27.4 C
Bogor
Tuesday, August 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1141

BPPSDMP Tuntaskan Nasib 2.168 THL-TBPP

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Momentum upgrade kompetensi dan pengembangan karir dilakukan Kementerian Pertanian  pada tahun 2021. Jumlahnya mencapai 2.168 orang dengan prioritas utama Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) yang berasal dari 33 provinsi dan 266 kabupaten/kota. Melalui sertifikasi profesi, mereka diberi peluang menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

TUK Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu kebagian jatah untuk wilayah Jawa Timur dan DIY semula 44 orang karena berbagai hal seperti peserta mengundurkan diri karena faktor usia, meninggal dunia sehingga hanya tersisa sebanyak 33 orang peserta.

SDM pertanian di dalam pembangunan sektor pertanian  diharapkan  mampu meningkatkan peranannya sektor pertanian, dalam arti luas adalah sektor pertanian dalam berbagai lini termasuk didalamnya usaha-usaha pertanian dan segala hal yang mampu menunjang perkembangan maupun kontinuitas kegiatan  yang berguna bagi pertanian dan sektor-sektor lain yang terhubung dengan pertanian secara langsung maupun yang mendukung pertanian secara tidak langsung.

SDM pertanian  yang maju, mandiri dan modern akan mampu menjunjung tinggi segala macam aspek di dalam pembangunan pertanian yang pada akhirnya pembangunan pertanian mampu untuk meningkatkan kegiatannya mendukung perekonomian masyarakat pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) “Kualitas SDM pertanian selalu ditingkatkan, sebab pertanian saat ini harus terus berinovasi dan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Salah satu parameternya tentu melalui sertifikasi. Untuk itu, momentum terbaik ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya”, terang SYL.

Sementra Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Saya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi menjelaskan, “Kementan memberikan perhatian besar kepada seluruh THL-TBPP. Mereka bisa menjadi PPPK setelah menjalani sertifikasi terlebih dahulu. Untuk itu, persiapkan. sertifikasi sebaik mungkin agar hasilnya positif. Sebab, sertifikasi juga menjadi bukti kompetensi dan kualitas SDM pertanian untuk menjawab tantangan ke depan,” jelas Dedi.

Sertifikasi bagi THL-TBPP yang diinisiasi oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).  Dilaksanakan 21-23 September 2021 dilakukan secara offline dan dibuka oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si sekaligus dengan pembukaan Pelatihan Kewirausahaan bagi petani milenial.

Dalam arahannya kepala BBPP Batu mengatakan Sertifikasi Kompetensi sebagai pengakuan resmi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sebagai pelaksana kegiatan sertifikasi profesi berlisensi dari BNSP. Sebagai pengakuan resmi maka LSP dapat menetapkan seseorang memenuhi persyaratan kompetensi yang diatur dalam manajemen mutu ISO. Asesmen berbasis kriteria, bukti dan partisipatori.

Lebih lanjut Wasis menyampaikan bahwa sertifikasi adalah salah satu syarat untuk tahap berikutnya, logikanya sederhan bpk/ibu sudah masuk terminal pertama, sekarang masuk terminal kedua yang harus dilalui dan akan ketemu dengan terminal ketiga. Prosesnya seperti itu tapi mari kita nikmati proses ini dengan bahagia. Bpk/ibu kenapa saya bicara seperti itu? Karena saya juga penyuluh 28 tahun di Kendari, jadi saya merasakan betul apa yang bpk/ibu rasakan, untuk itu ikuti tahapan ini dengan baik.

Kemudian kepada ketua TUK, bahwa Asesor itu kalau dipewayangan levelnya sudah dewa, dewa itu penuh kesederhanaan, kebijakan, kearifan dan kesabaran karena sudah tahu persis apa yang harus dilakukan untuk dapat menjembatani bpk/ibu sekalian selama 3 hari kedepan 21 sd 23 hilangkan rasa tegang tapi harus bisa menciptakan rasa bahagia.

Sebagai komitmen dari kepala Balai, meminta kepada TUK jangan membebani peserta selembar kertaspun untuk photocopi. Tuntut para peserta untuk mengikuti alur secara baik, jaga kesehatannya apa yang diminta terkait dengan persyaratan berikan kalau ditanya dijawab. Sertifikasi bukan hal yang menakutkan ataupun sulit, semua mudah kalau kita legowo.

**t2s /bbpp batu

Bangunan Diduga Hotel Jadi Perbincangan Warga Banjarsari

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Bangunan lantai dua yang berada di minimarket Alfamart di Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, ramai menjadi perbincangan warga. Sebab, bangunan tersebut diduga akan dijadikan hotel berbasis online.

Ahmad Kurniawan, warga Desa Banjarsari membenarkan keberadaan bangunan yang baru selesai dibangun di atas Alfamart, menjadi perbincangan warga. Menurutnya, ramainya warga menyikapi bangunan itu, karena informasinya  akan dijadikan hotel.

 “Sejenis hotel RedDoorz dan tamunya sebelum menginap, kebanyakan memesan dulu melalui aplikasi online,” ungkapnya kepada wartawan.

Namun, lanjut Kurniawan panggilan akrab warga yang jarak antara rumahnya dengan bangunan hotel itu hanya beberapa meter, sampai saat ini pemilik atau pengusaha hotel tidak ada sosialisasi kepada warga.  “Saya juga sudah menanyakan ke pihak desa. Dan desa pun belum memberikan izin,” ujarnya.

Ia minta agar pemerintah, baik pemerintah kecamatan maupun Kabupaten Bogor dalam hal ini dinas terkait, mendatangi lokasi hotel yang diduga belum berizin tersebut. “Biar kami dan warga disini tidak resah, Dinas Tata Bangunan maupun Satpol PP Kabupaten Bogor, harus turun ke lokasi dan menindak tegas pemilik bangunan,” papar Kurniawan.

Kepala Desa (Kades) Banjarsari, Misbah mengaku pemilik bangunan belum datang ke kantor untuk mengurus perizinan warga.  “Kami hanya menunggu pemilik datang ke kantor. Tapi sampai sekarang belum juga datang ke kantor desa,” imbuhnya.

**dedesuhendar

Saba Desa, Bupati Monitoring Vaksinasi dan PTM

0

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor pada Senin (20/9/2021) disaba Bupati Bogor Ade Yasin  dan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan. Dalam kunjungan Bupati dan Wakil Bupati berserta rombongannya itu, mereka mengunjungi beberapa titik di wilayah Nanggung. Salah satunya memonitoring pelaksanaan vaksinasi dan juga pembelajaran tatap muka (PTM).

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, kegiatan Saba Desa karena ada beberapa agenda seperti peresmian rumah oksigen dan juga monitoring pembelajaran tatap muka.

“Ya hari ini lumayan benyak juga agendanya, yang pertama tadi meresmikan rumah oksigen CSR dari PT Antam yang didirikan dibelakang gedung kecamatan, kita tadi melihat Pembelajaran Tatap Muka yang sudah memenuhi protokol kesehatan,” ungkapnya di Kampung Cidahu, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan kali ini Bupati melihat dan memberikan bantuan untuk rumah tidak layak huni (rutilahu) di Desa Bantarkaret. “Kita melihat rumah yang tidak layak huni yang diberikan bantuan oleh pemerintah daerah untuk sebelas rumah,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya melanjutkan kegiatan untuk memonitor kegiatan vaksinisasi di kampung terisolasi yang berada di wilayah PT Antam Pongkor.

“Yang empat kita melihat kegiatan vaksinasi di kampung Ciguha, karena Ciguha ini kampung yang sangat jauh yang berada di kaki gunung dan masuk wilayah Antam, saya kira ini perlu divaksin untuk lebih memudahkan masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke pukesmas,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Rapat KUPA – PPAS, Achmad Fathoni Pertanyakan 2 Persoalan

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni menyampaikan dua hal pada rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA), serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2021 antara Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor dengan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP), Kamis (16/9) lalu.

Dua hal yang didengar langsung oleh Kadis DPKPP dan yakni perihal akses jalan PSU PT.Ferry Sounevile dan drainase lingkungan. Fathoni biasa disapa mengatakan, drainase lingkungan di perkampungan terutama yang bersebelahan dengan komplek perumahan agar segera ditangani.

“Sangat krusial karena menyangkut keselamatan dan kerukunan warga kampung dengan perumahan, mengingat posisi perumahan biasanya lebih rendah dari kampung di sekitarnya, karena proses cut n fill saat pengerjaan perkampungan yang dulunya banyak tanah kosong, sekarang sudah penuh dengan pemukiman , serta kemampuan Pemdes atau warga untuk bangun drainase yang baik tidak ada,” ujar Fathoni kepada Jurnal Bogor, Senin (20/9).

Alasannya jelas Fathoni, kondisi tersebut saat hujan air dari kampung banyak lari ke perumahan, yang mengakibatkan banyak terjadi tanah longsor dan banjir. Keduanya membahayakan baik warga di kampung maupun perumahan. “Saya harap DPKPP dengan program bedah kampungnya bisa menyelesaikan ini,” kata politisi PKS ini.

Dia meminta Kadis DPKPP langsung menugaskan Kabid Perumahan untuk turun langsung meninjau ke lapangan. “Pak Dede untuk bisa meninjau minimal di Desa Ciangsana dan Bojong Kulur sebagai contoh awal, semoga bisa segera diagendakan,” harapnya.

Sementara terkait akses masuk ke PSU yang diberikan oleh PT Ferry Sounevile di Tlajung Udik, dia juga meminta segera diselesaikan. “Jangan sampai mengganggu proses pembangunan GOM dan SMPN 4 Gunung Putri, saya sebenarnya menunggu realisasi janji Pak Kabid Pertanahan Pak Eko, dalam pekan ini, tapi sepertinya meleset. Jadi kapan bisa beres? Saya minta laporan perkembangan terbarunya,” tegasnya.

Dirinya berharap semua persoalan tersebut bisa diselesaikan sesegera mungkin terutama soal akses Jalan menuju PSU PT Ferry Sounevile agar proses pembanguan bisa segera dikerjakan.

**naynur’ain

Bupati: Pol PP dan Pedagang Sudah Damai

0

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Pasca viralnya oknum Pol PP Kabupaten Bogor yang cekcok hingga berujung pencekikan terhadap seorang pedagang di Stadion  Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, mendapat respon Bupati Ade Yasin.

Ade Yasin mengatakan, terkait kejadian tersebut, pihaknya tegaskan sudah berdamai antara kedua belah pihak. “Sudah ada konfirmasi dari Satpol-PP, sudah tidak ada masalah, (mereka sudah berdamai,” ungkapnya di Kampung Cidahu, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Senin (20/9/2021).

Menurut Ade Yasin, pasca kejadian pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap anggota satpol PP agar kejadian ini tidak terulang kembali. “Ya kita lakukan pembinaan ya, karena sekarang kondisinya sedang seperti ini karena yang jualan juga di tempat terlarang, mungkin juga Satpol-PP terlalu keras sehingga ini juga sudah damai,” katanya.

Sebelumnya, oknum Pol PP Kabupaten Bogor itu viral cekcok dengan seorang pedagang perempuan di Stadion Pakansari Cibinong. Bahkan oknum Pol PP itu mencekik anak dari seorang ibu pedagang yang saat itu sedang mangkal di area Stadion Pakansari. Kini, setelah videonya viral satu hari kemudian kedua belah pihak mengklarifikasi kejadian itu dan meminta maaf. Cepi Kurniawan

PLB, Bendungan Kali Cibongas Segera Dibangun

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Bendungan Cibongas yang terletak di Kampung Babakanliud, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dilakukan pengecekan lapangan bersama (PLB) oleh UPT Insfrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V bersama Dinas PUPR, Senin (20/9).

UPT  Insfrastruktur Irigasi melalui Kepala Sub Bagian Yudi Pratama mengatakan, perencanaan bangunan  bendungan kali Cibongas yang jebol pada awal tahun Januari 2020 lalu tidak lama lagi akan dilakukan perbaikan.

“Dengan melibatkan Dinas PUPR, pelaksana dan konsultan pengawas dari Kabupaten Bogor tujuannya  untuk mensingkronkan pada teknis gambar bagunan bendungan. Sebelum pada pelaksanaan  terlebih dahulu dilakukan PLB,” ujar Yudi melalui selulernya, Senin (20/9).

Yudi mengatakan, setelah PLB tinggal menunggu beberapa hari untuk pengerjaan bendungan dengan pelaksana kegiatan dari CV Haskar Persada sebesar Rp 1.011.000.000. “Proses lelang bangunan bendungan kali Cibongas  sudah selesai, dengan waktu relatif singkat bangunan bendungan itu segera dimulai,” tandasnya.

Sebelumnya disebutkan, Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman menuturkan, setelah jebolnya bendungan kali Cibongas pasokan air untuk mengairi pesawahan sering tersendat dan petani kerap mengalami gagal panen.

“Akibat jebolnya bendungan, sawah seluas 45 hektare yang meliputi Kalongliud dengan Desa Hambaro saat ini tak bisa dimanfaatkan secara maksimal,” pungkasnya.

**aripekon

Wow! Mie Ayam Porsi Jumbo yang Murah Meriah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Jika anda penggemar mie ayam, jangan sampai kelewatan untuk mampir mencicipi Mie Ayam Sari Raos yang berlokasi di Jalan Kampung Anyar No.81, Muarasari, Tajur, Kota Bogor. Karena mie ayam yang satu ini menyajikan porsi yang super besar alias jumbo.

Mie ayam yang sudah ada sejak tahun 1989 ini selalu ramai dikunjungi oleh para pembeli, karena daya tarik dari mie ayam yang dijualnya berisikan semangkuk penuh dan yang membuat spesial yaitu mienya yang langsung diproduksi sendiri sehingga menghasilkan cita rasa yang berbeda.

Serta yang membuat mie ayam ini ramai oleh pembeli yakni harganya yang bersahabat walaupun dengan porsi yang jumbo. Dengan satu porsinya seharga Rp11.000 saja. Bagi anda yang ingin datang mencicipi mie ayam porsi jumbo ini harus bersabar karena antrean yang panjang. Bahkan antrean panjang ini pun sudah terlihat sejak pagi saat warung baru dibuka.

Yang uniknya dari Mie Ayam Sari Raos ini ada pada sistem pemesanannya. Dimana para pengunjung yang baru datang dapat langsung mengambil nomor antrean, kemudian menunggu mie ayamnya dibuatkan dan akan dipanggil nomor antreannya untuk mengambil serta membayar total pesanannya.

Pada nomor antrean tersebut tertulis satu antrean untuk maksimal tiga porsi mie ayam. Jadi jika anda ingin membeli lebih dari tiga porsi maka silahkan mengambil dua kali nomor antrean. Mie Ayam Sari Raos ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 – 20.00 WIB, kecuali pada Jumat libur.

Untuk warung mie ayam ini berada di gang pemukiman penduduk. Sehingga pengunjung disarankan untuk membawa motor agar dapat mudah mengakses jalan menuju titik lokasi warung mie ayam ini. Lalu datanglah lebih awal supaya tidak terlalu lama mengunggu giliran untuk menikmati seporsi mie ayam jumbo.

**edfyraamelia-mg/up

Kepala Puskesmas Nanggung Belum Tahu Bocah Penderita Hidrosefalus

0

Bakal Ditindaklanjuti Libatkan Bidan Desa

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Kepala Puskesmas Nanggung dr Baringin TA Manik belum mengetahui perihal salah seorang anak bernama Rizki Saputra (6), asal Kampung Wates, Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang menderita penyakit hidrosefalus.

“Belum adanya laporan  peihal tersebut, tetapi  secepatnya akan kami tangani dengan  melibatkan bidan desa setempat. Kami akan tindaklanjuti, nanti bidan desa akan turun ke lokasi,” kata dr Baringin TA Manik saat dihubungi Jurnal Bogor, Senin (20/9).

Diberitakan sebelumnya, Rizki Saputra sejak lahir menderita penyakit hidrosefalus. Atik Ibu kandung Rizki mengatakan diketahui anak tercintanya  menderita penyakit hidrosfalus sejak berusia tiga bulan.

“Rizki  pernah sekali dibawa kerumah sakit ke RSUD kota Bogor.  Semenjak itu tak pernah lagi, karena ketiadaan biaya,” ujar Atik Ibu kandung Rizki.

**aripekon

Tak Ada Kenaikan Tarif di Perumda Tirta Pakuan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Belakangan ini Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor sering mendapat pertanyaan dari para pelanggannya, apakah ada kenaikan tarif atau tidak?.

Dengan adanya pertanyaan tersebut, Perumda Tirta Pakuan melalui Humas dan Pelayanan Pelanggan, Dewi Puspitasari menyampaikan, bahwa terkait tarif harga pelanggan tidak ada kenaikan.

“Banyak yang bertanya, apakah tarif air Tirta Pakuan naik? Jawabannya Tidak,” tegas Dewi.

Ia menjelaskan tarif yang berlaku saat ini sudah ditetapkan sejak Oktober 2018, berdasarkan Peraturan Wali Kota Bogor No 66 Tahun 2018 tentang Tarif Air Minum PDAM Kota Bogor.

“Artinya, sudah hampir tiga tahun Tirta Pakuan tidak melaksanakan penyesuaian tarif,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan golongan dan struktur tarif air dalam postingan berseri. “Untuk efisiensi dan efektivitas, kami susun per kelompok golongan tarif,” katanya.

Kemudian, lanjut Dewi, para pelanggan masuk kelompok II edisi klasifikasi pelanggan dan golongan tarif Tirta Pakuan. “Kelompok II ini terdiri dari Golongan Tarif Rumah Tangga R1-R8,” ujarnya.

Sementara itu, kriteria golongan tarif R1-R8 ini ditentukan berdasarkan luas bangunan, lokasi jalan (jalan 1-6), dan kepemilikan usaha. Penetapan golongan tarif ini juga didasarkan hasil survei petugas saat proses pemasangan sambungan baru.

“Petugas akan mereview kondisi rumah pelanggan saat ada perubahan bentuk atau setelah renovasi,” ucapnya.

Untuk informasi lebih lanjut, terangnya, para pelanggan dapat menghubungi call center di nomor 0251-8324111 atau chat WA 08111182123 untuk info lebih lanjut mengenai kriteria golongan tariff R1-R8. 

**handymehonk

Anggota Satpol PP Arogan di Stadion Pakansari Minta Maaf

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sebelumnya beredar video anggota Satpol PP bertindak arogan kepada pedagang kaki lima (PKL) di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 18 September 2021.

Terlihat dalam video yang tersebar di media social, oknum Satpol PP terlihat cekcok dengan PKL seorang ibu dan pria, saat tengah cekcok oknum anggota Satpol PP mencekik leher seorang pria yang membela ibu – ibu PKL lantaran terpancing emosi. Video yang viral itu diunggah ke media sosial dan beredar di akun instagram salah satunya @bogor24update.

Pada unggahan video tersebut anggota Satpol PP tengah menertibkan terhadap PKL yang berada di pinggir jalan sekitaran Stadion Pakansari. Anggota Satpol PP terlihat cekcok dengan seorang ibu yang melakukan perlawanan saat gerobak dagangannya hendak diangkut, disaat yang bersamaan seorang pria menghampiri dan meneriaki anggota Satpol PP tersebut, tanpa banyak bicara anggota Satpol PP itu langsung meluapkan emosinya kepada pria yang menghampiri, diduga seorang anak dari ibu pedagang kaki lima tersebut.

Iman selaku sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor mengatakan,“Kami dari Polisi Pamong Praja menyampaikan permohonan maaf atas adanya kejadian di media sosial terkait dengan penindakan atau perlakuan dari Polisi Pamong Praja terhadap masyarakat dan para pedagang yang ada di Pakansari” dikutip dari video yang di unggah laman resmi akun Instagram @satpolpp.kabbogor, Senin (20/9).

“Mereka sudah beberapa kali kita tegur namun tidak pernah menghiraukan apa yang disampaikan oleh petugas, kemudian mereka ini pada saat kejadian anggota kami terpancing dengan melontarkannya kata – kata yang kurang senonoh, kami akan melakukan pembinaan kepada anggota yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Saat ini kedua belah pihak telah saling memaafkan atas kejadian kesalahpahaman yang terjadi beberapa waktu yang lalu, dalam video yang diunggah oleh akun resmi Instagram @satpolpp.kabbogor terlihat ibu dan anaknya menyampaikan permohonan maaf dan juga oknum dari anggota Satpol PP yang sempat viral di media sosial turut menyampaikan permohonan maafnya.

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh, saya yang bernama Ihsan Rizaldi anggota Satpol PP Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf yang sebesar – besarnya tas perlakuan saya yang terjadi pada tanggal 18 September 2021 di area Stadion Pakansari, saya berjanji tidak akan mengulangi kembali perbuatan saya, dan saya siap menerima sanksi atas perilaku saya tersebut, sekaliagi mohon maaf yang sebesar – besarnya kepada semua pihak yang saya berikan atas perilaku saya Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh” Ujar Ihsan, anggota Satpol PP yang viral di media sosial.

Saat ini kedua belah pihak telah menyelesaikan permasalahannya secara kekeluargaan dengan saling memaafkan akibat kesalahpahaman yang terjadi dan beredar di media sosial.

**yudharezkydiliantoro-mg/up