25.2 C
Bogor
Saturday, April 11, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1256

Galian C Kadumanggu Ditutup

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Satpol PP Kabupaten Bogor mempolice line lokasi Galian C yang berada di Kampung Leuwijambe, Desa Kadumanggu, Kecamatan Babakan Madang, Selasa (6/4), setelah sebelumnya sejumlah pengendara motor terjatuh saat melintasi di jalanan tersebut.

PPNS Pol PP Kabupaten Bogor Erwin bersama Kasie Penindakan Agus Budi dan timnya serta didampingi Kanit Pol PP Kecamatan Babakan Madang, Babinsa, Babinkamtibmas, Pemdes Kadumanggu, mendatangi lokasi galian dan menggaris kuning lokasi tersebut.

Erwin menyampaikan penindakan itu setelah mendapat laporan dan informasi masyarakat. “Kami langsung bergerak ke lokasi untuk menindak dan menutup galian yang memang tak kantongi izin tersebut,” kata dia.

“Ini ada pelangaran ketertiban umum, karena galian ini telah mengakibatkan banyaknya korban berjatuhan pada hari Senin jam 8.00 wib dan itu sudah viral di media dan sudah beberapa kali terjadi permasalahan,” tegasnya.

Menurutnya, dengan dikuatkannya laporan dari Muspika Kecamatan Babakan Madang, maka dia diperintahkan pimpinan untuk menutup. “Kalau mau tetep ngotot membuka kembali silakan saja kalau sudah urus ijin. Kalau tidak ada ijin tetep kami akan tutup,” pungkasnya.

Kades Kadumanggu Adi Wijaya mengaku prihatin soal penutupan galian tersebut. “Sebetulnya kami prihatin karena ada warga kami yang selama ini mendapatkan pendapatan di galian itu jadi terhenti. Namun efek galian lebih banyak mudorotnya dari pada manfaatnya.  Seperti banyaknya warga yang berjatuhan selama ada galian. Bukan puluhan mungkin ratusan,” katanya.

“Kejadian penutupan usaha galian ini semoga menjadi perhatian siapapun pengusaha yang akan melakukan kegiatan usahanya agar lebih dulu melengkapi perijinanya,” tandasnya.

** Nay Nur’ain

Persiapan Rebo Keliling, Sejumlah Peserta Dirapid Tes

0

Pamijahan l Jurnal Inspirasi

Sebelum pelaksanaan kegiatan rutin Rebo Keliling yang berlangsung di kantor Kecamatan Pamijahan, seluruh peserta melakukan rapid test guna meminimalisir penyebaran Covid-19, Selasa (6/4). Camat Pamijahan Imam Mahmudi mengatakan, upaya ini agar saat pelaksanaan semua peserta yang hadir aman dari Covid-19.

“Boling tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya yang tadinya aspirasi masyarakat tersampaikan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, namun sekarang harus dibatasi untuk meminimalisir penyebaran virus Corona,” ujarnya kapada Jurnal Bogor.

Menurut dia, ada sekitar 50 orang yang mengikuti rapid test tersebut karena peraturannya seluruh yang hadir harus dirapid tes. “Jadi sebelum besok dilaksanakan boling semua peserta yang hadir harus dirapid tes,” tandasnya.

** Arip Ekon

Sudah Berdamai, Habib Bahar Bingung dengan Dakwaan JPU

0

Gunung Sindur | Jurnal Bogor

Habib Bahar Bin Smith (HBS) menjalani sidang perdana secara online atas dugaan penganiayaan sopir taksi online di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (6/4/2021). HBS sendiri berada di Lapas Kelas II A Gunung Sindur.

Kalapas Kelas II A Gunung Sindur Mujiarto membenarkan sidang perdana HBS digelar secara online. “Ya betul tadi pagi, namun untuk lebih rinci bisa ditanyakan ke Pa Dirjenpas,” singkat Mujiarto saat dikonfirmasi.

Sementara itu diketahui agenda sidang perdana kali ini yakni pembacaan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kuasa Hukum, Habib Bahar Bin Smith, Ichwan Tuankotta mengatakan bahwa di dalam persidangan, Majelis Hakim melontarkan pertanyaan kepada HBS. Ichwan mengatakan bahwa HBS merasa kebingungan dengan dakwaan yang diberikan kepadanya. Pasalnya, HBS mengaku sudah berdamai dengan korban.

“Sempat ditanyakan oleh Majelis Hakim apakah Saudara Habib Bahar Bin Smith mengerti terhadap surat dakwaan JPU? Lalu dijawab oleh HBS bahwa dia bingung dan tidak mengerti, karena menurutnya bahwa dia sudah berdamai dengan korban, sudah ada pencabutan pelaporan dan sudah ada pembayaran kompensasi,” ujarnya.

Lanjutnya Ichwan mengatakan, dia bingung mengapa masih dilanjutkan persidangan. “Padahal menurut beliau peraturan kejaksaan harusnya Jaksa ikut selaku mediator mendamaikan para pihak, bukan mengeksekusi,” tambahnya.

Ichwan pun mengatakan bahwa dakwaan yang dijatuhkan kepada HBS seakan di luar nalar. “Selanjutnya HBS juga menyampaikan bahwa perkaranya adalah perkara politis, bukan perkara biasa,” katanya.

Ichwan juga memaparkan bahwa sidang perdana berakhir jelang Dzuhur pukul 11.00 wib, dan Ichwan berharap agar hakim dapat menjalankan tugasnya dalam persidangan. “Buat kami tim advokasi berharap agar hakim bersikap adil dalam proses persidangan. Obyektif dalam perkara ini karena sudah ada perdamian oleh klien kami dan pihak korban,” ungkapnya.

Sidang lanjutan HBS rencananya digelar Selasa, 13 April 2021 mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum. 

** Cepi Kurniawan

Rumdin Puskesmas Curugbitung Telah Disurvei Dinkes

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Rumah dinas (rumdin) Puskesmas Curugbitung yang kondisinya sudah rusak telah disurvei Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes. “Kondisi sebelumnya telah disurvei bersama Bu Kadis beberapa waktu lalu,” jelas Ani kepada Jurnal Bogor via ponsel selularnya, Selasa (6/4).

Diakuinya, rumdin tersebut memang sudah lama tidak ditempati karena kondisi bangunannya sudah rusak. “Pihak Puskesmas tidak mengusulkan untuk perbaikan rumah dinas tersebut, adapun kalau sangat diperlukan keberadaan rumah dinas itu nanti bisa direncakan untuk perbaikan,” kata Ani.

Ani mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan untuk perencanaan  relokasi gedung Puskesmas Curugbitung. ” 2021 ini pihak Dinkes lebih fokus pada penganggaran pembelian lahannya dan tahun 2022 mendatang, nantinya  untuk progres pembangunannya,” jelasnya.

Idealnya, kata dia, tanah yang akan dibangun gedung Puskesmas Curugbitung minimal 1.500 meter. Menurutnya, ada tiga titik lokasi lahan, salah satu lahan yang akan dipilih untuk  jadikan pembangunan puskesmas Curugbitung. “Adapun pemilihan  lahan tersebut nantinyan akan melibatkan tim yang berkompeten,” terangnya.

Sebelumnya, Sekretaris Desa Curugbitung Dede Taopik mengaku khawatir melihat kondisi bangunan rumah dinas Puskesmas Curugbitung. “Dari segi gedungnya seperti itu hampir roboh, udah gitu tidak ada perbaikan sama sekali,” kata dia.

Lokasi Puskesmas Curugbitung sendiri berdekatan dengan kantor desa. Menurutnya, relokasi gedung Puskesmas berikut bangunan rawat inap sangat dinantikan warga. “Gedung Puskesmas Curugbitung keaadannya sangat kecil dan tidak bisa menampung jumlah pasien banyak. Padahal di puskesmas ini mencakup 4 desa, setiap harinya pasien membeludak. Masyarakat Curugbitung ini sangat membutuhkan fasilitas yang nyaman,” tukasnya.

** Arip Ekon

Ponpes Dibangun Kemandirian

0

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Berikan Capacity Building Santri Mandiri 5.0

Malang | Jurnal Inspirasi

Masih banyak pendapat bahwa santri pada umumnya sebagai seseorang yang belajar di pesantren mengenai ilmu agama, tauhid, fiqih, tasawuf, dan akhlak. Sejalan dengan putaran waktu, pemahaman tentang santri, telah mengalami perluasan makna. Di era sekarang juga muncul istilah santri milenial.

Dinamika kehidupan berbangsa kian mengalami perubahan, salah satunya disebabkan cepatnya arus informasi melalui berbagai macam media yang berbasis kemutakhiran teknologi.

Begitupun dengan fenomena santri zaman now yang juga tidak terlepas dari pengaruh media dan informasi yang turut memengaruhi pola pikir dan tingkah laku santri.

Untuk itu perlu persiapan yang harus santri lakukan yaitu memiliki skill entrepreneur yang mumpuni dan terampil dalam melihat peluang bisnis. Potensi pasar Indonesia yang sangat besar diiringi laju pertumbuhan ekonomi yang pesat serta menjamurnya start-up bisnis dari kalangan pemuda harusnya direspon dengan sigap oleh kalangan santri. Santri zaman now tidak cukup hanya berbekal ilmu pengetahuan, akan tetapi harus sukses juga dalam entrepreneur.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember bekerjasama dengan Halal Center Bahrul Maghfiroh, menyelenggarakan Capacity Building, 5-8 April 2021 di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu Malang. Peserta berasal dari perwakilan pondok pesantren di Jember yang selama ini telah memiliki beberapa unit usaha. Sebanyak 26 santri milenial hadir dan mengikuti pelatihan kewirausahaan yg disampaikan para praktisi bisnis. Peserta diharapkan bukan hanya menguasai ilmu agama tapi mulai mengenal spirit entrepreneurship.

Era 5.0 bukan hanya sekedar masuk dunia digital, tapi melibatkan kekuatan society. Pondok pesantren sebagai society pasti punya pengalaman panjang dan terbiasa mengambil peran. Para santri diharapkan percaya diri dan segera membekali diri untuk menyambut era digital 5.0, sehingga mampu bersaing dan mengembangkan ekonomi pesantren.

Ekosistem halal dan implementasi ekonomi syariah menjadi tema utama yg disampaikan lansung oleh Prof Mohammad Bisri, MS, mantan rektor Universitas Brawijaya yang sekarang fokus mengelola Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang.

Untuk menjawab tantangan sekarang, Prof Bisri, sapaan akrabnya mengatakan, santri milenial harus memiliki kemampuan utama. Seperti, kemampuan manajerial, organisasi, menulis atau jurnalistik, dan berbicara atau public speaking yang baik.

Selain itu, Prof Bisri juga menyampaikan, santri milenial harus mampu memanfaatkan kemajuan informasi Teknologi untuk menciptakan semangat kreatif dan inovatif dalam menyebarkan dakwah.

Dengan bahan dasar ilmu agama yang jelas akarnya kemudian dibekali skill yang bagus, santri milenial harus melek media untuk menularkan ilmunya dan mengajarkan Islam yang berkarakteristik moderat, toleran, adil, seimbang antara akal dan nash Al-Qur’an Hadist, jelasnya.

Selanjutnya Tri Darmanto, Direktur Halal Center Bahrul Maghfiroh, membekali peserta dengan materi business mindset terutama terkait unit-unit usaha yang ada di pondok pesantren. Para praktisi bisnis akan melengkapi dengan materi manajemen bisnis, manajemen keuangan, digital marketing, branding dan inovasi agrobisnis. Pengalaman semua pemateri diharapkan bisa meningkatkan kapasitas dan kompetensi para santri.

Disruptions terjadi di banyak sektor bisnis, memaksa banyak pebisnis berpikir keras agar bisa bertahan, bukan lagi memenangkan persaingan. UKM yang dikenal lebih lincah justru memiliki daya tahan lebih kuat dibanding perusahaan besar. Saat ini momentum UKM bisa menyalip di tikungan, diharapkan bisa dicapai para UKM binaan Bank Indonesia Jember.

Sementara halal telah menjadi isu penting di segala aspek kehidupan, bahkan ke depan UKM harus sadar tentang Sistem Penjaminan Halal Internal (SPMHI). Saat ini banyak ditemukan fakta masih banyak pelaku bisnis belum memahami filosofi halal dengan benar. Edukasi harus terus dilakukan agar muncul perilaku dan budaya baru di semua tahapan bisnis termasuk masyarakat sebagai konsumen. Halal harus terjadi dari hulu sampai hilir, semua proses dikawal secara ketat. Nantinya konsumen akan tenang ketika semua produk yang dibeli sudah memenuhi persyaratan halal. Halal bisa menjadi added value bagi UKM agar bisa memenangkan persaingan.

Bahrul Maghfiroh bekerja sama dengan PT Narendra Food BM sendiri telah memproduksi keju mozzarella dan bisa menjadi contoh produk kreatif yang dikelola pondok pesantren. Selama ini mampu memproduksi 4-5 ton keju per bulan mozzarella dan dipasarkan online ke seluruh kota di Indonesia. Peserta akan dikenalkan proses sejak produksi dan bagaimana menguasai pasar.

** T2S/BBPP Batu

Tazkia Lanjutkan Kerjasama dengan Pemprov Kalimantan Timur

0

Samarinda | Jurnal Inspirasi

Institut Agama Islam Tazkia bersilaturahim dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sekaligus melakukan diskusi mengenai kerjasama. Salah satunya, terkait kelanjutan kerja sama sarjana pemberian beasiswa utusan daerah Kalimantan Timur.

Kunjungan Tazkia pada Senin, (5/4/2021) disambut oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur H. Hadi Mulyadi di kantor Gubernur Kalimantan Timur. Beserta Rombongan IAI Tazkia dihadiri oleh Rektor IAI Tazkia Murniati Mukhlisin, Wakil Rektor III Faried Kurnia Rahman, Asisten Rektor Bagian Kerjasama Fakhry Barly Ramdhani dan beberapa mahasiswa penerima Beasiswa Kaltim Tuntas angkatan pertama pun turut menyertai kunjungan kali ini.

Pemprov Kaltim melanjutkan kerja sama dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia Bogor dengan tujuan, agar  tersedia persediaan SDM yang berkompeten berwawasan syariah juga untuk mendukung dan menyukseskan pengembangan pembangunan daerah di Benua Etam Kaltim, khususnya di pertumbuhan ekonomi yang berlandaskan Islam.

Untuk itu, Pemprov Kaltim terus berupaya untuk menyiapkan SDM yang dibutuhkan di masa akan datang. Terutama pada SDM yang siap berkompetisi menuju ibu kota negara (IKN) baru. “Kami percayakan kepada Tazkia untuk peningkatan kualitas SDM. Guna mendukung pengembangan ekonomi syariah di Kaltim,” kata Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi ketika menerima kunjungan Rektor Institut Agama Islam (IAI) Tazkia Murniati Mukhlisin didampingi Wakil Rektor III Bidang Humas, Kemahasiswaan dan Alumni Faried Kurnia Rahman, di Ruang Kerja Wagub Kaltim.

“Pemprov Kaltim berkomitmen untuk mengirimkan beasiswa setiap tahunnya untuk putra putri terbaik Kaltim agar bisa belajar di Institut Agama Islam Tazkia” tegas Hadi Mulyadi.

Hadi berharap kerja sama dapat terjalin baik. Sehingga, Tazki bisa membina dan mendidik putra putri asal Kaltim hingga lulus. Rektor IAI Tazkia Dr Murniati Mukhlisin mengaku bersyukur karena Pemprov Kaltim bisa memberikan kepercayaan untuk menitipkan putra-putri asal daerah ini ke Kampus Tazkia.

“Alhamdulillah kerja sama terjalin baik sejak 2019 hingga sekarang. Tercatat, pada tahun 2019 sekitar 35 mahasiswa yang dikirim, pada tahun 2020 ada 55 orang dan pada tahun 2021 berjumlah 40 orang yang disiapkan untuk mengikuti pendidikan di kampus selama empat tahun,” jelasnya.

Selanjutnya, sebagai bentuk terima kasih Tazkia kepada Pemprov kaltim, Tazkia juga memberikan pelatihan halal gratis bagi UMKM di Kaltim, serta pelatihan ekonomi pesantren dan FinTech Syariah.

** Manda [MG/UIK-Jb]

Pemerintah Salurkan Bantuan ke Wilayah Terdampak Bencana

0

Akses Terputus, Alat Berat dan BBM Terhambat di Lembata

Bogor | Jurnal Inspirasi

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan telah menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak banjir bandang di Nusa Tenggara Timur, khususnya Flores Timur yang terdampak cukup berat. Hal itu diketahui dari Conference Press melalui virtual zoom Pusdalops BNPB yang dihadiri Bupati Flores Timur yaitu Anton Hadjon, Mensos Tri Rismaharini, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, dan Kepala BMKG yaitu Dwikorita, Senin (5/4/21) malam, pukul 21.00 WIB.

“Pemerintah telah membantu korban dengan bantuan makanan, dan sarana prasana seperti tenda dan peralatan lainnya untuk diarahkan ke Udunara, Rembata, dan Bima. Sedangkan untuk yang pulau alor sudah bisa berkomunikasi dengan DPRD kabupaten Alor agar kebutuhan bisa terpenuhi, dan besok kami akan mengirim bantuan makanan ke Pemda seperti kasur, makanan ke Sumba Timur. Dan juga kami sudah memberikan santunan yang akan diserahkan oleh bapak Presiden” ujar Tri Rismaharini.

“Status darurat bencana nasional itu manakala itu pemerintah di daerah lumpuh sehingga pemerintah pusat harus ambil alih tanggung jawab untuk penyanggarakan dana seluruh kegiatan pemerintahan masih tetap berjalan. Adapun jumlah pengungsi yang terjadi masih dalam batas batas kemampuan daerah untuk melalukan kegiatan penanganan bencana sehingga pada kesempatan ini tidak perlu ada usulan kepada pemerintah pusat status bencana nasional,” ujar sambung Anton Hadjon.

Saat ini korban sementara yang sudah meninggal keseluruhan di NTT sudah mencapai 84 orang dan tim gabungan masih adanya upaya pencarian. Sedangkan jumlah orang yang mengungsi di Kabupaten Lembata pada pukul 18.00 WIT sudah mencapai 958 orang dan bisa saja masih ada peningkatan jumlah pengungsi yang kini mencapai ribuan orang secara keseluruhan.

Sementara akses jalan terputus di kabupaten tersebut ada 8 desa karena alat berat belum bisa ke lokasi karena masih dipakai untuk penggalian mayat yang tertimpa batu-batu besar sehingga alat-alat besar belum bisa dimobilisasikan, sehingga sampai saat ini jalan masih terputus.

“Angkutan BBM juga ada larangan dari Sabandar yaitu 1 hari sampai 4 hari kedepan tidak ada angkutan BBM untuk Lembata sehingga akan mengalami krisis BBM untuk mengisi bahan bakar alat berat yang akan dipakai untuk kegiatan penggalian korban-korban yang tertimbun longsor dan banjir dikarenakan korban masih terus bergerak karena proses evakuasi masih dilakukan,” ujar Eliaser Yentji Sunur.

** Manda [MG/UIK-Jb]

Djoko Tjandra Divonis 4,6 Tahun Penjara

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman empat tahun dan enam bulan penjara terhadap Djoko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra). Djoko juga divonis untuk membayar denda sebesar Rp100 juta subsidair enam bulan kurungan.

“Menyatakan terdakwa Joko Soegiarto Tjandra terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama. Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan, dan pidana denda Rp100 juta subsider 6 bulan,” ujar Ketua Majelis Hakim M Damis saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (5/4).

Kasus suap Djoko Tjandra mulai terbongkar dari ‘curhatan’ Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam rapat Komisi III DPR RI di ‘Senayan’. Ketika itu, Jaksa Agung membeberkan informasi keberadaan Djoko Tjandra di Indonesia.

Djoko Tjandra pun dibawa ke ‘meja hijau’. Dia didakwa menyuap 2 jenderal Polri, Irjen Napoleon Bonaparte yang saat itu menjabat sebagai Kadivhubinter Polri dan Brigjen Prasetijo Utomo yang saat itu menjabat Kepala Biro Kordinator Pengawas PPNS Bareskrim Polri, serta Pinangki Sirna Malasari selaku jaksa pada Kejaksaan Agung (Kejagung).

Djoko Tjandra didakwa menyuap 2 jenderal Polri, Irjen Napoleon dan Brigjen Prasetijo, berkaitan dengan penghapusan status buron terkait kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali. Suapnya diberikan Djoko Tjandra melalui rekannya yang bernama Tommy Sumardi.

Penyerahan uang ke Irjen Napoleon dilakukan dalam 4 tahap. Tahap pertama SGD 200 ribu, kedua USD 100 ribu, ketiga USD 150 ribu dan terakhir USD 20 ribu. Untuk penyerahan uang ke Brigjen Prasetijo dilakukan dalam 2 tahap. Pertama USD 100 ribu, kedua USD 50 ribu.

Brigjen Prasetijo sebetulnya membawa USD 50 ribu lagi. Uang itu awalnya akan diberikan ke Irjen Napoleon. Namun, karena Irjen Napoleon menolak, Brigjen Prasetijo membawa uang sebesar USD 50 ribu itu.

Djoko Tjandra juga didakwa menyuap Pinangki sebesar USD 500 ribu. Suap diberikan agar Pinangki mengupayakan Djoko Tjandra, yang saat itu menjadi buronan perkara pengalihan cessie Bank Bali, untuk tidak dieksekusi ketika pulang ke Indonesia dengan fatwa dari MA.

Djoko Tjandra memutuskan tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan suap ke Irjen Napoleon dan Brigjen Prasetijo. Meskipun, Djoko Tjandra menyatakan tetap tidak setuju atas dakwaan suap kepada 2 jenderal Polri.

** ass

BPPSDMP Kementan Inisiasi 9.514 Coaching Penyuluh Pertanian PPPK

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Penambahan tenaga SDM pertanian melalui pengangkatan penyuluh pertanian PPPK akan  memperkuat jajaran SDM di lapangan. Dengan demikian sektor pertanian akan mengalami kemajuan dan terus berkembang.  Sebanyak 9.514 orang penyuluh pertanian dari seluruh Indonesia  yang diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan  Perjanjian Kerja (PPPK) mengikuti kegiatan Coaching Penyuluh Pertanian. 200 orang penyuluh dari wilayah Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten dilakukan secara tatap muka dengan mengikuti prosedur kesehatan sementara sisanya sebanyak 9314 secara online PPMKP Ciawi, Senin (5/4).

Kegiatan yang dibuka Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dihadiri  Pejabat eselon 2 lingkup Kemententerian Pertanian, Kadinas Tanaman Pangan dan Hortikuktura propinsi Jawa Barat dan Banten, Ketua Umun Kontak Tani Nasional, Ketua Umum Penyuluh Pertanian Indonesia, Ketua Komisi Penyuluh Pertanian Nasional, Ketua Umum Perhimpunan Agronomi Indonesia serta Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Ir. Bustanul Arifin Caya M.DM mewakili Kepala Badan PPSDMP sebagai inisiator kegiatan tersebut menyampaikan bahwa terkait dengan progres PPPK sebanyak 11.540 orang yang diusulkan Pemerintah Daerah ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan yang telah menerima SK lengkap dengan Nomor Induk PPPK sejumlah 11.503 orang penyuluh, sedangkan  PPPK yang sudah menerima surat pernyataan melaksanakan tugas sebanyak 10.855 orang penyuluh.

Lebihlanjut, Bustanul melaporkan bahwa dalam rangka peningkatan kualitas SDM penyuluh Pertanian PPPK, untuk meningkatkan kualitas pelayanan penyuluh pertanian kepada petani, para penyuluh pertanian PPPK akan terus didorong dan ditingkatkan kapasitasnya untuk mampu memanfaatkan teknologi modern, sehingga akan diperoleh penyuluh pertanian yang tangguh dan siap untuk menumbuhkan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Sebelum mengakhiri laporan,  kapuslatan mengatakan juga bahwa Coaching kali ini dilakukan pertama bina sarana pelatihan bagi penyuluh, kemudian metode penyuluhan diera digital, dan yang ketiga Media Penyuluhan berbasis Aplikasi Desain Grafis.

Dalam acara pembukaan dan sekaligus memberi arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan ucapan terima kasih dan memiliki makna yang sangat dalam. “Terima kasih yang utama itu kepada Tuhan, kalian pulang dari tempat ini atau dimana saja, terima kasih kepada Tuhan itu kan ga berpindah debu dari tempatnya tanpa akidahnya. Kalian sudah ditakdirkan seperti ini sudah tentu dibalik semua yang ditakdirkan itu ada tugas, fungsi dan tanggungjawab kita kan? oleh karena itu orang yang ditinggikan derajatnya kalau dia tahu dan mensyukri nikmat yang ada dan tidak kufur nikmat”.

Saudaraku para penyuluh seluruh Indonesia, kita berada disini tentu tidak terlepas dari doa-doa orang disekitar kita dan terima kasih itu juga harus  tidak boleh membuat kita sombong, dalam posisi apapun karena pada akhirnya harus kita pertanggungjawabkan dalam kehidupan ini.

Mengurus pertanian itu yang penting menembus langit, mengurus pertanian itu mengurus perutnya orang, untuk tidak lapar. Sebaik baiknya manusia sebanyak banyaknya mampu memberi manfaat bagi orang lain dan bagi mahluk lain termasuk burung burung yang makan padimu merupakan bagian dari itu”.

Lebih lanjut SYL meminta para penyuluh pertanian aktif mengawal dan mendampingi petani. Peran penyuluh, memang vital dalam pembinaan kepada petani guna memastikan penerapan teknologi pertanian yang direkomendasikan, memfasilitasi penumbuhan dan pengembangan kelembagaan petani dan kelembagaan ekonomi petani.

“Pengawalan kita tidak hanya saat on farm, tapi membantu setelahnya. Bagaimana kita memperbaiki pasca panen sehingga losses  lebih sedikit. Kita juga harus masuk ke hilirisasi sehingga produk yang dihasilkan bisa memiliki nilai tambah dan bisa dijual dengan harga yang baik”.

Dalam kesempatan itu, SYL juga meminta para penyuluh memanfaatkan teknologi, baik dalam mendampingi petani maupun menjaga kepresisian data pertanian.

“Pertanian tidak boleh salah hitung, tidak boleh salah kalkulasi. Kalau pertanian salah kalkulasi, bisa terancam kehidupan 270 juta masyarakat Indonesia. Senjata bagus, peluru bagus, tapi kalau tidak ada juru tembaknya maka akan sulit,” jelas SYL.

** T2S/BBPP Batu

Warga Bondongan Buat Gelas dari Bambu

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Salah seorang warga Bondongan, Erwin Ernur membuat sebuah karya seni bernilai ekonomis. Yakni dengan membuat sebuah gelas dari bambu.

Bahkan, gelas bambu karya Erwin sudah tersebar ke beberapa daerah di Jawa Barat dan Jabodetabek. Selain itu, pembuatan gelas dari bambu ini juga bisa dibuat sesuai keinginan konsumen.

Erwin mengaku mendapatkan ide membuat gelas bambu dari salah satu aplikasi belanja ternama. “Saya ambil gambar dari aplikasi pembelanjaan tersebut. Kemudian dibuat, tapi modelnya beda,” ujarnya kepada wartawan, Senin (5/4).

Sekali produksi, Erwin hanya membuat satu lusin gelas. Hasil kerajinannya dapat dipesan di platform media sosial seperti Facebook. Namun, terkadang klnsumen datang langsung ke kediamannya.

“Harganya Rp20 sampai Rp25 ribu. Untuk yang pakai tulisan, yang bentuk mug Rp35 ribu. Ya tergantung pesanan, model dan ukuran,” ucapnya.

Ia mengaku memiliki hobi mengukir dari mulai miniatur, pembuatan tisu serta pembuatan kerajinan tangan lainnya. “Saya sudah setahun produksi gelas ini,” tukas Erwin.

** Fredy Kristianto