Bakom, Ciawi, Kabupaten Bogor.

“Ziarah kubro tujuannya untuk meningkatkan  ukhuwah Islamiyah antara warga Bogor, baik yang tinggal di kota maupun kabupaten khususnya dan umumnya umat muslim yang akan hadir dari sejumlah daerah,” kata Habib Nabil bin Ridho Al- Habsy, dalam keterangannya kepada Jurnal Bogor, Minggu (15/3).

Habib Nabil memperkirakan, jamaah yang hadir di acara ziaran kubro itu melebihi 50 ribuan orang yang berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), bahkan Lampung, Jogjakarta dan Bandung.

“Ziarah itu tujuannya mencari satu kebarokahan dan mencari ridha Allah Ta’ala dalam mengukuhkan ukhuwah Islamiah, khususnya di wilayah Bogor. Dan kedepannya umat muslim lebih kompak dan terjaga serta jauh dari unsur orang yang ingin memecah belah,” ujarnya.

Ketua Panitia Ziarah Kubro ke-7, Jufriyadi menerangkan,  untuk jamaah yang mau mengikuti kegiatan yang akan digelar Minggu pekan depan itu bisa berkumpul di Majelis Burdah Miftahussalamah, yang berlokasi di Jalan Veteran III, Gang Salam, Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. “Jemaah akan bareng mengikuti rangkaian ziarah kebebarapa lokasi baik yang ada di Kota maupun Kabupaten Bogor,” katanya.

Selain ziarah,  kata Jufriadi, jemaah  yang diperkirakan mencapai 50 ribuan itu akan menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa. “Kita minta kepada Allah SWT,agar bangsa Indonesia senantiasa aman makmur dan selamat. Kami berharap ziarah kubro ini bisa menjadi agenda rutin di Bogor,” tutupnya.

Mochamad Yusuf | *

ULP Diminta Lebih Teliti Tentukan Pemenang Tender

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

TPT Bojong Kulur yang ambruk pekan lalu mulai dikerjakan lagi. Meskipun demikian dengan adanya kejadian ambruknya proyek TPT tersebut harus menjadi catatan penting bagi instansi terutama DPUPR dan ULP sebagai yang memenangkan tender. Melihat kejadian tersebut, Anggota Komisi III Ferry Roveo Chechanova mengatakan bahwa ini harus menjadi catatan khusus bagi ULP dan DPUPR dalam memenangkan tender terutama perusahaan-perusahaan yang berasal dari luar Kabupaten Bogor.

“Belum lama kemarin ambruknya SDN Lumpang di Parungpanjang juga perusahaan berasal dari luar Kabupaten  Bogor (Sukabumi-red), sekarang TPT di Desa Bojong Kulur juga ambruk yang mengerjakannya perusahaan dari luar Bogor juga (Lebak-red). Ambruknya proyek-proyek yang dikerjakan  oleh perusahaan diluar Bogor harus menjadi perhatian khusus, baik dinas terkait maupun  ULP,” kata Vio biasa disapa, Minggu (15/3).

Ia menjelaskan, ambruk ya TPT Bojong Kulur yang dikerjakan oleh CV.Cipta Karya Mandiri harus menjadi pelajaran oleh PUPR dan ULP karenan kurangnya tanggung jawab dari pihak perusahaan yang memang perusahaan tersebut berdomisili diluar Kabupaten Bogor. “Harusnya dari awal penetapan pemenang tender harus benar-benar diantisipasi kalo memang perusahaan yang dari luar (Kabupaten Bogor-red) dijadikan  pemenang pekerjaan TPT Bojong Kulur, dilihat juga dari keseriusan mereka melaksakan pekerjaan tersebut,” kata dia.

“Konsultan pengawas dan dinas terkait harus benar-benar mengawasi, mulai dari volume yang dikerjakan, spek bahan yang dipakai dan kesiapan modal perusahaan tersebut sehingga tidak mengabaikan ketentuan yang dipersyaratkan di pekerjaan tersebut. Apalagi sampai merugikan pihak suplier yang notabene warga setempat,” tandas Vio.

Pihaknya berharap ada tindakan tegas dari DPUPR untuk perusahaan tersebut kalau memang pekerjaan tersebut sudah dibayar 100℅ . Phak perusahaan harus bertanggung jawab memperbaikinya,dan kalau belum dibayar 100℅ harus diputus kontrak dan jangan dibayarkan sisa tagihannya karena diindikasikan pekerjaan tersebut tidak sesuai yang diminta oleh DPUPR, baik volume dan kualitas bahannya.

Kedepannya kata Vio, dengan kejadian banyaknya pekerjaan yang ambruk yang ditinggal kabur dan yang tidak sesuai spek yang rata-rata perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang berada diluar Kabupaten Bogor harus dijadikan catatan  untuk KLPPBJ.

Sebelumnya Kadus Bayu mengatakan bahwa awalnya pekerjaan itu dikerja akan oleh Maulana, selanjutnya berganti bos yang bernama

Fadil dan Lili yang mengklaim bahwa dirinya merupakan pemilik perusahaan tersebut. Selain itu juga diduga ada kesalahan kontruksi disana hingga mengakibatkan ambruknya TPT tersebut.

“Saya selalu kroscek pekerjaan itu dari awal serah terima tempat kerja dan dimulainya pekerjaan hingga berganti-gantinya bos yang mendatangi. Warga sekitar merasa di rugikan atas ambruknya TPT tersebut yang tadinya jalan masih bisa dilewati dan agak bagus akibat ambruknya TP tersebut sekarang kondisi jalan menyempit,”jelasnya.

Dirinya melanjutkan bahwa pekerjaan diduga tidak sesuai dengan RAB mulai dari panjang dan tingginya.

Sekedar diketahui CV.Karya Cipta Mandiri merupakan  salah satu perusahaan yang berasal dari daerah Kabupaten Lebak dan Yogi sebagai Direktur perusahaan tersebut.

Nay Nur’ain

Pimpinan PT Crhig Word Minta Maaf

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Pemimpin perusahaan PT.Crhig Word Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan dalam penulisan pengumuman guna mencegah terkena virus Corona yang diumumkan di mading perusahaan tersebut. Dalam permohonan maafnya, Kwak Gie Seok menyampaikan bahwa itu merupakan kesalahpahaman yang perlu diluruskan. Dia mengaku tidak pernah berniat untuk menyudutkan salah satu tempat ibadah ataupun salah satu agama yang ada di Indonesia.

“Saya sangat cinta Islam, saya juga Cinta Indonesia. Selama 27 tahun saya sudah berada disini tidak mungkin saya melecehkan agama apapun dan tempat agama siapapun. Adapun imbauan yang saya buat kepada karyawan hanyalah menyarankan untuk menghindari tempat ramai dan membiasakan hidup bersih,” kata dia.

“Saya akui adanya kesalahan dalam penulisan salah satu tempat ibadah yang tertera di pengumuman tersebut hingga membuat karyawan dan masyarakat salah menafsirkan. Saya mohon maaf,” kata Kwak di ruang kerjanya, Sabtu (15/03).

Dia menjelaskan, bahwa hubungan perusahaan, baik dengan karyawan maupun lingkungan sekitar sangatlah baik. “Selalu kami jaga ditambah lagi sebagian besar karyawan di perusahaan ini merupakan warga sekitar perusahaan yang kami berdayakan. Sekali lagi saya memohon maaf apabila dalam imbauan yang saya buat ada kata-kata yang menyinggung masyarakat dan karyawan,” ungkapnya.

“Pada intinya kami tidak ada niat untuk menyudutkan satu agama atau tempat ibadah apapun, dan saya sangat berharap kedepannya perusahaan kami bisa bersinergi dengan masyarakat, karyawan dan semuanya,” pungkas Kwak.

Simbolis permohonan maaf dihadiri oleh tokoh masyarakat sekitar, karyawan dan media. Pujiman, salah satu karyawan mengatakan bahwa dirinya dan teman-teman karyawan sudah paham atas pengumuman yang disampaikan oleh pimpinan perusahaan demi mencegah terkena virus Corona yang saat ini sedang dikhawatirkan oleh masyarakat.

“Kalau kami menanggapi pengumuman itu sebagai saran agar menghindari tempat keramaian untuk saat ini, baik itu di tempat ibadah, mall atau pun tempat keramaian lainnya. Pada intinya kami paham maksud dan tujuan diberikannya imbauan tersebut. Adapun jika yang belum paham dalam mengartikan kata ‘masjid’ itu merupakan kesalahpahaman yang perlu diluruskan,” kata dia.

“Saya apresiasi kepada Mr.Kwak yang sudah meminta maaf kepada kami dan masyarakat atas kesalahan dalam penulisan imbauan tersebut yang menyebut salah satu tempat ibadah. Semoga pertemuan ini meluruskan kesalahpahaman yang ada,” kata Pujiman.

Nay Nur’ain

Dihadiri Ketua DPRD Rudi Susmanto, Proyek Huntap Blok Cipendawa Dimulai

0

Sukajaya | Jurnal Inspirasi

Ratusan kepala keluarga (KK) di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, yang rumahnya rusak akibat bencana tanah longsor awal tahun 2020 lalu, tak lama lagi akan meninggalkan tenda pengungsian.

Hunian tetap (Huntap) yang menjadi impian para pengungsi saat ini sedang dibangun,  ditandai dengan peletakan batu pondasi oleh Ketua DPRD Rudi Susmanto, disaksikan tokoh masyarakat Sukajaya, Jaro Ade, Jum’at (13/03) lalu.

“Alhamdulillah, proyek pembangunan Huntap, di Blok Cipendawa, Kampung Cigugur, Desa Cileuksa sudah dimulai, kita harapkan pembangunan Huntap cepat selesai, supaya pengungsi tidak lagi tinggal di tenda-tenda,” kata Ketua DPRD Rudi Susmanto, kepada wartawan, Minggu (15/03).

Bencana tanah longsor di Kecamatan Sukajaya, mengakibatkan 4.000 unit rumah rusak dan tak bisa lagi ditempati. Relokasi ke tempat baru menjadi pilihan, karena lokasi lama masuk katagori rawan tanah longsor.

“Saya merasa terhormat, karena dikasih kesempatan meletakan batu pertama pembangunan Huntap. Inysa Allah, pembangunannya lancar sesuai dengan rencana,” ujar Rudi.

Rudi pun mengapresiasi, peran mantan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, periode 2009-2014 Ade Ruhandi atau Jaro Ade, karena sejak bencana menimpa beliau langsung turun mendampingi para pengungsi untuk menyemangati mereka.

“Terima kasih kakanda senior, sumbangsih untuk warga Sukajaya tidak terhingga. Sekarang ayo kita pulang dulu ke Cibinong, karena rumah di sana (Sukahati, Cibinong-red) sudah lama ditinggalkan,” pinta Rudi, kepada Jaro Ade.

Sementara itu, Jaro Ade pun tak luput mengapresiasi, peranan Rudi Susmanto, karena selama masa tanggap darurat sampai pemulihan selalu memberikan perhatian kepada warga korban bencana.

“Proyek Huntap ini tak akan terealisasi, kalau tidak ada dukungan dari Kang Rudi, beliau itu selalu menyemangati saya dan para pengungsi, dan para kepala desa, agar tegar menghadapi ujian di awal tahun 2020 ini,” kata politisi Partai Gerindra itu.

Jaro Ade mengungkapkan, pembangunan Huntap, sumber dananya berasal dari sumbangan para relawan baik yang tergabung dalam organisasi maupun perorangan.

“Siapa pun boleh berpartisipasi menyumbang dana untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Huntap di Blok Cipendawa ini, karena kami menargetkan saat Ramadhan nanti, semua pengungsi di Kampung Cigugur sudah tinggal di rumah, bukan lagi di tenda pengungsian,” tutupnya.

Mochamad Yusuf

SMK Pelita Imbau Siswanya tak Pergi ke Mall

0

Ciampea  | Jurnal Inspirasi

Mewabahnya virus Corona (Covid 19) di Indonesia seakan menjadi momok yang menakutkan. Berbagai cara pencegahan telah dilakukan oleh banyak pihak. Seperti dilakukan  Sekolah SMK Pelita Ciampea, di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea yang terus berupaya melakukan pencegahan di lingkungan Sekolah.

Diungkapkan Guru SMK Pelita Ciampea, pihaknya telah mengimbau akan bahaya virus Corona. Pihak sekolah pun terus  mensosialisasikan ciri-ciri Corona dan berbagai pencegahannya kepada siswa SMK Pelita yang jumlahnya sekitar 1000 siswa.

“Kita telah sosialisasi kepada para siswa akan bahaya dan bagaimana pencegahan untuk menangkal Corona  kepada para siswa,” kata Ahmad Sihotang.

Sihotang menyebutkan, pencegahan itu dengan menjaga kebersihan baik pada anggota tubuh, lingkungan dan sekolah. Dan pihak sekolah pun memasang spanduk imbauan bahaya Corona dan pencegahan dengan bertuliskan” Kesehatan akan selalu tampak  setelah kita kehilangannya”.

“Jaga kebersihan lingkungan sekolah mencuci tangan, dan kita pun imbau agar siswa untuk memakai masker dan untuk tidak melakukan jabat tangan dahulu untuk mencegah penyebaran Virus Corona,” kata Sihotang.

Sejauh ini kata Sihotang, pihak sekolah menyarankan kepada para siswa untuk tidak berpergian, ke tempat keramaian seperti mall, bioskop dan jangan ke rumah sakit jika tidak ada niatan untuk berobat.

“Karena saat ini di Indonesia sudah banyak yang terinsfeksi virus Corona itu,”kata Sihotang.

Sihotang pun mengatakan untuk selanjutnya selama dua pekan sesuai instruksi ketua MKKS Kabupaten Bogor pelaksanaan Ujian Nasional dan Pelaksanaan Belajar Mengajar disatuan Pendidikan di Jawa Barat bahwa proses kegiatan KBM di sekolah diliburkan dan ujian nasional ditunda.

“Maksud dari surat edaran itu SMK Pelita akan meliburkan KBM dan menunda UN yang dilaksanakan Senin ini (hari ini),”kata Sihotang.

Diungkapkan Ketua MKKS Kabupaten Bogor Budy Antoro berdasarkan surat edaran Gubernur Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Jawabarat Nomor : 443/3302-Set.Disdik pertanggal 15 maret 2020 perihal Pelaksanaan Ujian Nasional dan Pelaksanaan Belajar Mengajar disatuan Pendidikan di Jawa Barat

“Yang menyatakan proses kegiatan KBM disekolah diliburkan dan Ujian Nasional ditunda,” kata Budi menjelaskan Himbauan Disdik Jabar.

Maka dengan itu   (MKKS) menyampaikan agar semua mengikuti arahan sebagaimana termuat dalam surat dan agar segera mensosialisasikannya kepada guru, staf TU, orang tua siswa dan siswa agar semua menjadi maklum. “Demikian kami sampaikan semoga bermanfaat. Yang terakhir kami mengajak kepada seluruh kepala sekolah di lingkungan KCD Wilayah 1  untuk bersabar serta selalu menjaga hidup sehat, kita berharap dan berdoa semoga Allah SWT melindungi kita semua dari segala macam hal yang akan membinasakan,”pungkasnya.

Cepi Kurniawan