27.4 C
Bogor
Friday, August 28, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1254

Satpol PP Kembali Bongkar Ratusan Lapak PKL Puncak

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Kembali Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, menegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Ketertiban Umum (Tibum) dengan membongkar ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Puncak, Rabu (2/6/2021).

Ratusan PKL tersebut berdiri dilahan milik PTPN VIII tepatnya di blok Riung Gunung dan Kampung Seng, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Sekretaris Satpol-PP Kabupaten Bogor, Iman W Budiana mengungkapkan, para PKL yang berada di dua lokasi itu sebelumnya sudah diberitahukan akan ditertibkan.

 “Kemarin kita memberikan toleransi untuk mereka bisa berjualan, karena libur lebaran dan masa pandemi. Hari kemarin batasnya, karena kemarin libur sekarang baru bisa kita eksekusi,” ungkapnya kepada wartawan.

Iman pun menyatakan, antara pedagang sudah ada perjanjian. Bahkan, perjanjian ini juga tidak hanya dilakukan dengan Satpol-PP, melainkan dengan pihak Gunung Mas.  “Pihak Gunung Mas juga memberikan kesempatan sampai tanggal 31 Mei kemarin,” jelasnya.

Ia mengapresiasi terhadap para PKL. Itu lantaran saat Satpol-PP datang ke lokasi, sebagian bangunan sudah ada pembongkaran sendiri. “Walaupun masih ada beberapa bangunan yang harus kita bongkar,” paparnya.

Paska penertiban, lanjutnya, Satpol-PP juga bekerjasama dengan pihak Gunung Mas akan melaksanakan penggemburan tanah di lokasi yang dijadikan berdirinya bangunan PKL. “Bekas PKL ini tanahnya sudah diratakan sama mereka, jadi nampak datar. Maka kita akan gemburkan dan  langsung ditanami pohon-pohon agar mereka tidak kembali berjualan,” imbuhnya.

Untuk mengelabui petugas, para pedagang sengaja menyimpan barang-barangnya di kebun teh sebelum penertiban dilakukan. Tujuannya, setelah penertiban dan petugas Satpol-PP pergi mereka bisa kembali berjualan.

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol-PP Kabupaten Bogor, M Teguh yang ikut serta dalam penertiban PKL ini mengatakan, setelah melaksanakan penertiban dan melakukan pembersihan terhadap material sisa, pihaknya melakukan sweeping ke kebun teh. “Ada informasi banyak dari para pedagang menyimpan barangnya di bawah pohon teh,” tegasnya.

Hasil sweeping membuktikan bahwa benar ada sejumlah barang milik pedang ditemukan dibawah pohon teh seperti Meja, kursi terpal dan barang dagangan pedagang. “Kami menduga ada potensi mereka akan buka kembali. Dan benar barang-barang mereka seperti meja kursi, terpal serta lainnya ada di semak-semak kebun teh,” ucapnya

Untuk itu, sambung Teguh, agar tidak kembali berjualan, sejumlah barang pedagang pun akhirnya dibawa ke Mako Satpol-PP Cibinong untuk dilakukan penyitaan. “Kalau barang dagangnya kita koordinasikan dengan para pedagang untuk boleh dibawa. Sedangkan barang seperti meja, kursi dan terpal kita sita,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Kanit Tipidter: Kasus PT SBI Belum Dilimpahkan ke Polres

0

Cibinong  | Jurnal Bogor

Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipidter) Polres Bogor, Iptu Genta Pratama Syukur menyatakan bahwa limbah PT. Sinar Banten Indonesia (SBI) masih dalam penyidikan Polisi Sektor (Polsek) Gunung Putri, Kabupaten Bogor dan belum dilimpahkan ke Polres. Dalam kejadian tersebut anggotanya hanya hadir sabagai saksi saja.

“Dari hasil koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Polsek Gunung Putri, laporannnya hingga saat ini sedang ditangani dan dalam proses pemanggilan pemilik perusahaan oleh Polsek Gunung Putri,” jelasnya, Rabu (2/6).

Menurut Genta, DLH tidak melakukan penyidikan, karena PPNS mereka tidak ada di daerah Kabupaten Bogor. “Jadi mereka (DLH) tidak bisa menangani sendiri kasus tersebut. Nah, itu pihak Polsek yang turun dan melakukan proses hokum,” ujarnya.

Masih kata dia, sejak dilakukan penyidakan pada tanggal 27 Meui lalu, pihak Polsek Gunung Putri masih melakukan penyelidikan dan belum melakukan pelimpahan kewenangan ke Polres Bogor. “Dari Polsek belum melimpahkan ke Polres, karena masih dalam proses penyidikan,” tuturnya.

“Andai kasus ini dilimpahkan ke Polres, mangkin nanti baru masuk menjelang penyidikan. Jadi biarkan Polsek dulu yang ngambil tindakan untuk memanggil pihak terkait,” cetusnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Cabang Bogor Putu Lingga, meminta agar pihak berwenang tidak menyembunyikan kasus pencemaran lingkungan ini. “Tentunya kami sangat menyayangkan kejadian tersebut, dimana seharusnya instansi terkait pun juga turun tangan untuk menanganinya,” ujar Lingga.

Dirinya menduga, ada hal yang perlu dicurigai dalam kasus ini, oleh karena itu, ia melalui Undang-undang (UU) Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup meminta keikutsertaan pejabat daerah untuk menangani masalah ini.

“Saya rasa dan ini hanya dugaan, ada sesuatu yang disembunyikan disini. Sudah jelas tertulis di UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dimana dalam pasal tersebut Menteri / Gubernur / Bupati / Walikota mengangkat dan menetapkan pejabat pengawas lingkungan hidup (PPLH) dan pejabat pengawas lingkungan hidup daerah (PPLHD) yang merupakan jabatan fungsional,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Mahasiswa Rumpin Refleksikan HJB di Jalan Rusak

0

Rumpin | Jurnal Inspirasi

Kesal dengan jalan rusak dan berlubang hingga digenangi air, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR), menggelar aksi photoshoot di jalan berlubang di Kampung Cijengir, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Aksi tersebut dilakukan sebagai refleksi Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2021 dan Hari Jadi Bogor (HJB) pada 3 Juni. Bahkan  aksi tersebut viral di sosial media dan grup perpesanan.

Ketua HMR Ibnu Sakti mengatakan,  aksi tersebut dilakukan sebagai upaya  menuntut pemerintah daerah untuk membuka mata dan telinga agar dilakukan pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten  Bogor.

Ia menuturkan, selain itu Pemerintah Kabupaten Bogor pada Hari Jadi Bogor sekarang ini agar bisa merealisasikan dan mengedepankan nilai-nilai  Pancasila, terutama Sila ke-5 Keadilan  Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. “Momentum Pancasila  bukan hanya sekedar  mengingat butir-butir Pancasila semata agar hafal, tapi momentum ini, juga harus dibarengi dengan pelaksanaan  dari  butiran Pancasila tersebut,’’ ucap Sakti sapaan akrabnya.

Sakti mengaku, sehingga pemerintah  tidak hanya mengajarkan untuk berpancasila, tapi pemerintah sebagai  orangtua harus juga mengimplementasikan. “HMR juga menanyakan terkait  bagaimana peranan perusahaan  tambang yang berada di wilayah Kecamatan Rumpin. Hal itu agar lebih terbuka dan lebih sadar terhadap  lingkungan sosial,’’ tegas Sakti.

Sementara itu, Kasie Ekbang Kecamatan Rumpin, Suhana mengaku, akses jalan tersebut sudah diusulkan ke Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Bahkan setiap tahunnya, selalu diusulkan untuk dilakukan betonisasi. “Kita sudah usulkan ruas jalan tersebut, insya Allah tahun 2022 direalisasikan,” ujarnya.

Ditempat terpisah Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah V kelas A Eko Sulistio mengatakan, jalan yang rusak di jalan Kampung Cijengir diluar jalan inventarisasi Dinas PUPR Kabupaten Bogor. “Kalau yang dimaksud di jalan tersebut diluar jalan inventarisasi UPT Leuwiliang, kalau setahu saya jalan yang dimaksud itu masuk ke jalan Provinsi Jabar,” ungkap Eko saat dikonfirmasi, Rabu (02/05/2021).

Meskipun demikian, pihaknya pernah berkoordinasi agar jalan tersebut ditinjau langsung oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. “Belum ada tindak lanjut, baru ada tiga jalan tambang yang ditangani provinsi,” tandasnya.

** Cepi Kurniawan

Tekan Penyebaran Corona, Mayora Vaksin 450 Karyawannya

0

Caringin | Jurnal Inspirasi

Ratusan karyawan PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ) (Mayora Group) mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 bertemakan Vaksinasi Gotong Royong Covid-19 Pekerja Aman dan Halal PT TFJ.

Herman Wijaya, DH IRGA PT TFJ Plant Ciherang mengatakan, para karyawan tersebut berasal dari berbagai divisi di tiga plant antara lain Plant Ciherang, Plant Cimande serta Plant Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

“Vaksinasi gelombang pertama ini diikuti sebanyak 450 karyawan dari tiga plant. Sementara ini kami memprioritaskan karyawan dengan mobilitas kerja tinggi dan kerap berinteraksi dengan pihak luar,” tuturnya di sela kegiatan yang di gelar di pabrik PT TFJ Plant Ciherang, Rabu (2/6/2021).

Namun lanjut dia, tidak menutup kemungkinan semua karyawan PT TFJ akan mengikuti vaksinasi.

“Sejak awal pandemi kami sudah melakukan berbagai langkah preventif terkait pandemi, salah satunyandengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 sesuai aturan pemerintah,” imbuhnya.

Dan kata Herman, vaksinasi yang dilaksanakan pihaknya sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Herman menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan tim medis dari Mayapada Hospital. “Setelah mengikuti vaksinasi tahap pertama, para karyawan akan kembali mengikuti vaksinasi tahap ke dua yang akan dilaksanakan 28 hari ke depan,” tambahnya.

Sementara itu Camat Caringin Euis Ratna Komala dalam sambutannya mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada PT TFJ yang telah turut mendukung pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

“Ini patut diapresiasi. Dan semoga kegiatan positif ini akan ditiru oleh perusahaan-perusahaan lainnya di wilayah Caringin,” tandasnya.

Selain itu, sambung Euis, pelaksanaan vaksinasi juga bersamaan dengan momentum peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) Ke 539 yang diperingati setiap 3 Juni.

“Melalui momentum HJB kita pun berharap, Kabupaten Bogor bisa terbebas dari Corona, dan tentunya kita juga berharap Corona akan segera pergi dari tanah air tercinta,” pungkasnya.

Selain manajemen perusahaan, pelaksanaan vaksinasi juga dihadiri unsur pemerintahan desa (pemdes) serta unsur muspika dan tripika lainnya.

** Deni

Nael dan Sopi Rajai Junior Putra Putri

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Rafanael Nikola Niman dari Stoni dan Sopi Fitria dari Kota Bogor menjuarai turnamen tenis meja Bogor Series I, kategori junior putra dan putri. Nael di final mengalahkan  Gibran (Kidrock), sementara juara tiga bersama  Fikri dan Figo dari Stoni. Sementara untuk junior putri, atlet andalah Kota Bogor Sopi Fitria mengalahkan rekannya dari Kabupaten Bogor, Lani.

Di tempat ketiga diraih petenis meja muda dari Stoni yakni Wida dan dari Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta,  Almaira. Atlet Putra Kota Bogor Muhammad Akbar juga menjadi jawara di kategori umum. Di final Muhamad Akbar mengalahkan Nanda dari Arwana.

Ketua Pelaksana Turnaman Bogor Series 1 Gunawan Zulkarnaen mengatakan atlet-atlet cukup antusias mengikuti turnamen ini. Sedikitnya 400 atlet dari Kota Kabupaten Bogor, Depok, Sukabumi, Cianjur, Bekasi dan Jakarta bersaing untuk mengikuti tujuh kategori yakni pemula putra, pemula putri, junior putra, junior putri, tunggal umum, double divisi 5/6 dan 7/8, serta divisi 3/4.

‘’Kami mohon maaf atas delay pertandingan pada turnamen ini, sehingga harus sampai malam hari dan penambahan hari untuk pertandingan,’’ kata Ketua Panitia Pelaksana Turnamen tenis Meja Bogor Series 1, PTMSI Kota Bogor-PTM Pinang67, Gunawan Zulkarnaen.

Sekedar diketahui, pelaksana Turnamen Tenis Meja Bogor Series I, PTMSI Kota Bogor-PTM Pinang67 berlangsung tiga hari mulai 28-30 Mei 2021 di gedung olahraga Sekolah Islam Terpadu Bina Bangsa Sejahtera (BBS) Kota Bogor, Jalan Batu Hulung atau Belakang Giant Dramaga.  Sedangkan untuk tambahan hari pertadingan berlangsung pada Selasa, 1 Juni 2020 di GOR PTM Yasmin499, Jalan Cijahe Nomor 1 Taman Yasmin Kota Bogor.

HASIL LENGKAP TURNAMEN TENIS MEJA
BOGOR OPEN SERIES 1, PTMSI Kota Bogor – PTM Pinang 67, di Gedung Serba Guna Al Hikmah – BBS, 28 – 30 Mei 2021

Pemula Putra

1. Fatah – Stoni
2. Yusril – Pura
3 Bersama, Satria – Mepro – Onel – Palem

Pemula Putri

1. Ully – Pura
2. Dewi – 3 Dewi
3 . Dyar – Family Plus Cimahi,  Aisyah – 25 Jakarta

Junior Putra

1. Rafanael Nikola Niman – Stoni
2. Gibran – Kidrock
3 Fikri – Stoni , Figo – Stoni

Junior Putri

1. Sopi Fitria- Kota Bogor
2. Lani – Kab. Bogor
3 Wida – Stoni dan  Almaira – PPOP

Divisi 3/4

1. Agus Cileungsi
2. Dadang Cileungsi
3. Iwan – VBI, Gery – Kabupaten Bogor

Double 5/6 dan 7/8

1. Noel/Makmur – PO
2. Makmur/Abah Rudi – Zuko
3 Dudi/Agus – PO, Iman/Ismail – Cikal

Tunggal Umum

1. Muhammad Akbar – Kota Bogor
2. Nanda – Arwana
3. Asep – OTW, Jonathan – Arwana

Executive/Undangan Khusus

1. Syarif – Pinang67
2. Dr. Victor – Norex
3 H. Nurdin- Kabupaten Bogor
Edi – Cisarua

** ass/rls

BPPSDMP Gelar Rapat Koordinasi dan Pelatihan Kostratani

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menggelar rapat koordinasi (rakor) dan pelatihan. Pelatihan ini diselenggarakan agar seorang penyuluh mampu  menuangkan kegiatan yang dilaksanakan pada saat kerja dalam bentuk tulisan atau berita.

Peserta pelatihan terdiri dari 6 peserta asal Kota Batu, 8 dari Kota Malang, 22 dari Kabupaten Malang, 14 dari Kabupaten Lamongan dan 5 dari BBPP Batu. Pelatihan dilaksanakan pada Rabu – Kamis, 2- 3 Juni 2021, mulai pukul 09:00 WIB hingga selesai.

Sedangkan pelaksanaan rapat koordinasi digelar di Brizhanta Convention Hall – BBPP Batu Jl. Songgoriti No. 24 Kota Batu. Rakor tersebut untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia sebagai seorang penyuluh, kapasitas seorang penyuluh harus kompeten pada bidangnya dan bagaimana penyuluh dapat mengikuti pelatihan ini harus mempersiapkan diri agar dapat menyerap materi dengan maksimal dan pulang dari pelatihan dapat menulis berita dengan baik dan kontinyu.

** Yosi Athifa/BPP Ngajum

Satgas Covid Pastikan Tak Ada Kerumunan Pada Giat AHY

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Kampung Labirin, Kecamatan Bogor Tengah pada Rabu (2/6), berjalan kondusif dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bogor, Dodi Setiawan mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan kunjungan pihaknya telah koordinasi dengan satgas Covid-19 dan telah dilakukan sterilisasi di lokasi.

Menurutnya, sebelum bertolak ke Kota Bogor AHY beserta jajaran pengurus DPP sebanyak 15 orang telah dirapid antigen. Begituoun dengan Wakil Ketua MPR Syarif Hasan dan jajaran DPD Demokrat Jabar.

Langkah tersebut juga diikuti oleh jajaran pengurus DPC Demokrat Kota Bogor, diketahui sebanyak 30 orang dilakukan rapid antigen dan hasilnya semua negatif.

“Kami sebelumnya melaksanakan rapid antigen kepada seluruh peserta yang mengikuti kunjungan AHY di Kota Bogor. Hasilnya seluruh peserta negatif dari mulai pengurus DPC, termasuk dari DPP rombongan yang ikut AHY sudah di Antigen dengan hasil negatif semua,” kata Dodi.

Karena, lanjut Dodi, AHY tidak mau melakukan roadshow jika belum dilakukan rapid antigen kepada peserta yang ikut kunjungan.

“Jumlah yang di rapid Antigen untuk pengurus DPC Demokrat Kota Bogor sebanyak 30 orang dan pengurus DPP sekitar 15 orang juga sudah di Rapid Antigen dengan hasil negatif semua,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan kunjungan, lokasi di Kampung Labirin juga sudah di sterilisasi, bahkan satu hari sebelumnya, Ketua Satgas Covid-19 yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya dengan Wakil Walikota Dedie A Rachim sudah meninjau ke lokasi dan melakukan persiapan agar tidak terjadi kerumunan.

Dodi menambahkan, acara kunjungan berjalan lancar, tidak ada kerumunan apapun. Karena acara juga dihadiri langsung oleh Ketua Satgas Walikota dan Wakil Walikota, ada Satgas Kecamatan, Satgas Kelurahan dan tim relawan dari Kampung Labirin.

“Semua protokol kesehatan sudah dijalankan, bahkan seluruh warga mengikuti Prokes Ketat, semuanya memakai masker. AHY sangat memperhatikan soal Prokes di setiap kunjungannya, apalagi acaranya dihadiri Walikota sebagai Ketua Satgas,” jelasnya.

Dalam kunjungan itu, AHY menyapa warga disepanjang sudut perkampungan di Kampung Labirin, karena jalan masuk disetiap gang itu kecil, sehingga rombongan terlihat mengantri tetapi tidak terjadi kerumunan.

Ditempat terpisah, Camat Bogor Tengah, yang juga Ketua Satgas COVID-19 Kecamatan Bogor Timur, Abdul Wahid menegaskan bahwa dalam pelaksanaan kunjungan AHY ke Kampung Labirin, tidak terjadi kerumunan.

Karena kunjungan tadi dikawal langsung oleh Ketua Satgas yaitu Wali kota Bogor, bahkan penetapan Prokes yang ketat sudah dilakukan oleh warga yang mendapat kunjungan AHY.

“Tidak terjadi kerumunan apapun, karena kami mengawal pelaksanaan kunjungan, dari mulai Satgas tingkat kota, Satgas Kecamatan hingga Kelurahan, semua disiagakan di lokasi. Bahkan sehari sebelum pelaksanaan kunjungan AHY, semuanya sudah di sterilisasi dan diberikan sosialisasi kepada warga, sehingga warga mematuhi Prokes ketat selama ada kunjungan AHY,” tegas Wahid.

Ia juga menyayangkan apabila ada informasi beredar bahwa telah terjadi kerumunan pada pelaksanaan kunjungan AHY tersebut, karena dirinya berada di lokasi dan mengawal selama kegiatan berlangsung bersama tim Satgas Covid-19.

** Fredy Kristianto

Ini Amanat Ketua Dewan Saat Apel Sinergitas Mengabdi Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto memimpin Apel Sinergitas Mengabdi Kota Bogor, di Bogor Junction, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Rabu (2/5).

Apel ini diikuti oleh aparat TNI, Polri, Satpol PP serta dihadiri juga oleh Wakapolresta, Kapolsek, Danramil, dan Pemerintah Kecamatan Bogor Tengah.

Dalam apel tersebut, Atang memberikan sambutan dan amanat kepada para petugas yang berada di lapangan agar terus memastikan kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan tetap berada di titik maksimal.

“Menurut evaluasi, kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan menurun. Maka kita harus terus ingatkan bahwa kesadaran ini harus tetap berada di titik maksimal,” kata Atang.

Lalu, Atang juga meminta kepada polisi RW dan semua jajaran yang bertugas untuk bisa melakukan pemantauan pergerakan masyarakat dan pelaksanaan prokes 5M pada kegiatan masyarakat, termasuk hajatan ataupun kegiatan lainnya.

Karena menurutnya, setelah lebaran banyak potensi hajatan, kegiatan masyarakat, ataupun pergerakan keluar kota pasca larangan mudik.

“Karena masih tingginya pergerakan warga dan potensi kegiatan pasca lebaran, maka pekan-pekan ini menjadi titik rawan lonjakan kasus, sehingga kewaspadaan tetap harus dijalankan,” jelasnnya.

Terakhir, Atang menyampaikan agar para petugas dan stakeholder agar tidak bosan dengan beratnya tugas ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai.

Protokol kesehatan berupa penggunaan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan apalagi dilupakan hanya karena sudah bosan.

“Mungkin rasa jenuh sudah mulai terasa, terlebih kita sudah melalui pandemi ini selama 15 bulan. Namun, pola komunikasi antar petugas ataupun kerjasama lapangan yang terus inovatif dan tidak itu-itu saja, mudah-mudahan membuat kita terus semangat. Tetap semangat, karena yang kita lakukan untuk membela bangsa dan negara untuk keselamatan semua warga,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Santi Susanti Jadi Plt Sekretaris Demokrat Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

DPC Partai Demokrat Kota Bogor saat ini sudah tidak pincang lagi. Pasalnya, DPP Partai Demokrat menunjuk Santi Susanti sebagai plt Sekretaris Demokrat ‘Kota Hujan’.

SK yang ditanda tangani Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di serahkan langsing oleh Ketua DPD Demokrat Jawa Barat H Irfan Suryanagara dalam momen Halal Bihalal, Senin (31/5).

Langkah pertama yang akan dilakukan, yakni membentuk struktur kepengurusan di Kecamatan Bogor Barat yang masih kosong.

“Insya Allah kita akan membentuk duli struktur kepengurusan, kebetulan hari ini juga akan pleno terkait plt ketua PAC Bogor Barat yang kosong,” kata Santi.

Dia mengungkapkan, setelah semua posisi kepengurusan terisi, baru akan menjalankan roda organisasi partai, termasuk membantuk sayap organisasi untuk memperkuat partai.

“Insya Allah setelah KLB selesai, kita akan lebih kompak lagi, kita akan lebih solid lagi, dari struktur pengurus harian, PAC, ranting dan kader-kader semua. Insya Allah di Pileg 2024 akan menambah kursi minimal satu dapil satu kursi,” ujarnya.

Mengenai penunjukan dirinya menjadi Plt Sekretaris DPC Demokrat Kota Bogor, menurutnya suatu kehormatan bagi dirinya. Karena dirinya menjadi satu-satunya kader perempuan yang dipercaya menjadi sekretaris di Jawa Barat.

“Jadi artinya, Demokrat itu welcome terhadap perempuan, terhadap tugas dan kewajibannya kepada perempuan memberikan hak dan kewajibannya untuk bisa memajukan partai ini,” tutur perempuan berhijab itu.

Untuk menunjukan eksistensinya, menghadapi Pileg 2024 dirinya menargetkan untuk menambah kader perempuan menduduki kursi parlemen yakni DPRD Kota Bogor.

“Pada 2009 ada tiga aleg perempuan termasuk saya, sekarang dua, dan insya Allah tahun 2024 dari apirmasi akan menambah dua anggota DPRD perempuan dari Demokrat,” jelasnya.

Soal target 500 KTA serial kelurahan dan 5.000 setiap kecamatan, dia mengaku akan mulai dari ranting dan anak ranting. “Kita berdayakan lagi apalagi nanti di suport, DPD akan memberikan mesin cetak KTA, setelah muscab kita akan persiapkan giatkan roda organisasi,” tambahnya.

Diakui dia, untuk keamanan database, Demokrat juga sudah melakukan komputerisasi mulai DPP, DPD hingga DPC. “Cuman kita akan maksimalkan dengan mesin-mesin salah satunya yang akan disuport dari DPD,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Ditanya Pilpres, AHY: Masih Jauh

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) semakin melejit. Bahkan, putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono masuk ke dalam bursa bakal calon presiden.

Menanggapi hal itu, AHY mengaku belum berpikir ke arah tersebut. Pasalnya, ia masih ingin fokus membenahi internal Partai Demokrat dengan segala dinamikanya.

“Masih jauh, saya ingin menikmati proses perjalanan ini dengan segala dinamikanya. Ingin fokus dulu, yang paling penting adalah saat ini saya bisa membantu masyarakat di masa pandemi Covid-19, baik dari sisi ekonomi, sosial, kemasyarakatan,” ujar AHY kepada wartawan, Rabu (2/6).

Ia pun berharap, semua kader Demokrat bisa berkontribusi kepada masyarakat lebih luas lagi. ‘Ya, 2024 nantilah masih jauh,” singkatnya.

AHY juga mengaju bersyukur lantaran Demokrat sukses melewati ujian berat, yakni Kongres Luar Biasa (KLB) beberapa waktu lalu. Menurutnya, kejadian tersebut justru membuat kader lebih solid dan mawas diri.

“Kami merasa apa yang kami hadapi kemarin (KLB) itu bukan hanya ancaman kedaulatan dan eksistensi serta kehormatan partai, tetapi juga ancaman bagi demokrasi. Kami sebagai pecinta demokrasi tentunya tidak berharap ini terjadi kepada siapapun dan kepada organisasi dan partai manapun,” ungkapnya.

** Fredy Kristianto