28.2 C
Bogor
Sunday, August 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1125

Melalui Dana CSR, Pertamina Hotmix Jalan Desa di Malasari

0

Nanggung I Jurnal Bogor

Jalan poros desa di Kampung Malasari  di lingkungan RW 01 Dusun 01, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sepanjang 960 meter kini mulus beraspal hotmix.

Pengerjaan hotmix di jalan desa tersebut bersumber dari anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina Persero.

Tokoh pemuda Desa Malasari H. Yusep Kadapi membenarkan bahwa aspal hotmix didapat dari CSR  PT. Pertamina

“Melalui dorongan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Komisi 6 Daerah Pemilihan (Dapil)  Kabupaten Bogor Tommy Kurniawan akhirnya jalan desa menuju rumah bersejarah kini telah dihotmix,” ujar Yusep, Sabtu (2/10).

Diakuinya, melalui anggota DPR RI tersebut, pada awal 2021 dilakukan pengajuan, hingga akhirnya  PT Pertamina merespons dan mengucurkan anggaran untuk membangunan insfrastruktur di Malasari.

“Terbilang waktu yang singkat,  aspirasi warga desa bisa terwujud,” tambah dia.

Beberapa tahun lalu, kata Yusep keaadaan jalan itu telah dibeton, namun mengingat kondisinya sudah rusak  maka  progresnya lebih ke  peningkatan jalan pengerjaan dengan hotmix,” terangnya.

Diakuinya, sepanjang sejarah baru kali ini warga Desa Malasari bisa mendapatkan anggaran CSR dari PT Pertamina

“Berkat CSR PT Pertamina  jalan Desa Malasari kini selesai dibangun. Semoga program ini bisa berkelanjutan,” kata dia lagi.

Ditempat yang sama, staf Desa Malasari Isak atau yang akrab disapa Ambon mengaku bersyukur atas dibangunnya insfrastruktur yang sebelumnya telah dinantikan warga.

Menurutnya, CSR PT Pertamina sangat membantu masyarakat karena dimasa Pandemi ini masih ada pembangunan yang belum tercover

“Untuk itu kami menghaturkan terimakasih kepada PT. Pertamina dan Anggota DPR RI Tomi Kurniawan yang telah mendukung dibangunnya insfrastruktur jalan di Malasari,” ungkapnya.

**aripekon

Gandeng Mitra Land Care Unit, Sentul City Santuni Anak Yatim

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sebagai implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sentul City Tbk melalui gerakan Ladang Pahala Sentul City Peduli Sesama terus melakukan program-program bantuan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat yang membutuhkan di wilayah sekitar. Salah satu bentuk konkritnya Sentul City bersama Mitra Land Care Unit (LCU) melaksanakan kegiatan santunan anak yatim dan pembagian sembako kepada puluhan anak yatim piatu dan warga tidak mampu yang bermukim di kampung Leuwi Goong Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Kegiatan santunan anak yatim dan pembagian sembako kepada kaum duafa ini bertempat di wisata alam Leuwi Kunten pada hari Jumat, (1/10).

Kegiatan santunan anak yatim piatu dan pembagian sembako ini selain untuk menjalin tali silaturhami juga untuk memberikan bantuan guna meringankan beban dari anak yatim piatu dan kaum duafa di wilayah tersebut.

“Ladang pahala ini tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi antara Sentul City dengan warga sekitarnya. Adapun kegiatan yang kita laksanakan selain menjalin silaturahmi kita juga membantu alakadarnya, mudah-mudahan bantuan sembako untuk fakir miskin atau anak yatim bermanfaat bagi warga sekitar.” ujar Muhamad Hanif dalam sambutannya.

Sunarta, Ketua RW 6 Kampung Leuwi Goong Desa Karang Tengah menyampaikan antusias kegembiraan para warga yang menerima bantuan dari Sentul City dirinya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Sentul City yang telah peduli dengan memberikan bantuan serta meningkatkan perekonomian warga di wilayahnya.

“Mereka sangat antusias dan gembira sekali dengan adanya bantuan dari Sentul City. Karena masyarakat di kami kebanyakan dibawah garis kemiskinan. Saya sangat bersyukur kepada Sentul City yang telah memberikan rezekinya kepada warga di wilayah RW 6 yaitu sembako dan amplop untuk yatim piatu”, ujarnya.

Kegiatan santunan anak yatim dan pembagian sembako ini didukung juga oleh pengelola kawasan wisata alam Leuwi Kunten, Cucu Supriawan yang memanfaatkan lahan Sentul City guna kesejahteraan masyarakat dilingkungannya. Sebanyak 95% para pekerjanya merupakan warga yang tinggal di wilayah sekitar.

“Dengan adanya Mitra Land Care Unit (LCU) pengelolaan lahan Sentul City dapat membuat lahan yang tidak bermanfaat jadi bermanfaat, mampu menciptakan lapangan pekerjaan sebagai komitmen pengelola menjaga kelestarian alam sekitar, menjaga lahan PT Sentul City dari penguasa yang tidak bertanggung jawab. Sehingga sebagai pengelola bisa memanfaatkan penggunaan lahan untuk kepentingan masyarakat di sekitar. Membuka wisata ini menambah destinasi wisata, menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitar dan alhamdulillah sentul city terbuka, penggunaan lahan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk bertani apapun mereka memberi kewenangan yang seluas yang tidak boleh diperjualbelikan tapi untuk memanfaatkan PT Sentul City sangat terbuka.” ujarnya.

Sementara itu, Yuli D. Kusmadi perwakilan dari Sentul City T menyampaikan harapan dengan diadakannya kegiatan ini masyarakat mendoakan kebaikan untuk PT Sentul City Tbk.

“Kegiatan Sentul City Peduli Sesama merupakan kegiatan yang rutin terus menerus dilakukan semenjak satu setengah tahun yang lalu kita keliling ke desa desa. Kami dengan rendah hati menyampaikan keberadaan sentul city ada itu juga karena dorongan bapak ibu masyarakat sekitar. Kami mohon doa agar masyarakat sekitar mendoakan kami, agar apa yang kami lakukan boleh menjadi manfaat. Bagi masyarakat sekitar juga negara ini.” jelasnya.

**fredykristianto

Rumah Warga Asli Bojong Koneng tak Didozer

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Warga Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor mendukung kegiatan pengukuran tapal batas yang dilakukan PT Sentul City Tbk bekerjasama dengan pemerintah desa setempat. Pengukuran tapal batas ini dilakukan untuk memperjelas areal kerja penataan lahan sehingga areal pemukiman tidak di buldozer.

“Saya menyambut baik penataan lahan dengan sebelumnya melakukan pengukuran tapal batas, warga jadi tenang, dan Sentul City bisa melanjutkan penataan, kalau nanti ada pembangunan, warga juga yang diuntungkan karena pasti warga kami bisa meningkat juga ekonominya,” ujar Oman, Ketua RW di kampung Gunung Batu Kidul kepada pers, Jumat (1/10).

Oman mengatakan, sebelum dilakukan pengukuran tapal batas, pihak Sentul City telah melakukan sosialiasi kepada warganya. Oman juga sudah mendapatakan jaminan dari Sentul City tidak akan ada kegiatan penggusuran rumah warga asli Bojong Koneng yang sudah tinggal turun temurun.

“Saya dengar langsung dari pimpinan Sentul City tidak ada rumah warga yang akan digusur. Justru yang digusur itu warga pendatang yang ngaku-ngaku warga Bojong Koneng yang beli tanah garapan dari biong dan membangun vila di atas tanah garapan. Warga saya minta jangan termakan hoaks,” tegasnya.

Ade, Ketua RW Kampung Curug dan Imay, Ketua RW Kampung Cikeas mengatakan hal senada. Penataan lahan oleh Sentul City sudah melalui sebagian Kampung Curug dan Kampung Cikeas dan berjalan kondusif. Faktanya tidak ada satupun bangunan di kampung milik warga yang di buldozer. Imay menegasakan dirinya tidak meragukan komitmen Sentul City yang akan memperhatikan warga asli Bojong Koneng yang sudah tinggal turun temurun.

Informasi yang berkembang di lapangan, kalau pun ada sekelompok kecil warga yang protes karena termakan hasutan para makelar tanah yang menghebuskan isu Sentul City akan membuldoser rumah warga Bojong Koneng. Para makelar tanah ini adalah biang masalah karena mempejualbelikan tanah garapan secara ilegal kepada warga pendatang dan khawatir kejahatannya terungkap.

Sementara itu kuasa hukum Sentul City Antoni SH MH, mengatakan kliennya selalu selalu berkoordinasi dengan pemerintahan desa dan RT RW setempat dalam melakukan corporate action penataan lahan.

“Kami memang berkomitmen untuk berdampingan dengan pemerintah desa dan warga Bojong Koneng dalam melakukan pembangunan, karena keduabelah pihak akan diuntungkan. Warga akan semakin banyak akses lapangan kerja sehingga kesejahteraan meningkat, dan perusahaan bisa mengembangkan bisnisnya,” ujarnya.

fredykristianto|*

FK KBIHU Dorong Komisi IV Bentuk Perda Penyelenggaraan Ibadah Haji di Kabupaten Bogor

0

Cibinong  | Jurnal Inspirasi

Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) terus melakukan upaya untuk mewujudkan aspirasi jamaah haji dalam penyediaan fasilitas pelayanan dan pembinaan bagi Jamaah Haji Kabupaten Bogor serta terciptanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. 

Audiensi kali ini dilakukan bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor yang concern terhadap masalah keagamaan.

 Audiensi  dibuka langsung oleh Ketua Komisi IV, Mu’ad Khalim, yang menyatakan sangat apresiasi atas kedatangan FK KBIHU yang membawa banyak informasi dari jamaah haji Kabubaten Bogor.

Pembahasan dalam pertemuan tersebut menindaklanjuti audiensi antara FK KBIHU Kabupaten Bogor dengan Bupati beberapa waktu lalu terkait penyediaan fasilitas pelayanan dan pembinaan jamaah haji serta Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Ibadah Haji Kabupaten Bogor. 

Ketua FK KBIHU Kabupaten  Bogor, Desi Hasbiyah, menyatakan bahwa ada 3 harapan kepada DPRD Kabupaten Bogor dalam mewujudkan  hal tersebut.

Pertama, FK KBIHU meminta DPRD Kabupaten Bogor mendorong Pemerintah Daerah dalam terlaksananya pembangunan pelayanan dan pembinaan jamaah haji pada tempat yang strategis. 

“Dan kedua, meminta DPRD untuk menyetujui anggaran yang diajukan pemerintah daerah untuk pembangunan tersebut. Dan ketiga, adanya Peraturan Daerah (Perda) terkait dengan Penyelenggaraan Ibadah Haji,” katanya.

Wakil Ketua Komisi IV, Ridwan Muhibi, sebagai pimpinan audiensi memberikan respon positif dan dukungan tinggi terhadap harapan FK KBIHU. 

Dalam penjelasannya, Ridwan menyatakan bahwa Kabupaten Bogor sudah sangat layak untuk memiliki fasilitas layanan haji yang maksimal bahkan asrama haji mengingat jumlah jamaah haji yang sangat besar. Dia pun memastikan Perda haji akan masuk kedalam raperda tahun 2022. 

“DPRD Kabupaten Bogor melalui komisi 4 akan mendorong serta menyetujui anggaran Pemerintah Daerah dalam pembangunan pelayanan dan pembinaan haji terpadu. Koordinasi pun akan segera dilakukan bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemda Kabupaten Bogor untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut,” pungkasnya.

**cepikurniawan 

Bupati Grobogan: Biarkan Petani Nikmati Hasil Panen, Jangan ada Impor!

0

Grobogan | Jurnal inspirasi

Dalam rangkaian Panen Jagung Nusantara bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo, Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan Kabupaten Grobogan salah satu lumbung pangan Provinsi Jawa Tengah. Untuk jagung, perkiraan luas panen 2021 mencapai 121.200 hektar dengan produksi 783.700 ton sehingga ketersediaan jagung di Grobogan siap memasok kebutuhan pakan ternak.

“Saya minta agar petani menikmati hasil panen, jangan impor. Baru dengar ada impor saja harga langsung jatuh, jangan! mohon tidak ada impor jagung. Kita bisa lihat di Desa Banjarsari ini dikelilingi tanaman jagung siap panen di bulan September sampai akhir tahun,” ujarnya saat Panen Jagung Nusantara bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kabupaten Grobogan dan secara virtual dengan beberapa daerah sentra jagung, Rabu (29/9/2021).

Sri menyebutkan luas panen Kabupaten Grobogan pada September ini 27.432 hektar, produksinya sebesar 126.592 ton dan Oktober seluas 8.712 hektar dengan produksi 40.201 ton. Harga jagung dengan kadar air 17% sebesar Rp 5.000/kg dan kadar air 30% Rp 3.500 hingga Rp 4.000/kg.

“Capain jagung ini atas bantuan dari Kementerian Pertanian. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atas dukungan dan bantuan berupa benih, pupuk dan bantuan prasaran dan sarana lainnya,” tegas Sri.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya penangangan pasca panen yang optimal, agar jagung petani dapat terserap dengan harga yang bagus. Penanganan pasca panen pun penting agar petani cepat melakukan penanaman kembali.

“Lahan tidak boleh kita biar menganggur, justru lahan jagung harus semakin bertambah dan produktivitasnya pun naik,” ucapnya.

Mentan Syahrul mendorong pemerintah daerah dapat menggunakan dana KUR, agar usaha pertanian khususnya jagung terus berjalan semakin maju.

“Kita tanam bersama-sama semaksimal mungkin. Kebijakan Bapak Presiden menyediakan KUR sangat bagus, untuk sektor pertanian kita gunakan KUR Rp 55 triliun dimana kredit macetnya hanya 0,003 persen. Saya ajak semua pemerintah daerah untuk gunakan KUR,” pinta SYL.

Berdasarkan pantauan pada minggu IV (20 September 2021), stok jagung nasional mencapai 2,85 juta ton. Stok tersebut tersebar, dengan rincian 856.897 ton (31%) berada di pabrik pakan, 744.250 ton (27%) di pengepul, 423.502 ton (15%) di agen, 288.305 ton (11%) di pengecer, 276.300 ton (10%) di usaha lain atau pakan mandiri dan sisanya 6% berada di industri pangan, rumah tangga, dan lain-lain.

Adapun sentra panen jagung Kabupaten Grobogan tersebar di Kecamatan Pulokulon 6.812 hektar, Kradenan 3.561 hektar, Geyer 3.506 hektar, Gabus 3.126 hektar dan Toroh 2.048 hektar. Selain hasil panen petani, stok jagung Grobogan terdapat di 3 pabrik pakan sebanyak 32.265 ton.

Pada panen jagung ini, Mentan SYL menyaksikan penandatangan nota kesephaman antara Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan dengan PT. Datu Nusra Agribisnis selaku pelaku usaha tentang kemitraan penyediaan stok jagung pakan ternak. Nota kesepahaman ini bertujuan kerjasama dalam penyediaan stok jagung untuk pakan ternak sehingga pasokan jagung ke peternak benar-benar terjamin.

**PPMKP/Kementan

Tinjau TMMD, Dandim: Infrastruktur Jalan Urat Nadi Paling Utama

0

Klapanunggal | Jurnal Inspirasi

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621, Letkol Inf. Sukur Hermanto bersama Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), lakukan peninjauan langsung ke lokasi TMMD Ke-112 Desa Cikahuripan dan Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal wilayah Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Kamis (30/9).

Selain peninjauan TMMD, juga dilakukan peninjauan ke Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang lokasinya berada di jalur TMMD, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stunting di Puskesmas Desa Bojong, yang dihadiri langsung oleh Tim Wasev Brigjen TNI Tatang Subarna, Danrem 061, Dandim 0621, Camat Klapanunggal, Kepala Desa Bojong dan Kepala Desa Cikahuripan.

Dandim 0621, Letkol Inf. Sukur Hermanto mengatakan, Kegiatan TMMD sudah berjalan 14 hari sejak tanggal 15 September 2021 lalu, yang meliputi pemerataan jalan dan pelebaran jalan.

“Desa Bojong ini merupakan garis antara pedesaan dengan daerah industri. Mudah-mudahan melalui program TMMD selain infrastruktur juga akan dilakukan kegiatan sosial lainnya, salah satunya program rehabilitasi Rutilahu,” katanya.

Selanjutnya, Tim Wasev Brigjen TNI Tatang Subarna mengungkapkan, TMMD adalah program yang sangat luar biasa dan kini sudah berjalan ke- 112 tahun. Program ini dulunya dinamai ABRI masuk desa, saat ini menjadi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Adanya TMMD tiap tahun, itu dilaksanakan berdasarkan permintaan dari warga masyarakat yang kemudian dihimpun, mulai dari tingkat kecamatan, kemudian tingkat kabupaten.

“Dari situlah program ini tercetus, yang kemudian dikomunikasikan di antar bagian terkait menjadi program TMMD di tiap-tiap daerah yang memang sudah disiapkan sedemikian rupa. Dari hasil peninjauan apa yang sudah dilaksanakan di sini tadi masalah jalan sangat luar biasa. Sebelumnya jalanan yang 4 meter, sekarang 12 meter, sudah pasti akan sangat bermanfaat buat urat nadi ekonomi, sosial, budaya, dan lain sebagainya di Kabupaten Bogor ini, terutama di kampung ini,” ungkapnya.

Menurutnya, infrastruktur jalan merupakan urat nadi yang paling utama. Pembangunan bisa terjadi manakala urat nadinya itu bagus, nah urat nadinya sebelumnya hanya 4 meter, tidak jelas bentuknya dan kurang bagus. Sekarang sudah bisa melihat dan merasakan sendiri, bagaimana kualitas jalan yang sudah disentuh oleh program TMMD. Mudah-mudahan ini sangat bermanfaat dan dapat dipelihara oleh masyarakat itu sendiri.

“Kami juga tinjau Rutilahu salah satunya rumah Nenek Saati (80 tahun), Alhamdulillah beliau masih sehat. Kondisi rumah nenek Saati ini sangat miris. Bahkan tidak pantas untuk dibilang rumah manusia” tukasnya.

**naynur’ain

BBB Nikmati Keseruan Museum Basket Terbesar di Asia

0

Purwana: The Bucketlist Memang Luar Biasa

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sarana dan prasarana bola basket di Kota Bogor semakin fantastis dengan hadirnya The Bucketlist Indonesia yang berada di Jalan RH. Moh.Tohir Nomor 1 RT07/RW10, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara. Bagaimana tidak, fasilitas lapangan berstandar internasional yang dilengkapi dengan galeri museum yang berada di lantai dua.

Galeri ini memiliki lima area yaitu galeri nasional, internasional, gaming area, locker room dan Michael Jordan. Setiap area ini pun memiliki keunikannya masing-masing.

Pengelola The Bucketlist Indonesia, Jhonny Darmawan mengatakan, sebagian besar koleksi di galeri museum khusus basket satu-satunya di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara ini, merupakan milik sang owner.

“Beberapa di antaranya merupakan barang berharga. Seperti kartu silver bergambar Michael Jordan dan sepatu milik Shaquille O’Neal,” ujarnya di sela-sela tur Komunitas BBB, Kamis (30/9/2021).

Area paling spesial yaitu Michael Jordan. Di area ini terdapat memorabilia mengenai perjalanan Michael Jordan. Perjalanan hidup sang legenda dalam meniti karir basketnya semua ada di ruangan ini. Termasuk sepatu-sepatunya.

“Ini area paling favorit. Selain melihat barang-barang milik Jordan, juga terdapat koleksi-koleksi kartu pemain NBA yang langka. Untuk pengunjung, hanya dikenakan 60 ribu saja dari Selasa hingga Minggu,” pungkasnya.

Sementara itu, pendiri BBB, Purwana Ryadi dibuat kagum dengan koleksi jersi di The Bucketlist Indonesia. “The Bucketlist memang juara. Jersi yang dipajang original, ada tanda tanganya juga. Kualitas pokoknya,” kata Purwana Ryadi.

**handymehonk

Bupati Resmikan Samisade di Kemang

0

Kemang   | Jurnal Inspirasi

Bupati Bogor Ade Yasin meresmikan jalan dari anggaran satu miliar satu desa (Samisade) dalam kegiatan Saba Desa di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (30/9). Bupati Bogor Ade Yasin akan untuk terus membangun dari desa. Hal itu dikatakan Ade Yasin saat meresmikan jalan lintas Desa Pondok Udik dan Desa Tegal, Kecamatan Kemang.

“Jadi program Samisade ini adalah salah satu bukti dari komitmen saya untuk terus melakukan pembangunan desa demi kesejahteraan masyarakat desa. Program Samisade harus dilakukan dengan penuh tanggungjawab,” ujar Bupati.

Selain meresmikan jalan poros desa di Desa Pondok Udik dan Desa Tegal, Bupati Bogor juga meninjau program rutilahu dan kelompok pelaku UMKM di Desa Tegal. “Setelah meresmikan jalan Samisade, saya dan tim langaung meninjau pelaku UMKM di Desa Tegal, dan juga meninjau program Rutilahu dan pemberian korsi roda, dan terakhir saya meninjau vaksinasi di Sekolah Madania, Alhamdulillah ada 800 siswa yang divaksin,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD, Renaldi Yushab menjelaskan saat ini dari 416 desa di Kabupaten Bogor, sudah 356 desa yang telah selesai melaksanakan kegiatan Samisade tahap pertama 40 persen dan sudah melakukan pengajuan tahap kedua. Sementara 60 desa lainnya, saat ini tengah mengajukan usulan anggaran tahap kesatu.

“60 desa ini terlambat pengajuannya, tapi tetap akan diakomodir di anggaran perubahan tahun 2021. Insya Allah bulan Desember tahun ini semua desa bisa selesai dalam pelaksanaan program Samisade tahun ini,” tutup Reynaldi.

**cepikurniawan

Berikan Edukasi, Karang Taruna Kabupaten Bogor Saba Desa

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Karang Taruna Kabupaten Bogor menggelar Saba Desa. Kali ini organisasi kepemudaan itu menyambangi wilayah Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg. Kegiatan tersebut guna memberikan pembinaan dan edukasi kepada karang taruna di setiap desa. 

“Pembinaan karang taruna desa ini kewajiban Karang Taruna Kabupaten Bogor,” ujar ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Irfan Darajat disela Saba Desa yang berlangsung di Villa Panganten, Desa Sukamaju, Kamis (30/9).

Menurutnya, selain memotivasi pemuda, tak lain agar Karang Taruna Kabupaten Bogor khususnya  yang ada di desa, bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara proporsional. “Ini bagian  proses pembinaan bagi  temen-temen karang taruna di tingkat desa.  Diharapkan berjalan dengan baik dan  produktif,” ujarnya.

Irfan menaambahkan, bahwa program Saba Desa tersebut sasarannya adalah semua yang terlibat agar bisa menggerakkan roda organisasi karang taruna hingga bisa bermanfaat untuk masyarakat. Dalam agenda kegiatan, Karang Taruna Kabupaten Bogor mengedepan persuasif dengan menyamakan persepsi satu sama lainnya.

“Satu jiwa, satu rasa satu karsa dan satu gerak langkah agar karang taruna bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Ia menilai keberadaan karang taruna di Kecamatan Cigudeg  hampir di setiap  desa sudah terbentuk. “Kami lihat, bahwa sejumlah penggerak ada di setiap desa adalah orang orang hebat yang bisa menggerakkan roda organisasi karang taruna. Ditambah  pandemi yang masih mewabah karang taruna selalu hadir di tengah-tengah masyarakat berupaya membantu pemerintah,” ujarnya.

Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Rizqi Muhammad  menyatakan, Saba Desa merupakan gerbang awal sebagai pembuka terealisasinya  program yang bermanfaat untuk pengurus, terutama bagi masyarakat. Sedangkan untuk memberikan kontribusi dan respon baik, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor dipertemukan dengan karang taruna yang ada di wilayah Cigudeg.

“Dengan menjalin komunikasi dan membangun solidaritas dalam satu jiwa satu rasa. Kita buat dalam tindakan dan program kerja yang memang mempunyai inovasi dan terasa oleh masyarakat. Kami harap dari 15 desa yang ada di Kecamatan Cigudeg dapat merespon program inovasi. Untuk itu perlu terjalin komunikasi yang terarah dan maksimal, setelah itu,  Karang Taruna Kabupaten Bogor bias menyentuh setiap desa melalui program Saba Desa,” pungkasnya.

**aripekon

Perenang NPCI Kabupaten Bogor Berpeluang Sabet 7 Emas di Peparnas Papua 2021

0

Bandung|  Jurnal Inspirasi

Sedikitnya 11 atlet para renang National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor, yang akan bertanding memperkuat Kontingen Jawa Barat, pada Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021, ditarget tujuh medali emas. Hal itu ditegaskan Ketua NPCI Kabupaten Bogor, Muhammad Misbach, Kamis, 30 September 2021

“Dari 11 atlet renang Kabupaten Bogor, yang bertanding untuk Jawa Barat, sedikitnya kita bisa mempersembahkan tujuh medali emas dari cabor renang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, 11 atlet para renang yang akan berjuang dalam Peparnas 2021 nanti, di antaranya Ayub PD Carean, Hermanto, Munawar Haris, Nadia Putri, Resti Ahmad, Zalfa Dainul Haq, Ahmad Azwary, Sunarto, Laras Safitri, Isman Apriliyanto, Ahmad Rojali.

“Sebenarnya ada 14 atlet yang seleksi tim renang Jabar dari Kabupaten Bogor. Namun hanya 11 atlet yang lolos, dan sekarang mereka sedang fokus latihan bersama 22 atlet lainnya di Kolam Renang Tirta Marta Satriya, Kota Bandung,” tegasnya.

Misbach melanjutkan, ke 11 atlet ini sekarang sedang digeber program latihannya bersama tim pelatih di Kolam Renang Tirta Marta Satriya, Kota Bandung, hingga tim Jawa Barat harus bertolak ke Papua, sebelum tanggal 2 November 2021 mendatang.

“Kita berharap, atlet renang Kabupaten Bogor, bisa memaksimalkan program latihan bersama tim pelatih Jawa Barat, sampai pada akhirnya mereka mampu mempersembahkan tujuh medali emas untuk Kontingen Jawa Barat di ajang Peparnas 2021 mendatang,” pungkasnya.

**as.pangrango