27.9 C
Bogor
Wednesday, May 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 958

Serap Masukan, Anton DPM dengan Warga Cibinong

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Wakil Ketua Komisi I yang juga menjabat Sekretaris MPR RI Fraksi Partai Demokrat H. Anton Sukartono Suratto melakukan Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) dengan tokoh masyarakat Kecamatan Cibinong, yang dilaksanakan di Aula DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Jumat (10/12/2021).

Adapun tujuan dengar pendapat untuk mendapatkan masukan dan saran dari masyarakat terhadap pelaksanaan Pancasila, UUD Negara RI 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan masyarakat.

Selain itu, pentingnya membangun komunikasi antara masyarakat dengan wakil rakyat dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. “Terjadinya dialog langsung bersama masyarakat yang mampu menghasilkan sebuah harapan bersama untuk mewujudkan Bangsa dan Negara ini jauh lebih maju dan jaya,” jelas Ridwan Hisjam.

Pria yang akrab disapa Kang Anton itu mengatakan, pentingnya peranan masyarakat dalam menjaga 4 Pilar MPR RI di antaranya dasar negara (Pancasila), Konstitusi (UUD 1945), Negara Kesatuan Repulik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Satu hal yang paling mendasar atau cara yang paling efektif untuk mengenalkan Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Lebih jauh Kang Anton menegaskan, dengan  terlaksananya kegiatan Rapat Dengar Pendapat dengan masyarakat diharapkan sebagai umpan balik bagi anggota dewan dalam rangka meningkatkan pengetahuaan dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara  yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Masukan dan saran dari masyarakat akan ditindaklanjuti untuk sosialisasi UUD 1945 lebih dimasifkan karena sebagian masyarakat  masih kurang memahami UUD 1945. Juga pentingnya menghidupkan kembali semangat gotong royong yang  semakin terlupakan, dan masyarakat perlu pengertian dan pemahaman pancasila secara berkesinambungan atau berkelanjutan karena banyak masyarakat belum memahami tentang kedaulatan Pancasila itu sendiri,” ajaknya.

**gp

Bersihkan Kaca, Karyawan Dusaspun Tewas Terjatuh dari Lantai 4

0

JURNAL INSPIRASI – Satu karyawan PT. Duta Sarana Perkasa (Dusaspun) di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor meninggal dunia akibat terjatuh dari lantai empat saat membersihkan kaca perusahaan, Rabu (5/1/22).

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat korban bernama Rapi Prayoga (25) sedang memebersihkan kaca di ketinggian kurang lebih 14 meter di perusahaan yang bergerak di bidang industri beton pracetak dan bahan bangunan itu pukul 14:00 Wib.

“Kalo informasinya, korban lagi bersihin kaca, terus katanya nginjek triplek lalu jatuh kebawah dan langsung meninggal,” kata Yadi kepada Jurnal Bogor

Sementara itu, menurut Kepala Desa (Kades) Tlajung Udik, Dede Yusup Ibrahim memaparkan, untuk kejadian kecelakaan kerja yang dialami warganya tersebut sudah ditangani pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Putri. “Tadi sudah ada Kanit Reskrim Gunung Putri untuk menangani kejadian ini,” singkat Kades.

Dede sapaan akrabnya menambahkan, untuk alat keselamatan kerja dari perusahaan dirasa sudah sesuai. Hal itu terlihat dari foto saat korban terjatuh menggunakan safety yang lengkap.

“Kalau untuk keamanannya sih saya liat sudah digunakan. Cuman dari personal korban kayaknya agak ribet saat aktivitas jadi ada yang tidak digunakan. Makannya ketika pas kejadian korban bisa terjatuh,” paparnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dibagian kepala lantaran terjatuh tepat di lantai yang terbuat dari besi. Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari PT Dusaspun untuk memberikan penjelasan.

** Nay Nur ‘ ain

Rusak Parah, Jalan GBJ Cuma Jadi Tontonan

0

JURNAL INSPIRASI – Warga Perumahan Griya Bukit Jaya 1 Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor mengeluh jalan rusak. Mereka menanti Pemerintah Kabupaten Bogor memperbaiki dan melakukan pengaspalan akses jalan yang dilintasi  masyarakat perumahan tersebut.

Pasalnya, jalan yang dilintasi rusak parah dan tidak kunjung diperbaiki. Kondisi jalan terlihat berlobang dan permukaan jalan tidak rata. Bahkan disaat musim penghujan, warga harus  berhati – hati saat  menggunakan kendaraan roda dua maupun empat.

Sri, salah satu warga Griya Bukit Jaya mengatakan, seharusnya perbaikan jalan ini menjadi skala prioritas program pembangunan Pemkab Bogor melalui Dinas PUPR sehingga  masyarakat  berpraduga bahwa program peningkatan pekerjaan perbaikan atau pengaspalan akses jalan utama GBJ tidak dimasukkan dalam tahun anggaran program pembangunan Pemkab Bogor.

“Jalan ini rusak, kami tinggal disini, entah kapan pemda akan memperbaiki dan mengaspalnya dilaksanakan,” ungkapnya, Sri, Rabu (5/1).

Hal senada juga diungkapkan Ketua BTJ (Bogor Timur Jurnalistik) Dadi, warga Desa Tlajung Udik berharap agar Pemkab Bogor untuk  segera memperbaiki jalan utama GBJ  agar warga aman dan nyaman terjamin keselamatannya saat menggunakan jalan. 

“Semoga keluhan kami didengar oleh ibu Ade Yasin Bupati Bogor kami pun sudah menjadi warga Desa Tlajung Udik tinggal disini,” ungkap Dadi.

Terpisah, Staf UPT PUPR Cileungsi Eko saat dikonfirmasi membenarkan bahwa jalan  GBJ Desa Tlajung Udik rusak. Bahkan  diketahuinya, pekerjaan peningkatan pemeliharaan jalan sudah dimasuk di tahun anggaran 2022. “Mungkin karena ada pandemi Covid anggarannya terserap untuk itu,” pungkasnya.

Dia berharap, keluhan dan harapan ini bukan saja hanya warga perumahan GBJ, namun masyarakat sekitar lainnya atau yang menggunakan akses jalan GBJ  ini agar jalan yang mereka lintasi menjadi perhatian serius untuk menjadi skala prioritas perbaikan.

** Nay / Ramses

Pegawai UPT 2 Jonggol Dijamin Kerjanya Melalui BPJS TK

0

JURNAL INSPIRASI – Ratusan pegawai UPT Pengelolaan Sampah 2 Jonggol sudah didaftarkan menjadi peserta BPJS.  Lebih kurang 200 Pegawai Harian Lepas (PHL) menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan atau BPJS-TK.

Kasubag Tata Usaha Eming Sutisna mengatakan, dengan sudah didaftarkannya PHL menjadi peserta BPJS diharapkan PHL itu ada perlindungan. Mengingat risiko bekerja mereka cukup tinggi karena setiap hari berhadapan dengan sampah sehingga perlindungan tenaga kerja bagi PHL ini sangatlah penting.

“Terhitung hari ini, lebih kurang 200 mereka telah menjadi peserta BPJS keternagakerjaan. Program ini, merupakan bentuk perhatian UPT terhadap PHL tersebut,” paparnya, Rabu (5/1).

Menurutnya, semua profesi memiliki risiko kerja yang tinggi apalagi PHL. Makanya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, mereka sudah didaftarkan menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan.

“PHL ini diikutkan ke dalam dua program yakni jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kesehatan,” jelasnya.

** Nay/Ramses

Samisade Desa Nambo Rusak, Dedy: Kami Akan Panggil PPE

0

JURNAL INSPIRASI – Menanggapi persoalan rusaknya jalan dari proyek Samisade yang berada di Kampung Nambo Lebak, RT 14-15-16 RW 007 Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor yang dikerjakan oleh pihak ketiga, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasie Ekbang) Dedy angkat bicara.

Dedy

Dedy mengatakan, Ekbang bersama tim selalu melakukan peninjauan dan pengawasan yang berada di Kecamatan Klapanunggal, walaupun tidak setiap hari tapi progresnya selalu diawasi. “Kami selalu melakukan pengawasan, tapi kan tidak bisa tiap hari kita pantau, ada juga kegiatan lain,” paparnya, Rabu (5/1/22).

Menurutnya, memang PT PPE itu kurang baik dalam pengerjaan proyek jalan dengan beberapa desa yang dikerjakan. Hal itu bisa dilihat dari hasil pekerjaannya, dimana baru seumur jagung sudah banyak yang retak dan terkikis untuk pengaspalannya.

“Karena ada beberapa desa di Klapanunggal itu yang dikerjakan PT  PPE itu kurang baik,” bebernya.

Dengan kondisi pengerjaan seperti itu, Kasie Ekbang mengintruksikan kepada pihak ketiga yaitu PT. PPE untuk memperbaiki dan pemeliharaan agar semua program Bupati menjadi bermanfaat bagi masyarakat, apalagi PPE adalah BUMD Kabupaten Bogor .

“Kita panggil untuk musyawarah menyelesaikan pekerjaan, jadi untuk tahun depan agar lebih baik,” pungkasnya.

** Nay/dw

Nurul Abyad PKBM Giri Taruna Rayakan Milad ke-5 Santuni Yatim

0

JURNAL INSPIRASI – Di hari milad ke-5 tahun Yayasan Nurul Abyad PKBM Giri Taruna di Kampung Peteuy Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor menggelar santunan kepada puluhan anak yatim.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Berdaya Bersama Membangun Bangsa’ itu turut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan puluhan anak yatim yang berada di lingkungan tersebut.

Ketua Yayasan Nurul Abyad, M Riko Firmansyah mengatakan, sebanyak 270 warga binaan pelajar yang ada di tiga titik lokasi Kecamatan Jasinga diberikan bantuan sembako dan sebanyak 51 santunan anak yatim.

 “Kami komitmen bersama kepengurusan untuk menyalurkan santunan dan pembagian sembako untuk warga yang belajar di PKBM Giri Taruna,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (5/1).

Jadi kata dia, kesepakatan bersama pengurus yayasan kegiatan santunan tersebut akan  dilakukan setiap tahun.

“Sekarang kita sepakat dengan pengurusan bahwa kegiatan santunan yatim ini akan dilakukan setiap tahun,” jelasnya.

Menurut Riko, sudah lima tahun berdiri PKBM Giri Taruna ini, namun banyak laporan dari koordinator bahwa  banyak warga pelajar lulusan dari PKBM Giri Taruna ini 50 persen sudah bekerja di swasta hingga pemerintahan.

“Mudah- mudahan dengan refleksi awal tahun ini, keluarga besar yayasan ini tetap solid dan tetap memegang teguh agar bisa bermanfaat untuk kehidupan masyarakat. Bagaimana kita mencerdaskan anak bangsa khususnya yang ada di Kecamatan Jasinga umumnya di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

**andres

Polsek Nanggung Operasi Yustisi Cegah Penyebaran Covid

0

JURNAL INSPIRASI – Polisi Sektor (Polsek) Nanggung, Polres Bogor bersama tim gabungan melakukan operasi yustisi secara mobile dan stasioner di Jalan Raya Ace Tabrani depan mako Polsek Nanggung, Rabu (05/22).

Kapolsek Nanggung AKP Achmad Budisantoso mengatakan, untuk kegiatan tersebut untuk pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) serta mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Bagi pengguna kendaraan yang kedapetan tidak memakai masker atau helm akan diberhentikan dan diberikan sanksi sosial berupa pemberian masker,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan operasi yustisi stasioner dan mobile gabungan  berjalan dengan kondusif dan tertib.

“Hasil dari kegiatan berjalan kondusif dan tertib namun masih ada beberapa masyarakat yang tidak menggunakan masker sehingga petugas memberikan sanksi sosial dan pembagian masker sebanyak 50 buah masker,” pungkasnya.

**Andres

Meski Siswa SD Belum Vaksin, Orangtua Tenang Pihak Sekolah Terapkan Prokes

0

JURNAL INSPIRASI – Pembelajaran tatap muka (PTM) bagi sejumlah siswa SD di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor sudah berjalan. Namun, untuk pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD belum berjalan. Hal tersebut tentu mengundang kekhawatiran bagi orang tua siswa, mengingat saat ini tengah ramai lagi wabah kasus Covid-19 varian Omicron.

Meski demikian, orang tua Siswa, Nuke mengungkapkan, rasa tenang bertambah saat mengetahui para pendidik di sekolah sudah divaksin semuanya dan menjalankan protokol kesehatan (prokes). Walaupun anaknya yang saat ini berusia delapan tahun belum disuntik vaksin.

“Saya terus mewanti-wanti agar tetap mengenakan masker saat bersekolah, menjaga jarak dengan teman-temannya, dan rajin mencuci tangan atau mengenakan hand sanitizer yang selalu disiapkan, ” ujarnya, Rabu (5/1).

Setelah anaknya selesai PTM dan sampai di rumah, wajib melepaskan semua pakaian, menaruhnya ke keranjang cucian, dan mandi untuk mencegah virus terbawa ke dalam rumah.

Selain itu, ia selalu memberikan vitamin untuk menunjang daya tahan tubuh anaknya.  “Saya berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor segera menggelar suntuk vaksin bagi anak sekolah SD. Walaupun saat ini anak sudah bagi rapot dan libur sekolah, ” ujarnya.

Sementara itu, Camat Ciampea Chaerudin Felani mengaku hingga saat ini untuk siswa SD di Kecamatan Ciampea yang berusia 6-11 tahun belum disuntik vaksin.

Pihaknya tengah berkoordinasi dengan para kepala sekolah SD, dan tenaga kesehatan terkait pelaksanaan vaksin bagi siswa SD.

“Jenis vaksin untuk siswa SD belum diketahui jenis apa, kita masih menunggu arahan dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Intinya, kita data dulu jumlah siswa yang bakal disuntik vaksin, termasuk personal teknik di lapangan, ” tukasnya.

** Arip Ekon

Pemuda Diminta Jadi Pelopor Kebangsaan

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Pemuda merupakan generasi penerus bangsa, bahkan pemuda menjadi elemen penting saat memerdekakan bangsa Indonesia, maka dari itu pemuda diharapkan bisa menjadi pelopor kebangsaan dan ikut berperan aktif dalam mensosialisasikan empat konsensi kebangsaan ditengah masyarakat.

“Pemuda harus bisa menjadi pelopor kebangsaan. Sehingga perlu aktif ikut mensosialisasikan empat konsensi kebangsaan di tengah masyarakat,” ujar Sekertaris Fraksi Partai Demokrat MPR-RI H Anton Sukartono Suratto saat sosialisai 4 Pilar Kebangsaan di Aula DPC partai Demokrat Kabupaten Bogor, Kamis (18/11).

Dalam acara yang diikuti oleh perwakilan Lintas Komunitas Kepemudaan yang ada di Kabupaten Bogor tersebut, Anton mengatakan 4 pilar harus selalu menjadi panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang ada dalam satu pilar yakni Pancasila menjadi yang utama untuk pegangan dalam bernegara.

“Peran pemuda di masyarakt harus terasa kehadirannya di tengah-tengah masyarakat, terlebih dalam menjaga persatuan dan kesatuan antar anak bangsa, dan saya berharap karang taruna dapat menjadi garda terdepan dalam melakukan sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada masyarakat hingga tingakat RT,” ungkapnya.

Sementara Anggita Syaputra selaku Ketua Forum Lintas Komunitas, dirinya myakini setelah mengikuti kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, menjadikan anggota lintas komunitas kepemudaan yang ada akan semakin kuat.

‘Semangat dan kecintaannya kepada bangsa ini akan terpaku dan selalu menjaga persatuan dan kesatuan,” katanya.

**gp

Anton: Jaga Kebersamaan dan Gotong-royong

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang juga menjabat Sekretaris Fraksi Demokrat MPR RI, H Anton Sukartono Suratto menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR di aula terbuka Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Rabu (9/6/2021).

Dalam acara yang dihadiri tokoh masyarakat Kecamatan Gunung Putri tersebut, Kang H. Anton menyampaikan, kebersamaan dan rasa gotong royong harus terus dibina agar tidak terprovokasi oleh isu apapun yang membawa perpecahan di Negara Kesatan Republik Indonesia (NKRI).

Kang H. Anton, meminta kepada masyarakat supaya terus menanamkan 4 Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar Negara kita, kemudian hukum tertulis Negara kita yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika.

“Hendaknya kita terus amalkan dalam menata setiap aspek kehidupan. Dimulai dari lingkup yang paling dekat misal keluarga, tetangga atau komunitas lain yang terdekat dari kehidupan kita, untuk mengingatkan bergotong royong, saling toleransi,” pintanya.

Dalam era sekarang ini, semuanya masih berjuang melawan pandemi Covid 19. Oleh sebab itu, menurut pria yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dan menjaga pola hidup sehat dan bersih harus dilaksanakan.

Acara sosialisasi 4 pilar kebangsaan, ditutup dengan kuis dimana pertanyaanya ialah merupakan materi yang sudah disampaikan Kang H. Anton dalam acara ini. Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan buku 4 pilar kebangsaan secara simbolis.

**gp