28.1 C
Bogor
Friday, August 28, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1268

Kuatkan Peran dan Performa PPID, PPMKP Gelar Sosialisasi

0


Bogor | Jurnal Inspirasi

Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor menggelar sosialisasi keterbukaan informasi publik lingkup PPMKP, diikuti tim pelaksana Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Ruang AOR PPMKP.

Sosialisasi dilakukan secara daring menghadirkan pembicara Erwin Zulkarnaen dan Wahyu Indarto Pranata Hubungan Masyarakat (Humas) Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian.

Kepala PPMKP Yusral Tahir mengutarakan, kegiatan sosialisasi ini adalah upaya PPMKP dalam mendorong peningkatan kompetensi Tim PPID dalam pengelolaan dan pelayanan informasi publik.

“Ini untuk menijamin pengguna informasi dapat dilayani dengan profesional, sebagai komitmen kami menjalankan amanah Undang – undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008. PPMKP sebagai Badan Publik wajib menyediakan, memberikan dan/ atau menerbitkan Informasi Publik yang berada di bawah kewenangannya kepada Pemohon Informasi Publik, selain informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan. Masyarakat berhak memperoleh kemudahan akses informasi public yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan, “ ungkap Yusral, Jum’at (21/05/2021).

Kata Yusral dalam mengelola informasi internal dan memberikan pelayanan yang optimal kepada pengguna informasi, secara masif pihaknya melibatkan seluruh komponen organisasi.
“ Semua terlibat, mulai dari Kepala Bagian Umum sebagai PPID Pelaksana, Sub Koordinator Kepegawaian dan Tata Usaha, Pranata Hubungan Masyarakat, Arsiparis, dan Pustakawan, sehingga mempermudah pelayanan dan mempercepat informasi sampai ke tangan pemohon informasi. “ jelasnya.

Selanjutnya kata Yusral Tahir, Ia membentuk Satgas Informasi yang terdiri dari resepsionis dan petugas keamanan sebagai garda terdepan pelayanan informasi. Upaya pengelolaan informasi internal menjadi fokus yang terus dimonitor dan dievaluasi untuk meningkatkan kinerja pelayanan, sebagai komitmen pimpinan badan publik.

Untuk menuju masyarakat informasi yang dapat mengakselerasi pembangunan pertanian, Yusral Tahir dan Tim PPID PPMKP berkomitmen untuk terus membenahi diri dalam pengelolaan informasi internal agar dapat melayani pengguna informasi dengan cepat, tepat waktu, biaya ringan, dan cara sederhana.

Sebagai informasi PPID PPMKP Ciawi Bogor meraih peringkat I Anugerah Keterbukaan Informasi Kategori Eselon II Lingkup Kementerian Pertanian Tahun 2020. Pemeringkatan keterbukaan informasi publik yang dilakukan setiap tahun ini diberikan atas kinerja layanan informasi dan dokumentasi oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang melakukan inovasi dalam mendukung transparansi kinerjanya.

Pentingnya pengelolaan informasi publik ditegaskan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi.

Dedi menegaskan terwujudnya masyarakat informasi dicirikan dengan hadirnya masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan badan publik dan berimbas pada kepentingan publik. Sehingga keterbukaan informasi publik menjadi wajib untuk dikelola dengan baik oleh setiap badan publik.

“Keterbukaan informasi publik juga merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggara Negara, Badan Publik lainnya serta pengelolaan informasi publik merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi”, tegasnya.

Dalam sebuah kesempatan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menggarisbawahi pentingnya informasi sebagai energi yang mampu mengakselerasi proses pembangunan pertanian Indonesia ke depan.

** Osi WR/Regi PPMKP

Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani, Kepala BPPSDMP Apresiasi KWT Kota Bogor

0


Bogor | Jurnal Inspirasi

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi mengapresiasi Kelompok Wanita Tani kota Bogor, karena dinilai sudah relatif lengkap.

Hal ini disampaikan Dedi dalam Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Petani di Area Agroeduwisata Cirashas Mulyaharja Bogor Selatan, Jum’at (21/05/2021). Bimtek digelar dua hari 21 – 22 Mei 2021.

“Yang paling penting lagi adalah pembibitan/nursery. Karena bibit unggul sangat menetukan keberhasilan produktivitas hingga sekitar 80%, “ ujarnya.

Dampingi Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor Yusral Tahir, Dedi mengajak petani, penyuluh dan KWT untuk menggenjot produksi,. Ia mengingatkan menngenai indikator kinerja utama (IKU) penyuluh yakni peningkatan produktivitas diwilayah binaan.

“Para penyuluh, catat. IKU penyuluh adalah peningkatan produktivitas di wilayah binaan. Terserah komoditasnya apa, tergantung wilayah binaannya masing – masing, “ tegasnya.

Hadir dan membuka kegiatan Endang S Thohari anggota Komisi IV DPR RI menyampaikan peran perempuan dalam pertanian tak perlu diragukan dan perlu terus ditingkatkan. Menurutnya kiprah luar biasa perempuan bisa dibuktikan dalam pengelolaan KWT.

“Kiprah perempuan harus lebih ditingkatkan. Kehebatannya dalam pertanian bisa dibuktikan dengan KWT yang dikelola perempuan luar biasa, “ ujarnya.

Penerima penghargaan wanita terinspiratif (Kartini Award) tahun 2009 ini menambahkan dirinya prihatin dengan berkurangnya jumlah perempuan yang menduduki jabatan di Kementerian Pertanian. Padahal rata – rata perempuan memiliki nilai akademis yang tinggi. Untuk itu Ia meminta Kepala BPPSDMP terus mendorong dan meningkatkan peran dan porsi perempuan di pertanian dalam berbagai bidang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S Rasmana menyampaikan pertumbuhan kelompok tani (Poktan) di kota Bogor tumbuh pesat. Ia menilai hal itersebut terjadi karena kerjasama Kementerian Pertanian dan Komisi IV DPR RI yang terus memberikan dukungan dengan berbagai program dan bantuan.

“Poktan di kota Bogor tumbuh pesat dari 198 sekarang sudah mencapai 245. Menurut data Bappeda pertanian kota Bogor tumbuh satu persen dan kami juga kan menilai kinerja penyuluh dengan menjadikan IKU dari BPPSDMP sebagai acuan, “ ucapnya.

“Keterlibatan perempuan dalam pertanian juga mendapat sorotan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Dalam sebuah kesempatan Mentan menyampaikan perempuan dalam ketahanan pangan memiliki peran sangat penting dalam pemenuhan ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan. Perempuan sebagai tiang dalam rumah tangga turut bertanggung jawab dalam tataran pangan keluarga.

** Regi/PPMKP

Kelurahan Ciluar Mediasi Dugaan Pemotongan BST, Ini Hasilnya

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Kelurahan Ciluar bergerak cepat melaksanakan rapat dengar pendapat dan mengenai informasi dugaan pemotongan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) pada RW 04 di aula Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Sabtu (22/5).

Lurah Ciluar, Deny Ardiansyah mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi mengenai tudingan tersebut dari Camat Bogor Utara yang mendapat kiriman terkait adanya surat pernyataan tentang pemotongan BST sebesar Rp50 ribu yang ditandatangani sembilan orang.

“Sebelumnya di wilayah saya, tidak ada laporan mengenai pungutan liar (pungli). Kami langsung cek ke lokasi dan mengumpulkan yang tanda tangan, apa maksud dan tujuan surat siapa saja yang diminta dan siapa yang meminta. Tapi tak bisa menjawab. Akhirnya kami agendakan rapat bersama warga didampingi polisi, TNI dan Tipikor, untuk mengklarifikasi, jangan sampai ada anggapan wilayah diam saja atau menutupi,” ujar Deny kepada wartawan.

Dalam rapat klarifikasi itu, kata Deny, dihadiri oleh delapan dari sembilan orang yang menandatangani surat pernyataan adanya pemotongan BST. “Satu orang tidak hadir karena alasan sakit. Mereka bercerita mengenai kronologis, ada yang bantuan tahun lalu. Kemudian, saya tanya anda dapat BST, katanya tidak. Kenapa tanda tangan surat itu,” katanya.

Kata Deny, dalam pertemuan tersebut ada beberapa warga yang bukan penerima BST Rp600 ribu. Bahkan, ada warga yang menerima BST namun tidak dipungut. “Saya tanya siapa yang bikin surat, yang buat ketua paguyuban Tarikolot. Berdasarkan pengakuan beberapa orang mereka paham (isi surat), beberapa disuruh absen,” ungkapnya.

Selanjutnya, sambung Deny, hasil pertemuan akan dituangkan ke dalam berita acara untuk dilaporkan ke pimpinan. Selain itu, rencananya pihaknya akan memanggil pihak-pihak yang disebut terlibat dalam dugaan pemotongan tersebut. “Tapi saat ditanya ke warga siapa yang motong, mereka bilang yang ambil mantan pengurus RT,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Deny, dalam pertemuan tersebut, warga menuntut agar RW diganti. “Selanjutnya akan kami konfrontir dengan warga RW 04 tentang kebenaran informasi itu. Kami tidak memihak pada siapapun, tapi tujuannya untuk menguak informasi sebenarnya,” tukasnya.

** Fredy Kristianto

Kemerdekaan Palestina Dapat Dukungan Mayoritas

0

Indonesia Diminta Berperan Lobi AS dan Uni Eropa

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Dukungan 138 negara di dunia atas kemerdekaan Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat, tidak lagi di bawah kendali Israel saat ini dinilai harus bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia. Negara Indonesia bisa meningkatkan perannya dalam berdiplomasi dengan melakukan lobi terhadap ‘goverment to goverment’ dan ‘people to people’ ke 138 negara tersebut, terutama Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Hal tersebut dikatakan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPN Partai Gelora Indonesia Henwira Halim dalam diskusi bertajuk ‘Akankah Palestina Segera Merdeka’ yang diselenggarakan Al Quds Volunteer Indonesia pada Senin (17/5/2021) malam lalu. “Saat ini sudah ada 138 negara yang mengakui kemerdekaan Palestina, berarti sudah 70% negara di dunia yang mengakui. Tetapi pertanyaannya, kenapa Amerika Serikat mempertahankan Israel dan menolak kemerdekaan Palestina,” ujar Henwira.

Ia berpendapat bahwa selama AS masih mem-backup penuh Israel, maka akan dibutuhkan upaya lebih besar untuk memerdekakan Palestina dari penjajahan negara Yahudi itu. “Jadi selama Amerika Serikat terus mem-backing Israel, maka semakin rumit dan dibutuhkan effort (upaya) yang besar untuk mencapai kemerdekaan Palestina,” katanya.

Menurut dia, untuk membentuk sebuah negara merdeka dan berdaulat, diperlukan empat syarat, yakni populasi, wilayah, pemerintahan dan pengakuan. Namun, karena pertarungan kepentingan geopolitik global, kemerdekaan Palestina terus terganjal, meski 70% negara didunia sudah memberikan dukungan.

Sebab, Amerika Serikat dan sebagian negara Barat ingin mempertahankan pengaruhya di Timur Tengah (Timteng) dengan memberikan dukungan kepada Israel. Dukungan kepada Israel tersebut adalah untuk mempertahankan pengaruh mereka, baik secara politik, keamanan, investasi dan upaya melakukan eksplorasi dalam mendapatkan sumber daya alam baru.

“Palestina ini korban politik geopolitik global. Warga Palestina yang jadi korban kolateral (agunan) geopolitik, sehingga Amerika ragu-ragu mengutuk Israel, apalagi mengambil tindakan tegas,” katanya.

Namun, sikap AS tersebut mulai bergeser oleh tekanan perkembangan internasional mengenai Palestina, serta dinamika politik dan sosial yang terjadi di dalam negeri negeri Paman Sam itu sendiri. Bahkan para Senator dari Partai Demokrat juga sudah mendesak agar segera ada genjatan senjata antara Israel-Palestina, dan meminta Presiden AS Joe Biden bersikap keras ke Israel.

“Senator Demokrat menilai Israel sudah dianggap tidak punya moral, tidak demokratis dan rasis, bahkan apartheid. Kalau sudah menuduh rasis dan apartheid itu sudah tuduhan berat. 28 Senator dari Demokrat ingin ada genjatan senjata dan meminta Presiden Joe Biden keras kepada Israel,” katanya.

Henwira menambahkan, saat ini di publik AS sudah ada pergeseran pemahaman yang berbeda mengenai Palestina dan Islam, yang menganggapnya bukan lagi terorisme sesuai fakta, tetapi sudah menyangkut sisi kemanusiaan.

“Selama ini mengatakan, haknya Israel membela diri. Menyerang roket memang salah, tetapi ketika tidak ada harapan merdeka, putus asa, sikap warga Palestina juga tidak bisa disalahkan. Jadi ada pergerseran pemahaman,” tutur Peneliti Senior Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia (Lesperssi) ini.

Karena itu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) diharapkan bisa memainkan perannya lebih dalam untuk mendesak AS dan Uni Eropa, serta negara di dunia lainnya melalui ‘govermment to goverment’ dan menarik simpati masyarakatnya ‘people to people’.

“Kita merdeka juga karena ada tekanan internasional kepada Belanda, harus ada diplomasi mengajak negara lain. Tetapi people to peolpe juga penting supaya nyambung agar AS dan Uni Eropa mengajak warganya sendiri untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Ini bisa difaslitasi kedutaan,” kata Henwira.

** ass/sindo

BBPP Batu dan Pemkab Bondowoso Kolaborasi Kerjasama Pengembangan SDM Pertanian

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menginginkan pengembangan SDM pertanian oleh BPPSDMP melalui Kostratani lebih cepat menggerakkan pembangunan pertanian pedesaan menuju pertanian maju, mandiri dan modern berkerjasama dengan pemerintah daerah terus di kembangkan.

“Peran pemeritah daerah khususnya Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Perkebunan dan Instansi terkait yang mendukung program pertanian terus di tingkatkan sumberdaya manusianya untuk menghadapi perkembangan teknologi yang begitu pesat,dengan cara berkolaborasi dan kerjasama sehingga terpenuhinya SDM yang unggul,” ujarnya (21/05/2021).

Untuk mewujudkan hal itu, Kepala Badan Pengembangan dan Penyuluhan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian yang diwakili Sekretaris Badan Dr. Ir. Siti Munifah, M.Si menyatakan berkolaborasi dan bekerjasama dengan pemerintah daerah terus dilakukan agar pembangunan SDM pertanian terus terdesiminasi teknologi sampai ketingkat petani, sehingga pertanian akan cepat maju dan kesejahteraan petani meningkat. 

Asisten Perekonian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso menyatakan bahwa tujuan utama berkolaborasi dan bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian adalah untuk meningkatkan SDM petugas kesehatan hewan dan reprodukdi dalam bidang pelatihan dan sertifikasi, sehingga pelayanan kepada peternak diwilayah kerjanya semakin cepat dan professional, akan berdampak kesehatan dan reproduksi di peternak semakin baik dan populasi cepat berkembang serta pendapatan meningkat.

Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu Dr, Wasis Sarjono, SPt, M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi dan kerjasama BBPP Batu dan Pemkab Bondowoso selain peningkatan SDM petugas juga akan dilaksanakan pelatihan di wilayah Bondowoso baik bagi aparatur dan non aparatur serta kerjasama pelatihan 2 angkatan di Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu.

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Adminitrasi Umum Sekda, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bagian Hukum dan Pejabat Eselon 3 Pemerintah Kabupaten Bondowoso serta Kepala Bagian Umum, Koordinator Penyelenggaraan Pelatihan, Koordinator Program dan Kerjasama, dan Widyaiswara  BBPP Batu.

** Sugiono/ BBPP Batu

Kini, Anggota DPR Miliki Plat Mobil Khusus

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kini memiliki plat mobil khusus. Tidak sekedar ada logo DPR yang sebelumnya digunakan sebagai tanda bahwa kendaraan itu milik anggota dewan. Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menjelaskan, pembahasan ini sebenarnya sudah pada periode sebelumnya. Namun ditindak lanjuti oleh Majelis Kehormatan Dewan (MKD) saat ini. Jelasnya, juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Plat ini sama seperti kementerian dan lembaga lain yang punya nomor sendiri khusus baik Kemenhan, Bakamla, ada kementerian-kementerian lain yang memiliki nomor khusus,” jelas Sahroni, Sabtu (22/5).

Sahroni mengatatakan, plat ini bukan sebagai identitas mobil si anggota. Tapi identitas anggota dewan tersebut. Yang sudah disesuaikan dengan aturan yang ada. “Plat yang ada ini sebenarnya hanya untuk identitas anggota DPR yang memiliki Perpres 5 tahunan,” katanya.

Sehingga jika anggota tersebut tidak lagi menjabat atau bukan lagi sebagai anggota, maka plat tersebut akan dikembalikan ke negara.

Politisi Partai Nasdem ini juga menegaskan, bahwa plat itu bukan untuk gagah-gagahan anggota sehingga bisa melakukan kesewenang-wenangan seperti di jalan raya. Justru kata dia, dengan plat ini maka masyarakat dan DPR bisa menindak jika anggota itu ketahuan melanggar aturan.

“Jadi kalau tadi ada istilah mau melakukan kesewenang-wenangan, ya sehebat apa sih anggota DPR di jalan. Toh banyak juga plat nomor lain yang RS-RS itu seenak enak dewe,” katanya.

Lebih lanjut Sahroni menegaskan, plat khusus anggota DPR ini serupa juga dengan plat kedutaan. Maka adanya plat ini, menurutnya justru memudahkan masyarakat untuk memantau dan melaporkan jika anggota itu melanggar aturan berlalu lintas dengan memfoto atau video dan disebarkan. “Lempar ke Lambe Turah (salah satu akun medsos) beres itu,” katanya.

Sementara peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formapi) Lucius Karius, terkait plat khusus kendaraan anggota dewan mengatakan, hal itu tidak urgen. “Yang tidak penting kok dibikin aturan. Jadi bagi saya itu menunjukkan bahwa kebijakan ini memang tidak punya urgensi yang bisa kita lihat sebagai alasan untuk mengeluarkan aturan plat khusus wakil rakyat ini,” kata Lucius.

Maka dari itu, menurutnya plat khusus ini hanya aksesoris tapi tidak diperlukan. “Saya tidak melihat bahwa DPR perlu aksesori khusus untuk kemudian bisa dikenal di jalanan oleh polisi atau di tempat-tempat pertemuan dengan rakyat mereka,” katanya.

Malah menurut Lucius Karius, itu hanya menjadi aksesoris agar anggota itu dikenal. Padahal lanjut dia, wakil rakyat harusnya dikenal karena kinerjanya. Maka ia berasumsi, plat khusus itu hanya agar dikenal rakyat pemilih saja.

** ass/viva

Pasokan Air Tirta Pakuan Normal Bertahap

0

Pasok 1 Juta Air Bersih Melalui Tangki

Bogor | Jurnal Inspirasi

Secara bertahap, pasokan air bersih Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor ke zona 1 normal secara bertahap Jumat sore (21/5/2021). Beberapa wilayah seperti Kelurahan Muarasari, Sindang Rasa, Wangun, dan Kertamaya dilaporkan sudah mengalir meski belum pulih normal.

Manager Humas dan Pelayanan Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Sonny Hendarwan mengatakan, tim gabungan telah berhasil mengalirkan air dari sumber mata air Tangkil hingga Reservoir Rancamaya. Jumat dini hari, air sudah masuk ke Reservoir Rancamaya dan menunggu hingga volume air terisi hingga bisa disalurkan ke pelanggan.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan doa dari masyarakat, air sudah masuk ke Reservoir Rancamaya. Menunggu beberapa jam hingga level air di titik semestinya, kami langsung salurkan ke rumah-rumah pelanggan,”ujar Sonny.

Meski demikian, petugas dari Sub Departemen Pengaliran masih harus melakukan normalisasi jalur pipa distribusi melalui hydrant damkar. Namun pelanggan diminta tetap menampung air, karena proses normalisasi masih terus berlangsung hingga jaringan benar-benar pulih.

“Saya sudah terima laporan, air masuk ke wialayah Muarasari, Sindang Rasa, Wangun, dan Kertamaya dan Pakuan Hill. Tapi beberapa tempat mati lagi. Ini biasa terjadi pada masa pemulihan. Baiknya, ketika air sudah mengalir walaupun kecil, segera tampung di bak penampungan,”kata Sonny.

Sonny berharap pelanggan bersabar menunggu hingga pasokan benar-benar pulih. “Proses normalisasi masih berlangsung. Kami belum dapat pastikan, kapan bisa benar-benar pulih. Tapi prinsipnya, air akan mengalir terlebih dahulu di daerah rendah. Kemungkinan daerah atas seperti Jalan Raya Ciawi akan lebih lama normal,” jelasnya.

Sonny juga mengimbau pelanggan untuk menghubungi Call Center Tirta Pakuan di nomor 0251-8324111 untuk pemesanan tangki air. Perusahaan sudah menyiagakan tujuh unit armada untuk menyuplai air kepada seluruh daerah terdampak.

Mantan Kepala Satuan Pengawas Intern ini menerangkan, Tirta Pakuan telah menyalurkan 1 juta liter air bersih melalui tangki air selama masa pemulihan. “Rata-rata kita salurkan 350 ribu liter sehari dari 6 unit tangki 4.000 liter dan 1 unit tangki 1.000 liter. Dan ini akan terus kita kerahkan siang malam hingga pasokan pulih. Semua turun, dari manager hingga staf. Kami bahu membahu mempercepat proses normalisasi,”tutupnya.

** ass/rls

Penyuluh Pertanian Kota Batu Gerak Cepat Usai Reward Bantuan IT BPP Kostratani

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Para penyuluh pertanian di Kota Batu bergerak cepat usai mendapatkan Reward Bantuan IT Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Junrejo dan BPP Batu sebagai BPP Kostratani. Para penyuluh bergerak cepat menyiapkan data sebagai bahan pelaporan utama, konsultasi agribisnis dan menjalin kemitraan usaha dalam dan luar negri yang akan disampaikan ke Agriculture War Room (AWR) di Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan bahwa Kostratani adalah gerakan pembaharuan pertanian untuk mendorong keberhasilan pembangunan pertanian.

“Gerakan kostratani akan kita perkuat. Karena kostratani akan menjadi tempat dan pusat data. Kita bisa memantau perkembangan daerah dengan memanfaatlkan data kostratani. Oleh karena itu kita memerluhkan dukungan SDM yang berkualitas dan mampu bekerja maksimal,“ tuturnya (21/05/21).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Prof Dedy Nusyamsi menyatakan bahwa penguatan BPP kostartani untuk mendukung Gerakan pembangunan pertanian dilakukan dengan berbagai cara. “Seperti pendampingan dan pengawalan gerakan pembangunan pertanian dengan cara kolaborasi penyuluh pertanian dan petugas teknis fungsional lainnya,” terang Dedy Nursyamsi.

Sementara Sekretaris BPPSDMP Kementan Dr. Ir. Siti Munifah, MSi menyampaikan bahwa BPP memiliki peran strategis. BPP Kostratatani bukan hanya sebagai pusat data dan informasi, tetapi juga sebagai tempat Gerakan pembangunan pertanian, sebagai pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis dan sebagai pengembangan jejaring kemitraan. “Kelima peran BPP dapat dioptimakan dengan memanfaatkan IT. Hal itu di maksudkan agar data yang disampaikan ke Agriculture War Room (AWR) adalah data tunggal dan terkini.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Badan menyampaikan kepada para penyuluh dan petugas fungsional lainya bahwa keberhasilan seseorang di era millenial ini adalah yang mampu menjalin kolaborasi dan menggandeng steakholder dengan semua pihak untuk keberhasilan program pemerintah. 

Walikota Batu Dra, Dewanti Rumpoko, M.Si, mengucapkan terima kasih kepada BPPSDMP melalui Sesba Dr. Siti Munifah, M.Si yang telah menyampaikan bantuan seperangkat IT dari Kementerian Pertanian, Semoga bantuan dukungan sarana dan prasarana BPP berupa seperangkat IT untuk mendukung peran strategi BPP dan program kostratani semakin maju, Kota Batu memiliki program menjalin kemitraan dengan UMKM dalam pemasaran produk pertanian organic dan tanaman hortikultura baik dalam negeri maupun luar negeri sehingga bantuan IT menambah semakin lebih professional dan petani lebih sejahtera.

Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Batu Ir. Sugeng Pramono sangat mendukung program kostratani. Ia menyampaikan bahwa reorientasi peran BPP menjadi BPP kostratani akan memaksimalkan peran dan fungsi BPP dalam mendukung kedaulatan pangan. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu, Direktur Polbangtan Malang, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan Lawang, Kepala Dinas Pertanian Kota Batu, Koordinator Perencana BBPP Batu.

** Sugino/ BBPP Batu

Griya Melati Jadi Klaster Perumahan, Bima Kontak Menkes

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kasus positif Covid-19 di Perumahan Griya Melati per Jumat (21/5) bertambah menjadi 37 orang. Banyaknya warga yang terpapar dalam satu lingkungan ini membuat Wali Kota Bogor Bima Arya menelpon Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Kenapa?

Bima Arya menyebut sudah sekitar 157 warga setempat yang masuk daftar kontak erat telah dilakukan swab PCR. Hasilnya, 37 warga terkonfirmasi positif. “37 kasus itu dari 15 rumah berbeda,” ungkap Bima Arya.

Tingginya kasus dalam satu komplek perumahan ini menjadi atensi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor. Bahkan, Bima Arya menurunkan kekuatan maksimal untuk melakukan treatment.

“Kami menurunkan full team di sana. Atensi khusus. Ada Dinkes, DLH, Perindag, PD Pasar menyuplai logistik, BPBD melakukan sterilisasi, semuanya. Jadi semua dinas diturunkan di sana. Sehingga komplek Griya Melati itu lockdown. Artinya tidak boleh beraktivitas apapun, warga keluar masuk juga dibatasi hanya urusan darurat saja. Semua logistik di supply. Makanan, bahan pokok, vitamin, jadi warga tidak keluar rumah di sana,” terang Bima.

Bima Arya juga meminta Dinas Kesehatan dan telah menelpon Menkes Budi Gunadi Sadikin untuk melakukan kajian mendalam dengan proses genome sequencing untuk mengantisipasi indikasi virus strain baru.

“Karena penyebarannya cepat dan penularannya banyak. Jadi saya kira kita harus lakukan langkah-langkah itu. Saya juga mengontak Pak Menkes untuk memberikan atensi khusus untuk mempercepat proses genom sequencing untuk menganalisis apakah strain baru atau bukan. Penting sekali,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Begini Upaya Perumda PPJ Bantu Warga Griya Melati

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kasus positif Covid-19 dari klaster perumahan Griya Melati, Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, terus mendapat respon berbagai pihak. Tak terkecuali Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ).

Diketahui, perusahaan pelat merah itu berinisiatif mempermudah warga yang sedang isolasi mandiri untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Salah satunya dengan berjualan keliling menggunakan mobil operasional Perumda PPJ.

Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir mengatakan bahwa pihaknya menjual kebutuhan pokok dan sayur mayur sesuai dengan harga pasar tradisional.

“Perumda PPJ tidak mengambil keuntungan karena Perumda PPJ berniat ingin membantu,” katanya.

Menurut dia, pasar keliling tersebut akan dilaksanakan hingga 30 Mei mendatang, dengan sistem pembayaran non tunai.

”Dalam kegiatan ini Kujang fresh ikut terlibat sebagai pemasok, dan Perumda PPJ menyiapkan tiga pegawai untuk berjualan di pasar keliling, mereka berjualan dengan memakai baju APD,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim berharap warga Bogor tetap mematuhi protokol kesehatan untuk menekan persebaran Covid-19.

“Mengenai warga Griya Melati, kami sudah menyiapkan beberapa unit yang terkait dengan penanganan. Diantaranya terkait limbah medis atau limbah yang terkait dengan limbah pasien terpapar Covid-19,” ucapnya.

** Fredy Kristianto