28.3 C
Bogor
Friday, August 21, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1047

Suryanto Minta Atlet Angkat Berat Tampil Maksimal di BK Porprov XIV Jabar 2021

0

JURNAL INSPIRASI – Atlet Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Kabupaten Bogor, bertolak ke Kota Bandung untuk mengikuti Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2022 yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Tri Lomba Juang, Kota Bandung, pada 6-10 Desember 2021.

Keberangkatan atlet angkat berat ‘Bumi Tegar Beriman’ diberangkatkan langsung oleh Ketua Umum Pabersi Kabupaten Bogor, Suryanto dari Kantor Bappeda, bahkan pada pelepasan, Suryanto berpesan kepada atlet, pelatih dan tim official agar berjuang maksimal dalam perebutan tiket menuju Porprov 2022.

“Saya sampaikan kepada tim agar bertanding dengan maksimal untuk mendapatkan tiket final Porprov 2022. Apalagi BK ini adalah pintu awal menuju prestasi medali emas Pabersi Kabupaten Bogor pada pentas olahraga empat tahunan di Jawa Barat tahun 2022 mendatang,” kata Suryanto, Senin (6/12/2021).

BACA JUGA Begini Komentar Ketua Portina Terkait Kesuksesan Festival Ortrad 2021

Suryanto mengatakan, pada perebutan tiket final Porprov 2022, Pengcab Pebarsi Kabupaten Bogor mengirimkan delapan atlet .

Adapun delapan atlet tersebut di antaranya Muhammad Farel turun dikelas 53 kilogram putra, Syahrudin kelas 66 kilogram putra, M Abid Rais kelas 83 kiligram putra, Hamzah Amir Syuhada kelas 93 kilogram putra, Nur Ajizah kelas 43 kilogram putri, Titin Binarwati kelas 57 kilogram putri, Para Diba Yuniar kelas 63 kilogram putri, dan Ines Nurneysia kelas 84+ kilogram putri.

“Delapan atlet ini murni atlet lokal Kabupaten Bogor. Tapi saya yakin dan percaya dengan kesiapan mereka selama ini, meraka akan membawa pulang hasil terbaik dari BK Porprov 2022,” kata Suryanto menjelaskan.

Masih kata Kepala Bappeda Kabupaten Bogor itu, target utama Pabersi lolos BK. Karena dengan lolosnya semua atlet, maka peluang untuk meraih medali emas pada Porprov 2022 sudah bisa diprediksi, meski bisa dipastikan Hamzah Amin, Ines Nurneysia, dan Para Diba Yuniar berpeluang besar meraih emas BK. Namun pada inti utamanya adalah lolos kualifikasi.

“Kalau saya prediksi ketiga atlet itu berpotensi meraih medali emas pada BK Porprov, bahkan atlet-atlet lainnya. Tapi kunci utama lolos BK, setelah itu baru kami fokus mempersiapkan strategi jitu untuk medali emas Porprov 2022,” ujarnya.

BACA JUGA Banyak Belum Paham Tupoksi Kerja, Perangkat Desa Sadengkolot Dibina Forkompimcam Leuwisadeng

Bukan itu saja kata Suryanto, pada BK Porprov 2022 kali ini, medali emas yang diperebutkan sebanyak 216 medali, dengan rincian 72 medali emas, 72 medali perak dan 72 medali perunggu. Jadi atlet Kabupaten Bogor harus bisa mengamankan medali dari setiap angkatan yang dipertandingkan, guna mengamankan tiket final menuju Porprov 2022.

“Tapi saya pesan kepada atlet, pelatih dan official untuk tetap menjaga kesehatan, dan mematuhi protokol kesehatan. Karena kesehatan tidak kalah penting dari prestasi. Apalagi dimasa pendemi COVID-19 sekarang, jadi semua harus kita diperhatikan,” ujarnya.

**as.pangrango

Banyak Belum Paham Tupoksi Kerja, Perangkat Desa Sadengkolot Dibina Forkompimcam Leuwisadeng

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa (Pemdes) Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan pembinaan perangkat desa dari Forkompimcam Leuwisadeng untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

Sekretaris Desa (Sekdes) Sadengkolot, Sudiman mengatakan, masih banyaknya perangkat desa yang belum memahami dalam tupoksi kerjanya, sehingga sangat perlu adanya pembinaan terhadap perangkat desa.

“Saat ini masih banyak dalam hal kerja yang belum memahami dalam tupoksi kerjanya. Karena, pembinaan ini menyangkut tupoksi masing-masing perangkat desa agar kedepannya jangan sampai tupoksi kerja nya belum memahami,” ungkapnya.

BACA JUGA Dirum Tirta Pakuan Terima Penghargaan Raih Peringkat Ketiga Nasional Debitur Terbaik Kemenkeu

Jadi kata dia, dengan adanya pembinaan dari kecamatan tersebut, perangkat desa yang ada di Sadengkolot bisa memahami dan bisa bertanggung jawab dalam hal tugas dan fungsinya.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan (Kasipem) Leuwisadeng Cecep Irawan mengatakan, kegiatan tersebut memberikan arahan kepada aparatur desa untuk lebih memahami tupoksi sebagai perangkat desa sesuai dengan jabatan di struktur pemerintahan desa.

BACA JUGA Bima Arya Serahkan Anugerah Bakti Utama Pusaka

“Selain itu juga mendorong aparatur desa untuk responsif terhadap segala permasalahan yang muncul di masyarakat terutama tentang pelayanan publik,” ungkapnya.

Menurutnya, pembinaan perangkat desa tersebut terhadap pelayanan di desa harus lebih ditingkatkan lagi, terutama terhadap masing-masing perangkat desa harus bisa menyesuaikan tugas dan fungsi mereka.

“Intinya kedepan mereka jangan sampai menunda-nunda pekerjaan. Kita bina supaya mereka lebih aktif lagi dalam kegiatan di dalam hal pekerjaan,” pungkasnya.

**andres

Begini Komentar Ketua Portina Terkait Kesuksesan Festival Ortrad 2021

0

JURNAL INSPIRASI – Perhelatan Festival Olahraga Tradisional (Ortrad) 2021 yang dilakukan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor mengundang reaksi poitif dari semua pelaku ortrad di Kabupaten Bogor.

Ketua Umum Portina Kabupaten Bogor, Bakri Hasan sangat mengapresiasi semua elemen pengurus Portina Kabupaten Bogor yang telah mencurahkan semua tenaga, waktu dan pikirannya untuk mendukung dan mensuseskan semua kegIatan KORMI Kabupaten Bogor dalam melaksanakan Lomba Senam Pancakarsa dan Festival Ortrad 2021.

“Portina ini bagian dari KORMI Kabupaten Bogor. Kami sangat bangga dan kagum dengan inovasi dan terobosan kegiatan yang dilakukan KORMI Kabupaten Bogor selama ini. Kami dari jajaran Portina Kabupaten Bogor akan selalu siap jadi bagian dari semua program KORMI kabupaten Bogor,” tegas Bakri Hasan.       

BACA JUGA Dirum Tirta Pakuan Terima Penghargaan Raih Peringkat Ketiga Nasional Debitur Terbaik Kemenkeu

Lebih lanjut,kata Bakri, kedepannya  Portina Kabupaten Bogor selalu membuat rancangan program kegiatan yang nantinya akan dibawa dalam raker KORMI Kabupaten Bogor.   

Ia menilai, kunci sukses KORMI kabupaten Bogor selama ini tak lepas dari peran Usep Supratman, SH, MH yang selalu all out atau totalitas dalam semua  kegiatan yang dilaksanakan.

“Beliau jadi panutan kami semua di  Portina Kabupaten Bogor. Parameter Keberhasilan semua program KORMI Kabupaten Bogor selama ini tak lepas dari sikapnya yang sangat totalias dalam menjalankan semua kegiatan,” pugkas Bakri Hasan.

BACA JUGA Karnaval JKPI Berlangsung Meriah    

Sementara itu, Didik Satrya, SP sosok dibelakang layar yang sukses mendatangkan Ketua KORMI Pusat , Hayono Isman ke Pakansari mengatakan, semua rangkaian kegiatan Lomba Senam Pancakarsa dan Festival Ortrad berlangsung suskes.

“Kami bangga walaupun baru berumur 2 tahun, KORMI kabupaten Bogor salah satu lembaga olahraga yang sudah diberikan amanah oleh Ketua Umum KORMI Pusat untuk ambil bagian dalam FORNAS 2022 di Sumsel,” beber Didik Satrya, SP

Didik menambahkan,  ia sangat  senang event  Lomba Senam Pancakarsa dan Festival Ortrad 2021 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor,  Sabtu, 4 Desember 2021 bisa didatangi secara langsung oleh Ketua Umum KORMI Pusat, Hayono Isman.

**as.pangrango

Dirum Tirta Pakuan Terima Penghargaan Raih Peringkat Ketiga Nasional Debitur Terbaik Kemenkeu

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali meraih penghargaan sebagai debitur terbaik untuk kategori debitur Pemerintah Daerah yang diberikan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Khusus Investasi, Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Untuk tahun ini, Kota Bogor mendapat peringkat ketiga atas penilaian kinerja debitur di lingkungan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Khusus Investasi tahun 2020.

Secara simbolis, penghargaan tersebut diberikan berupa piagam dan plakat yang diterima langsung Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di Balai Kota Bogor, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA Kolaborasi Pullman Ciawi dan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bogor & Yayasan Sahabat Ibu, Remaja & Anak (SAHIRA)

Dedie didampingi oleh Kepala Bappeda Kota Bogor Rudi Mashudi, Kepala BKAD yang diwakili dan Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizky.

“Bersyukur kita masih diberikan penghargaan dari Dirjen Perbendaharaan. Penghargaan ini untuk terus memicu investasi dan memperbaiki hal – hal yang masih dirasa kurang. Memang mempertahankan itu lebih sulit, daripada meraih,” tegas Dedie.

Namun sudah seharusnya, kata Dedie, Pemkot Bogor bisa mempertahankan penghargaan tersebut. Pasalnya di periode sebelumnya, Kota Bogor mendapat peringkat pertama dalam penghargaan yang sama.

Bicara soal pinjaman daerah, Dedie melanjutkan, Kota Bogor mengambil kesempatan dari pemerintah pusat lewat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dimana anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan Jalan Suryakencana.

BACA JUGA Karnaval JKPI Berlangsung Meriah

“Sehingga kami minta tolong diawasi dan diingatkan kami terkait mekanisme yang benar seperti apa. Sekali lagi terima kasih atas penghargaan ini,” sambung Dedie.

Di tempat yang sama, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi menambahkan, penghargaan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Khusus Investasi Nomor KEP-049/WPB.12/KP.10/2021 tanggal 16 Juni 2021.

“Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan piagam dan plakat penghargaan. Kami berharap semoga Pemerintah Kota Bogor senantiasa menjaga dan meningkatkan kinerja pada masa mendatang. Serta menjadi inspirasi bagi debitur-debitur lain dalam pengelolaan kinerjanya,” kata Dedi.

Handy Mehonk | *

Kolaborasi Pullman Ciawi dan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bogor & Yayasan Sahabat Ibu, Remaja & Anak (SAHIRA)

0

JURNAL INSPIRASI – Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention peringati Hari AIDS Sedunia dengan mengusung tema “Katakan TIDAK pada stigma untuk ODHA ! – jauhi virusnya, bukan orangnya .. !”, kegiatan ini berlangsung di Convention Center Pullman, Kamis (2/12/2021), baru-baru ini.

“AIDS dianggap sebagai suatu epidemik yang perlu dituntas melalui peningkatan kesadaran dan pengetahuan terhadap paparan virus ini, tantangan untuk menentang buruk stigma terhadap penderita HIV/AIDS dan panggilan untuk mengakhiri penyebaran penyakit ini dengan menargetkan 90% kemampuan penanggulangan pada tahun 2030,” ucap Gilles Tressens, General Manager Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention.

Dikatakan Gilles, peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini merupakan kali pertama yang dilakukan oleh Pullman Ciawi. Kegiatan ini bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bogor dan Yayasan Sahabat Ibu, Remaja & Anak (SAHIRA) dengan mengadakan TALK SHOW.

BACA JUGA Bima Arya Serahkan Anugerah Bakti Utama Pusaka

“Kegiatan yang kita lakukan sekarang merupakan kegiatan tahun pertama dan baru dilakukan oleh Pullman Ciawi dan bekerjasama dengan instansi Pemkot Bogor, Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bogor dan Yayasan Sahabat Ibu, Remaja & Anak (SAHIRA). Kegiatan ini akan menjadi program tahunan Pullman Ciawi,” katanya.

Dalam sambutannya Gilles menyampaikan, hal ini dipicu oleh kurangnya informasi menciptakan suatu stigma yang menyatakan bahwa HIV/AIDS adalah salah satu penyakit yang memalukan, yang berhubungan erat dengan isu kemaksiatan dan menganggap sangat berbahaya untuk hidup berdampingan dengan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS).

BACA JUGA Karnaval JKPI Berlangsung Meriah

“Pullman Ciawi bersama kedua mitra ingin mengedukasi karyawan tentang stigma terhadap ODHA yang masih berkembang hingga saat ini menyebabkan pengidap HIV/AIDS dipandang sebelah mata oleh masyarakat akibat dianggap memiliki kebiasaan berganti pasangan, rentan penggunaan obat terlarang dan kehidupan kaum homoseksual, yang namun pada kenyataannya, terjangkitnya seseorang terhadap virus ini juga dapat terjadi melalui transfusi darah dan kelahiran bayi mulai dari proses kehamilan, persalinan dan pemberian ASI,” sambunganya.

“ODHA adalah sekelompok orang yang menjalankan kehidupan layaknya orang sehat lainnya. Mereka mempunyai mimpi dan aspirasi pencapaian dalam kehidupan, dan berkat kemajuan dibidang obat – obatan, ODHA telah mendapat kesempatan untuk menjalankan kehidupan yang lebih lama dengan kualitas yang lebih baik,” tukasnya.

Handy Mehonk | **

Karnaval JKPI Berlangsung Meriah

0

JURNAL INSPIRASI – Tari Sobrak yang dibawakan 9 orang penari wanita mengenakan busana khas Surakarta dengan kacamata hitam merupakan rombongan pertama yang hadir menyuguhkan seni budaya dalam Karnaval Budaya Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2021 di GOR Indoor Pajajaran, Kota Bogor, Jumat (3/12) malam.

Selanjutnya, Kota Bogor menampilkan tari Tunggul Kawung oleh Sanggar Edas dan Citra Budaya yang sebelumnya diawali pemutaran dokumentasi Kota Bogor yang menggambarkan keberagaman latar belakang.

Suguhan seni budaya dilanjut Kota Pekalongan, diikuti Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara yang menyuguhkan kesenian silat bercerita sejarah berdirinya Kabupaten Muna. Selanjutnya Kabupaten Sumbawa dan Kota Blitar.

BACA JUGA Bima Arya Serahkan Anugerah Bakti Utama Pusaka

Kemudian Kota Malang menampilkan Tari Topeng Bapang Malangan menceritakan tentang tokoh dari cerita Panji Asmoro Bangun yang bernama Jaya santika (Tokoh Bapang) yang menggambarkan sosok tokoh yang gagah perkasa, berani, dan tegas. Dimana salah seorang penari mengenakan semacam topeng dengan bobot 35 kg.

Kota Singkawang dari Kalimantan Barat tak ketinggalan menampilkan tari Rentak NKRI yang diakhiri dengan menyanyikan lagu Dari Sabang Sampai Merauke secara bersama-sama.

Selanjutnya, Kabupaten Belitung Timur hadir dengan tari Gerbang Utara. Kabupaten Siak, tari joged Lambak.

Ketua Presidium JKPI 2018-2021 yang juga Bupati Siak, Alfedri memberikan cinderamata kepada Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dan Wali Kota Bogor, Bima Arya.

BACA JUGA Kongres JKPI di Kota Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan

Kota Sawahlunto, menampilkan tari Sawahlunto Badarak, yang di akhir ada dua orang menari diatas pecahan beling kaca.

Selanjutnya Kota Langsa, menampilkan tari Geurebang. Kota Banda Aceh menampilkan Tarian Rapai Geleng, yang diakhir memberikan cinderamata berupa Kupiah Meukeutop kepada Ketua Presidium JKPI 2021-2024, Bima Arya.

Kemudian Kota Sabang, Kota 1.000 Benteng yang merupakan titik nol Indonesia menyuguhkan tari Saman dan disusul Kota Buton Utara. Kota yang terkenal dengan Benteng Terluas, Kota Bau Bau, Sulawesi Tenggara, menampilkan tari Lawati.

BACA JUGA Eksekusi Lahan Yayasan Fajar Hidayah Berujung Perlakuan tak Manusiawi

Karnaval Budaya JKPI Kota Bogor 2021 ditutup oleh kontingen Kota Palembang, Sumatera Selatan yang akan menjadi tuan rumah Rakernas JKPI berikutnya, menampilkan seni budaya bela diri khas Palembang, Kuntau Sriwijaya.

Di akhir ada penyerahan pataka JKPI dari Wali Kota Bogor, Bima Arya kepada Wali Kota Palembang, Harnojoyo sebagai tuan rumah Karnaval Budaya berikutnya, disaksikan Direktur Eksekutif JKPI pusat.

**fredyk

Bima Arya Serahkan Anugerah Bakti Utama Pusaka

0

JURNAL INSPIRASI – Kongres V Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, Sabtu (4/12).

Anugerah Bakti Utama Pusaka untuk Jokowi diserahkan langsung oleh Ketua Presidium JKPI Bima Arya. Penghargaan tersebut diberikan karena Jokowi merupakan salah satu pencetus lahirnya JKPI ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo pada 2008 lalu.

Bima Arya mengungkapkan sejumlah poin pertemuan dengan presiden. “Kami menyampaikan kepada bapak Presiden hasil-hasil Kongres JKPI ke-5. Kami sampaikan, kongres dihadiri 38 kepala daerah dan sejumlah perwakilan. Kongres juga memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dianggap berjasa bagi kota kota pusaka dalam programnya di Indonesia, salah satunya adalah Pak Jokowi yang merupakan pendiri JKPI ketika beliau menjadi Wali Kota Solo,” ungkap Bima Arya.

BACA JUGA Kongres JKPI di Kota Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan

Dalam kongres tersebut juga disepakati komposisi Presidium baru JKPI, yakni Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi serta Wali Kota Palembang Harnojoyo.

“Saya diberikan kepercayaan menjadi Ketua Presidium bersama dengan Wali Kota Semarang dan Palembang yang akan bertugas secara bergantian tiga tahun ke depan,” katanya.

Presiden Jokowi, lanjut Bima, menitipkan sejumlah hal kepada kepengurusan JKPI yang baru. 

“Beliau banyak bercerita ketika menjadi Wali Kota Solo bagaimana perjuangan beliau menjaga warisan budaya dan warisan pusaka di Solo saat itu. Beliau menekankan hal itu tidak mudah. Bahkan sering kali harus bertentangan dengan pihak lain,” ujar Bima.

“Jadi, beliau menitipkan kepada kami untuk jangan takut menjaga warisan budaya dan warisan pusaka. Beliau meminta kepada kami anggota JKPI dan para kepala daerah untuk terus berkreasi dan menginovasi, untuk menghidupkan kembali warisan pusaka, warisan budaya agar tidak saja bisa diterima pasar atau menarik bagi wisatawan tetapi juga bisa menjadi hal yang menarik bagi kaum muda. Perlu sentuhan packaging, perlu sentuhan kemasan menarik, sentuhan profesional dan juga kreatif,” tambahnya.

BACA JUGA Setelah Ada Dewan, Kali Cibalok Marak Bangli

Hal lain yang disampaikan adalah kolaborasi dan sinergi yang lebih aktif lagi dengan kementerian-kementerian terkait untuk pengembangan kota pusaka. 

Sementara itu, Direktur Eksekutif JKPI Nanang Asfarinal juga menjelaskan, Presiden Jokowi mendorong para ahli lebih diberi ruang untuk membantu kepala daerah dalam merevitalisasi, merestorasi, bangunan-bangunan cagar budaya yang ada dan kreatif di dalam pengelolaannya. Sehingga bisa memberikan kontribusi positif bagi kota tersebut.

“Seperti hal yang disampaikan Pak Jokowi tadi banyak ditekankan kepada para kepala daerah ini untuk lebih kreatif, seperti yg disampaikan pak Wali Kota Bogor juga, Pak Jokowi menitikberatkan hal yg seperti itu. Berkreasi tapi tetap sesuai dengan kaidah-kaidah konservasi cagar budaya, jangan merusak tatanan yg ada,” tandasnya.

BACA JUGA Eksekusi Lahan Yayasan Fajar Hidayah Berujung Perlakuan tak Manusiawi

Bim Arya didampingi oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Walikota Sawahlunto Deri Asta, Wakil Bupati Siak Husni Merza, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, dan Wakil Walikota Buton Utara Ahali.
 
Kongres ke-V JKPI juga menetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan, diantaranya Surakarta (Ibu Kota Kemajuan Kebudayaan), Sawahlunto (Ibu Kota Warisan Sejarah), Banda Aceh (Ibu Kota Bandar Maritim), Bogor (Ibu Kota Berkelanjutan), Siak Sri Indrapura (Ibu Kota Literasi dan Pendidikan), Ambon (Ibu Kota Kreatif), Denpasar (Ibu Kota Kebangsaan) dan Sumbawa (Ibu Kota Perubahan Iklim).

**fredyk

Kongres JKPI di Kota Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan

0

JURNAL INSPIRASI – Kongres ke-V Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) selain memilih Ketua Presidium dan Presidium, juga menetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Puri Begawan, Kota Bogor, Jumat (3/12).

Surakarta (Ibu Kota Kemajuan Kebudayaan), Sawahlunto (Ibu Kota Warisan Sejarah), Banda Aceh (Ibu Kota Bandar Maritim), Bogor (Ibu Kota Berkelanjutan), Siak Sri Indrapura (Ibu Kota Literasi dan Pendidikan), Ambon
(Ibu Kota Kreatif), Denpasar (Ibu Kota Kebangsaan) dan Sumbawa
(Ibu Kota Perubahan Iklim).

Ketua Dewan Kurator Ibu Kota Kebudayaan JKPI, Taufik Rahzen menyampaikan, gagasan penetapan ibu kota kebudayaan bukanlah sesuatu yang baru. Sebab, di Uni Eropa memiliki tradisi menetapkan ibu kota kebudayaan setiap tahun sejak 1980-an.

BACA JUGA Eksekusi Lahan Yayasan Fajar Hidayah Berujung Perlakuan tak Manusiawi

“Pada awalnya hanya ada satu kota setiap tahun, namun karena antusiasme anggota pada tahun 2000 menjadi 8 kota. Sejak itu dikembangkan yang melibatkan beberapa kota sekaligus,” katanya.

Taufik menjelaskan, penetapan ibu kota kebudayaan ini memicu negara-negara Arab dan Amerika untuk menetapkan ibu kota kebudayaan mereka sendiri.

“Arab Capital of Culture ditetapkan mulai 1996 dan America Capital of Culture pada 2000,” sebutnya.

BACA JUGA Warga ‘Rumpin Menggugat’

Sehingga kata dia, dengan berkaca dari negara-negara lain, maka pra kongres JKPI di Banda Aceh lalu memutuskan untuk memilih 8 kota sebagai ibu kota kebudayaan setiap tahunnya.

“Masing-masing ibu kota kebudayaan ini memiliki karakteristik dan kekuatan masing-masing yang akan dipilih secara berganti setiap tahunnya,” kata Taufik.

**fredyk

Setelah Ada Dewan, Kali Cibalok Marak Bangli

0

JURNAL INSPIRASI – Maraknya bangunan liar (bangli) di atas Kali Cibalok, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, mendapat reaksi keras dari Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip).

Dewan penasehat Formacip, Ujang Ka’mun mengungkapkan, keberadaan bangli di sekitar Kali Cibalok Pandansari itu, semakin bertambah banyak saat di wilayah tersebut ada anggota dewan, baik DPRD Kabupaten Bogor maupun DPR RI.

 “Posisi bangli yang sekarang semakin menjamur, persis didepan rumah kedua wakil rakyat yang berangkat dari Partai Gerindra,” ungkapnya kepada wartawan.

BACA JUGA Impian Warga Cipicung Inginkan Jalan Akhirnya Terwujud

Ujang Ka’mun yang akrab dipanggil Uka menduga, warga semakin berani membangun ditempat yang dilarang pemerintah, karena diberikan contoh tidak baik oleh wakil rakyat.

 “Harusnya dewan melarang warga membangun di atas kali. Bukan mendiamkan,” ujarnya.

Selain itu, keberadaan bangli di Kali Cibalok, karena lemahnya pengawasan dari pemerintah dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengairan wilayah Ciawi.

 “Kemana ini petugas pengairan. Ini bagian dari tugasnya dalam melakukan pengawasan,” katanya kepada wartawan.

BACA JUGA Eksekusi Lahan Yayasan Fajar Hidayah Berujung Perlakuan tak Manusiawi

Uka minta agar pemerintah harus tanggap terhadap warga yang melanggar aturan. Sehingga, tidak ada lagi warga yang berani membangun ditempat dilarang, seperti di bantaran kali dan lainnya.

 “Lama kelamaan bisa habis Kali Cibalok ditutup bangunan. Sebelum itu terjadi, pemerintah harus segera membongkar bangunan-bangunan tersebut,” tegasnya.

Pantauan di sepanjang Kali Cibalok, sejumlah bangunan berdiri persis di bantaran kali yang merupakan aliran Sungai Ciliwung. Bahkan, bangunan baru pun bertambah banyak, mulai di depan rumah anggota dewan hingga ke ujung kali itu.

**dede suhendar

Impian Warga Cipicung Inginkan Jalan Akhirnya Terwujud

0

JURNAL INSPIRASI – Impian Warga Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor mengiginkan jalan tembus dua desa antaranya Kampung Balakang RT 01,RW 04 menuju Desa Cibalung akhirnya bisa terwujudkan. Keinginan Warga Cipicung tersebut sudah 5 tahun, namun jalan tembus baru sekarang bisa terealisasi.

Akses jalan tembus dua desa tersebut, didanai oleh Anggaran Program infrastruktur Pembangunan Ekonomi Wilayah (PISEW) dikerjakan oleh Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD).

Edwin Tobing, warga Kampung Balakang menerangkan, bahwa masyarkat sangat bersyukur dengan adanya pembangunan infrastruktur betonisasi jalan tembus dua desa. Pasalnya,  dengan dibangunnya jalan tembus ini akan mempermudah dan mempersingkat waktu perjalanan warga apabila ingin bepergian terutama ke Desa Cibalung atau ke Desa Cipicung.

BACA JUGA Warga Kampung Belendung Curhat ke Wakil Rakyat

“Warga Cipicung kalau mau ke Cibalung harus lewat jalur Balakang menuju Balakang-Cipaok sangat jauh dan itu harus ditempuh sekitar 4 kilometer, namun apa bila lewat jalan pintas ini paling sekitar 1 kilometer lebih, warga sudah lama menginginkan jalan tembus ini sehingga ketika ada program PISEW masyarakat merasa terbantu,” paparnya.

Program PISEW sangat membantu warga, karena selama proses pengerjaan banyak warga yang ikut dilibatkan dalam pembangunan, sehingga warga tadinya tidak memiliki pekerjaan akibat imbas dari wabah pandemi Covid 19, sekarang dapat bekerja mulai dari pembanguan TPT hingga betonisasi jalan.

“Kami juga bersyukur,dengan adanya pembangunan ini,membantu kesulitan ekonomi warga,karena warga yang tidak bekerja akibat imbas dari Covid 19,dapat memiliki pekerjaan,sehingga banyak manfaat bagi warga sekitar,warga merasa terbantu dengan adanya program PISEW ini,”ucapnya.

BACA JUGA Syukuran Jalan, Pemdes Banjarsari Undang Dewan dan Camat

Ketua BKAD Kecamatan Cijeruk, Oim Abdurohim, menerangkan panjang betonisasi 65 meter, lebar 4 hingga 5 meter, dan tinggi 15 cm untuk pengerjaannya melibatkan warga sekitar melalui program Padat Karya Tunai (PKT). Adapun pengecoran menggunakan jaya mix agar pengerjaan cepat selesai.

“Alhamdulilah pengerjaan Betonisasi jalan telah selesai, namun warga belum dapat menggunakan jalan ini, karena menunggu kering terlebih dahulu,semoga jalan ini dapat bermanfaat bagi warga dua desa dan meringankan perjalanan warga masyarakat dalam beraktifitas,” ucapnya.

**dede suhendar