26.5 C
Bogor
Friday, August 28, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1244

Covid-19 Melonjak di Perum Pura, Puskesmas Tajurhalang Rapid Tes Antigen Secara Masif

0

Tajurhalang | Jurnal Inspirasi

Tingginya angka peningkatan Covid-19 di Perumahan Pura Bojonggede, Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor, pihak Puskemas Kecamatan Tajurhalang menggelar rapid tes antigen di area Masjid Al- Mutaqin Perum Pura, Kamis (10/6/2021).

Penyelenggaraan rapid test antigen itu juga  dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 terutama untuk kluster perumahan. “Peningkatan kasusnya cukup signifikan, ada kecenderungan angka kasus setiap harinya, kita coba antisipasi untuk melakukan pelacakan secara umum,” ujarnya.

Pihaknya Puskemas juga  tidak membatasi siapa saja yang mau diswab, ada warga yang bersedia antigen, dan pemeriksaan itu dilakukan secara acak. “Takutnya ada warga yang terpapar atau tidak,”ujarnya.

Lebih lanjut, Fransiskus menegaskan bahwa dari puluhan orang yang melakukan rapid test antigen pada Kamis (10/6), ada satu orang yang dinyatakan positif Covid-19. “Untuk pemeriksaan hari ini, dari 20 orang ada satu yang positif, antigen ini tidak dibatasi, siapa saja warga perumahan disini dipersilakan datang,” tuturnya.

“Selain pemeriksaan kontak tracing dari kasus, kita testing, kalau ini testing massal secara random di Perumahan Pura, siapa yang mau dirapid antigen untuk tes secara gratis,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Fransiskus membeberkan bahwa rapid test antigen di Perumahan Pura akan dilaksanakan kembali pada Sabtu, 12 Juni 2021 mendatang. “Kalau tidak ada halangan dilaksanakan dua hari, Kamis dan Sabtu,” tegasnya.

Fransiskus kembali menjelaskan bahwa per harinya kasus Covid-19 di Perumahan Pura Bojonggede jumlahnya terus meningkat. “Ada 9 kasus itu data harian kemarin, dua hari lalu ada 7, di komplek Pura ini ada 44 kasus yang aktif, artinya dalam keadaan isolasi dan perawatan RS,” terangnya.

“Dalam seminggu ini ada sekitar 18 kasus, kurang lebih yang baru, makanya kemarin sore saya kontak pengurusnya untuk melihat di Tajurhalang,” tambahnya. 

** Cepi Kurniawan

Pisange Stick Hadir Dengan Rasa Kekinian

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Pisang goreng biasanya menggunakan campuran terigu dan beberapa bumbu. Lain halnya dengan Pisange Stick, pisang ini menggunakan campuran terigu dan beberapa bahan lain yang sama dengan banana nugget. Namun, yang membedakan hanya dalam bentuk potongan atau slice-nya.

Pisange Stick ini dapat ditemukan Jl. Pamoras Kp. Bojong Lio, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Depok dengan berbagai varian yang tak kalah menarik dari olahan pisang lainnya.

“Sebenernya kita mendirikan Pisange Stick ini udah ada 3 tahunan. Cuma dulu itu belum ada waktu, jadi kita baru buka lagi. Tapi dari layanan ojek online (ojol) ataupun aplikasi belanja online lainnya sudah ada dari dulu,” ujar Pendiri Pisange Stick, Raffi kepada Jurnal Bogor, Kamis (10/6).

Raffi menerangkan, Pisange Stick ini baru dibuka kembali dalam kurung waktu tiga minggu. “Karena di Depok kan jarang ada pisang crispy yang banyak variannya. Memang seperti banana nugget, tapi yang membedakan itu potongannya. Kalo kita potongannya berbentuk panjang, makanya dinamakan dengan Pisange Stick,” terangnya.

Dia menargetkan anak-anak serta remaja, sehingga varian yang disajikan juga hadir dengan rasa kekinian seperti caramel, green tea, tiramissu, silverqueen, choco cruncy, dan masih banyak lagi. “Kan pisang familiarnya digoreng atau dikasih topping atasnya, sama kita ditambahin  rasa-rasa yang baru. Jadilah hidangan pisang yang kekinian,” tambahnya.

Untuk satu kotaknya berisi 2 pisang atau sekitar 4-8 potongan Pisange Stick. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp10.000-Rp30.000, berhubung masih suasana grand opening, dilakukan promo berupa beli 2 gratis 1 all variant. Harga ini terbilang murah dan standar dengan isian kotak serta lapisan topping yang didapat. “Karena saya sendiri juga suka pisang, jadinya dari dulu udah kepikiran bakal buat olahan seperti ini,” tuturnya.

Raffi memberikan penjelasan, bahwa dengan membuat olahan pisang ini tingkat berkembangnya akan cepat karena pisang itu familiar, mengolahnya mudah, harganya pun standar. “Pisang itu, mau diapain juga enak. Jadi memang banyak gitu yang menikmati, apalagi pas malem-malem,” tutupnya.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

UPT VI Kirim Alat Berat, Dukung Swadaya Perbaikan Jalan

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

UPT Jalan dan Jembatan wilayah VI Cigudeg mendukung warga Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang tengah  berswadaya untuk  menutup kubangan jalan  menggunakan material batu agar tidak membahayakan pengendara. Pihak UPT pun mendukung dengan mengirimkan alat berat pemadatan.

Engkos Kosasih saat memberikan keterangan.

Sebelumnya disebutkan, upaya swadaya ini diinisiasi Kepala Desa Curugbitung Engkos Kosasih yang mengaku prihatin dengan kondisi jalan di wilayahnya yang kian hari kerusakannya bertambah parah.

“Kami mendukung mengirimkan alat berat. Ini salah satu bentuk sinergitas antara masyarakat dan Pemerintah Desa, tentu pihak UPT mendukung gotong royong menutup jalan yang berlubang,” ujar Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah VI Cigudeg, Punti Minesa, Kamis (10/6).

Punti menerangkan, ruas Jalan Curugbitung Nirmala, tepatnya di wilayah Desa Curugbitung  saat ini menunggu persiapan proses pelelangan. Untuk perbaikan jalan itu, kata Punti, telah diusulkan. “Mudah -mudahan tahun 2021 ini segera terealisasi. Dalam hal ini sebagai penentu kebijakan adalah Dinas PUPR Kabupaten Bogor dan Badan Anggaran,” jelasnya.

Ketika ditanya apakah perbaikan jalan tersebut berikut pembuatan drainase jalan, menurut Punti, kalau memang di titik lokasi jalan tidak adanya saluran air, pihaknya nanti akan akomodir. “Biasanya, perbaikan jalan itu sudah berikut pembangunan drainasenya,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, Pemerintah Desa bersama masyarakat sudah dua hari ini bergotong royong melakukan pengurukan jalan berlubang, dibantu alat berat milik UPT Jalan Jembatan wilayah VI Cigudeg.

Sebelumnya, Kepala Desa Curugbitung Engkos Kosasih mengajak warga turun ke jalan untuk memperbaiki jalan tersebut. Aksi itu dilakukan karena banyak warga yang mengeluh kesulitan berangkat ke sekolah dan ke Puskesmas atau yang hendak ke Pasar Cibeber.

Ia meminta jalan tersebut untuk segera diperbaiki. “Kami berharap Bupati Bogor pada 2021 ini untuk segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut. Sehingga pada perayaan HUT RI pada 17 Agustus mendatang kondisi jalan sudah bagus,” tukasnya.

** Arip Ekon

Kurang Pengawasan, Centong Soroti THM Kemang yang Beroperasi Lagi

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Pasca dibongkarnya tempat hiburan malam (THM) di wilayah kecamatan Kemang pada 2019 lalu oleh petugas gabungan Satpol PP Kabupaten Bogor sepertinya pengawasan tempat hiburan di wilayah tersebut saat ini mulai melemah.

Pasalnya, masih banyak ditemukan tempat hiburan malam kini beroperasi kembali, meski dilarang dalam masa pembatasan sosial bersekala besar (PSBB).

Dari pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan masih banyaknya dijumpai THM yang beroperasi. Hal tersebut mendapat perhatian dari Ketua Ormas Centong Iwan S Pamungkas.

Menurutnya, banyaknya bangunan THM yang dibongkar, kini dibangun lagi pemiliknya, karena kurangnya pengawasan.

“Jika sudah seperti ini, kerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan anggaran yang cukup besar sia-sia saja,” ujar Iwan S Pamungkas.

Pria yang akrab dipanggil Kang Igon ini menuturkan masalah THM yang dibongkar sebenarnya bisa diselesaikan andai kata ada keseriusan dari aparat setempat, di kecamatan lain seperti Sukaraja bisa.

Awal 2019 lalu, lanjutnya, puluhan bangunan yang berdiri di bantaran Kali Baru, Kecamatan Sukaraja dibongkar paksa dan sampai sekarang tak ada yang berani membangun lagi, karena setiap hari personel unit Satpol PP setempat kerap menggelar patroli.

“Nah, cara yang dilakukan di kecamatan Sukaraja mengapa tidak diterapkan di kecamatan Kemang,” kata Igon dengan nada kesal.

“Harus ada keseriusan dari pihak pemerintah setempat, baik desa maupun kecamatan. Setiap ada giat langsung tegur atau bongkar jangan sampai mereka beroperasi, atau jangan-jangan ada income dari usaha maksiat tersebut?,” pungkasnya.

** ass/rls

Putra Sungkawa Optimistis Duduki Kursi Ketua IPSI Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Putra Sungkawa maju mencalonkan diri sebagai calon Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor periode 2021-2025. Berbekal pengalaman sebagai pengurus selama beberapa tahun dan telah melahirkan banyak gagasan, ide, dan terobosan bagi IPSI Kota Bogor, calon muda yang mewakili generasi milenial ini optimis bisa membuat perubahan yang lebih baik bagi IPSI Kota Bogor sehingga lebih maju dan berkembang lagi ke depannya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Pendekar Bogor dan masyarakat sadar lingkungan ini mengatakan, dirinya menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon (balon) beserta kelengkapannya kepada panitia SC pada Rabu (2/6) di sekretariat panitia Musyawarah Kota (Muskot) di gedung KONI, Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor.

“Jadi, pendaftaran dan pengambilan berkas itu di mulai dari tanggal 23 sampai 30 Mei. Penyerahan berkas dari tanggal 31 Mei sampai 2 Juni. Nah, saya menyerahkan berkas pas di tanggal 2 Juni di hari terakhir. Pengumuman penetapan calon ketua itu di tanggal 4 Juni. Yang saya tahu ada lima calon ketua yang lolos. Salah satunya saya,” kata pengurus IPSI Kota Bogor bidang bidang seni dan budaya ini,” Selasa (8/6/21).

Putra mengungkapkan, berdasarkan ketentuan secara umum syarat untuk menjadi ketua, pertama, selain berpengalaman juga pernah menjadi pengurus minimal empat tahun. Kedua, memiliki wawasan khusus dan terobosan untuk dunia persilatan baik dari sisi olahraga maupun seni budaya. Selain itu, juga harus mengerti bagaimana menjalankan keorganisasian.

“Alhamdulillah secara umum saya bisa memenuhi semua persyaratan itu, dan selama saya menjadi pengurus IPSI Kota Bogor dari tahun 2017 hingga sekarang telah banyak gagasan dan terobosan-terobosan yang saya lakukan,” kata pria yang juga pernah menjadi pengurus IPSI Kota Bekasi periode 2013-2017 ini.

Selain memiliki pengalaman menjadi ketua pelaksana dan kurator di berbagai event pencak silat, Putra menuturkan, peran aktif dirinya di kepengurusan IPSI Kota Bogor di antaranya menjadi penggagas dan ketua pelaksana pada acara festival keragaman budaya di Taman Ekspresi Sempur, bekerjasama dengan Disdik dan Disparbud Kota Bogor pada tahun 2019. Masih di tahun yang sama menjadi penggagas dan mewakili ketua IPSI Kota Bogor pada MoU dengan kadisdik dalam rangka menjadikan pencak silat sebagai ekskul wajib di setiap sekolah di Kota Bogor.

Selain itu, dirinya juga pernah menjadi penggagas dan ketua pelaksana kejuaraan pencak silat Kapolresta Cup tahun 2019 yang mana event ini, direkomendasikan oleh IPSI Jawa Barat. Kemudian di tahun 2020 menjadi penggagas dan ketua pelaksana acara penghargaan pendekar Bogor untuk para tokoh pencak silat di Kota Bogor bekerja sama dengan walikota dan ketua DPRD Kota Bogor. Terakhir di 2021, menjadi penggagas dan ketua pelaksana acara penghargaan peserta festival pencak silat bekerja sama dengan Disparbud Kota Bogor.

“Visi saya adalah mengembangkan potensi insan pencak silat Kota Bogor di setiap aspek kehidupan dan menjadikan IPSI Kota Bogor sebagai lembaga yang berkarakter dan bermartabat. Saya juga akan berupaya mewujudkan cita-cita sesepuh dan guru pencak silat terdahulu agar pencak silat Kota Bogor terus berkembang dengan prinsip silih asah, silih asih, silih asuh dan silih wangi,” ucapnya.

Untuk misi, lanjutnya, dirinya akan membangun sinergi sumber daya manusia dalam kepengurusan IPSI Kota Bogor sesuai dengan potensi dan kompetensi di setiap bidangnya. Meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin dengan instansi pemerintah dan lembaga lainnya dalam rangka mewujudkan gerakan Bogor Sadar Silat.

Meningkatkan prestasi IPSI Kota Bogor. Menyediakan padepokan untuk sekretariat IPSI dan rumah insan pencak silat Kota Bogor. Mendorong penyetaraan apresiasi terhadap prestasi pencak silat seni tradisi oleh instansi terkait. Bekerjasama dengan badan usaha milik daerah maupun swasta untuk menjadi orang tua asuh secara kelembagaan dengan IPSI Kota Bogor, serta mendorong pencak silat tradisi untuk menjadi bagian program pariwisata visit Bogor.

“Saat ini, Perguruan Silat (PS) yang tergabung di IPSI Kota Bogor ada 52 PS. Saya memiliki program serta visi misi yang jelas untuk menjadikan pencak silat di Kota Bogor kembali maju dan berprestasi sebagai olahraga tradisi yang harus dimajukan dan dikuatkan. Semoga apa yang saya niatkan ini didukung oleh semua pihak untuk IPSI yang lebih baik,” harapnya.

Diketahui, pengurus Cabang IPSI Kota Bogor menjadwalkan pemilihan Ketua IPSI Kota Bogor periode 2021-2025 digelar pada 12 Juni mendatang di acara Muskot yang akan dilangsungkan di gedung Yonif 315, Gunung Batu, Kota Bogor.

Dari hasil keputusan musyawarah panitia pengarah (SC) 4 Juni 2021, ada lima calon ketua IPSI periode 2021-2025 yang lolos ke tahapan selanjutnya yakni Lilies Suarsih Ismod, Subono Widoyoko (Incumbent), Hesti Yuliati, Putra Sungkawa, dan Tb. Lutfi Suyudi.

Handy Mehonk | **

Pajak Sembako Dapat Penolakan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Rencana pemerintah mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada kebutuhan rakyat banyak yakni sembako mendapat penolakan. Nilai PPN sembako cukup besar dan bakal memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat. Barang tersebut meliputi beras dan gabah, jagung, sagu, kedelai, garam konsumsi, daging, telur, susu, buah-buahan, sayur-sayuran, ubi-ubian, bumbu-bumbuan dan gula konsumsi.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, gagasan menolak rencana PPN sembako ini lantaran memberikan efek domino bagi perekonomian dalam negeri dan kesejahteraan masyarakat. Pihaknya telah menerima draf revisi UU 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

“Sebelumnya itu kan (sembako) tidak dikenai PPN. Tapi kalau saya lihat di draf KUP-nya, PPN-nya menjadi lima persen. Lima persen itu kan besar sekali,” ujar Tauhid, Rabu (9/6).

Ia menyebutkan tiga dampak yang kemungkinan timbul akibat kebijakan PPN sembako tersebut. Di mana yang pertama adalah menurunya pertumbuhan ekonomi Indonesia karena konsumsi masyarakat yang menurun.

“Dari segi konsumsi, makanan dan minuman di luar restoran sumbangannya ke perekonomian cukup besar. Sekitar 23 persen. Jadi kalau itu terjadi kenaikan, pengaruh ke pertumbuhan ekonomi akan luar biasa. Akan menurun,” papar Tauhid.

“Karena orang akan mengurangi volume konsumsi akibat itu. Kalau konsumsi turun maka para produsen juga akan menyeimbangkan produksinya. Kalau produksinya turun, otomatis pendapatan para pelaku usaha dan rantai tata niaga akan mengalami penurunan, dan otomatis pendapatan akan turun,” sambungnya.

Kemudian efek yang kedua, penarikan PPN sembako juga diprediksi meningkatkan tingkat kemiskinan.

Tauhid mengilustrasikan, penarikan pajak sembako berakibat pada kenaikan harga satuan komoditas. Artinya, garis batas bawah untuk penghitungan kemiskinan juga akan mengalmai peningkatan.

“Berarti garis kemiskinannya meningkat. Dan masalahnya di tengah situasi pandemi, otomatis peningkatan pendapatan dengan laju kenaikan harga masing-masing produk sembako enggak seimbang. Efek kejutnya akan meningkat ke kemiskinan,” ucapnya.

Kemudian untuk dampak yang terakhir yang diprediksi Tauhid adalah peningkatan angka pengangguran. Pasalnya dia menerka dunia usaha akan menyesuaikan dengan kebijakn PPN sembako ini dengan menyeimbangkan antara permintaan dengan skala produksi.

Dengan begitu, akan terjadi penurunan produksi dari hari biasanya yang berakibat pada penurunan pendapatan. Dan secara otomatis, akan ada efisiensi anggaran, yang kerap kali diimplementasikan pada pengurangan karyawan.

“Bagi dunia usaha ataupun pelaku usaha, karena penurunan volume produksi, maka mereka akan menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja. Saya khawatir efeknya ke tenaga kerja karena penurunan penjualan,” demikian Tauhid Ahmad.

Dalam draf revisi UU 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), barang kebutuhan pokok serta barang hasil pertambangan atau pengeboran akan dikenaik PPN, karena dihapus dalam kelompok jenis barang yang tidak dikenai PPN.

Komoditas sembako yang dikenai PPN nantinya meliputi beras dan gabah, jagung, sagu, kedelai, garam konsumsi, daging, telur, susu, buah-buahan, sayur-sayuran, ubi-ubian, bumbu-bumbuan, dan gula konsumsi.

Sedangkan hasil pertambangan dan pengeboran yang dimaksud adalah emas, batu bara, hasil mineral bumi lainnya, serta minyak dan gas bumi.

Dalam draf revisi UU KUP itu juga ditambah objek jasa kena pajak baru yang sebelumnya dikecualikan atas pemungutan PPN. Ada jasa pelayanan kesehatan medis, jasa pelayanan sosial, jasa pengiriman surat dengan perangko, jasa keuangan, hingga jasa asuransi.

Selain itu, jasa kena PPN lainnya antara lain jasa penyiaran yang tidak bersifat iklan, jasa angkutan umum di darat di air serta angkutan udara dalam negeri dan angkutan udara luar negeri, jasa tenaga kerja, jasa telepon umum dengan menggunakan uang logam, serta jasa pengiriman uang dengan wesel pos.

** ass

Bima Arya Didemo Telah Pidanakan Habib Rizieq

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Walikota Bogor Bima Arya didemo pendukung Habib Rieziq Shihab dan Aliansi Umat Muslim Kota Bogor di Balaikota, Rabu (9/6). Mereka menuntut Bima Arya bertanggung jawab atas upaya mempidanakan Habib Rizieq Shihab hingga dipenjara dan meminta dibebaskan tanpa syarat. Bima Arya sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor diketahui melaporkan Habib Riziq ke polisi.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam perkara RS Ummi Bogor telah menuntut Habib Rizieq Shihab 6 tahun penjara dan menantunya Habib Muhammad Hanif Alatas 2 tahun penjara.

Sementara pada aksi yang menuntut Bima Arya bertanggung jawab atas dipenjaranya Habib Rizieq itu sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara ratusan pendemo dan petugas keamanan. Aparat gabungan TNI – Polri dan Satpol PP berusaha menahan massa agar tak masuk ke kantor Balaikota Bogor. Namun kejadian tidak berlangsung lama, kedua perwakilan mencoba menenangkan keadaan. Tak lama, petugas keamanan mengajak perwakilan pengunjuk rasa untuk berdialog. “Kami tidak akan bubar sebelum menemui Bima Arya,” kata Koordinator Aksi, Ustad Asep Abdul Khodir.

Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah pun meminta maaf karena telah terjadi aksi saling dorong dengan pengunjuk rasa, karena pihaknya mesti menjaga Balaikota agar kondusif. Sebelum aksi di Balaikota, massa telah beraudiensi dengan wakil rakyat di Gedung DPRD. Mereka meminta agar DPRD menegur Walikota Bogor yang telah mempidanakan Habib Rizieq Shihab.

Salah seorang orator mempertanyakan mengapa Pemkot Bogor hanya fokus mengurusi RS Ummi, sedangkan masih banyak prokes di Kota Bogor yang dilanggar. “Kami datang baik-baik kesini. Kami ingin bertemu dengan Bapak Bima Arya,” ungkapnya saat orasi.

Sementara itu, dalam aksinya sejumlah massa membawa sebuah banner bertuliskan ‘Bebaskan HRS’ serta melantunkan shalawat dan doa sembari menunggu kehadiran orang nomor satu di Kota Bogor.

Namun, massa tak dapat menemui Wali Kota Bima Arya lantaran diiformasikan sedang ada kegiatan di tempat lain. Massa pun merasa geram bahkan menilai tidak dihargai.

“Kita merasa tidak dihargai karena kita ingin menyampaikan aspirasi dan beliau tidak ada. Kita di PN meminta keadilan namun dialihkan ke Balaikota. Jadi, kalau mau disalahkan, ya salahkan PN karena mengalihkan kami kesini,” ungkap salah satu koordinator aksi, Rabu (9/6).

Di lokasi yang sama, Habib Muhammad Mahdi Assegaf menyatakan bahwa massa atau umat mendatangi Balaikota untuk menegakan keadilan. Lantaran Walikota tidak bisa menemui massa, Habib Muhammad Mahdi Assegaf pun menghubunginya melalui panggilan Whatsapp. Dihadapan seluruh massa aksi, Habib Mahdi sapaan meminta kepada Bima Arya untuk memastikan pada hari Jumat (11/6) mendatang bisa menyambut para massa aksi.

“Pak Bima saya dan para tokoh, habaib, masyarakat ingin bertemu bapak, apakah hari Jumat nanti bisa hadir dan menemui kami ?,” tegasnya. 

Bima pun menyatakan bersedia untuk memenuhi keinginan massa aksi. “Saya minta maaf kepada semua karena hari ini saya tidak bisa hadir. Saya bersedia dan mempercayakan kepada Habib Mahdi untuk bertemu dan silaturahmi. Saya bersedia apabila memang yang hadir dibatasi, tetap prokes. Insyallah,” katanya.

** Asep Saepudin Sayyev | Fredy Kristianto

McDonald’s di Jabodetabek Bikin Kerumunan

0

Walikota Bogor Segera Panggil McDonald’s

Bogor | Jurnal Inspirasi

McDonald’s menimbulkan kerumunan setelah antrean ojek online mengular dan menumpuk hampir di seluruh gerai McDonald’s yang terpantau di Jabodetabek, Rabu (9/6). Antrean tersebut setelah ojol banjir orderan menu BTS Meal. Menu ini hasil kolaborasi restoran McDonald’s dengan boyband BTS yang resmi dirilis dan sudah dapat dibeli konsumen di Indonesia pada pukul 11.00 WIB.

Untuk menghindari kerumunan masyarakat yang hendak membeli, manajemen McDonald’s sebenarnya tidak melayani makan di tempat alias dine-in tetapi dengan delivery melalui aplikasi Gojek dan Grab. Namun gerai-gerai McDonald’s pada siang kemarin diserbu para driver ojek online. Motor-motor para driver memenuhi trotoar hingga ke jalan raya di sepanjang jalan.

Di Jakarta misalnya, lalu lintas di depan museum Sumpah Pemuda hingga Hotel Ibis Kramat Raya tersendat. Petugas Dishub pun diterjunkan untuk mengatur lalu lintas. Tak sedikit juga para driver ojek online menyerah karena antrean yang lama. Sedangkan di Bogor, McDonald’s juga diserbu ojol. Mereka bahkan protes karena lamanya antrean.

Walikota Bogor Bima Arya mengaku akan segera memanggil McDonald’s terkait kepadatan dan kerumunan yang terjadi. “Saya akan segera panggil untuk minta penjelasan,” ujar Bima kepada wartawan, Rabu (9/6).

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach menyatakan bahwa setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan personel ke berbagai titik untuk membubarkan kerumunan massa. “Begitu dapat laporan, kami langsung membubarkan kerumunan itu,” ucap Agustian Syach.

Agustian Syach juga menegaskan bahwa pihaknya sudah memberikan teguran tertulis kepada pengelola restoran cepat saji tersebut. “Teguran sudah dilayangkan, apabila sekali lagi terjadi. Kami akan lakukan penyegelan,” tegasnya.

Terpisah, Plt Camat Bogor Barat, Irman Khaerudin mengatakan bahwa pihaknya telah bertemu dengan pengelola McD Semplak. “Penyebab kerumunan itu karena adanya promo BTS, yang dapat diorder melalui aplikasi ojol,” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan pengelola restoran cepat saji, setelah terjadi kerumunan pihak McD langsung menutup aplikasi tersebut. “Jadi ketika ramai langsung oleh pengelola restoran cepat saji,” katanya.

Pihaknya pun sudah memanggil dan memperingatkan pengelola untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kedepan harus membagi waktu dan memberitahu satgas. Promo BTS Meal hanya untuk hari ini saja, sekarang tinggal sisa pemesanan saja, jadi pengunjung yang lagi nunggu pesanan untuk menjaga jarak,” tukasnya.n Fredy Kristianto

Terkiat hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pengelola McDonald’s akan dipanggil terkait kerumunan massa yang terjadi di sejumlah gerai akibat promo BTS Meal. Promo BTS Meal memicu kerumunan di sejumlah gerai McDonald’s di Jakarta dan daerah lain. Gerai didatangi fans BTS dan pengemudi ojek online yang membeli promo tersebut.

“Akan diundang untuk diklarifikasi,” kata Yusri, Rabu (9/6).

Yusri menuturkan sejauh ini telah dilakukan upaya preventif terhadap kerumunan massa di sejumlah gerai McDonald’s di Jakarta. Dalam upaya ini, kata Yusri, yang dikedepankan adalah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Termasuk, soal penutupan atau penyegelan sementara terhadap gerai.

“Sekarang ditangani oleh Satpol PP yang melakukan penyegelan, karena itu kewenangan mereka, itu namanya preventif yang kita lakukan,” tutur Yusri.

Kerumunan massa terjadi di sejumlah gerai McDonald’s buntut dari promo BTS Meal. Promo ini merupakan kolaborasi antara McDonald’s dengan dengan boyband asal Korea Selatan BTS.

Kerumunan massa ini berakibat sejumlah gerai ditutup sementara. Di Jakarta Pusat tercatat ada lima gerai ditutup, lalu di Jakarta Selatan ada empat gerai. Tak hanya di Jakarta, kerumunan massa ini juga terjadi di berbagai wilayah lain. Mulai dari Tangerang Selatan, Bandung, Yogyakarta, Bandung, dan lainnya.

** ass | FK

Suka Suka Sekolah dari Rumah

0

Depok | Jurnal Inspirasi

School From Home atau belajar dari rumah telah menjadi kebiasaan siswa dan orang tua sejak awal terjadinya pandemi Covid-19. Kebijakan yang ditetapkan pemerintah menjadi salah satu upaya dalam pencegahan virus Covid-19.

Dengan adanya kebijakan tersebut, mau tak mau harus menjadi pengalaman bagi guru, siswa tak terkecuali juga orang tua yang membimbing dan memantau anak-anaknya untuk belajar. Banyak suka duka yang dialami. Lantas, bagaimana pendapat siswa dan orang tua selama menjalani belajar dari rumah selama pandemi ini?

Humaira, salah satu siswa MI Plus Al-Muhajirin menuturkan bahwa sekolah dari rumah ada suka dan dukanya. Suka dukanya adalah waktu belajar lebih fleksibel, namun tidak bisa bertemu dengan teman-teman.

Ning Zuraidah, orang tua Humaira mengatakan, meskipun tak bisa mendampingi anaknya belajar dari rumah, ia tetap memantaunya dengan menyuruh kakaknya untuk mendampingi adiknya ketika belajar online  sedang berlangsung.

“Walaupun saya tidak langsung mendampinginya belajar online, akan tetapi saya tetap titipkan kepada kakaknya untuk menemaninya ketika Humaira sedang belajar online,” tutur Ning Zuraidah

Tak hanya guru dan siswa, orang tua pun merasakan suka duka dalam belajar dari rumah selama masa pandemi.

“Suka duka pasti ada, seperti anak-anak tidak bisa bersosialisasi dengan teman-temannya. Namun, di sisi lain dengan anak belajar dari rumah bisa mengurangi ongkos biaya sekolah yang bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya,” pungkasnya.

** Khoirun Nisa [MG/UIK-Jb]

Menjaga daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Daya tahan yubuh memiliki peran yang penting, apalagi pada saat masa pandemi seperti ini. Dibutuhkan daya tahan tubuh yang maksimal agar tidak mudah terserang penyakit.ada berbagai macam cara yang dapat dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh.

Mengkonsumsi makanan yang sehat, seperti sayur dan buah, rutin berolahraga, menjaga jam tidur dan mengkonsumsi suplemen dalam bentuk vitamin.

Salah satu faktor menurunnya daya tahan tubuh adalah, kurang tidur dan mengalami stres. Dimasa pandemi hukumnya sudah wajib untuk menjaga imun agar tetap bagus karena virus yang berdar cukup menyeramkan, dan menyerang imun tubuh.

Suplemen yang baik untuk meningkatkan imun tubuh, setidaknya mengandung beberapa zat seperti, gingseng, vitamin, A,B,C, dan D, selenium dan magnesium, echinacea purpurea dan juga buah-buahan yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat, seperti buah blackcurrant.

** Salsabila Thifal [MG/UIK-Jb]