25.7 C
Bogor
Thursday, April 30, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 989

Dana Desa Cair, Pemdes Tajur Bangun Jalan Lingkungan

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Tajur melakukan betonisasi jalan pemukiman warga yang berada di RT 001 RW 008 Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Minggu (12/12/21).

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK)  M. Hasim mengatakan, pembangunan jalan tersebut bersumber dari anggaran dana desa tahap akhir  dan kegiatan berjalan dengan baik yang dilaksanakan swakelola atau dilakukan oleh masyarakat sendiri.

“Alhamdulillah kegiatan ini dapat kami laksanakan dengan baik, dengan cara swakelola dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Selain membangun infrastruktur lingkungan tentunya PKDT ini sendiri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat terlebih di masa masa pandemi seperti ini,” ucapnya.

BACA JUGA Aktivitas Galian Tanah Kotori Jalan, Warga: Pemerintah Jangan Hanya Jadi Penonton

Ia menjelaskan, adanya jalan desa yang dibangun warga sekitar direspons antusias hingga warga membantu pelaksanaan pembangunan jalan tersebut.

“Banyak juga warga dari mulai ibu-ibu dan anak-anak yang ikut membantu pelaksanaan pembangunan jalan tersebut, dan warga juga ikut berswadaya dalam menyediakan konsumsi berupa makanan dan minuman untuk para pekerja,” tutup Hasim.

**nay nur’ain

Aktivitas Galian Tanah Kotori Jalan, Warga: Pemerintah Jangan Hanya Jadi Penonton

0

JURNAL INSPIRASI – Kondisi aktivitas galian tanah di Kampung Kedep RW 21  Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor meresahkan masyarakat dan para pengguna jalan raya. Pasalnya ceceran tanah dari truk telah mengotori badan jalan yang menimbulkan becek apalagi saat kondisi hujan membuat licin dan jika siang hari debu yang dihasilkan cukup menggangu penglihatan.

Penggun jalan warga  Cileungsi, Nasir mengaku heran di jalan raya Gunung Putri persisnya di pinggir jembatan kali Wika ada aktivitas kegiatan  galian tanah dan terkesan dibiarkan oleh pemerintah setempat. Padahal,  di wilayah Kecamatan Gunung Putri tidak diperbolehkan  ada aktivitas galian C.

“Saya yakin galian tanah tersebut tidak mengantongi izin, untuk itu diminta pemerintah setempat agar menghentikan aktivitas galian yang sudah  meresahkan para pengguna jalan,” kata Nasir, Senin ( 13/12), yang sempat tergelincir dari kendaraannya.

BACA JUGA Anggota DPRD Minta Moratorium Pemekaran Dicabut

Menurut Nasir aktivitas galian tanah tersebut sangat menggangu. Sebab, akibat ceceran tanah dari truk jalan jadi licin bila turun hujan dan berdebu bila musim kemarau. “Jika tidak segera ditutup aktivitas galian tanah itu, sudah dikhawatirkan terjadi longsor,” tuturnya.

Hal sama juga diutarakan  Sutardi, warga sekitar menjelaskan, masyarakat sebetulnya sudah menyampaikan keluhan terkait aktivitas galian tanah, namun tidak direspon baik oleh pemerintah desa mau pun Satpol PP.

“Tolonglah pengusaha jangan hanya mikirin untungnya saja, tapi harus pikirkan keselamatan pengguna jalan, bersihkan jalan dari tanah merah yang dihasilkan saat membawa material tanah keluar jangan dibiarkan.”

“Saya sebagai masyarakat biasa berharap  aktivitas galian tanah itu segera ditutup, karena tidak memberikan dampak positif sedikitpun untuk masyarakat, yang ada dampak negatifnya dan seolah pengusaha juga cuek, dan pemerintah juga hanya jadi penonton,” pungkasnya.

**nay/ramses

Anggota DPRD Minta Moratorium Pemekaran Dicabut

0

JURNAL INSPIRASI – Anggota DPRD Jawa Barat Mochamad Ichsan dari Fraksi PKS minta pemerintah pusat mencabut moratorium pemekaran Kabupaten Bogor Timur. Moratorium atau penundaan selain hanya menciptakan ketidakpastian juga adanya pemekeran wilayah itu untuk mengatasi kemiskinan dan kesenjangan masyarakat.

” Jika Kabupaten Bogor Timur dapat terealisasi, dipastikan mendatangkan kemajuan bagi Masyarakat,” ungkap Mochamad Ichsan, belum lama ini.

Dia menjelaskan, apabila pemekaran daerah terwujud akan ada pemerataan pembangunan sekaligus mampu mengatasi kesenjangan sosial dan kemiskinan.

BACA JUGA Biaya Politik Mahal Cenderung Korup

“Kalangan anggota DPRD Jawa Barat dari dapil Kabupaten Bogor sangat berharap pencabutan moratorium pemekaran daerah  dapat segera direalisasikan pemerintah karena masyarakat sudah sangat merindukan dibukanya kembali untuk  pemekaran  guna pemerataan pembangunan, sehingga dapat mengatasi kesenjangan sosial dan kemiskinan di suatu daerah, ” bebernya.

Politisi PKS ini menyakini, jika pemekaran Kabupaten Bogor Timur terealisasi, sudah dipastikan akan mendatangkan kemajuan bagi masyarakat, karena laju perekonomian daerah cenderung meningkat dan pusat pemerintahan juga semakin dekat.

Terpisah anggota  DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Gerindra asal Dapil II, Beben Suhendar yang juga salah seorang inisiator pemekaran Bogor Timur meminta pemerintah membuka kembali  pemekaran daerah dan jangan lagi masyarakat menunggu ketidakpastian.

“Kami berharap agar DPR RI juga ikut mendukung langkah untuk memperjuangkan pencabutan moratorium pemekaran agar cita-cita masyarakat yang luhur untuk melahirkan daerah otonomi baru bisa secepatnya terwujud,” pungkasnya.

**nay/ramses

Rino: Kita Perbanyak Infrastruktur Baru dan Ubah Kultur Birokrat Jadi Corporate

0

JURNAL INSPIRASI – Bergerak menuju perubahan demi kepuasan pelanggan. Hal itulah yang menjadi landasan dan tujuan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dibawah komando Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Rino Indira Gusniawan.

Sejak dilantik 2 Desember tahun lalu bersama Direktur Umum (Dirum) Rivelino Rizky dan Direktur Teknik (Dirtek) Ardani Yusuf, berbagai program telah dilakukan demi kepuasan pelanggan.

Mulai dari menyelesaikan beberapa pekerjaan seperti penambahan kapasitas produksi 50 liter per detik di Palasari, memanfaatkan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) untuk pembangunan Reservior Jabaru dan Kabandungan, hingga turunnya Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk menggratiskan 250 pelanggan baru di wilayah Bogor Utara.

BACA JUGA Pasca Dilantik, Kadin Kota Bogor Siap ‘Berlari’

“Jadi satu tahun ini kita sudah buat apa saja sih. Dari sekian banyak program dan inovasi yang dijalankan, salah satunya berhasil mendapatkan bantuan DAK, yang setiap tahun kami submit (ke pemerintah pusat). Alhamdulillah tahun ini kami dapat untuk menggratiskan 250 pelanggan baru di wilayah Bogor Utara,” ujarnya, kemarin.

Ia menambahkan, pihaknya setiap tahun mengajukan DAK tersebut dan pada tahun meminta untuk daerah Kecamatan Bogor Utara. Pertimbangannya, wilayah tersebut dicover sumber air dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Katulampa.

“Masih ada kelebihan air disana. Terus juga di daerah itu banyak yang belum pakai air kita, akhirnya dipenetrasi oleh pemerintah pusat. Kami submit ke pemerintah pusat, lalu keluar DAK yang dititipkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Rp1 miliar sekian,” ujar Rino.

Pihaknya pun menyelesaikan pemasangan gratis 250 pelanggan baru di wilayah Bogor Utara pada Oktober lalu. Setelah rampung, aset itu menjadi milik Pemkot Bogor yang kemudian diserahkan ke Perumda Tirta Pakuan.

BACA JUGA Pelanggan Tirta Pakuan Puas Hasil Survei SB-IPB Capai 80 Persen

Rupanya, hal ini bukan yang pertama. Sebab, program ini pernah berjalan pada tahun lalu untuk menggratiskan pelanggan baru di kawasan Pasir Kuda. Untuk meningkatkan kepuasan warga Kota Bogor terhadap pelayanan Tirta Pakuan, pihaknya juga sudah mengajukan kembali DAK serupa agar bisa menggratiskan pelanggan baru Perumda Tirta Pakuan.

“Tahun depan kita nggak tahu dapat berapa, tapi kita sudah submit,” imbuhnya.

Baginya, program tersebut sejalan dengan upaya Perumda Tirta Pakuan untuk bergerak menuju perubahan demi mencapai kepuasan pelanggan. Hal itu diakui oleh hasil survei yang dilakukan Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (SB-IPB) kepada para pelanggan Tirta Pakuan Kota Bogor.

Hasilnya, Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) Perumda Tirta Pakuan meningkat dari sisi produk maupun jasa dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, hal itu merupakan pengakuan luar biasa dari pelanggan, melalui persepsi dari survei agar lebih baik kedepannya.

**handy mehonk

Pasca Dilantik, Kadin Kota Bogor Siap ‘Berlari’

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat (Jabar) melantik Dewan Pengurus Kadin Kota Bogor di IPB Internasional Convention Center (IICC), Kecamatan Bogor Tengah, Senin (13/12/2021) siang. 

Usai pelantikan, Dewan Pengurus Kadin Kota Bogor diberikan orientasi oleh Kadin Jabar dan menyatakan siap untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membangun pemerintah yang bersih dan melayani.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengapresiasi, Kadin Kota Bogor dimasa kepengurusan sekarang maupun kepengurusan sebelumnya yang terus berikhtiar untuk memajukan ekonomi Kota Bogor. 

Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Kadin Kota Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor yang telah berjuangan untuk mengatasi pandemi melalui berbagai kegiatan, baik kegiatan vaksin maupun kegitan lain.

Bima Arya menitipkan tiga hal kepada Kadin Kota Bogor, pertama dirinya berharap Kadin Kota Bogor bisa beridiri diatas kepentingan, berdiri diatas semua kelompok, berdiri diatas semua organisasi dan berdiri diatas kepentingan partai, berdiri diatas semua kepentingan politik, ekonomi, dan lain lain serta berikhitiar hanya untuk memajukan perokomian di Kota Bogor.

“Kedua, saya berharap Kadin Kota Bogor bersama dengan Pemkot Bogor berihktiar untuk tidak menjadikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor sebagai satu satunya roda penggerak ekonomi Kota Bogor. APBD hanyalah stimulan dan APBD hanyalah pendorong dan penggerak. Saya percaya dan berharap Kadin Kota Bogor tidak hanya berorientasi kepada APBD, tapi bisa mengembangkan berbagai peluang yang ada di Kota Bogor untuk memajukan pengusaha dan ekonomi Kota Bogor,” ungkap Bima Arya.

Hal ketiga, Bima meminta, Kadin Kota Bogor bersama Pemkot Bogor mendukung ikhtiar Pemkot Bogor membangun pemerintah yang bersih dan melayani.

“Saya minta Kadin bersama dengan Pemkot membangun pemerintah yang bersih dan melayani, karena usaha perekonomian hanya akan bisa dibangun diatas tatanan yang bersih dan melayani,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Bogor, Almer Faiq Rusydi mengatakan, Kadin Kota Bogor Mukota ke VII saat itu dirinya mendapat amanah untuk memimpin hingga 2026 mendatang.

Ada landasan untuk kadin bergerak, landasan pertama peran dan fungsi kadin Kota Bogor sebagai induk organisasi. Kadin memiliki anggota luar biasa seperti HIPMI, IWAPI, Gapensi dan organisasi juga perkumpulan pengusaha lainnya.

“Belum genap satu tahun Kota Bogor telah banyak melakukan kegiatan bersama unsur stekholder. Ini dilakukan untuk bersatu berkolaborasi dengan baik. Sedikit saya ingin mengomentari, Kadin adalah induk organisasi bukan hanya pengusaha yang bermitra dengan SKPD, saya menyambut baik bapak ibu sekalian, Wali Kota ingin membuat Kota Bogor bersih, bersih tindak pidana korupsi, transparan dan melayani,” ungkap Almer.

Almer membeberkan, dirinya juga ingin meminta izin Kadin Jabar untuk memberikan paparan agar bisa bermitra dengan KPK RI. 

“Jangan khawatir. Untuk senior dan rekan-rekan saya di Jasa Kontruksi, ini tantangan yang harus dijawab. Wali kota ingin tantangan untuk bersih, kami siap. Kadin Kota Bogor, Sinergi Inovasi,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara mengatakan, dirinya menitipkan Kadin Kota Bogor tetap menjaga sinergi dan berinovasi, titip kepada Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Kota Bogor Erik Suganda, selamat kepada Ketua Kadin Kota Bogor Almer yang telah dilantik.

Yang dilantik tadi pengusaha-pengusaha unggulan yang bisa membuat yang terbaik bagi Kota Bogor, hadirnya Forkopimda diantarnya Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, Kejari Kota Bogor Sekti Anggraini dan bahkan Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Ahmad Fauzi, bentuk dukungan sinergi inovasi di Kota Bogor.

“Kota Bogor sebagai penyangga ibukota, Investasi terbesar 18,6 persen, ekspore 21 persen termasuk Kota Bogor, jangan sampai dilantik hanya untuk diam. Ada BUMD, pengusaha hingga UMKM ada di Kadin Kota Bogor, Kadin harus berdiri disemua golongan, politik, sosial dan agama.

Karena kadin milik bersama, milik semua pengusaha. Saya titip juga lakukan hal-hal yang positif, wali kota dalam hal pembangunan harus rakor dengan kadin sesuai amanat UU,” tuturnya.

Cucu menegaskan, Kadin jangan hanya bicara proyek dari Aanggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi tugas utama kadin menciptakan iklim usaha kondusif, sehat dan nyaman. Baik usaha kecil, besar maupun kemitraan. Kalau bisa melakukan itu, investor besar bisa datang ke Kota Bogor. 

“Kami siap memfasilitasi Kadin Kota Bogor perihal apa yang diminta. Sah-sah saja dengan proyek APBD, tapi harus membiarkan contoh, proporsional dan profesional. Pengusaha jangan saling banting harga, tapi kualitas jadi korban. Beresiko bagi masyarakat jadi korban cepat hancur infrastruktur itu, atau kontraktor dipanggil APH. Maka saya minta awasi itu, pak Almer dan Pak Erik. Saya ingin mengubah mainset kawan-kawan Kadin, bagaimana membangun kota agar menjadi contoh yang baik,” pungkasnya.

**handy mehonk

Pelanggan Tirta Pakuan Puas Hasil Survei SB-IPB Capai 80 Persen

0

JURNAL INSPIRASI – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menggandeng Sekolah Bisnis-Institut Pertanian Bogor (SB-IPB) untuk melakukan Survei Kepuasan Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota tahun 2021. Hasilnya, Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) untuk melayani produk punya nilai 80 persen dan masuk ke dalam kategori PUAS.

Selain itu, IKP untuk pelayanan jasa memiliki nilai 79 persen dan masuk ke dalam kategori PUAS. Hal itu disampaikan Tim Peneliti Sekolah Bisnis IPB, F Okti Shalihati, MM.

“IKP pelayanan produk tertinggi sebesar 83 persen yang masuk kategori puas itu berada pada Zona 5,sedangkan IKP pelayanan produk terendah, walaupun masih berada dalam kategori puas, adalah sebesar 67% dan berada di Zona 2,” katanya saat mempresentasikan hasil survei di kawasan Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, baru-baru ini.

BACA JUGA Biaya Politik Mahal Cenderung Korup

Ia menambahkan, untuk IKP pelayanan jasa tertinggi sebesar 81 persen, yang masuk dalam kategori PUAS, berada pada pelanggan di zona 1.

“Sedangkan IKP pelayanan produk terendah walaupun masih berada dalam kategori puas, adalah sebesar 67 persen dan berada di Zona 3,” tambahnya.

Okti menjelaskan Survei Kepuasan Pelanggan Perumda Tirta Pakuan tahun 2021 ini dilakukan kepada 2.263 responden, berdasarkan berbagai klasterisasi dari 17 golongan. Mulai dari zonasi pelanggan, golongan tarif hingga sosial.

“Jumlah ini sudah mewakili para pelanggan, keterwakilan semua sektor sudah terpenuhi. Alhamdulillah ini tahun ketiga kami dipercaya untuk survei ini, kita juga bisa membandingkan selama tiga tahun ini, sehingga ujungnya kita bisa memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan kedepannya,” jelasnya.

BACA JUGA VES Pilih Kopling di Kawaci

Sementara itu, Wakil Dekan Sumber Daya Kerjasama dan Pengembangan SB-IPB Dr. Nimmi Zulbainarni menuturkan, kerjasama ini salah satu cara paling baik untuk mendapatkan feedback dari pelanggan terkait pelayanan. Sehingga dari feedback ini menjadi dasar suatu kebijakan hingga mencari solusi dari persoalan di pelanggan Perumda Tirta Pakuan.

“Kami berharap ini bisa memberikan  manfaat buat semua. Dari sini juga jadi dasar kajian. Karena pelayanan air itu sensitif, sehari air mati saja sudah ribut warga itu. Ini jadi dasar kajian untuk berbagai solusinya. Termasuk kemungkinan ide bisnis baru,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizky menuturkan bahwa dari Survei Kepuasan Pelanggan oleh SB-IPB ini, pihaknya bisa melihat bagaimana penilaian produk dan jasa yang diberikan oleh Perumda Tirta Pakuan. Apalagi, kerjasama ini sudah berjalan selama tiga tahun sejak 2019.

“Sejauh mana produk dan jasa yang kita berikan, sejauh mana masyarakat menerima keberadaan pelayanan kita. Selama tiga tahun kita bisa lihat, apa menurun, atau makin meningkat kinerja kami ini di mata pelanggan,” terangnya.

Selain itu, dari Survei Kepuasan Pelanggan ini, ada rekomendasi-rekomendasi terkait apa yang harus dilakukan Perumda Tirta Pakuan agar lebih memberikan kepuasan terhadap para pelanggan.

BACA JUGA Laki 45 Road Show Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia

“Kalau bicara komplain, itu mah selalu ada. Zero komplain itu susah. Tapi kami berusaha semaksimal mungkin mengakomodir komplain pelanggan. Kami juga sering datang langsung ke lapangan agar ada solusi langsung. Mendekatkan dengan pelanggan,” ucap Rivelino.

Hal itu juga sebagai wujud bahwa Perumda Tirta Pakuan memberikan kontribusi, arti dan pelayanan terbaik.

“Ikhtiar kami lah. Mudah-mudahan dari hasil survei ini banyak program-program kami yang nantinya efektif meningkatkan kinerja, meminimalisasi kekurangan, mendekatkan diri kepada pelanggan. Sehingga manfaat dan kinerja Perumda Tirta Pakuan bisa terasa,” tutup dia.

**handy mehonk | **

VES Pilih Kopling di Kawaci

0

JURNAL INSPIRASI – Komunitas pencinta kendaraan roda 4 jenis Vitara Escudo Sidekick (VES) dari berbagai  daerah menggelar kopi darat keliling (kopling) di Kawasan Wisata Cikaret (Kawaci)  Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kemarin.

Acara yang dihadiri  Asisten Manager PT Antam, Rohyan, menjelaskan bahwa dipilihnya wisata Kawaci selain jauh dari keramaian kota, juga untuk menikmati keasrian panorama alam terbuka.

“Adanya kopling guna menumbuhkan keharmonisan dan  saling mengenal satu sama lainnya,” ujar Rohyan.

BACA JUGA Laki 45 Road Show Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia

Rohyan yang juga sebagai anggota komunitas VES menyatakan, dengan kopling silaturahmi  terus terjalin  dan saling memberikan pengetahuan dalam berbagi pengalaman. “Intinya  kita semua harus bisa saling mengingatkan,” tandasnya.

Dikesempatan itu, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Nanggung, Jani Nurzaman sekaligus Kepala Desa Kalongliud  mengaku bangga hadirnya komunitas VES di kawasan PT Antam wisata Kawaci terlebih untuk saling  memberikan manfaat.

Salah satu, perusahaan  Badan Usaha Milik Negara BUMN) PT Aneka Tambang di Kecamatan Nanggung maka untuk menjaga ketertiban dan keamanan sepatutnya kita  bisa menjaga dan mendukung semua program yang telah berjalan.

“Tentu saling suppor, diharapkan pertemuan ini bisa berlanjut,” ungkapnya.

BACA JUGA Hambaro Lampaui Target Vaksinasi Covid-19

Keberadaan komunitas VES rupanya sudah terbentuk di seluruh Indonesia dan sudah merambah  wilayah Bogor Raya (Kota maupun Kabupaten) dengan sebutan kode komunitas CJ64.

Kopling yang digagas oleh semua peserta komunitas, untuk terus menjalin silaturahmi  bahwa pertemuan tersebut diagendakan tiga bulan sekali. “Dari kopling mudah mudahan bisa saling mengisi dalam melahirkan ide -ide atau gagasan ke arah  positif,” pungkas Ketua CJ64 wilayah Bogor, Dian.

**arip ekon

Laki 45 Road Show Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia

0

JURNAL INSPIRASI – Dalam peringatan hari anti korupsi sedunia, lembaga sosial masyarakat (LSM) Laskar Anti Korupsi (Laki) 45 menggelar road show di beberapa titik di wilayah Bogor Barat, salah satunya di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Ketua Laki 45 Zaenal Abidin mengatakan, korupsi salah satu penyakit yang merusakkan generasi bangsa tentunya perlu pengawasan yang begitu ekstra agar pembangunan bisa optimal.

BACA JUGA Biaya Politik Mahal Cenderung Korup

“Khususnya untuk hari ini kita meningkatkan kepada seluruh birokrasi agar masyarakat paham dan melek terkait korupsi, perlu kita sadari bahwa korupsi itu sangatlah bahaya terkait ekonomi, sosial dan sebagainya,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor.

Ia menjelaskan, aksi yang seharusnya dilaksanakan dengan jumlah besar, namun mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19 sehingga melaksanakan kegiatan di beberapa titik di wilayah Bogor Barat.

“Kebetulan masih dalam masa pandemi Covid-19 sehingga kita melakukan aksi ke wilayah Bogor Barat saja dan hanya beberapa Kecamatan yang kita sambangi untuk memberikan pemahaman terkait bahayanya korupsi,” jelasnya.

BACA JUGA Hambaro Lampaui Target Vaksinasi Covid-19

Sementara itu, Camat Leuwisadeng Rudy Mulyana mengatakan, korupsi salah satunya penyiksaan yang sangat menular, tentunya harus diberantas semaksimal mungkin.

“Kita menyadari bahwa korupsi itu sangatlah berbahaya dan sangatlah merusak, sehingga kita harus benar-benar mengawasi pembangunan-pembangunan yang bersumber dari anggaran pemerintah, saya berharap korupsi ini bisa di berantas meningat korupsi ini bagaikan penyakit yang menular,” ujarnya.

**Andres

Hambaro Lampaui Target Vaksinasi Covid-19

0

JURNAL INSPIRASI – Jelang akhir tahun 2021 jumlah vaksinasi di Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor sudah melebihi capaian target.

Hal itu diutarakan Kepala Desa Hambaro Firdaus di aula kantor desa saat mendampingi warga yang disuntik vaksin Sinovac oleh vaksinator dari Rumah Salak Kota Bogor bersama Kodim Kabupaten Bogor.

“Kalau untuk capaian vaksinasi di desa kita sudah melebihi target dari 70 persen. Saat ini 80 persen belum lagi ditambah yang minggu kemaren dan hari ini,” ujar Firdaus, kepada Jurnal Bogor.

BACA JUGA Biaya Politik Mahal Cenderung Korup

Capaian untuk vaksinasi tersebut menurut Firdaus berkat bentuk sinergitas antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan para tenaga kesehatan Puskesmas Nanggung.

“Dengan jumlah sebanyak 6000 jiwa hampir setiap hari kita dengan cara door to door warga untuk divaksin,” ungkapnya.

Seperti pada Senin (13/12), masyarakat Hambaro sangat antusias menyambut gebyar vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di aula kantor Desa Hambaro dengan target 150 jiwa.

Akan tetapi Firdaus mengingatkan masyarakat, untuk tidak lengah meskipun sudah divaksin. “Kita tetap harus menerapkan protokol kesehatan, utamanya memakai masker dan selalu menjaga kebersihan,” pungkasnya.

**Andres

BPPSDMP Kementan Terapkan Pola Baru Penilaian Kinerja Pegawai

0

JURNAL INSPIRASI – Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) seringkali menuai kritikan yang mengarah pada metode penilaian kinerja yang dianggap lemah dan kurang menggambarkan kinerja yang sesuai kenyataan.

Undang-undang dan lahir aturan-aturan turunannya, keseluruhannya itu bertujuan untuk memperkuat dan memperinci metode penilaian kinerja ASN, seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, PP Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil, sampai yang terbaru Peraturan Menpan RB  Nomor 8 Tahun 2021 mengenai Sistem Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil.

Kritik yang sering terdengar terkait kinerja PNS adalah adanya ketidaksinkronan antara Sasaran Kinerja Pegawai masing-masing individu dengan capaian organisasi.

Capaian organisasi bisa di level sedang-sedang saja, kadang tercapai atau terkadang tidak. Sebaliknya, capaian individu selalu terjadi peningkatan setiap tahunnya. Ini mencirikan adanya ketidaksesuaian antara capaian individu dengan capaian organisasi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Prof. Dedi Nursyamsi, mengatakan untuk mencapai suatu pola penilaian kinerja yang baik, harus lebih dulu membangun suatu sistem manajemen kinerja yang baik pada masing-masing individu Pegawai Negeri Sipil lingkup BPPSDMP.

BACA JUGA Biaya Politik Mahal Cenderung Korup

Paling tidak empat tahapan utama dari Sistem Manajemen Kinerja PNS, Pertama Perencanaan Kinerja; kedua Pelaksanaan, Pemantauan, dan  Pembinaan Kinerja; ketiga Penilaian Kinerja; dan keempat Tindak Lanjut.

Perencanaan Kinerja, ini penting karena akan berdampak pada tahapan-tahapan selanjutnya. Di dalam Perencanaan Kinerja, kita harus benar-benar memahami yang namanya penyelarasan kinerja.

Lebihlanjut menurut prof. Dedi bahwa sebagai seorang individu PNS BPPSDMP, harus bisa melihat bahwa posisi kita sebenarnya dibutuhkan atau tidak di unit kerja, oleh atasan, dan institusinya. Kita harus tahu betul kontribusi apa yang bisa diberikan dan kejelasan indikator kinerja individualnya. Inilah yang disebut keselarasan atau dikenal sebagai proses cascading.

Untuk itu perlu melakukan Dialog Kinerja. Kenapa? Dengan dialog kinerja akan menciptakan keselarasan kinerja antara atasan dan bawahan dalam rangka menentukan strategi pencapaian kinerja individu yang sejalan dan menunjang kinerja organisasi. Dialog Kinerja ini diharapkan menjadi suatu kegiatan yang membudaya.

Dialog Kinerja ini akan menjadi kebutuhan, dan harus dilakukan secara periodik dalam jangka pendek untuk menjaga dan mengawal kualitas dan arah kinerja.

Selanjutnya dialog kinerja ini akan dipetakan dalam sebuah Matriks Peran Hasil. Disini akan tergambar peran dari masing-masing individu PNS dan ekspektasi keluaran yang diharapkan, yang kemudian secara keseluruhan harus dapat mendukung kinerja atasannya dan kinerja organisasi. Melalui MPH, kinerja akan terlihat dan terhubung dengan apa yang diharapkan oleh organisasi  dalam hal ini BPPSDMP Kementan.

Dalam kesempatan pembukaan  Sosialisasi Matrik Peran-Hasil dan Strategi Pelaksanaan Pelatihan yang dilaksanakan tanggal 11 Des smp 14 Desember 2021 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat  NTT dihadiri, Sekretaris Badan PPSDMP Dr. Ir. Siti Munifah, M.Si, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Dr. Ir.  Leli Nuryati, M.Sc,  Kepala Balai Besar Pelatihan  Peternakan Batu, Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat, Yeremias Ontong, SSP serta para Widyaiswara.

BACA JUGA Kakak Adik Jumpa di Final Remaja Tenis Jakarta

Dalam kesempatan itupula Kepala Badan, kembali mengingatkan kepada segenap insan BPPSDMP, jika ingin pertanian maju maka majukan dulu kualitas SDMnya, pemahaman ini tidak saja ditujukan kepada ASN lingkup BPPSDMP tetapi juga termasuk petani, lahan yang sangat luas membentang dari Sabang sampai Merauke namun belum diolah secara maksimal. Oleh karena itu, kita perlu adanya penumbuhan para petani milenial agar memiliki kualitas mumpuni.

Kita sadar  273 juta jiwa harus tetap tersedia kebutuhan untuk menopang hidupnya, namun SDM pertanian yang mumpuni untuk mengolah lahan yang luas masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita, sekalipun tahun 2021 sudah kita genjot untuk menumbuhkan para petani milenial, dan akan terus  kita lakukan pada tahun tahun berikutnya dalam melahirkan petani-petani muda yang Maju, Mandiri dan Modern.

Perkembangan teknologi dan komunikasi di era digital saat ini tentunya membawa dampak bagi seluruh sektor kehidupan tak terkecuali sektor pertanian yang kian kompetitif. Menghadapi situasi tersebut maka perlu adanya terobosan pemikiran yang bersifat kreatif dan inovatif dalam memulai suatu ide usaha.

Salah satu elemen masyarakat yang diharapkan mampu bersaing dalam sektor pertanian adalah generasi milenial yang lebih memahami perkembangan teknologi. Keuntungan dalam menjalani usaha pada usia muda yaitu sangat dekat dengan teknologi terbaru.

Pesatnya perkembangan teknologi seperti saat ini, membuat wirausahawan dapat memperoleh kenyamanan akses Internet sebagai media pemasaran, promosi, atau bisnis. Bahkan, kewirausahaan dengan memanfaatkan media online tidak menutup kemungkinan, akan membuka toko pertanian online, masarkan produk-produk pertanian.

Petani milenial adalah generasi yang unik untuk dipantau perilaku, pola pikir serta manajemen keuangannya dalam berwirausaha, ini menjadi salah satu tugas kita untuk mengarahkan dan membimbing supaya pembangunan sektor pertanian menampakan hasil yang maksimal.

Beri pemahaman dan motivasi kepada petani milenial agar tidak perlu ragu  untuk memulai bisnis disektor pertanian apalagi kalau dikelola mulai dari hulu sampai hilir. Bahwa dengan berwirausaha sejak dini, akan memperkaya pengalaman dan pengetahuan untuk menemukan jalan keberhasilan. Demikian pungkas Dedi.

**T2S/BBPP Batu