28.1 C
Bogor
Thursday, August 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1235

Susu Mbok Moerni: Susunya Sehat Rasanya Mantap

0


Depok | Jurnal Inspirasi

Tagline Susunya Murni, Sehat, Bergizi, mulai terdengar dan dikenal di kalangan masyarakat. Itulah tagline dari brand dari franchise Susu Mbok Moerni. Susu Mbok Moerni adalah susu murni atau susu UHT yang dicampur dengan berbagai macam varian rasa, baik dari series buah, special cookies, serta series lainnya.

Salah satunya ada di Susu Mbok Moerni cabang Depok, lebih tepatnya di Jalan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.

Mereka menghadirkan berbagai macam varian dan series dari susu murni. “Yang pasti susu asli yang murni dengan berbagai varian rasa, plus susunya masih fresh dan segar,” ujar salah satu pegawai Susu Mbok Moerni, Rudi Mulyana kepada Jurnal Bogor, Jumat (18/6).

Rudi menerangkan, untuk varian rasa di Susu Mbok Moerni ada 4 macam kategori. Pertama fresh milky, kedua coffe milky, ketiga special cookies, dan yang terakhir ada fruity milky. Untuk menu yang paling diminati atau sering dibeli, ada dari varian coklat dari fresh milky, serta varian durian dari fruity milky.

“Sebenernya setiap orang beda-beda ya dalam menyukai rasa. Dan memang setiap konsumen kalo beli susu disini, rata-rata memilih rasa coklat sama durian. Kalo coklatkan dominan, tapi kalo rasa duriannya kita pake daging buahnya langsung. Mungkin itu salah satu alasannya, mengapa mereka lebih minat di rasa tersebut,” terangnya.

Untuk varian special cookies, susu murni dicampur dengan cookies atau ditaburkan dengan topping yang telah disediakan. “Kalo wafer, biscuit, cookies yang ini memang untuk topping. Hanya tambah nominal Rp2.000 kalian bisa pilih topping yang sudah tersedia, kaya regal, bengbeng, oreo, cookies, dan yang lainnya,” tambahnya.

“Untuk series fruity milky, ada strawberry, kurma, dan durian yang bener-bener pake buah asli,” tegasnya.

Susu Mbok Moerni juga menyediakan menunya pada aplikasi Go food atau Grab food, bagi kalian yang hanya ingin duduk dan menunggu pesanan datang. Harga yang ditawarkan dari Susu Mbok Moerni dimulai dari yang paling murah atau dikisaran Rp7.000 sampai yang paling mahalnya seharga Rp15.000.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

Roti Kopi Ala Roti Poh

0


Depok | Jurnal Inspirasi

Roti dengan olesan topping kopi ala Meksiko ini sudah lama menjadi jajanan serta pilihan masyarakat. Roti ini juga dikenal dengan Coffe bun atau roti kopi, selain aromanya yang khas, roti tersebut juga memiliki tekstur yang renyah diluar dan lembut di dalam. Saat ini, kita apat menemukan Franchise ini dengan mudah. Salah satunya adalah roti kopi Roti Poh.

Roti ini ada di daerah Depok, atau tepatnya depan stasiun Citayam yang berlokasikan di Jalan Raya Citayam, Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.

“Buat rasa rotinya kita ada 4 varian, ada original butter, vanilla, keju, sama choco chips,” ujar Owner Roti Poh Citayam, Ryan kepada Jurnal Bogor, Jum’at (18/6).

Ryan menerangkan, selain roti kopi Ia juga menyajikan es teh ataupun minuman kekinian yang lainnya. “Kalo es teh ini kita ada promo, jadi cuma Rp3.000 aja,” terangnya.

Untuk menu minuman yang lain, sama seperti minuman kekinian yang beredar. Mereka menawarkan harga untuk minuman kekinian ini senilai Rp5.000 dengan varian vanilla, green tea, taro, chocolate, thai tea, dan masih banyak lagi, yang tak lupa di tambah dengan topping kekinian diatasnya dengan free atau dengan tambahan harga sebesar Rp1.000 – Rp3.000 saja.

Yang menarik dari Roti Poh ini terletak pada nominal harganya. “Kalo roti kopi yang lain kaya roti o, roti boy, satuannya Rp10.000. Tapi disini, harga satuannya Rp5.000 dan rasanya sama kaya roti kopi lainnya. Terus, kalo kalian belinya 3 pcs cukup bayar Rp13.000 aja,” tambahnya.

Untuk pembeli datang dari semua kalangan, baik anak-anak sampai orang tua pun minat terhadap Roti Poh ini. Jam ramai yang terjadi disini biasanya jam pulangnya karyawan kantor yang tinggal di Citayam dan sekitarnya. “Kalo weekend sih ramenya dari sore keatas, karena kan banyak juga yang lalu lalang,” tutupnya.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

E-Kujang Permudah Belanja di Pasar Tradisional

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) terus membuat beragam inovasi, salah satunya dengan meluncuekan Aplikasi e-Kujang, sesuai anjuran Bank Indonesia untuk mengurangi pembayaran tunai di pasar.

Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir mengatakan bahwa aplikasi e-Kujang ini dapat menginformasikan bahwa Pasar Pakuan Jaya telah beradaptasi dengan era New Normal, modern, nyaman serta menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi caranya sangat mudah dengan hanya mendownload aplikasi e-Kujang dan melakukan pengisian saldo segala macam pembayaran dilakukan dengan mudah, seperti pembayaran tagihan Telkom, Tagihan Halo, Indihome, Pulsa dan data, Token PLN, BPJS Kesehatan, Finepay dan pembayaran lainnya,” ujar Muzakkir kepada wartawan, Kamis (17/6).

Dengan aplikasi itu, sambung dia, berbelanja di pasar tradisional akan semakin mudah. “Misalnya belanja sayur seharga Rp15.000 atau Rp20.000 tinggal barcode scan, proses pembayaran uang langsung masuk ke rekening para pedagang, sehingga tidak perlu membawa uang tunai,” tambahnya.

Sebelumnya, VP Government dan SME Services PT. Finnet Indonesia, Erik mengapresiasi laangkah Perumda PPJ dalam mengembangkan aplikasi e-Kujang.

“Semoga aplikasi e-Kujang membawa kemudahan dan keberkahan untuk kita semua,” katanya.

** Fredy Kristianto

Langgar Jam Operasional, 3 Cafe Kena Denda

0


Bogor | Jurnal Inspirasi

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro dan Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan menggelar patroli penerapan protokol kesehatan, khususnya ketaatan jam operasional bagi pengelola kafe, restoran dan tempat hiburan.

Hasil patroli gabungan tersebut mendapati tiga unit kafe yang masih membuka jam operasionalnya melewati yang telah ditentukan, yakni jam 21.00 WIB. Bagi pelanggar dikenakan sanksi administratif berupa denda mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Kafe atau tempat hiburan tersebut antara lain See Look Red di Jalan Raya Tajur, Zentrum di Jalan Raya Pajajaran dan True Colours di Jalan Bina Marga.

“Tepat jam 21.00 WIB kami berkeliling untuk melakukan patroli memastikan ketaatan terhadap jam operasional. Didapati setidaknya ada tiga pengelola cafe atau tempat hiburan yang masih beroperasi di atas jam 9 malam. Langsung kami lakukan tindakan dikenakan sanksi administratif berupa denda. Dendanya sesuai dengan ketentuan antara Rp 5-10 juta tadi,” ungkap Bima Arya, Kamis (17/6/2021) malam.

Bima menambahkan, meski masih ada pelanggaran, namun sebagian besar pengelola sudah mulai mematuhi aturan yang berlaku. “Mungkin ada efek dari imbauan saya, Pak Kapolresta, Pak Dandim tadi sore. Ini adalah pesan untuk seluruh warga Bogor agar betul-betul membatasi kegiatan terutama berkumpul, berkerumun,” ujar Bima.

“Kami mengimbau kepada pengelola kafe, restoran agar mematuhi jam operasional. Termasuk juga warung-warung seperti ini yang kami mendapatkan laporan kalau malam tempat angkringan ini penuh. Kita akan berpatroli terus,” tambahnya.

Pengetatan ini, kata Bima, terpaksa harus diambil Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor karena terjadi tren peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bogor, bahkan di Indonesia. “Lonjakan kasus hari ini mencapai 204 masih kita dalami tracing-nya. Tapi sebagian besar itu laporan dari wilayah. Jadi memang indikasi kenaikan secara cepat itu ada. Tingkat keterisian tempat tidur juga naik tajam. Minggu lalu masih di bawah 20 persen, hari ini sudah 60 persen (BOR). Cepat sekali. Jadi ini peringatan bagi semua agar betul-betul mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro menyatakan bahwa ada dua hal yang akan diperkuat untuk menanggulangi lonjakan kasus Covid-19.

“Pertama, secara mikro kita perkuat posko-posko yang berada di RT/RW. Secara makro kita akan melaksanakan ganjil genap, termasuk insidentil bisa kita melakukan pengalihan pintu tol menuju Kota Bogor. Selain itu patroli-patroli malam akan digiatkan untuk memonitor semua kerumunan di luar cafe dan restoran atau tempat lain,” ujar Susatyo.

“Jangan sampai nanti cafe restoran ditutup ternyata masih banyak warga yang berkumpul nongkrong di pinggir jalan dan lain sebagainya, ini kita lakukan pembubaran,” pungkasnya.

** fredy kristianto

Kabupaten Lebak Miliki Komoditas Unggulan

0

Lebak | Jurnal Inspirasi

Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor Yusral Tahir menyampaikan setiap daerah di Indonesia memiliki berbagai komoditas yang diproduksi dan diperdagangkan oleh masyarakat setempat. Produk ini layak dijadikan komoditas unggulan daerah dengan menyertakan nama daerahnya.

Hadir membuka Pelatihan Manajemen Penyuluhan bagi Aparatur dan Pelatihan Manajemen Agribisnis bagi Non Aparatur di Rangkasbitung, Yusral menuturkan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten merupakan salah satu wilayah yang memiliki banyak komoditas pertanian seperti pepaya, jambu, rambutan, durian dan manggis serta produk perkebunan kelapa sawit yang harus dijadikan komoditas unggulan khas Kabupaten Lebak..

“ Produk – produk tersebut baiknya ada penamaan yang menjadi perwakilan atau ciri khas Kabupaten Lebak. Ini yang menjadi salah satu tantangan Dinas Pertanian, para penyuluh dan petani kedepan, “ ungkapnya, Senin (14/06/2021).

Ia melanjutkan jika melihat trend sekarang dimana konsumsi masyarakat sangat menghargai unsur kreatifitas yang menjadikan suatu produk berbeda karena adanya keunikan corak budaya atau kekhasan citarasa daerah tertentu. Adanya unsur keunikan lokal atau kekhasan daerah ini merupakan daya saing suatu produk yang akan memberikan nilai jual tinggi.

“kita harus bersama-sama menonjolkan produk khas Kabupaten Lebak di pasar nasional dan internasional” tambah Yusral.

Yusral menegaskan kehadiran program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) menempatkan Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, dan petani bersama-sama berperan dilapangan sebagai ujung tombak program-program pertanian nasional, seperti program Gratieks dan KUR.

Mengingat pentingnya peran tersebut maka perlu adanya Super Tim yang terdiri dari aparatur dan pengusaha pertanian, guna memanage agribisnis, memanage penyuluhan targetnya sama yaitu bagaimana produk pertanian Kabupaten Lebak bisa masuk ke pasar internasional, kata Yusral.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyambut positif kegiatan pelatihan manajemen ini.

Kata Rahmat Di era 4.0 penguasaan teknologi sangat penting bagi petani guna melaksanakan pemasaran secara digital dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

” Pelatihan yang diselenggarakan oleh PPMKP di lingkungan Distan Kabupaten Lebak merupakan hal yang bermanfaat dan sangat kami butuhkan, “ ucapnya.

Guna meningkatkan pengembangan budidaya komoditas ungulan lokal di berbagai daerah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), terus mendorong pengembangan kawasan buah lokal. Untuk mengembangkannya kata Mentan setiap daerah harus memperhatikan keunggulan komparatif dan kompetitif wilayah. Bahkan harus dikelola secara komprehenship dari hulu hingga hilir.

Setiap daerah memiliki ciri khas sendiri sehingga perlu dilakukan penyesuaian untuk buah lokal yang dikembangkan, “ ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian mengidentifikasi produk pangan lokal di daerah masing-masing (spesifik lokasi).

“Diperlukan penyuluh yang andal untuk melihat peluang meningkatkan produktivitas yang bermakna meningkatnya kualitas, kuantitas dan kontinuitas, “ tuturnya.

** Yudi Ils/PI/Regi – PPMKP

Satgas Covid Tetapkan Bina Madani Area Karantina Terbatas

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota Bogor terus berupaya menekan persebaran Covid-19 dari klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Bina Madani di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan. Kepala Satgas Penanganan Covid Klaster Ponpes Bina Madani, Agustian Syach mengatakan bahwa sejak adanya temuan kasus positif, pihaknya langsung melakukan isolasi terhadap area tersebut dan menetapkan kawasan itu sebagai area karantina terbatas.

“Tidak ada yang boleh keluar masuk, kecuali petugas. Petugas pun boleh masuk menggunakan APD lengkap dengan prokes ketat,” ujar Agustian Syach kepada wartawan, Kamis (17/6).

Menurut dia, dalam sehari, petugas dua kali melakukan pengecekan ke dalam ponpes untuk memastikan tidak ada pelanggaran prokes yang dilakukan. “Sekali setiap siang petugas mengontrol, kemudian dilanjut sekali lagi pada malam hari. Kemudian untuk penyemprotan disinfektan dilakukan sehari dua kali,” katanya.

Pria yang akrab disapa Demak inj menjelaskan bahwa setiap harinya terdapat 12 petugas gabungan dari unsur TNI, Polri dan Satpol PP yang melakukan pengawasan di area tersebut. Sementara untuk suplai makanan dan buah-buahan menjadi tanggung jawab Perumda Pasar Pakuan Jaya, begitupun Dinas Kesehatan (Dinkes) yang betugas memasok vitamin.

“Apabila ada santri positif yang ingin dijemput keluarganya untuk diisolasi di rumah sakit atau mandiri diperbolehkan, asal dijemput menggunakan amblunace dan APD lengkap,” ungkapnya.

Agustian Syach

Lebih lanjut, kata Demak, jika ada santri yang telah dinyatakan negatif, maka akan dimasukan ke dalam salah satu asrama untuk kembali melaksanakan isolasi hingga lima hari kedepan.

“Jadi di dalam ponpes sudah dibagi, mana asrama yang zona merah mana yang tidak. Mereka tak boleh pergi kemana-mana sampai benar-benar sembuh,” paparnya.

Demak menjelaskan, ketika kasus pertama ditemukan di ponpes tersebut, Dinkes langsung melakukan swab PCR terhadap kurang lebih 400 orang yang merupakan santri dan pengurus ponpes.

“Karantina terbatas untuk ponpes itu sudah berlangsung dua pekan, dan akan selesai sampai di kawasan itu nol kasus,” ungkap dia.

** Fredy Kristianto

Jokowi Minta Vaksinasi Dipercepat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Presiden Joko Widodo meminta agar vaksinasi di tempat dengan mobilitas dan interaksi tinggi dipercepat. Tempat-tempat publik seperti stasiun kereta api, terminal bus, bandara, hingga pelabuhan harus menjadi prioritas.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam keterangannya selepas meninjau pelaksanaan vaksinasi di Stasiun Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis, 17 Juni 2021.

“Kita ingin ada percepatan di tempat yang interaksinya tinggi, yang mobilitasnya tinggi, baik itu stasiun kereta, terminal bus, airport, dan juga pelabuhan, karena di situlah kalau tidak kita segerakan akan terjadi penyebaran,” ujar Presiden.

Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi, Presiden tiba di Stasiun Bogor sekitar pukul 08.06 WIB. Presiden tampak didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo.

Kepala Negara menjelaskan bahwa Bogor merupakan salah satu wilayah aglomerasi dan penyangga ibu kota Jakarta sehingga tingkat interaksi dan mobilitas penduduknya tinggi.

“Oleh sebab itu, kita ingin memberikan prioritas baik bagi penumpang KRL, kemudian penumpang kereta api, juga pekerja di stasiun untuk melindungi mereka dari Covid-19,” jelas Presiden.

Dengan adanya vaksinasi di stasiun dan lingkungannya, Presiden berharap seluruh pihak dan masyarakat bisa segera terlindungi dari Covid-19.

Untuk diketahui, vaksinasi di Stasiun Bogor diperuntukkan bagi sekitar 1.500 pengguna kereta rel listrik (KRL), pelaku ekonomi di stasiun, hingga masyarakat sekitar. Adapun vaksin yang digunakan adalah vaksin AstraZeneca.

** Fredy Kristianto

Kadin Siap Bantu Pemkot Tangani Covid

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kamar Dagang dan Industri Indonesia Indonesia (Kadin) Kota Bogor mengaku Kadin siap membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menekan persebaran Covid-19 agar sektor ekonomi kembali menggeliat.

“Intinya kami siap membantu pemerintah dalam menekan angka covid,” ucap Direktur Eksekutif Kadin Kota Bogor Bagus Maulana, Kamis (17/6).

Kendati demkian, penerapan Ganjil Genap yang akan kembali diterapkan pada akhir pekan ini akan berdampak pada perekonomian khususnya UMKM, perhotelan dan pariwisata.

Hal itu mengacu pada pengalaman sebelumnya yang mana para pelaku UMKM dan Perhotelan mengalami anjlok.

“Sejak adanya Ganjil Genap ini memang mempengaruhi UMKM dan pariwisata di Kota Bogor. Memang banyak yang mengeluh kepada kami. Ini juga berimplikasi pendapatan untuk pelaku UMKM perhotelan,” katanya.

Kendati demikian, Kadin mendukung penuh penerapan Ganjil Genap yang bertujuan untuk menekan angka Covid-19.

“Kadin paham Ganjil Genap untuk menekan angka covid kami siap berintegritas dan duduk bareng untuk menekan covid, karena corona hampir merontokan sendi-sendi perekonomian,” ucap Bagus.

** Fredy Kristianto

Bogor Terancam Memerah

0

Hari Ini, Ada Tambahan 204 Kasus Positif

Bogor | Jurnal Inspirasi

Situasi Kota Bogor semakin genting, dan terancam kembali tergelincir ke zona merah. Pasalnya, pada Kamis (17/6) jumlah kasus positif di Kota Bogor bertambah 204 orang. Angka tersebut tertinggi sejak pandemi berlangsung pada Maret 2020 lalu. Sebelumnya, pada Februari 2021 angka kasus positif sempat menembus 182 pasien dalam satu hari.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, situasi Kota Bogor harus segera disikapi secara serius, apalagi saat ini ketersediaan tempat tidur rumah sakit atau Bed Occupancy Ratio (BOR) telah menembus 60 persen atau sudah melebihi ambas batas yang ditetapkan WHO.

“Atas dasar itu, kami sudah menyiapkan beberapa langkah untuk dilakukan. Tambahan 204 kasus positif ini adalah yang tertinggi sejak pandemi Covid-19 berlangsung,” ujar Bima, Kamis (17/6).

Bima meminta agar seluruh masyarakat Kota Bogor tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan menghindari kerumunan dengan tidak melaksanakan aktifitas yang melibatkan lebih dari 10 orang. “Bagi yang melanggar akan kami tindak tegas. Untuk warga yang telah merencanakan membuat kegiatan yang melibatkan lebih dari 10 orang silahkan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19,” jelasnya.

Selain itu, kata Bima, seluruh kegiatan operasional restoran, cafe dan pertokoan harus tutup pada pukul 21.00 WIB. Begitupun dengan jam operasional pasar tradisional. “Nanti teknisya akan diumumkan oleh Perumda Pasar Pakuan Jaya,” katanya.

Menurut Bima, fasilitas publik seperti pedestrian lingkar SSA yang biasa digunakan warga untuk berolahraga juga akan ditutup pada Sabtu dan Minggu. Sementara untuk tempat wisata, diwajibkan setiap pengunjungnya mengantungi hasil rapid antigen. “Kapastitas tempat wisata juga tak boleh lebih dari 50 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo mengatakan bahwa pemberlakuan Ganjil Genap (Gage) akan diterapkan pada Sabtu dan Minggu dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Terdapat lima titik Chek point’ untuk penerapan Gage. Kelima titik tersebut diantaranya adalah di Simpang Baranangsiang, Jalan Pajajaran atau tepatnya di depan restoran Bumi Aki, Air Mancur, Jembatan Merah, dan Jalan Empang.

“Di Empang kita akan buat rekayasa lalu lintas. Nantinya akan dibuat satu arah,” katanya.

Selain itu, kepolisian juga dapat menutup Tol Jagorawi ke arah Kota Bogor secara situasional. “Kami bisa melakukan penutupan sevara situasional,” tukasnya.

** Fredy Kristianto

Camat Dramaga Imbau Kades Gunakan Samisade Sesuai Aturan

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Dalam rapat Musyarawah Desa (Musdes) di Desa Petir, Camat Dramaga Ivan Pramudia meminta semua pihak mengawasi pelaksanaan pengerjaan bantuan Samisade (Satu Miliar Satu Desa). Ivan mengimbau kepada para kepala desa yang mendapatkan bantuan Samisade untuk pembangunan infrastruktur harus mengikuti juknis dan aturan yang ada.

“Karena dalam pengerjaan proyek Samisade ini tidak hanya Inspektorat namun kejaksaan dan kepolisian akan turut melakukan pemantauan,” kata Ivan, Kamis (17/6).

Dalam Musdes itu Ivan menjelaskan teknis pelaksanaan dan menjelaskan tata cara penggunaan anggaran Samisade tersebut. “Selain Desa Petir untuk tahap ini ada Desa Dramaga dan beberapa desa lainya meksipun belum semuanya,” kata Ivan.

Sementara Kepala Desa Petir Sukardi meminta kepada seluruh warga masayarakat dan tokohnya agar selalu tidak merasa bosan untuk menegur dan mengingatkan kepadanya terkait adanya program Samisade yang akan dimulai dalam waktu dekat ini. “Kalau saya salah dan ada yang tidak sesuai tolong diingatkan jangan bosen-bosen demi tercapainya keberhasilan program Bupati Bogor ini,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan