24.1 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1122

Ketua Kwarcab Harapkan Makin Banyak Warga Kota Bogor Donorkan Darah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Memperingati Hari Pramuka ke-60, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor menggelar aksi donor darah yang dipusatkan di Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Sabtu (14/8).

Karya Bakti Pramuka peduli donor darah ini digelar bekerja sama dengan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Bogor dan dihadiri Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bogor yang juga Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Kak Dedie sapaannya mengajak agar semakin banyak pendonor di Kota Bogor. Sebab, saat ini ada kurang lebih 400 penderita thalasemia menunggu donor darah yang cocok.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Donor Darah sekaligus Andalan Cabang Komisi Pengabdian Masyarakat Kwarcab Kota Bogor, Teti Marlina mengatakan, bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari program Kwarcab di bidang pengabdian masyarakat.

Kegiatan donor darah ini kata dia adalah untuk memaknai salah satu ‘Dasa Dharma Pramuka’, yakni kasih sayang sesama manusia.

Dia menjelaskan, rencananya dari awal sampai akhir Agustus ini akan menjadi bulan bakti Pramuka Kota Bogor. Mulai dari aksi donor darah, vaksinasi di 4 titik, pembagian sembako, membagikan nasi kotak (Jumat berkah), penyemprotan disinfektan dan pemberian 2.000 paket nasi.

Tak hanya itu, anggota Pramuka Kota Bogor akan turun kelapangan untuk mengadakan sosialisasi kepada pedagang kaki lima dan pedagang pasar agar lebih dikenal masyarakat luas, termasuk aksi di lingkungan luar (sekolah) mengenai kebencanaan.

Ketua Komisi Pengabdian Masyarakat, Tanggap Bencana dan Lingkungan Hidup Kwarcab Kota Bogor, Denni Wismanto saat ditemui di kegiatan donor darah pramuka ini mengajak kepada para pendonor dimanapun berada, khususnya pendonor pemula dimulai dari usia 17 tahun bisa menjadi pendonor darah setiap tiga bulan sekali.

** Fredy Kristianto

5 Rekomendasi Kuliner Legendaris Bogor yang Wajib Dicoba

0

Berbicara soal kuliner memang tak pernah ada habisnya, salah satunya Kota Bogor yang terkenal akan wisata kulinernya. Dengan berbagai macam pilihan kuliner nikmat yang tentunya mudah didapatkan di setiap sudut kota. Serta wajib untuk anda cicipi jika sedang berkunjung ke Kota Bogor.

Apalagi ketika kuliner tersebut termasuk dalam kuliner legendaris, maka akan sangat diburu para pecinta kuliner tentunya. Karena banyaknya makanan legendaris dengan cita rasa unik dan lezat yang masih hits hingga saat ini. Membuat wisata kuliner menjadi pilihan tepat yang dapat dilakukan saat bertandang ke Kota Bogor.

Berikut rangkuman rekomendasi kuliner legendaris di Bogor yang wajib anda cicipi

  1. Bir Kocok Abah

Mungkin orang-orang beranggapan bahwa bir kocok ini merupakan minuman beralkohol dan memabukan. Padahal bir kocok ini merupakan salah satu minuman berbahan dasar rempah-rempah yang tentunya berkhasiat bagi kesehatan. Minuman tradisional ini merupakan kuliner legendaris yang masih diminati hingga sekarang.

Dengan berbahan dasar jahe, kayu manis, dan gula aren. Serta tambahan es batu yang membuat bir kocok ini sangat pas untuk melepas dahaga. Untuk menikmati satu porsinya anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 5000. Serta anda dapat menemukan bir kocok abah ini di sekitar jalan SuryaKencana, Kota Bogor.

  1. Mie Kocok Mawar

Kuliner legendaris lainnya yaitu Mie Kocok Mawar. Mie Kocok yang sudah berdiri sejak tahun 1971 ini merupakan salah satu kuliner favorit bagi warga Bogor. Mie Kocok Mawar ini terdiri dari kuah kaldu, mie, toge, jeruk nipis, irisan seledri, taburan bawang goreng serta tidak lupa sambal yang membuat perpaduan kuah kaldu yang terasa nikmat dan pedas.

Selain itu Mie Kocok Mawar ini cukup berbeda dengan mie kocok khas Bandung karena isiannya yang berupa suwiran daging ayam, baso, dan kikil. Yang membuat kuliner ini tampak begitu lezat. Untuk satu porsinya anda perlu membayar Rp 30.000, yang dimana lokasinya berada di Jalan Simpang Mawar, Kota Bogor.

  1. Es Sekoteng Bogor Permai

Es Sekoteng yang satu ini merupakan kuliner legendaris selanjutnya yang wajib dicoba, biasa dikenal dengan Es Sekoteng Boper oleh warga Bogor. Es Sekoteng Boper ini berisikan bubur pacar cina, alpukat, kelapa muda, es serut dan siraman susu. Sangat cocok dinikmati ketika siang hari.

Yang dimana harga satu porsinya hanya Rp 17.000, lokasinya berada di Jalan Sawojajar Pabaton, Kota Bogor atau tempat ini biasa disebut area jajanan Bogor Permai, karena tepat berada di samping toko Roti Bogor Permai. Pada lokasi ini juga terdapat beberapa jajanan kuliner lainnya yang dapat sekaligus anda cicipi.

  1. Toge Goreng Hj. Omah

Toge Goreng bisa menjadi santapan kuliner selanjutnya, makanan legendaris yang sudah berjualan turun-temurun ini sudah ada sejak 1973. Yang dimana Toge Goreng ini berisikan toge yang direbus dalam kuali tanah liat dan ditambah irisan tahu, mie kuning, lalu disiram kuah tauco dan kecap manis. Serta sambal sebagai pelengkap.

Jika anda tertarik untuk mencicipinya, Toge Goreng ini berada di kawasan jajanan Bogor Permai. Dengan harga satu porsinya yaitu Rp 18.000. Kuliner yang satu ini tak pernah sepi pembeli, karena merupakan salah satu kuliner favorit juga bagi warga Bogor.

  1. Seupan Talas

Kota Bogor memang terkenal akan talasnya, salah satu kuliner yang satu ini yaitu Seupan Taleus yang berbahan dasar talas yang dibuat dengan cara di kukus dan disajikan menjadi beberapa potongan talas yang diberi topping parutan kelapa dan gula merah. Serta inovasi terbarunya yaitu adanya tambahan keju sebagai pelengkap topping.

Kuliner Seupan Talas ini dapat anda temukan di sekitar jalanan SuryaKencana, Kota Bogor. Yang harga satu porsinya sekitar Rp 12.000. Kuliner yang satu ini harus pula anda cicipi jika berkunjung ke Kota Bogor.

**Edfyra Amelia-mg/UP

Nikmati Rasa Pedas Seblak Batagor di Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kota Bogor yang dikenal sebagai ‘Kota Hujan’ memang memiliki banyak tempat kuliner salah satunya kedai Svaadisht yang menyuguhkan berbagai macam makanan, salah satunya seblak batagor mercon yang terletak di Jalan Kedung Halang No. 299 Kota Bogor.

Seblak batagor yang berisikan batagor, tahu, mie serta topping lainnya dan dipadu dengan bumbu rempah – rempah juga rasa pedas yang membuat cita rasa seblak batagor mercon banyak disukai oleh pecinta makanan pedas khususnya kalangan anak muda, kedai Shaavadisht ini awal buka pada januari 2021.

Awalnya, sang pemilik yang menyukai makanan pedas mempunyai inovasi untuk membuka usahanya sendiri dengan menyediakan makanan pedas, serta kedai yang tadinya buka di rumah kontrakan hingga seiring berjalannya rintisan usaha yang semakin berkembang, sang pemilik yang merupakan mahasiswi semester akhir dari perguruan tinggi swasta di Kota Bogor mencoba membuka usaha kecil – kecilannya ini dengan merintis serta ketersediaan bahan dan barang yang ada, hingga akhirnya berkembang dan saat ini buka di ruko tepatnya di Jalan Raya Kedung Halang No. 299 Kota Bogor.

“iya jadi awalnya buka rumahan gitu dengan kesediaan barang yang terbatas, pengunjung yang datang juga hanya teman – teman dekat, tapi kesini – kesini usaha berkembang dan mulai dikenal banyak orang pindahlah ke ruko” ujar, Ine, pemilik kedai saat dimintai keterangan Jurnal Inspirasi, Sabtu (14/8).

Kedai Shaavadisht menyuguhkan berbagai macam makanan seperti seblak batagor, bakso mercon serta roti kukus, untuk seblak batagor dan bakso mercon bisa disesuaikan tinggat kepedasaannya sesuai selera pengunjung, kedai ini buka setiap hari mulai dari pukul 11.00 sampai pukul 20.00, banyak kalangan muda mudi di Kota Bogor mengunjungi kedai Shaavadisht pada Sabtu malam untuk mencicipi rasa seblak batagor dan menu lainnya.

“kalo makanan yang sering dipesan seperti seblak batagor dan bakso mercon, dan kalau hari Sabtu sore sampai malam banyak yang datang” tambahnya.

Harga yang di taksir pun cukup terjangkau bagi kalangan anak muda mulai dari Rp. 13.000 sampai Rp. 27.000, bagi yang ingin mencoba seblak batagor namun terkendala jarak dan waktu makanan yang dijual oleh kedai Shaavadisht ini bisa dipesan melalui aplikasi GrabFood dan ShopeeFood.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Menguatkan Jati Diri Pramuka dengan Prestasi

0

Hari Pramuka ke-60 diperingati di Kota Bogor, pada Sabtu, 14 Agustus 2021 dengan sebuah  upacara di SMP Negeri 4 Kota Bogor. Dipimpin Wali Kota Bogor, Bima Arya upacara diikuti peserta terbatas dan secara virtual oleh para anggota dan pengurus 6 kwartir ranting Kota Bogor serta Sanjeewa Komangodage, seorang anggota Boy Scouts Of America.

Selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Bogor, Bima mengingatkan kembali tentang jati diri seorang Praja Muda Karana. Ia mengingatkan arti kata Pramuka sebagaimana yang pernah disampaikan almarhum Sri Sultan Hamengkubuwono IX, bahwa Pramuka adalah Poromuko dengan arti, orang  yang berada di paling depan. Bukan di tengah atau belakang.

Dengan makna itu, ”Maka tidak ada pilihan lain, seorang Pramuka harus ada di depan untuk terus berkarya dan bukan menjadi generasi rebahan atau menjadi katak dalam tempurung,” ujar Bima. Jika seorang anggota Pramuka telah meresapi, mempercayai dan meyakini substansi dan makna Pramuka, maka dia tidak akan bingung untuk memilih arah kemana dia akan melangkah. Dia harus ada di depan dan harus bertarung, berkreasi, berinovasi, berkarya, bergerak tanpa henti.

Dalam konteks situasi dan kondisi sekarang misalnya, ketika umat manusia tengah dihadapkan pada pandemi covid-19, peran serta Pramuka sangat ditunggu. Bima berharap anggota Pramuka Kota Bogor antara lain bisa terus aktif bergerak mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi di kalangan pemuda dan remaja, mengingat vaksinasi Kota Bogor diharapkan tuntas pada Oktober 2021.

Kontribusi dan peran serta yang sama diharapkan juga untuk penanganan kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah dan pelaksanaan pendidikan. Pembangunan karakter adalah salah satu arah yang perlu ditempuh oleh gerakan Pramuka di bidang pendidikan.

Langkah untuk menguatkan jati diri Pramuka tersebut sejatinya telah banyak dilakukan Pramuka Kota Bogor. Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bogor, Dedie A.Rachim pada kesempatan tersebut menyampaikan beberapa catatan kontribusi dan prestasi para anggotanya. Dalam upaya mengatasi pandemi covid-19 di Kota Bogor, telah dibentuk Satgas Pramuka Peduli yang telah melaksanakan berbagai kegiatan. Di antaranya membentuk Tim Walet bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor yang telah bertugas selama 4 bulan sejak Maret hingga Juni 2021. Tim Walet berperan aktif membantu penanganan dan sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19 di tengah masyarakat.

“Kemudian mendukung percepatan vaksinasi covid-19 untuk masyarakat Kota Bogor. Dengan membantu sosialisasi akan pentingnya pemberian vaksinasi, termasuk terjun langsung sebagai relawan pendamping di sentra vaksin yang didirikan Pemerintah Kota Bogor,” ungkap Dedie. Kemudian untuk membantu warga Kota Bogor yang terdampak baik dari segi ekonomi maupun kesehatan, Kwarcab Kota Bogor berusaha mengumpulkan berbagai bahan kebutuhan pokok untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Juga membantu melakukan penyemprotan disinfektan di sarana umum, sarana peribadatan maupun di lingkungan masyarakat di enam kwarran se-Kota Bogor.

Di tengah peran serta itu, Inovasi dan kreativitas terus ditunjukan Kwarcab Pramuka Kota Bogor, agar kegiatan pramuka tetap bisa berlangsung. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, kegiatan latihan pramuka di tingkat gugus depan (Gudep), Kwartir Ranting (Kwarran) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) dapat tetap dilaksanakan. Hal tersebut dapat dimungkinkan juga karena diperkuat dengan hadirnya TV Pramuka Kota Bogor.

Melalui berbagai modifikasi dan inovasi, kegiatan pembinaan anggota muda mulai dari siaga, penggalang, penegak, pandega hingga Satuan Karya tetap dilaksanakan walaupun tanpa tatap muka. Akhirnya Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor berhasil merekrut sekitar 300 orang lebih anggota pramuka garuda dari berbagai golongan.

Jadi, “Beragam kegiatan pramuka dapat kami laksanakan, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat, termasuk berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang menunjukkan kepedulian dan perhatian mendalam anggota Pramuka Kota Bogor dalam upaya mencegah penyebaran dan menangani pandemi Covid-19 di Kota Bogor,” tutur Dedie.

Dengan tetap jalannya berbagai kegiatan tersebut, maka tidaklah heran ketika Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor mampu meraih predikat pertama atau kesatu sebagai Kwarcab Tergiat di Jawa Barat. Selain itu, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor berhasil mengantarkan para anggotanya mendapatkan penghargaan dari Kwarnas Gerakan Pramuka Indonesia.

Capaian ini  menjadikan Kwarcab  Kota Bogor sebagai Kwarcab terbanyak di Jawa Barat yang anggotanya berhasil mendapatkan penghargaan lencana teladan sebagai penghargaan tertinggi bagi seorang anggota pramuka. Dedie mengungkapkan, ada 14 anggotanya dari 19 anggota pramuka di Jawa Barat yang mendapat penghargaan. Dengan rincian, pramuka siaga sebanyak 4 anggota, penggalang sebanyak 9 anggota dan penegak satu anggota.

Sementara itu, setelah berjalan 8 tahun Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor untuk pertama kalinya berhasil mengantarkan 16 gugus depan putra dan 19 gugus depan putri mendapatkan akreditasi. Predikat A 22 gugus depan dan predikat B 13 gugus depan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan mutu dan kualitas pembinaan pramuka di Gugus Depan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Gerakan Pramuka dalam hal akreditasi dan sertifikasi gugus depan. Seluruh capaian ini seolah menjawab harapan kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor, tentang pentingnya memperkuat jati diri dengan terus mengukir prestasi. Dirgahayu Pramuka Indonesia! Dirgahayu Kwarcab Pramuka Kota Bogor!

**Fr/Adv

Penegakan Hukum Kasus Jiwasraya-Asabri Diklaim Pulihkan Kepercayaan Investor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Penegakan hukum dalam kasus megakorupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) tidak mempengaruhi kinerja pasar saham ataupun investasi secara umum di Indonesia.

Bahkan, konsistensi penegakan hukum dalam kedua kasus itu penting untuk mengembalikan kepercayaan investor dan masyarakat, serta memberikan jaminan berusaha dan memulihkan kerugian negara.

Demikian dikatakan oleh Direktur Eksekutif Forum Hukum (Forkum) BUMN Dr(c) Verrie Hendry SH MKn dan Direktur Eksekutif Institute for Development on Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad yang dihubungi secara terpisah, Sabtu (14/8).

Keduanya diminta tanggapan mengenai hasil survei KedaiKOPI, yang salah satunya menyatakan penanganan kasus korupsi Jiwasraya dan Asabri oleh Kejaksaan Agung telah mengganggu roda pasar saham dan investasi di Indonesia.

Verrie mengatakan, penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung dalam kasus Jiwasraya dan Asabri tidak mengganggu iklim investasi, tetapi justru memberikan jaminan hukum dan kepastian berusaha bagi investor.

“Putusan pengadilan dalam kasus-kasus tersebut menunjukkan bahwa penegakan hukum di Indonesia serius dalam memberantas korupsi dan hal-hal seperti itu,” ujar Senior Partner & Funder Hendrylaw ini.

Ia menilai bahwa penanganan kasus Jiwasraya dan Asabri oleh Kejaksaan Agung selama ini sudah tepat dan sesuai hukum acara. Dia pun mengajak semua pihak agar menghormati putusan pengadilan dalam kedua kasus itu.

“Semua yang sudah divonis sudah sepatutnya dihukum karena menyalahgunakan dana masyarakat untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” ungkapnya.

Verrie mengingatkan bahwa penyitaan aset merupakan wewenang penegak hukum dan atau lembaga peradilan. Dalam hal ini, Kejaksaan Agung dinilai sudah bekerja sesuai dengan aturan dan hukum acara sehingga penyitaan itu sah.

Salah satu bukti, sambung Verrie, Kejaksaan Agung memenangkan gugatan Praperadilan atas penyitaan aset tersangka kasus Asabri Benny Tjokrosaputro di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

“Sekali lagi, tindakan Kejaksaan Agung sudah tepat dan menunjukkan pemerintah serius dan hal itu dapat menumbuhkan kepercayaan investor,” ujar Verrie, yang juga Sekretaris Bidang Hubungan Antar Lembaga DPN Peradi.

Dia mengaku tidak heran jika Kejaksaan Agung diserang karena berani menyita aset para tersangka yang nilainya triliunan rupiah. “Masyarakat harus cermat, jangan sampai tergiring oleh opini pihak-pihak tertentu untuk membantu pelaku korupsi,” ungkapnya.

Sementara itu, Tauhid Ahmad mengatakan kasus korupsi di Jiwasraya dan Asabri telah mengikis kepercayaan investor dan masyarakat, bahkan menggerus kredibilitas pemerintah. Oleh karena itu, harus ada penegakan hukum yang tegas disertai pembenahan sistem tata kelola perusahaan (good corporate governance) di BUMN.

“Investor akan ragu berinvestasi kalau penegakan hukum lemah karena menimbulkan ketidakpastian berusaha. Di negara lain, hukuman korupsi itu sangat berat, bahkan bisa dihukum mati. Karena itu, semua yang terlibat harus bertanggungjawab, apalagi nilai kerugian negara dalam kasus tersebut sangat besar,” ungkapnya.

Tauhid tidak melihat dampak negatif penegakan hukum kasus Jiwasraya dan Asabri terhadap investasi ataupun kinerja pasar modal di dalam negeri. “Pasar saham sempat terpengaruh (saat kasus mencuat) tetapi sebentar. Itu bukan faktor utama, kinerja pasar saham selama ini lebih banyak dipengaruhi faktor lain, seperti kondisi ekonomi,” bebernya

Dari sisi investasi langsung, data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan realisasi investasi (selain sektor hulu migas dan jasa keuangan) pada Januari-Juni 2021 cukup meyakinkan meski terdampak pandemi, yakni mencapai Rp 442,7 triliun atau 49,2% dari target 2021.

Bahkan, foreign direct investment (FDI) Indonesia mulai pulih dibandingkan negara-negara lain yang FDI-nya masih turun. Data BKPM, FDI Indonesia saat ini berada di kisaran 52,4% dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 47,6%.

Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, nilai kerugian negara akibat kasus korupsi di Jiwasraya Rp16,8 triliun, sementara di kasus Asabri kerugian negara mencapai Rp22,78 triliun. Ada dua tersangka yang terlibat dalam kedua kasus tersebut.

Diketahui, salah satu tersangka di kasus Asabri adalah Benny Tjokrosaputro yang menjabat Direktur Utama PT Hanson International Tbk. Di kasus Jiwasraya, dia sudah divonis penjara seumur hidup.

Fredy Kristianto |*

Penyuluh Kabupaten Nganjuk Pelajari Teknologi Pembuatan Pupuk Organik

0

Nganjuk | Jurnal Inspirasi

Pemanfaantan limbah ternak berupa padat dan cair saat ini mulai digalakan dikalangan petani di Kabupaten Nganjuk, ini dilakukan karena kesadaaraan mereka tentang pentingnya pembenah tanah, manfaat mengonsumsi pangan organik (sayuran) dan karena terbatasnya pupuk an organik yang beredar dilapangan.

Untuk menanggapi permasalaaan diatas Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk segera mencarikan solusi- solusi salah satunya dengan menigkatkan Sumber Daya Manusia (Penyuluh) untuk belajar teknologi pemanfaatan limbah ternak, melalui BBPP Batu yang mempunyai kegiatan pelatihan untuk Aparatur, kegiatan pelatihan ini di gelar tanggal 12 sampai 14 Agustus 2021 di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bagor Kabupaaten Ngajuk, dengan model bledded learning, tiga jam dalam sehari bertatap muka dan lima jam berikutnya tugas mandiri dan pemantauan kegiatanya dengan WhatsAPP grup.

Kepala Dinas Pertanian Judi Ernanto, M.Si MM mengatakan teknologi pembuatan Pupuk Organik padat maupun cair (POC) bio-urine perlu dikembangkan di tingkat petani karena limbah cair urine sapi belum banyak dimanfaatkan oleh petani/peternak dan selama ini terbuang dengan percuma.

“Pupuk organik sapi baik padat maupun cair diproses dengan baik melalui fermentasi dan pencampuran molase, pupuk hayati akan bernilai ekonomi tinggi,” jelas Judi Ernanto.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan yang disampaikan oleh Haris Khoirul Usman. STP, M.Sc widyaiswara dari BBPP Batu produk dari limbah ternak yaitu pupuk cair, menyampaikan penggunaan pupuk organik cair menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi pengunaan bahan kimia dalam budidaya pertanian. Pupuk organik cair merupakan larutan dari pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman dan kotoran hewan (urine) yang memiliki beberapa kandungan unsur hara,”ujarnya.

Haris juga menyampaikan kelebihan dari pupuk organik cair mampu bereaksi dengan cepat karena bersifat volatil sehingga lebih cepat dapat diserap tanaman dan bereaksi sempurna ditanah. Namun memiliki kelemahan mudah menguap dalam tanah, oleh sebab itu saat aplikasi kedalam tanah maka tanah sekitar tanaman perlu digemburkan agar POC efektif.

Ditempat yang sama Reni Irawati, SP. salah satu peserta pelatihan dari BPP Berbek mengatakan, saat ini peluang pasar akan semakin besar dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan bahaya dari penggunaan bahan kimia dalam pertanian. Masyarakat semakin teliti dalam memilih bahan pangan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan, pangkas,”Reni Irawati, SP.

Pupuk cair bio-urine juga memiliki beberapa kelebihan antara lain, dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara, jumlah kandungan nitrogen, fosfor, kalium dan air lebih banyak jika dibandingkan dengan kotoran sapi padat, volume penggunaan lebih hemat dibandingkan pupuk organik padat serta aplikasinya lebih mudah karena dapat diberikan dengan penyemprotan atau penyiraman, mudah membuatnya, serta murah harganya.

** Reni Irawati /BBPP Batu

Minaqu Home Nature Raih Penghargaan Holtikultura Terbaik

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kementerian Pertanian menyelenggarakan acara “Merdeka Ekspor” dalam rangka peringatan HUT RI. Presiden Joko Widodo turut melepas acara Merdeka Ekspor Produk Pertanian melalui 17 pintu ekspor, baik lewat bandar udara maupun pelabuhan laut di berbagai daerah, Sabtu (14/8).

Pada puncak acara, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi kepada para penggiat pertanian Indonesia salah satunya dianugerahkan kepada eksportir asal bogor, Ade Wardhana Adinata dimana perusahaan yang didirikannya Minaqu Home Nature meraih penghargaan sebagai Penggerak Usaha Hortikultura Inovatif Terbaik 2021.

Acara yang di gelar di intercontinental Jimbaran Bali ini sangat ketat dengan aturan protokol kesehatan covid19, mulai dari pembatasan peserta hingga pengecekan dokumen pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim penyelenggara.

“Alhamdulillah, Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan penghargaan ini melalui Bapak Menteri Pertanian. Penghargaan ini semakin memberikan semangat kepada MINAQU untuk terus berkontribusi memajukan pertanian khususnya tanaman hias indonesia di kancah internasional”, ujar CEO Minaqu Home Nature, Ade Wardhana Adinata.

Ade juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kementerian pertanian bidang hortikultura kepadanya seraya menambahkan kesuksesannya karena ada peran petani lokal dan para stakeholder yang membantunya.

Sementara itu. Syahrul Yasin Limpo berpesan kepada para penggiat pertanian, bahwa sebagai abdi negara dan abdi bangsa kita harus mengurus pertanian dengan setulus tulusnya dan sebaik baiknya karena ini menembus langit, bahkan pada saat pandemi seperti sekarang ini, sektor pertanian tidak pernah berhenti karena kita tidak bisa hidup tanpa pertanian.

“Maka kita buktikan empati nasional kita mengurus pertanian ini untuk bangsa dan negara.” tegasnya.

Syahrul juga menambahkan sejalan dengan program yang di gagas kementrian pertanian, dalam momentum semangat kemerdekaan, langkah selanjutnya adalah mengkomunikasikan setiap perencanaan kepada seluruh gubernur dan kepala daerah juga kepada kementrian terkait sekaligus melapor kepada Presiden. “Para penggiat pertanian harus melakukan percepatan,” ujarnya.

Sebelumnya, Minaqu Home Nature Juga meraih penghargaan BNI UMKM Entrepreneur Heroes Kategori Digital Savy Entrepreneur Hero, karena mampu mengembangkan aplikasi digital e-commerce untuk mitra petani dalam mendapatkan akses pasar global hingga mampu go global dan sukses pasarkan tanaman hias ke 6 Negara.

Fredy Kristianto |*

Wow, Anggaran Pakaian Dinas Dewan Kota Bogor Capai Rp700 Juta

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Anggaran pakaian dinas DPRD Kota Bogor menuai sorotan publik. Pasalnya, dana pengadaan pakaian dinas dan atribut dewan tersebut memiliki pagu sebesar Rp700 juta pada 2021 ini.

Sekretaris DPRD Kota Bogor, Boris Derurasman mengatakan bahwa dasar pengadaan pakaian dinas adalah Keptusan Presiden Nomor 18 Tahun 2017 tentang harga administratif dan keuangan DPRD.

“Jadi diamanatkan anggota dewan mendapatkan pakaian dinas, terdiri dari pakaian seragam harian (PSH), seragam resmi, pakaian adat lokal, dan tertera jelas dalam aturan tersebut,” ujar Boris kepada wartawan, Jumat (13/8).

Menurut Boris, sebelum ia menjabat sebagai Sekretaris DPRD pakaian dinas itu sudah dianggarkan. “Kalau dihitung selama setahun rinciannya Rp13 juta per orang. PSH hanya Rp2 juta per setel,” katanya.

Boris menegaskan, setiap legislator akan mendapatkan lima setel pakaian, yakni dua setel PSH, satu setel PDH, satu setel PSL resmi dan satu PSL lokal. “Ada 50 anggota, total anggaran yang terpakai Rp675 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan mengatakan bahwa pihaknya akan melakulan evaluasi terhadap anggaran pakaian dinas pada APBD Tahun Anggaran 2021 mendatang.

“Kami akan lakukan evaluasi untuk anggaran itu di APBD 2022. Nanti Senin (16/8),” katanya.

Saat disinggung mengenai anggaran pakaian dinas tahun ini, Ence mengaku tak mengetahui secara pasti. “Untuk teknis yang tahun ini silahkan ditanya kepada Sekretariat DPRD,” ucapnya.

** Fredy Kristianto

Blusukan ke Kantor Kecamatan, Komisi I Berikan Apresiasi untuk Camat dan Lurah se-Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kinerja camat dan lurah se-Kota Bogor selama penanganan pandemi Covid-19 sebagai ujung tombak bagi penanganan di wilayah jarang mendapatkan sorotan. Hal ini pun menjadi perhatian bagi Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Anita Primasari Mongan.

Sehingga, ia beserta Wakil Ketua Komisi I Fajari Arya dan Sekretaris Komisi I Atty Soemadikarya memberikan apresiasi kepada para camat dan lurah, dengan cara menyambangi mereka ke kantor-kantor kecamatan.

Jajaran pimpinan Komisi I menyambangi kantor-kantor Kecamatan untuk memberikan apresiasi dan memberikan motivasi agar terus menjaga kinerja yang sudah baik dalam penanganan Covid-19 di Kota Bogor.

“Selama ini komisi I bermitra kerja dengan beberapa dinas dan lembaga pemerintah, salah satunya adalah dengan para camat dan lurah sebagai garda terdepan yang memperjuangkan masyarakat di wilayah. Selama ini para camat dan lurah sudah peduli kepada masyarakat, lalu siapa yang peduli dengan meraka. Kini giliran kami sebagai mitra kerja menunjukkan kepedulian kepada mereka, memberi apresiasi kepada mereka dan menyemangati mereka untuk terus berkarya,” kata Anita, Kamis (12/8).

Selain memberikan apresiasi, Anita juga menampung aspirasi dari para camat dan lurah terkait penanganan Covid-19 di wilayah. Mulai dari memaksimalkan program vaksinasi hingga penyaluran bantuan serta penanganan pasien isoman.

“Tentunya kami komisi I sebagai mitra kerja akan terus mengongtrol dan memastikan semua penanganan berjalan baik dan benar. Dengan cara memberikan dukungan penuh kepada aparat di wilayah,” ujar Anita.

Dilokasi yang sama, Wakil Ketua Komisi I Fajari Arya, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para camat dan lurah yang tidak berhenti bertugas dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat.

“Apresiasi kepada para camat dan lurah yang telah berjuang di wilayah dalam penanganan langsung terhadap masyarakat, dalam masa pandemi ini,” ujar Fajari.

Tak hanya itu, Sekretaris Komisi I Atty Soemadikarya berharap agar semua jajaran dinas di pemerintah kota Bogor mau bekerjasama dengan baik dan tidak kaku demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Semua itu tujuannya kan untuk kesejahteraan masyarakat. Jadi sebaiknya bersinergi bukan malah mempersulit,” tandasnya.

Bentuk apresiasi yang diberikan oleh pimpinan komisi I DPRD Kota Bogor ini pun mendapatkan respon positif dari para camat dan lurah. Sebagai perwakilan, Camat Bogor Selatan Hidayatulloh mengucapkan banyak terimakasih kepada para pimpinan komisi I DPRD Kota Bogor atas apresiasi dan dukungan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh pimpinan Komisi I dan kami harap hubungan mitra kerja yang baik ini bisa terus terjaga demi masyarakat Kota Bogor,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto/rls

Dua Tahun Pandemi Covid-19, Ritual Serentaun di Malasari Digelar Sederhana

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Upacara adat Serentaun di Desa  Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabipaten Bogor sudah dua tahun terakhir digelar secara sederhana, seiring wabah Covid-19 yang masih melanda. Pasalnya, pihak pelaksana tak bisa mengundang tamu dengan jumlah banyak

Kepala Desa Malasari Andi Zaelani Firdaus menerangkan, situasi pandemi Covid-19  masih berlangsung, maka Serentaun sudah dua tahun ini dilaksanakan secara sederhana.

“Kita gelar sederhana sedekah hasil bumi atau yang biasa disebut Serentaun diselenggarakan bertepatan pada bulan Muharram tahun baru Islam,” ujarnya, Jumat (13/8).

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya tak bisa mengundang tamu dengan jumlah banyak karena situasi ini masih PPKM level 4.

Sebelum wabah Pandemi Covid-19 melanda, pengunjung Serentaun yang datang cukup banyak.

“Bahkan termasuk  pengunjung  dari mancanegara juga biasanya berdatangan,” kata Andi Zaelani Firdaus lagi.

Sementara pemangku adat kesepuhan Malasari Abah Odon mangatakan, acara pelaksanakan upacara adat tersebut adalah untuk menjaga warisan budaya yang setiap tahunnya dilaksanakan.

“Gelaran ini tak semeriah  tahun 2019 lalu, dimasa pandemi kita hanya bisa melaksanakan 30 persen,” ujar Udin Saefudin yang akrab disapa Abah Odon.

Meski demikian, kata Abah Odon, Serentaun merupakan perjalanan sesepuh warisan budaya yang harus dijaga dan dirawat serta dilestarikan.

“Wujud syukur atas apa yang telah kita terima, kita  memohon kepada Allah SWT, agar kedepan hasil didapat bisa lebih baik,” katanya.

Sedangkan Uchu, Ketua Padepokan Buana Raksa Budaya menambahkan bahwa saat ini yang dilaksanakan hanya intinya dari segala acara seperti upacara ritual.

“Acara Serentaun sebelumnya ada arak-arakan dongdang dan hiburan tradisional serta hasil para petani juga dilakukan,” tukasnya.

** Arip Ekon