27 C
Bogor
Friday, August 28, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1242

Pedagang Kopi Keliling Tewas Tersambar Petir

0

Tajurhalang | Jurnal Inspirasi

Seorang pedagang kopi keliling tersambar petir di Jalan Raya Baru Bomang Tajurhalang saat hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor pada Jumat sore (11/6/2021). Kapolsek Tajurhalang, Itpu Dwi Yulianto, Sabtu (12/6), membenarkan korban adalah warga asal Cilacap bernama Egi Wagiyo yang tinggal di Perum Sarana Indah Residence Blok B5/12A RT 03, RW 03 Desa Kalisuren, Kabupaten Bogor.

“Saat itu korban memang sedang berjualan kopi menggunakan motor, dan saat itu sedang  hujan deras disertai petir. Korban tersambar petir pada pukul 17.45 wib saat sedang berjualan kopi keliling pakai motor,” kata Kapolsek Tajurhalang, Iptu Dwi Yulianto.

Mengetahui hal itu anggota Polsek Tajurhalang  bersama Pol PP Kecamatan Tajurhalang langsung membawa korban ke rumah sakit. “Korban di bagian  tubuh seperti ada luka bakar mungkin kena sambaran petir dan korban dari anggota yang ke lokasi infonya begitu (meninggal),” katanya.

Kapolsek mengatakan, di Jalan Bomang pada hari biasa sepi apalagi ketika ada hujan ditambah belum adanya penerangan. “Karena memang jalan sepi pada saat hari biasa terlebih kalo hujan,” pungkasnya. 

** Cepi Kurniawan

Menteri BUMN Angkat Doni Monardo Sebagai Komisaris Utama Inalum

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah melalui Kementerian BUMN mengumumkan pengangkatan Letnan Jenderal TNI (Purn) Doni Monardo sebagai Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum, menyusul diselenggarakannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Perseroan, Jumat (11/6). 

Inalum adalah holding BUMN industri pertambangan dengan anggota PT Freeport Indonesia, PT ANTAM Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Timah Tbk. dan saham minoritas di PT Vale Indonesia Tbk.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, “Inalum mengelola aset vital negara di bidang pertambangan yang memiliki rencana besar di bidang kinerja dan aksi korporasi, dengan mementingkan keharmonisan dengan lintas stakeholder, serta pemberdayaan dan perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Jurnal Bogor, Sabtu (12/6)

Doni Monardo terakhir menjabat sebagai Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan COVID-19, dan bulan Maret lalu dianugerahi gelar doktor honoris causa oleh IPB atas dedikasi dan jasanya dalam penyelamatan lingkungan.

“Peran Pak Doni sangat penting. Terlebih, pengalaman, kemampuan, jaringan, dan prestasi beliau tidak diragukan lagi. Sepak terjangnya dari Aceh hingga Papua, dari pemulihan daerah aliran sungai Citarum, penghijauan di Sulawesi Selatan  hingga terakhir dalam memitigasi pandemi COVID-19. “

“Beliau mengedepankan dialog dan kolaborasi lintas stakeholder untuk mengatasi masalah, dan mencapai kemajuan. Kepedulian dan kiprahnya di bidang pemulihan lingkungan hidup menjadikannya figur yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara upaya pemberdayaan dan menjaga keberlanjutan lingkungan yang dilakukan Inalum serta anak-anak perusahaannya,” tambah Menteri Erick.

Doni Monardo adalah salah satu sosok mantan pejabat tinggi negara yang diangkat sebagai Komisaris Utama BUMN dalam beberapa pekan belakangan ini, setelah Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D., mantan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, yang diangkat sebagai Komisaris Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. pada 28/5. 

“Digitalisasi adalah motor penggerak pemulihan ekonomi nasional. Kepakaran, pengalaman dan kepemimpinan Prof. Bambang di bidang ekonomi, perencanaan dan teknologi, menjadikannya sosok yang tepat untuk memandu dan memberi arah, dan pengawasan kepada Telkom sebagai penggerak digitalisasi Indonesia, dan champion Indonesia untuk bersaing dengan pemain global,” ujar Erick tentang pengangkatan Prof. Bambang Brodjonegoro.

Erick menambahkan, keberagaman sosok pemimpin dari berbagai latar belakang keahlian, dan pengalaman dibutuhkan BUMN untuk bisa bertransformasi menjadi perusahaan profesional berkelas dunia. 

“Semua komisaris, direksi dan jajaran manajemen di BUMN, terlepas apa pun latar belakangnya, akan menjalani sesi orientasi saat baru bergabung, pelatihan lanjutan selama menjabat, dan juga pelatihan tingkat advance bagi para top talents di BUMN Learning and Management Institute (BLMI). Tujuannya, agar ada pemahaman dan irama yang sama antara Direksi, Komisaris dan manajemen; serta terbentuknya pemimpin berkelas dunia yang mampu meningkatkan kinerja dan daya kompetisi BUMN yang ia pimpin,” lanjut Erick. 

Tidak tanggung-tanggung, BLMI menggandeng business school kelas dunia, untuk pelatihan lanjutan, seperti Indonesian Institute of Corporate Directors (IICD) untuk para komisaris, IPMI International Business School untuk para Direksi, INSEAD dan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) untuk para Chief Financial Officer School; Michigan Ross School of Business dan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) untuk para Chief Human Capital Officer, juga International Institute for Management Development (IMD) Business School, Swiss, untuk para CEO.

“Pemimpin di BUMN harus selalu belajar, tumbuh, dan berkontribusi untuk Indonesia. Dan siap dicopot jika tidak memenuhi KPI, dan tidak sejalan dengan core values AKHLAK dan GCG,” pungkas Menteri Erick.

**Arip Ekon/rls

Pemuda Bogor Terpilih Jadi Ajudan Milenial Gubernur Jabar

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Fasha Maulana telah terpilih menjadi salah satu Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil. Pemuda dari Kampung Rau 02/03, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor ini merupakan satu dari 42 ajudan millenial yang terpilih pada tahun ini, untuk mendampingi Ridwan Kamil dalam melakukan serangkaian kegiatannya selama sepekan kedepan.

Fasha Maulana mendampingi Gubernur Ridwan Kamil.

Untuk diketahui, Ajudan Millenial merupakan sebuah program bagi anak muda yang dicanangkan oleh Pemprov Jawa Barat, bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga provinsi setempat.

“Perasaan saya ketika terpilih menjadi salah satu ajudan Millenial Gubernur Jawa Barat dalam program Jabar Future Leaders Batch 2 pastinya sangat bersyukur dari +- 4000 pendaftar yang diseleksi secara ketat, saya termasuk 42 orang yang terpilih, selain itu juga merasa menjadi penyemangat kedepannya untuk menjadi pemimpin masa yang akan datang, terlebih dalam program ini kita belajar Langsung dari sosok gubernur panutan di Jawa barat yakni Bapak Ridwan Kamil,” ujar Fasha dalam keterangannya yang diterima Jurnal Bogor, Sabtu (12/6/2021).

Program yang mengusung nama Jabar Future Leaders atau JFL ini bisa diikuti oleh seluruh anak muda di Indonesia yang ingin melatih soal kepemimpinan. Yaitu dengan cara ditugaskan menjadi ajudan Gubernur Jabar selama seminggu, untuk melihat secara langsung proses kepemimpinan dan pengambilan keputusan sosok pria yang akrab disapa Kang Emil.

Nantinya, mereka yang berhasil lulus seleksi program JFL Batch II akan dibekali dengan pelatihan dan materi yang diperlukan selama penugasan. “Setelah mengemban amanah tugas ini, harapan saya yakni mampu mengimplementasikan akan pengalaman dan teladan dari Bapak Gubernur Jawa barat yang menjadi pemimpin bagi masyarakat Jawa barat. Selain itu, mampu terus belajar dan menempa diri menjadikan diri ini bisa terus bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat banyak,” ungkap Fasha.

**ass/rls

ASKONAS Kota Bogor Jalin Sinergitas Dengan KADIN Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Asosiasi Kontraktor Nasional ( ASKONAS ) Kota Bogor periode 2021 -2025 menggelar safari silaturahminya ke kantor KADIN Kota Bogor, Jumat 11 Juni 2021.

kunjungan Ketua ASKONAS Kota Bogor , Maryati Dona Hasanah, SH atau yang akrab disapa Dona ini diterima langsung oleh Ketua KADIN Kota Bogor periode 2021-2025 , Almer Faiq Rusli dan jajarannya.

Dalam silaturahmi kali ini, Dona mempetkenalkan bahwa ASKONAS adalah salah satu dari enam asosiasi yang terakreditasi dari Kementrian PU

Selanjutnya, sambung Dona, pada saat kunjungan ke KADIN kota Bogor itu didiskusikan soal tentang kebijakan pemerintah terkait sertifikasi Badan Usaha dan Kelembagaan Sertifikasi dimasa transisi karena pada saat ini, sertifikasi yang menjadi kendala utama dalam kegiatan tender.

” ASKONAS Kota Bogor memberikan masukan kepada KADIN Kota Bogor khususnya dunia Konstruksi agar kita berperan bukan hanya di area APBD, ” tegas Dona, Jumat, 11 Juni 2021

Namun juga, kata Dona, melibatkan para pengusaha lokal untuk kegiatan Insfrastuktur yang dikelola oleh swasta, tentunya dengan dukungan Pemerintah Daerah.

Lebih lanjut, kata Dona, ASKONAS Kota Bogor juga akan selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah ataupun dengan semua asosiasi lainnya.

Dona berharap Pandemi COVID- 19 bisa segera berakhir supaya perekonomian nasional dan daerah bisa segera bangkit kembali.

**Asep Syahmid

BPP Kostratani Sugio Tingkatkan Kapasitas Penyuluh dengan Bimtek

0

Lamongan | Jurnal Inspirasi

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lamongan merespon dengan cepat intruksi dari Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian, melaui Unit Pelaksana Penyuluhan Pertanian Sukodadi mengadakan kegiatan Bimtek BPP Kostratani dan Bimtek Pengelolaan Kesuburan Lahan dengan tema pemupukan berimbang tingkatan produktivitas dan daya saing pertanian yang bertempat di BPP Pucuk, Jum’at, 11 Juni 2021.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan PPL yang ada di 7 BPP di kabupaten Lamongan dan PPL sebanyak 30 peserta. Protokol kesehatan tetap diterapkan dengan jaga jarak dan menggunakan masker pada saat kegiatan sosialisasi dimasa pandemi covid 19.

Dedi Nursyamsi selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian-Kementerian Pertanian RI (BPPSDMP), “Bimtek dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan SDM seiring peningkatan fungsi BPP menjadi KostraTani, kita membutuhkan lebih banyak SDM yang berkualitas untuk mendukung kinerja BPP KostraTani,” begitu ucapnya ditempat terpisah.

Dalam sambutannya bapak Sujarwo Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa Kabupaten Lamongan menjadi produksi terbesar di Jawa Timur no 1 dan untuk tingkat Nasional peringkat ke 5. “Ini artinya produksi padi terbesar di Jawa Timur dipegang oleh Kabupaten Lamongan”, begitu ucapnya.

” Sekarang ini sudah era digital yang memudahkan petani mendapatkan informasi, termasuk informasi pertanian. Maka kita jangan ketinggalan dengan petani, harus terus update ilmu. Termasuk  bimtek ini untuk mengupgrade ilmu kita. Semoga bisa diikuti dengan baik, karena banyak materi yang bisa didapat”, begitu harapnya. 

Beberapa materi yang disampaikan oleh tim fasilitator meliputi ; Penguatan tugas dan fungsi serta peran BPP Kostratani melalui pemanfaatan informasi komunikasi (TIK), Mekanisme pelaporan utama Kementerian Pertanian di BPP Kostratani, Penguatan perencanaan pupuk melalui aplikasi e-RDKK, Pengelolaan kesuburan tanah pertanian, Pengenalan kualitas pupuk anorganik, organik, hayati dan pembenah tanah.

Setelah itu dilanjutkan dengan materi; Pengelolaan hara tanah sawah dan Pengelolaan hara Lahan kering serta Teknologi konservasi tanah dan airdan juga Pengelolaan bahan organik.

Untuk materi yang terakhir yaitu ; Perhitungan konferensi pupuk tunggal ke majemuk, kemudian Cara pengambilan contoh tanah dan pupuk serta Dasar penyusunan rekomendasi pemupukan dan Peragaan penggunaan alat uji tanah sawah.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, agar dapat secara langsung memantau perkembangan produksi dan produktivitas komoditas strategis dari seluruh Indonesia, Kementan menyambungkan BPP Kostratani dengan Agriculture War Room (AWR) di Jakarta, kantor pusat Kementan.

“Melalui BPP Kostratani, kita ingin ketahanan pangan Indonesia semakin meningkat, sehingga kita bisa mandiri pangan. Pendapatan masyarakat pedesaan di Indonesia pun turut meningkat,” kata Mentan Syahrul.

Oleh sebab itu, penguatan Kostratani terus dilakukan Kementan. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis BPP Kostratani Dengan Tema “Pemupukan Berimbang Tingkatkan Produktivitas Dan Daya Saing Pertanian”.

** Maju Mandiri Modern Arthur Benny Jaeng Widodo/ Penyuluh Pertanian

Meriahnya Ritual Petik Padi Menutup Sekolah Lapang Manajemen Budidaya Tanaman Sehat di Kepanjen

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Kepanjen sebagai salah satu sentra padi di Kabupaten Malang, terus menunjukkan geliatnya untuk mempertahankan dan meningkatkan produktivitas tanaman padi. Dukungan penuh senantiasa diberikan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kab Malang, dengan berbagai suntikan program. Diantaranya adalah bantuan benih, berbagai alat dan mesin pertanian, juga berbagai pelatihan untuk peningkatan SDM.

Sekolah Lapang Manajemen Budidaya Tanaman Sehat (SL MBTS) adalah salah satu kegiatan Kementrian Pertanian melalui DTPHP, yang memberikan support kepada petani untuk mengikuti perkembangan teknologi dalam budidaya padi sehat. Melalui program ini, petani dilatih untuk selalu mengamati ekosistem lahan padi mereka, agar mereka dapat memahami kebutuhan tanaman untuk dapat berproduksi dengan baik.

Secara konvensional, petani selalu menerapkan pemupukan, pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman), baik itu gulma, hama maupun penyakit, dengan cara yang sama turun temurun. Sedangkan kondisi lahan dan tanaman setiap saat selalu berubah.

Melalui Sekolah Lapang, petani diajarkan untuk mengamati keadaan lahan dan tanaman, supaya pemenuhan kebutuhan air, pupuk dan pestisida sesuai dengan kebutuhan tanaman. Dengan Manajemen Budidaya Tanaman Sehat, diharapkan keseimbangan lingkungan tetap terjaga. Dalam artian produktivitas tinggi bisa tercapai, namun kelestarian lingkungan terus dijaga.

Kelompok Tani Lestari I desa Sengguruh Kec. Kepanjen, menerima kegiatan SL MBTS pada bulan Maret 2021. Dibuka oleh Kepala Desa Sengguruh, Jamhuri, pada tanggal 20 Maret 2021. Petani mengikuti kelas belajar selama 10x dalam 1 musim tanam, dan ditutup pada tanggal 10 Juni 2021 oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kab Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si.
Didampingi oleh Jajaran Muspika Kepanjen, PJB UP Brantas desa Sengguruh, Kepala Perum Jasa Tirta, Bpk Budiar menutup SL MBTS dengan Panen Raya yang diawali dengan Ritual Petik Padi. Ritual ini masih banyak dijalankan oleh petani karena merupakan tradisi tahunan yang diturunkan nenek moyang setiap musim panen tiba. Tradisi ini sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen, dan dipercaya membawa keselamatan, kelancaran rizki bagi masyarakat.

Ritual Petik Padi dan Panen Raya ini disambut dengan sangat antusias oleh warga sekitar. Dengan diawali ujub secara tradisi Jawa oleh Sesepuh Bpk Sarto, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan Bersama dengan berbagai makanan yang dibawa oleh masing-masing petani. Dihibur dengan peserta SL yang menyanyikan Mars SLPHT gubahan POPT Kepanjen, Muji Slamet, semua hadirin merasakan kemeriahan serta rasa syukur atas berkat yang diterima. Dengan harapan usaha tani mereka selanjutnya akan terus diberkati dan dilindungi oleh Yang Maha Kuasa.

** Silviana Kusuma Wardhani, SP. / BPP Kepanjen

Cita Rasa Unik Ala Kuliner Tyova

0


Depok | Jurnal Inspirasi
Selain nasi uduk, nasi kuning pun menjadi menu makanan yang diminati masyarakat. Nasi kuning mempunyai aroma yang berbeda, serta disajikan dengan tambahan menu lauk sesuai dengan daerah yang membuatnya seperti ayam goreng, ayam bakar, telur dan sebagainya.

Sama halnya dengan Kuliner Tyova ini, tepatnya di Depok, Ratu Jaya, Cipayung, Depok. Mereka menyajikan menu nasi kuning dengan rasa yang menarik. Tak hanya nasi kuning biasa, mereka juga menghadirkan nasi kuning karakter yang biasa di sajikan untuk acara syukuran.

“Kalo yang menarik dari Kuliner Tyova ini sih di sambal hijaunya karena punya cita rasa sendiri, kemudian dicampur dengan ayam bakar. Jadi ada campur-campur pedes manisnya,” ujar pendiri Kuliner Tyova, Suheni kepada Jurnal Bogor, Jumat (11/6).

Suheni menerangkan, untuk menu utama yang sering dipesan yaitu ayam bakar dengan campuran sambal hijau. Kemudian menu nasi kuning karakter, biasanya dipesan untuk agenda ulang tahun, nujuh bulanan, syukuran, serta arisan keluarga.

Biasanya pesanan yang banyak atau menumpuk terjadi pada bulan-bulan yang mendekati Ramadhan, ataupun hari hari besar, seperti Maulid, Isra’ Mi’raj dan sebagainya. “Untuk harga yang ditawarkan, berkisar Rp18.000 sampai dengan Rp25.000. Dan pemesanan dilakukan H-3 ataupun H-7 sebelumnya, yang pasti kalian juga bisa request untuk menu yang diinginkan,” tutupnya.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

Pajak Sekolah Minta Dikaji Ulang

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meminta pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengkaji ulang  wacana memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada sekolah atau jasa pendidikan melalui Revisi UU Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

“PGRI meminta pemerintah dan DPR untuk mengkaji ulang [kebijakan ini]. Karena dengan kondisi Covid-19 ini, teman-teman swasta mulai PAUD sampai perguruan tinggi dalam suasana berjuang, suasana sulit,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PGRI Dudung Abdul Qodir dikutip dari CNN, Jumat (10/6).

Dudung menilai pemungutan pajak pada layanan pendidikan bukan hanya merugikan pengelola pendidikan, namun juga masyarakat. Menurutnya, akan banyak pengelola pendidikan yang membebani pajak kepada masyarakat karena tidak mampu menalangi pengeluaran lebih.

Akibatnya, biaya sekolah akan lebih mahal karena dibebani pajak. Kondisi tersebut, menurutnya akan berdampak besar terhadap dunia pendidikan, khususnya dengan kondisi ekonomi yang masih lesu karena dampak pandemi Covid-19.

Jika pemerintah menginginkan wacana itu tetap dijalankan, Dudung menyarankan kebijakan tersebut dilakukan setelah ekonomi sudah kembali normal. Ia juga meminta pemerintah melibatkan masyarakat dalam pembahasan kebijakan pemungutan pajak itu.

Menurutnya, pemerintah dan DPR perlu mengundang organisasi masyarakat terkait seperti PGRI, PP Muhammadiyah, hingga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk membahas keputusan tersebut karena bisa berdampak pada masyarakat luas.

“Kalau ekonomi sudah bangkit, sudah normal, ayo kita kaji bersama-sama, apakah sudah tepat komersialisasi pendidikan di republik ini?” tambahnya.

Sebelumnya, draf Revisi UU KUP menghapus jasa pendidikan dari kategori jasa yang tidak dikenai PPN. Pada UU KUP yang saat ini berlaku, jasa pendidikan masuk kategori jasa bebas PPN sehingga dibebaskan dari pajak.

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengklaim rencana kebijakan itu dipikirkan pihaknya untuk keadilan. Argumen tersebut ia sampaikan karena dengan begini masyarakat yang mampu bakal dikenakan pajak dan tidak mendapat pembebasan PPN.

Ia juga berdalih pengenaan PPN pada sekolah tidak selalu berdampak pada peningkatan biaya pendidikan. Pada sekolah yang dibiayai pemerintah, kata dia, maka pajak akan ditanggung pemerintah.

“Kalau yang seperti ini kan nirlaba atau subsidi, jadi tidak dikenai PPN. Jadi sasarannya lebih kepada yang segmennya konsumen mampu, termasuk pendidikan non-sekolah,” jelas Yustinus.

** ass/cnn

Pedagang Pasar Sentul City Divaksin Covid-19

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pasar modern di Kawasan Sentul City yakni Pasar Bersih Sentul City bersama dengan Puskesmas Babakan Madang mengadakan program vaksinasi Covid-19 yang diperuntukkan bagi para pedagang pasar yang terdiri dari pedagang ruko, kios dan lapak. Program ini juga diperuntukan bagi petugas kebersihan dan keamanan pasar yang setiap hari berinteraksi di lingkungan pasar. Kegiatan pemberian vaksin sinovac yang dikhususkan bagi pelayanan publik ini bertempat di Sentul Tower Apartement dengan menyasar 300 penerima vaksin, Kamis (10/6).

Pasar Sentul City menjadi pasar pertama di wilayah Babakan Madang yang telah melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19. Hal itu disampaikan dr. Desy Podangsari Neidy selaku kepala puskesmas Babakan Madang.

“Vaksinasi ini pertama dilakukan di Pasar Bersih Sentul City. Jadi kita ingin pasar Sentul City Babakan Madang ini menjadi percontohan Kabupaten Bogor bahwa di pasar Sentul City ini sudah semua pedagang divaksinisasi,” terangnya.

Sebelum dilakukan vaksinasi, secara bergantian peserta vaksinasi Covid-19 harus melewati beberapa tahapan, yang pertama adalah meja 1 yakni registrasi, kemudian ke meja 2 yakni skrining kesehatan, baru ke meja 3 yakni vaksinasi. Setelah mendapatkan vaksinasi peserta lanjut ke meja 4 yakni pencatatan dan terakhir tempat observasi/pemantauan.

Selama pelaksanaan kegiatan ini tidak henti-hentinya petugas mengingatkan peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 3 M yaitu Memakai Masker dengan Benar, Mencuci Tangan dengan Hand Sanitizer serta Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

“Kami mendukung program pemerintah karena kami menyadari bahwa pasar adalah tempat terjadinya pertemuan banyak pihak yang kita tidak tahu asalnya dari mana saja, resiko tinggi. Mungkin pengunjung pasar adalah mayoritas warga sentul tapi warga luar pun banyak, untuk itu kami fokus untuk berkontribusi dalam program menuntaskan pandemi covid ini. Alhamdulillah pihak dinas kesehatan melalui Puskesmas Babakan Madang pun mensupport langsung pada saat kami mengajukan permohonan vaksinasi dan kami menjadi prioritas. Bahkan saat ini kami menjadi percontohan untuk Babakan Madang”, ujar Prastiti Handayani Direktur Pasar Bersih Sentul City.

Ia pun berharap, dengan telah dilakukannya vaksinasi ini, dimana setidaknya sudah 50% lebih pedagang yang telah divaksin hari ini, maka warga atau pengunjung akan lebih nyaman datang ke pasar Sentul City.

Untuk mengetahui pedagang mana yang sudah divaksin atau belum, kita dapat mengetahuinya dengan cara melihat pada dinding ruko, kios atau lapak apakah sudah ditempel stiker atau belum. Stiker digunakan sebagai penanda bahwa pedagang tersebut sudah melakukan di aksin atau belum dan juga sebagai media edukasi kepada pedagang lain yang belum berpartisipasi dalam program ini.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Pasar Sentul City ini juga ditinjau langsung serta mendapat dukungan positif dari camat Babakan Madang, Cecep Imam.

“Saya memberikan support baik kepada yang akan divaksin ataupun yang memberikan vaksin. Pesan khusus para pedagang yang ada di Pasar Bersih Sentul saya harap semua divaksin”, tutupnya.

Perlu diketahui, untuk vaksinasi kedua nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 8 juli 2021.

** Fredy Kristianto

Kondisi Stabil dan Membaik, KB Bukopin Sandang Peringkat Pefindo AAA

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
KB Bukopin berhasil mendapatkan peringkat id AAA dari PEFINDO selaku pemeringkat efek Nasional. Sebelumnya PEFINDO memberi predikat idAA kepada Perseroan untuk periode review September 2020 setelah KB Kookmin Bank resmi menjadi majority shareholder.

Dengan demikian outlook untuk peringkat Perseroan saat ini adalah “Stabil”. Selain peringkat korporasi, peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II/2015 KB Bukopin juga meningkat menjadi idAA dari idA+.

Mengacu pada rilis yang dipublikasikan oleh PEFINDO, meningkatnya peringkat Perseroan saat ini tercermin dari dukungan yang solid dari para pemegang saham.

Selain itu PEFINDO juga menilai bahwa dukungan dari KB Kookmin Bank semakin kuat kepada Perseroan, terutama dengan berakhirnya proses hukum terkait kepastian penetapan KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali.

Lebih lanjut, PEFINDO dalam rilisnya menjelaskan, bahwa peringkat idAAA memiliki peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kapasitasnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, dibandingkan dengan obligor Indonesia lainnya, lebih unggul.

Keamanan utang dengan peringkat idAA berbeda dari utang dengan peringkat tertinggi hanya pada tingkat yang kecil. Kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya pada efek utang, relatif terhadap emiten Indonesia lainnya, sangat kuat.

Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari KB Kookmin Bank, posisi pasar yang kuat di industri perbankan dan kemitraan bisnis strategis dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

President Director KB Bukopin Rivan A. Purwantono menyatakan, pihaknya sangat bersyukur dan mengapresiasi sebaik-baiknya dengan peningkatan peringkat yang diberikan PEFINDO saat ini.

“Hal ini dapat menjadi acuan para investor dan calon investor untuk tetap percaya dengan kinerja Perseroan saat ini dan kedepannya, karena kuatnya dukungan KB Bukopin sebagai PSP yang konsisten mendukung kemajuan KB Bukopin,” ujar Rivan.

Senada dengan PEFINDO, Rivan mengatakan, kenaikan peringkat ini sangat dipengaruhi oleh status hukum KB Kookmin Bank yang semakin jelas selaku pemegang saham pengendali serta semakin eratnya kerjasama dan kesepahamaan dengan Bosowa sebagai pemegang saham lainnya, memberi andil besar dalam naiknya peringkat KB Bukopin.

Sebelumnya pada Senin, 7 Juni 2021 kedua pemegang saham menandatangani kesepakatan untuk mendukung percepatan pertumbuhan KB Bukopin.

Kedua pemegang saham terbesar KB Bukopin ini sepakat saling mencabut tuntutan hukum. Sebagai pemegang saham pengendali, KB Kookmin Bank memiliki fokus dan komitmen untuk menjadikan Perseroan sebagai Bank yang sehat dan prudent di tanah air.

KB Kookmin Bank konsisten memberikan dukungan signifikan kepada Perseroan, terutama dalam hal likuiditas dan permodalan. Selain itu seluruh aspek strategis dalam penguatan bisnis, manajemen risiko, SDM, serta infrastruktur IT menjadi fokus Perseroan dalam proses transformasi.

Selain transformasi, dalam waktu dekat Perseroan akan melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Terdapat 7 (tujuh) agenda yang akan dimintakan persetujuan pemegang saham, salah satunya berupa pelaksanaan aksi korporasi Penawaran Umum Terbatas (PUT) ke enam. Perseroan berharap melalui PUT VI ini dapat semakin memperkuat struktur permodalan yang dimiliki.

“Penguatan modal ini menjadi komitmen bersama kami dan PSP, dan didukung OJK untuk dilaksanakan tahun ini, diharapkan pemegang saham lainnya juga dapat berpartisipasi memperkuat permodalan kami. Pasca RUPST ini akan kami ajukan dulu ke OJK,” jelas Rivan terkait rencana aksi korporasi tersebut.

Handy Mehonk |**