25.7 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1031

Toko Mario Buka, Pedagang Pasar Caringin Gulung Tikar

0

JURNAL INSPIARSI – Pasar Caringin yang sudah berdiri puluhan tahun, kini diambang kehancuran. Sebab, sejumlah pedagang yang didominasi warga pribumi di pasar tradisional milik Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor itu, satu persatu sudah mulai gulung tikar dan menutup kios yang menjadi sumber penghasilannya tersebut.

Ketua Paguyuban Pasar Caringin, RK Muhamad Taofiq membenarkan sejumlah pedagang di pasar desa ini bangkrut dan memilih menutup kiosnya.

 “Kios-kios yang tutup itu, yakni pedagang pakaian, sepatu atau pedagang komoditas sandang lainnya,” ungkapnya kepada wartawan di Pasar Caringin, Sabtu (13/11).

BACA JUGA: Satu Desa di Wilayah Ini Gaptek

Menurutnya, kondisi seperti ini terjadi, setelah Toko Mario yang menjual semua komoditas dibawah harga pasar dan membuat kerugian para pedagang dibiarkan buka kembali.

 “Harganya benar-benar membuat bangkrut pedagang yang ada di pasar desa,” keluh RK Muhamad Taofiq yang biasa dipanggil Jalal.

Keberadaan Toko Mario, lanjut Jalal, tidak hanya dirasakan satu pedagang saja, melainkan semua pedagang yang ada di pasar tradisional ini. Karena, pemilik Toko Mario menjual semua produk atau komoditas.

 “Mulai dari semua jenis pakaian, sepatu, peralatan sekolah hingga pelengkap ibadah pun ada. Dan harganya dibawah harga jual para pedagang disini,” paparnya.

BACA JUGA: Progres Samisade Tahap 2, Pemdes Curugbitung Fokus Bangun Insfrastruktur

Padahal, kata Jalal, selama pasar ini berdiri, para pedagang yang berjualan di Pasar Desa Caringin sudah bersepakat untuk mengedepankan budaya kearifan lokal, yaitu setiap pedagang hanya menjual satu komoditas saja.

 “Kami para pedagang di pasar ini, minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menutup Toko Mario selamanya dan jangan memberikan izin,” tegasnya.

Jalal mengungkapkan, permintaan pedagang di Pasar Caringin agar Pemkab Bogor menutup Toko Mario, bukan tanpa dasar. Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor pernah menutup toko tersebut hingga dilakukan pemasangan pita kuning atau garis line.

 “Aneh saja, sekarang malah buka. Masalahnya saja belum selesai,” ujarnya.

Sementara, Lukman, warga Desa Cimande Kecamatan Caringin yang paling merasakan dampaknya setelah berdiri Toko Mario. Bahkan, sepinya pembeli membuat Lukman gulung tikar dan terpaksa menutup kios yang telah ditempatinya selama belasan tahun tersebut.

BACA JUGA: Tamu dan Karyawan Wajib Scan Barcode PeduliLindungi sebelum Masuk Kantor Tirta Pakuan

 “Mau gimana lagi, hampir empat bulan dagangan saya tidak ada yang beli. Karena tidak bisa bayar sewa kios dan iuran, akhirnya kami tutup,” keluhnya.

Lukman berharap, Pemkab Bogor tidak menutup mata dan membiarkan para pedagang kecil lainnya yang ada di Pasar Desa Caringin ini, bernasib sama seperti dirinya.

 “Kalau Toko Mario dibiarkan tetap buka dan tidak ditutup, kasihan pedagang yang sekarang masih bertahan di pasar tradisional ini,” imbuhnya.

**dedesuhendar/denipratama

Progres Samisade Tahap 2, Pemdes Curugbitung Fokus Bangun Insfrastruktur

0

JURNAL INSPIRASI – Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) tahap kedua di Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor dimanfaatkan untuk  membangun insfrastruktur di dua wilayah kampung.

Engkos Kosasih

Kepala Desa Curugbitung Engkos Kosasih menerangkan,  bantuan  keuangan insfrastruktur  APBD Kabupaten Bogor yang diterimanya tersebut telah digunakan dengan aspal hotmix jalan dan membangun drainase di  Kampung Cihalang di lingkungan RW 11.

“Selain pengerjaan hotmix dan drainase ditempat yang sama Kampung Cihalang akan dibangun juga Tembok Penahan Tanah (TPT),” ujar Kepala Desa Curugbitung Engkos Kosasih, Minggu (14/11).

BACA JUGA: Satu Desa di Wilayah Ini Gaptek

Sementara mengawali pelaksanaan  hotmix jalan di Kampug Cihalang sepanjang 600 meter dan lebar 2,5 meter. Menurutnya, pihak desa masih fokus pada pengerjaan  insfrastruktur,  utamannya kegiatan masyarakat mulai dari perdagangan, dan pertanian yang hendak ke Pasar Cibeber.

“Agar anak – anak sekolah bisa lebih mudah mengakses jalan tersebut,” tandasnya.

Tak hanya itu, pembangunan insfrastruktur jalan akan merambah ke Kampung Talukwaru RW 13 wilayah Dusun 6. Di kampong ini, tak lama lagi jalan lingkungan akan segera dilakukan dibetonisasi jalan.

BACA JUGA: Elly Rachmat Yasin Ajak Masyarakat Perangi Covid-19

Sementara warga sekitar, Dede Untung mengutarakan sebelumnya jalan milik desa tersebut tanah merah dan jika hujan sering becek. “Dengan di hotmix jalan ini, tentu warga sangat senang teruatama bagi warga Cihalang. Akses vital, karena  semua warga Cihalang menggunakan jalan tersebut,” paparnya.

Memang  jalan hotmix ini sudah lama dinanti warga sehingga mendapat apresiasi positif. “Alhamdulillah sekarang sudah terlaksana,” ungkap Dede penuh syukur.

**andres

Satu Desa di Wilayah Ini Gaptek

0

JURNAL INSPIARSI – Hampir satu desa di wilayah Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor gagap teknologi alias gaptek. Hal ini menjadi hambatan untuk berkomunikasi dengan warga di luar wilayah tersebut.

Kantor Desa Cisarua

Kondisi tersebut diakui perangkat Desa Cisarua, Nana. Masalahnya terletak pada lemahnya jaringan komunikasi atau blank spot.

“Kondisi ini sangat dirasakan warga, khususnya pelajar yang saat kemarin belajar daring. Bahkan, bila ada keperluan internet harus keluar wilayah seperti ke pojok Desa Pasir Madang,” kata Sekretaris Desa Cisarua Nana kepada Jurnal Bogor, belum lama ini.

BACA JUGA: Warga Apresiasi Pekerjaan Jalan Cijayanti – Bojong Koneng

Ia menjelaskan, sekitar  lima kampung yang terindikasi masih tidak adanya sinyal di tengah banjir arus informasi. Warga masih kesulitan mengakses internet akibat tidak ada jaringan.

“Untuk sinyal yang parah itu diantaranya Kampung Lebak Sanab, leuwijamang, Cisalak dan Sarong Baru dan masih ada kampung lain. Intinya hampir satu desa, tapi untuk di Kantor Desa kita ada dari Diskominfo gratis Alhamdulillah,” jelasnya.

BACA JUGA: Status PPKM Level 1, Tirta Pakuan Buka Seluruh Layanan Pembayaran

Nana berharap kepada pemerintah untuk diperhatikan lemahnya jaringan sinyal di wilayah tersebut. “Internet mesti sampai ke wilayah desa kami karena sangat dibutuhkan saat komunikasi keluarga yang diluar kota, khususnya untuk pelajar saat belajar daring,” pungkasnya.

**andres

Tamu dan Karyawan Wajib Scan Barcode PeduliLindungi sebelum Masuk Kantor Tirta Pakuan

0

JURNAL INSPIRASI– Setiap pegawai dan pelanggan yang datang ke kantor Perumda Tirta Pakuan di Jalan Siliwangi, diwajibkan scan barcode aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki kantor pusat tersebut.

Hal tersebut dilakukan sebagai penerapan protokol kesehatan (prokes), dimana salah satu tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menjelaskan, aplikasi PeduliLindungi mulai diterapkan di lingkungan Perumda Tirta Pakuan. Dan sejak beberapa waktu lalu, aplikasi tersebut sudah siap digunakan tak hanya untuk pegawai namun pelanggan yang datang ke kantor pusat.

BACA JUGA: Status PPKM Level 1, Tirta Pakuan Buka Seluruh Layanan Pembayaran

“Saat ini, perangkatnya sudah siap, tinggal cetak banner saja. Hal ini wajib bagi seluruh pegawai maupun tamu yang akan memasuki kantor kami,” terang Rino Indira, Rabu (10/11/2021).

Rino menambahkan, posisi scan barcode ditempel tepat pada pintu masuk Perumda Tirta Pakuan. Dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, mereka yang hendak masuk diwajibkan melakukan check in scan dimana sudah terkoneksi dengan aplikasi.

Masih kata Rino, penggunaan aplikasi PeduliLindungi dilakukan bukan sekedar untuk formalitas saja. Jadi, ketika yang akan datang ke kantor belum memiliki PeduliLindungi, maka tidak akan diperkenankan untuk masuk. “Secara ketentuan kan seperti itu, dan dasarnya juga sudah ada,” tukas Rino.

BACA JUGA: Wajib Vaksin Jika Ingin Dapat BLT-DD

Rino mengaku, melalui penggunaan aplikasi ini diharapkan mampu menekan penyebaran virus corona di lingkungan kerja selain kewajiban penggunaan masker dan harus jaga jarak.

“Prokes lain tetap kita perhatikan dan wajib dilakukan. Inilah salah satu ikhtiar dari Tirta Pakuan untuk menekan penyebaran virus Covid-19,” pungkas Rino.

**handymehonk

Status PPKM Level 1, Tirta Pakuan Buka Seluruh Layanan Pembayaran

0

JURNAL INSPIRASI – Kasus Covid-19 yang semakin landai, dan Kota Bogor berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1, membuat layanan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan kembali membuka seluruh layanannya seperti semula.

Untuk itu, bagi pelanggan perusahaan plat merah dapat membayar tagihan melalui seluruh gerai milik Perumda Tirta Pakuan.    

“Sekarang PPKM level 1 untuk pelayanan kita sudah buka 100 persen. Artinya payment point kita di Tegalgundil dan Bogor Lakeside juga sudah buka,” kata Dirum Pemuda Tirta Pakuan Rivelino Rizki, kepada wartawan, Minggu (14/11/2021).

BACA JUGA: Elly Rachmat Yasin Ajak Masyarakat Perangi Covid-19

Dijelasakan dia, kasir yang berada di Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, kasir yang berada di Perumda Tirta Pakuan, Jalan Siliwangi telah buka kembali termasuk BjB yang merupakan partner yang menerima pembayaran.

“Untuk komplain juga sudah bisa agar lebih dimudahkan, bisa lewat aplikasi SIMOTIP, semua form pengaduannya juga sudah ada, nanti akan ditindak lanjuti sama teman-teman, atau melalui call center, tapi tetap menjaga protokol kesehatan agar tidak ada kerumunan,” ungkap dia.

Yang perlu diwaspadai untuk dilakukan pengaturan kerumunan adalah hari Senin, sedangkan untuk pelanggan yang datang untuk melakukan pembayaran tagihan atau pengaduan pada hari berikutnya relatif semakin berkurang.

BACA JUGA: Wajib Vaksin Jika Ingin Dapat BLT-DD

“Pengaduan yang paling banyak masuk, seperti air mengalir, meteran macet, Insya Allah kita tindak lanjuti, daerah mana memang krusial, ada yang hari Rabu kita keliling untuk melihat lokasi-lokasi mana yang tidak mengalir untuk dilakukan perbaikan,” ungkapnya.

Saat disinggung soal pendapatan, Rino-sapaannya, belum bisa memberi informasi detil, karena belum ada penghitungan akhir bulan.

“Mungkin nanti di awal November baru kelihatan hasil dari perhitungan bulan sebelumnya. Kita berkalkulasi di akhir Oktober besok nanti baru keliatan perubahannya setelah restoran, mall, toko dibuka kembali.  Recovery pendapatan kita berharap secepatnya. Kalau lihat Sabtu, Minggu sudah ramai tingkat hunian hotel, ya dengan begitu kita berharap secepatnya,” ucapnya.

BACA JUGA: Warga Apresiasi Pekerjaan Jalan Cijayanti – Bojong Koneng

Ia berharap, dengan status level 1, perekonomian akan bangkit dan mulai tumbuh lagi. Kemudian, sektor pariwisata kembali berjalan, karena terbukti saat ini tingkat hunian hotel sudah 100 persen, juga rapat-rapat sudah dilakukan di hotel.

“Ya diharapkan bisa meningkatkan pendapatkan seperti semula,” tutup dia.

**handymehonk

Elly Rachmat Yasin Ajak Masyarakat Perangi Covid-19

0

JURNAL INSPIRASI – Wakil Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) MPR RI Elly Rachmat Yasin mengajak masyarakat bergotong-royong memerangi pandemi Covid-19. Hal tersebut dikatakan Elly saat melaksanakan sosialisasi Empat Pilar di wilayah Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jumat (12/11/2021).

“Mari semua tetap hati-hati, waspada karena Covid-19 bisa datang kapan saja. Patuhi protokol kesehatan dan selalu menerapkan pola hidup sehat,” tegas Elly.

Menurutnya, perang melawan pandemi Covid-19 merupakan wujud daripada kecintaan tanah air. Melalui sosialisasi Empat Pilar ini, dia berharap para peserta yang terdiri dari istri para Kepala Desa (Kades) dan kalangan unsur pemuda se-Kecamatan Cariu bisa membantu pemerintah memerangi pandemi tersebut.

BACA JUGA: Partai Hanura Konsolidasi Internal Menuju 2024

Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor ini meyakini dengan gotong royong pandemi Covid-19 bisa diperangi dan penularannya bisa diminimalisir.

“TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah pusat dan masyarakat selama ini sudah bersinergi untuk memutus rantai penularan Covid-19. Sinergi tersebut harus semakin ditingkatkan,” katanya.

Anggota DPR RI dari Dapil V itu memaparkan, penanggulangan Covid-19 menjadi bagian menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA: Demokrat Solid Dukung AHY

“Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini sudah berdampak bukan hanya terhadap aspek kesehatan tapi juga sosial ekonomi. Oleh karena itu seluruh masyarakat utamanya pemuda-pemudi harus dapat menjadi garda terdepan dalam upaya penanggulangan Covid-19.” pungkasnya.

**nay/wisnu

Wajib Vaksin Jika Ingin Dapat BLT-DD

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Leuwinutug menyalurkan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) kepada puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Namun wajib vaksin menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan bantuan tersebut. Pembagian bantuan dilaksanakan di aula Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/11/21).

Kepala Desa Leuwinutug, Deden Saeful Hamdi mengungkapkan penyalurkan BLT-DD senilai Rp 600.000 ribu rupiah untuk bulan Oktober-November diberikan  kepada 35 KPM. Pembagian BLT-DD ini bagi masyarakat Desa Leuwinutug yang terkena dampak virus Covid-19 dan masyarakat pun wajib vaksinasi terlebih dahulu guna untuk mendapatkan bantuan ini.

BACA JUGA: Warga Apresiasi Pekerjaan Jalan Cijayanti – Bojong Koneng

“Karena dalam aturan Instruksi Bupati Bogor Nomor 4431/1154/dinsos/2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Vaksin Covid 19 terhadap Penerima Jaminan Sosial dan Bantuan Sosial,” jelas Kang Denz biasa disapa.

Bagi warga yang belum vaksinasi Covid-19 kata dia, ditunda dulu karena hal itu sudah tertuang dalam aturan Pemerintah Kabupaten Bogor. Tak hanya itu pihaknya pun melarang kepada warga Desa Leuwinutug yang telah mendapatkan dana bantuan untuk tidak membelanjakan barang barang yang tidak diperlukan.

“Misalnya membelanjakan perabotan rumah tangga, lalu baju dan celana. Kami sarankan untuk membelikan bahan pokok karena itu merupakan kebutuhan sehari-hari yang memang dikonsumsi,” ucapnya.

BACA JUGA: Polisi Buru Pelaku Pencurian Paket Kurir

Senada disampaikan Sekretaris Desa Leuwinutug, Faisal Abubakar As-Sidiq menjelaskan saat penyaluran BLT-DD pihaknya melakukan pemanggilan dari RT/RW guna mengurangi kerumunan dan memutuskan angka penyebaran virus Covid-19.

“Tak hanya itu kita meminta kepada warga untuk menerapkan protokol kesehatan, karena itu merupakan salah satu upaya kita memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya.

**nay/wisnu

Warga Apresiasi Pekerjaan Jalan Cijayanti – Bojong Koneng

0

JURNAL INSPIRASI – Warga Cijayanti mengapresiasi pekerjaan jalan Bojong Koneng – Cijayanti yang dikerjakan oleh CV.Oryano dengan total anggaran 6.872.900.000,00 yang turut diawasi oleh PT.Bumi Madani sebagai pengawas konsultan.

Kiki (45), salah satu warga yang sering melintasi jalur tersebut mengaku senang dengan adanya betonisasi jalan yang dianggarkan dari pemerintah, mengingat jalur tersebut banyak lobang kecil tapi cukup dalam. Jika sudah dibeton, dia merasa nyaman dan berharap kepada penyedia jasa untuk mengerjakan pekerjaannya sesuai dengan spek yang sudah ditentukan dari Pemerintah Kabupaten Bogor agar jalan ini awet dan bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang lama.

“Cukup memuaskan sih ya hasilnya, jalan sekarang jadi halus dan mulus, saya harap Pemkab lebih selektif lah dalam memilih kontraktor untuk mengerjakan pekerjaan ini, ya seperti perusahaan ini yang menurut saya cukup baik pekerjaannya,” ucap Kiki.

BACA JUGA: Pemuda Panca Marga Kabupaten Bogor Napak Tilas Pejuang 45

Terpisah disampaikan oleh Doni, pelaksana di lapangan yang menyampaikan bahwa dirinya berupaya semaksimal mungkin untuk mengerjakan pekerjaan yang sudah diamanatkan tanpa mengurangi spek yang sudah ditentukan agar masyarakat juga puas dengan hasil pekerjaan yang dilakukan.

“Alhamdulilah warga disini welcome dan tidak mempersulit pekerjaan kami hingga kami bisa mengerjakan pekerjaan disini dengan aman dan nyaman sesuai dengan spek yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai kontraktor sudah pastinya ada untung yang memang didapat, namun untung atau rugi sudah menjadi konsekwensi dalam sebuah pekerjaan. Hanya saja bukan berarti untuk mendapatkan keuntungan harus melakukan kecurangan. Pihaknya mengaku berkerja sesuai dengan gambar yang ada yang disediakan.

BACA JUGA: Polisi Buru Pelaku Pencurian Paket Kurir

“Akan terlalu banyak dampak jika melakukan kecurangan, apalagi kontrol sosial di lapangan itu berlapis, ada dari PUPR, pengawas konsultan, belum awak media dan LSM yang juga turut mengawasi pekerjaan ini. Jadi jika kita tidak sesuai spek pasti sudah dilakukan peneguran,” jelasnya, Sabtu (13/11).

Dia berharap masyarakat puas dengan hasil pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV. Oryano. Pihaknya juga punya masa pemeliharaan jika ada kerusakan dari hasil pekerjaan yang dilakukan. Adapun jika terjadi keretakan pada pada beton merupakan produk pabrikasi bacingplant, dan bisa juga karena ada beberapa faktor yang menyebabkan keretakan pada beton.

BACA JUGA: Partai Hanura Konsolidasi Internal Menuju 2024

” Sejauh ini kita memesan sesuai dengan yang sudah ditetapkan pada spek, sejauh ini proses pekerjaan sudah mencapai 60% dan alhamdulilah selama itu tidak ada kendala yang berarti. Semoga lancar sampai pekerjaan selesai. Pada intinya saya berterima kasih kepada warga yang sudah menilai positif pekerjaan kami,” pungkas Doni mengakhiri.

**naynur’ain

Partai Hanura Konsolidasi Internal Menuju 2024

0

JURNAL INSPIRASI – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menggelar workshop dan konsolidasi Nasional 2021 DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia yang dihadiri sedikitnya 800 kader dari berbagai provinsi untuk mendapatkan pembekalan secara lengkap tentang visi dan misi Partai Hanura hingga materi-materi lainnya

Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta menginginkan para kader mendapatkan bekal dari partai saat maju pada pemilihan umum tahun 2024 mendatang.

“Workshop & Konsolidasi Nasional Partai Hanura ini dibuat untuk memberikan pembekalan secara lengkap bagi anggota dewan di daerah-daerah dari tingkat kabupaten kota, provinsi hingga pusat. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruhnya siap untuk memenangkan pemilihan umum 2024 nanti.” Ujar Bapak Oesman Sapta selaku Ketua Umun Partai Hanura, Jumat (12/11/2021) malam.

BACA JUGA: Pemuda Panca Marga Kabupaten Bogor Napak Tilas Pejuang 45

Menurutnya, jika Partai Hanura berhasil mengemban amanah rakyat dengan cara tidak korupsi dan mampu mementingkan keperluan serta kepentingan masyakarat. Hal itu akan mengharumkan nama partai, begitupun sebaliknya. “Kalau memang kami yakini bahwa dia punya hati nurani dia punya satu kesiapan akhlak dan moral yang terpuji nanti pada saat menjabat, dia tidak akan korup. tidak membuat citra partai pendukung terpuruk, kan itu yang kami lakukan saat ini,”

Salah satu syarat calon kepala daerah yang sesuai dengan visi dan misi Partai Hanura kata dia yakni tidak terlibat tindak pidana korupsi pada saat menjadi kepala daerah.

BACA JUGA: Polisi Buru Pelaku Pencurian Paket Kurir

Calon kepala daerah dari Partai Hanura harus memiliki SDM yang berkualitas dan mengedepankan kepentingan rakyat. Untuk itu kegiatan ini perlu diselenggarakan “Workshop & Konsolidasi Nasional Partai Hanura 2021” di Hotel Grand Paragon, Jakarta pada tanggal 12-14 November 2021 yang berkerjasama dengan Lembaga Pengembangan Kesatuan Nasional Indpendent (LPKNI). Dari sini kami berharap para calon bisa mendapatkan bekal serta pengetahuan yang cukup. Ujar Zulhendri Chaniago selaku Ketua Panitia dari Partai Hanura.

Sudah lama juga sejak pandemi tidak ada pertemuan-pertemuan maupun agenda khusus dari Partai Hanura, saat ini merupakan waktu yang tetap untuk berkumpul serta menyatukan suara, visi dan misi seluruh anggota Partai Hanura sekaligus dapat memiliki bekal dari materi-materi yang akan diterima. Dengan ini, partai Hanura dapat memaksimalkan kemenangan pemilihan umum 2024 nanti.

**ass/rls

Polisi Buru Pelaku Pencurian Paket Kurir

0

JURNAL INSPIRASI – Polsek Gunungputri tengah memburu pelaku pencurian sekarung paket milik kurir Si Cepat yang dicuri di Jalan Karanggan Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Gunung Putri, Iptu Didin Komarudin, pihak kepolisian telah mengamankan rekaman CCTV yang mana ciri-ciri pelaku terekam di rekaman tersebut.

Bsca Juga: Pemuda Panca Marga Kabupaten Bogor Napak Tilas Pejuang 45

“Pihak korban belum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Putri. Namun sementara ini kita melakukan penyelidikan dan terus berupaya untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku,” kata Didin, Jum’at (12/11/21).

Didin mengatakan, Polsek Gunung Putri pun sudah mengantongi beberapa keterangan saksi dan bukti CCTV, anggota reskrim Polsek Gunung Putri sudah melakukan penyelidikan ke tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memeriksa CCTV dan mencari saksi bahan keterangan di TKP.

“Pelaku pencuri sekarung paket Si Cepat diduga suami istri, yang mana salah satu korban berinisial (A), dalam kejadian tersebut menyebutkan diduga pelakunya ada dua orang. satu laki-laki satu perempuan dimana pelaku tersebut terekam oleh CCTV,” ujar Didin.

Baca Juga: Terima Banprov, Pemdes Parakanmuncang Renovasi 20 RTLH

Atas adanya kejadian ini, aparat kepolisian pun menghimbau supaya kurir-kurir pengantar barang bisa lebih waspada lagi. “Kita imbau para kurir jangan lengah dan harus lebih berhati-hati saat mengantar paket,” pungkasnya.

**nay/tedy