31.8 C
Bogor
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1021

Seluruh Pebalap Kabupaten Bogor Lolos ke Porprov Jabar 2022

0

Ketua IMI Bangga Atas Kekompakan Tim


 

JURNAL INSPIRASI – Babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XIV untuk  cabang olahraga balap motor dilakukan  di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya.

Sebanyak 19 Kabupaten/Kota se Jawa Barat ambil bagian dan mengirimkan para pebalap terbaiknya  dalam babak kualifikasi Porprov XIV Jabar 2021 itu.

Wawan Wello salah satu pebalap Kabupaten Bogor yang dalam PON Papua kemarin mempersembahkan medali perak untuk Jawa Barat menjadi yang tercepat dalam Babak kualifikasi Porprov Jabar di Sirkuit sepanjang 1300m setiap putarannya.

Dalam babak kualifikasi kali ini, tim  balap motor Kabupaten Bogor berhasil meraih posisi pertama dan tercepat dengan catatan waktu 1 menit 2,595 detik, catatan waktu Wawan Wello ini terpaut 0,4 detik dari pebalap asal Kabupaten Cirebon.

BACA JUGA: GPI Jabar Akan Sweeping Hotel dan Restoran Di Puncak

Berkat hasil ini maka dipastikan Wawan Wello akan menjadi pebalap pertama yang lolos Babak Kualifikasi Porda Jawa Barat XIV dan membuktikan diri masih menjadi pebalap tercepat di Jawa Barat dan memastikan Kabupaten Bogor lolos di babak utama kelas usia diatas 18 tahun.

Kabupaten Bogor juga berhasil meloloskan pebalapnya ke Porprov XIV  Jawa Barat 2021  di kelas perorangan dibawah 18 tahun atas nama Angga Saputra berhasil.

Selain itu, pada  nomor beregu dibawah 18 tahun dengan pebalap Felix Putra Mulya dan Shendy Amalia Putra juga  berhasil lolos ke Porprov XIV Jabar 2021.

BACA JUGA: Minta Toko Mario Ditutup, Pedagang Akan Surati Satpol PP

Sementara untuk  balapan di kelas beregu diatas 18 tahun, Kabupaten Bogor berhasil meraih posisi pertama dengan komposisi pebalap Wawan Wello dan M. Abdul Azis.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom menyatakan rasa syukur atas hasil yang diraih para pebalapnya dalam BK Porprov XIV Jabar 2021.

Atas hasil ini, kata Aan, dipastikan Kabupaten Bogor akan mengikuti semua nomor yang dilombakan di cabor balap motor Porprov Jabar 2022.

“Syukur alhamdulillah semua pebalap Kabupaten Bogor berhasil lolos ke babak utama Porprov Jabar 2022,” tegas Aan Triana Al Muharom, Minggu, 22 November 2021.

BACA JUGA: Darya-Varia Raih Penghargaan Internasional ACES Awards 2021

Aan  juga  mengaku  bangga atas kekompakan dan sinergitas  tim  balap motor Kabupaten Bogor mulai dari pebalap, pelatih, mekanik dan pengurus IMI Korwil Kabupaten Bogor yang sudah bahu membahu dalam babak kualifikasi Porprov Jabar 2022

“ Saya juga ucapkan rasa terimakasih kepada atas dukungan KONI Kabupaten Bogor.serta  doa seluruh warga Kabupaten Bogor,” pungkas Aan yang juga tercatat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor ini.

**as.pangrango

422 Rumah di Lebak Banten Terendam Banjir Luapan Sungai Cipedang

0

JURNAL INSPIRASI – Sungai Cipedang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, meluap sejak 20 November 2021 yang mengakibatkan sebanyak 422 pemukiman warga terendam banjir. “Beruntung banjir itu tidak menimbulkan korban jiwa,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Pratama dalam keterangannya via telepon (21/11/2021).

Banjir yang melanda pemukiman Cipedang, hingga kini mencapai ketinggian 80 cm dan tim evakuasi masih di lapangan untuk membantu warga yang terdampak banjir.

BACA JUGA: Jalan Rusak, Truk Sawit Terguling di Jalan Raya Ciampea

Petugas dan relawan mengerahkan perahu karet untuk melakukan pertolongan. Tim evakuasi mendistribusikan bantuan berupa bahan pokok untuk warga yang terdampak banjir Sungai Cipedang.

“Kami berharap warga korban banjir bisa terpenuhi kebutuhan pangan dan bisa tidur ditempat yang layak,” ujar Febby.

BACA JUGA: Gunakan DD Akhir 2021, Pemdes Parakanmuncang Buat Jalan Jadi Mulus

Dia mengatakan, dari 422 unit rumah yang terendam banjir diantaranya berada di Kampung Sinar Bakti sebanyak 92 rumah, Sukamaju 102 rumah, Pakbar 56 rumah, Cipedang Lio 60 rumah dan Bangkong Reang ada 14 rumah.

Lokasi yang terendam luapan Sungai Cipedang ini tersebar di 11 RT di Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

**mianurjanah

Jalan Rusak, Truk Sawit Terguling di Jalan Raya Ciampea

0

Truk pengangkut sawit terguling di Jalan Raya Warung Borong, Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu (20/11/2021), pukul 17.00 WIB. Tergulingnya truk tersebut membuat arus lalu lintas terganggu karena muatannya jatuh berantakan di jalanan.

Penyebab truk terguling diketahui karena mengalami patah as roda belakang setelah melewati jalanan rusak dan berlubang. Akibat kejadian itu, kemacetan panjang tampak mengular dari arah Pasar Lama. Untuk menghindari kemacetan, kendaraan roda 4 dan 2 dialihkan ke jalan alternatif melalui jalur Pasar Baru Cimpea dan keluar di Polsek Ciampea.

Menurut salah satu warga sekitar Agus, mobil truck merah bermuatan kelapa sawit itu meluncur dari arah Rancabungur menuju arah Cigudeg. Diduga membawa muatan yang sangat banyak jalanan yang rusak dan berlubang besar membuat as roda belakang patah. “Patah as rodanya pas di depan Masjid AL Qodim Desa Benteng,” ujarnya.

BACA JUGA: Minta Toko Mario Ditutup, Pedagang Akan Surati Satpol PP

Tak lama dari kejadian, petugas Polsek Ciampea datang untuk mengatur lalulintas yang ada di TKP. “Ya lagi diatur lalu lintasnya oleh anggota yang sudah berada di lokasi,” kata Kapolsek Ciampea, Kompol Beben Susanto.

Dari kejadian itu tidak ada korban jiwa, namun kondisi kendaraan yang tidak bisa di kondisikan dengan cepat karena as roda belakang yang patah, sehingga harus memakan waktu yang cukup lama.

BACA JUGA: GPI Jabar Akan Sweeping Hotel dan Restoran Di Puncak

Seperti diketahui, Jalan Raya Warung Borong sudah hampir satu tahun ini kondisinya rusak dan berlubang, hingga tidak jarangnya kendaraan roda empat ataupun roda dua mengalami kecelakaan di tempat tersebut.

Kepala UPT Jalan, Bondan mengaku sudah beberapa kali mengusulkan untuk perbaikan jalan, lantaran anggaran tidak ada, masyarakat diminta bersabar menunggu perbaikan jalan tersebut.

**nauvalreyzkania

Minta Toko Mario Ditutup, Pedagang Akan Surati Satpol PP

0

JURNAL INSPIRASI – Pedagang Pasar Desa Caringin, sedikit bernafas lega setelah mengetahui Izin Mendirikan Bangunan Gedung (IMBG) Toko Mario belum ditandatangani Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kabupaten Bogor, Dace Supriadi.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Caringin, RK Muhamad Taofiq mengaku, setelah mendengar informasi terkait IMBG Toko Mario sudah terbit, para pedagang pasar tradisional aset desa langsung mencari tahu dengan mendatangi tim kuasa hukum.

 “Tim kuasa hukum juga awalnya kaget mendengar informasi IMBG sudah terbit. Tapi untuk meyakinkan kami semua, ternyata draf IMBG sudah keluar dan tinggal menunggu tandatangan dari Kepala BPMPTSP,” ungkapnya kepada wartawan.

BACA JUGA: GPI Jabar Akan Sweeping Hotel dan Restoran Di Puncak

Ketua paguyuban yang akrab dipanggil Jalal itu pun bersyukur dengan sikap dan komitmen dari Kepala BPMPTSP. Dimana, saat adanya permasalahan antara para pedagang dengan Toko Mario, tim teknis perizinan di Kabupaten Bogor ikut turun menyelesaikan konflik tersebut.

 “Setelah ada kesepakatan antara kami para pedagang dengan pemilik Toko Mario yang dituangkan didalam notulen, Pak Dace langsung mengambil sikap tegas tidak akan mengeluarkan IMBG Toko Mario sebelum permasalahan dengan pedagang pasar selesai,” ujarnya.

Namun, para pedagang masih mempertanyakan sikap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor yang memilih diam tanpa melakukan tindakan penutupan terhadap Toko Mario.

 “IMBG nya kan belum keluar, berarti melanggar aturan. Kenapa dibiarkan buka dan tidak ditutup lagi seperti dulu,” kata Jalal yang diamini para pedagang lainnya.

BACA JUGA: Jaro Peloy Bersama Barjap Sunat Puluhan Anak Leuwisadeng

Jalal mengungkapkan, para pedagang akan meminta Satpol PP untuk menjalankan tugas dan fungsinya dalam menegakan Peraturan Daerah (Perda) dengan memberikan surat permohonan.

 “Surat dari kami itu, nantinya akan ditembuskan ke Bupati Bogor, Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor. Intinya kami para pedagang minta agar Satpol PP menutup lagi Toko Mario,” tegasnya.

Sebelumnya, Ustadz Holilul Rosid, pedagang pakaian muslim di pasar desa menjelaskan, saat terjadi konflik antara pihak pedagang pasar dengan pengusaha Toko Mario, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Caringin memfasilitasi dilakukannya musyawarah yang melibatkan atau mengundang semua dinas terkait, mulai dari BPMPTSP, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Satpol PP Kabupaten Bogor dan pihak pedagang maupun pengusaha Toko Mario.

BACA JUGA: Penjaringan ke Tingkat Kabupaten Bogor, Formi Nanggung Gelar Lomba Senam Pancakarsa

 “Musyawarah itu pada hari Rabu tanggal 19 Mei 2021, bertempat di aula kantor Kecamatan Caringin,” jelasnya.

Diantara hasil musyawarah tersebut, kata Ustadz Holilul Rosid, yakni pihak paguyuban pedagang pasar keberatan atas adanya Toko Mario Group, karena harga barang di toko itu dibawah harga pasar dan membuat kerugian untuk pedagang pasar.

Selain itu, untuk persyaratan administratif IMBG atas Toko Mario sudah lengkap. Dan akan diterbitkan IMBG nya apabila sudah ada kesepakatan dengan paguyuban pedagang pasar.

**dedesuhendar/denipratama

GPI Jabar Akan Sweeping Hotel dan Restoran Di Puncak

0

JURNAL INSPIRASI – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jawa Barat (Jabar) akan melakukan sweeping ke hotel dan restoran serta cafe yang ada di wilayah Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. Itu dilakukan, untuk mencari tahu kebenaran terkait banyak nya hotel dan restoran di kawasan wisata alam yang belum memiliki sertifikat halal.

Bayu Noviandi, Ketua Bidang Hukum dan Politik DPW GPI Jabar mengatakan, sweeping yang akan dilakukan GPI Jabar didampingi para pengurus GPI Bogor ke hotel dan restoran di wilayah Puncak Cisarua, agar patuh terhadap aturan pemerintah.

Berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Prodak Halal, lanjut Bayu, setiap pemilik usaha yang prodak makanan atau jajanan, harus memiliki sertifikat halal.

BACA JUGA: Darya-Varia Raih Penghargaan Internasional ACES Awards 2021

 “Kami ingin tahu, apakah dari sekian banyaknya hotel, restoran hingga cafe yang ada di wilayah selatan Kabupaten Bogor ini melaksanakan amanat UU tersebut,” ungkapnya kepada wartawan saat melaksanakan kegiatan diskusi bersama para pengurus GPI Bogor, di Villa Kahuripan Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Sabtu (20/11).

Selain itu, Bayu menduga adanya oknum pengusaha hotel dan restoran yang sudah memiliki sertifikat halal, namun kenyataannya menjual prodak tidak yang halal.

 “Tujuan kami mendatangi semua tempat itu agar pelaku usaha tidak sampai menabrak aturan,” ujarnya.

Bayu pun mendorong agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pengawasan secara intens terhadap hotel, restoran dan cafe.

 “Pemkab Bogor harus membantu pengusaha yang belum memiliki sertifikat halal dengan membantu mempermudah proses keluarnya sertifikat tersebut,” paparnya.

BACA JUGA: Gunakan DD Akhir 2021, Pemdes Parakanmuncang Buat Jalan Jadi Mulus

Tidak hanya itu, pria yang aktif sebagai advokat ini pun meminta Pemkab Bogor, tidak membiarkan pelaku usaha hotel dan restoran yang menjual prodak tidak halal.

 “Kalau ditemukan ada yang menjual prodak tidak halal, maka Pemkab Bogor harus menindak tegas dengan menutup hotel atau restoran itu,” tegas Bayu.

Senada dengan Bayu, Doni pengurus GPI Bogor Raya mengungkapkan, wilayah selatan Kabupaten Bogor yang merupakan tempat pariwisata alam, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, baik lokal maupun manca negara.

 “Jadi kalau kami lihat, sangat rawan adanya penjualan prodak yang tidak halal. Makanya kami akan segera melakukan sweeping,” tukasnya singkat.

**dedesuhendar

Darya-Varia Raih Penghargaan Internasional ACES Awards 2021

0

JURNAL INSPIRASI – PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia) berhasil meraih predikat Asia Best Performing Companies pada ajang penghargaan bergengsi Asia Corporate Excellence & Sustainability Awards (ACES Awards) 2021. Penyerahan penghargaan dilaksanakan secara online pada Jumat (19/11/2021) dan diterima langsung oleh Jose S. Romana selaku Presiden Direktur dan Ian Kloer selaku Wakil Presiden Direktur dari PT Darya-Varia Laboratoria Tbk.

Di bawah naungan MORS Group, ACES Awards adalah sebuah penghargaan internasional yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan di Asia yang menginspirasi dan mendukung keberlanjutan ekosistem melalui program-program bisnis. Penghargaan ini merupakaan pengakuan terhadap perusahaan kecil, menengah maupun besar melalui pelayanannya serta kontribusinya terhadap komunitas lokal dan global.

BACA JUGA: PTM Terbatas di SDN Sukadamai 2 Kota Bogor Dihentikan 10 Hari

Darya-Varia mampu menyabet penghargaan prestisius ini karena dinilai sebagai salah satu Perusahaan yang mampu bertahan ditengah kondisi ekonomi yang tidak menentu akibat pandemi. Selain itu, Darya-Varia juga aktif menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial yang berkontribusi kepada kesejahteraan masyarakat dan lingkungan sebagai bentuk dari program keberlanjutan Perusahaan terhadap dunia Kesehatan. Dalam penilaiannya, Darya-Varia juga berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja bahkan mencetak performa Perusahaan yang lebih baik.

“Darya-Varia merasa terhormat dapat diakui dan diberikan penghargaan sebagai salah satu perusahaan terbaik di Asia. Pengakuan ini merupakan hasil motivasi, dedikasi dan keunggulan dari seluruh karyawan Darya-Varia. Atas nama manajemen Darya-Varia, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua karyawan kami karena menjunjung tinggi standar kualitas dan kreativitas dalam semua aspek bisnis kami. Oleh karena itu, ‘piala’ ini didedikasikan untuk Prajurit yang pekerja keras, ulet, dan penuh kemenangan!” ucap Jose S. Romana dalam siaran pers yang diterima Jurnal Bogor, Minggu (21/11).

BACA JUGA: Wakili Kabupaten Bogor, Desa Gunung Putri Ikuti Lomba Satkamling

Pada kesempatan yang sama, Head of Legal & Corporate Secretary Darya-Varia, Widya Olivia Tobing menambahkan, “penghargaan ini memotivasi kami untuk bisa lebih menginspirasi dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia, sejalan dengan visi Perusahaan yaitu membangun Indonesia yang lebih sehat.”

Dalam penghargaan ini, Darya-Varia melewati sejumlah tahapan seleksi yang cukup ketat. Tidak hanya riset dan penilaian pendahuluan yang dilaksanakan oleh MORS Group, namun Darya-Varia perlu melalui tahapan interview panel dengan dewan juri, verifikasi data serta melengkapi dokumen-dokumen sebagai bagian penunjang dari penentuan predikat tersebut.

**ass/rls

Gunakan DD Akhir 2021, Pemdes Parakanmuncang Buat Jalan Jadi Mulus

0

JURNAL INSPIRASI – Akes penghubung yang  bersatus  jalan desa  di Kampung Cogreg – Pasirsaga berdiameter 189× 2,5 meter menjadi target  pembangunan Pemerintah Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Mauludin

Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin menerangkan, selain  pembangunan di Kampung Cogreg-Pasirsaga begitu juga pelaksanaan pada jalan lingkungan yang berlokasi di dua kampung, yakni Kampung Pasirahad serta Kampung Blokparis sepanjang 515 meter.

“Pembangunan insfrastruktur,  baik Jalan desa maupun jalan lingkungan pada peningkatan  dengan cara di hotmix,” kata Kepala Desa Parakanmuncang, Mauludin, Minggu (21/11).

BACA JUGA: Jaro Peloy Bersama Barjap Sunat Puluhan Anak Leuwisadeng

Mauludin menyebutkan, pembangunan jalan ini sudah lama dinantikan warga hingga dibiayai dari Dana Desa (DD) tahap akhir 2021.

Musababnya, kondisi jalan itu sebagian sudah mengalami kerusakan, ditambah adanya  usulan masyarakat yang disampaikan melalui RT setempat, maka  jalan tersebut menjadi prioritas pembangunan.

BACA JUGA: Penjaringan ke Tingkat Kabupaten Bogor, Formi Nanggung Gelar Lomba Senam Pancakarsa

Sementara, Tim Pelaksana Kegiatan Bily  menjelaskan,  bukan hanya Dana Desa yang digunakan untuk membangun insfrastruktur, termasuk pemanfaatan anggaran APBD dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat tahun anggaran 2021 di satu titik lokasi.

“Berikut anggaran Banprov pada September digunakan hotmix jalan lingkungan yang berlokasi di Kampung Masiun,” tukasnya.

**aripekon

Penjaringan ke Tingkat Kabupaten Bogor, Formi Nanggung Gelar Lomba Senam Pancakarsa

0

JURNAL INSPIRASI – Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menggelar serangkaian lomba olahraga senam Pancakarsa.

Acara yang berlangsung di GOR Perumahan Tegal Lega Permai, Desa Kalongliud, Minggu (21/11) diikuti sejumlah  peserta lomba dari masing-masing  desa se-Kecamatan Nanggung.

Ketua FORMI Kecamatan Nanggung Efrida Yulia Susanti mengatakan, perlombaan senam Pancakarsa untuk  penjaringan yang kemudian peserta pemenang  akan  diikut sertakan pada  perlombaan senam Pancakarsa tingkat Kabupaten Bogor.

BACA JUGA: Ridwan Muhibi: Penanggulangan DBD Harus Serius

“Digelarnya lomba senam Pancakarsa tersebut tak lain untuk menjalin silaturahmi antar masyarakat Nanggung, terlebih   untuk meningkatkan imun masyarakat di masa Pandemi Covid-19.,” ujar Ketua Formi Kecamatan Nanggung Efrida Yulia Susanti kepada Jurnal Bogor, Minggu (21/11).

Selama pelaksanaan lomba senam Pancakarsa kata dia alhamdulilah  berjalan lancar. “Atas partisipasi dan dedikasinya dalam mengikuti lomba ini kami ucapkan terimakasih,” ungkapnya.

Program Pancakarsa merupakan program utama Bupati Bogor Ade Yasin dan Wakil Bupati Iwan Setiawan yang diambil dari Karsa Bogor Membangun, Cerdas, Sehat,  Maju, dan Karsa Bogor Berkeadaban.

BACA JUGA: Jaro Peloy Bersama Bariap Sunat Puluhan Anak Leuwisadeng

Seiring   berjalannya sosialisasi di masyarakat, tambahnya, senam Pancakarsa sudah masuk dikalangan pelajar baik pendidikan SD, SMP maupun SMA. “Senam Pancakarsa merupakan olahraga murah meriah dan merakyat,” tandasnya.

Lebih lanjut Efrida mengatakan, pandemi bukan alasan untuk kita berhenti berkreasi  artinya Kecamatan Nanggung waktu itu telah membuktikan mendapat juara 3 pada perlombaan senam Pancakarsa 2020 lalu.

Dengan begitu, kata Efrida, dia tetap optimistis, mudah mudahan  Nanggung sesuai jargon bisa manggung dan bisa mendapat juara satu.

**aripekon

Ridwan Muhibi: Penanggulangan DBD Harus Serius

0

JURNAL INSPIRASI – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Ridwan Muhibi angkat bicara terkait penanggulangan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Terlebih belum lama ini penyakit dari gigitan nyamuk itu menewaskan 2 warga di kabupaten Bogor.

Ridwan Muhibi mengatakan, untuk penanggulangan DBD harus serius. Tidak hanya terjadi di Kecamatan Nanggung, karena di Kecamatan Ciampea pun sudah terjadi, bahkan sudah ada yang meninggal.

“Jangan dianggap sesuatu yang tidak serius, seharusnya penanganan-penanganan harus bisa di sampaikan dengan yang lain. Karena DBD mematikan juga, kasus di Kabupaten Bogor cukup tinggi juga,” ungkapannya kepada Jurnal Bogor dihubungi via telepon selularnya, Minggu (21/11/2021).

BACA JUGA: Jaro Peloy Bersama Bariap Sunat Puluhan Anak Leuwisadeng

Tidak hanya itu, bahkan dirinya mendapat banyak laporan dari masyarakat terkait dengan kasus DBD.

“Banyak yang laporan, kami pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar segera menangani karena terkait DBD sudah menjadi perhatian kita bersama,” tuturnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan puskesmas-puskesmas agar meningkatkan pengamanan salah satunya dengan fogging (pengasapan) dan harus selalu berkoordinasi dengan lingkungan masyarakat.

BACA JUGA: Deteksi Dini Gangguan Ketertiban, Satpol PP Bentuk Kampung Tertib Trantibum

“Penyuluh-penyuluhan fogging melalui RT/RW sehingga memberikan pemahaman pola hidup sehat kepada masyarakat. Saya meminta agar dibuatkan Satgas DBD sehingga terarah sosialisasi diberikan kepada masyarakat,” pungkasnya.

**andres

Jaro Peloy Bersama Barjap Sunat Puluhan Anak Leuwisadeng

0

JURNAL INSPIRASI – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersama Komunitas Angkot Barisan Jalmi Peduli (Barjap) berikut dengan Pasukan Sunat, menggelar bhakti sosial khitanan massal.

Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Pasar Rakyat Leuwisadeng, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor itu, sebanyak 43 peserta anak ikut dalam khitanan massal tersebut.

Selain sunat gratis, peserta sunat massal juga mendapatkan bingkisan berupa kain sarung, baju muslim, dan sejumlah uang.

BACA JUGA: Deteksi Dini Gangguan Ketertiban, Satpol PP Bentuk Kampung Tertib Trantibum

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Nurodin atau yang biasa disapa Jaro Peloy itu mengaku sangat respons dan menyambut gembira atas inisiatif yang dilakukan oleh Pasukan Sunat tersebut.

“Kita tau budaya khitanan di masyarakat masih menjadi sesuatu yang istimewa. Dengan adanya gerakan Pasukan Sunat ini terlebih di tengah keadaan hari ini, sangat memberikan kemudahan bagi peserta menengah ke bawah,” ungkapnya.

Nurodin berharap Pasukan Sunat terus melakukan kegiatan-kegiatan sosial seperti ini melayani dengan sukarela karena Allah SWT.

“Kita manusia sebagai mahluk sosial, mudah-mudahan ini bermanfaat. Karena, kami hari ini sebagai orang yang belum bermanfaat, tapi kami berusaha bagai mana bisa bermanfaat untuk orang lain,” imbuhnya.

BACA JUGA: Fungsi Pengawasan Diperumkim Lemah

Sementara itu Direktur Utama Pasukan Sunat Nyoto Kenyok mengatakan, kegiatan tersebut sudah kesekian kalinya digelar dengan melakukan kegiatan sosial bersama, dalam wujud sunatan massal gratis.

“Kita dipertemukan silaturahmi Pasukan Sunat dengan para rekan-rekan kami dari anggota DPRD Kabupaten Bogor Nurodin dan Komunitas Barjap. Alhamdulillah kita berbagi dengan memberikan sesuatu yang istimewa karena sunat itu cuma sekali,” jelasnya.

Ia menerangkan, sebanyak 43 peserta dari target 50 anak di Kecamatan Leuwisadeng diharapkan bisa mencakup wilayah sekitarnya yang ada di Bogor Barat. “Untuk usia tidak terbatas asal bersedia kita kerjakan,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut berawal dari ketika bencana longsor dia terus berkoordinasi dan bekerja sama dari desa ke desa.

“Ini adalah sesuatu yang istimewa kita tidak merencanakan dan tidak berlalu ambisi, ketika kita melakukan sunatan diberikan kesempatan untuk melakukan pelayanan mengabdi kepada masyarakat,” pungkasnya.

**andres