26.1 C
Bogor
Friday, August 21, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1022

Jelang Nataru, Pemcam Cijeruk Lakukan Pendataan dan Bentuk Tim Gabungan

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Cijeruk, Kabupaten Bogor, melakukan pendataan sejumlah villa, resort maupun wisma yang ada di setiap desa. Pendataan itu dilakukan, untuk persiapan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Camat Cijeruk, Bangun Sapta Siswa mengungkapkan, pendataan potensi wilayah yang ada di setiap desa, perlu dilakukan menjelang Nataru, baik itu villa, wisma hingga resort.

“Kalau hotel di wilayah Cijeruk ini tidak ada. Jadi ketiga tempat yang biasa disewakan itu, kami lakukan pendataan bekerjasama dengan desa,” ujarnya kepada wartawan.

BACA JUGA Alokasi Samisade, Ketakutan Warga Loji Diketahui Kades

Selain mendata, mantan ajudan era Bupati Bogor, Rachmat Yasin tersebut mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim gabungan untuk memantau wilayah saat Nataru. Tim yang dibentuk itu beranggotakan, mulai dari Babinsa, Babinmas, Satpol PP, staf kecamatan dan juga Satgas Covid-19.

“Saya juga berikan himbauan kepada masyarakat. Himbauan itu berdasarkan surat edaran Bupati Bogor,” ungkapnya.

Sesuai surat edaran Bupati Bogor, tingkat hunian wisma, villa dan resort harus 50 persen dari jumlah kamar yang tersedia. Dan untuk melaksanakan surat edaran itu, nantinya tim yang sudah dibentuk akan memantau tingkat okupansi baik yang ada di villa, wisma, resort dan tempat wisata lainnya yang ada di wilayah Cijeruk.

 “Karena di Cijeruk tidak ada gereja, saya rasa tidak ada perayaan Natal disini. Tapi untuk mengantisipasi, kami hanya akan melakukan pengecekan saja ke wisma, villa dan resort,” kata Camat Cijeruk.

BACA JUGA Wujudkan Desa Sehat, FKDS Cibungbulang Dikukuhkan

Untuk tahun baru, sambung Bangun, para kepala desa (Kades) yang di wilayahnya terdapat potensi, seperti villa, wisma dan resort, sudah dikumpulkan dan dilaksanakan rapat. Adapun pembahasan dalam rapat, lebih kepada penerapan protokol kesehatan (Prokes) dan melaksanakan ketertiban umum untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19.

“Di Kecamatan Cijeruk ada lima desa yang terdapat tempat-tempat seperti itu, yakni Desa Cibalung, Sukaharja, Cipelang, Tajurhalang dan Tanjungsari,” paparnya.

Bangun menghimbau, saat perayaan Nataru para pemilik atau pengelola wisma, villa dan resort agar menerapkan pembatasan pengunjung untuk menghindari kerumunan dengan  maksimal 50 orang dari kapasitas yang ada.

“Saya sudah sebar himbaun tersebut ke seluruh pengelola villa, resort dan wisma. Dan saya minta himbauan ini dapat dilaksanakan dan ditaati oleh semuanya,” tegasnya.

BACA JUGA Andalkan Perkebunan, Desa Setu Rintis Jadi Desa Wisata

Ketua Paguyuban Kades Kecamatan Cijeruk, Rusyadi menyatakan, pendataan dan juga himbauan sudah dilakukan para kades untuk mempermudah pelaksanaan pengawasan saat Nataru.

“Kami kades yang ada di Kecamatan Cijeruk, telah mendata semua potensi yang ada di wilayah. Termasuk surat edaran bupati untuk membatasi jumlah pengunjung hanya 50 persen, sudah kami sampaikan kepada semua pengelola villa, resort maupun wisma,” tukas Kades Cibalung itu.

**deni pratama

Alokasi Samisade, Ketakutan Warga Loji Diketahui Kades

0

JURNAL INSPIRASI – Rasa cemas dan takut terjadi longsor yang selama ini dirasakan warga Kampung Loji RT 04 dan 05 di RW 02, Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor karena berada di atas tebing, diketahui Kepala Desa (Kades) Cileungsi, Baban Subandi. Hal itu dibuktikan Kades yang sudah dua periode dipercaya warga menjadi orang nomor satu di Cileungsi dengan membangun tembok penahan tebing (TPT) tersebut.

Baban Subandi mengatakan, pembangunan TPT di Kampung Loji, menjadi program skala prioritas desa untuk tahun 2021 ini. Alasannya, tebing yang berada di bawah pemukiman warga itu, rawan terjadi longsor.

“Dulu pernah longsor dan langsung ada penanganan perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Tapi masih ada sisa tebing yang belum dipasang TPT, lantaran saat itu anggaran pembangunan nya hanya cukup di titik longsor saja,” katanya kepada wartawan di kantor Desa Cileungsi, Rabu (22/12).

BACA JUGA Wujudkan Desa Sehat, FKDS Cibungbulang Dikukuhkan

Baban menjelaskan, terlaksananya pembangunan TPT tebing yang berada di dua RT itu, setelah mendapatkan bantuan dari Pemkab Bogor melalui program Satu Miliar Satu Desa (Samisade).

“Bantuan anggaran dari program unggulan Bupati Bogor, Ade Yasin, turun juga ke desa kami,” ungkapnya.

Melalui program Samisade, lanjutnya, sepanjang 80 meter dan tinggi 8 X 030 meter, tebing yang selama ini dikhawatirkan longsor kembali, sudah dilakukan pengerjaan pembangunan oleh tim pelaksana kegiatan (TPK) Desa Cileungsi.

 “Mudah-mudahan pembangunannya cepat selesai. Kalau melihat cuaca sekarang ini yang sering hujan, takut juga,” papar Kades milenial tersebut.

Tidak hanya pembangunan TPT, warga pun mengajukan ke pihak desa agar akses jalan yang hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua itu, dilakukan pelebaran. Sehingga, dapat dilalui kendaraan roda empat atau mobil.

“Makanya jarak antara jalan dengan pembangunan TPT sekitar 8 meter lebarnya. Nanti akan kami lakukan pengurukan, biar jalan yang awalnya sempit menjadi lebar agar kendaraan roda empat bisa masuk,” jelas Baban.

BACA JUGA Andalkan Perkebunan, Desa Setu Rintis Jadi Desa Wisata

Selain di Kampung Loji, Pemerintah Desa (Pemdes) Cileungsi juga, mengalokasikan anggaran Samisade ke pembangunan TPT di Jalan Ciherang-Cileungsi, yakni di wilayah RT 6 RW 03 dan RT 01 RW 05.

 “Untuk panjang dan tinggi TPT yang dibangun di jalan menuju dua kampung tersebut, sama persis dengan yang di Kampung Loji,” tegas Baban.

Baban berharap, semua kegiatan pembangunan yang saat ini sedang tahap pengerjaan, bisa berdampak terhadap kemajuan Desa Cileungsi, terutama dapat membantu meningkatkan perekonomian warga.

“Tidak hanya mengantisipasi terjadinya longsor saja, pembangunan TPT yang kami kerjakan ini, salah satu bagian pendukung jalan yang menjadi akses utama warga beraktivitas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pemdes Cileungsi melaunching dan melakukan syukuran saat peletakan batu pertama pembangunan TPT dengan mengundang Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ciawi, beserta para tokoh yang ada di Desa Cileungsi.

BACA JUGA Hari Ibu, Srikandi Cihud Tanam 1000 Pohon

Sementara, Megan, warga Kampung Loji mengakui, jika selama ini merasa takut akan terjadi kembali longsor di wilayahnya, terutama saat musim hujan.

“Kalau cuaca hujan, saya sering takut longsor bila berada di rumah. Rumah saya berada di atas tebing yang sekarang dibangun,” paparnya.

Megan bersyukur akhirnya Pemdes Cileungsi melakukan pembangunan tebing itu dengan memasang TPT. Dengan begitu, dirinya dan warga Kampung Loji lainya tidak lagi merasa takut longsor.

 “Saya berterima kasih kepada Kades Cileungsi dan juga Bupati Bogor, karena sudah membangun tebing di kampung ini agar tidak lagi longsor,” tukasnya.

**dede suhendar

Kolaborasi, Tirta Pakuan Terlibat di Kampung Perca Sindangsari

0

JURNAL INSPIRASI – Hadirnya Kampung Perca di Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, tak lepas dari bantuan dan kolaborasi sejumlah instansi yang turut membantu dalam memberikan CSR-nya. Salah satunya Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

“Kita bersyukur, diberi berkesempatan turut berkolaborasi dengan instansi-instansi lain untuk tahap awal pembentukan Kampung Perca ini, ada tiga gerai yang dapat kami salurkan dari dana CSR kami dan digabung dengan instansi lainnya, tentunya harapan kami bagi Kota Bogor Kampung Perca ini dapat menjadi percontohan dan sekaligus memberikan nuansa-nuansa baru yang menarik bagi pengunjung nantinya,” jelas Dirut Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan, baru-baru ini.

Kemudian, Camat Bogor Timur Rena Da Frina menambahkan, Kampung Perca merupakan salah satu kampung tematik yang ada di wilayahnya, yang terwujud berkat dukungan kolaborasi dari semua pihak.

BACA JUGA Penyuka Drakor Wajib Kunjungi GS The Fresh ala Korea Store

“Kita garap (Kampung Perca) dengan sistem kolaborasi antar semua instansi dan stakeholder. Banyak CSR yang kita dapatkan di sini hampir Rp500 juta,” ujarnya.

Rena mengaku, pembangunan Kampung Perca saat ini merupakan tahap pertama dan baru memiliki empat galeri untuk memasarkan produk.

Selanjutnya secara bertahap dilakukan penambahan galeri yang ditempatkan di rumah-rumah warga.

“Saya bilang ini tahap pertama ada empat galeri dengan memanfaatkan rumah warga setempat. Produknya juga buatan warga setempat. Target kita nanti ada 15 galeri yang tersebar di 6 RT di RW06,” tandasnya.

Rena juga mengatakan, di Kampung Perca sebelumnya memang ada konveksi rumahan, dan hal ini menjadi pokok penting dalam pengem bangan Kampung Perca untuk pemberdayaan warga setempat.

BACA JUGA Hari Ibu, Srikandi Cihud Tanam 1000 Pohon

“Jadi kita memang memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang masa pendemi Covid-19 ini tidak ada penghasilan, karena suaminya diputus kerja, terlilit hutang rentenir dan sebagainya,” ungkapnya.

Saat ini, ada 15 orang ibu rumah tangga yang tergabung mengkreasikan sisa potongan kain menjadi produk yang bernilai tinggi. Produk itu mulai dari pansi, auter, sarung bantal, body bag, keset, masker dan sebagainya.

Sisi lain, wilayah Kampung Perca juga kini tampil berbeda dengan suasana lingkungan yang tertata dan menarik untuk dikunjungi terutama bagi pencari spot foto dan aneka kerajinan.

Handy Mehonk

Wujudkan Desa Sehat, FKDS Cibungbulang Dikukuhkan

0

JURNAL INSPIRASI – Forum Komunikasi Desa Sehat (FKDS) tingkat Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor dikukuhkan. Pasalnya masih banyak warga desa di wilayah Kecamatan Cibungbulang yang masih melakukan pola hidup tidak sehat. Tentunya dengan pengukuhan ini diharapkan bisa memecahkan persoalan kesehatan tersebut.

Ketua FKDS Kecamatan Cibungbulang Agus Sutardi mengatakan, guna mewujudkan Desa Sehat dan kecamatan sehat pihaknya mendorong Pancakarsa Bogor Sehat.

“Di tahun 2023 – 2024 sudah bebas dari Open Defecation Free (ODF) atau Buang Air Besar Sembarangan (BABS) jadi Kecamatan Cibungbulang diindikasikan ada lima desa yang masih BABS,” ungkapnya, Selasa (21/12).

BACA JUGA Andalkan Perkebunan, Desa Setu Rintis Jadi Desa Wisata

Ia menjelaskan, ada sekitar 5 desa yang memiliki taraf hidup yang tidak sehat di lingkungan desa. “Lima desa yang kurang sehat antara lain Desa Situ Udik, Situ Ilir, Cemplang, Cibatok 1 dan Desa Ciaruteun Udik. Jadi kita akan membuat lima desa tersebut agar menjadi Desa Sehat di Kecamatan Cibungbulang,” jelasnya.

Menurut Agus, pihaknya akan terus mendata terhadap lima desa tersebut lantaran masih banyaknya rumah warga yang tidak memiliki septictank.

“Kami akan mendata dan mengarahkan di satu desa di lima desa yang menjadi target percontohan berapa rumah yang tidak mempunyai septictank agar membuatnya dan warga disana masih banyak buang air besarnya di sungai,” bebernya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa instansi salah satunya dari Satgas Bogor Sehat.

BACA JUGA Hari Ibu, Srikandi Cihud Tanam 1000 Pohon

“Kita akan kordinasi dengan pemerintah desa untuk dibuatkan MCK dan kemungkinan kita juga akan mengajukan ke Kabupaten Bogor Satgas Bogor Sehat, jadi walaupun rumahnya bagus tetapi masih ada septictank dibuang ke sungai didata dan diberi arahan untuk membuat septictank diharapkan lima desa ini menjadi desa percontohan Desa sehat,” paparnya.

Tentunya dengan ada gagasan seperti ini bisa memberikan edukasi terhadap masyarakat agar menjaga hidup sehat.

“Dengan adanya forum Kecamatan sehat Kabupaten Bogor dengan Pancakarsa menjadi Bogor Sehat kami sangat mendukung program ini,” pungkasnya.

**andres

Andalkan Perkebunan, Desa Setu Rintis Jadi Desa Wisata

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa (Pemdes) Setu, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor saat ini tengah merintis desa wisata secara mandiri untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Kepala Desa Setu Esa Asmarini mengutarakan, dia mengajak masyarakatnya untuk mengelola bersama-sama yang menghasilkan manfaat untuk warga.

“Desa wisata di Desa Setu ini yang saat ini kita rintis, salah satunya kita sekarang mempunyai perkebunan kurma dan duren, perkebunan sawit milik warga sehingga dari perkebunan ini kita ingin membuat konsep pariwisata yang bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (22/12).

BACA JUGA Ratusan PHL di UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol Dapat Bantuan Sembako

Dia mengatakan selain memiliki ruang terbuka untuk masyarakat, dirinya juga selalu mengajak untuk menciptakan lapangan kerja yang bisa memanfaatkan potensi yang ada di desanya.

“Kita terus lakukan dan menggiring ini dengan konsep desa wisata yang kita harus coba, lahan seluas 10 hektar ini untuk mendukung apa yang bisa dijadikan penunjang di desa wisata ini,” kata dia.

Menurutnya, masyarakat harus mendukung karena kalau sudah mempunyai keinginan untuk punya desa wisata itu minimal sarana dan prasarana harus ada terutama keamanan.

“Jangan sampai kedepan kita sudah ada desa wisatanya tapi dari pemahaman masyarakatnya yang kurang,” bebernya.

Selain itu sosok wanita yang memimpin warga sebanyak 5000 jiwa ini menjelaskan, dengan kondisi dari segala kekurangan warganya, baik dari Sumber Daya Manusia (SDM) maupun dari hal lainnya, namun, tidak membuat dirinya gentar untuk terus berusaha.

BACA JUGA Hari Ibu, Srikandi Cihud Tanam 1000 Pohon

“Saya sangat menyadari SDM di kita ini sangat beragam. Jadi pertama saya selalu sering berusaha untuk lebih dekat dengan masyarakat, baik masuk di pengajian, di kelompok tani, apa yang terjadi dan bagaimana memecahkan permasalahan -permasalahan tersebut,” ujarnya.

Bahkan dia bekerjasama dengan beberapa perusahaan salah satunya Biofarma untuk meningkatkan sektor SDM di wilayahnya dengan cara sekolah membaca untuk para lansia.

“Saya bekerjasama dengan Biofarma, saya ingin warga yang tidak bersekolah tidak bisa membaca dan menghitung itu kita sekolahkan di ini di Kantor desa seminggu 3 kali datang kesini. Jadi warga yang tidak bisa membaca. Kalau kemarin sekitar 33 orang cuman yang mendapat penghargaan sekitar 22 orang,” jelasnya.

BACA JUGA Penyuka Drakor Wajib Kunjungi GS The Fresh ala Korea Store

Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta kepada karang taruna agar selalu aktif dalam menyikapi peluang, sehingga dia akan optimalkan gagasan tersebut dalam penganggaran.

“Kita harus bisa memanfaatkan peluang, saya sebagai kepala desa, apa program yang karang taruna inginkan, kita titipkan program itu di Musrenbang sehingga kita bisa memasukan itu,” bebernya

Selama menjabat 2 periode sebagai Kepala Desa, ia berupaya agar kesenjangan sosial dan ekonomi warganya berubah dan meningkat. “Saya berharap selama saya menjabat sebagai kepala desa. Saya berkeinginan mengajak dan mengubah Desa Setu ke arah yang lebih baik, meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik. Sehingga meningkatkan perekonomian, sosial, budaya maupun keagamaan sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh,” pungkasnya.

**andres

Penyuka Drakor Wajib Kunjungi GS The Fresh ala Korea Store

0

JURNAL INSPIRASI – Keren, untuk para pecinta ala Korea, kini hadir di Kota Bogor tepatnya di Mall Boxies yang berlokasi di Jalan Raya Tajur, dipenghujung tahun 2021 ini, membuka tenant baru dengan gaya Korea Store, Supermarket GS THE FRESH, Selasa (21/12/2021), baru-baru ini.

“Akhirnya Mall Boxies123 miliki Supermarket berkelas, Kehadiran Supermarket GS THE FRESH dengan ala Korea Storenya di tempat kami ini sangat ditunggu-tunggu oleh para pengunjung setia kami, dengan adanya supermarket ini semoga Boxies bisa lebih maju,” ungkap General Manager Boxies 123 Mall Hadi Widjaja.

Menurut Hadi, Supermaket GS THE FRESH di Boxies ini merupakan outlet yang ke tujuh dari Perusahaan ritel terbesar di Korea, GS Retail.

BACA JUGA Bogor Ganjil Genap Lagi

“Disini kami menawarkan produk-produk segar, harga yang kompetitif dan lingkungan belanja yang berorientasi konsumen dipastikan GS THE FRESH ini dapat menarik minat warga Bogor khususnya para penggemar Korea untuk datang berbelanja, karena GS THE FRESH menjual berbagai macam korean food seperti kimbap, tteokbokki, ramyeon, jajangmyeon, mie instan Korea hingga es krim khas korea,” tuturnya.

Hadi melanjutkan, tidak hanya korean food saja, GS THE Fresh juga menawarkan berbagai macam produk seperti makanan segar, makanan olahan, kebutuhan rumah tangga, produk kecantikan, produk kebersihan, barang-barang elektronik, dan produk-produk lainnya.

Dilokasi yang sama, Direktur Business Development PT. GS Retail Indonesia, Nugroho Setiadharma di sela-sela Acara Pembukaan menambahkan.

BACA JUGA JungleLand is Back!

“Gerai yang berada di Boxies ini merupakan gerai kami yang pertama ada di dalam mall di Kota Bogor dan gerai ketujuh yang sudah kami buka di Indonesia, kami lihat potensi Kota Bogor cukup menjanjikan sehingga kami tidak mau melewatkan kesempatan besar ini dan semoga harapannya Supermarket GS THE FRESH dapat diterima di Kota Bogor dan performanya akan sama atau bahkan lebih baik dari gerai-gerai kami sebelumnya,” sambungnya.

Sementara itu, hadir dalam Pembukaan Supermarket No.1 di Korea ini, Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim, Owner Boxies 123 Mall Anton Suleiman, GM Boxies 123 Mall Hadi Widjaja, Mr. Sunny Direktur Operation & Marketing PT. GS Retail Indonesia, Nugroho Setiadharma Direktur Business Development PT GS Retail Indonesia, Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P., M.M, Kapolsek. Bogor Timur Kompol. Hida Tjahjono, Dandim 0606 Kota Bogor Kolonel Inf. Roby Bulan, S.I.P, dan para tamu undangan lain.

Handy Mehonk

Tim Taekwondo Optimis Raih Hasil Maksimal di BK Porprov XIV Jabar 2021

0

JURNAL INSPIRASI – Tim Taekwondo Kabupaten Bogor menurunkan 20 atlet terbaiknya dalam pelaksanaan Babak Kualifikasi Porprov XIV Jabar 2021.

BK Cabor Taekwondo tersebut dilaksnakan dari tanggal 21 sampai 23 Desember 2021 di Bale Dahana, Kabupaten Subang.

Dalam BK Porprov XIV Jabar 2021 kali ini, Tim Taekwondo Kabupaten Bogor mentargetkan hasil maksimal dan meloloskan sebanyak mungkin atletnya ke Porprov XIV Jabar 2021.

Hal tersebut dikatakan Arief Gandi selaku arsitek tim Taekwondo Kabupaten Bogor kepada awak media, Rabu, 22 Desember 2022.

BACA JUGA Tim Dayung Kabupaten Bogor Sabet Emas Canoe Slalom Beregu Putri

Agan panggilan akrab pelatih Taekwondo Kabupaten Bogor itu menegaskan pada perolehan hari pertama BK Porprov IX Jabar 2021 tim Taekwondo Kabupaten . Bogor sudah meraih medali emas, perak dan perunggu.

Satu medali emas disumbangkan Jihan Febrianti u 57 kg PI. Sementara satu medali perak di sabet Salwa Almarelia M Poomsae Individu PI.

Untuk medali perunggu tim Kabupaten Bogor pada Porprov XIV Jabar 2021 diraih Khaerullah 54kg PA.

BACA JUGA Muaythai Lahirkan Atlet Lokal Potensial

Sementara itu, Cecilya Caroline S u 46 kg PI lolos ke Porprov XIV Jabar 2021 meskipun kalah di perempat Final.

Sedangkan Ibnu Muhammad lolos ke Porprov XIV Jabar 2022 dalam nomor Freestyle Individu putri yang menempati peringkat 5.

” Kami menurunkan 20 atlet terbaik yang tampil dalam nomor Kyorugi 13 orang dan Poomsae 7 orang, ” terang Arief .

Mudah mudahan, Kata Arief, sampai tuntas pelaksanaan BK Porprov XIV Jabar 2021 , Tim Taekwondo Kabupaten Bogor bisa meloloskan banyak atlet ke Porprov XIV Jabar 2021.

** as.pangrango

Tim Dayung Kabupaten Bogor Sabet Emas Canoe Slalom Beregu Putri

0

JURNAL INSPIRASI – Tim Dayung Kabupaten Bogor Kembali meraih prestasi gemilang dalam babak kualifikasi Porprov XIV Jabar 2021.

Pada hari kedua pelaksanaan BK Porprov XIV Jabar 2021, Tim Dayung Kabupaten Bogor kembali menunjukan dominasinya pada nomor Canoe Slalom beregu Putri .

Tim Canoe Slalom beregu Putri Kabupaten Bogor yang terdiri dari  Nata Meilani , Dela Maria dan Wanti  Novlesya berhasil meraih medali emas dalam pertandingan yang dilakukan di Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat, Selasa, 21 Desember 2021.

Selain meraih medali emas pada nomor Canoe Slalom beregu putri, ketiganya juga meraih medali perak pada  Slalom beregu kayak.

BACA JUGA Muaythai Lahirkan Atlet Lokal Potensial

“ Kami bangga para atlet dayung Kabupaten Bogor kembali meraih medali emas dan perak pada hari kedua BK Porprov XIV  Jabar 2021 untuk  cabor dayung,” tegas Sekum PODSI Kabupaten Bogor, Ade Sanjaya, Selasa, 21 Desember 2021.

Ade berharap, torehan medali akan terus dipersembahkan para atlet dayung Kabupaten Bogor dalam BK Porprov XIV Jabar 2021.

“ Target kami meloloskan sebanyak banyaknya atlet dan sebanyak banyaknya nomor yang dipertandingkan,” beber Ade Sanjaya.

Selanjutnya, kata Ade,  target PODSI Kabupaten Bogor dalam Porprov XIV Jabar 2022 mendatang adalah mempertahankan gelar juara umum.

**as.pangrango

Muaythai Lahirkan Atlet Lokal Potensial

0

Sabet Empat Medali di BK Porprov 2021

 

JURNAL INSPIRASI – Tinta emas ditorehkan Tim Muaythai Kabupaten Bogor yang mampu mengoleksi empat medali dalam BK Porprov XIV Jabar 2021 untuk cabor Muaythai yang digelar di Subang.

Dalam BK Porprov XIV Jabar 2021, Tim Muaythai  Kabupaten Bogor berhasil meloloskan sebanyak 12 atlet  yang meraih  tiket langsung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022.

Pelaksanaan BK Cabor Muaythai yang berlangsung di Kabupaten Subang itu dilakukan dari tanggal  17-20 Desember 2021.

Sekum Pengcab Muaythai Kabupaten Bogor, Rony Kusmaya mengatakan, tinta emas ini tentunya akan menjadi tolok ukur Pengcab Muaythai ‘Bumi Tegar Beriman’ untuk memenuhi target yang ditentukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor di ajang Porprov 2022.

Apalagi, kata  Rony Kusmaya  Haris, dalam BK kali ini para atlet yang meraih medali itu benar benar atlet yang baru belajar Muaythai dan hasil seleksi terbuka  kepada generasi muda di Kabupatern Bogor yang dilkakukan selama ini.

BACA JUGA Bogor Ganjil Genap Lagi

Pada intinya, sambung Rony, pengurus merasa puas karena seleksi dan pembinaan yang dilakukan Pengcab Muaythai Kabupaten Bogor telah menorehkan hasi dan memunculkan atlet masa depan Kabupaten Bogor yang lahir dari Rahim pembinaan sendiri.  

Hal yang sama dikatakan, Ketua Pengcab Muaythai Kabupaten Bogor, Haris Setiawan yang tampak kaget  dan bangga karena Pengcab Muaythai telah melahirkan atlet andalan yang berasal dari seleksi terbuka dan bersifat umum.       

“Kami optimistis bisa memenuhi target, sebab, sejauh ini kami sudah meloloskan 12 atlet ke Porprov 2022,” kata Ketua Pengcab Muaythai Kabupaten Bogor Haris Setiawan, Selasa (21/12/2021).

Menurut dia, hasil yang diraih di BK Porprov itu sudah melampaui target. Sebab, pihaknya sebelumnya hanya menargetkan sepuluh atlet yang lolos. Namun nyatanya dari 16 atlet yang dikirim, 12 di antaranya dinyatakan lolos.

Meski begitu kata Haris, pihakjya tetap akan melakukan evaluasi, setelah melihat performa atletnya di ajang BK Porprov.

“Kami akan evaluasi soal teknik dan fisik atlet, dan ini masih ada waktu enam bulan kedepan sebelum pelaksanaan Porprov 2022 di gelar,” kata Haris.

** as.pangrango

Ratusan PHL di UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol Dapat Bantuan Sembako

0

JURNAL INSPIRASI – Sebanyak 145  PHL (Pegawai Harian Lepas) yang terdiri dari Pesapon (petugas penyapu jalanan) dan tenaga kebersihan lainnya di wilayah UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol  menerima  bantuan sembako, Rabu (22/12).

Penyerahan bantuan langsung diberikan Hendrik Sopian sebagai Kepala PLH UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol di halaman kantor UPT.

“Alhamdulillah hari ini, UPT PS 2 Jonggol menyelenggarakan pembagian sembako,” kata Hendrik Sopyan  usai penyerahan sembako.

BACA JUGA Jelang Nataru, UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol Siagakan Petugas Kebersihan

Pihaknya berterima kasih kepada Ade Yasin selaku Bupati Bogor yang sudah memperhatikan penuh kepada para PHL dengan memberikan sembako. “Ada 145 PHL yang hari ini menerima bantuan sembako,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian Bupati juga dilakukan kepada PHL pada 2020 dengan menaikan upah harian pesapon dari Rp 40 Ribu menjadi Rp 50 Ribu per hari ditambah uang jaminan kesehatan sebesar Rp 100 ribu tiap bulannya.

“Mewakili para PHL dan petugas lainnya, kami mendoakan supaya kondisi perekonomian di  Kabupaten Bogor kembali membaik pasca pandemi Covid-19,” tutupnya.

**nay/ramses