25.7 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1642

Usulkan PSBB, Wawalkot Dedie: Jaring Pengaman Sosial Harus Disalurkan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyetujui usulan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Menteri Kesehatan (Menkes).

Namun, Pemkot Bogor menginginkan, apabila PSBB dilaksanakan jaring pengaman sosial pun harus segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

“Intinya Kota Bogor setuju untuk mengajukan PSBB dilaksanakan, tapi kami ingin sekali menyesuaikan dengan turunnya jaring pengaman sosial yang akan dikucurkan oleh Pemprov Jawa Barat,” kata Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim, Rabu (8/4/2020).

Dedie mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan DPRD Kota Bogor. Pada dasarnya dewan memberikan ‘lampu hijau’ apabila memang Kota Bogor mengajukan PSBB kepada Gubernur Jawa Barat, kemudian diteruskan ke Menkes dengan catatan dilengkapi kajian dampak sosial dan dampak ekonomi yang timbul selama penerapannya nanti.

“Tentu yang perlu kami pastikan adalah jaringan pengamanan sosial. Kemarin kami rapat dengan PT Pos Indonesia terkait dengan bantuan yang akan diturunkan oleh Pemprov Jawa Barat. Tetapi yang perlu kami pastikan adalah kapan kira-kira disalurkan sehingga timing penetapan PSBB dengan turunnya dari Provinsi ini bisa tepat,” jelasnya.

Baru saja 5 kepala Daerah Bodebek rakor dengan Gubernur Jawa Barat. Hasilnya, diputuskan bahwa Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor akan mengajukan PSBB secara kolektif dan dikoordinasikan oleh Gubernur Jawa Barat.

“Pengajuan surat permohonan rekomendasi PSBB akan diajukan bersama dalam waktu yang tidak terlalu lama sambil dilengkapi dengan data-data yang diperlukan. Besok pagi hal ini akan dilaporkan oleh Gubernur Jawa Barat dan Kepala Daerah se Bodebek kepada Presiden dalam rapat terbatas penanganan Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, pada intinya semua sepakat bahwa Kota dan Kabupaten yang berdekatan dengan DKI Jakarta mengajukan PSBB ke Menkes.

“Kami tunggu surat yang bertanda tangan kepala daerah yang ditujukan kepada Gubernur sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat untuk segera direkap besok pagi dan siangnya dikirim ke Menkes. Saya kawal agar bisa segera diputuskan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia mengingatkan semua kepala daerah terus melaksanakan rapid test sebanyak-banyaknya. Pasalnya, Jawa Barat menargetkan 100 ribu orang telah di tes.

“Kalau bisa 7 hari kedepan bisa selesai. Kota Bogor punya target minimal 4.400, kalau kurang kita koordinasikan,” kata Kang Emil sapaan akrabnya.
Untuk jaring pengaman sosial dalam membantu rakyat ada 5 ‘pintu’ di Jawa Barat. Dia menekankan bagaimana caranya agar jangan ada duplikasi atau penerima ganda sesuai arahan pemerintah pusat.

“Di data mana saja yang menerima sembako rutin, PKH, ada juga bantuan kartu pra-kerja untuk kelompok yang di PHK atau kelompok pengangguran yang masuk kategori. Ada lagi khusus untuk warga Jabodetabek bantuan sosial dari pak Jokowi sebesar Rp 600 ribu. 16 April kami menargetkan dibagikan dengan catatan datanya valid dan sudah di SK kan,” katanya.

Fredy Kristianto

Peduli Cegah Covid- 19, KONI Bagikan Masker dan APD

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

DALAM mencegah penyebaran Covid 19, KONI Kabupaten Bogor melakukan aksi kepedulian yang patut mendapat apresiasi dari masyarakat . Sejak pekan lalu, jajaran pengurus KONI Kabupaten Bogor telah turun ke lapangan dengan melakukan aksi pembagian 3000 masker kepada masyarakat dan pembagian 3000 Alat Pelindung Diri (ADP) ke sejumlah kecamatan yang ada di Bumi Tegar Beriman.

“Sejak awal maret , KONI sudah melakukan berbagai tahapan pencegahan penyebaran wabah Covid 19 di tingkat pengurus dan staf KONI Kabupaten Bogor,” ujar Joy Pendhita, Wakil Ketua I KONI Kabupaten Bogor

Selain itu, kata Joy Penhita, sejak awal pekan lalu, KONI Kabupaten Bogor juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan kepada sejumlah ruang publik di Kabupaten Bogor, pemberian APD kepada sejumlah kecamatan di Kabupaten Bogor dan juga pemberian masker kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor , Junaidi Samsudin mengatakan, gerakan KONI Peduli pencegahan Covid 19 ini akan terus berlanjut sampai tuntas dengan memberikan masker dan APD

Tak hanya itu, kata Junasam, KONI juga merencanakan akan memberikan sembako kepada sejumah Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Bogor.

“Minimalnya kami bisa memberian beras kepada pondok pesantren . Insya Allah dalam waktu dekat kami akan mengirimkan beras kepada Pondok Pesantren yang ada di Laladon, Kecamatan Ciomas,” tuntas Junsam.

Asep Syahmid

KTENZPO Dukung Program Satu Juta Masker

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

LANGKAH Positif kembali dilakukan elemen komunitas tenis yang ada di Kabupaten Bogor atau yang dikenal dengan nama KTenzpo (Komunitas Tenis Pendopo). Dalam menghadapi wabah Covid 19 saat ini, semua elemen tenis KTenzpo mendukung program Pemkab Bogor dalam mencegah penyebaran Covid 19 melalui gerakan Satu Juta Masker.

Ketua harian KTenzpo, Deni indriana atau Deni Ktenzpo secara tegas mengatakan, Ktenzpo sangat mendukung gerakan Satu Juta Masket Kabupaten Bogor.

“ Saat ini kami sudah membuat sekitar 2000 ribu masker dan sudah diberikan kepada dinas dinas yang memerlukan. Selain itu, masker bertuliskan K Tenzpo juga akan dibagikan kepada masyarakat umum,”tegas Deni yang sudah melaukan audiensi dengan Wakil Bupati Bogor terkait gerakan satu juta masker ini.

Deni mengaku bangga karena wakil Bupati Bogor, H Iwan Setiawan, SE sangat mendukung program dan gerakan satu juta masker yang akan dilakukan elemen tenis K Tenzpo saat ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, H Iwan Setiawan, SE memuji kreativitas kemanusiaan yang dilakukan elemen tenis K Tenzpo dalam menyikapi wabah Covid 19 ini.

“ Saya bangga temen temen K Tenzpo punya kepedulian yang tinggi dengan melakukan dukungan gerakan Satu juta masker di Kabupaten Bogor,” tegas Iwan

Iwan meminta kepada Atis Tardiana , selaku penasehat di Ktenzpo untuk ikut membantu dan mendukung pembuatan masket K Tenzpo yang lebih banyak lagi.

“ Kami berharap dan berdoa kepada Allah SWT agar wabah Covid 19 ini segera berakhir dan kita semua bisa hidup normal kembali dan yang terpenting bisa menjalankan ibadah Puasa Ramadhan dengan tenang ,” pungkas Wabup Bogor.

Asep Syahmid

Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga Akhir Mei

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akhirnya kembali memperpanjang masa belajar di rumah bagi para siswa. Kebijakan itu dituangkan dalam Surat edaran (SE) Walikota Bogor Nomor: 061/1334-Umum tentang perpanjangan masa belajar di rumah bagi peserta didik.

Seperti diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui surat Nomor: 13 A Tahun 2020 tentang perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana wabah Covid-19.

“Pemkot Bogor memutuskan untuk memperpanjang masa belajar di rumah bagi peserta dan lembaga pendidikan non formal di Kota Bogor,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fachrudin kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

Menurut dia, diperpanjangnya masa belajar di rumah terhitung sejak 13 April hingga 29 Mei 2020. Kendati demikian, kebijakan itu sewaktu-waktu dapat diubah sesuai dengan penanganan wabah Corona.

“Jadi kebijakan belajar di rumah bisa saja dipercepat atau diperpanjang lagi. Tergantung situasi,” tandasnya.

Fredy Kristianto

Rusty “Si Blonde” Turun ke Jalan Bantu Warga Terdampak Covid-19

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Penyebaran wabah pandemi Covid-19 di Kota Bogor semakin hari terus meningkat seiring dengan jumlah warga yang positif corona terus meningkat setiap hari. Pembatasan sosial akibat corona berpengaruh kepada sektor ekonomi warga, sehingga banyak masyarakat mulai kesulitan menyambung hidup sehari hari.

Menyikapi persoalan itu, penggiat sosial kemanusiaan pun mulai gelisah, terutama saat mereka bertemu dengan banyak warga yang mengaku kelaparan, sehingga mereka pun berlomba menggalang dana dan bantuan.

“Jika ini terus terjadi, maka akan semakin banyak rakyat yang kelaparan karena hilang mata pencaharian,” kata Ria Rusty, seorang penggiat sosial, saat ditemui sedang membagikan bingkisan bantuan kepada warga tidak mampu di jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Wanita yang juga pengusaha bakso Pade Jangkung dan Mahasiswi S2 Sekolah Bisnis IPB itu, menuturkan, apa yang dia bagikan adalah hasil dari penggalangan dana dan bantuan dari para donatur yang dia buka sejak sepekan kemarin. Rusty mengatakan dana terkumpul total Rp. 31,2 juta. Semua dana tersebut dia belanjakan kebutuhan logistik, lalu dia bagikan sendiri secara door to door menemui langsung warga disejumlah daerah.

“Aku belikan semuanya, beras, minyak, mie instan dan lainnya. Intinya aku ingin mereka dirumah aja, tanpa khawatir perut lapar,” ucap Rusty wanita berdarah campuran indo Belanda.

Dengan bantuan yang dia bagikan, Rusty berharap dapat mengurangi pergerakan orang keluar rumah dengan dalih mencari nafkah. Namun Rusty pun menyebut apa yang dilakukannya, bisa diteruskan oleh pemerintah setempat dalam menjamin ketersediaan pangan bagi warganya. “Jadi kalau menurut aku warga pun akan nurut diam di rumah, kalau kebutuhan dapurnya terpenuhi,” ucapnya.

Salah satu warga yang menerima bantuan, Ahmad Sanusi mengaku senang dan bahagia serta mengucapkan terima kasih, karena secara sukarela Mba Rusty telah membagikan sembako ke warga yang tidak mampu.

“Ini patut dicontoh supaya donatur atau warga mampu yang lain juga tergerak membantu warga tidak mampu. Saya sangat berterima kasih, semoga yang sudah diberikan Mba Rusty ke warga mendapat ganjaran setimpal dari Allah SWT,” kata Ahmad.

Handy Mehonk | **

Maman Piul dan Cahaya Bunga Rilis Single ‘Kita Pasti Bisa”

0

Sentul, Jurnal Inspirasi
Korban yang dinyatakan positif COVID-19 di Indonesia mencapai ribuan jiwa dan bahkan terus meningkat setiap harinya. Situasi ini pun akhirnya membawa sejumlah kalangan musisi untuk memberikan dukungan dan semangat kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi ini. Bentuk keprihatinan tersebut dijadikannya lagu sebagai rasa kepedulian yang amat sangat.

Salahsatunya, seorang musisi kahot asal Kota Bogor Maman “Piul” merilis single terbaru mereka berjudul “Kita Pasti Bisa’” di kanal Youtube Maman Piul Enterprise pada Senin (23/3/2020) lalu. Group vokal asal Bogor yang tergabung dalam Solidaritas Kemanusiaan digawangi oleh Maman Piul (Arranger Musik), Iwan Rachmawan (Klip), Ravelz Guchi (Vokal), dan Cahaya Bunga Saragih (Vokal dan Pencipta Lagu) ini, didedikasikan untuk Indonesia dan dunia yang tengah berjuang melawan pandemik virus Covid-19.

Melihat fenomena itu, Cahaya Bunga (vokalis) langsung berinisiatif merilis sebuah karya lagu berjudul “Kita Pasti Bisa”, yang diciptakan dan nyanyikan di bawah naungan Maman Piul Enterprise.

“Lagu ini dimaksudkan untuk menyemangati dan mengajak umat manusia untuk berintropeksi diri dan bisa mengambil hikmah dari wabah yang sedang terjadi,” kata Bunga.

Dalam video berdurasi 4 menit 56 detik tersebut, menampilkan potongan-potongan visual berita terkait virus Corona. Meski demikian, lagu bernuansa sedih itu juga terselip lirik berupa doa dan harapan, agar dunia, khususnya Indonesia bersatu melawan penyebaran virus covid-19.

“Saya berharap semoga lagu ini bisa menginspirasi kita semua untuk menjaga agar penyebaran virus corona tidak semakin merebak. Dan tentunya, mari kita jaga kesehatan serta yang utama banyak berdoa agar musibah ini segera berlalu,” pungkasnya.

Handy Mehonk

Laniasari Bantu APD Puskesmas Tanah Sareal

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Minimnya alat pelindung diri (APD) bagi tim medis untuk menangani pasien Covid-19, membuat anggota DPRD Kota Bogor, Hj. R. Laniasari tergerak memberikan bantuan APD berupa, masker dan kacamata medis kepada petugas medis disejumlah Puskesmas di wilayah Kecamatan Tanah Sareal dan Bogor Barat, belum lama ini.

Lania bersama lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas se-Tanah Sareal, juga melakukan penyemprotan desinfektan dipemukiman warga dan jalan protokol. Ia mengatakan, bantuan tersebut dilakukan sejak Minggu lalu ke Puskesmas yang benar membutuhkan.

“Dua puskesmas yaitu Puskesmas Kedung Badak dan Puskesmas Pancasan menghubungi saya meminta bantuan APD. Masker ini harganya mahal dan barangnya langka,” ungkap politisi PDI Perjuangan ini.

Ia mengaku ingin membantu ekonomi masyarakat yang terdampak covid 19. “Saat ini kami fokus untuk semprot desinfektan dulu, tetapi  saya juga ingin meringankannya beban masyarakat yang terdampak ekonominya karena pendemi Covid-19 ini. Mudah-mudahan segera bisa membantu,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Relasi, Setiyoso mengatakan, pihaknya melakukan pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat. Selain itu Relasi intens melakukan penyemprotan desinfektan ke wilayah-wilayah Tanah Sareal.

“Alhamdulillah kami sebagai relawan, dibantu juga masyarakat untuk penyemprotan. Bahkan RT dan RWnya ikut turun membantu penyemprotan di wilayah masing-masing, kami juga semakin semangat ketika Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas ikut melakukan penyemprotan desinfektan dalam kegiatan kami,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Yos ini berharap, apa yang dilakukannya bisa membantu masyarakat dalam menghadapi pendemi Covid-19 di Kota Bogor ini.

“Kita pasti ingin segera terbebas dari bencana epidemi ini, kasian masyarakat, secara psikologis terganggu belum lagi ditambah himpitan ekonomi. Saya harapkan tidak perlu lock down, yang penting kita semua sadar untuk selalu menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga. Selain itu ikuti anjuran pemerintah untuk diam dirumah,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim berterimakasih kepada para pihak yang memberikan bantuan APD, masker, hand sanitizer, desinfektan, uang dan lainnya yang diberikan untuk penanganan pendemi Covid-19 ini, khususnya untuk petugas medis sebagai garda terdepan.

Fredy Kristianto

Masuki Musim Tanam, Penyuluh Dorong Petani Tanam Refugia

0


Ciawi |Jurnal Inspirasi

Setelah panen kini sejumlah petani di Kabupaten Cianjur, khususnya di Kecamatan Cianjur mulai mengolah lahan, untuk persiapan tanam. Seiring hujan yang masih sering turun di wilayah tersebut. Pengolahan lahan dibarengi penanaman refugia.seperti yang dilakukan petani di Desa Babakan Karet dan Desa Mekarsari.

“ Alhamdulillah petani sudah mulai paham manfaat refugia untuk pengendalian hama, Musim ini petani mulai mau menanam refugia lebih banyak. Kita terus berupaya mendorong petani agar terbiasa menanam bunga refugia di sekitar areal tanaman padi miliknya.” kata Nia Kustiniawati, Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cianjur melalui telepon dengan Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Rabu (8/4)

Nia menjelaskan, penyuluh di Kecamatan Cianjur terus mendorong para petani di wilayah tersebut untuk menanam refugia, guna mengendalikan serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Tanaman bunga refugia adalah sekelompok tanaman bunga dengan bunga warna-warni yang dikenal sangat ampuh dalam mengalihkan perhatian serangga hama tanaman, di antaranya bunga matahari, bunga kertas, tapak dara, kenikir dan lain-lain.

Bunga-bunga tersebut mengandung madu dengan nektar yang sangat disukai oleh serangga-serangga, sehingga keberadaan bunga-bunga tersebut membuat serangga sebagai musuh alami tanaman menjadi lebih senang tinggal di bunga-bunga tersebut. Refugia ada dua jenis, refugia bunga dan refugia sayuran. Kedua jenis refugia ini memiliki fungsi yang sama hanya manfaatnya yang berbeda – beda.

“ Kalau sayuran bisa menambah pendapatan petani, kalau tanaman hias bisa mengurangi pemakaian pestisida dan menambah estetika, “ jelas Nia.
Menurut Nia, petani selama ini sudah terbiasa menanam refugia sayuran seperti tanam jagung, kacang kedelai, kacang hijau di pematang sawah, sementara refugia bunga petani baru mendapatkan informasi dari Penyuluh lapangan (PPL) dan petani terlihat lebih antusias menanam refugia bunga.

“ Petani cenderung mau mencoba refugia tanaman hias, seperti di kelompok tani di desa saya saat ini menunggu tanam mereka sudah mulai menanam bunga matahari, “ ungkapnya.

Disinggung mengenai pemilihan bunga matahari , Nia menuturkan, menurut pengamatan petani saat musim tanam sebelumnya, menemukan padi yg ada di sekitar bunga matahari pertumbuhannya paling bagus,
“ Hama serangga sepertinya lebih banyak hinggap ke bunga matahari, mungkin karna warna bunga dan baunya menarik serangga, “ katanya.

Terkait wabah Corona, Nia menegaskan penyuluh terus menginformasikan dan menerapkan protokol pencegahan Corona di kegiatan pertanian dan penyuluhan.

“ Mereka (petani) lebih waspada terhadap wabah ini, penyuluh pun tetap ke lapangan, cuma membatasi dengan tidak melakukan pertemuan secara berkelompok. Kami lebih mengefektifkan langsung menemui petani yang sedang beraktivitas di lapangan, “ terang Nia.

RG/PPMKP

Bupati Ade Yasin Akan Segera Ajukan PSBB untuk Kabupaten Bogor

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi
Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran dan memutus rantai virus Corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat jumlah kasusnya.

Hal itu disampaikan Bupati Bogor Ade Yasin usai melakukan video conference dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Jabar mengusulkan. Kabupaten Bogor pun siap ajukan PSBB dalam waktu dekat ini, “ujar Ade Yasin.

Sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019, daerah yang ajukan PSBB harus menerima persetujuan pelaksanaan oleh Menkes.

“Saya bersama gugus tugas covid19 Kabupaten Bogor akan mengkaji syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menerapkan PSBB, termasuk kesiapan daerah dalam aspek ketersediaan kebutuhan dasar rakyat, sarana prasarana kesehatan, anggaran operasional, serta aspek jaring keamanan” Tutur Ade yang merupakan Politisi Partai Persatuan Pembangunan.

Ade Yasin juga menambahkan, keputusannya mengajukan PSBB ini berdasarkan data yang diperoleh, sebagaimana jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan), PDP (Pasien Dalam Pengawasan serta Pasien Positif di Kabupaten Bogor yang angkanya terus bertambah.

“Kami juga akan segera melaporkan data berdasarkan hasil tes masif di Kabupaten Bogor beserta peta persebaran covid19 kepada Pemprov Jawa Barat, “imbuhnya

Kabupaten Bogor merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, jadi sudah seharusnya agar langkah yang diambil satu frekuensi dengan Pemda DKI Jakarta, yang mana telah mengajukan PSBB.

“Pengajuan PSBB ini tujuannya untuk mencegah berkumpulnya orang banyak dalam satu tempat, termasuk alasan budaya atau alasan apapun. Semua ini intinya untuk melindungi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, “tutupnya.

Aga Alamanda

Hadits Hari Ini

0

08 April 2020
14 Sya’ban 1441 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ الْمَعْرُورِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا وَأَزِيدُ وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَجَزَاؤُهُ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْرًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعًا وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ بَاعًا وَمَنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً وَمَنْ لَقِيَنِي بِقُرَابِ الْأَرْضِ خَطِيئَةً لَا يُشْرِكُ بِي شَيْئًا لَقِيتُهُ بِمِثْلِهَا مَغْفِرَةً قَالَ إِبْرَاهِيمُ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ بِهَذَا الْحَدِيثِ حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا أَوْ أَزِيدُ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah, telah menceritakan kepada kami Waki’, telah menceritakan kepada kami Al A’masy dari Al Ma’rur bin Suwaid dari Abu Dzar dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Allah Azza wa Jalla berfirman: “Barangsiapa berbuat kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan yang semisalnya dan terkadang Aku tambahkan lagi. Dan barangsiapa yang berbuat keburukan, maka balasannya adalah keburukan yang serupa atau Aku mengampuninya. Barangsiapa mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepada-Nya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari. Dan barangsiapa yang bertemu dengan-Ku dengan membawa kesalahan sebesar isi bumi tanpa menyekutukan-Ku dengan yang lainnya, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan sebesar itu pula”.

Ibrahim berkata; telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Bisyr, telah menceritakan kepada kami Waki’ dengan hadits ini. Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dengan sanad ini dengan hadits yang serupa. Hanya saja dia berkata dengan lafazh: “maka baginya sepuluh kebaikan yang semisalnya bahkan lebih”.

HR Muslim No. 4852.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ