26.1 C
Bogor
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1060

Selain Maju di Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Didukung Hanura untuk Maju Pilpres 2024

0

JURNAL INSPIRASI – Hanura Jawa Barat siap mendukung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk maju kembali menjadi Gubernur Jawa Barat atau berkompetisi di level Pemilihan Presiden.

Latar belakang pernyataan itu didasari belum adanya figur lain yang potensial dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2024.

Kemudian, belum ada partai lain yang terlihat mendeklarasikan calon yang akan diusung.

BACA JUGA acana TPST di Rumpin, HMR Nilai DLH tak Becus

“Sampai saat ini kami belum melihat adanya figur-figur sebagai calon Gubernur Jabar untuk tahun 2024 mendatang. Karena memang semua belum ada yang mendeklarasikan sebagai Gubernur Jabar di periode yang akan datang,” kata Ketua DPW Partai Hanura Jawa Barat Dian Rahadian disela kegiatannya di Kota Bogor, kemarin.

Tak hanya di level Pemilihan Gubernur Jawa Barat, DPW Hanura Jabar juga dengan tegas mendukung Ridwan Kamil maju dalam Pemilihan Presiden 2024.

DPW Hanura Jabar akan mengusulkan dukungan tersebut kepada pengurus partai di tingkat pusat agar bisa masuk dalam pertimbangan.

“Mau di level daerah atau nasional, DPD Partai Hanura Jabar akan mendukung Ridwan Kamil,” tegas dia.

BACA JUGA APDESI Lantik Pengurus Baru

Di sisi lain Hanura berbenah dalam menghadapi kontestasi politik tahun 2024 mendatang.

Pembenahan tersebut dalam rangka merealisasikan target masuk sebagai lima partai dengan perolehan suara terbesar nantinya.

Selama satu tahun terakhir, perbaikan struktur partai hingga ke tingkat basis menjadi fokus pengurus. Ia ingin semua DPC lolos verifikasi faktual dan administrasi.

“Kami bersama-sama menargetkan untuk DPRD Jabar minimal 5 kursi,” terang dia.

Sementara itu, Sekjen DPP Hanura, Kodrat Shah menambahkan, upaya menaikkan kepercayaan dari masyarakat dilakukan dengan pola pendekatan melakukan kegiatan sosial di masa pandemi Covid-19.

“Jadi seluruh DPD sudah satu arah dan telah membangun komunikasi antar tingkat kepengurusan sehingga hubungan para kader sangat bagus hari ini dan semua solid untuk membesarkan Partai Hanura,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengaku siap untuk maju menjadi calon presiden pada 2024. Namun demikian, saat ini dirinya hanya tinggal menunggu jalan.

BACA JUGA Anggaran Program Prioritas Banyak Dipangkas

“Sebelumnya saya tidak pernah bercita-cita untuk menjadi gubernur, tiba-tiba ya Alhamdulillah. Untuk 2024, kalau jalannya terbuka saya bismillah,” kata Ridwan Kamil saat kegiatan bincang santai yang dilaksanakan oleh Balai Wartawan Luak Limopuluah di Payakumbuh, belum lama ini.

Sebagai salah satu tokoh nasional, pria yang akrab disapa sebagai Kang Emil tersebut masuk tiga besar survei Indikator Politik Indonesia untuk Pilpres 2024.

Politisi yang tidak menjadi kader partai politik tersebut mengaku tidak akan ngotot untuk bisa menjadi orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Kalaupun tidak (maju) ya tidak ada penyesalan, bagi saya jabatan itu hanya ibadah, jabatan hanya sementara, jabatan ini hanya untuk kebermanfaatan,” ujarnya.

BACA JUGA Dewan Sorot Proyek Pedestrian Pedati

Dia mengatakan, ke depannya yang paling penting untuk pemimpin Indonesia adalah harus mampu membawa negara ini maju, seperti negara-negara besar dunia lain.

Menurut dia, saat ini dunia demokrasi Indonesia dalam kondisi yang kurang baik, bahkan perpecahan akibat Pilpres 2019 masih belum usai meski pemilihan sudah lama selesai.

“Anggap pilkada atau pilpres seperti kompetisi badminton saja. Selesai tanding, selesai. Jangan seperti sekarang, kita sibuk mencari perbedaan, tapi lupa dengan persamaan,” kata dia.

Sementara Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi juga memberikan dukungan untuk teman satu almamaternya tersebut. Menurut dia, mantan Wali Kota Bandung itu pantas dan layak memimpin Indonesia ke depan.

“Saya sih doanya jadi presiden aja udah. Di survei beda-beda tipis semua. Kesempatan sama sekarang. Ini bagian dari kompetisi sehat, siapa yang terbaik itulah yang terbaik untuk Indonesia ke depan,” kata politisi PKS tersebut.

**mehonk

Wacana TPST di Rumpin, HMR Nilai DLH tak Becus

0

JURNAL INSPIRASI – Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) dengan tegas menolak rencana zonasi pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Pasalnya, menurut ketua HMR Ibnu Sakti Mubarok pasca dilakukan sosialisasi TPST di aula kantor Desa Kampung Sawah, terjadi polemik di dalam elemen masyarakat Rumpin.

“Kami akan sangat menolak ketika terjadinya TPST di kecamatan Rumpin, maka dari itu kami berharap tidak ada yang terbuai dengan kata-kata manis soal tidak akan adanya penumpukan sampah, karena bagi kami itu semua hanya madu yang didalamnya mengandung racun,” ungkapnya, kemarin.

BACA JUGA APDESI Lantik Pengurus Baru

Menurutnya, yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor untuk perencanaan zonasi tempat sampah secara moderen itu bukan solusi untuk memecahkan persoalan sampah.

“Kami pesimis DLHK bisa menangani soal sampah sekalipun tempatnya dipindahkan ke Rumpin,” ujarnya.

Meskipun kata Sakti, dalam sosialisasi dikatakan akan ada pengolahan sampah secara modern, masyarakat tatap meragukan tidak terjadinya penumpukan sampah di lokasi TPST.

Ibnu Sakti menjelaskan, DLH Kabupaten Bogor sejauh ini tidak ada keseriusan dalam menangani persoalan sampah. Musababnya, sarana yang ada pun seperti di TPPAS  di Nambo, Kecamatan Kelapa Nunggal pun belum beroperasi.

BACA JUGA Anggaran Program Prioritas Banyak Dipangkas

Padahal ketika itu berjalan harusnya bisa efektif untuk menampung masalah sampah yang terjadi di Kabupaten Bogor.

“Kalau memang ternyata mampu kenapa tidak DLHK mengupayakan sistem moderen itu di TPS yang sudah-sudah agar masyarakatnya terbantu dan sampahnya tidak menggunung,” jelasnya.

“Ini malah mau buat konvensional ke Rumpin seharusnya tidak boleh, sudah mah kita masyarakat Rumpin terseok-seok karena debu, ini mau ditambah dengan sampah yang bau,” tuturnya.

**andres

HUT KORPRI ke-50, Kecamatan Kemang Gelar Vaksinasi

0

JURNAL INSPIRASI – Menyambut Hari KORPRI yang jatuh pada 29 November 2021 mendatang, Pemerintah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor menggelar vaksinasi di halaman Kantor Kecamatan Kemang, Jumat (26/11).

Guna mendukung program Bupati Bogor untuk menghetikan mata rantai virus covid -19 di setiap kecamatan menggelar vaksinasi rutin, Kecamatan Kemang terjadwal tanggal 26 November 2021, sekaligus memperingati HUT KORPRI yang ke-50, “kami hanya menyediakan 100 kuota peserta vaksin saja, dibantu tim Nakes dari Kabupaten Bogor dan Tim Gugus Covid tingkat kecamatan,” ujar Camat Kemang Edi Suwito.

BACA JUGA APDESI Lantik Pengurus Baru

Edi Suwito menambahkan alhamdulillah warga Kemang sangat antusias, vaksinasi ini terbuka untuk umum, dan untuk jenis vaksin semua ada seperti vaksin Sinovac, Moderna, AstraZeneca dan Sinopharm, “untuk di Kecamatan Kemang menurut catatan sudah 70.7% warganya sudah divaksin,”tambahnya.

Menurut Edi Suwito, dari 70.7% warga Kecamatan Kemang yang sudah divaksin, jika dilihat dari target Kabupaten Bogor kita sudah tercapai sampai dengan akhir Desember, tapi kita terus berupaya mudah-mudahan di Desember bisa mencapai 100%, menurutnya warga yang memang layak dapat vaksin bisa tervaksin semua, kalau 100% murni mungkin tidak dikarenakan ada yang ditunda karena faktor medis maupun unsur lainnya.

BACA JUGA Animo Masyarakat Kabupaten Bogor Ikuti Lomba Senam Pancakarsa Sangat Luar Biasa

Sambil menunggu kebijakan untuk dosis umur 6 sampai 12 tahun, Pihaknya mengajak kepada warga Kecamatan Kemang yang belum divaksin, “daftarnya cukup datang langsung ke kantor desa yang sedang melaksakan vaksinas dengan membawa KTP dan KK,” pungkasnya.

**aga alamanda

APDESI Lantik Pengurus Baru

0

H. Surta Wijaya Ketua Umum DPP APDESI Periode 2021-2026

JURNAL INSPIRASI – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) menggelar pelantikan dan pengukuhan pengurus baru periode 2021-2026.

Kegiatan yang dirangkai dengan Rapat Kerja Nasional ini akan dilaksanakan di Gedung Nusantara IV MPR RI/DPR RI, Jakarta Pusat, pada Sabtu-Minggu, 27-28 November 2021.

Sekretaris Jenderal DPP APDESI Periode 2021-2026 Asep Anwar Sadat S.H., mengatakan, pelantikan dan pengukuhan pengurus DPP APDESI Periode 2021-2026 merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Nasional (Munas) IV yang berlangsung di Jakarta pada 17-18 September 2021 yang lalu.

BACA JUGA Animo Masyarakat Kabupaten Bogor Ikuti Lomba Senam Pancakarsa Sangat Luar Biasa

“Sekaligus untuk mengkonsolidasikan dan membangun soliditas diantara semua anggota APDESI yang berasal dari 33 provinsi Indonesia,” kata Asep Anwar Sadat S.H., di Jakarta, Jumat (26/11/21) lalu.

Menurut Asep Anwar Sadat S.H., pelantikan dan pengukuhan pengurus DPP APDESI Periode 2021-2026 akan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D.

Sedangkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP APDESI yang dilaksanakan setelah pelantikan dan pengukuhan pengurus baru bertujuan untuk membuat program-program APDESI dalam membangun pemerintahan desa di era kenormalan baru pascapandemi Covid-19.

“Termasuk juga sebagai wahana rekonsiliasi dan konsolidasi anggota untuk kemajuan organisasi dan pengembangan desa yang semakin mandiri,” kata Asep Anwar Sadat S.H.

BACA JUGA Devie Kesal RTLH di Pasir Jaya yang Diusulkan Sejak 2019 tak Direalisasikan Pemkot

Rakernas juga untuk membahas persoalan-persoalan pokok yang terjadi di desa, baik dari aspek pemerintahan desa maupun warga desanya.

“Disesuaikan dengan regulasi yang terdapat di dua kementerian yaitu Kemdagri dan Kementerian Desa, Kemedes PDTT),” katanya.

Melalui Rakernas juga, lanjut Asep Anwar Sadat, S.H., APDESI ingin memberikan warna baru agar pemerintahan desa mampu merepresentasikan diri atas kemajuan bangsa dan negara untuk menuju Indonesia Emas 2045 mendatang.

Peserta Rakernas terdiri dari 600 pemerintahan desa dari 33 provinsi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini akan diselenggarakan secara hybrid, yakni secara daring dan luring.

“Kami harus menyesuaikan dengan ketentuan pemerintah terkait penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Asep Anwar Sadat S.H.

BACA JUGA Anggaran Program Prioritas Banyak Dipangkas

Sebagai informasi, kepengurusan DPP APDESI Periode 2021-2026 merupakan hasil pemilihan dalam Munas IV di Jakarta pada 17-18 September 2021 yang lalu.

Terpilih sebagai Ketua Umum DPP APDESI Periode 2021-2026 adalah Drs. H. Surta Wijaya M. Si., dan Asep Anwar Sadat S.H., sebagai Sekretaris Jenderal DPP APDESI Periode 2021-2026.

Pada kegiatan tersebut hadir dan memberi sambutan, Ketua MPR RI H Bambang Soesatyo, Keynote Speaker Menteri Pertanian RI Ir. H. Syahrul Yasin Limpo.SH, MH., Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif, DR. H. Sandiaga Uno, B.B.A,. MBA., Sambutan Selamat Datang dari Gubernur DKI Jakarta H. Anies Rasyid Baswedan, Ph.D., dan kegiatan lainnya.

Kegiatan juga sekaligus dilaksanakan penandatanganan Penandatangan Kerjasama MoU antara DPP APDESI dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terkait Pelaksanaan Diklat Ideologi Pancasila bagi kepala desa dan Perangkat Desa dalam rangka Program Pembumian Pancasila di seluruh Desa di Indonesia.

Tentang APDESI

APDESI Singkatan dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia, adalah organisasi profesi berbentuk kesatuan dengan ruang lingkup nasional, berdaulat dan mandiri, atas dasar kesamaan kegiatan, profesi di bidang pemerintah desa, serta pembangunan pedesaan.

APDESI didirikan di Jakarta pada tanggal 17 Mei 2005. APDESI dibentuk dalam rangka mengatur penyelenggaraan pemerintahan umum secara bertahap, khususnya dalam bidang penyelenggaraan tata kelola pemerintah desa, pemberdayaan masyarakat desa dan pelaksanaan pelayanan publik bagi warga masyarakat desa.

APDESI beranggotakan Kepala Desa dan Perangkat Desa baik yang Aktif maupun yang Purna Bakti dan ingin memperjuangkan kemakmuran dan kesejahteraan pemerintah dan masyarakat desa.

**ass/rls

Animo Masyarakat Kabupaten Bogor Ikuti Lomba Senam Pancakarsa Sangat Luar Biasa

0

JURNAL INSPIRASI – Senam Pancakarsa saat ini sudah jadi icon Lomba Senam Kebugaran di Kabupaten Bogor. Animo masyarakat di Bumi Tegar Beriman terhadap Senam Pancakarsa sangat  tinggi.

Hampir semua desa dan kelurahan  dari 40 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor saat ini sudah punya kelompok Senam Pancakarsa.  

Meningkatnya tren popularitas Senam Pancakarsa  tak lepas dari upaya atau peran Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia ( FORMI)  yang kini berubah nama jadi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat  Indonesia ( KORMI) kabupaten Bogor yang terus melakukan sosialisasi kepada semua pelosok desa se Kabupaten Bogor.

BACA JUGA Ketua KORMI Kabupaten Bogor Tampak Sumringah, Peserta Lomba Senam Pancakarsa Kian Bergairah

Tak  heran jika perhelatan Lomba Senam Pancakarsa 2021 ini jumahnya meningkat tajam jumlahnya  dari semua kategori yang ada.

Setidaknya  ada 2000 peserta lomba Senam Pancakarsa yang ambil bagian dalam kegiatan Lomba Senam Pancakarsa tahun ini.       

Peningkatan  jumah peserta serta tingginya animo masyarakatt di Kabupaten Bogor ambil bagian Lomba Senam Pancakarsa ini direspon positif para pelaku olahraga senam yang ada di Kabupaten Bogor.

Hj Soleh Zulfa  Laila atau yang akrab disapa Leha yang juga tercatat sebagai Ketua ASKI Kabupaten Bogor  mengatakan,  sangat  bangga dan bersyukur dengan tingginya minat masyarakat ambil bagian dalam kegiatan Lomba Senam Pancakarsa.

BACA JUGA Dispora Apresiasi Perhelatan Lomba Senam Pancakarsa

“ Allhamdulillah  semua masyarakat dari 40 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor sangat  merespon dan menyambut dengan baik event Lomba Senam Pancakarsa kali ini,” ujar  Hj Leha, Sabtu, 27 November 2021

Ia menambahkan,  masyarakat Kabupaten Bogor menyambut dan merespon dengan baik  Lomba Senam  Pancakarsa  di  tingkat Kabupaten Bogor.

Lomba Senam Pancakarsa ini, kata Hj Leha, sangat sesuai dengan  program Bupati Bogor  dengan 5 karsanya.

“Agar mimpi ini dapat terealisasi kita harus membentuk super tim dan bekerja sama dengan para induk organisasi yang ada di kabupaten Bogor  baik dalam inovasi, sosialisasi dan publikasi.dalam  bidang olahraga  kebugaran,” tegasnya

Sementara itu, Nanis salah seorang pengurus Portina Kabupaten Bogor membenarkan kalau masyarakat Kabupaten Bogor sangat  sangat antusias dalam meramaikan Lomba  Senam Pancakarsa tahun 2021.

BACA JUGA Sebanyak 100 Grup Senam Pancakarsa Lolos ke Grand Final

Nanis menambahkan, dalam lomba  Senam Pancakarsa  kali ini  diikuti  berbagai  kategori senam , mulai dari perwakilan desa atau kelurahan, umum,  pelajar dan skpd yang ada di Kabupaten Bogor.

Dalam hal yang sama, Dili Yanti dari BPKJ Kabupaten Bogor mengatakan,  tingginya animo masyarakat Kabupaten Bogor untuk ikut dalam lomba Senam Pancakarsa ini menunjukan kalau masyaralat di Bumi Tegar Beriman memang sangat senang akan olahraga kebugaran.

“ Selaku insan senam di Kabupaten Bogor, kami merasa bangga dengan semakin banyaknya peserta lomba senam pancakarsa tahun ini,” tegas Dili Yanti, pelaku Senam Kebugaran dari BPKJ Kabupaten Bogor.

BACA JUGA Devie Kesal RTLH di Pasir Jaya yang Diusulkan Sejak 2019 tak Direalisasikan Pemkot

Dili Yanti menambahkan, saat ini perhelatan Lomba Senam Pancakarsa sudah mulai masuk babak Final yang akan digelar tanggal 4 Desember 2021.    

“ Babak Final Lomba Senam Pancakarsa kali ini akan diikuti 100 grup senam yang sudah lolos dari fase penyisihan dan semifinal,” ujar Dili Yanti.

**as.pangrango

Ketua KORMI Kabupaten Bogor Tampak Sumringah, Peserta Lomba Senam Pancakarsa Kian Bergairah

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua Umum Komite Rekreasi Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Usep Supratman tampak sumringah melihat antusias peserta lomba Senam Pancakarsa tahun ini yang jumlahnya semakin bertambah.

Usep juga memuju kekompakan dan  kerja keras semua Panitia Lomba Senam Pancakarsa yang sangat luar  biasa.

“ Saya acungi jempol buat semua panitia senam pancakarsa yang sangat kompak dan saling bersinergi satu sama lain untuk mensukseskan acara lomba Senam Pancakarsa 2021,” tuturnya, Sabtu, 27 November 2021. Dispora Apresiasi Perhelatan Lomba Senam Pancakarsa

Ia menginginkan  pada saat Grand Final Lomba Senam Pancakarsa nanti bisa berjalan lancar dan menghasilkan para juara yang benar benar punya kualitas  yang bagus.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor ini berharap kelancaran Lomba Senam Pancakarsa ini jadi motivasi bagi KORMI  Kabupaten Bogor untuk kembali menggelar event serupa yang lebih besar lagi.

BACA JUGA Sebanyak 100 Grup Senam Pancakarsa Lolos ke Grand Final

“ Lomba Senam Pancakarsa  dan Festival Ortrad  ini akan jadi agenda tahunan KORMI kabupaten Bogor,” paparnya

Apalagi,  Usep,  juga melihat semua daerah di Kabupaten Bogor sudah menunjukan geliat positif dalam sosialisasi Ortrad ke kalangan masyarakat umum , pelajar atau usia dini.

**as.pangrango

Dispora Apresiasi Perhelatan Lomba Senam Pancakarsa

0

Trian : Ini Perpaduan Olahraga, Seni dan  Budaya

JURNAL INSPIRASI – Pelaksanaan Lomba Senam Pancakarsa yang akan memasuki babak final pada tanggal 4 Desember 2021 menuai pujian dari Plt Kadispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga.

Trian Turangga

Trian mengatakan, kegiatan lomba Senam Pancakarsa ini punya aura positif dalam meningkatkan peran aktif  atau partisipasi masyarakat dalam menjaga kebugaran atau berolahraga.  

Tak hanya itu, Trian Turangga mengatakan,  kegiatan lomba Senam Pancakarsa juga mengandung  seni gerak dan  seni kreasi yang ditampilkan dalam semua gerakan Senam Pancakarsa.

BACA JUGA Sebanyak 100 Grup Senam Pancakarsa Lolos ke Grand Final

“ Semua gerakan yang ada dalam Senam Pancakarsa tentunya punya filosofi atau mencerminkan tagline yang  tengah diusung  Kabupaten Bogor saat ini yakni Pancakarsa,” papar Trian, Sabtu, 27 November 2021.

Trian melanjutkan, dalam senam pancakarsa juga mengandung unsur budaya yang ditampilkan dalam kostum –kostum grup Senam Pancakarsa yang mencerminkan kalau Indonesia kaya akan keberagaman.

“ Saya sangat mengapresiasi upaya yang tengah dilakukan KORMI Kabupaten Bogor dengan Senam Pancakarsa nya saat ini.  Apalagi KORMI Kabupaten Bogor akan  menjadikan Lomba Senam Pancakarsa ini jadi agenda tahunan,” tuturnya.

BACA JUGA Anggaran Program Prioritas Banyak Dipangkas

 Ia menambahkan, KORMI Kabupaten Bogor dengan Portina nya saat ini telah menjadi ujung tombak dalam pelestarian olahraga tradisional.

Karena  selain Senam Pancakarsa, kata Trian, untuk tahun ini KORMI Kabupaten Bogor dengan Portina nya menggelar Festival Ortrad.

“ Festival Ortrad ini sangat berkaitan dengan program yang ada di Dispora, karena selama ini Dispora sangat intens memberikan bantuan alat alat ortrad kepada SD yang ada di Kabupaten Bogor,” tuntasnya.

**as.pangrango

Sebanyak 100 Grup Senam Pancakarsa Lolos ke Grand Final

0

JURNAL INSPIRASI – Sebanyak 100  grup senam pancakarsa dari berbagai kategori dinyatakan lolos ke Grand Final Lomba Senam Pancakarsa 2021 yang akan digelar pada tanggal 4 Desember 2021.

Reza Zaqiah

Rangkaian lomba senam Pancakarsa ini  sudah menyelesaikan lomba  tingkat  Kecamatan dan Kabupaten.

 Reza Zaqiah, Ketua Panitia Lomba Senam Pancakarsa 2021 mengatakan, kegiatan lomba senam antar desa/ kelurahan di   tingkat Kecamatan sudah dilakukan pada tanggal 21 November 2021.

BACA JUGA Devie Kesal RTLH di Pasir Jaya yang Diusulkan Sejak 2019 tak Direalisasikan Pemkot

“Lomba tingkat Kecamatan telah menghasilkan 40 juaranya yang akan tampil di  partai final pada 4 Desember 2021. “ ujar Reza Zaqia.

Sedangkan, untuk seleksi tingkat  Kabupaten Bogor untuk kategori Umum, SKPD dan Pelajar juga sudah menyelesaikan babak  semifinal  yang dilakukan pada  hari, Sabtu,  27 November 2021.

“Untuk babak semifinal ini telah menghasilkan  35 grup dari kategori umum,  8 grup  kategori SKPD dan sebanyak 17 grup dari kategori pelajar. Jadi totalnya ada 100 grup lomba Senam Panckarsa yang akan tampil di  Grand Final Lomba Senam Pancakarsa pada tanggal 4 Desember 2021,” beber Reza.

BACA JUGA Anggaran Program Prioritas Banyak Dipangkas

Secara keseluruhan, sambung Reza, perhelatan Babak  Semifinal yang dipusatkan di Gate 6 Stadion Pakansari, Cibinong berlangsung dengan baik dan lancar.

“Insya  Allah hasil positif dari acara semifinal ini akan jadi motivasi kami untuk lebih baik lagi pada acara final yang akan dihadiri   Bupati Bogor,  Ketua Umum KORMI Pusat, Ketua Umum KORMI Jawa Barat,” tegasnya.

Tak hanya itu, kata Reza, semua rangkaian kegiatan lomba Senam Pancakarsa  2021 ini menerapkan protokol kesehatan baik untuk semua peserta atapun panitianya.

“ Minimal semua peserta harus sudah punya  aplikasi PeduliLindungi dan sudah melakuksan minimanya vaksin yang kesatu,” tutur Reza Zaqia.

**as.pangrango

Devie Kesal RTLH di Pasir Jaya yang Diusulkan Sejak 2019 tak Direalisasikan Pemkot

0

JURNAL INSPIRASI – Belum terealisasinya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 12 rumah di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, mendapat sorotan Anggota DPRD Kota Bogor Dapil Bogor Barat, Devie P Sultani.

Hal itu lantaran sebanyak 12 rumah itu telah diajukan mendapat bantuan RTLH sejak 2019 lalu. Alhasil, ia pun mengundang Lurah Pasir Jaya, Susan Hendar Susanti bersama jajaran ke gedung DPRD Kota Bogor untuk mengetahui permasalahan tersebut.

“Dari pengajuan pertama, ada lima rumah tapi baru satu yang terealisasi atas nama Efa Fatimah, kemudian ini ada lagi tujuh rumah belum terealisasi sama sekali. Harusnya pada 2020 ini semua terealisasi. Tetapi hingga habis anggaran.

Baca Juga Dewan Sorot Proyek Pedestrian Pedati

Menurut Devie, sebanyak 12 rumah di Pasir Jaya itu benar benar harus sudah direnovasi karena sudah tidak layak huni, bahkan dirinya menanyakan kepada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor tidak ada pengajuan program RTLH 11 rumah warga tersebut.

Ia berharap dengan adanya pergantian lurah baru itu terjadi perubahan dimasyarakat, namun ternyata, tidak ada perubahan sama sekali, bahkan lurah tersebut tidak mengetahui kondisi warganya di wilayah.

“Isu isu yang berkembang di wilayah itu macam macam, makanya tadi saya pesan kepada mereka (Lurah Pasir Jaya) bahwa warga jangan sekali sekali di intimidasi, jangan pernah ada keluar bahasa bahwa warga tidak boleh melapor ke dewan. dewan adalah wakil dari pada masyarakat, dan mereka berhak untuk melakukan itu,” tuturnya.

Baca Juga Anggaran Program Prioritas Banyak Dipangkas

Devie menegaskan, DPRD berjuang untuk masyarakat, namun mengapa aparatur wilayah di bawah seperti tidak tahu kondisi di wilayahnya. Dengan demikian, kata dia, lurah tersebut tidak tahu tugas sebetulnya apa.

“Saya ingatkan juga kepada mereka bahwa kita ini di gaji oleh pajak warga Kota Bogor, termasuk warga miskin, mereka bayar pajak, kita di gaji salah satunya oleh pajak mereka, terus kita tidur enak, terus kita tidur dikasur sedangkan mereka kehujanan, mereka kepanasan, dimana rasa kemanusiaan kita,” katanya.

Ia meminta, Sekretaris Lurah (Seklur) untuk menyelasaikan permasalahan prgram RTLH tersebut, sebab dirinya merasa Lurah Pasir jaya tidak mengerti apa apa.

Baca Juga KAMMI Demo Kemendikbud Ristek

“Bu lurah itu mungkin sudah capek, mungkin kayanya dia mau cuti panjang, atau mau pensiun dini, saya tidak tahu. Saya minta diajukan kembali .Warga yang dari 2020 seharusnya sudah mendapatkan di 2021 ini, dan kita akan kawal di Perumkim nanti,” tegasnya.

Ia meminta kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto jika menempatkan orang orang itu dilihat kapasitasnya. Wali Kota dan jajaran mempunyai program yang sangat bagus dan janji kampanye yang harus terealisasikan tapi bawahannya seperti itu. Komunikasi tidak di bangun dengan mitra kerja (DPRD).

“Harusnya saya mendapatkan laporan dari mereka (Lurah), tapi saya mendapatkan laporan dari masyarakat. Saya beberapa kali ke Pasir Jaya, akhirnya saya tahu apa yang terjadi disana, makanya saya tadi bilang ke lurah, kalau monitoring pasti tahu,” ucapnya.

Baca juga Gadis Keterbelakangan Mental Diperkosa Pamannya Sendiri dan Tetangganya

Sementara, Lurah Pasir Jaya Susan Hendar Susanti tidak memberikan tanggapan saat awak media menanyakan persoalan program RTLH di wilayahnya dan diwakili oleh seklur Kelurahan Pasir Jaya Teguh Setyawan.

Teguh mengaku pertemuan dengan anggota dewan itu memang ada sedikit kesalah pahaman. Untuk RTLH di Kelurahan Pasir Jaya memang ada usulan di tahun 2020 belum terealisasi. Pihaknya pun mengajukan kembali ke 11 rumah yang belum terealisasi dengan tahapan-tahapannya.

“Iya, itu dari RTLH, pengajuan itu tadi sih ada 4 yang tahun 2021, jadi untuk nanti yang tahun 2022 ini kita ajukan kembali,” kata Teguh.

Baca Juga Perketat Kehadiran THM

Kendalanya, sambung Teguh, pihaknya sudah mengajukan nama nama warga yang ikut program RTLH tersebut, tapi proposalnya dikembalikan lagi oleh Disperumkim, karena persyaratannya ada yang kurang. Setelah ada yang kurang itu, mungkin lupa atau tidak di ajukan proposal lagi oleh pemilik rumahnya.

“Di Kelurahan Pasir Jaya banyak yang sudah di realisasi, cuma kemarin abis anggaran atau mungkin ketinggalan,” tukasnya.

**fredy kristianto

Anggaran Program Prioritas Banyak Dipangkas

0

DPRD Minta Penjelasan Pemkot Bogor

JURNAL INSPIRASI – DPRD Kota Bogor mempertanyakan sikap Pemkot Bogor yang memangkas anggaran sejumlah program prioritas yang tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Bogor 2022.

Salah satu program yang anggarannya dipangkas Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bogor adalah jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dari rencana semula sebanyak 4.500 menjadi 3.500 penerima.

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mempertanyakan mengapa anggaran RTLH mesti dikurangi. Padahal bantuan RTLH merupakan salah satu program prioritas.

BACA JUGA Gadis Keterbelakangan Mental Diperkosa Pamannya Sendiri dan Tetangganya

“Kenapa program RTLH yang harus dikurangi. Kan masih banyak program lain yang bisa ditunda. Misalnya anggaran pembebasan lahan yang belum jelas urgensinya apa. Kan ini bisa ditunda dulu,” katanya, Jumat (26/11/ 2021).

Selain RTLH, dalam rapat pembahasan RAPBD 2022 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bogor dengan TAPD Kota Bogor, sejumlah program prioritas lain pun ikut dikurangi porsi anggarannya.

Seperti anggaran penyelesaian Masjid Agung Kota Bogor, pembangunan sekolah baru (SD dan SMP), rehabilitasi gedung sekolah rusak, iuran BPJS warga miskin, beasiswa, penanganan Covid-19, honor guru ngaji, dana fasilitasi disabilitas, penanggulangan banjir, dan infrastruktur wilayah.

BACA JUGA Rayakan HUT Korpri, Bappenda Berbagi

Lantaran banyaknya program prioritas yang dikurangi porsi anggarannya, hal tersebut membuat rapat pembahasan RAPBD 2022 antara Banggar DPRD bersama TAPD Kota Bogor berjalan alot.

Bahkan Banggar DPRD Kota Bogor belum menyepakati RAPBD 2022 perihal program prioritas yang akan dituangkan. Termasuk besaran anggaran alokasi untuk program-program tersebut.

“Kami mengapresiasi sudah seimbangnya belanja dan pendapatan di dalam RAPBD 2022 melalui pemangkasan (rasionalisasi) belanja daerah. Tapi kami belum menyetujui penuh, karena kami belum punya pandangan yang sama tentang rencana pemangkasan beberapa program prioritas, padahal program tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.

**ahmad solehudin/mg-uika