28 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1250

Resmi Dilantik, OPGI Bogor Siapkan Kolaborasi dengan Stakeholder

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Kepengurusan DPD Organisasi Pekerja Garmen Indonesia (OPGI) Bogor periode 2021-2024 resmi dilantik DPP OPGI di M-One Hotel, Sabtu (10/4/2021). OPGI Bogor menyatakan siap berkolaborasi dengan stakeholder atau pemangku kepentingan dengan pihak terkait dalam menjalankan programnya. “Kami sangat senang, tentu setelah ini kami menyusun program. Dalam waktu dekat ini akan menggelar pelatihan terhadap calon pekerja,” ujar Ketua DPD OPGI Bogor Aries Sunan usai acara, Sabtu (10/4/2021) malam.

Pengurus OPGI Bogor berpose bersama.

Dia memastikan semua programnya dalam upaya menekan jumlah pengangguran, khususnya di Bogor, baik Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor. “Sasaran kami adalah pengangguran agar bisa bekerja, apalagi saat pandemi Covid-19 saat ini dimana banyak orang mengalami kesulitan,” jelas Aries Sunan.

Ketua DPP OPGI Stenly Ngelo menaruh harapan terhadap OPGI Bogor, selain melakukan kolaborasi dengan stakeholder, juga bisa membuat program yang berdampak nyata terhadap masyarakat. “Outcome-nya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, mengurangi pengangguran. Di Jabar ini kurang lebih 2,5 juta orang menganggur, termasuk yang di Bogor ini,” jelasnya.

Sebab kata dia, OPGI memiliki visi menjadikan organisasi dengan anggota yang kompeten, terlatih yang siap bersaing di dunia kerja industri dan dunia usaha dengan salah satu misinya adalah menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan untuk calon pekerja industri dan wirausaha berdasarkan standar. “Diklat (pendidikan latihan) sudah jalan dan sedang proses lembaga sertfikasi,” jelasnya.

Pengurus OPGI Bogor berpose bersama DPP OPGI.

Sedangkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat juga berharap OPGI dapat menyongsong pasar global dan bisa menciptakan SDM yang unggul sesuai kebutuhan industri garmen dan tekstil. “Jangan sampai kepengurusan sudah dibentuk tapi ‘Tuk Cing’ (duduk cicing/hanya nama), bekerjalah tidak terlihat tapi hasilnya nyata,” ujar Kepala Seksi Pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Yanu Krisdiyan mewakili Kadisnakertrans Jabar, Rahmat Taufik Garsadi.

Sementara pada acara tersebut, juga dilantik OPGI Kabupaten Bekasi. Ketua Panitia Andie Mahaputra Gunawan mengungkapkan syukur acara berjalan cukup baik dan akan menjadi evaluasi dalam pelaksanaan berikutnya. Hal yang sama juga dikatakan Ketua Dewan Pelindung OPGI Brigjen TNI S.H.Setya Budhi, tujuan OPGI yang ingin mensejahterakan masyarakat mesti mendapat dukungan semua pihak. “Pesen saya, jaga disiplin, hirarki dan jaga kehormatan institusi,” ucapnya saat memberikan motivasi terhadap seluruh pengurus.

** Asep Saepudin Sayyev

Jelang Ramadhan, Budhy Setiawan dan KKP Bagikan Paket Olahan Ikan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja-sama dengan anggota DPR RI, Budhy Setiawan melaksanakan Safari GEMARIKAN, di Rumah Aspirasi Budhy Setiawan, Jalan Paledang, Kota Bogor, Sabtu (10/4/2021).

Kegiatan Safari GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) ini dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera melalui peningkatan konsumsi ikan. Pada tahap pertama, sebanyak 500 paket dibagikan kepada masyarakat di Kota Bogor.

Hadir sebagai narasumber yaitu kepala BP3KP KKP Widya Rusyanto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor Anas S Resmana, dan Yoda Miharja dari Rumah Aspirasi Budhy Setiawan.

Usai memberikan materi, para narasumber melakukan tanya jawab dengan pembagian hadiah. Selanjutnya, seluruh peserta diajak menyerukan yel yel “Ayo Makan Ikan: makan ikan, sehat, kuat cerdas” dan diberikan bantuan paket makan ikan secara simbolis.

Artati Widiarti selaku Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP menyampaikan secara terpisah, mengapresiasi kerja keras dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, DKPP Kota Bogor, dan Tim Budhy Setiawan yang telah membantu menyiapkan acara dan produk-produk paket Gemarikan ini.

“Kami mengharapkan paket GEMARIKAN yang nanti akan dibagikan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan,” harap Artati dalam pernyataannya.

Artati berharap, masyarakat dapat melakukan inovasi terhadap menu-menu ikan yang disajikan, sehingga keluarga semakin sehat karena mengonsumsi ikan. Dia juga mengajak untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera melalui peningkatan konsumsi ikan masyarakat.

“Mari kita jadikan ikan sebagai sumber protein untuk membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Kepala DKPP Kota Bogor Anas S Resmana menilai bahwa, program GEMARIKAN ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menjadikan anak anak yang cerdas dengan makanan yang bergizi.

“Ini bertepatan banget dengan visi Kota Bogor Ramah Keluarga. Di antara misinya yaitu menjadikan anak anak Kota Bogor cerdas dan bergizi,” sebut Anas.

Dirinya mengaku akan mengkolaborasikan program ini dengan para pelaku UMKM di Kota Bogor yang mengelola produk ikan, sehingga masyarakat tidak hanya mendapat bantuan makanan bergizi, tetapi juga bisa meningkatkan ekonomi pelaku UMKM.

Sementara itu, Yoda Miharja menyampaikan bahwa pelaksanaan GEMARIKAN ini bertepatan dengan “Munggahan” sehingga Ramadhan ini bisa menjadi sarana silaturahmi antara Budhy Setiawan selaku DPR RI dari Dapil Jawa Barat III dengan masyarakat. Selain paket olahan ikan, dalam kegiatan ini juga dilakukan pembagian paket sembako, antara lain beras, gula, minyak goreng, dan ayam. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tetap memenuhi standar protokol kesehatan.

** ass/rls

? HADITS HARI INI

0


11 April 2021
28 Sya’ban 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اشْتَكَتْ النَّارُ إِلَى رَبِّهَا فَقَالَتْ رَبِّ أَكَلَ بَعْضِي بَعْضًا فَأَذِنَ لَهَا بِنَفَسَيْنِ نَفَسٍ فِي الشِّتَاءِ وَنَفَسٍ فِي الصَّيْفِ فَأَشَدُّ مَا تَجِدُونَ مِنْ الْحَرِّ وَأَشَدُّ مَا تَجِدُونَ مِنْ الزَّمْهَرِيرِ

Telah bercerita kepada kami Abu Al Yaman, telah mengabarkan kepada kami Syu’aib dari Az Zuhriy berkata, telah bercerita kepadaku Abu Salamah bin Abdur Rahman bahwa dia mendengar Abu Hurairah radliallahu ‘anhu berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Neraka mengadu kepada Rabbnya seraya berkata: “Wahai Tuhanku, sebagianku (api) saling memakan satu sama lain”. Maka Neraka diizinkan untuk berhembus dua kali. Satu kali pada saat musim dingin dan satu kali lagi pada saat musim panas. Maka hawa panas yang kamu rasakan merupakan hawa panas dari hembusan api Neraka dan hawa dingin yang kamu rasakan merupakan hawa dingin dari Zamharir (hawa dingin) jahannam.

HR Bukhari No. 3020.

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pemuda Depresi di Tanah Baru Masuk Sumur

0

Bogor | Jurnal Bogor

Diduga depresi, seorang pemuda warga Tanah Baru RT 03 RW 05, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, nekat masuk ke dalam sumur di rumahnya.

Namun, korban yang bernama Ilham (28) berhasil selamat, ysai hampir dua jam berada di dalam sumur pada Sabtu (10/4).

Kepada wartawan, Lurah Ciparigi, Uay Sutiawan mengatakan, awalnya korban sempat mengikuti selamatan dilanjut salat Dzuhur. Tetapi, tiba-tiba ia sudah berada di dalam sumur rumahnya pada pukul 12.00 WIB.

Keluarga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melapor ke RT dan kelurahan. Kemudian, kelurahan langsung menghubungu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor.

“Alhamdulillah hasil konfirmasi bujuk rayu dari unsur kelurahan, BPBD, Babinsa dan Babikantibmas, yang bersangkutan naik pada pukul 13.46 WIB. Kondisi tidak luka,” paparnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran M. Ade Nugraha menjelaskan bahwa korban berada di dalam sumur hampir dua jam. Ia diduga depresi, sehingga Ilham nekat masuk ke dalam sumur. “Dia turun sendiri ke sumur. Alhamdulilah selamat,” tukasnya.

** Fredy Kristianto

Devie Serap Aspirasi Warga Pasir Jaya

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Kota Bogor, Devie Prihartini Sultani mendengarkan aspirasi masyarakat melalui reses masa sidang kedua di RW 07 dan RW 08, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu (10/4).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh pengurus RT, RW, tokoh ulama, kader dan pemuda, wanita yang akrab disapa DPS menerima berbagai aspirasi, seperti soal BPJS, rumah tidak layak huni (RTLH) dan lain sebagainya.

Politisi NasDem ini mengemukakan, masyarakat masih banyak yang terkendala dengan BPJS Kesehatan, terutama peserta BPJS mandiri menjadi kesulitan membayar iuran karena adanya pandemi Covid-19.

Dengan demikian, lanjut DPS, untuk bisa beralih ke peserta BPJS PBI (penerima bantuan iuran), maka tunggakan milik masyarakat itu harus dilunasi terlebih dahulu.

Oleh karenanya, ia akan meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat khususnya mengenai pembayaran tunggakan BPJS tersebut.

“Insyaallah akan kami perjuangkan kesulitan masyarakat ini, agar mereka bisa memiliki kembali BPJS miliknya, karena hal ini sangat penting bagi mereka untuk mempunyai rasa nyaman ketika mereka harus berobat ke rumah sakit,” ucap DPS.

Selain itu, DPS menyampaikan dirinya mendapat aspirasi masyarakat terkait masalah RTLH, dimana program itu masih banyak yang belum terealisasi hingga kini.

“Ada yang mengadu kepada saya bahwa katanya rumahnya sudah disurvei, bahkan sudah difoto dari 2 atau 3 tahun lalu, namun sampai saat ini belum juga ada reaslisasi dari Pemkot Bogor. Bisa dibilang masyarakat kena PHP,” katanya.

Begitu juga, sambungnya, korban bencana longsor di wilayah Kelurahan Pasir Jaya yang sudah dilaporkan bahkan mengajukan perbaikan, namun belum juga terealisasi.

Untuk ini, DPS meminta kepada Pemkot Bogor agar lebih serius lagi menangani hal-hal semacam itu dan  tidak usah PHP kepada masyarakat. Menurut dia, kerja sama RT, RW, lurah dan camat serta Kemas sangat dibutuhkan sinergisitas dan keseriusannya.

“Saya akan mengawal aspirasi mereka ini, karena mereka layak mendapatkannya sebagai warga Kota Bogor,” tegas anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor itu.

Dalam kesempatan itu, DPS menyempatkan menyapa warga dan mengunjungi warga yang tengah sakit dan memerlukan kursi roda. Ia juga membagikan masker, obat herbal dan membagikan sembako bagi warga yang membutuhkan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan oleh DPS dengan menyerahkan e-KTA Partai NasDem kepada para kader.n

** Fredy Kristianto

Saluran Air Kecil, Jalan Perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor Selalu Alami Kerusakan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ruas jalan yang berada di perbatasan antara Kabupaten dan Kota Bogor selalu mengalami kerusakan. Terdapat banyak lubang di Jl. Kencana, Tanah Sareal, Kota Bogor dan Jl. Kali Murni Cilebut Barat, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

“Karena resapan airnya kurang. Nah, dan disitu saluran aliran airnya memang kecil jadi mungkin tidak memadai atau tidak bisa menampung air. Sehingga air sering meluap ke jalan dan lama-lama terkikis juga,” ujar Iis (21) salah satu pengendara motor, Sabtu (10/4).

Kerusakan jalan yang diperkirakan sepanjang 100 meter sudah terjadi sangat lama dan baru saja mendapat perbaikan pada 6 bulan lalu. “Sebenernya ini sih udah lama ya. Kalau untuk dari terakhir perbaikan perkiraan 6 bulan lalu,” kata Iis.

Jalan yang selalu ramai dan padat ini bukan hanya dilalui oleh kendaraan kecil saja seperti motor dan mobil pribadi. Tapi kendaraan berat seperti truk yang mengangkut sejumlah barang sering melewati jalan ini. Hal ini menyebabkan jalan yang semakin rusak.

Sejumlah kendaraan sering mengalami kerusakan akibat jalan yang licin dan berlubang, pengendara juga harus berhati-hati untuk melewatinya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, terutama sehabis hujan.

“Kalau kecelakaan sih ga ada, cuma paling agak kepeleset-kepeleset dikit. Cuman, jarang sih kalau kecelakaan yang sampe jatoh. Cuman ya lumayan ngerusak kendaraan karena lewat jalan sini,” imbuhnya.

Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor dianggap lambat dalam mengangani jalan yang rusak ini. “Kalau dari pemerintah sih, kadang responnya sedikit lambat. Memang jalan ini sering diperbaiki juga, cuma ditambal-tambal dengan aspal. Tapi kan saluran airnya yang kurang dan airnya sering meluap ke jalan, kendaraan besar yang sering lewat jadi (jalan) bakalan sering rusak lagi,” tegas Iis.

Menurutnya, baik Pemkot dan Pemkab seharusnya  melakukan pengecoran, pelebaran resapan air atau saluran air dalam memperbaiki jalan yang sering rusak ini, dan bukan hanya sekedar tambal sulam. “Mungkin sih pemerintah harus melakukan tindakan lebih lanjut dengan pengecoran atau pelebaran saluran air. Jadi, gak gampang rusak jalannya,” imbuhnya.

** Livia [MG/UIK-Jb]

Gedung SDN Parakanmuncang 01 Akhirnya Diperbaiki

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi.

Tidak menunggu waktu lama, bangunan  gedung bertingkat SDN Parakanmuncang 01, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung  sebelumnya telah mengalami kebocoran akhirnya dilakukan perbaikan oleh pihak pelaksana dari CV Pangkaljaya, Sabtu (10/4). Pembangunan gedung sekolah tersebut menelan anggaran Rp.747.000.000

Saat ditemui di lokasi pembangunan sekolah, penyedia Jasa CV Pangkaljaya, Rahmat berjanji pihaknya akan memperbaiki kembali bangunan gedung sekolah SDN Parakanmuncang 01. “Sebelum dilakukan pengacian, diawali dengan membersihkan sisa material pasir dibangunan coran atas,” kata Rahmat kepada Jurnal Bogor.

Bersama konsultan pengawas dari CV. Catur Prima Karya serta disaksikan penjaga sekolah SDN Parakanmuncang 01, Rahmat mengatakan, bahwa perbaikan ini bentuk tanggung jawabnya sebagai pelaksana.

Sebanyak 4 atau 5 orang dengan melibatkan pekerja sekitar, kata dia, progresnya pada Minggu (11/4)  perbaikan gedung sekolah tersebut sudah mulai dikerjakan. Selain pengacian di lantai atas, pihaknya juga akan mengecat ulang pada bagian dalam karena terlihat sudah berjamur akibat rembesan air hujan. “Ketika ada kerusakan lainnya, kami siap  memperbaikinya,” ungkapnya.

“Setelah selesai lantai atas dan sudah terlihat rapi, lanjut bagian bawah untuk pengecatan ulang,” ujarnya.

Ia menerangkan, kalau ada kendala tinggal komunikasikan saja. “Saya juga bertanggung jawab yang penting saya kerja sudah maksimal sesuai dengan apa yang diintruksikan oleh dinas. Gambar ada, ya kami laksanakan, kendala sedikit sedikit wajar lah,” tukasnya.

Sementara, konsultan pengawas dari CV. Catur Prima Karya Eka Yuda menyatakan bahwa dari pembangunan gedung sekolah ini jangka waktu selesai pada 21 Desember 2020, namun masih dalam perawatan selama 180 hari.

Menurutnya, resiko jenis bangunan dengan dak itu kalau tidak dilakukan bangunan bertingkat maka sewaktu waktu-akan terjadi  rembes. “Agar tidak terjadi rembes, seharusnya  selama 4 bulan itu langsung dibangun gedung bertingkat,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Lama PJU Mati, Cibatok Gelap Gulita

0

Cibungbulang l Jurnal Inspirasi

Kondisi Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berada di jalan Kapten Dasuki Bakri, Desa Cibatok 2, Kecamatan Cibungbulang sudah lama dikeluhkan pengguna jalan maupun warga sekitar. Musababnya, penerangan umum di beberapa titik lokasi itu sudah lama tak menyala  dan belum ada perbaikan.

Pantauan di lokasi, terlihat beberapa titik lampu PJU di sepanjang Jalan Kapten Dasuki Bakri yang tidak berfungsi, mulai dari Kantor Desa Cibatok 2 menuju perempatan Jalan Cisauk. “Lampu ini sudah rusak. Jadi jalanan gelap kalau malam,” kata warga setempat, Baron, Sabtu (10/4).

Baron menuturkan, kondisi ini membuat warga maupun pengendara merasa tidak nyaman pada malam hari. Terlebih, kondisi jalan kerap agak berlubang dan bergelombang, hingga kendaraan yang melintasi jalur tersebut lari kencang, sehingga membahayakan pengendara atau pengguna jalan.

“Pengendara selalu ramai yang melintasi jalan ini, tapi lampu jalan tidak berfungsi bagi warga pengguna jalan, ini jadi keluhan,” sambung pengguna jalan lainnya, Nudin.

Olehnya, ia berharap pihak pemerintah seperti UPT Dishub Leuwiliang segera memperbaiki lampu jalan tersebut agar kembali berfungsi dengan baik.

Sementaar Kepala Desa Cibatok 2 Abdurrohim mengakuinya, dalam beberapa malam ini lampu penerangan jalan persis depan Desa Cibatok 2 rusak sehingga kondisi jalanan gelap, mulai dari Tugu Macan Kampung Cibeureum sampai toko bangunan pertigaan Kampung Cibeureum Ibo.

“Saya harap pihak terkait segera ditindaklanjuti karena Jalur tersebut ramai dilintasi kendaraan 24 jam yang melintas,” tukasnya.

Kepala UPT Dishub wilayah IV Leuwiliang  Ika Sobariah saat dikonfirmasi via selulernya mengaku belum bisa menjadwalkan untuk perbaikan penerangan umum yang berada di Jalan Kapten Dasuki Bakri Cibatok 2. “Ya nanti bagian teknisi menjadwalkan ke lokasi untuk memperbaiki PJU yang mati itu. Namun sekarang hari libur kami gak tahu jadwal perbaikannya,” pungkasnya.

** Arip Ekon

? HADITS HARI INI

0


10 April 2021
27 Sya’ban 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُطَرِّفٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي الْجَنَّةِ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابٍ فِيهَا بَابٌ يُسَمَّى الرَّيَّانَ لَا يَدْخُلُهُ إِلَّا الصَّائِمُونَ

Telah bercerita kepada kami Sa’id bin Abu Maryam, telah bercerita kepada kami Muhammad bin Mutharrif berkata, telah bercerita kepadaku Abu Hazim dari Sahal bin Sa’ad radliallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Di Surga ada delapan pintu, diantaranya ada yang dinamakan pintu Ar-Rayyan yang tidak akan memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa.

HR Bukhari No. 3017.

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Disdik Kota Bogor Siapkan Alternatif PTM

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) tengah mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SD, SMP dan SMA atau sederajat. Hal ini dilakukan atas dasar dari Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri. Sebut saja Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

“Kalau dari pusat menjadwalkan pelaksanaan tatap muka Juli mendatang,” ujar Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi, Jumat (9/4).

Hanafi mengatakan, secara umum semua daerah mempersiapkan pelaksanaan tatap muka. Nantinya pembelajaran tatap muka ini hanya kegiatan belajar mengajar saja alias kantin dan ekstrakurikuler belum diperbolehkan beroperasi, sehingga anak-anak harus membawa bekal dari rumah.

“Disdik mengambil langkah teknis dengan membentuk Satgas Covid-19 pelajar, beberapa sekolah sudah mempersiapkan sarana prasarananya. Mulai dari tempat mencuci tangan, desinfektan, cek suhu dan nanti dilakukan uji coba terlebih dahulu,” tutur Hanafi.

Khusus Sekolah Dasar (SD) kata dia, situasinya lebih pelik mengingat jumlah SD di Kota Bogor cukup banyak, siswanya pun banyak dan yang paling dikhawatirkan penerapan 3M, terutama jaga jarak sesama siswa. Pihaknya pun akan mempersiapkan dengan matang sebelum membuka sekolah, sementara TK dan Paud perlu ditinjau kembali mengingat resikonya lebih besar.

“Sebelum tatap muka, kami akan minta persetujuan orang tua melalui polling, apakah orang tua setuju sekolah dibuka atau tidak,” imbuhnya.

Disdik merencanakan beberapa alternatif untuk pembelajaran tatap muka ke depan. Sebab, pembelajaran tatap muka tidak akan 100 persen atau akan dibagi 30 persen tatap muka dan 70 persen daring. Alternatif lainnya setiap kelas masuk bergantian mulai dari kelas 9, kelas 8 dan kelas 7 namun ini sedikit akan repot.

“Alternatif ketiga dilakukan per-pekan, satu minggu sekali dengan jumlah 50 : 50 persen dan sepertinya ini lebih efektif karena bisa dimonitor kondisi siswanya,” terangnya.

Ia menambahkan, SMA walaupun urusan provinsi tapi lokasinya ada di Kota Bogor tetap menjadi perhatian Disdik. Kekhawatiran SMA setelah pulang sekolah apakah langsung pulang ke rumah atau tidak.

“Jadi kami harus koordinasikan ke Satgas Covid-19 Kota Bogor, Dewan Pendidikan dan lainnya. Kami juga akan uji coba PTM beberapa sekolah yang sudah membuat video,” katanya.

** Fredy Kristianto