26.7 C
Bogor
Thursday, April 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1134

Pemkot Tunggu Arahan Pusat

0

Soal Kelanjutan Kebijakan PPKM

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 akan selesai pada Senin (2/8). Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satgas Covid-19 baru akan melakukan evaluasi setelah PPKM berakhir untuk menentukan arah kebijakan selanjutnya.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bahwa Pemkot Bogor belum dapat memastikan apakah ‘Kota Hujan’ masih berada pada status PPKM level 4 atau turun ke level 3.

Sebab, sambung Dedie, hal itu akan bergantung dari hasil evaluasi yang oleh Satgas Nasional Covid-19. “Jadi belum bisa dipastikan. Sebab, kita masih nunggu keputusan pusat bakal seperti apa,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (1/8).

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor kasus terkonfirmasi positif baru pada Minggu (1/8) terdapat 273 orang. Sedangkan angka kesembuhan mencapai 308 pasien dari total kasus aktif 3.445.

“Untuk pasien yang meninggal satu orang, sehingga jumlahnya mencapai 433 orang. Total kasus keseluruhan sejak pandemi adalah 33.148,” ucap Kepala Dinkes dr. Sri Nowo Retno.

Sedangkan angka kesembuhan, kata Retno, totalnya mencapai 29.270 pasien.

Mengenai ketersediaan tempat tidur RS, terdapat 1.294, dan yang terisi 789 atau sebesar 61 persen.

** Fredy Kristianto

Pemkot Batalkan Anggaran WIFI

0

Pelajar di Bogor Dapat Bantuan Internet dari Kemendikbud

Bogor | Jurnal inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor batal menganggarkan dana untuk WIFI publik gratis di 799 titik pada 797 RW di ‘Kota Hujan’. Padahal, sebelumnya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah mengajukan anggaran ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebesar Rp2.197.250.000 untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga lima bulan kedepan melalui pergeseran APBD.

Kepala Diskominfo, Rahmat Hidayat mengatakan, batalnya penganggaran lantaran adanya bantuan kuota internet gratis yang berasal dari APBN melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kan ada bantuan kuota internet, jadi Pemkot Bogor batal menganggarkan,” ujar Rahmat kepada wartawan, Minggu (1/8).

Rahmat mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima bantuan kuota internet gratis akan disalurkan pada bulan ini.

“Peserta didik PQUD dapat kuota 7Gb per bulan. SD dan SMP 10 Gb per bulan. Kemudian pendidik jenjang PAUD, SD dan SMP 12 Gb per bulan,” jelasnya.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Hanafi mengaku belum mengetahui hal tersebut. “Belum ada (pembahasan),” katanya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, Pemkot Bogor tengah mencari solusi lain untuk pembiayaan WIFI gratis. Salah satunya dengan berupaya melobi beberapa provider agar dapat memberikan corporate social responsibility (CSR) dalam bentuk kuota untuk WIFI gratis.

“Nah, sekarang kami sedang cari beberapa provider untuk bisa memberikan bantuan untuk WIFI gratis,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dedie mengaku akan mencoba mengalokasikan anggaran WIFI gratis pada APBD Perubahan 2021. “Nanti di APBD Perubahan akan coba kita alokasikan,” ungkapnya.

** Fredy Kristianto

Jeda Waktu Penerimaan Vaksin Minta Dipercepat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Jeda waktu pemberian dosis vaksin kedua yang berjarak 28 hari dari suntikan pertama, mendapat perhatian khusus dari Pemkot Bogor. Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta agar jeda waktu pemberian vaksin dosis kedua dimajukan menjadi 14 hari sejak dosis pertama diberikan. Sebab, hal itu akan mempengaruhi angka penerima vaksin secara cepat.

“Sekarang 28 hari, mengapa nggak dimajukan 14 hari seperti sebelumnya,” ujar Dedie kepada wartawan, Minggu (1/7).

Menurut Dedie, skema seperti saat ini akan memperlambat capaian daerah mengenai vaksinasi. Hal itu lantaran setiap mendapatkan jatah vaksin harus dialokasikan dua kali. “Kalau ada 10 ribu vakasin, dipakai 5.000, sisanya menunggu 28 hari. Kami berkeinginan agar dipakai untuk yang lain tapi harus ada kepastian droping pemerintah pusat,” ungkapnya.

Kata dia, vaksinasi sangat penting dalam menurunkan angka kematian akibat paparan Covid-19. Sebab, sambung Dedie, berdasarkan data yang diterima 90 persen pasien meninggal dunia akibat belum divaksin.

“Ada kaitan tingkat kematian yang lebih rendah terhadap mereka yang telah divaksinasi. Sebab, antibodinya terbentuk,” ungkapnya.

Untuk Kota Bogor, kata Dedie, sudah 30 persen lebih warga yang telah menerima vaksin, atau bila dihitung jumlah sudah 251.637 orang dari total sasaran 819.444. Dalam kesempatan berbeda, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Sri Nowo Retno mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 32 sentra vaksin, 25 diantaranya terletak di puskesmas. Sedangkan sisanya berada dilokasi vaksinasi massal.

“Untuk di puskesmas ditarget 100 sampai 200 orang. Kalau di lokasi vaksinasi massal target 2.500 orang per hari,” jelas dia.

n Fredy Kristianto

Proyek Pedestrian Kandangroda – Sentul Masih Jadi Sorotan

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Proyek Pedestrian Kandangroda – Sentul masih jadi sorotan pasca kunjungan Komisi III DPRD Kabupaten Bogor. Pemerhati pembangunan Heri GS menyayangkan proyek puluhan miliar harus dikotori oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, apalagi ini masuk dalam program Pancakarsa Bupati. Seharusnya kata dia,i DPUPR Kabupaten Bogor bisa lebih tegas lagi apalagi ditemukan material yang sudah diproduksi dan dipasang tapi belum memiliki uji lab yang sah.

“Sebetulnya hal yang tidak masuk di akal sehat kita semua jika DPUPR tidak tau disana ada pembuatan material yang belum memiliki hasil uji, mereka kan (DPUPR) nongkrong keliling proyek apa hasilnya jika proyek yang berjarak kurang dari 5 kilo dari Pendopo Bupati saja masih kecolongan,” ujar Heri, Minggu (1/8).

Dia menduga upaya ini sudah terstruktur dan entah ada apa dibalik semuanya, hanya mereka dan Tuhannya yang tahu, tapi dengan diamnya konsultan pengawas dan DPUPR akan pelanggaran besar yang sudah dibuat perusahaan tersebut itu patut dicurigai, untuk apa ada konsultan pengawas jika tidak bisa menghandel pekerjaan yang tidak sesuai dengan spek yang dilakukan penyedia jasa.

“Masyarakat sudah pintar sekarang, dan saya sangat apresiasi dengan Komisi III yang melakukan kunjungan pada proyek – proyek tersebut tapi jangan cuma dikunjungi namun harus ditindaklanjuti, dan disaat pemanggilan nanti hadirkan juga rekan dari media agar transparan dan tidak ada dusta diantara kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, Achmad Fathoni Anggota DPRD Komisi III menyayangkan proyek pekerjaan yang berada di lokasi strategis saja masih berantakan ditambah lagi adanya pembuatan material bangunan yang belum memiliki izin laboratorium.

Sedangkan Konsultan Pengawas PT.Dress Cipta Rekayasa , Solihin membenarkan adanya ketidaksesuaian itu dikarenakan ada perubahan dan permintaan diarea tersebut mau jadi U-turn (putar balik), dari awal persepuluh meter itu memang sudah kami tandai dan kita beri space untuk pemasangan manhole (tutup lubang) karena jika dibuat rapet nanti saat pengangkatan agak sulit.

** Nay Nur’ain

Puluhan Tahun Vakum, Katar Prawita Dibentuk Lagi

0

Nanggung I Jurnal Inspirasi

Karang Taruna (Katar) Prawita di Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor kini dibentuk kembali setelah puluhan tahun mengalami mati suri alias vakum.

Hal tersebut dikatakan Kepala Desa Parakanmuncang, Mauludin bahwa dikukuhkannya organisasi kepemudaan saat ini adalah hal yang baru baginya, sehinga kedepan harus bisa bersinergi dengan para anggota Katar yang berada di wilayah desa-desa lain.

Dia menegaskan, Katar Prawita yang berada dibawah naungan Pemerintah Desa Parakanmuncang melakukan menyegaran dengan dibentuk kembali kepengurusan baru. “Lembaga kepemudaan (Katar) kami bentuk kembali, sebabnya kepengurusan Katar yang lama tidak berjalan,” kata Mauludin kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Menurutnya, setelah  puluhan tahun karang taruna tidak berjalan pihaknya menganggap kepengurusan Katar di Parakanmuncang menjadi sesuatu yang baru. Mauludin juga berharap, dengan pengurus Katar Desa Parakanmuncang bisa mengemban amanah dan bisa membantu kemajuan desa.

“Tentu bisa menggali potensi yang ada di desa sehingga apa yang menjadi visi misi utamanya untuk kemajuan desa secara berkala bisa berjalan,” kata Mauludin.

Sementara Ketua Karang Taruna Desa Parakanmuncang, Akbar berterima kasih kepada panitia pelaksana yang sudah memfasilitasi dalam acara pengukuhan tersebut. “Pelantikan hari ini Alhamdulillah,  saya ucapkan terimakasih untuk panitia pelaksana dan kepala desa yang sudah berperan aktif atas kelancaran acara pengukuhan ini,” ujarnya.

Akbar juga telah merencanakan untuk program kedepan akan bekerja sama menggali potensi yang ada di Desa Parakanmuncang. “Untuk program kita kedepan rencana akan kerja sama dengan pihak BumDes dan kita juga akan melaksanakan program yang sudah direncanakan oleh desa untuk penanaman pohon cabai di setiap rumah warga,” tukasnya.

** Arip Ekon

IMI Kabupaten Bogor Jajaki Mou dengan Disaster Academy

0

Gelar Safety Riding Penggiat Motor Trail

Cijeruk | Jurnal Inspirasi

Berawal dari kehadiran Disaster Academy (DA) sebagai salah satu lembaga yang concern pada migitasi kebencanaan atau pengurangan risiko bencana dan pertolongan pertama pada kecelakaan  melalui program-programnya yang bersinergi dengan beragam komunitas, termasuk yang pada Minggu (1/8) dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Bogor. IMI juga sedang menjajaki Mou dengan Disaster Academy untuk melaksanakan program sejenis untuk klub-klub lainnya yang tergabung di IMI.

Pada kesempatan ini, DA dan IMI menggelar workshop pertolongan pertama pada kecelakaan terhadap para penggiat motor trail di kawasan Bogor Selatan. “Program ini tentunya sangat penting diberikan pada penggiat motor trail , karene sangat rentan dengan kecelakaan yang beragam ketika mengarugi jalur yang tidak biasa,” ujar Dudi Mulyadi selaku Sekretaris IMI Kabupaten Bogor dalam keterangannya, Minggu (1/8)

Hal senada juga diungkapkan H.Unang Rusnadi sebagai Ketua Disaster Academny sebagai pengagas acara yang mengambil tema “Semua Bisa Menjadi Penolong” yang digelar di D’Hary Garasi Café CIcurug ini. “Pada dasarnya semua penggiat motor trail tahun mengenai dinamika dan konsekuensi dari olahraga ini, tetapi secara detail mungkin belum faham ketika teman sesamanya mengalami kecelakaan,” ujarnya.

Lebih lanjut H Unang mengatakan jika sebagai penggiat motor trail, sangat banyak risiko yang mengintai, dari mulai lecet, patah tulang, kehabisan nafas hingga nyawa yang melayang karena medan yang tidak bisa diprediksi. “Oleh karena itu kami membekali para penggiat motor trail ini dari hal-hal yang sangat mendasar,” ujarnya.

Sementara itu  Hari Priatna selaku pemateri membeberkan meteri mengenai Ris Management dan antisipai pertolongannya dalam kegiatan motor trail, hingga bermacam mitigasi bencana dari mulai yang terendah seperti luka tergores, patah tulang, pendarahan, kecapean hingga pingsan. “Banyak sekali yang harus diperhatikan, terutama kondisi tubuh ketika akan melaksanakan aktivitas  agar tidak memaksakan karena medannya berat,” ujarnya.

Pada riders sebenarnya sudah paham walaupun terkadang kurang prepare hingga minimnya alat medis yang dibawa ketika akan melakukan aktivitas ini, termasuk cara penanganan hal yang tidak dinginkan ketika di area hutan dan lainnya. “Pada raider biasanya paham mengenai mesin motornya ketika terjadi kendala tetapi ketika ada salah satu temannya ada yang terkendala, biasanya mereka bingung untuk mengambil tindakan medis yang tepat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut H Oka selaku penggiat motor trail senior dan ketua Liars Club menambahkan bahwa pada dasarnya para penggiat hobi motor trail ini sering mengindahkan hal-hal detail tersebut walaupun sebenernya mereka paham mengenai pentingnya alat P3K dan penangananya. “Makanya saya harapkan seluruh penggiat motor trail juga melengkapi dirinya dengan pengetahuan ini,” ujarnya.

** Ass/Ag/rls

Baguna Buat Dapur Umum di 40 Kecamatan

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Kabupaten Bogor membangun dapur umum di 40 kecamatan. Kepala Baguna PDI-P Kabupaten Bogor Dedi Supriyadi mengatakan, upaya ini sesuai instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar Baguna bergerak secara serentak.

“Dengan cara menyusun secara detail terkait pelaksanaan dapur umum dan juga vaksinasi massal,” ungkapnya, Minggu (1/8).

Dalam pembuatan dapur umum ini, lanjut Dedi, selain mengadakan kebutuhan primer dan juga menyiapkan vitamin dan masker. “Dalam waktu dekat, kami pun akan melakukan pendataan masyarakat Kabupaten Bogor yang terpapar Covid-19,” lanjutnya.

Dedi berharap, dengan bergeraknya Baguna PDIP Kabupaten Bogor dengan gerakan serentak di 40 kecamatan, Baguna sendiri bisa menjadi contoh bagi organisasi-organisasi dalam hal kebaikan.

“Saya juga berharap supaya pandemi ini segera berakhir dan segala sesuatu mulai dari kesehatan hingga perekonomian kembali membaik,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Petugas Kewalahan, Warga Berdesakan Ambil BST

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Dampak pandemi Covid-19 khususnya kesulitan ekonomi benar-benar dirasakan warga Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ke-5 dan 6 atau bulan Mei hingga Juni 2021 sebesar Rp 600 ribu pada Minggu pagi (1/8/2021), tampak menimbulkan kerumunan. Bahkan warga yang mengantre sejak pagi itu berdesakan saat masuk ke ruang aula Kantor Desa Bojong Rangkas hingga petugas yang berjaga kewalahan.

Bantuan tersebut diberikan pemerintah kepada warga yang terdampak pandemi Covid 19. Bantuan tersebut sebelumnya  dibagikan di Kantor Pos, namun banyak terjadi kerumunan yang amat parah sehingga dialihkan di setiap desa, meksipun demikian antrean yang tidak teratur di desa juga masih ditemukan.

Salah seorang warga, Kulsum (45) yang sejak pukul 08.00 sampai 12.30 Wib sembari mengais anak perempuannya yang masih balita itu rela antre demi mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu.

“Sejak pagi ini sambil bawa anak kalau gak dibawa nangis soalnya masih konsumsi susu ASI. Jadi terpaksa dibawa meksipun takut Corona,” katanya.

Kulsum menceritakan ia mendapatkan Bansos bernam BST itu karena memang ia terdampak pandemi Covid-19. Karena suaminya saat ini yang bekerja sebagai karyawan swasta bekerja tidak normal seperti biasa.

“Kerjanya seminggu cuma 3 kali, jadi berpengaruh pada  penghasilan, paling uang bantuan ini buat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Sementara menurut Lisna, ia antre sejak pagi dan baru mendapatkan bantuan pada siang hari. Ia sendiri saat antre warga berebut untuk masuk ke ruang aula lantaran takut tidak kebagian. “Tadi pagi antrean banyak, saya aja dari pagi baru siang hari ini baru dapat, kalau saya uangnya buat dagang karena suami sudah diberhentikan,” katanya.

Sementara menurut petugas pembagian BST di Desa Bojong Rangkas, Asep Saepudin terkait antrean yang sempat terjadi dan berdesakan, pihaknya sudah mengatur jadwal antrean, namun karena warga yang tidak sabar akhirnya berdatangan pada waktu bersamaan.

“Hal itu yang membuat antrean berdesakan, tapi meksipun demikian pembagian tetap dilaksanakan dan petugas langsung mengatur antrean,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Disebut Pungli Oleh LBH Botim, Aca: Itu Sumbangan Bukan Pungutan

0

Cileungsi | Jurnal Inspirasi

Tuduhan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Botim atas dugaan (pungutan liar) pungli Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 2 Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor disebut tidak benar.

Hal itu disampaikan Humas SMAN 2 Cileungsi, Aca Hendra Gunawan. Menurutnya, awal mula permasalahan adanya tuduhan dugaan pungli yang dilakukan oleh pihak SMAN 2 Cileungsi karena belum terakomodirnya Calon Peserta Didik (CPD) yang diajukan oleh Presidium Bogor Timur.

“Datanglah perwakilan dari Presidium yang membawa CPD, tapi karena sudah pasnya CPD yang diakomodir pihak sekolah, kami meminta waktu kepada pihak Presidium bersabar dengan harapan ada CPD yang mengundurkan diri,” ungkapnya kepada wartawan, Jum’at (30/07/2021).

Menurut Aca, dalam hal ini ada kemungkinan mereka (Presidium, red) merasa tidak ‘diorangi’ dan merasa tersinggung. “Katanya sih mereka punya andil terbangunnya SMAN Negeri 2 Cileungsi ini,” ujarnya.

Karena merasa tidak dianggap, sambung Aca, maka pihak Presidium melalui LBH Botim melaporkan dugaan pungli di SMAN 2 tersebut. Padahal, biaya yang dimaksud pungli itu atas dasar keinginan orang tua siswa yang menginginkan dibangunnya ruang kelas baru agar anak mereka bisa masuk sekola di SMAN 2 tersebut.

” Dari inisiatif orang tua siswa maka mereka memberikan sumbangan untuk membangun ruang kelas baru sebanyak 3 ruangan, dengan jumlah siswa sebanyak 108 murid. Untuk sumbangan yang diberi bervariasi dan tidak ditentukan oleh pihak sekolah,” jelasnya.

Aca juga menuturkan, dalam carut permasalahan ini, akhirnya tercetus mediasi yang juga dihadiri oleh Camat Cileungsi, Danramil, Kapolsek Cileungsi yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Cileungsi.

“Dihadiri juga oleh Pak Beben Suhendar Dewan, dan terlontar ucapan seperti yang pernah saya dengar dari pihak Presedium dengan LBH-nya, yang mana LBH Botim akan mempidanakan SMA Negeri 2 Cileungsi, cuma diredam oleh pak camat, jika memang ingin melaporkan kami siap,” kata Aca.

Kesimpulan yang dilontarkan Aca mewakili SMA Negeri 2 Cileungsi ini ialah yang penting semua sudah dibuka pada mediasi di tingkat kecamatan.

“Kita tidak merasa ini pungutan, karena ada pernyataan dari orang tua siswa yang menitipkan sumbangannya, dan sebelum kami berani mengakomodir siswa secara offline kami sudah koordinasi dengan beberapa instansi terkait , seperti desa , camat, Kapolsek dan Danramil, dan saat ini pihak mereka (presedium) menerima karena dari 2 anak yang dititipkan, 1 kita akomodir karena yang satu sudah mendapat sekolah lain,” tukasnya.

Sementara itu, Alhafiz Rana, Ketua Presidium Botim melalui pesan singkat menuturkan, CPD yang merupakan anak dari pengurus Presidium yang direkomendasikan tidak diterima. ” Dua anak pengurus Presidium yang kami rekom ditolak / tidak diterima ” katanya singkat.

Terpisah, Beben Suhendar Anggota DPRD Kabupaten Bogor yang hadir saat mediasi antara LBH Botim dan SMAN 2 Cileungsi menyampaikan, sampai saat ini mediasi masih berlangsung dan berharap segera ada titik temu. “Mediasi masih berjalan mudah – mudahan segera ada titik temu agar progres Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) khususnya bagi siswa baru bisa berjalan dengan lancar, dan saya hadir atas undangan pak camat,” jelas Beben.

Sebelumnya, Jamaluddin Direktur Lembaga Bantuan Hukum Bogor Timur (LBH Botim) menegaskan, untuk dugaan pungli di SMAN 2 Cileungsi ini LBH Botim menemukan berbagai pungutan. “Mulai dari pengembangan sekolah yang nilainya jutaan rupiah, kemudian PPDB,” jelasnya.

Berkaitan dengan adanya temuan-temuan tersebut, Jamaluddin mengaku tengah menyiapkan gugatan hukum terkait dugaan pungli di SMAN 2 Cileungsi. Ia juga mengaku tengah membangun komunikasi dengan pihak kejaksaan dan pengadilan terkait gugatan tersebut.

“Bagi kami ini ranahnya sudah tidak lagi kelalaian administrasi. Pungutan ini sudah diciptakan secara sistemik dan terstruktur, jadi akan kami bawa ke ranah pidana,” tukasnya.

** Nay Nur’ain

Kadin Bagikan Makanan Siap Saji ke Warga yang Isoman

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemberian makanan siap saji bagi warga Isolasi Mandiri (Isoman) kembali dilakukan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor, di Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (30/7).

Kegiatan tetap rutin dilaksanakan, meski Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi saat ini tengah menjalani isolasi mandiri (isoman), karena terpapar Covid-19.

Aksi bertajuk berbagi makanan untuk warga Isoman itu pun diserahkan langsung Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Kota Bogor Erik Suganda ke Muspika Bogor Selatan diantaranya, Nasi Kuning, Ketoprak, Soto Mie dan Batagor sebanyak 480 paket.

Dewan pertimbangan Kadin Kota Bogor, Erik Suganda mengatakan, Kadin adalah induk organisasi di Kota Bogor. Jadi semua asosiasi masuk menjadi anggota Kadin, dan seluruh pengusaha bernaung dibawah Kadin.

“Baksos ini merupakan roadshow di seluruh Kecamatan se-Kota Bogor dari Kadin Kota Bogor, untuk berbagi makanan kepada warga yang sedang Isoman. Mudah-mudahan apa yang dilaksanakan Kadin Kota Bogor menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Erik juga mengapresiasi dan bangga terhadap Kadin Kota Bogor yang berkiprah, berlomba-lomba dalam kebaikan membantu masyarakat. Meski ketua Kadin berhalangan, namun tak menyurutkan semangat untuk terus berbuat nyata di masyarakat.

“Alhamdulilah estafet kepemimpinan Kadin Kota Bogor jatuh ke tangan yang tepat. Saya bangga dengan Kadin Kota Bogor bisa terus berbuat untuk masyarakat Kota Bogor. Tentunya saya berharap situasi ini segera pulij karena kalau begini terus pengusaha sudah lampu kuning atau SOS. Semoga pandemi bisa segera berakhir dan pengusaha bisa sehera bangkit agar ekonomi normal. Saya bangga liat junior saya di Kadin ini banyak kegiatan yang membantu masyarakat. Kita doakan juga semoga ketua Kadin segera pulih dan beraktifitas seperti biasa lagi, jelasnya.

Sementara, Camat Bogor Selatan, Hidayatullah mengungkapkan apresiasinya atas bantuan Kadin Kot Bogor. “Jadi intinya kami sebagai aparat wilayah mengucapkan terima kasih kepada Kadin dan mengapesiasi setinggi tingginya atas ide, gagasan cemerlang giat kemanusiaan, giat sosial yang dilakukan oleh Kadin, semoga apa yang dilakukan oleh rekan rekan Kadin menjadi investasi amal baik di yaumil akhir kelak,” ungkapnya.

Camat menyebutkan, total warga yang isoman ada 448 orang dan perhari hari ini warga Isoman ada 37 orang, yang melakukan isolasi di rumah sakit, jadi total 485 perhari ini. Jadi total hari ini warga yang meninggal itu adalah sebanyak 20 orang, dari 20 orang itu ada sekitar 80 persen meningga belum di vaksin 18 orang, dan 2 orang itu setelah divaksin.

“Artinya ini ikhtiar pemerintah, kenapa digalakan vaksin secara masif, tujuannya ya tadi, bukan kita melihat kasus tadi, tetapi kami ikhtiar mencegah agar warga kita tetap sehat ditengah pandemi ini. Ini bukan konspirasi, ini wabah,” terangnya.

Senada, Danramil 0602 Bogor Selatan, Letnan Satu Inf Sunari mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi gerakan yang dilakukan Kadin Kota Bogor. Menurutnya, progam berbagi makanan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang saat ini sedang menjalani isoman.

“Di masa pandemi Covid-19 ini memang serba sulit, apalagi mereka yang sedang isoman karena mereka tidak boleh ke mana-mana dulu untuk sementara, sehingga sangat membutuhkan bantuan dari kita semua, dan hari ini Kadin hadir untuk sama-sama membantu mereka dalam hal ini memenuhi kebutuhan makannya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Supriatna mengaku penanganan Covid-19 yang selama ini dilakukan olehnya sangat melelahkan, bahkan dirinya menganggap seperti minum obat tiga kali dalam sehari.
Meski begitu, pihaknya tetap semangat memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap disiplin dan selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Hari ini kita menerima bantuan dari Kadin yang selanjutnya kita serahkan bersama ke masyarakat yang sedang jalani isoman. Kami harap program Kadin ini terus berlanjut, dan saya pun berpesan agar teman-teman yang tergabung dalam program ini untuk tetap waspada, jangan sampai lengah, jangan sampai terpapar, karena ini memiliki resiko tinggi,” pungkasnya.

Wakil Ketua bidang organisasi Kadin Kota Bogor, Felix Martha menambahkan, kegiatan pembagian makanan ini sudah dilakukan di empat Kecamatan, tersisa nanti di Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal.

“Kegiatan ini merupakan pemberdayaan UMKM dan merangkul pedagang. Jadi panitia membeli makanan dari pedagang lalu di diatribusikan ke warga Isoman di masing-masing Kecamatan. Acara rutin setiap hari jumat ini akan terus dilaksanakan, nanti minggu depan akan dilakukan di Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto