25.2 C
Bogor
Saturday, April 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1428

Aliri Puluhan Hektar Sawah, Irigasi Cikupa Diperbaiki

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Petani di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, khususnya di Desa Jambu Luwuk, tidak akan lagi merasa khawatir area sawahnya kekurangan pasokan air. Sebab, saluran irigasi yang selama ini menjadi satu-satunya untuk mengaliri sawah mereka sedang dalam perbaikan.

Enuh (55), petani padi warga Kampung Karakal RT 01 RW 06, Desa Jambu Luwuk mengungkapkan, selama ini lahan pertanian miliknya kerap sekali kekurangan pasokan air. Itu terjadi, lantaran aliran irigasi yang selama ini menjadi sumber air untuk mengaliri area sawahnya, selalu kekeringan.

 “Tidak sampainya air dari irigasi ke area sawah saya, karena tanah irigasi nya selalu longsor dan menutup aliran air,” ungkapnya kepada wartawan.

Sehingga, kata Enuh, adanya perbaikan Irigasi Cikupa dengan dilakukan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di sepanjang aliran air ini, sangat membantu para petani dalam mendapatkan pasokan air.

 “Kalau sudah dibangun TPT, saya yakin tidak akan ada lagi irigasi yang longsor dan menutup aliran air. Saya sangat berterimakasih kepada pemerintah yang sudah memperbaiki Irigasi Cikupa ini,” paparnya.

Sementara, tokoh masyarakat Desa Jambu Luwuk, Dadan Rohimat menjelaskan, pembangunan Irigasi Cikupa yang saat ini sedang tahap pengerjaan, dikerjakan oleh warga bersumber anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan anggaran sebesar 190 juta lebih.

 “Saya sebagai warga di Desa Jambu Luwuk, sangat menyambut baik dengan adanya perbaikan saluran Irigasi Cikupa,” ujarnya.

Menurutnya, irigasi yang sedang dilakukan perbaikan, berfungsi untuk mengaliri puluhan hektar area sawah milik warga. Bukan hanya petani padi di Desa Jambu Luwuk saja, tetapi irigasi ini juga mengaliri sawah milik warga di Desa Banjarsari Kecamatan Ciawi dan Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung.

 “Irigasi Cikupa berada tidak jauh dari Desa Sukamahi. Makanya, layak untuk dilakukan perbaikan agar pasokan air ke sawah milik warga dibeberapa desa di dua kecamatan ini, dapat teraliri semua,” imbuh Dadan.

Adapun pada saat turunnya surat perintah kerja (SPK), baik kepala desa maupun perangkat nya, RT dan RW sudah diberitahu terlebih dulu oleh pihaknya. “Jadi sebelum pelaksanaan pembangunan, sudah disosialisasikan walaupun secara lisan,” tegas Dadan.

Dadan berharap, Irigasi Cikupa mendapatkan lagi alokasi anggaran untuk perbaikan lanjutan. Karena, aliran irigasi ini sangat panjang dan tidak bisa selesai dikerjakan semua di tahun sekarang.

 “Perbaikan sekarang hanya mampu membangun TPT sepanjang 100 meter, sedangkan irigasi ini mulai dari hulu sampai hilir masih panjang dan kondisinya masih harus diperbaiki,” tukasnya yang juga ditunjuk sebagai pelaksana pembangunan.

** Dede Suhendar

Pembangunan Terminal Kembali Diusulkan Warga Ciawi ke Dewan Dapil III

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Keinginan untuk adanya terminal di wilayah Ciawi, kembali diutarakan warga kepada para wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bogor, saat kegiatan reses sidang pertama tahun anggaran 2020-2021, Sabtu (14/11) di ruang sidang Hotel dan Resort Chevilly, di Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi.

Ujang Ka’mun, warga Desa Ciawi mengatakan, adanya terminal untuk kendaraan angkutan umum di wilayah Ciawi, sangat diinginkan warga. Sebab, keberadaan terminal bisa mengurai kemacetan dan kesemrautan di simpang Pasar Ciawi.

 “Kami sebagai warga sangat berharap kepada para anggota dewan di wilayah selatan, untuk merealisasikan pembangunan terminal tersebut,” ujarnya saat menghadiri kegiatan reses.

Terjadinya kemacetan di simpang Ciawi, lanjut Ujang, karena banyak angkutan umum yang mangkal dan mencari penumpang di bahu jalan, baik kendaraan bus, angkutan umum trayek Ciawi-Pasir Muncang hingga kendaraan omprengan atau taksi gelap yang membawa penumpang ke Jakarta.

 “Coba kalau sudah ada terminal, mungkin semua kendaraan angkutan umum itu bisa ditertibkan dan diarahkan untuk masuk kedalam terminal. Jadi tidak mangkal di jalan yang mengganggu arus lalu lintas,” paparnya.

Usep Supratman, anggota dewan dapil III Kabupaten Bogor mengatakan, pihaknya sangat mendukung keinginan warga Ciawi terkait pembangunan terminal. Untuk itu, pihaknya meminta kepada pemerintah kecamatan atau camat, segera mencari lahan yang cocok dibangunkan terminal.

 “Tugas camat untuk mencari lahan, nanti setelah ada lahan yang cocok, kami akan mendorong untuk pengadaan lahan termasuk pembangun terminal tersebut,” ungkapnya.

Usep yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III wakil rakyat Kabupaten Bogor itu pun menjelaskan, usulan dari warga terkait ingin adanya terminal, sudah beberapa tahun lalu. Dan usulan itu dari era kepemimpinan dua camat terdahulu.

 “Kami di dewan menunggu informasi dari pemerintah kecamatan, kalau lahan sudah ada mungkin dari tahun lalu juga pembangunan terminal bisa terwujud,” jelas politisi PPP tersebut.

Sementara, Camat Ciawi, Adi Henryana mengaku akan segera menindaklanjuti arahan dari Ketua Komisi III terkait lokasi lahan yang cocok untuk dibangunkan terminal.

 “Saya akan komunikasikan lagi dengan pemilik lahan yang dulu sempat akan dibebaskan untuk pembangunan terminal,” paparnya.

Setelah ada kepastian dari pemilik lahan, sambung mantan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Bogor itu, pihaknya akan langsung melaporkan kepada dewan dan pemerintah daerah (Pemda).

 “Kalau sudah ada titik terang terkait lahan dan harga, saya langsung akan laporkan ke Pemda dan dewan,” imbuh Camat Ciawi.

Selain persoalan terminal, permasalahan sampah, banjir, pedagang kaki lima (PKL) dan kemacetan di sejumlah titik di wilayah Ciawi, menjadi usulan dari pemerintah kecamatan kepada delapan wakil rakyat Dapil III di kegiatan reses tersebut.

** Dede Suhendar

Reses Masa Persidangan 1, Kantor Kecamatan Babakan Madang Siap Dibangun

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Reses DPRD masa persidangan 1 dapil 1 yang dilaksanakan di aula kantor Kecamatan Babakan Madang, Jum’at (13/11), dihujani kepuasan. Hampir seluruh program yang diajukan akan direalisasikan pada anggaran 2021 mendatang.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh anggota DPRD dapil 1 , seluruh kepala desa se-Kecamatan Babakan Madang, perwakilan partai, perwakilan ormas, Kepala UPT Pajak, Kapolsek Babakan Madang, Danramil Babakan Madang.

Dalam sambutannya, Camat Babakan Madang Cecep Imam menyampaikan rasa terima kasih karena pada akhirnya pengajuan untuk memiliki kantor kecamatan yang layak akhirnya akan terwujud di anggaran 2021 mendatang.

“Alhamdulilah akhirnya saat saya menjabat sebagai Camat Babakan Madang akhirnya pembangunan kantor ini akan direalisasikan pada tahun 2021 mendatang, dimana diketahui di Babakan Madang ini sudah berganti-ganti camat, kenapa fokus utama saya kepada kantor kecamatan karena disini (Babakan Madang) sudah banyak mall, dan perusahaaan, serta dikelilingi perumahan elite, namun kantor kecamatannya masih seperti ini, ditambah lagi, kantor ini pernah dikunjungi oleh menteri dan istri gubernur yang pernah berkata,” Ini bener kantor kecamatannya?” ungkap Cecep Imam.

Dirinya berharap dengan dibangunnya kantor kecamatan maka semakin baik juga pelayanan yang akan diberikan kepada masyarakat. Selain kebanggan yang diucapkan oleh Camat Babakan Madang, ada keluhan juga yang disampaikan Kepala UPT Pajak Eka yang mengeluh jika di Kecamaatan Babakan Madang merupakan salah satu yang banyak menunggak pajak.

“Saya agak prihatin namun harus tetap saya sampaikan bahwasannya untuk wilayah Babakan Madang yang pajaknya banyak tertunggak, semoga dengan adanya reses ini agar setiap kepala desa bisa mencapai target pajak yang di tentukan,” kata dia.

** Nay Nur’ain

Bogor Timur Jurnalis Gelar Maulid Nabi Muhammad dan Santuni Anak Yatim

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Bogor Timur Jurnalis dan INKA Management dengan Program Celengan Infaq menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (15/11). Bertempat di Kp. Kedep, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kegiatan dimulai dengan pembacaan shalawat oleh marawis dan lantunan ayat suci Al-quran.

Dilanjut dengan sambutan Sekretaris Jenderal Bogor Timur Jurnalis, Jamaluddin Mansyur, SH yang mengucapkan terima kasih kepada segenap donatur dan panitia yang sudah sukses menyusun agenda. “Terima kasih kepada semua pengurus BTJ, pengurus INKA yang sudah membuat agenda Maulid Nabi Muhammad SAW ini sehingga bisa berjalan dengan apa kita harapkan,” ucapnya.

Jamaluddin Mansyur juga berharap tahun yang akan datang bisa lebih besar lagi kegiatannya dengan melibatkan banyak anak-anak yatim. “Kalau tahun ini 50 orang yatim semoga tahun depan bisa 2 atau 3 kali lipat dan kalau saat ini masih di tempat yang tidak begitu luas semoga nanti bisa lebih banyak tamu undangannya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Bogor Timur Jurnalis adalah organisasi yang membawahi sejumlah media pemberitaan yang ada di wilayah Bogor Timur meliputi beberapa kecamatan.

Ditempat yang sama, Rudi Hermawan selaku Ketua INKA Management bersyukur kegiatan ini bisa berjalan di tengah-tengah suasana pandemi. “Alhamdulillah kami ucapkan pula kepada para donatur yang sudah membantu kami dalam melaksanakan santunan yatim terutama kepada donasi konsumen Alfamart yang sudah mensupport kegiatan kami. Meski kondisi masih pandemi seperti sekarang tapi kita bisa menjalankan kegiatan memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW yang kita cintai,” jelasnya.

** Nay Nur’ain

Rudi Susmanto: Pembukaan Jalur Puncak 2 Hambalang, Material Tanah tak Boleh Keluar

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Masyarakat masih bertanya-tanya atas ketidaksinkronan penjelasan dari petinggi Kabupaten Bogor perihal pembukaan jalur Puncak 2 Hambalang. Sebelumnya pernyataan terlontar dari Babinsa Desa Kadumanggu, Suprapto yang menyatakan bahwa mobil yang mengangkut tanah keluar adalah milik Kodim dan dikelola langsung oleh Dandim, tidak ada pengusaha ikut ambil tanah di dalam proyek.

“Ini mutlak program TNI yang dikelola oleh Dandim, namun perihal dibuang kemana tanahnya dan untuk kepentingan apa kami tidak tahu, tapi saya jamin bahwa tidak ada pengusaha yang ikut terlibat di dalamnya,” jelas Suprapto.

Namun hal berbeda disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudi Susmanto baru-baru ini saat dimintai keterangan dalam kegiatan resesnya mengatakan, jkehadiran Bupati saat itu melihat kondisi jalur yang akan dibuka, dan program tersebut dipercayakan kepada Dandim Kabupaten Bogor bukan untuk membuka galian.

“Saya minta jangan salah persepsi kedatangan Bupati Ade Yasin ke lokasi tersebut bukan untuk membuka galian tanah tapi untuk program membuka jalur Puncak 2  yang dipercayakan kepada Dandim dengan program Karya Bhakti Skala Besar, jadi tidak ada material yang dibawa keluar lokasi,” jelasnya.

Lanjutnya, tolong dicek jika ada material yang diangkut keluar berarti itu adalah galian. Izinnya tetap harus dipertanggung jawabkan, karena program Bupati adalah membuka jalur bukan membuka galian, sehingga jika ada yang mengeluarkan material sekalipun itu program dikelola Dandim harus tetap mengikuti prosedur perizinan.

“Tidak boleh ada tanah yang keluar, karena jika ada tanah yang keluar sudah pasti ada sisi komersil yang dihasilkan dan itu harus dipertanggung jawabkan dan dijelaskan sekalipun dikelola oleh Dandim, jangan sampai ada yang memanfaatkan program Bupati untuk kepentingan sendiri,” tandas Rudi Susmanto.

Sementara terpantau, mobil dump truck dengan berbagai nama perusahaan keluar dari lokasi melintasi Desa Kadumanggu setiap pukul 19.00 – 04.00 pagi dengan ada yang menggunakan stiker, namun ada juga yang tidak disertai stiker.

** Nay Nur’ain

Penampakan Kuntilanak Gegerkan Warga Curugbitung

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Sosok penampakan hantu kuntilanak bergaun merah viral menggegerkan warga. Dari keterangan foto, hantu itu diambil di Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang diunggah melalui akun Facebook (FB) milik warga setempat.

“Hati-hati pada orang-orang yang pada lewat tengah malam sekarang dia menampakan diri lagi, teman saya habis berkeliling pulang tengah malam melihat sesosok perempuan bergaun merah, ini bukan mitos tetapi dia menampakan nyata,” tulis keterangan dalam foto yang memperlihatkan sesosok penampakan hantu kuntilanak bergaun merah yang diunggah akun facebook Liawati.

“Kok bisa tertangkap kamera si bun?” tanya akun FB Mbamine. “Serem amat ya teh siang-siang juga sekarang gak bakal berani bawa motor sendri,” komentar pemilik akun FB Umarr HaniefurQon.

Saat dikonfirmasi, pemilik akun FB Liawati menyampaikan, bahwa foto yang diunggahnya tersebut milik temannya yang bernama Surya. “Foto itu diambil teman saya dekat saung milik saya yang sudah dirobohkan dekat dengan lokasi penemuan mayat dalam koper waktu itu, mangkanya tanjakan itu dinamakan tanjakan koper sekarang sama warga,” kata Liawati melalui sambungan teleponnya, Minggu (15/11).

Pemilik foto tersebut Surya mengaku, foto itu diambil saat ia sedang melintas bersama satu temannya di lokasi yang dekat dengan penemuan mayat dalam koper. “Saat itu saya sedang melintas sekitar jam 19.30 WIB bersama teman saya Dadi, melewati bekas longsor terus melewati bekas gubuknya ibu Lia kemudian ada penampakan,” akunya.

Sementara, Sekretaris Desa Curugbitung Dede Taufik menyatakan, bahwa ia baru mengetahui hal tersebut. “Wah, saya baru tahu informasi itu, nanti coba saya telusuri kebenaran foto tersebut kang,” pungkasnya.

Dede Taufik menghimbau, kepada warga untuk tetap berhati-hati karena memang di lokasi yang disebut-sebut warga dengan sebutan ‘tanjakan koper’ itu terbilang sepi. “Saya menghimbau kepada warga untuk berhati-hati saat melintas, apalagi malam hari, karena memang di lokasi itu sepi, jarak antara satu kampung dengan kampung lainnya juga berjauhan,” ujarnya.

Sebagai informasi, sejak penemuan mayat dalam koper pada Minggu, 10 November 2019 lalu, warga sekitar menamai tanjakan itu dengan sebutan ‘tanjakan koper’.

**Arip Ekon

Calon Kades Sadeng Ditetapkan 5 Orang

0

Leuwisadeng | Jurnal Inspirasi

Tahapan pemilihan Kepala Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng tahun 2020 memasuki babak baru setelah ditetapkannya 5 calon yang telah melewati seleksi tambahan. Ke-5 calon Kepala Desa Sadeng yang ditetapkan itu yakni Yanuar Lesmana, Asep Saeful Anwar, Sunandar, Sri Ekawati, dan Agus Muhidin.

PJS Kepala Desa Sadeng Cecep Irawan menyampaikan, bahwa tahapan penetapan bakal calon (Balon) menjadi calon kepala desa sudah dilaksanakan. “Kita telah melaksanakan tahapan demi tahapan khususnya tentang Pilkades Desa Sadeng, sekarang ada penetapan bakal calon yang tadinya 7 peserta, saat ini sudah kita tetapkan menjadi 5 orang calon,” kata Cecep Irawan kepada wartawan usai acara penetapan yang digelar di aula Kantor Desa Sadeng, baru baru ini.

Ditempat yang sama, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) tingkat Kecamatan Leuwisadeng Didin Hapipudin menyerukan untuk bersama-sama saling menjaga kondusifitas keamanan menjelang Pilkades. ” Kita jaga bersama- sama agar pelaksanaan berjalan lanacar,” ujarnya.

Senada dengan Danramil 2116/Leuwiliang, Wakapolsek Leuwiliang AKP Sudarsono menyatakan, bahwa dari mulai tahapan pertama sampai saat ini masih kondusif. “Dari mulai awal sampai sekarang memang kita Polsek bersama Koramil sudah melakukan pemetaan tingkat kerawanan tapi alhamdulilah sampai saat ini masih aman dan kondusif,” ujarnya.

AKP Sudarsono berharap, pada pelaksanaan pemilihan Pilkades di tiga desa di Kecamatan Leuwisadeng Yakni, Desa Kalong II, Sadeng dan Wangunjaya yang menyelenggarakan pesta demokrasi tetap berjalan tertib dan aman.

“Tentunya kita dari Polsek bersama Koramil berharap nanti dalam pelaksanaannya mudah-mudahan kita (keamanan-red) cukup dari Koramil dengan Polsek. Nanti dilihat situasi, mungkin kita juga akan meminta petunjuk dari pimpinan dalam dalam hal ini Bapak Kapolres,” tukasnya.

** Arip Ekon

Dari Banprov 2020, Pemdes Curugbitung Bangun TPT Sepanjang 29 Meter

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Manfaatkan Bantuan Perovinsi (Banprov) Jawa Barat 2020, Pemerintah Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 29 x 1 meter. Pembangunan TPT itu di Kampung Sibongkok RT 02 RW 01

“Volume pembangunan TPT tersebut ditentukan sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama. Sebelumnya sudah direcanakan dan dibahas di MusrenbangDes,” kata Sekretaris Desa Curugbitung Dede Taupik kepada Jurnal Bogor, Minggu (15/11).

Lokasi pengerjaan TPT berbatasan dengan sekolah SDN Handayani, menurutnya, pembangunan TPT itu sangat penting lantaran  yang berada tepat di bawah bangunan sebanyak tiga rumah akan merasa nyaman akan apalagi ketika hujan turun,”ungkap dia.

Bangunan TPT  ditengah pemukiman padat penduduk, kata dia, pemanfaatannya untuk memberikan rasa aman pada warga yang berada dibawahnya. “Juga mendukung ada fasilitas lapangan di areal sekolah.  Fasilitas lapangan selain digunakan untuk kegiatan sekolah, juga biasa digunakan warga olahraga futsal, voli serta olahraga badminton,” tambah ketua RW setempat, Sastra.

Menurut Sastra, warga sangat mendukung adanya bangunan TPT tersebut sehingga warga pun merasa memiliki dan bersukarela membantu jalannya pembangunan dengan berswadaya. ” Termasuk warga sekitar memberikan hibah tanah untuk bangunan TPT,” terangnya.

Pembangunan TPT yang tengah berjalan itu harapkan berjalan lancar sesuai rencana. “Kami meminta masyarakat selalu mendukung program yang digulirkan Pemdes. Semisal ikut andil melakukan  pemeliharaan dan pengawasan,” pungkasnya.

**Arip Ekon

Under Represented, Indonesia Dianjurkan Tambah WNI-nya di FAO

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Badan PBB Food and Agriculture Organization (FAO) menganjurkan agar Indonesia menambah  jumlah warga negaranya yang bekerja di badan yang menangani pangan dan pertanian ini.  Sebab berdasarkan komposisi geografis jumlah yang bekerja  saat ini masih sangat kurang, yakni hanya lima orang.

Pernyataan ini disampaikan Atase Pertanian KBRI Roma Ida Ayu Ratih dalam program webinar Brokoli (Ngobrol Asyik Via Online) icon baru Pusat Pelatihan Manajmen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor yang sudah memasuki volume lima.

“ Kalau dilihat dari geograficalnya jatahnya Indonesia itu minimal 7 orang dan maksimal 11 orang, jadi masuk ke dalam golongan under – represented, dan itu sangat dianjurkan oleh FAO untuk kita menambah lagi keberadaan WNI kita di FAO ini, “ katanya di Roma Italia, Jum’at (13/11).

Ida Ayu Ratih menuturkan KBRI Roma telah mensirkulasikan informasi peluang posisi Senior Level ke Pusat untuk mendapatkan calon – calon Kandidat. Peluang lainnya bisa dilihat di www.fao.org / employment / vacancies/en/. “Jadi nanti jika bapak ibu ada yang berminat membuka informasi bisa ke website FAO, “ tuturnya.

Di FAO Duta Besar Indonesia di Itali Esty Andayani saat ini sebagai ketua grup 77 dan China untuk chapter Roma periode Mei 2020 – Maret 2021. Keketuaan bersejarah terjadi dimasa pandemic covid 19 dimana solidaritas antar negara berkembang menjadi sangat penting.

“ Ini menjadi sangat bersejarah, karena keketuaan Indonesia terjadi saat pandemic Covid 19, biasanya kita melakukan pertemuan di gedung FAO di Roma secara fisik, namun sekarang bertemu secara virtual, “ ujarnya.

Di FAO juga Indonesia sebagai anggota FAO Council hingga Juni  2021 dan sebagai chair untuk salah satu komite teknis yaitu commitee on comodity problem. Selain itu Indonesia juga sebagai negara anggota International Steering commitee untuk  UN Decade on Family Farming. Dan AWR Kementan juga mendapat apresiasi dari FAO dan diharapkan dapat menjadi role model untuk negara berkembang lainnya.

Indonesia juga sebagai anggota alternative International Year of Fruit and Vegetables untuk tahun 2021 mendatang dan sebagai anggota steering  committee International year on Fisheries and aquaculture tahun 2022.  Dalam rangka menuju Food Security Summit (FSS) Indonesia mendukung Action track 2 Healthy and Sustainable Consumption.

“ Ada beberapa track untuk menuju FSS, dan Indonesia mendukung track dua yakni Healthy and Sustainable Consumption patterns,” terangnya.

Untuk pertemuan teknis bidang pertanian pembentukan sub committee On Livestock telah mendapatkan persetujuan dan saat ini sedang disampaikan proposal persetujuan untuk Globaly Important Agriculture as Heritage System (GIAHS) dalam rangka mempromosikan salak agroforestry in Karangasem Bali.

Webinar Brokoli dibuka Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi. Volume 5 ini akan digelar hingga 20 November 2020, membahas Peluang Pasar Komoditas Pertanian Mendukung GratTiEks. Menghadirkan Atase Pertanian KBRI Tokyo, Roma dan Brusel sebagai narasumber.

Pada virtual meeting Tingkat Menteri ke-35 Konferensi Regional FAO untuk wilayah Asia Pasifik, beberapa waktu lalu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan sektor pertanian sangat berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja di pedesaan serta meningkatkan pendapatan untuk keluarga petani.

Untuk itu pemerintah Indonesia terus mendorong peran penting sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja di pedesaan, meningkatkan pendapatan keluarga petani, serta memastikan ketahanan pangan nasional.

** Regi/PPMKP

Bicara Ekspor ke Italia, Brokoli PPMKP Undang Antusiasme Peserta Mancanegara

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Materi Promosi dan Peluang Pasar Ekspor Pertanian ke Italia dan Wilayah Kerjanya dengan narasumber Ida Ayu Ratih Atase Pertanian KBRI Roma  dalam Webinar Ngobrol Asyik Via Online (Brokoli) Volume V edisi II Jum’at (13/11), mengundang antusiasme peserta dari mancanegara.

Peserta dari Paris Perancis, Munich Jerman, Rimini Italia dan beberapa peserta dari negara lain tercatat memenuhi daftar hadir dalam acara yang memang digelar untuk menutrisi knowledge petani dan pelaku bisnis pertanian agar produknya dapat turut berlaga di gelanggang ekspor.

Sebut saja Diandra Rauch dari Munich Jerman yang memiliki petani kopi binaan di Tana Toraja yang ingin langsung berkomunikasi dengan  Roasted House di Italy untuk dapat langsung memasukan produk kopi yang dihasilkan para petaninya.

Sementara Rina WNI yang tinggal di Paris Perancis mengeluhkan sulitnya mendapatkan kencur di Paris. Untuk itu  Ia berharap ada petani yang dapat mengekspor komoditas tersebut beserta rempah lainnya. Hal ini langsung disambut petani rempah dari Kabupaten Solok Sumatera Barat yang siap berkomunikasi lebih lanjut terkait pemanfaatan peluang tersebut.

Narasumber Ida Ayu Ratih menyampaikan peluang – peluang bagi petani dan eksportir Indonesia terkait produk yang dibutuhkan terbuka lebar, asal memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan.

“ Untuk produk pertanian Indonesia, sepanjang memenuhi peraturan, persyaratan, prosedur dan ada demandnya disini (Italy), itu luar biasa, “ ungkapnya.

Peserta lain Alex Ludy CEO Assistant for Network Development Frogs Indonesia yang tinggal di Kota Rimini Italia menuturkan Italia cukup unik karena mereka memiliki market yang sangat fragmented sehingga kesempatan ekspor bagi Indonesia cukup bagus terutama untuk buah segar dan perikanan. 

Pembina startup – startup di Yogyakarta yang main di pertanian ini mempertanyakan Indonesia dengan potensi besar namun masih kalah dengan Thailand. Untuk itu Ia meminta Atase pertanian dapat melihat dan menginformasikan event – event di Italia agar starup – startup milenial binaannya dapat turut hadir dengan produk – produknya yang tidak kalah bahkan dengan startup dari Italia sendiri.

“ Setahu saya Italia memiliki program kemudahan investasi untuk startup dari luar untuk masuk ke Italia bahkan mereka akan memberikan dana hingga 2- 3 juta Euro. Setiap kota di Italia memiliki jagoan starup sendiri – sendiri, walaupun tak mudah, tapi tantangan bagi Indonesia untuk menciptakan brand yang bisa dianggap brand lokal Itali, “ ungkapnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi mengharapkan acara Brokoli yang digelar Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor ini dapat melahirkan terobosan – terobosan baru. Para Atase Pertanian yang menjadi narasumber  dapat memberikan pencerahan mengenai komoditas – komoditas pertanian Indonesia yang potensial diekspor ke negara bersangkutan.

Mengenai ekspor  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan dampak ekspor akan melibatkan jutaan orang di sektor pertanian. Dukungan petani, penyuluh dan seluruh rakyat melalui Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (GraTiEks) akan mendorong pengusaha dan eksportir melipatgandakan lalu lintas ekspor pertanian menjadi tiga kali lipat.

** Regi/PPMKP