24.6 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1125

Mobil Terbakar di Jalan Raya Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Terjadi kebakaran mobil di Jalan Raya Bogor pukul 15:00 yakni Grand Livina berplat nomor F 1058 AQ terbakar saat melintas dari arah Cibinong menuju Kota Bogor.

Ketika melintas, mobil tersebut mulanya mengeluarkan asap di dalam kabin lalu tidak lama kemudian timbul percikan api dari dalam dan mesin mobil. Sang sopir kendaraan tersebut lalu memberhentikan mobilnya di sisi jalan dan langsung menyelamatkan diri, sedangkan warga dan masyarakat yang melintas membantu untuk memadamkan api dengan alat seadanya.

“Mobil datang dari arah Cibinong lalu tiba – tiba berhenti dan mengeluarkan asap dan api, warga sekitar langsung inisiatif memadamkan dengan air seadanya juga menggunakan pasir, pemilik mobil keluar untuk menyelamatkan diri dan memanggil pemadam kebakaran,” ujar Abdul Karim, warga sekita Jalan Raya Bogor saat dimintai keterangan Jurnal Bogor, Rabu (11/8).

Pengemudi mobil tersebut berhasil keluar dari dalam mobil, dan langsung berinisiatif menelepon pihak pemadam kebarakan terdekat agar segera ditangani oleh petugas kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, diketahui pengemudi mobil yang akan menuju ke kediamannya di daerah Villa Bogor Indah.

“Saat mau pulang ke Villa Bogor Indah saya mencium bau asap dari dalam mobil mungkin karena korsleting listrik, saya langsung berhenti dan keluar dari dalam mobil karena takut meledak saya langsung telepon pemadam kebakaran,” ujar Eric, pengemudi mobil.

Satu unit kendaraan pemadam kebakaran dari sektor Cibuluh, Bogor Utara dikerahkan dan berhasil memadamkan api dari kendaraan tersebut.

“Ya kami langsung meluncur ke tempat kejadian perkara untuk membantu memadamkan dan untuk mengantisipasi terjadinya ledakan,” ujar Agus, Pemadam Kebakaran sektor Cibuluh, Bogor Utara.

Kondisi mobil terlihat hangus di bagian dashboard dan kaca depan pecah. Belum diketahui pasti penyebab kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir hinggal puluhan juta rupiah.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Ramai Tren TikTok Pamerkan Saldo, Pemuda Ini Sampai Dikomentari Ditjen Pajak

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Baru-baru ini tengah ramai di media sosial TikTok tren memamerkan saldo rekening yang membuat seorang lelaki ikut memeriahkan tren tersebut. Dia enampilkan saldo ATM-nya sebesar Rp 11 triliun hingga membuat Direktorat Jendral Pajak ikut berkomentar.

Dalam kontennya dengan latar suara “Ganteng, review saldonya dong”, pemilik akun @ owner.studente ini memperlihatkan struk ATM dari salah satu bank swasta, dengan nominal sebesar Rp11.429.110.264.608 (sebelas triliun empat ratus dua puluh sembilan miliar seratus sepuluh juta dua ratus enam puluh empat ribu enam ratus delapan rupiah).

Hal yang paling menghebohkan yaitu adanya komentar dari akun resmi Ditjen Pajak RI berupa “gantengnyaaa”, yang turut meramaikan kolom komentar akun pengunggah tersebut.

Dan terlihat pula adanya komentar Ditjen Pajak RI dibeberapa akun pengguna TikTok lainnya yang ikut mengunggah konten serupa. Maka komentar-komentar lucu dari admin akun Ditjen Pajak RI ini yang membuat tren pada TikTok menjadi ramai diperbincangkan oleh warganet.

Serta banyaknya warganet yang merasa bahwa cara berkomentar dan berinteraksi admin Ditjen Pajak RI pada masyarakat ini cukup menarik dan terkesan kocak.

Dengan jumlah nominal saldo yang luar biasa pada video tersebut, sontak membuat kaget dan memikat perhatian para warganet.

Video yang diupload pada 8 Agustus sampai saat ini sudah ditonton sebanyak 8,5 juta kali, dengan like 575.400 lebih dan mendapat komentar sebanyak 52.400 kali.

Banyaknya warganet yang berkomentar lucu dan menarik pada konten TikTok tersebut. Namun rupanya banyak pula yang tidak percaya dan meragukan hasil foto saldo rekening yang dipamerkan oleh akun tersebut.

** Edfyra Amelia-mg/UP

Bertabur Hadiah, Pelatihan Petani dan Penyuluh Gelombang 5 Riuh oleh Peserta dari Seluruh Indonesia

0


Bogor | Jurnal Inspirasi

Pelatihan Petani dan Penyuluh gelombang 5 bertabur hadiah yang diikuti belasan ribu penyuluh dan petani di berbagai wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Papua, Senin (9/8/2021).

Penyelenggara dari Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor membagikan puluhan hadiah voucher paket data dan uang elektronik pada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dari pemateri.

Kegiatan dibuka Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi yang dengan semangat menyapa peserta dan mengajak petani meningkatkan produktivitas berbagai komoditas pertanian agar bisa bersaing dipasar lokal maupun global.

“Saya sangat gembira dan senang bertemu dengan para petani dan penyuluh. Luar biasa. Kunci untuk bisa kompetitif, berdaya saing dipasar adalah meningkatkan produktivitas, efisiensi, menekan biaya produksi serendah – rendahnya. Produktivitas rendah tak mungkin bisa bersaing, “ ungkapnya.

Hal ini sejalan dengan harapan Presiden yang disampaikan saat membuka pelatihan secara virtual dari Istana Bogor dan ditanggapi langsung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Mentan berjanji akan terus meningkatkan kualitas SDM dan manajemen pertanian yang ada agar menjadi lebih maju, mandiri dan modern.

Terlebih, ia menilai pertanian sebagai sektor yang pasti menjanjikan dan menguntungkan.
Semangat Dedi menular kepada peserta. Antoni Fajar penyuluh di Kecamatan Blang Pidie Aceh Barat misalnya. Ia menyambut baik pelatihan yang dianggapnya sebagai bentuk perhatian Kementerian Pertanian kepada petani dan penyuluh di daerah.

“Kedepan harus lebih sering pelatihan seperti ini, kami didaerah merasa diperhatikan, “ ujarnya
Ia mengharapkan lebih banyak lagi materi yang berkaitan dengan penyuluhan disampaikan, sebagai bekal dirinya dalam meningkatkan kompetensinya sebagai penyuluh.

Fredi Polakitan petani dari Poktan Story Maesaan Waya Kabupaten Tomohon Sulawesi Utara merasa puas dengan materi – materi yang disampaikan. Pengolahan pupuk menurutnya menjadi pengetahuan yang harus dikuasai petani begitu juga dengan materi yang menyangkut Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Pelatihan yang berguna bagi petani, apalagi kami sedang semangat – semangatnya mengelola kelompok tani. Semoga terus berlanjut sebagai pengalaman dan menambah informasi, “ ucapnya.

Seperti diketahui BPPSDMP menggelar event besar, Pelatihan Petani dan Penyuluh. Pelatihan ini sebagai upaya Kementerian Pertanian dalam menggenjot SDM untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi dan daya saing sehingga berujung pada peningkatan produksi. Kebangkitan pertanian harus diawali dari kebangkitan SDM, yaitu petani, penyuluh, petani milenial, poktan dan gapoktan.

Pelatihan dilaksanakan secara serentak secara resmi dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian, Jumat (6/8).

** Regi/PPMKP

Sentul City Hibahkan Lahan Seluas 7,1 Hektar untuk Pembangunan Pusdiklat Propam Mabes Polri

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

PT Sentul City Tbk menghibahkan tanah seluas 7,1 hektar yang berada di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam ) Mabes Polri. Serah terima lahan tersebut dilaksanakan, Senin (9/8/2021) di The Alana Hotel Sentul City.

Acara dihadiri Presiden Direktur PT Sentul City Tbk Tjetje Muljanto, Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk Basaria Panjaitan dan Kepala Divisi Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo beserta jajarannya dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Bogor.

“Hibah tanah dari PT Sentul City Tbk kepada Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri adalah wujud komitmen dan kontribusi kami untuk mendukung program Mabes Polri dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia anggota khususnya di Divisi Profesi dan Pengamanan karena di atas lahan yang kami hibahkan akan di bangun Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Profesi dan Pengamanan Mabes Polri,” jelas Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk Basaria Panjaitan dalam sambutannya, Senin (9/8/2021)

Menurut Basaria sebelumnya PT Sentul City Tbk telah menghibahkan lahan seluas 3.5 ha di Desa Cipambuan Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor untuk pembangunan Puslabor Mabes Polri dan menghibahkan lahan seluas 15 hektar di Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor untuk kepentingan pendidikan intelijen Sekolah Tinggi Intelejen Negara (STIN).

Basaria menjelaskan, PT Sentul City Tbk memiliki lahan dengan luas sekitar 3.165 Hektar, di mana telah terbangun kurang lebih 1.165 Hektar, dan masih terdapat land bank sekitar 2.000 Hektar yang akan dikembangkan ke depan. “Kami membuka ruang bagi para Investor melalui strategi sinergitas dan kolaborasi dalam mengembangkan bisnis di kawasan Sentul City, melalui pola jual beli putus, Joint Venture (JV) dan Kerjasama Operasi (KSO),” ujarnya.

Sentul City menurut Basaria merupakan kawasan yang sangat tepat untuk dijadikan rumah tinggal tetap karena menyajikan kawasan yang “One Stop Living” dengan berbagai macam infrastuktur dan fasilitas yang telah tersedia, antara lain Sekolah dan Universitas Lokal maupun Internasional, Rumah Sakit, Mal, Hotel berbintang, Golf Course dengan Standar Internasional, Restoran dan Cafe, Pasar Bersih dan Pasar Tradisional, dan lain-lain.

Selain itu adanya penerapan Sistem Security yang menjamin keamanan dan kenyamanan penghuni dan pengunjung, serta pengelolaan sampah yang profesional melalui fasilitas Sentul City Recycle Centre (SCRC) dengan program 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) yang dikelola oleh Town Management yang telah mendapatkan Penghargaan/Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk Standard Mutu Pelayanan.

Basaria menjelaskan, Sentul City merupakan Kota Mandiri ber-Master Plan pertama dan terbesar di Indonesia yang mengintegrasikan alam dengan akses dan fasilitas-fasilitas premium untuk memenuhi gaya hidup modern.

“Kami juga menerapkan pengembangan perkotaan hijau yang Inovatif dan berkesinambungan untuk kebutuhan hunian, rekreasi, dan perkantoran. Melalui design arsitektur skala Internasional menghasilkan konsep Eco City unik yang diekspresikan dengan landscape/keanekaragaman hayati di Jalan Utama sepanjang 62 km, dengan lebih dari 6000 pohon dan 49 jenis tanaman,” terangnya.

Basaria yakin pertumbuhan korporasi tahun 2021 akan jauh lebih baik dibandingkan tahun 2020, di mana pada Q1 2021 kami telah berhasil menggandeng Genting Group Malaysia dan mencatat laba bersih sebesar Rp 239 Miliar. Demikian halnya pada Q2 2021, pencapaian laba akan semakin signifikan melalui divestasi Aeon Mall kepada Pihak Aeon Mall Jepang.

Sentul City, kata Basaria juga tetap berkomitmen untuk melakukan ekspansi bisnis yang menguntungkan melalui penyelesaian project Apartemen Saffron Noble, Apartemen Opus Park yang terkoneksi dengan Aaeon Mall, dan penyelesaian beberapa cluster perumahan yakni Green Mountain dan Spring Mountain, serta akan membuka unit-unit komersial lainnya di mana beberapa Investor telah menyatakan siap ber-investasi di Sentul City yang sangat menjanjikan.

“Kami tetap menerapkan Protokol Kesehatan dalam menjalankan operasional bisnis, dengan harapan bahwa Pandemi Covid-19 akan segera berakhir sehingga ekonomi akan kembali pulih dan bisnis dapat berjalan kembali secara normal,” tuturnya.

Basaria memaparkan, Sentul City akan mengembangkan kawasan baru di area sekitar 250 Hektar. Kerjasama yang akan dibangun dalam bentuk Strategic Partner dengan beberapa pengembang besar baik Lokal maupun Internasional. Kami akan menyiapkan lebih banyak lagi fasilitas hunian berupa apartemen, perumahan dan kawasan komersial untuk lebih melengkapi semua kebutuhan penghuni dan pengusaha di kawasan tersebut.

Adapun Master Plan dan Izin Kawasan Baru tersebut telah disahkan oleh pemerintah Kabupaten Bogor. Manajemen PT Sentul City, Tbk sesegera mungkin akan memaparkan Action Plan untuk memulai proyek raksasa tersebut, untuk meraih peluang bisnis demi kepentingan Stakeholders.

“Kami akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholders untuk bersama-sama mengembangkan kawasan ini sebagai Central Bisnis Distrik (CBD) Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dalam sambutannya mengatakan, “Saya mewakili Kapolri, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada pihak Sentul City yang telah menghibahkan lahan untuk kami.”

“Sebelumnya saya sudah sampaikan ke pak Kapolri, bahwa hari ini sudah ada agenda penyerahan lahan oleh pihak Sentul City yang tidak bisa ditunda lagi. Untuk itu saya mewakili pak Kapolri mengucapkan Terima kasih, lahan ini akan kami bangun untuk pusat pengembangan dan latihan Div Propam Mabes Polri,” jelas Sambo.

Ia menambahkan, untuk pembangunan pengembangan dan latihan Div Propam dimulai 2023 yang akan menggunakan anggaran di tahun 2022 mendatang.

“Awal kami mau memagar lahan itu, namun Pak Kapolri meminta untuk dilakukan sesuai prosedur dan menggunakan anggaran Polri yang akan diajukan pada tahun 2022 dan mulai 2023 akan segera dilaksanakan pembangunannya,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto/rls

Telah Hadir Galeri UMKM Menteng Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Bertujuan untuk memajukan usaha mikro kecil dan menengah warga Menteng, pihak Kelurahan mengadakan program Galeri UMKM di Jalan Mawar No 8 Kelurahan Menteng Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Ruko yang berada di pinggir Jalan Mawar tersebut dikelola untuk mewadahi berbagai macam produk usaha warga Menteng yang dibantu oleh pihak kelurahan serta bekerja sama dengan pihak koperasi dan para tokoh masyarakat dalam menjalankan program Galeri usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar para pemilik usaha khususnya warga Kelurahan Menteng bisa menitipkan produk usaha mereka di Galeri UMKM Menteng Kota Bogor.

Launching dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim serta jajarannya untuk meresmikan Program yang dilakukan oleh pihak Kelurahan Menteng serta warga Menteng dalam program pemasaran produk usaha di Galeri UMKM Menteng Kota Bogor.


“ya kita baru hari ini launching dan diresmikan langsung oleh bapak Wakil Wali Kota Bogor,” ujar Ika Aliyanti, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Menteng, saat dimintai keterangan Jurnal Bogor, Selasa (10/8).

Dengan diadakannya Galeri UMKM Menteng kedepannya untuk membantu warga Kelurahan Menteng yang terdiri dari 20 RW agar produk usaha warga dapat dikelola dengan bantuan Galeri UMKM Menteng sebagai pemasarannya, ruko Galeri UMKM Menteng yang terletak di pinggir Jalan Mawar tersebut rencananya akan dibuka setiap hari mulai dari pagi hingga sore hari.

“Ya tujuan dari Galeri UMKM Menteng ini untuk memasarkan produk usaha warga Kelurahan Menteng dengan target pasar seluas – luasnya dan untuk jam buka rencana kami setiap hari mulai pukul 09.00 pagi sampai 17.00 sore hari,” sahut Ika lagi.

Berbagai macam produk usaha warga Kelurahan Menteng sendiri cukup banyak seperti lukisan, makanan ringan, kue, minuman, mainan anak, hingga kerajinan tangan dari para warga Menteng dijajakan pada Galeri UMKM Menteng untuk dipasarkan.

“Untuk harga kami jual standar disesuaikan dengan produk serta harga pasaran ya cukup relatif murah juga,” tambahnya.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Iluni SMANDA Bantu Warga Terdampak PPKM

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ikatan Alumni SMAN 2 (Iluni SMANDA) Kota Bogor memberikan bantuan kepada para alumninya serta masyarakat yang terdampak PPKM.

Ketua Iluni SMANDA, Irjen Pol (Purn) Pudji Hartanto mengatakan bahwa bantuan tersebut berupa voucher belanja di minimarket sebesar Rp100 ribu, 105 paket beras, uang cash dan mie instan.

“Bantuan diberikan kepada alumni yang terimbas ekonomi akibat pandemi Covid-19,” ujar Pudji kepada wartawan, Senin (9/8).

Selain kepada alumni terdampak, masyarakat bawah yang berprofesi sebagai pemulung, penjaga pintu kereta api, tukang sampah, pengemis, penjaga kuburan, tukang becak, dan para PKL di pinggir jalan.

“Warga yang tinggal di pinggiran Ciliwung juga menjadi sasaran Iluni untuk diberi bantuan,” ungkap Pudji.

Menurut dia, dalam penyalurannya Iluni SMANDA dibantu oleh sukarelawan dari beberapa angkatan. “Semoga apa yang dilaksanakan Iluni memberi manfaat bagi semua,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Sambut HUT RI ke-76, Lawang Salapan Dibalut Merah Putih

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76, Pemerintah Kota Bogor melakukan pemasangan kain Merah Putih di setiap pilar Lawang Salapan yang berada tepat di sebelah Tugu Kujang.

Selain itu, Pemkot Bogor juga memasang bendera Merah Putih di setiap pinggir jalan raya dan berbagai pernak-pernik yang berciri khas akan kemerdekaan Indonesia. Dari pantaun Jurnal Bogor, warga juga tampak antusias berhias dan memasang berbagai umbul-umbul yang bertemakan Merah Putih.

Sementara pemasangan Merah Putih di setiap pilar Lawang Salapan ini termasuk dalam rangkaian acara Festival Merah Putih (FMP) dengan mengusung tema “Untuk Indonesiaku”.

“Tampak bagus, jadi menambah semangat juang untuk ikut memeriahkan 17 Agustus, walaupun lagi masa pandemi seperti ini,” ujar Dewi, salah satu pejalan kaki, Selasa (10/8/2021).

** Edfyra Amelia-mg/UP

Gelar Pelatihan Petani dan Penyuluh, Kementan Terus Dorong Produktivitas Pertanian

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Pelatihan Petani dan Penyuluh Gelombang 5 dilaksanakan di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian secara virtual melalui zoom dan streaming Youtube, Senin (9/8/2021).

Di moment istimewa ini, Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, kembali mengajak para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian untuk mendorong komoditas pertanian Indonesia berdaya saing di pasar lokal maupun global.

Dedi mengingatkan kembali pentingnya peningkatan produktivitas sebagai kunci tumbuhnya daya saing produk pertanian.

“Bapak Presiden menegaskan bahwa petani harus meningkat kesejahteraannya. Bahwa pertanian harus memberikan pendapatan yang signifikan terhadap kesejahteraan petani. Bahwa produk pertanian Indoensia harus kompetetitif, harus berdaya saing.”

“Bagaimana cara meningkatkan daya saing? Peningkatan produktivitas adalah menjadi kunci. Bagaimana menekan biaya produksi sebanyak-banyaknya.” lanjutnya.

Hadirnya teknologi mendorong peningkatan efisiensi sehingga mampu menekan biaya produksi yang akan bermuara pada meningkatnya daya saing produk pertanian.

“Dan ini adalah tugas kita semua, Tugas Kementerian Pertanian, Penyuluh, dan Petani untuk bersama – sama meningkatkan produktivitas pertanian!”

Hal yang sama ditegaskan Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian “Pertanian yang dilakukan dengan baik dan benar tidak akan mendapatkan kerugian” pada momen Pembukaan Pelatihan Penyuluh dan Petani pekan lalu.

Dalam rangka peningkatan produktivitas pertanian, pemerintah hadir dengan regulasi dan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar dapat dimanfaatkan petani untuk mengakselerasi produksi. Bahkan, diketahui bahwa di masa pandemi, capaian KUR dinilai positif , mencapai 98 %.

Pada gelombang lima ini, Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian menghadirkan Siswoyo dari Direktorat Pembiayaan Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

Dalam materinya, Fasilitasi KUR untuk Penguatan Permodalan Pembiayaan Usaha Tani, Siswoyo menggaris bawahi keunggulan KUR sektor pertanian yaitu bunga rendah 6% per tahun dan syarat agunan tambahan yang mudah.

Dilanjutkan dengan materi Strategi KUR, Tesalonika Simanjuntak dari pihak perbankan menyampaikan tujuan KUR untuk meningkatkan dan memperluas penyaluran KUR kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing mikro dan menengah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Ia mengungkapkan bahwa Bank Mandiri sangat serius dalam memfasilitasi sektor pertanian, dibuktikan dengan sektor pertanian menyumbang 27,73 % dari proporsi penyaluran KUR Bank Mandiri pada tahun 2021.

Pada akhir acara, Kepala Pusat Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian, Yusral Tahir kembali mengapresiasi antusiasme peserta

“Terimakasih atas partisipasinya, saya lihat sangat giat – semangat sekali, kita terapkan juga semangat tersebut di lapangan.” Yusral berharap kegiatan ini dapat memacu petani Indonesia untuk menjadi produsen produk pertanian internasional, menjadi lumbung pangan dunia.

** Osi/ Regi/ PPMKP

Mal Boleh Buka

0

Sudah Divaksin Jadi Syarat

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Presiden Joko Widodo memperpanjang lagi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 di sejumlah wilayah Jawa dan Bali mulai 10 hingga 16 Agustus. Sedangkan di luar Jawa dan Bali diperpanjang dua pekan hingga 23 Agustus. Namun PPKM kali ini ada kelonggaran dengan syarat tertentu, dimana mal dan tempat ibadah diperbolehkan buka dengan syarat pengunjung dan jamaah sudah divaksin.

Salah satunya penyesuaian PPKM ini diklaim pemerintah untuk membuka aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai status level PPKM. Di antaranya membuka sektor pusat perbelanjaan, industri esensial berbasis ekspor atau penunjanngnya.

“Pemerintah akan melakukan uji coba pembukaan secara gradual untuk mal, pusat perbelanjaan di wilayah dengan level 4 dengan memerhatikan implementasi protokol kesehatan,” kata Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers secara virtual, Senin (9/8).

Luhut menjabarkan, uji coba pembukaan mal ini akan dilakukan di DKI Jakarta, Bandung, Surabaya dan Semarang. “Dengan kapasitas 25 persen selama seminggu ke depan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi itu.

Luhut juga mengatakan, bagi pengunjung mal pun diberi syarat untuk masuk mal atau pusat perbelanjaan. Syarat itu adalah wajib menunjukkan kartu vaksinasi. Nantinya kartu vaksinasi itu juga diwajibkan menyertakan aplikasi Pedulilindungi. Yang menandakan vaksinasi tersebut sudah terdata oleh Pemerintah dan tidak bisa dipalsukan.

“Hanya mereka yang sudah divaksinasi dapat masuk ke mal dan harus menggunakan aplikasi Pedulilindungi,” kata Luhut.

Selain itu, uji coba pelonggaran aktivitas di tempat ibadah juga dilakukan dengan syarat yang sudah vaksin. Luhut mengatakan pemerintah sedang melakukan uji coba sebagai salah satu rangkaian road map ‘New Normal’. Salah satunya adalah pelonggaran aktivitas di rumah ibadah.

“Kita sepertinya akan lama berdampingan dengan virus ini. Maka perlu ada roadmap seperti apa kita bisa hidup berdampingan dengan virus ini. Kami melakukan uji coba di beberapa sektor, salah satunya rumah ibadah,” ujar Luhut.

Luhut menjelaskan uji coba pembukaan fasilitas ibadah dilakukan di empat wilayah yang berstatus level 4. Nantinya, mulai tanggal 10 Agustus masyarakat sudah bisa melakukan ibadah di temapt ibadah. Namun ia menjelaskan jemaah yang bisa melakukan ibadah adalah mereka yang sudah vaksin. “Kapasitasnya hanya 25 persen atau maksimum 20 orang dan sudah vaksin,” ujar Luhut.

Sementara PPKM Level 4, 3, dan 2 di sejumlah wilayah luar Pulau Jawa dan Bali diperpanjang 23 Agustus karena perlu penanganan yang berbeda. “Sesuai arahan bapak presiden, khusus di luar Jawa-Bali akan diberlakukan perpanjangan dua minggu 10 sampai 23 Agustus. Di luar Jawa ini karen nature kepulauan maka diperpanjang dua minggu,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (2/8).

Total ada 45 kabupaten/kota luar Jawa-Bali dengan status level 4. Kemudian 302 kabupaten/kota terdiri dari sebagian asesmen level 3 dan 4. Sementara itu, 39 kabupaten/kota lainnya status level 2.

PPKM Level 4 merupakan langkah pemerintah dalam menekan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Berbagai pembatasan diterapkan di banyak sektor. Tak sedikit pula jalan yang ditutup guna menekan mobilitas masyarakat. Ada pula syarat yang harus dipatuhi jika ingin bepergian.

Kasus virus corona di tanah air mengalami penurunan selama PPKM Level 4 diberlakukan. Saat PPKM Level 4 diterapkan periode 28 Juli-2 Agustus, ada 222.504 kasus positif baru. Kemudian pada periode 3-8 Agustus, jumlah kasus positif Covid-19 menurun menjadi 203.231 kasus.

Penurunan juga terjadi pada jumlah pasien yang meninggal.Dalam kurun 28 Juli-2 Agustus, sebanyak 10.456 warga meninggal dunia, sementara pada periode PPKM Level 4,3, dan 2 tercatat kasus kematian turun menjadi 9.805 orang yang meninggal dunia.
Berbeda halnya dengan jumlah pasien yang sembuh dari infeksi Covid-19. Jumlah kasus sembuh mencapai 245.525 kasus. Namun pada periode 3-8 Agustus, jumlah kasus sembuh menurun menjadi 242.357 kasus.

Selanjutnya, jumlah warga yang diperiksa juga mengalami penurunan. Pada periode 28 Juli-2 Agustus, warga yang diperiksa berjumlah 893.312 orang. Namun pada periode 3-8 Agustus, jumlah warga yang diperiksa menurun hingga 850.041 orang.
Pemerintah juga mengamini telah ada penurunan kasus virus corona terutama di wilayah Jawa dan Bali yang mana menerapkan PPKM Level 4 secara ketat.

Akan tetapi, pemerintah mewanti-wanti daerah luar Jawa dan Bali lantaran jumlah kasus baru terus bertambah. Pemerintah juga berencana memperketat pembatasan kegiatan masyarakat di luar Jawa dan Bali demi menurunkan angka kasus baru dan pasien meninggal dunia.

** ass


Bus Listrik ‘Sengat’ Pemkot

0

Sekda Instruksikan Dishub Masukan Anggaran ke KUA PPAS

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tetap keukeuh membeli dua bus listrik pada 2022 mendatang. Diketahui, satu bus listrik harganya mencapai Rp3,2 miliar, rencananya pemkot akan mendatangkan sebanyak dua unit. Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Syarifah Sofiah Dwikorawati mengaku sudah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) memasukan anggaran pengadaan bus ke dalam KUA PPAS.

“Saya sudah minta (menganggarkan) Dishub di KUA PPAS bertahap, walaupun harganya lebih mahal dari bus biasa. Sebab, tahun ini kan pembelian bus itu nggak jadi karena lan sudah didirop 75 bus dari BTS,” ujar Syarifah kepada wartawan, Senin (9/8).

Menurut Syarifah, saat ini Pemkot Bogor masih mengujicoba bus listrik yang dipinjamkan oleh PT Bakrie Autopart selama sebulan kedepan. “Untuk skala kota kalau misalnya kita ada kemampuan dari anggaran untuk bus listrik bagus. Karena kendaraan itu kan bus listrik prinsipnya mengurangi kebisingan. Dari sisi emisi juga bagus, ramah lingkungan,” ungkapnya.

Saat disinggung bila nantinya Pemkot Bogor jadi membeli bus tersebut apakah pengoperasiannya akan dikomersilkan. Syarifah mengaku bahwa hal itu harus ada persetujuan DPRD. “Ya, belum tentu (dikomersilkan), kita masih ujicoba dulu yah. Mungkin digratiskan, yang pasti kalau dikomersilkan harus ada tarif. Jadi sementara belum ada ke arah sana. Pembeliannya pun belum karena harus dibahas dulu,” katanya.

Untuk pengisian bahan bakar, kata Sekda, pemerintah harus bekerjasama dengan PLN. “Kan itu pakai baterai, kekuatannya bisa digunakan sampai 200 km. Soal berapa biaya dan teknisnya nanti dicatat Dishub,” ungkapnya.

Lebih lanjut, sambung Syarifah, Penkot Bogor berprinsip mengutamakan transportasi publik yang paling efisien dan optimal.

Sebelumnya, Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Eka Wardhana mempertanyakan, apakah rencana pembelian bus itu sudah melalui kajian yang matang. Selain itu, kata Eka, apakah bus ramah lingkungan itu merupakan sebuah kebutuhan dan keinginan seluruh masyarakat Kota Bogor.

“Segala sesuatu yang akan digulirkan sebaiknya melalui kajian atau telaah, sehingga tidak memaksakan, dan itu juga merupakan sebuah kebutuhan yang urgen di Kota Bogor,” ujar Eka.

Eka menilai bahwa saat ini masih banyak kebutuhan mendesak masyarakat yang mesti dipenuhi. “Kalau saya berprinsip Pemkot sebaiknya memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan dasar warga dulu,” ucap Eka.

Walau, Eka tak menampik bila Kota Bogor tengah berupaya menuju smart city, green city dan segala sesuatu yang menuntut pada perkembangan sebuah kota. Ia menegaskan bahwa memenuhi kebutuhan dasar masyarakat juga merupakan sebuah kewajiban yang harus dipenuhi Pemkot Bogor.

“Sebaiknya prioritaskan kebutuhan dasar warga. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini,” ungkapnya.

** Fredy Kristianto