34.6 C
Bogor
Thursday, September 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 16

Kampoong Ecopreneur Buka Pendidikan Bisnis Gratis bagi Anak Muda

0

Bogor | Jurnal Bogor – Yayasan Kampoong Ecopreneur membuka program pendidikan bisnis gratis bagi anak muda dan calon santri yang ingin menjadi ecopreneur atau pengusaha berbasis lingkungan. Hingga Kamis (6/8/2026), lebih dari 100 orang telah mendaftar sebagai calon Santri Ecopreneur.

Pendiri Kampoong Ecopreneur, Jamil Azzaini, mengatakan program tersebut lahir sebagai respons terhadap tiga persoalan besar yang saling berkaitan, yakni kerusakan lingkungan, lemahnya perekonomian desa, dan meningkatnya masalah kesehatan mental.

“Sudah ada lebih dari 100 orang yang mendaftar sebagai calon Santri Ecopreneur,” ujar Jamil.

Menurutnya, dalam 15 tahun terakhir Indonesia kehilangan sekitar 18 juta hektare hutan. Di sisi lain, banyak desa yang memiliki potensi sumber daya alam, namun belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Ia juga menyebut sekitar 31 juta penduduk Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental.

Berangkat dari kondisi tersebut, Kampoong Ecopreneur membangun pusat pendidikan dan pemberdayaan di atas lahan wakaf seluas 1,7 hektare di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Tempat ini disiapkan untuk mencetak pengusaha yang mampu mengembangkan bisnis sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Salah satu program unggulannya adalah One Family One Ecopreneur, sebuah gerakan yang menargetkan lahirnya minimal satu pengusaha berbasis lingkungan di setiap keluarga. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga pendampingan dalam mengembangkan usaha sesuai potensi desa.

Di Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Leuwisadeng, misalnya, Kampoong Ecopreneur menggandeng para petani untuk membudidayakan ubi. Petani didampingi mulai dari proses budidaya hingga pemasaran agar hasil panennya mampu menembus pasar ekspor.

“Kami mendampingi petani agar hasilnya bisa diekspor ke Singapura dan Malaysia. Pada Agustus ini kami mulai menggarap lahan seluas 1,5 hektare,” kata Jamil.

Program tersebut mendapat dukungan dari DT Peduli dan Center for Islamic Business and Economic Studies (CIBEST) IPB University. Penggagas CIBEST IPB, Irfan Syauqi Beik, berharap program pemberdayaan ini mampu meningkatkan kesejahteraan petani, baik secara ekonomi maupun spiritual.

“Harapannya para petani bisa menjadi kaya secara materi sekaligus spiritual,” ujarnya.

Dalam program Santri Ecopreneur, peserta akan mendapatkan pembinaan keagamaan, pelatihan bisnis, serta pendampingan dari sejumlah praktisi. Para mentor di antaranya Jamil Azzaini, Atok Aryanto (mantan praktisi Astra Group), Burhan Sholihin (mantan jurnalis Tempo dan salah satu pendiri Hara Chicken), serta para pelatih profesional Kampoong Ecopreneur.

Pendaftaran dibuka hingga 20 Agustus 2026. Pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan pada 25 Agustus, dilanjutkan kelas daring selama September–Oktober, wawancara pada 25–30 Oktober, dan kelas tatap muka pada November 2026.

“Kami ingin Al-Quran jalan, bisnis jalan, spiritual meningkat, dan saldo rekening juga bertambah. Setelah mengikuti program ini, para peserta diharapkan menjadi ecopreneur SuksesMulia yang kaya spiritual dan kaya material,” tutup Jamil. Yudi

Slow Jogging: Rahasia Lari Nyaman Tanpa Ngos-ngosan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Di tengah gaya hidup yang semakin sibuk, banyak orang mulai mencari olahraga yang mudah dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Slow jogging kini menjadi salah satu olahraga yang tengah diminati masyarakat.

Olahraga ini merupakan lari santai dengan intensitas ringan yang nyaman dilakukan oleh siapa saja, termasuk pemula. Saat berlari, seseorang masih bisa tersenyum, mengobrol, dan bernapas dengan nyaman tanpa merasa terengah-engah.

Meski terkesan olahraga ringan, namun slow jogging juga memerlukan persiapan sebelum melakukannya.

Minumlah air 2–3 jam sebelum olahraga, minum lagi 30 menit sebelum mulai, dan dianjurkan minum setiap 15 menit saat beraktivitas.


Selain menjaga asupan cairan, pentingnya menggunakan sepatu yang sesuai. Sepatu yang layak akan membantu melindungi lutut dan sendi panggul dari benturan selama berlari.

Meski terlihat sederhana, slow jogging menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Aktivitas ini membantu meningkatkan kerja jantung sehingga aliran darah menjadi lebih lancar, termasuk menuju jaringan kulit. Sirkulasi darah yang baik turut mendukung kesehatan kulit sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

Tak hanya itu, olahraga berintensitas ringan yang dilakukan dalam durasi lebih lama juga efektif membantu proses pembakaran lemak.

Manfaat slow jogging juga dirasakan pada kesehatan mental. Gerakan berulang saat berlari santai dapat mengaktifkan saraf vagus atau vagus nerve, yang berperan menjaga keseimbangan antara respons tubuh terhadap stres dan kondisi rileks.

Aktivasi saraf ini membantu seseorang merasa lebih tenang, sabar, ceria, serta tidak mudah marah maupun mengalami stres berkepanjangan.

Efek positif tersebut akan semakin terasa jika olahraga dilakukan bersama keluarga atau teman. Interaksi sosial saat berolahraga dapat membangun co-regulation, yaitu proses saling mendukung yang membantu menjaga keseimbangan sistem tubuh dan emosi.

Sebelum memulai slow jogging, pentingnya melakukan pemanasan. Langkah ini berguna untuk meningkatkan aliran darah ke otot, membuat tubuh lebih lentur, sekaligus mengurangi risiko kram maupun cedera.

Selama berlari, ritme napas juga perlu diperhatikan. Jika napas mulai tersengal atau sulit berbicara, itu menjadi tanda bahwa intensitas latihan sudah terlalu berat.

Agar manfaatnya tetap optimal, ia merekomendasikan durasi latihan sekitar 30 hingga 45 menit, sebanyak tiga hingga lima kali dalam sepekan.

Selain itu, kualitas tidur juga menjadi faktor penting. Istirahat yang cukup sebelum berolahraga akan membantu tubuh lebih siap menerima beban latihan dan mempercepat proses pemulihan.

“Siapapun yang baru olahraga itu mohon kendalikan emosi, jangan ngoyo dan harus bertahap step by step,” pesannya. Dedi

Sempat Viral Karena Rusak, Bangunan SDN Tegal Benteng Cariu Kini Kokoh dan Rapi

0
Bogor | Jurnal Bogor

Bogor | Jurnal Bogor

Setelah 11 tahun tersentuh pembangunan sejak 2013, SDN Tegal Benteng di Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, dibawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto kini SDN Tegal Benteng hadir dengan wajah baru. 

Sekolah yang sempat menjadi perhatian publik karena kondisi bangunannya memprihatinkan, seperti atap bocor, lantai retak, dan ruang kelas yang tidak layak digunakan, kini telah direvitalisasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandi, menjelaskan bahwa pembangunan SDN Tegal Benteng merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

“Alhamdulillah, sekolah yang sebelumnya viral karena kondisinya memprihatinkan kini telah memiliki ruang belajar yang layak. Anak-anak dapat belajar dengan lebih aman dan nyaman berkat dukungan pembangunan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Rusliandi.

Melalui dukungan APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2025, SDN Tegal Benteng memperoleh pembangunan tiga ruang kelas baru yang dilengkapi fasilitas toilet yang memadai serta pembangunan pagar sekolah.

Selain itu, melalui anggaran APBN, sekolah ini juga mendapatkan rehabilitasi tiga ruang kelas, rehabilitasi toilet, serta pembangunan kantor sekolah dengan total anggaran sebesar Rp680 juta.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui APBD mengalokasikan anggaran sebesar Rp536 juta untuk rehabilitasi tiga ruang kelas dan Rp225 juta untuk pembangunan pagar sekolah.

Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan representatif bagi seluruh peserta didik, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor.

Jajaran guru SDN Tegal Benteng menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, serta Kementerian terkait atas perhatian, dukungan, dan kerja nyata yang telah diwujudkan melalui pembangunan di sekolah mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, dan Kementerian atas perhatian serta dukungan yang diberikan. Pembangunan ini menjadi harapan baru bagi kami untuk memberikan layanan pendidikan yang lebih baik kepada seluruh peserta didik,” ungkap perwakilan 

guru SDN Tegal Benteng. Pemerintah Kabupaten Bogor terus berkomitmen mempercepat pemerataan pembangunan sarana pendidikan agar seluruh anak di Kabupaten Bogor memperoleh hak belajar di lingkungan sekolah yang layak, aman, dan berkualitas. *Dedi

Rifky AC Mobil Ingatkan Pentingnya Perawatan Rutin AC Kendaraan

0

Bogor | Jurnal Bogor
Memasuki musim kemarau, penggunaan AC mobil meningkat signifikan. Melihat kondisi tersebut, Rifky AC Mobil mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan di wilayah Bogor dan sekitarnya, untuk melakukan perawatan rutin sistem pendingin kendaraan. Hal ini bertujuan agar performa AC tetap optimal, usia komponen lebih panjang, dan konsumsi bahan bakar kendaraan lebih efisien.

Pemilik Rifky AC Mobil, Anwar, mengatakan AC mobil bukan hanya berfungsi untuk kenyamanan berkendara. Sistem pendingin yang tidak terawat dapat memicu kerusakan pada komponen utama seperti kompresor, serta membebani mesin kendaraan.

“Masalah paling umum yang kami temui adalah filter kabin yang sudah terlalu kotor dan freon yang berkurang. Dua hal ini sering disepelekan, padahal dampaknya besar. Hembusan angin jadi kecil, AC tidak dingin, dan kompresor bekerja lebih keras sehingga bisa jebol,” ujar Anwar saat ditemui di bengkel Rifky AC Mobil, Rabu (5/8 2026)

Menurutnya, perawatan AC mobil tidak perlu menunggu sampai ada kerusakan. Pemeriksaan berkala dapat mencegah biaya perbaikan besar yang bisa mencapai jutaan rupiah.

Anwar  membagikan beberapa langkah perawatan sederhana yang bisa dilakukan pemilik kendaraan:

Filter yang kotor menyebabkan sirkulasi udara terhambat dan menimbulkan bau tidak sedap. Penggantian disarankan setiap 6 bulan sekali atau setiap 10.000 kilometer.

Freon yang kurang akan membuat suhu kabin tidak dingin maksimal. Namun Anwar mengingatkan agar pengisian freon dilakukan di bengkel yang memiliki alat ukur standar agar tidak terjadi overcharge.

Langkah ini penting untuk menjaga sirkulasi oli kompresor dan mencegah seal menjadi kering, terutama bagi kendaraan yang jarang digunakan.

Penumpukan debu pada kondensor di bagian depan mobil dapat mengganggu proses pelepasan panas. Untuk pembersihan menyeluruh, disarankan melakukan service besar setiap 20.000 kilometer.

 Hindari langsung menyalakan AC pada suhu paling dingin. Sebaiknya nyalakan blower terlebih dahulu selama 1-2 menit agar suhu dalam kabin turun secara bertahap dan tidak membebani kompresor.

Anwar juga mengingatkan beberapa tanda awal kerusakan AC yang harus segera ditangani, seperti hembusan angin melemah, muncul suara mendesis, suhu tidak dingin, dan keluar bau apek dari kisi AC.

“Jika sudah muncul gejala tersebut, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Penanganan di awal akan jauh lebih hemat dibanding menunggu sampai kompresor rusak total,” jelasnya.

Rifky AC Mobil yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kota Bogor, tepatnya di samping Bank BRI Bondongan, saat ini menyediakan berbagai layanan mulai dari cek gratis, cuci AC, isi freon hingga perbaikan dan penggantian spare part dengan garansi. Bengkel ini juga melayani perawatan untuk kendaraan pribadi maupun armada perusahaan.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, Anwar berharap edukasi perawatan AC ini dapat membantu pengendara menjaga kenyamanan sekaligus menekan pengeluaran perawatan kendaraan. Ia menegaskan bahwa perawatan preventif adalah investasi jangka panjang bagi usia pakai kendaraan.

(Wawan Hermawanto)

KONI Apresiasi Keterlibatan Atlet Panjat Tebing dalam Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Keterlibatan dua atlet panjat tebing Kabupaten Bogor dalam prosesi pengibaran Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 30 meter di kawasan VVIP Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (5/8/2026), mendapat apresiasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor.

Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, menilai partisipasi atlet dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menunjukkan bahwa insan olahraga tidak hanya berperan mencetak prestasi, tetapi juga berkontribusi dalam menumbuhkan semangat nasionalisme.

Dua atlet yang terlibat dalam prosesi tersebut adalah Budi dan Maita Sitorus. Keduanya bergabung bersama personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor dalam pengibaran bendera yang menjadi salah satu agenda peringatan HUT RI tingkat Kabupaten Bogor.

Arif mengatakan, KONI mendukung keterlibatan atlet dari berbagai cabang olahraga dalam kegiatan kebangsaan maupun sosial sebagai bagian dari pembentukan karakter atlet. Menurutnya, kehadiran atlet pada momen-momen nasional mencerminkan nilai disiplin, pengabdian, dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Ia juga menegaskan KONI Kabupaten Bogor akan terus menjalankan pembinaan atlet sesuai arahan Pemerintah Kabupaten Bogor, tidak hanya untuk meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan atlet.

Pengibaran Bendera Merah Putih raksasa di Stadion Pakansari menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Damkar dan atlet daerah.

(Wawan H/ZR)

HUT ke-51, Indocement Perkuat Langkah Menuju Masa Depan yang Lebih Hijau dan Gemilang

0

Citeureup | Jurnal Bogor
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) memperingati HUT ke-51 pada 4 Agustus 2026, di Aula ASIST, Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat secara hybrid. Perayaan tahun ini mengusung tema Harmoni dalam Sinergi, Kreatif dalam Inovasi, Gemilang dalam Prestasi yang menggambarkan semangat Indocement untuk terus menguatkan kolaborasi, mendorong terobosan, dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya menyampaikan bahwa perjalanan selama lebih dari setengah abad telah membentuk Indocement menjadi perusahaan bahan bangunan yang tangguh, inovatif, dan terpercaya. Pencapaian tersebut merupakan hasil harmoni dari seluruh karyawan Indocement, dukungan dari pelanggan serta mitra usaha, dan kepercayaan dari pemegang saham, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Lima puluh satu tahun merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui kerja keras, ketangguhan, dan semangat kebersamaan. Dengan menghayati nilai harmoni, kreativitas, dan prestasi, kami yakin Indocement akan semakin relevan serta mampu memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dan Indonesia,” ujar Direktur Utama Indocement.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indocement terus memperkuat portofolio bisnis dan ekosistem pendukungnya. Perusahaan memperkuat bisnis mortar melalui pembentukan
PT Mortar Prakarsa Utama, hasil kolaborasi antara anak usaha Indocement dan Saint-Gobain Group. Indocement juga membentuk usaha patungan bersama Mondi Industrial Bags GmbH., yaitu PT Mondi Indo Prakarsa Kemasan, untuk mendukung ketersediaan kemasan yang andal dan menjaga kualitas produk.

Selain itu, pada tahun ini Indocement juga berhasil mendapatkan penghargaan PROPER Emas untuk Kompleks Pabrik Citeureup dan PROPER Hijau untuk Kompleks Pabrik Cirebon dan Kompleks Pabrik Tarjun, hal ini menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan dan menjaga lingkungan hidup sudah berada di jalur yang benar.

Transformasi tersebut berjalan beriringan dengan agenda keberlanjutan. Indocement terus memperluas pemanfaatan dan penggunaan refuse-derived fuel (RDF) sebagai salah satu sumber bahan bakar alternatif, memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya di berbagai fasilitas operasional, menggunakan kendaraan listrik untuk operasional pabrik, serta menjalankan beragam inisiatif pengurangan emisi. Langkah-langkah tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi yang berasal dari bahan bakar fosil serta menjadi bagian dari komitmen Indocement terhadap dekarbonisasi, ekonomi sirkular, dan keberlanjutan jangka panjang. Selain itu, Indocement juga terus melakukan digitalisasi dan adopsi penggunaan artificial intelligence di berbagai lini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses produksi dan distribusi produk.

Kondisi pasar semen Indonesia yang masih diwarnai kelebihan kapasitas dan persaingan yang ketat, Indocement terus memperkuat ketangguhan bisnis melalui efisiensi, inovasi, serta penguatan layanan kepada pelanggan. Oleh karena itu, pada semester pertama 2026, Indocement mencatat pertumbuhan volume penjualan semen domestik sebesar +4,9% dari pertumbuhan pasar semen kantong +3,5% dan pasar semen curah +8,6% sehingga pangsa pasar semen Indocement mencapai 28,1%. Kenaikan penjualan tersebut berefek baik kepada kinerja keuangan, Indocement berhasil mencacatkan kenaikan Pendapatan Neto +5,2% dan Marjin EBITDA di angka +18,0% sehingga mencatat Laba Periode Berjalan Rp589,6 miliar atau naik 19,2%.

Memasuki paruh kedua 2026, Indocement tetap optimistis sekaligus waspada terhadap dinamika perekonomian nasional yang masih penuh tantangan internal dan eksternal. Perusahaan akan memprioritaskan efisiensi pada setiap fungsi tanpa mengorbankan kualitas produk, keselamatan kerja, maupun nilai yang diterima pelanggan.

Selain bertumbuh melalui bisnis, Indocement terus memperluas manfaat bagi masyarakat. Beberapa program tersebut adalah program “Bangun Rumah Tukangku”, yang dijalankan bersama para mitra bisnis untuk membantu renovasi rumah tukang bangunan. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para tukang yang selama ini berkontribusi membangun rumah dan kehidupan masyarakat Indonesia. Selain itu, terdapat pula program Indocement Peduli yang membantu tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera yaitu berupa pemulihan akses air bersih dan pembangunan ekonomi kreatif di Desa Sekumur, Aceh Tamiang serta pembangunan fasilitas sosial dan sanitasi serta pembangunan jembatan perintis (yang berkolaborasi dengan stakeholder lainnya) di Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah.

Pada peringatan HUT ke-51 ini, Indocement turut memberikan apresiasi kepada para inovator Indocement yang berhasil menang dalam kompetisi Indocement Innovation Awards 2026, serta apresiasi kepada para karyawan yang menjadi jawara di Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI), serta Employee of The Year 2026 untuk karyawan yang berhasil memberikan kontribusi bermakna bagi keberhasilan perusahaan. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi karyawan untuk menunjukkan kreativitas, sportivitas, semangat inovasi, dan kebersamaan.

Indocement juga kembali menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional. Perusahaan terus mendorong budaya keselamatan dengan memperkuat kepedulian, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap prosedur agar setiap karyawan, kontraktor, dan mitra kerja dapat bekerja dengan aman serta kembali kepada keluarga dalam keadaan sehat.

“Momentum HUT ke-51 menjadi pengingat bahwa perjalanan Indocement masih panjang. Dengan sinergi yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, komitmen terhadap keberlanjutan serta kepedulian sosial yang konsisten, kami optimis Indocement akan terus melangkah menuju masa depan yang lebih kuat, lebih hijau, dan lebih gemilang, sekaligus berkontribusi dalam mengakselerasi pembangunan Indonesia,” tutup Christian Kartawijaya.

Mengenai Indocement
Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi Semen Tiga Roda, Semen Rajawali, Mortar Tiga Roda, dan Semen Grobogan. Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 4.100 orang. Indocement mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding mill dengan sistem sewa dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 33,5 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan; satu pabrik di Grobogan, Jawa Tengah; dua pabrik di Maros, Sulawesi Selatan, dan satu grinding mill di Banyuwangi, Jawa Timur. Pada 2022, Indocement telah mengoperasikan Pabrik Maros setelah menandatangani Perjanjian Sewa Pakai Aset dengan PT Semen Bosowa Maros dan PT Bosowa Corporindo. Heidelberg Materials AG telah menjadi pemegang saham mayoritas Indocement sejak 2001.

(ded)

Bukan Buat Makanan, Kulkas Raksasa di Jepang Ini Justru Dipakai untuk Manusia!

0

Bogor | Jurnal Bogor

Produsen mesin penjual otomatis asal Jepang, SDRS, mengembangkan ruang pendingin berukuran manusia yang dijuluki “human refrigerator” atau kulkas manusia sebagai solusi untuk membantu mengurangi risiko heatstroke di tengah musim panas yang kian ekstrem.

Perangkat bernama Do Hiemon Box itu berbentuk bilik berbahan baja tahan karat stainless steel yang dirancang untuk digunakan satu orang.

Di dalamnya terdapat sistem ventilasi yang mampu menghembuskan udara dengan suhu serendah 5 derajat Celsius, setara dengan suhu ruang pendingin pada lemari es.

Peralatan tersebut dipasarkan oleh perusahaan pemasok perlengkapan industri Trusco Nakayama, dilansir dari DeZeen.

Perusahaan mengklaim Do Hiemon Box mampu membantu mendinginkan tubuh secara menyeluruh dalam waktu sekitar 20 menit, dengan konsumsi energi hanya sekitar setengah dari pendingin udara portabel pada umumnya.

Bilik pendingin ini memiliki tinggi sekitar 1,75 meter dan dilengkapi kursi kecil untuk satu pengguna.

Sistem kerjanya, udara dingin dialirkan melalui ventilasi di bagian atas dan belakang, sementara pengguna dapat memilih tiga tingkat pengaturan suhu dan aliran udara sesuai kebutuhan.

Do Hiemon Box juga dirancang agar mudah dipindahkan. Perangkat dipasang di atas roda atau casters dan hanya membutuhkan sambungan listrik biasa, sehingga dapat digunakan di berbagai lokasi, mulai dari proyek konstruksi, kawasan industri, hingga acara luar ruang.

Menurut Trusco Nakayama, perangkat tersebut menawarkan konsep pendinginan seluruh tubuh, berbeda dengan jaket berkipas (fan jacket) yang selama ini umum digunakan pekerja lapangan di Jepang untuk menghadapi suhu tinggi.

Peluncuran produk ini berlangsung ketika Jepang menghadapi gelombang panas yang semakin parah. Dedi

Rumor Nama Kepala Diskominfo dan Staf Ahli Mencuat, BKPSDM: Masih Tunggu Arahan Wali Kota

0

Bogor | Jurnal Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah merampungkan proses manajemen talenta (matel) untuk posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Diketahui, untuk posisi kepala Diskominfo diikuti oleh lima orang yakni, Abdul Manan Tampubolon yang kini menjabat sebagai Kabag Umum, Ana Ismawati yang masih menduduki posisi Sekretaris BKPSDM, Dicky Iman Nugraha (Kabag Pemerintahan), Heryaningsih Eka Setiowati (Sekretaris Dinkukmdagin), dan Oki Fasiasta Nurmala (Sekretaris DP3A).

Sementara untuk posisi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia diikuti oleh Dudi Fitri Susandi yang kini menjabat sebagai Camat Bogor Barat, Evandhy Dahni (Sekretaris Dinsos), Henny Nurliani (Kabag Organisasi), Sahib Khan (Sekretaris Disnaker), dan Teofilio Patricinio (Sekretaris Damkar).

Berdasarkan informasi yang menyebar di lingkungan Pemkot Bogor, posisi Kepala Diskominfo Kota Bogor kemungkinan besar akan dijabat oleh Ana Ismawati, sedangkan posisi staf ahli kabarnya akan ditempati oleh Henny Nurliani.

Dikonfirmasi perihal tersebut, Kepala BKPSDM Kota Bogor, Dani Rahardian membenarkan bila proses mantel telah rampung. Namun, ia membantah rumor beredar bila sudah ada dua nama yang bakal menempati posisi tersebut.

Selain itu, mantel untuk posisi kepada Badan Perencaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang juga telah tuntas. Kedua posisi itu dikabarkan akan diisi oleh Agnes Andriani yang dirumorkan menjabat sebagai Kepala Bapperida.

Agnes sendiri juga saat ini menjabat sebagai Sekretaris Bapperida. Sedangkan posisi kepala DPMPTSP dikabarkan bakal dihuni oleh Tyas Ajeng, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Untuk hasil sedang menunggu arahan dari Pak Wali,” ujar Dani saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).

Saat disinggung kapan pelantikan dilaksanakan. Dani menegaskan bahwa hingga kini belum ada instruksi dari Wali Kota Dedie Rachim.

“Belum ada arahan dari Pak Wali,” singkat mantan Kepala Dinsos Kota Bogor tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, H Zenal Abidin mengatakan bahwa penentuan eselon II memang prerogratif wali kota. Namun, orang yang dipilih haruslah sosok yang memiliki kapabilitas serta integritas, dan kompeten di bidangnya.

“Right man in the right place harus dikedepankan, agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Sehingga visi misi bisa tercapai,” ucap dia.

H Zenal juga berharap, pemilihan calon eselon II nantinya tidak bercampur dengan unsur politis dan lain sebagainya.

“Tapi saya yakin wali kota pasti mengetahui mana yang terbaik untuk mengisi jabatan tersebut,” tegas politisi Gerindra itu.

** Fredy Kristianto

Direktur Umum PPJ Ajukan Mundur, Komisi II Minta Pemkot Cegah Kekosongan Pimpinan

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifky Alaydrus, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menyusul informasi pengajuan pengunduran diri Direktur Umum perusahaan daerah tersebut.

Rifky mengatakan, pihaknya menghormati seluruh proses administrasi yang saat ini tengah berjalan di lingkungan Pemkot Bogor selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Namun, ia menegaskan, pergantian direksi tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat maupun operasional perusahaan.

“Yang paling penting bagi kami di Komisi II adalah jangan sampai proses pergantian atau kekosongan jabatan direksi mengganggu pelayanan, operasional, dan agenda pembenahan Perumda Pasar Pakuan Jaya,” ujar Rifky kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Karena itu, ia mengimbau Pemkot Bogor segera menetapkan pelaksana tugas atau mekanisme kepemimpinan yang jelas agar tidak terjadi kevakuman dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan.

Menurut Rifky, kondisi tersebut juga harus menjadi momentum bagi KPM untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda PPJ. Ia meminta hasil evaluasi Dewan Pengawas tidak hanya berujung pada pergantian personel, tetapi menjadi dasar pembenahan tata kelola perusahaan.

“Jangan hanya berhenti pada pergantian orang, tetapi harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan tata kelola, kinerja keuangan, optimalisasi aset dan pasar, serta peningkatan kontribusi Perumda PPJ terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bogor,” tegasnya.

Rifky juga menyampaikan pesan kepada Wali Kota Bogor selaku KPM agar mengambil keputusan secara objektif, transparan, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila pergantian direksi dinilai diperlukan, ia berharap figur yang dipilih memiliki kompetensi, integritas, dan visi yang kuat untuk membawa Perumda PPJ menjadi lebih baik.

“Pastikan prosesnya menghasilkan figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan visi yang kuat untuk membenahi Perumda PPJ,” katanya.

Ia menambahkan, Komisi II DPRD Kota Bogor akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh proses yang berlangsung. Menurutnya, setiap keputusan terkait Perumda PPJ harus menjadi bagian dari perbaikan fundamental badan usaha milik daerah tersebut agar semakin sehat, profesional, mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap PAD Kota Bogor.

“Jangan sampai pasar hanya ramai oleh aktivitas perdagangan, tetapi BUMD-nya justru sepi dari prestasi. Saatnya Perumda Pasar Pakuan Jaya benar-benar berbenah, naik kelas, dan mampu memberikan dividen yang nyata bagi PAD Kota Bogor,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Merah Putih Raksasa Guncang Stadion Pakansari, Kobarkan Jiwa Nasionalisme

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Bendera Merah Putih raksasa berukuran 30 x 15 meter berkibar megah di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Rabu (5/8), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengibaran bendera yang diprakarsai Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor tersebut menjadi simbol penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang hadir menyaksikan pengibaran bendera menegaskan bahwa makna kegiatan tersebut bukan terletak pada besarnya ukuran Bendera Merah Putih, melainkan pada semangat kebangsaan yang harus terus diwariskan kepada seluruh generasi.

“Yang kita maknai hari ini bukan seberapa besar ukuran benderanya, tetapi bagaimana kita bersama-sama mengisi dan memaknai kemerdekaan Republik Indonesia. Hari apa pun dan kapan pun, kita dapat menunjukkan rasa cinta kepada bangsa dengan mengibarkan Bendera Merah Putih,” ujar Rudy.

Menurutnya, masyarakat perlu terus mengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang yang penuh pengorbanan. Sebelum Indonesia merdeka, mengibarkan Bendera Merah Putih merupakan tindakan yang harus dibayar dengan taruhan nyawa.

“Bendera yang hari ini berkibar dengan bebas diperjuangkan dengan keringat, darah, air mata, bahkan nyawa para pahlawan. Karena itu, sudah sepatutnya kita menghormati perjuangan mereka dengan terus menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ungkapnya.

Rudy mengatakan, sebesar apa pun pengabdian generasi saat ini, tidak akan sebanding dengan perjuangan para pahlawan yang telah mempersembahkan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia. Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan Bulan Kemerdekaan sebagai momentum memperkuat rasa cinta kepada bangsa melalui tindakan sederhana, salah satunya dengan memasang Bendera Merah Putih di depan rumah maupun tempat usaha.

“Kalau sebelum tahun 1945 mengibarkan Bendera Merah Putih taruhannya adalah nyawa, maka hari ini apa sulitnya bagi kita memasang Bendera Merah Putih di depan rumah atau tempat usaha sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan,” tegas Rudy.

Selain pengibaran bendera raksasa, Pemerintah Kabupaten Bogor juga melaksanakan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat melalui perangkat daerah, direktur rumah sakit daerah, pimpinan BUMD, camat, lurah, hingga kepala desa. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan Bulan Kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat nasionalisme di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Rudy menambahkan, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta kolaborasi membangun daerah.

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa bangsa ini meraih kemerdekaan karena seluruh rakyat bersatu. Hari ini, semangat itu harus terus kita jaga melalui gotong royong dan kerja bersama untuk menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Ia berharap Bendera Merah Putih yang berkibar di Stadion Pakansari tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghargai jasa para pahlawan, serta mengisi kemerdekaan dengan karya, pengabdian, dan semangat membangun Kabupaten Bogor serta Indonesia yang lebih maju. Ded