30.5 C
Bogor
Sunday, August 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1120

Rawan Roboh, Jembatan Depan Kantor Desa Cihideung Ilir Dibongkar

0

Ciampea l Jurnal Inspirasi

Jembatan sepanjang tujuh meter, tepatnya di depan kantor Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea di bongkar. Musabab, jembatan yang sudah berusia 40 tahun tersebut rawan roboh. “Jembatan yang berusia kurang lebih 40 tahun tersebut kondisi sudah mau ambruk sehingga perlu dibuat yang baru,” ujar Kepala Desa Cihideung Ilir, Hilman kepada wartawan, kemarin.

Hilman mengatakan, pembangunan jembatan sangat penting karena jembatan itu menuju kantor desa dan Kampung Leutik. “Jembatan tersebut yang rawan roboh kita bongkar. Kita buatkan lagi jembatan sepanjang tujuh meter dengan lebar delapan meter dengan menggunakan Dana Desa senilai Rp 87 juta, ” ungkapnya.

Hilman mengungkapkan untuk sementara akses menuju kantor desa dan Kampung Cihideung Leutik melalui akses jembatan yang lain. “Dikarenakan jembatan tersebut dilalui irigasi Cihideung dan kerap banjir. Pondasi Jembatan yang baru kita tinggikan lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Ciampea, Bedi juga mengakui kondisi jembatan sudah miring dan rawan roboh, sehingga perlu dibuat jembatan yang baru. Namun yang terpenting, kata dia, saat pembangunan jembatan akses warga tidak terganggu.

“Kita berharap pembangunan jembatan tidak asal-asalan. Pondasi jembatan yang baru harus kokoh dan tidak cepat roboh,” pintanya.

**aripekon

Kunjungi Rumah Quran, Danrem Ingatkan Pentingnya Vaksinasi

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi meninjau ‘Serbuan Vaksinasi Covid-19’ di Rumah Qur’an Umar Bin Khattab, di Kampung Bojong Hilir, Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Rabu (6/10). Achmad Fauzi langsung menyapa warga di Rumah Quran Umar Bin Khattob yang antusias mengikuti kegiatan vaksinasi massal dengan tertib sejak pagi hari.

Achmad Fauzi mengatakan bahwa vaksinasi merupakan suatu hal yang penting untuk dilaksanakan guna mencegah penyebaran virus corona. “Perlu kita sampaikan vaksinasi adalah hal utama yang terpenting, dalam melawan pandemi Covid-19. Data, fakta dan angka menyampaikan, dari 100 orang isolasi mandiri, 93 belum divaksin, jadi orang yang divaksin itu daya tahan tubuh menjadi lebih kuat,” ujarnya kepada wartawan.

Lebih lanjut, Achmad Fauzi memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin divaksin agar terciptanya herd immunity. “Kita melaksanakan vaksinasi di Rumah Quran di wilayah Kecamatan Kemang, target 1000 orang, kalau lebih juga tidak mengapa, itu bagus,” paparnya.

Sementara itu, Achmad Fauzi membeberkan bahwa saat ini Kabupaten Bogor terus berupaya menurunkan level PPKM. “Khusus di Kabupaten Bogor, dosis pertama 1,7 juta, dosis dua 700 ribu total 2,5 juta, kita berusaha menurunkan level PPKM, kita masuk zona kuning,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Kunker di Citeureup, Bupati Resmikan Jalan Samisade dan Bagikan Bantuan Rutilahu

0

Citeureup | Jurnal Inspirasi

Bupati Bogor Ade Yasin melakukan penandatanganan 11 prasasti Satu Miliar Satu Desa (Samisade) se-Kecamatan Citeureup, serta secara simbolis meresmikan dua jalan Samisade di Desa Tarikolot dan Pasir Mukti secara langsung melalui kegiatan Kunjungan Kerja Bupati Bogor ke wilayah Kecamatan Citeureup, Rabu (6/10).

Pada Kunker tersebut, Ade Yasin juga melakukan penyerahan bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Desa Pasir Mukti dan peninjauan langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Pondok Pesantren Al-Hidayah Desa Tajur.

Bupati mengatakan, Kunker dilakukan dengan berkeliling wilayah Kecamatan Citeureup. Untuk program Samisade berupa peningkatan jalan desa di Desa Tarikolot yang berlokasi di Kp. Babakan RW 05 dan Desa Pasir Mukti yang berlokasi di Kp. Dawuh RW.01. Kedua jalan desa tersebut merupakan jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Alhamdulilah tadi kita lihat masyarakat sudah mau menghibahkan tanahnya untuk kepentingan bersama, karena kan dengan adanya jalan, akses ke rumah sakit menjadi lebih mudah, akses ekonomi menjadi lebih mudah, dan lingkungan menjadi lebih baik,” tegasnya.

Kemudian Camat Citeureup, Ridwan Said mengungkapkan, pelaksanaan pembangunan desa melalui program Samisade bahwa 11 desa sudah menyelesaikan 100% pembangunan jalan desa, sementara tinggal satu desa yakni Desa Karang Asem Timur yang masih tahap pelaksanaan pembangunan dalam progress 80%.

“Terima kasih kepada Bupati Bogor atas kunjungan ke wilayah Kecamatan Citeureup. Alhamdulilah pelaksanan pembangunan desa dan kelurahan baik Program Samisade, Rutilahu dan vaksinasi massal ini berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, salah satu perwakilan Kepala Desa wilayah Kecamatan Citeureup, Kepala Desa Tarikolot Wawan Kurniawan menyatakan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Bogor Ade Yasin yang telah memberikan program Samisade dan program ini merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia yakni di Kabupaten Bogor, serta jadi satu-satunya Bupati yang berani memberikan anggaran Rp 1 miliar.

“Alhamdulilah ini sangat kami rasakan, manfaatnya luar biasa, aksesibilitas pendidikan, kesehatan dan ekonomi menjadi mudah. Kita masih bisa membangun di tengah kesulitan karena pandemi Covid-19.  Dengan adanya Samisade dari Bupati Bogor kita masih bisa membangun desa. Jadi peningkatan ekonomi, kemajuan Kabupaten Bogor terwujud dengan adanya program Samisade ini, semoga program ini terus berlanjut,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir perwakilan masyarakat dari desa Tarikolot, Romlah dan H.Mansur yang telah bersedia menghibahkan tanahnya untuk dijadikan jalan umum. ” Alhamdulilah pengalaman saya saat lahir anak kedua dengan cara sesar saya harus dibopong pake gerobak karena gang kedalam tidak masuk mobil, namun kini karena jalan sudah dibuka makanya mobil siaga atau ambulance bisa langsung masuk kedalam gang rumah kami,” ujar Romlah saat menerima penghargaan dari Kepala Desa Tarikolot yang didampingi langsung oleh Bupati Bogor Ade Yasin.

**naynur’ ain

Masih Banyak Gedung SD Kondisi Rusak, Dewan: Disdik Harus Cepat Tanggap

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Permadi Dalung meminta Dinas Pendidikan harus tanggap dalam menangani permasalahan sekolah – sekolah yang telah mengalami kerusakan. Salah satunya gedung sekolah SDN Banyuresmi 01, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg yang kondisinya mengkhawatirkan

“Peran Dinas Pendidikan jangan tebang pilih dalam hal pembangunan dan seharusnya diperhatikan juga gedung sekolah yang berada di daerah pelosok kampung,” kata Permadi Dalung saat dihubungi Jurnal Bogor, Rabu (6/10).

Mengenai hal ini pihaknya juga tidak tahu persis sekolah mana saja yang sudah keadaannya rusak atau yang masih layak digunakan. Namun kata dia, percuma saja di setiap wilayah kecamatan adanya pengawasan pendidikan, tetapi tidak teralisasi membenahi kondisi sekolah rusak.

Wakil rakyat dari Komisi 3 DPRD ini menyebutkan, masalah ini bukan hanya di SDN Banyuresmi 01 saja termasuk  diwilayah lain juga harus diselesaikan pembangunannya. “Termasuk di Jasinga misalnya, ada gedung sekolah SDN Jasinga 07  dibangun tetapi pengerjaanya tidak sampai selesai dan sampai sekarang belum dibangun lagi dengan alasan refocusing anggaran. SDN 07 itu, sudah dibangun tapi baru sebagian,” paparnya.

Informasi yang dihimpun Jurnal Bogor, masih banyak gedung sekolah ditemukan dengan kondisi rusak berat diantaranya selain gedung SDN Banyuresmi 01 di Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, juga ada SDN Parakanmuncang 01 di Kecamatan Nanggung, serta SDN Parigi di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung.

Bukan hanya Komisi 3, termasuk  anggota DPRD dari Komisi 4 Sutisna dari Fraksi PAN juga menyoroti perihal permasalahan sekolah sekolah yang dianggap  sudah seharusnya dilakukan perbaikan.  “Harusnya cepat tanggap, kami sebagai komisi 4 sudah mengingatkan kepada Disdik bahwa proses pembangunan sekolah itu harus skala prioritas,” paparnya.

Bahkan pihaknya sering mewanti-wanti ketika ada pembangunan gedung sekolah yang gagal seperti di SDN Jasinga yang hingga saat ini tidak selesai pembangunannya. “Memang yang kita harapkan,  jangan sampai kemudian ketika membangun itu gagal. Ini kita sudah wanti-wanti,” ujarnya.

Maka itu kata dia, seharusnya juga melibatkan pihak lain karena kalau prosedural seperti ini di Musrenbang. “Tapi kalau ini sudah sampai ke kami biasanya itu menjadi skala prioritas. Tadi di grup Komisi 4  sudah membahas dan hari ini diagendakan rapat dengan pihak Disdik. Tunggu saja perkembangannya pasti akan ada hasil selanjutnya,” tandasnya.

“Tetapi biasanya kalo sudah menjadi pembicaraan publik maka  secepatnya ditindak lanjuti. Semua pasti akan ada proses dimana ini secepatnya kami yakin ini sudah masuk di Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Maka tinggal menunggu prosesnya saja. Jadi di Disdik ini kadang-kadang mereka juga siapa yang rajin komunikasi itu yang didahulukan, bukan melihat fakta di lapangan. Oleh karena itu, kami  minta dan mewanti-wanti by data, jadi pengerjaan proses skala prioritas by data mana daerah yang banyak sekolahnya sudah kondisinya rusak,” tandasnya.

**aripekon

Pengerjaan Masjid Balai Kota Dikebut

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pengerjaan rehabilitasi Masjid At-Taqwa di Balai Kota Bogor terus dikebut, agar pekerjaan fisik proyek senilai Rp2,7 miliar yang berasal dari APBD Tahun Anggaran 2021, rampung pada 28 November mendatang.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor, Yadi Cahyadi mengatakan bahwa saat ini progres pembangunan sudah masuk 62 persen, dan tengah memasuki tahap memasang baja WF untuk dudukan kubah masjid.

“Pemasangan baja WF adalah pekerjaan besarnya. Lantaran terkendala hujan, jadi sementara dihentikan. Pelaksana proyek kini fokus pada pekerjaan dalam,” ujar Yadi kepada wartawan, Selasa (5/10).

Menurut dia, seluruh ornamen yang ada di dalam masjid diganti seluruhnya. Untuk bagian dalam, sambungnya, akan dihiasi oleh berbagai kaligrafi, sedangkan di kanan kiri mihrab masjid bakal dihias dengan 99 Asmaul Husna.

“Kapasitas jamaah pun akan bertambah dari 350 sebelumnya menjadi 750 orang,” kata Yadi.

Hal itu, kata dia, lantaran luasan Masjid At-Taqwa ditambah dari sebelumnya 225 meter persegi menjadi 325 meter persegi.

Lebih lanjut, sambungnya, rehabilitasi dilakukan lantaran kapasitas eksisting masjid At-Taqwa kurang memadai, hal itu terlihat saat salat Jum’at banyak jamaah yang harus melaksanakan salat di luar area masjid.

“Ya, memang kurang memadai, dan masih banyak yang salat di luar. Sebab, pegawai kantor swasta di sekitaran Balaikota selalu salat Jum’at di masjid ini. Selain itu, estetika dari Masjid At-Taqwa akan semakin baik,” jelasnya.

Yadi mengaku, mengadopsi beberapa arsitektur masjid besar pada beberapa wilayah di luar Kota Bogor, termasuk masjid di Kota Suci Makkah. Nantinya, sambung dia, masjid itu akan memiliki tiga kubah.

“Masjid harus memiliki kekhasan, ini yang belum dimiliki. Nantinya Masjid At-Taqwa akan tampak berbeda, apalagi dengan adanga kubah besar,” katanya.

Selain kubah, sambung Yadi, masjid juga akan dihiasi beberapa ornamen dan pencahayaan, sehingga rumah ibadah itu akan terlihat semakin indah.

**fredykristianto

Audrey Zahra Sabet Dua Medali Emas Cabor Menembak

0

Jayapura | Jurnal Inspirasi

Atlet muda Kota Bogor, Audrey Zahra Dhiya Anisa membuat kejutan di cabor menembak Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 di Lapangan Menembak Kampung Harapan, Kabupaen Jayapura, Selasa (5/10).

Ia menyumbang dua medali emas sekaligus bagi kontingen Jawa Barat pada pesta olahraga multieven empat tahunan itu. Ini menjadi torehan luar biasa baginya dalam debut di PON Papua.

Pada nomor 10 meter Air Rifle Women Individu, Audrey meraih nilai tertinggi 245,3 poin. Mengunguli penembak Jawa Timur, Diaz Kusuma dengan total 241,9 poin dan atlet Sulawesi Utara Gisella Lasut harus puas dengan meraih medali perunggu dengan total 221,8 poin.

Sebelumnya di tempat yang sama Audrey Zahra juga meraih medali emas, di nomor beregu 10 meter Air Rifle Women Team berduet dengan penembak Jabar putri Citra Dewi Resti.

Sedangkan medali perak di raih oleh atlet Sulawesi Utara Gisella Lasut dan Fransisca, sementara medali perunggu diraih pasangan penembak putri dari Provinsi Bali Kadek Dwi Putri Pertiwi dan Savitri Mirzeila.

Pelatih Kepala Menembak Jabar, Benninu Argoebie mengaku sudah memprediksi Audrey bisa meraih medali emas. Apalagi dua nomor yang diikutinya merupakan spesialisasinya. “Ya, sesuai target Pengprov Perbakin Jabar. Audrey dan Citra memang diandalkan meraih medali emas,” ujarnya.

Benn-sapaan karibnya-mengungkapkan, Audrey nyaris gagal berangkat menuju Papua. Sebab, namanya hilang dari daftar PB Perbakin Pusat. Beruntung, Benn bersama Pengprov Perbakin Jabar berjuang untuk mencari nama gadis berusia 16 tahun itu dan memasukkannya ke dalam salah satu atlet.

“Perjuangan Audrey jelas tidak mudah. Dia membayarnya dengan dua medali emas hari ini (kemarin,red),” tegas Ketua KONI Kota Bogor itu.

“Saat ini tinggal tersisa tiga nomor lagi. Yakni mix team, 50 m beregu dan 50 m individual. Saya optimis diantara itu, Audrey bisa dapat medali (emas) lagi,” tukasnya.

**as.pangrango

Petinju Kabupaten Bogor Lolos ke Semifinal PON XX Papua 2021

0

Jayapura | Jurnal Inspirasi

Petinju putri Jawa Barat asal Kabupaten Bogor, Ririn A Sahara melaju ke babak semi final, usai mengalahkan petinju dari Provinsi Bengkulu, Sindy Marsela dengan skor 5-0 di babak penyisihan kelas 45-48 kilogram putri, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, yang akan digelar di GOR Cendrawasi, Kota Jayapura Papua, Selasa (5/10/2021).

Ririn A Sahara telah ditunggu petinju dari Provinsi Lampung atas nama Nabila Amaharani, yang sebelumnya menang dalam babak penyisihan kelas 45-48 kilogram putri.

Pelatih tinju Jawa Barat, asal Kabupaten Bogor, Alberto Alfons cukup puas dengan kemenangan yang diraih petinjunya dalam babak penyisihan kelas 45-48 kilogram putri.

“Saat ini Ririn sedang istirahat, sambil menunggu jadwal pertandingan babak semi final kelas 45-48 kilogram putri,” ujar pria yang akrab disapa Etock ini.

Etock memastikan, jika dilaga semi final nanti Ririn akan mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk bisa mengalahkan petinju dari Lampung. Karena dari kelas 45-48 putri Jawa Barat menargetkan medali. Artinya Ririn harus memenangi pertandingan, jika ingin lolos ke partai final cabor tinju kelas 45-48 putri PON 2021 ini.

“Saya optimis Ririn bisa memenangkan pertandingan. Asalkan Ririn tetap fokus pada persiapan sebelum pertandingan digelar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengucapkan selamat atas lolosnya Ririn A Sahara ke babak semi final.

“Saya ingin Ririn tetap tetap fokus dalam menghadapi lawannya di laga babak semi final nanti, supaya bisa melaju ke partai final kelas 48 kilogram, dan meraih medali emas untuk Jawa Barat di ajang PON 2021 ini,” kata Asnan AP.

**as.pangrango

Pimpinan KONI Kabupaten Bogor Bertolak ke Papua

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin, akan bertolak ke Papua, guna memberikan mensuport dan menyaksikan langsung atlet-atlet asal ‘Bumi Tegar Beriman’ yang bertanding untuk Jawa Barat, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

“Saya berangkat ke Papua bersama dengan Sekretaris Umum, Rike Iskandar, Wakil Ketua I EF Joy Pendhita, dan Wakil Ketua II, Wawan Darmawan. Karena Rabu 6 Oktober 2021, kita sudah tiba di Papua,” ujar Junaidi Samsudin, Selasa (5/10/2021).

Pria yang akrab disapa Junsam ini menjelaskan, keberangkatan tim dari KONI Kabupaten Bogor, tujuannya untuk memberikan suport, serta ingin menyaksikan langsung atlet-atlet ‘Bumi Tegar Beriman’ bertanding dipentas olahraga empat tahunan di tanah air ini.

Selain memberikan dukungan serta menyaksikan atlet bertanding, sambung Junsam, KONI Kabupaten Bogor juga akan memberikan langsung hadiah berupa uang cendol kepada para atlet-atlet peraih medali di ajang PON, ataupun atlet yang belum berhasil meraih medali untuk Jawa Barat.

“Kita sudah siapkan hadiah untuk atlet. Bahkan, kedatangan saya bersama tim dari KONI juga akan menyampaikan salam serta dukungan dari Bupati Ade Yasin kepada para atlet yang sedang berjuang di Bumi Cendrawasih,” tegasnya.

Disinggung soal bonus atlet peraih medali di ajang PON 2021, dengan tegas Junsam mengatakan, jika kunjungannya juga berkaitan dengan itu. Karena tambah Junsam, dirinya juga akan menyampaikan rencana Bupati Ade Yasin, kaitan dengan bonus untuk atlet peraih medali.

**as.pangrango

Ringankan Beban, Achmad Fathoni Kunjungi Anak Penderita Hidrosefalus

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS, Achmad Fathoni mengunjungi Aldwin, balita yang sedang menderita sakit pembesaran kepala atau hidrosefalus.  Achmad Fathoni menyatakan akan mengupayakan pelayanan kesehatan terbaik agar didapat oleh balita ini.

Dia menjelaskan, berawal dari informasi Bogor Timur Jurnalis bahwasanya ada masyarakat yang sedang dilanda musibah, terutama orangtua Aldwin yang dapat ujian berupa anak yang sakit pembesaran di bagian kepala.

“Saat orang kena musibah jangankan bantuan materi, bantuan doa pun sangat berarti ya, saya sendiri pun kadang merasakan saat mendapat musibah banyak yang mendoakan itu terasa perkembangannya,” ucapnya, Selasa (5/10).

Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor ini pun menyampaikan, bahwa Aldwin beserta orangtuanya sedang menjalani ujian ini tidak sendiri. “Ada kita yang sama-sama mensupport, mendoakan dan saling menguatkan mental ya,” kata pria yang akrab disapa Fathoni.

Menurutnya, belum ada kunjungan Puskesmas setempat ke Aldwin untuk melakukan kontrol kesehatan. “Makanya ini tadi kita tanyakan ke pihak keluarga, katanya belum ada kunjungan dari Puskesmas, mungkin karena belum nyambung dengan fasilitas yang Pemda punya,” jelasnya lagi.

Salah satu tindak lanjut yang dilakukan Fathoni selain menjenguk dan membantu adalah dengan menghubungkan dengan Puskesmas. “Kita juga akan coba mengkontak Puskesmas, supaya pihak Puskesmas paling tidak memonitor, balita yang normal saja kan di kontrol posyandu, adik Aldwin ini kan lebih berhak lagi untuk dikontrol,” tuturnya.

Fathoni kedepannya akan mendorong supaya kontrol rutinnya Aldwin bisa dilakukan di RSUD Cibinong. “Supaya jika ada penyakit yang tidak tercover BPJS, kita usahakan bisa dicover oleh Pemda, nanti kita lihat perkembangannya setelah dokter Puskesmas datang kesini,” pungkasnya mengakhiri yang didampingi juga oleh sang istrinya.

**naynur’ain

Kadin Cetak Enterpreneur Muda Melalui Youth Entrepreneurship Competition

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor berencana menyelenggarakan kompetisi Youth Entrepreneurship Competition 2021. Event tersebut ditujukan bagi para pelajar tingkat SMA/SMK di ‘Kota Hujan’.

Kepada wartawan, Wakil Ketua Bidang Penguatan Bidang Perdagangan Kadin Kota Bogor, Kevin Alvendo mengatakan, program Youth Entrepreneurship Competition 2021 adalah perlombaan ide bisnis untuk pelajar di Kota Bogor dalam rangka melahirkan dan memfasilitasi calon-calon entrepreneur muda masa depan.

Tujuan event yang merupakan perdana digelar Kadin Kota Bogor ini untuk memberikan ruang bagi generasi muda mengolah dan menyampaikan ide bisnis. Memberikan kesempatan generasi muda untuk memulai ide bisnisnya dengan baik. Memberikan pembekalan keilmuan bisnis dalam memulai bisnis, serta memberikan pendampingan bisnis kepada pelaku bisnis pemula.

“Ini sebuah event ide bisnis dengan sasaran kepada pelajar SMA/SMK di Kota Bogor. Lomba dilakukan secara online dan nanti akan diseleksi 10 finalis terbaik dari total target 200 peserta pelajar yang khusus beralamat di Kota Bogor,” ucapnya.

Kevin menjelaskan, lomba sudah dibuka sejak 13 September hingga 29 Oktober nanti. Persyaratan umum diantaranya usia 15 hingga 20 tahun, domisili di Kota Bogor, status pelajar SMA/SMK/MA, dan lomba bisa diikuti perseorangan ataupun tim maksimal 3 orang tiap satu tim. Yang dilombakan adalah ide bisnis, bukan bisnis yang sudah ada (existing), ide bisnis belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi manapun yang sejenis.

“Sampai hari ini sudah ada 140 peserta yang registrasi mendaftar. Tidak dipungut biaya apapun kepada peserta yang mengikuti event ini dan ide bisnis bebas mau usaha apapun, jadi dipersilahkan imajinasi dan berkreatifitas. Event ini digagas untuk anak muda dengan menonjolkan berbagai potensi SDM kepada kaum muda dan lomba ini akan menjadi agenda rutin setiap tahun dari Kadin Kota Bogor,” jelasnya.

Kata Kevin, event ini digagas karena melihat fakta bahwa banyak pelajar SMA/SMK memiliki potensi besar tetapi tidak mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan kuliah. Dalam event ini Kadin Kota Bogor bekerjasama dengan KCD Pendidikan SMA/SMK di Kota Bogor, dan Kadin akan melakukan pembinaan terhadap para pemenang dalam menjalankan usaha perusahannya.

“Kami juga akan mengundang mentor mentor untuk mendampingi dan membina para pemenang nanti. Kami ingin menjadi wadah yang merangkul para pengusaha muda di Kota Bogor,” tandasnya.

Sementara, Komite Tetap Kadin Kota Bogor, Adam Riyadi didampingi Direktur eksekutif Kadin Bagus Maulana Muhammad mengatakan, acara ini sejalan dengan KCD SMA/SMK di Kota Bogor.

**fredykristianto