26.9 C
Bogor
Thursday, August 20, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1020

Kementerian Perdagangan Lepas Ekspor Produk Kokola Group

0

JURNAL INSPIRASI – Kementerian Perdagangan melakukan pelepasan ekspor produk Indonesia ke pasar global secara serentak di 26 provinsi dengan penyebaran di 62 kota/kabupaten, Kamis, 23 Desember 2021.

Momen pelepasan ekspor produk bernilai tambah merupakan wujud konkret dukungan pemerintah (pusat dan daerah) kepada para pelaku bisnis untuk terus berupaya dalam meningkatkan nilai ekspor indonesia di tahun 2022 mendatang.

Adapun tujuan terselenggaranya pelepasan ekspor 2021 ini adalah untuk menginspirasi memotivasi bagi pelaku bisnis untuk terus mengembangkan ekspornya dengan tetap mendorong inovasi dan daya saing produk.

Pelaku bisnis terus berinovasi menciptakan produk bernilai tambah dan memanfaatkan peluang pasar yang ada agar dapat bersaing di dalam dan luar negeri.  Sehingga dari kesemuanya diharapkan terwujud pertumbuhan ekonomi masyarakat yang progressif.

BACA JUGA Bawa Isu Digitalisasi, Menteri Johnny: Pemerintah Ingin Masyarakat Terlayani dengan Baik

Acara pelepasan ekspor produk indonesia ke pasar global akhir tahun 2021 ini salah satunya dilangsungkan di perusahaan Kokola Group yang berlokasi di Gresik,  Jawa Timur.

Kokola Group telah mengekspor produk biskuit dan wafer sebanyak 1.500 kontainer ke sejumlah pasar global selama 2021. Walaupun di masa pandemi, bukan menjadi halangan Kokola Group untuk terus berinovasi, bertahan dan berkembang di dunia ekspor.

International Business Director Kokola Group, Edy Siswanto menyatakan, Kokola Group berkomitmen terus meningkatkan ekspor untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia.

 “Saat ini ada 55 negara yang telah menjadi pasar ekspor Kokola Group. Seperti Australia, China,South Korea, Philipine dan Vietnam. Ini adalah top 5 ekspor kami, dan kedepannya kami targetkan penetrasi market ke 70 negara,“ ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (23/12).

Pelepasan Ekspor Kokola Group 2021 ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021 beberapa waktu lalu untuk terus tingkatkan kinerja ekspor dalam negeri karena berpotensi untuk bergerak positif lantaran pasar ekspor global masih terbuka luas.

Managing Director Kokola Group Richard Cahadi menyatakan, saat ini komposisi untuk pasar ekspor 50% dan sisanya 50% untuk domestik.

BACA JUGA Waroeng Taman, Tertua di Kota Bogor Punya Ciri Khas Tersendiri

“ Untuk itu, Kokola Group berencana melakukan langkah strategis untuk memperkuat pasar internasional melalui berbagai ekshibisi di dalam dan luar negeri. “  ujarnya.

Produk Kokola Group dipasarkan ke seluruh supermarket besar yang ada di Indonesia maupun supermarket berbagai negara dunia guna memperluas pemasaran produk  indonesia dengan kualitas eksport .

Kokola Group berhasil mengeskpor lebih dari 70 item produk, dan memiliki Global Top 3 Products, yakni Kukis Kokola , Majorico Wafer Roll dan Malkist Kokola. Hal tersebut menunjukkan, ekspor produk Biskuit dan Wafer olahan dari Kokola Group mampu bersaing di pasar global.

Kokola Group produk biskuit dan wafer HALAL dan AMAN, hasil kreasi putra-putri Indonesia yang telah memasuki usia ke 48 tahun ini berupaya untuk terus menciptakan produk produk handal yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Dan sebagai bentuk tanggung jawab untuk menyajikan Biskuit HALAL dan AMAN bagi konsumen secara menyeluruh, Kokola Group telah menerapkan total food safety yg berlaku secara nasional maupun internasional. Adapun sertifikasi yang telah berhasil diperoleh, antara lain Sertifikasi HALAL produk dan proses dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Standar Nasional Indonesia (SNI), Food Safety ISO 22000, BRC dan  FSSC 22000.

Managing Director Kokola Group Richard Cahadi mengatakan, Kokola Group berkomitmen turut membangun perekonomian Indonesia dan memperkuat target penjualan ekspor Kokola di tahun 2022 akan mencapai 2.000 kontainer. Berpartner dengan berbagai stake holder dalam dan luar negeri.

“ Hal ini menjadi wujud komitmen Kokola Group untuk mendukung penuh perekonomian Indonesia melalui ekspor dan kami berharap Brand Kokola Indonesia ini semakin terkenal di luar negeri dan dapat bersaing dengan produk-produk dari negara lainnya serta membawa harum nama Indonesia. ” tutur Richard.

Kesempatan pelepasan Ekspor 2021 hari ini, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, KADIN Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Gresik, Dirjen Bea Cukai Wilayah Gresik dan Dinas Koperasi & Perdagangan  Gresik yg telah menjadi mitra strategis kemendag bekerja sama dalam mengembangkan ekspor nasional khususnya di tengah pandemi saat ini.

**ass/rls-ed

IODI Kota Bogor Mantapkan Target Dua Emas

0

JURNAL INSPIRASI – Atlet Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kota Bogor, berhasil mendulang satu medali emas, satu medali perak, dan empat medali perunggu pada Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2022, yang digelar di El Cavana Hotel, Kota Bandung sejak 17-19 Desember 2021 lalu.

Raihan enam medali yang diperoleh pedansa di ajang BK Porprov lalu, membuka peluang Pengcab IODI Kota Bogor untuk bisa mewujudkan target dua medali emas pada Porprov 2022, seperti yang ditargetkan KONI kepada Pengcab IODI.

BACA JUGA Tim Taewondo Kabupaten Bogor Sudah Sabet Tiga Emas

Seperti dikatakan Ketua Umum Pengcab IODI Kota Bogor, Salmah Ali Abaidi Argoebie, raihan satu medali emas, satu medali perak dan empat medali perunggu tersebut, sudah cukup memuaskan. Namun kata Salmah, raihan medali emas itu kemungkinan masih bisa bertambah, karena masih ada waktu untuk persiapan lebih matang hingga pelaksanaan Porprov 2022 digelar.

“Kami masih punya banyak waktu untuk mempersiapkan perfoma atlet jadi lebih baik dengan cara mengirimkan atlet-atlet kami ikut event-event dansa serta berlatih rutin di Bandung sampai pelaksanaan Porprov 2022 digelar,” kata Salmah Ali Abaidi Argoebie, disela-sela RAT KONI tahun 2021, di Hotel Pajajaran Suite BNR, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (23/12/2021).

BACA JUGA Terus Raih Medali Emas, Tim Dayung Kabupaten Bogor Tak Terbendung

Salmah juga mengatakan, raihan ini akan jadi tolak ukur dan motivasi bagi atlet untuk lebih giat berlatih setelah BK Porprov. Namun kata Salmah evaluasi tetap akan dilakukan agar penampilan atlet yang sudah bagus bisa menjadi lebih bagus pada saat Porprov digelar tahun 2022.

“Yang pasti, hasil BK sudah sangat memuaskan, tapi alangkah baiknya kami bisa lebih baik, agar apa yang kami cita-citakan bersama dapat terwujud, yakni dua medali emas pada Porprov 2022,” kata Salmah.

**AS Pangrango

Terus Raih Medali Emas, Tim Dayung Kabupaten Bogor Tak Terbendung

0

JURNAL INSPIRASI – Atlet dayung Kabupaten Bogor, atas nama Abdulah Ahmad Fauzi dan Mohamad Ageng Krismanto berhasil menambah satu medali emas dari nomor LM2X pada hari ketiga pelaksanaan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2022, yang digelar di Situ Cipule Kabupaten Karawang, sejak 19-27 Desember 2021.

Ketua Umum Pengcab Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Bogor, Anton Sukartono Suratto puas dengan tambahan satu medali yang dipersembahkan Abdulah Ahmad Fauzi dan Mohamad Ageng Krismanto dari nomor LM2X dihari ketiga pelaksanaan BK Porprov.

“Sampai hari ketiga pertandingan BK, atlet-atlet kami sudah mengoleksi tiga medali emas dan dua medali perak, diluar atlet yang lolos dari nomor-nomor yang telah diikuti atlet putra maupun putri,” kata Anton Sukartono Suratto, Rabu (22/12/2021).

BACA JUGA Tim Taewondo Kabupaten Bogor Sudah Sabet Tiga Emas

Anton mengatakan, raihan medali emas yang diperoleh atlet saat ini masih bisa bertambah. Karena ada banyak nomor-nomor yang belum dipertandingkan dan belum diikuti oleh atlet.

“Peluang menambah medali masih besar, karena ada banyak nomor yang harus diikuti atlet Kabupaten Bogor hingga pelaksanaan BK selesai digelar,” kata Anton menjelaskan.

Sementara itu Sekretaris Umum Pengcab Podsi Kabupaten Bogor Ade Sanjaya menambahkan, potensi medali masih bisa bertambah. Karena masih banyak nomor yang belum dipertandingkan dalam BK kali ini.

“Hasil ini sudah cukup memuaskan bagi kami. Namun kami berharap, atlet-atlet yang belum bertanding harus tetap berjuang, agar misi untuk meloloskan atlet sebanyak-banyaknya dari BK Porprov tercapai dengan maksimal,” kata Ade Sanjaya.

Pria yang akrab disapa Sanjay itu menambahkan, hasil BK ini bukan akhir perjuangan, tapi awal perjalanan menuju prestasi emas pada Porprov 2022 mendatang.

**AS Pangrango

Tim Taewondo Kabupaten Bogor Sudah Sabet Tiga Emas

0

JURNAL INSPIRASI – Tim Taekwondo Kabupaten Bogor kembali menambah gelar juara pertamanya pada hari kedua BK Porprov XIV Jabar 2021 setelah Agnes permata R meraih medali emas pada u 67 kg PI.

Medali emas juga diraih dari nomor poomsae beregu putri Salwa amarelia M, Mutiara Maulidya, Qeyya Nathatrella T.

Sementara itu, Johan Millen harus puas dengan medali perak di u 68 kg Pa. Sedangkan Januar Millen u 74kg Pa harus puas menempati peringkat ketiga.

BACA JUGA Bawa Isu Digitalisasi, Menteri Johnny: Pemerintah Ingin Masyarakat Terlayani dengan Baik

Fega Aferelia u 49kg Pi meski.kalah di babak perempat final tetap lolos ke Porprov XIV Jabar 2022

Hal yang sama dialami Nadira Putri pada u 67kg Pi lolos ke Porprov XIV Jabar 2022 meski kalah di perempat final

” Secara total kami sudah mendapat tiga medali.emas dalam BK Porprov XIV Jabar 2021,” ujar Head Coach Tim Taekwondo Kabupaten Bogor. Afief Gandi, Rabu, 22 Desember 2021.

Arief menambahkan, masih ada 4 atlet taekwondo Kabupaten Bogor yang akan.tampil.pada hari ketiga atau hari terakhir BK Porprov XIV Jabar 2021.

AS Pangrango

Bawa Isu Digitalisasi, Menteri Johnny: Pemerintah Ingin Masyarakat Terlayani dengan Baik

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Indonesia membawa tiga isu digitalisasi dalam Presidensi G20 Tahun 2022. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan hal itu juga menjadi wujud keseriusan pemerintah untuk memberikan layanan secara digital dengan baik kepada masyarakat.

“Dalam Forum Digital Economy Working Group, Pemerintah Indonesia menekankan tiga isu prioritas lainnya yaitu berkaitan dengan Conectivity dan Post Covid-19, peningkatan kemampuan digital dan literasi digital, serta pembahasan mengenai cross-border data flow and data free-flow with trust,” jelasnya dalam Dialog Primetime News Metro TV: Peran Strategis Indonesia di Presidensi G20, yang berlangsung virtual dari Jakarta, Rabu (22/12/2021) malam..

Menurut Menkominfo, digitalisasi menjadi salah satu faktor penting yang muncul akibat dari pandemi Covid-19, yakni mendorong migrasi aktivitas masyarakat ke ruang digital.

“Digitalisasi ini penting di sektor keuangan bahwa banyak masyarakat yang saat ini tidak memiliki rekening bank atau tidak mendapatkan layanan atau fasilitas perbankan yang lengkap. sehingga fintech digital banking, digital currency itu begitu pentingnya,” jelasnya.

Menteri Johnny menyatakan Pemerintah juga akan menyampaikan upaya untuk membangun infrastruktur digital yang merata. “Indonesia juga akan menyampaikan bagaimana keseriusan Bapak Presiden Joko Widodo dan keputusannya untuk memastikan pembangunan infrastruktur TIK yang merata ke seluruh Indonesia, to close the digital divide untuk mempersempit jangan sampai masih muncul kesenjangan digital,” tuturnya.

Bahkan, Pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia terlayani secara digital dengan baik. “Sehingga migrasi aktivitas masyarakat ke ruang digital itu bisa berhasil dan berlangsung dengan baik. Dan itu adalah bagian dari perhatian para pemimpin dunia yang akan hadir selama Presidensi G20 Indonesia nanti,” tandas Menkominfo.

Dua Sukses

Menurut Menkominfo. dalam Keketuaan Forum G20, Indonesia menargetkan dua kesuksesan yaitu sukses penyelenggaraan dan substansi pembahasan.

“Pertama kesuksesan penyelenggaraan, kita harapkan penyelenggaraan akan berlangsung dengan baik. Belajar dari apa yang dilakukan oleh penyelenggara sebelumnya, Indonesia akan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang dilakukan atau yang terjadi pada saat lpenyelenggaraan sebelumnya,” ungkapnya.

Menteri Johnny menyatakan dalam kesuksesan yang kedua, Indonesia menargetkan dari sisi substansi pembahasan yaitu: Finance Track dan Sherpa Track. Menkominfo merinci, dalam kedua jalur itu terdiri dari Working Group yang meliputi 19 kegiatan.

“Working Group di bidang finance sendiri ada tujuh, sementara di bidang Sherpa Track ada 12 pembahasan. Di bidang Finance Track itu diantaranya Infrastructure Working Group, Framework Working Group, International Finance Working Group, Finance Architecture Working Group, Sustainable Finance Working Group, Global Partnership for Financial Inclusion, Financial Stability Board Task Force dan G20 / OECD Inclusive Framework,” paparnya.

Selanjutnya, di bidang Sherpa Track terdiri dari pembahasan tentang Anti-Corruption, Digital Economy, Employment, Agriculture, Education, Foreign Affairs, Culture, Energy Sustainability, Health, Development, Environmental, Tourism, Trade Investment and Industry, Empower (Women Empowerement).

“Di samping itu, ada juga Engagement Group sekitar 12 kegiatan. Jadi, kegiatan seluruhnya ini akan dikemas dalam 165 meeting di 19 kota di Indonesia. Tentu kita berharap bahwa dalam Presidensi kepercayaan dari negara-negara G20 ini harus betul-betul bermanfaat bagi Indonesia dan salah satu cara agar bermanfaat itu dipahami oleh masyarakat,” jelas Menkominfo.

Kesuksesan dari sisi substansi ini, lanjut Menteri Johnny, akan dikemas dalam tiga topik utama yaitu arsitektur kesehatan global yang inklusif, transformasi digital dan transformasi ekonomi, serta transisi energi.

“Arsitektur kesehatan global yang inklusif ini untuk penguatan dan penyusunan kembali tata kelola kesehatan global pasca pandemi,” tuturnya.

Kemudian, kedua transformasi digital dan transformasi ekonomi untuk optimalisasi pemanfaatan teknologi digital yang inklusif. Langkah itu dilakukan dengan mendorong digitalisasi di berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor ekonomi atau sektor usaha tentunya.

“Sedangkan (ketiga) transisi energi, guna perluasan akses teknologi menuju pemanfaatan energi bersih dan terjangkau dengan pembiayaan yang berkelanjutan akan penting juga dibicarakan di Finance Track,” jelas Menkominfo.

Fredy Kristianto |*

Waroeng Taman, Tertua di Kota Bogor Punya Ciri Khas Tersendiri

0

JURNAL iNSPIRASI – Waroeng Taman merupakan salah satu restoran di Kota Bogor yang didirikan sejak 5 Mei 2001 oleh Dwi Jayanti Gunandini dan Julian Noor. Jenis usaha Waroeng Taman adalah usaha perorangan.

Dalam menjalankan usahanya, Waroeng Taman tidak hanya untuk mencari keuntungan semata tetapi juga bagaimana mengupayakan agar konsumen dari berbagai kalangan dapat berkunjung dan menikmati sajian menu dengan pelayanan yang memuaskan.

Hal ini dibuktikan oleh slogan Waroeng Taman “Bukan Warung Biasa”. Pernyataan tidak biasa tersebut dikarenakan WaroengTaman memiliki berbagai macam keunggulan.

Keunggulan tersebut yaitu konsep Waroeng Taman adalah menghadirkan restoran dengan suasana alam (back to nature) agar dapat menjadi restoran yang dapat digunakan tidak hanya untuk menikmati hidangan melainkan juga sebagai tempat berkumpul dan bersantai. Kursi dan meja yang disediakan oleh Waroeng Taman terbuat dari kayu yang mencirikan kesan alami dan khas warung.

Dwi Jayanti Gunandini mengatakan “Menu yang ditawarkan oleh restoran ini adalah Indonesian food dan Chinesse food yang bercitarasa Indonesia, seperti bakso, somay, pempek, nasi goreng, mie goreng, fuyunghay, capcay, gurami asam manis, dan sebagainya. Menu biasa ini akan menjadi tidak biasa karena disajikan dengan mutu, citarasa, dan kehigienisan yang baik,” ujarnya

Dengan harga yang cukup terjangkau, pengunjung telah dapat menikmati sajian menu yang berkualitas disertai dengan pelayanan yang memuaskan, seperti keramahan pelayan, kebersihan tempat, kelengkapan fasilitas seperti mushola, tempat wudhu yang terpisah antara laki-laki dan perempuan, mukena yang harum, toilet, wastafel, sarana parkir dan mendapat minuman teh gratis per orang, dan dapat menikmati alunan musik yang diputar melalui CD/MP3.

“Konsep Waroeng Taman tersebut menyebabkan banyak orang tertarik untuk berkunjung baik di siang hari, sore hari, maupun malam hari. Suasana restoran semakin terasa nyaman karena di sebelah restoran terdapat pepohonan rimbun yang sengaja dibiarkan tumbuh untuk memberikan udara sejuk di siang maupun sore hari. Saat malam hari, Waroeng Taman juga sengaja menggunakan lampu- lampu temaram dan memberikan lilin di setiap meja tamu untuk menambah kesan tempat makan yang indah di malam hari.”

Waroeng Taman berlokasi di Jalan Ciremai No. 1-3, Taman Kencana, Kota Bogor. Lokasi Waroeng Taman ini cukup strategis karena merupakan kawasan yang dekat dengan berbagai tempat seperti perkantoran, pusat perbelanjaan, pendidikan, dan tempat tinggal masyarakat.

“Kawasan ini juga merupakan jalur lintas kendaraan yang terhubung dengan pusat kota sehingga biasanya sering dilalui dan selalu ramai, kemudahan dalam mengakses lokasi ini menyebabkan Waroeng Taman banyak dikunjungi oleh konsumen dari Bogor dan sekitarnya bahkan dari luar Bogor,” tutupnya

**ahmad solehudin/mg-uika

Disperumkim Ubah Lafadz Basmalah yang Salah Penulisan

0

JURNAL INSPIRASI – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor akhirnya mengubah lafadz Basmalah yang ada di prasasti Alun-Alun ‘Kota Hujan’ yang salah penulisan, setelah sebelumnya viral di media sosial.

Kepala Disperumkim Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan bahwa saat ini prasasti tersebut sedang dalam proses perbaikan.

Menurut dia, lantaran ada kesalahan penulisan Lafadz Basmalah, maka semuanya sekaligus diganti.

“Ya, itu kesalahan dari vendornya atau pembuatnya, nanti mereka yang mengganti. sedang dalam proses perbaikan,” imbuhnya.

BACA JUGA PCNU Kota Bogor Hadiri Muktamar NU ke-34 di Lampung

Menanggapi hal itu, Ketua Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Jawa Barat, Hasbulloh Ghazaly mengatakan bahwa pemkot sangat welcome terhadap aspirasi masyarakat, sehingga mengubah akan tulisan dalam prasasti itu.

“Kami hanya bisa mengingatkan, apabila melakukan pekerjaan menggunakan uang rakyat agar dikerjakan dengan hati-hati dan berkualitas,” ucapnya.

Kata dia, prasasti di alun-alun dapat dimaknai sebagai simbol menyatunya elemen penting Kota Bogor secara historis maupun modernitas.

“Alun-alun juga terkoneksi simbol sejarah, yakni Stasiun Bogor yang dibangun zaman kolonial, dan simbol religius, Masjid Agung serta Polresta Bogor Kota,” katanya.

BACA JUGA Elly Rachmat Yasin Tunjuk BUMN Lokomotif PEN

Sebelumnya, kesalahan penulisan Lafadz melalui cuitan Hasbulloh di media sosial. Ia menyampaikan kesalahan penulisan hingga viral.

“Selamat ulang tahun pa wali, @bimaaryasugiarto … Mohon izin pa walikota kang @bimaaryasugiarto dan pa gubernur Ridwan Kamil, dalam tulisan basmalah yang ada di tulisan tersebut menggunakan kaidah khat apa yah..? Karena biasa nya dalam khat kufi, ada konsistensi.. apabila lafadz Allah nya alif nya dipisah, maka menurut hemat saya, pada kata arrahman dan arrahiim juga huruf alif nya dimunculkan.. hatur nuhun.. semoga pa gubernur Ridwan Kamil dan pa walikota @bimaaryasugiarto sehat selalu….,” tulisnya.

** fredy kristianto

PCNU Kota Bogor Hadiri Muktamar NU ke-34 di Lampung

0

JURNAL INSPIRASI – Peserta resmi pemilik hak suara di Muktamar NU ke-34 untuk Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor ya kni Rois Syuriah, Tanfidziyah dan sekretaris.

Muktamar NU ke-34 menjadi ajang silaturahmi terbesar bagi warga Nahdliyin. Ajang perhelatan lima tahun sekali, juga menjadi wasilah bertabaruk pengurus struktural kepada Masyayekh (kiai sepuh), keberkahan terasa sekali di Provinsi Lampung sebagai tuan rumah.

Muktamirin dan muktamirot berdatangan dari berbagai penjuru Nusantara dengan penuh antusias dari berbagai tingkat baik PWNU, PCNU, MWCNU hingga Banom lainnya ikut serta memeriahkan dan mensukseskan acara Muktamar NU ke-34 di Lampung.

Tak ketinggalan PCNU Kota Bogor mengirimkan perwakilan dari masing-masing MWCNU hingga Pengurus Ranting untuk ikut serta menjadi Muktamirin di acara Muktamar NU ke-34.

BACA JUGA Proyek Suryakencana Dipastikan Molor

Muktamirin PCNU Kota Bogor sudah di tunggu oleh Ketua Tanfidziyah Dr Ir Ifan Haryanto, M. Sc yang sudah lebih dahulu sampai di tempat Muktamar, Muktamirin PCNU Kota Bogor sampai di pelabuhan Merak pukul 23.35 dan bersandar di pelabuhan bakauheni Propinsi Lampung pada jam 02.56 berlanjut ke rumah Ir H Hari Priyadi M. Sc A’wan MWCNU Bogor Barat.

“Semoga Muktamirin Kota Bogor semua baik-baik saja dan Terima kasih sudah ikut serta menjadi Muktamirin di tahun ini,” Ucap Mas Ifan saat menelpon Kang Dedi Koordinator perjalanan.

Handy Mehonk

Pengemudi Daring Antusias Ikuti Rapat Akbar Speed Kota Bogor

0

JURNAL INSPIRASI – Speed Kota Bogor menggelar rapat akbar dengan tema konsolidasi perjuangan di aula serbaguna DPRD Kota Bogor di Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (18/12/2021). Rapat akbar ini diikuti 150 pengemudi daring dari 6 kecamatan se-Kota Bogor.

Ketua Korda Speed Kota Bogor Abah Dadung mengemukakan, acara ini pertama kali digelar dalam jumlah besar. “Banyak acara Speed digelar, namun dalam jumlah terbatas. Hari ini teman-teman sangat antusias untuk hadir,” ujar Abah Dadung dalam keterangan pers yang disampaikan kepada Jurnal Bogor, Rabu (22/12).

BACA JUGA Proyek Suryakencana Dipastikan Molor

Diakuinya walau masih suasana kekhawatiran pendemi, namun Mam Dwi selaku ketua pelaksana menegaskan, bahwa para hadirin yang merupakan driver online, semua sudah divaksin lengkap. Mereka juga dilakukan pengecekan suhu di pintu masuk gedung. “Insya Allah protokol kesehatan tetap diperhatikan,” kata dia.

Pada kegiatan ini hadir memberikan orasi Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, S.Hut, MSi. Orasi juga diberikan oleh para pendiri Speed diantaranya Rusdi, Budi Setiadi, Kushermayanti dan Budiman, serta Kornas Speed Nasional, Iwant.

Sementara jajaran pengurus Speed Nasional, perwakilan Korwil Speed Jawa Barat dan perwakilan Korda Speed Jabodetabek juga turut hadir pada kegiatan tersebut.

**as.sayyev/rls

Proyek Suryakencana Dipastikan Molor

0

JURNAL INSPIRASI – Proyek penataan kawasan Suryakencana dipastikan molor. Hal itu lantaran hingga kini progres pembangunannya baru menyentuh 51 persen.

Padahal, proyek yang menggunakan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp30 miliar ini ditarget rampung pada 30 Desember 2021.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Suryakencana Dadan Hamdani mengatakan bahwa proyek tersebut masih jauh dari harapan. Ia pun mengaku khawatir akan lewat dari batas kontrak kerja atau lewat tahun anggaran. 

Apalagi, kata Dadan, pihaknya belum bisa memastikan apakah akan memberikan kesempatan untuk memperpanjang kontrak kerja atau tidak.

BACA JUGA Elly Rachmat Yasin Tunjuk BUMN Lokomotif PEN

“Pemberian kesempatan itu harus ada rekomendasi dari konsultan pengawas maupun kajian PPK sehingga nanti kalau misalkan kita kasih, kalau masih belum selesai, nanti saya yang kena dampaknya. Nah, pengkajian itu yang harus kita perhatikan,” ucapnya usai mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah sidak di kawasan Suryakencana, Rabu (22/12).

Kata dia, selain harus ada rekomendasi dari berbagai pihak terkait, juga harus berkonsultasi terlebih dahulu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri (PMDN) Nomor 77 Tahun 2020.

“Kalau ada yang lewat tahun anggaran harus ada reviu inspektorat. Jadi nanti kita ke Kemendagri untuk konsultasi seperti apa sih kalau kita lanjut, dianggarannya nanti seperti apa. Karena kita tidak bisa langsung bayar, mekanismenya kalau di APBD mungkin dianggaran perubahan kalau lanjut,” ungkapnya.

Kata Dadan, progres keseluruhan proyek Suryakencana baru 51 persen, dan itu belum termasuk pembangunan pedestrian di Jalan Kampung Cincau dan Jalan Roda.

BACA JUGA Penyuka Drakor Wajib Kunjungi GS The Fresh ala Korea Store

Apabila pembangunan pedestrian di Jalan Kampung Cincau dan Jalan Roda sudah rampung saat ini, tentu progresnya sudah mencapai 75 persen.

“Tapi sekarang belum beres pembangunannya di Jalan Kampung Cincau dan Jalan Roda, baru mulai. Kita liat nanti apakah sesuai seperti itu atau tidak,” jelasnya.

Dadan mengaku, pihaknya akan segera melakukan kajian karena pekan depan harus sudah dipastikan tindaklanjut dari progres pembangunan di kawasan Suryakencana.

“Apakah harus diberikan kesempatan atau putus kontrak. Jadi kajiannya harus tepat, karena ada presentasi Kemendagri, kajian konsultan, kajian PPK, ada kesanggupan mereka dan metode dan sebagainya,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah meminta agar kontraktor segera menyelesaikan pekerjaan pembangunan di kawasan Suryakencana khususnya pedestrian di Jalan Kampung Cincau dan Jalan Roda. Bila perlu, sambungnya, dua pekerjaan tersebut dilakukan secara paralel atau serentak.

“Jangan menunggu satu selesai baru yang lainnya dikerjakan, karena keterlambatan pekerjaan atau deviasi pembangunan di Suryakencana masih 40 persen. Deviasi 40 persen ini meliputi 21 persen pekerjaan pedestrian di Jalan Kampung Cincau dan 19 persen di Jalan Roda. Kalau tidak dikerjakan serentak, keduanya tidak akan selesai sampai akhir Desember,” tuturnya.

** fredy kristianto