30.7 C
Bogor
Sunday, July 12, 2026

Buy now

spot_img

Kecamatan Nanggung Darurat Sekolah Rusak

Meski Masuk Prioritas, SDN Rimba Kencana  Belum Juga Dibangun‎

‎‎Nanggung l Jurnal Bogor
‎‎Gedung sekolah SDN Rimba Kencana di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang telah masuk program revitalisasi dan menjadi prioritas pembangunan pada sistem Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), namun hingga kini kondisi sekolahnya masih memprihatinkan lantaran rusak berat.‎

‎‎Kepala Sekolah SDN Rimba Kencana Suryana Sukmayadi meminta pemerintah  segera memberikan kepastian kabar pembangunan gedung SDN Rimba Kencana tersebut.‎

‎”Mesti ada kejelasan, sebab dari 9 lokal hampir seluruhnya bangunan di SDN Rimba Kencana kini  sudah tak layak. ‎Termasuk ruang kantor,  perpustakaan berikut  toilet sudah tak berfungsi,” kata Suryana Sukmayadi kepada Jurnal Bogor,  Minggu (12/7/2026).‎

‎‎Menurutnya, SDN Rimba Kencana yang berada di pelosok desa dan dikelilingi hutan atau perbukitan tentu masyarakat  sangat menantikan  pembangunan gedung sekolah tersebut.‎

‎Meski keterbatasan biaya oprasional sekolah (BOS)  pihak sekolah  telah berupaya mememperbaiki gedung sekolah itu.‎

‎Informasi yang diperoleh Suryana Sukmayadi, SDN Rimba Kencana menjadi prioritas pembangunan karena pengajuannya terverifikasi  dan telah masuk di sistem percepatan revitalisasi melalui  Mendikdasmen.‎

‎”Masyarakat sangat menantikan, SDN Rimba Kencana  bisa dibangun tahun 2026 ini,” harapnya.‎

‎Sementara, data yang dihimpun Jurnal Bogor sepanjang September hingga Desember 2025 di lingkup wilayah Kecamatan Nanggung, gedung sekolah rusak dan ambruk yakni SDN Nangela dan SDN Ciketug.‎

‎Saat ini masih banyaknya  gedung SDN di Kecamatan Nanggung dengan bangunan fisik yang  sangat memperhatinkan seperti SDN  Cisarua 01. ‎Dimana usia sekolah SDN Cisarua 01 sejak dibangun tahun 1982, belum pernah dibangun lagi dan hanya pernah rehab ringan saja.‎

SDN Cisarua 01

‎”Karena usia bangunan sekolah yang menahan beban berat genteng itu bisa saja seketika ambruk,” ujar Kepala Sekolah  SDN Cisarua 01 Yedih.‎

‎Tak sampai disitu,  termasuk gedung SDN Cadas Leueur di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung terlihat bangunan fisik sekolah nyaris roboh ditambah material seperti genteng dan plafon seringkali berjatuhan dan menimpa tenaga pengajar dan murid di SDN Cadas Leueur.‎

SDN Cadas Leueur

‎Kepala SDN Cadas Leueur Juhaeriyah menjelaskan, hampir seluruh bangunan sekolah lapuk dan sangat membahayakan. Bahkan sejumlah guru dan murid seringkali tertimpa material genteng serta plafon saat kegiatan belajar dan mengajar sedang berlangsung.‎

‎Juhaeriyah berharap agar Bupati Bogor Rudy Susmanto segera turun tangan sebelum bangunan sekolah itu terjadi ambruk dan memakan korban jiwa.‎

‎Pihak SDN Cadas Leueur telah berupaya mengajukan pembangunan, baik ke Disdik maupun ke Bapedda Litbang. Kaur Kesra Desa Bantarkaret Makmur telah menayangkan videe sekolah rusak sewaktu berlangsungnya Musrenbang yang dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bogor di Kecamatan Nanggung  pada 13 Februari 2025 lalu.‎

‎”Ini berkaitan investasi pendidikan, sejatinya pendidikan investasi peradaban. Kami meminta bantuan terutama  kepada bapak Dewan dari seluruh yang diajukan pihak Pemerintah Desa dan menjadi skala prioritas,” kata Makmur.‎

‎”‎Kami atas nama Pemerintah Desa Bantarkaret minta bantuan untuk SDN Cadas Leueur untuk pembangunan dan penambahan ruang kelas. ‎Melihat kondisi sekolah yang kemungkinan terbesar gedung SDN Cadas Leueur itu bisa ambruk maka untuk SDN Cadas Leueur kami minta menjadi prioritas pembangunan,” tandasnya.

** Arip Ekon

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles