Saluran Air Kecil, Jalan Perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor Selalu Alami Kerusakan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ruas jalan yang berada di perbatasan antara Kabupaten dan Kota Bogor selalu mengalami kerusakan. Terdapat banyak lubang di Jl. Kencana, Tanah Sareal, Kota Bogor dan Jl. Kali Murni Cilebut Barat, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

“Karena resapan airnya kurang. Nah, dan disitu saluran aliran airnya memang kecil jadi mungkin tidak memadai atau tidak bisa menampung air. Sehingga air sering meluap ke jalan dan lama-lama terkikis juga,” ujar Iis (21) salah satu pengendara motor, Sabtu (10/4).

Kerusakan jalan yang diperkirakan sepanjang 100 meter sudah terjadi sangat lama dan baru saja mendapat perbaikan pada 6 bulan lalu. “Sebenernya ini sih udah lama ya. Kalau untuk dari terakhir perbaikan perkiraan 6 bulan lalu,” kata Iis.

Jalan yang selalu ramai dan padat ini bukan hanya dilalui oleh kendaraan kecil saja seperti motor dan mobil pribadi. Tapi kendaraan berat seperti truk yang mengangkut sejumlah barang sering melewati jalan ini. Hal ini menyebabkan jalan yang semakin rusak.

Sejumlah kendaraan sering mengalami kerusakan akibat jalan yang licin dan berlubang, pengendara juga harus berhati-hati untuk melewatinya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, terutama sehabis hujan.

“Kalau kecelakaan sih ga ada, cuma paling agak kepeleset-kepeleset dikit. Cuman, jarang sih kalau kecelakaan yang sampe jatoh. Cuman ya lumayan ngerusak kendaraan karena lewat jalan sini,” imbuhnya.

Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor dianggap lambat dalam mengangani jalan yang rusak ini. “Kalau dari pemerintah sih, kadang responnya sedikit lambat. Memang jalan ini sering diperbaiki juga, cuma ditambal-tambal dengan aspal. Tapi kan saluran airnya yang kurang dan airnya sering meluap ke jalan, kendaraan besar yang sering lewat jadi (jalan) bakalan sering rusak lagi,” tegas Iis.

Menurutnya, baik Pemkot dan Pemkab seharusnya  melakukan pengecoran, pelebaran resapan air atau saluran air dalam memperbaiki jalan yang sering rusak ini, dan bukan hanya sekedar tambal sulam. “Mungkin sih pemerintah harus melakukan tindakan lebih lanjut dengan pengecoran atau pelebaran saluran air. Jadi, gak gampang rusak jalannya,” imbuhnya.

** Livia [MG/UIK-Jb]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here