22.4 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1207

Ruhiyat Sujana Silaturahmi Akbar dan Launching Sahabat Dhuafa

0

Leuwiliang | Jurnal Inspirasi

Sebagai momen hari yang suci, Idul Fitri menjadi ajang silaturrahmi dan halal bihalal, hal ini dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Demokrat asal Pamijahan, Ruhiyat Sujana.

Kang RS sapaan akrabnya melakukan acara silaturahmi akbar dengan para relawan dan berbagai unsur organisasi/komunitas serta warga masyarakat yang digelar di Perkebunan Cianten, Leuwiliang, baru -baru ini.

“Acara ini sifatnya umum dan mempersilahkan warga masyarakat yang mau ikut. Kegiatan ini sebagai ajang bagi saya sebagai pejabat publik (pelayan masyarakat) untuk bertemu bersikaturrahmi (sapa warga) dan momentum untuk menyampaikan permohonan maaf di suasana idul fitri,” katanya.

Selain silturrahmi dan halal bihalal acara ini juga dimanfaatkan untuk bertukar pikiran menyamakan ide dan gagasan untuk kepentingan bersama dengan melaunching program peduli sosial “Sahabat Dhuafa”.

“Dengan begitu saya berharap kedepanya semakin banyak yang ikut andil dalam program ini, kontribusi tidak hanya harta, bisa pemikiran dan tenaga dan itu memang kami butuhkan,” ujarnya.

Sementara itu Badru Tamam sebagai panitia pelaksana berharap kegiatan silaturrahmi ini menjadi ajang merajut kebersamaan dan menjadi program kegiatan yang berkelanjutan agar bisa menjadi sarana bertukar pikiran untuk menghasilkan ide dan gagasan yang positif.

“Acara yang digagas secara sederhana guna terbangun kebersamaan dengan poin kebermanfaatan. Dan Alhamdulillah meskipun sempat diguyur hujan kegiatan ini bisa berlangsung sampai dengan selesai dan pesertapun antusias mengikuti rangkaian acaranya, acarapun ditutup dengan makan nasi liwet,” katanya.

Pria yang akrab disapa Komeng ini, menambahkan kegiatan ini sengaja dilaksanakan di lapangan terbuka agar tetap bisa menjaga jarak.

“Sengaja kita adakan di lapangan terbuka, agar Prokes masih tetap bisa dijalankan. Selain itu sebelum acara dimulai pun kami sudah cek suhu tubuh dan memberi masker pada peserta atau orang yang hadir,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Wisata Alam Seureuh Hejo Sajikan Nuansa Alam yang Asri di Leuwisadeng

0

Leuwisadeng | Jurnal Inspirasi

Kabupaten Bogor terkenal dengan keindahan dan eksotisme alamnya, bagi para wisatawan selalu menarik dikunjungi untuk menghilangkan stres dengan cara menikmati keindahan dan keasrian nuansa alamnya.

Salah satu destinasi wisata yang menawarkan keasrian nuansa alam adalah wisata alam Seureuh Hejo yang saat ini sedang digenjot oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yang diketuai oleh Yudha Prananda.

Nuansa alami dengan udara sejuk menjadi daya tarik dari tempat ini dan sangat cocok untuk bersantai dan menghilangkan stres.

Lokasi wisata alam Seureuh Hejo berada di Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, tepatnya di Kampung Gunung Seureuh.

Rute jalan menuju ke lokasi Seureuh Hejo dapat diakses dari Bogor menuju arah Jasinga, setiba di Jalan Raya Sadeng anda bisa mengambil ke arah Jalan Sadeng Joglo menuju Kampung Gunung Seureuh sejauh 4 kilometer menuju lokasi wisata.

Akses jalan menuju lokasi agak sedikit terganggu dengan kondisi jalan yang berlubang dan berbatu, namun hal tersebut terbayar dengan keindahan alam yang tersaji.

Untuk memasuki kawasan wisata Seureuh Hejo pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 15.000/orang dan bisa mendirikan tenda di lahan seluas 11,7 hektare tersebut, sedangkan biaya parkir kendaraan hanya dipatok Rp 5.000.

Di tempat wisata alam Seureuh Hejo anda bisa berswafoto di spot-spot foto yang instagenic. Juga menyediakan camping ground atau area perkemahan yang menarik camping ground tersebut terletak di antara pohon-pohon pinus disertai udara yang sejuk.

Sekretaris Desa Sadeng Hikmat Gunawan menyampaikan, selain menjadi salah satu kebanggaan bagi warganya, Seureuh Hejo diharapkan mampu meningkatkan prekonomian warga sekitar.

“Kedepan nantinya, kerajinan-kerajinan tangan warga di Desa Sadeng ini akan dijajakan di wisata alam Seureuh Hejo guna meningkatkan prekonomian warga sekitar,” ungkap Hikmat Gunawan

Hikmat Gunawan mengatakan, saat ini wisata alam Seureuh Hejo belum menyediakan tempat penyewaan tenda, sehingga untuk sementara pengunjung yang akan berkemah diharapkan membawa peralatan berkemah.

“Saat ini memang belum ada, akan tetapi kedepan akan kami tingkatkan diusahakan untuk menyiapkan tempat penyewaan tenda bagi para pengunjung yang akan berkemah,” ucapnya.

** Cepi Kurniawan

Dinonaktifkan, Novel Baswedan dkk Lakukan Perlawanan

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Novel Baswedan dan 74 pegawai KPK tetap akan bekerja sebisa mungkin meski telah dinonaktifkan setelah dinyatakan tidak memenuhi syarat beralih status sebagai ASN. Mereka pun masih akan melakukan perlawanan terhadap keputusan pimpinan KPK itu.

“Tentu kami harus melakukan kewajiban ketika mendapat gaji. Apakah tetap bekerja? Sebisa mungkin bekerja,” ucap Novel di Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK yang juga kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (17/5/2021).

Novel dan 74 pegawai KPK itu sendiri sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai ASN karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan atau TWK. Setelahnya muncul Surat Keputusan (SK) Pimpinan KPK yang memerintahkan 75 pegawai KPK itu menyerahkan tugas kepada atasan masing-masing.

Namun Novel dan sebagian dari 74 pegawai KPK itu mengaku belum menerima SK yang dimaksud. Untuk itu, mereka tetap akan bekerja.

“Kami dari 75 ini banyak yang belum menerima SK, terkait apakah akan terus bekerja, kita harus paham bahwa SK yang ditandatangani oleh Pak Firli Bahuri tidak membuat kami menjadi harus kehilangan gaji dibayar oleh negara,” katanya.

“Tapi ada masalah serius dengan keputusannya Pak Firli Bahuri untuk memerintahkan tugas dan tanggung jawab. Saya kira harus lihat ke depan bagaimana jadi belum kita putuskan sekarang kita harus melihat fakta-fakta yang berjalan sekarang,” imbuhnya.

Di sisi lain, sebelumnya KPK angkat bicara soal penyidik senior KPK Novel Baswedan bersama 74 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos asesmen tes wawasan kebangsaan. KPK menyebut mereka bukan dinonaktifkan, melainkan diminta menyerahkan tugas kepada atasannya.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan salinan SK tentang hasil asesmen TWK sudah diserahkan kepada atasan 75 pegawai yang dinyatakan tidak lulus. Novel dkk pun diminta menyerahkan tugas kepada atasannya.

“Dalam surat tersebut, pegawai diminta untuk menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada atasan langsung, sampai dengan ada keputusan lebih lanjut,” kata Ali kepada wartawan, Selasa (11/5).

** ass/gelora

Akhirnya, Pasar Tekum Diambil Alih Pemkot

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pasar Teknik Umum (Tekum) atau Pasar Induk Kemang di Kecamatan Tanah Sareal, akhirnya diambil alih Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada Senin (17/5).

Pengambilalihan tersebut dipimpin langsung Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim didampingi unsur Forkopimda, sejumlah dinas instansi, Perumda Pasar Pakuan Jaya.

Wakil Walikota Dedie A Rachim mengatakan bahwa pengambilan alihan Pasar Tekum merupakan kewajiban Pemkot Bogor lantaran pasar rakyat harus dibawah kendali pemerintah daerah.

“Hari ini sesuai dengan langkah yang kita ambil dengan proses mulai dari tim pembentukan pengambil alihan operasional, maka hari ini kita melaksanakan pengambil alihan operasional pasar Tekum, setelah tertunda 14 tahun,” ujar Dedie kepada wartawan.

Kata Dedie, secara normatif PT Galvindo harus mau berkomunikasi yang intens dengan pemkot, karena apapun yang dilakukan masih bersinggungan satu dengan yang lain.

“Kami ingin melihat niat baik dati PT Galvindo untuk melaksanakan langkah-langkah bersama untuk menuju perbaikan pasar Tekum. Ini untuk tim itu terdiri dari berbagai OPD, termasuk Perumda Pasar Pakuan Jaya,” tuturnya.

PPJ sebagai perusahaan pelat merah dilibatkan sebagai pengelola Tekum, bukan hanya dinas koperasi UMKM dan Disperindag saja.

“Kami ingin melaksanakan operasional pasar yang proper dari berbagai segi, lingkungannya kan tidak tertata, jalanan bolong, becek, saluran air tersumbat sampah numpuk. Seperti ini kan tidak sehat, makanya pemerintah perlu ikut campur langsung menangani operasional pasar Tekum ini,” tuturnya.

Kata dia, Pasar Tekum sudah tercatat pada eraca aset Pemkot Bogor, semua pihak yang ada kaitannya di Kota Bogor terlibat.

“Ada hal yang masih kita tunggu niat baik dari PT Galvindo, tetapi kalau kelamaan kita juga punya pertimbangan-pertimbangan. Saya pikir saat ini tepat untuk mengambil alih operasional pasar Tekum. Kita juga sudah bentuk tim, ketuanya saya di bawahnya ada para pimpinan OPD, TNI, Polri dan Perumda PPJ,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedie menyatakan, Pasar Tekum akan direvitalisasi lantaran sudah dibawah kendali pemerintah.

“Kalau sudah di bawah kendali pemerintah kan nanti sampah kita bisa managemen dengan baik, saluran air yang selama ini tersumbat kita perbaiki, parkir yang semrawut kita tata. Untuk nilai retribusi, ada pengelolaan nanti kita hitung, tapi yang paling penting pengendalian inflasi daerah Pasar Induk Kemang,” ungkapnya.

Sebab, sambung dia, Pasar Tekum menjadi salah satu pusat penjualan bawang, cabai, dan itulah yang berkaitan langsung dengan inflasi daerah.

“Bila pemerintah tidak ikut disini, gimana mau mengendalikan inflasi daerah. Makanya salah satu hal yang krusial yang kita ambil dalam kontek pemgambil alihan operasional juga ada kaitan dengan pengendalian inflasi daerah,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Zionis Israel Masih Lancarkan Serangan Udara ke Gaza

0

Gaza | Jurnal Inspirasi

Pesawat tempur zionis Israel masih terus melakukan serangan udara di wilayah padat penduduk Palestina pada Minggu malam hingga Senin 17 Mei 2021. Mereka menyerang jalur Gaza. 

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyerukan segera diakhirinya kekerasan yang “sangat mengerikan” dan memperingatkan “krisis keamanan dan kemanusiaan yang tidak dapat dikendalikan”. Sementara pertemuan Dewan PBB telah ditunda oleh sekutu Israel, Amerika Serikat yang menolak resolusi terhadap Israel.

Zionis Israel pada Minggu pagi melakukan “gelombang serangan yang berkelanjutan” dalam 24 jam terakhir telah menarget lebih dari 90 sasaran di wilayah pantai, di mana serangan Israel menghancurkan sebuah gedung yang menjadi kantor media internasional, memicu kemarahan internasional.

Sekitar 3.000 roket telah ditembakan sejak Senin lalu dari Gaza terhadap Isarel, jumlah tertinggi yang pernah dicatat. Sistem anti-rudal Iron Dome berhasil mencegat lebih dari 1.000 roket, dan sekitar 45 roket jatuh di jalur pantai.

Korban tewas di Jalur Gaza terus meningkat di saat tim penyelamat mengeluarkan mayat dari tumpukan puing-puing. Warga Palestina berduka meratap dalam kesedihan.

Dalam serangan terbaru Israel, Minggu 16 Mei, sebanyak 42 warga Palestina terbunuh di Jalur Gaza. Otoritas Kesehatan Gaza melaporkan sekitar 40 ribu orang terpaksa mengungsi dari rumahnya. 

“Kami sedang tidur dan kemudian tiba-tiba ada roket menghujani kami,” kata Lamia al-Koulak, 43, yang kehilangan kerabat dalam pemboman fajar.

“Anak-anak menjerit. Selama setengah jam kami dibombardir tanpa peringatan sebelumnya. Kami keluar dan menemukan gedung sebelah rata,” ucapnya. 

Serangan zionis Israel telah menewaskan 197 orang di Gaza, dan 10 orang dari Israel sejak serangan Senin minggu lalu.

** ass/viva

Ashar Humanity Kecam Agresi Zionis Israel dan Dukung Perjuangan Palestina

0

Parung | Jurnal Inspiras

Ashar Humanity menaruh kepedulian terhadap perjuangan rakyat Palestina dan penolakan terhadap agresi militer Zionis Yahudi Israel. Sejumlah masyarakat yang tergabung Ashar Humanity dengan menerapkan protokol kesehatan menyelenggarakan kegiatan aksi damai kibar bendera Palestina di sepanjang Jalan Raya Parung, tepatnya di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Minggu (16/5/2021) pukul 16.00 Wib.

“Dalam kegiatan aksi damai ini mengibarkan bendera Palestina dan bendera Merah Putih di sepanjang Jalan Raya Parung dan banner Kibarkan 1000 Dukungan Untuk Palestina Merdeka,” kata Koordinator Lapangan Aksi tersebut Syahril kepada wartawan.

Dalam kegiatan itu juga turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKS Atma, tokoh agama Desa Jabon Mekar Ustadz Pupu Syarifuddin dan para tokoh agama se- Kecamatan Parung.

Perwakilan tokoh agama melakukan orasi secara bergantian diantaranya Ustadz Pupu Syarifuddin yang mengutuk keras agresi militer Zionis Israel yg mengambil hak kaum muslimin.

“Mari kita bersatu memberikan dukungan perjuangan rakyat Palestina dan mengirimkan doa terbaik untuk saudara-saudara kita yang ada di Palestina,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKS Atma. Dia juga menyatakan wajib memberikan dukungan kepada rakyat Palestina dan mengecam keras Zionis Israel.

“Kita wajib beraksi, soal hasil adalah hak Allah. Yang penting dimana posisi kita saat saudara kita rakyat Palestina dibombardir oleh Zionis Israel,” ujarnya.

Sementara aksi tersebut selain pengibaran bendera dan orasi juga ada pembakaran bendera Israel dan diinjak-injak oleh peserta aksi sebagai bentuk protes.

** Cepi Kurniawan

Pengunjung Wisata Wana Griya Cogreg Parung Membeludak Hingga Abaikan Prokes

0

Parung | Jurnal Inspirasi

Wisata Wana Griya yang berada di Kampung Cogreg, Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor dipadati pengunjung yang ingin berwisata, namun tampak banyak pengunjung mengabaikan protokol kesehatan.

Bahkan tumpukan wisatawan viral di Grup perpesanan, dalam video berdurasi 10 detik itu, tampak terlihat warga tanpa menjaga jarak, dan banyak yang tidak memakai masker

Menanggapi hal itu, Kades Cogreg M Yusuf mengatakan, wisata Wana Griya yang berada di wilayahnya itu memang pengunjung yang berwisata libur lebaran hari kedua lebaran sudah membeludak.

“Hari ketiga kemarin sempat ditutup oleh petugas satgas Covid 19, hari ke empat ini membludak lagi, makanya tadi kita lakukan penutupan lagi,” katanya.

M Yusuf juga mengatakan, di tempat wisata Wana Griya tidak hanya wisatawan lokal, namun wisatawan luar daerah itu juga ada.

“Ia ada juga yang dari luar wilayah setempat, sehingga terjadi penumpukan, tapi kami udah tegur, bersama Pak Camat dan Kapolsek menutup semetara sampai pengunjung yang di dalam berkurang,” pungkasnya.

Diketahui wisata Wana Griya yang ada di Desa Cogreg Parung itu terdapat beberapa objek wisata, seperti danau yang dibentuk seperti laut, wahana bermain anak-anak dan juga terdapat kolam renang.

** Cepi Kurniawan

Banyak yang Lolos Penyekatan di Wisata Gunung Bunder, Pengelola Perketat Prokes

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Hari ke-3 libur lebaran 2021, sejumlah kawasan Wisata dipenuhi oleh wisatawa baik lokal, maupun luar daerah. Seperti pada Sabtu siang (15/5/2021) lalu, di Kawasan Wisata Gunung Bunder, Desa Gunung Bunder 2, Kecamatan Pamijahan, meksipun ada posko penyekatan, namun banyak wisatawan luar Bogor seperti Jakarta, Depok dan Tangerang yang lolos penyekatan.

Wisatawan asal Sawangan, Depok, memgaku ia dan keluarganya terkena imbas macet di rusa jalan wisata Gunung Bunder, namun ia bisa lolos dari penyekatan.

“Alhamdulillah meksipun macet-macetan bisa masuk ke lokasi wisata,” katanya.

Wisatawan lain, Budi asal Jakarta juga mengaku berangkat dari Jakarta pada pagi hari dan selama perjalanan tidak ada pemberhentian kendaraan.

“Gak ada penyekatan, mau jalan jalan ke sini libur Lebaran karena di Jakarta penuh, ziarah gak boleh dan ke Puncak pasti dijaga ketat akhirnya milih ke sini, sama keluarga,” ujarnya.

Sementara menurut Kepala Resort Taman Nasional Gunung Salak Endah Sukirman, pihak pengelola wisata tidak bisa melarang masyarkat yang ingin berlibur lebaran.

“Kalau pengelola gak bisa melarang mau ada yang masuk syukur tidak pun tidak masalah, karena di wisata Gunung Bunder ini sebenernya kebanyakan yang bekerja warga setempat, yang berjualan warga setempat jadi mereka sebenernya hanya sesekali saja berharap keuntungan lebih karena hari hari biasa apalagi pas Covid-19 2 tahun ini sepi,” bebernya.

Dan pihak pengelola lanjut Sukiman bahwa sudah menerapkan Prokes yang ketat, seperti telah menyiapkan beberapa tempat cuci tangan di beberapa pintu masuk wisata.

“Selain itu juga memeriksa suhu tubuh pengunjung serta membagikan masker bagi pengunjung yang tidak memakai masker,” ujarnya.

Sementara menurut Kabid Penertiban Umum Sat Pol PP Kabupaten Bogor Teguh Sugiarto, penyekatan dilakukan di depan Kantor Kecamatan Pamijahan dan di akses masuk pintu GSE melalui Desa Gunung Bunder.

“Terkait banyaknya yang lolos, saat diperiksa identitasnya, ketika domisilinya di Kabupaten Bogor, otomatis kita lanjutkan perjalanannya,” ujarnya.

Dari penyekatan tersebut, pihaknya dibantu Satpol PP Kecamatan Pamijahan dan personil BPBD yang mengklaim telah memutar balik 28 kendaraan roda empat dan 72 kendaraan roda dua.

Kebanyakan, kata Teguh, jenis kendaraan yang diputar balik yang berleter B, Z, T dan A.

** Cepi Kurniawan

Pemcam Cijeruk Pantau 9 Ruang Isolasi Khusus Pemudik Luar Kabupaten Bogor

0


Cijeruk |Jurnal Inspirasi

Sesuai instruksi Bupati Bogor mengenai adanya ruang isolasi di setiap desa, khusus warga luar Kabupaten Bogor, hal ini untuk pencegahan meminimalisir penularan Covid 19. Untuk itu, jajaran aparatur Pemerintah Kecamatan Cijeruk melalui Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan (Kasie Penkes) memantau persiapan ruang isolasi bagi warga yang tidak bersedia untuk isolasi mandiri di rumahnya.

Lisnawati, Kasie Penkes Kecamatan Cijeruk mengatakan, pemantauan ini dilaksanakan untuk melihat seluruh persiapan pemerintah desa, terkait intruksi Bupati Bogor mengenai adanya ruang isolasi di setiap desa. Persiapan ruang isolasi mandiri seperti peralatan tidur, dan kamar mandi. Untuk Kecamatan Cijeruk, ruang isolasi yang digunakan berada di ruang PKK, Poskamdes, dan ruang BPD.

“Adanya intruksi Bupati Bogor ini, makanya kami melihat langsung persiapannya. Alhamdulillah semua persiapan ruang isolasi telah selesai dan kami akan terus pantau sampai akhir libur Idul Fitri, koordinasi dengan semua pihak, termasuk Kanit Trantibum,dan juga Kepala Desa,” ucapnya.

Namun dirinya meminta agar penanganan Covid 19, seluruh pihak terutama pemdes yang telah memiliki ruang isolasi, untuk selalu berkoordinasi, apabila ada warga yang menolak diisolasi, untuk bisa ditangani.

” Pemerintah Kecamatan dan Satgas Covid 19 akan melakukan pendekatan apabila ditemukan adanya warga yang menolak diisolasi agar warga mau ditangani dan patuh Prokes penanganan Covid 19, sampai saat ini (kemarin) belum ada warga yang diisolasai ya,” ujarnya.

** Deny

Pengunjung Abaikan Prokes, Pabangbon Ramai Dikunjungi Wisatawan Luar Bogor

0

Leuwiliang l Jurnal Inspirasi

Di hari ketiga pasca Idul fitri 1442 Hijriah, kawasan wisata panorama alam Pabangbon di Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor ramai dikunjungi oleh wisatawan dari luar daerah seperti Tangerang dan Jakarta, Sabtu (15/05).

Meskipun dii tengah pandemi Covid-19, pantauan di lokasi, tak sedikit pengunjung yang tidak mematuhi anjuran pemerintah menerapkan protokol kesehatan (prokes). Mereka tampak berkerumun dan tidak menjaga jarak, ditambah wisatawan yang  yang datang  tidak menggunakan  masker.

Bahkan terlihat penjaga parkiran  sendiri, tidak memberikan contoh bagi para pengunjung,  salah satunya tidak menggunakan masker saat di lokasi.

Salah satu pengunjung asal  Jakarta Riyan mengaku semenjak mendatangi kawasan wisata tersebut dari  pagi, kawasan wisata tersebut minim fasilitas protokol kesehatan.

“Yang saya lihat, disini tidak ada papan (banner-red) terkait bahayanya Covid-19, di pintu masuk hanya ada tempat cuci tangan itupun terkesan tidak disarankan untuk bercuci tangan, ” ungkapnya.

Namun menurut pengelola Pabangbon, Rohmat, tempatnya sudah menjalankan prokes.

“Untuk pengunjung saat ini tidak terlalu ramai seperti tahun sebelumnya, sekarang masyarakat juga di masa pandemi mungkin sudah tau  tetapi kita buka sesuai prokes, ” ujar Rohmat.

Menurut Rohmat, kalau untuk berwisata di luar ruangan aman dari penularan Covid-19.

“Kebetulan kalau memang wisata alam saya rasa insya Allah aman yah, terkecuali kalau di dalam ruangan. Dengan luas wisata  2.500 meter persegi, kalau kita hitung rata-rata pengunjung masih dibatas aman, ” kilahnya.

** Arip Ekon