30.9 C
Bogor
Wednesday, May 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 951

Dinas Sosial Bantu Warga yang Jadi Korban Kebakaran

0

JURNAL INSPIRASI – Dinas Sosial Kabupaten Bogor memberikan bantuan kepada para korban kebakaran rumah di dua titik lokasi berbeda yakni Desa Curug dan Tegalwangi, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, kemarin.

Kepala Seksi (Kasi) Jaminan Sosial Keluarga (JSK) yang mewakili Dinas Sosial, Endih mengatakan, pihaknya diminta pimpinannya untuk menyalurkan bantuan terhadap para korban yang terkena musibah kebakaran di dua titik yakni di Kampung Ngasuh Desa Curug dan Kampung Nanggung Desa Tegalwangi.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat, walaupun bantuan ini kalo dilihat dari segi kebutuhannya tidak sepenuhnya memenuhi. Tak lupa saya ucapkan juga terimakasih kepada temen-temen media, relawan dan semua insan sosial yang telah membantu menyelesaikan permasalahan di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Curug, Aton yang mendampingi warganya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah peduli terhadap musibah kebakaran di desanya yang mengakibatkan tiga rumah yang diisi oleh 13 jiwa hangus dilahap si jago merah.

“Mewakili warga saya ucapkan terimakasih banyak kepada Dinas Sosial dan Pemerintah Kabupaten Bogor yang peduli terhadap warga Desa Curug, Insya Allah untuk tiga rumah yang terbakar akan kita upayakan untuk mendapatkan bantuan seperti rutilahu agar rumahnya kembali bisa dihuni,” ujarnya.

Hal senada pun disampaikan Kepala Desa Tegalwangi, Jamaludin yang hadir mendampingi korban yang kehilangan istri dan cucunya dalam musibah kebakaran tempo hari.

“Pertama tidak sekurang-kurangnya kami ucapkan terima kepada Dinas Sosial yang telah memberikan bantuan kepada Pak Husen, kemudian kami berharap kepada pihak berwenang agar kedepannya bisa membantu rehab rumahnya,” ungkapnya.

**andres

Antisipasi Sakit Malam Hari, Puskesmas Cangkurawok Mesti Ada Poned

0

JURNAL INSPIRASI – Masyarakat Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor meminta Puskesmas Cangkurawok dilengkapi dengan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (Poned).

“Harusnya Puskesmas Cangkurawok yang baru dilengkapi Poned. Ketika ada warga yang sakit malam hari bisa berobat ke Puskesmas,” ujar Kepala Desa Cikarawang, Sapturi Wijaya kepada wartawan, kemarin.

Menurut Sapturi, Puskesmas Cangkurawok tidak bisa melayani masyarakat sampai malam. Namun saat ini yang dibutuhkan masyarakat yakni Puskesmas yang dilengkapi Poned. Sebab, masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan hingga malam hari.

Apalagi, pemanfaatan Puskesmas Cangkurawok bukan hanya warga Desa Cikarawang dan Babakan saja, warga Kota Bogor juga bakal banyak yang berobat ke Puskesmas Cangkurawok. Hal tersebut dilihat dari lokasi Cangkurawok yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten dan Kota Bogor.

“Kalau ada Poned, masyarakat Cikarawang  jadi terbantu sehingga berobat malam hari tidak usah lagi ke Rumah Sakit besar, ” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Dramaga, Tenny Ramdhani mengatakan pembangunan Puskesmas Cangkurawok sudah rampung dikerjakan dan tinggal menunggu kelengkapan mebeler. “Rencananya Puskesmas Cangkurawok bakal diresmikan oleh Bupati Bogor di awal bulan Februari ini,” ujarnya.

Adanya keinginan masyarakat Puskesmas Cangkurawok dilengkapi Poned, tentunya sangat memadai.

Dilihat dari  kondisi Gedung Puskesmas juga sangat luas untuk dijadikan Poned.

“Gedung Puskesmas Cangkurawok sudah layak menjadi Poned, tinggal fasilitas medisnya saja dilengkapi, ” pungkasnya.

** Arip Ekon

Empat Atlet Selam Kabupaten Bogor Dipanggil Seleksi Tim SEA Games

0

JURNAL INSPIRASI – Prestasi membanggakan dicapai Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia ( POSSI) Kabupaten Bogor yang mengirimkan 4 atlet andalannya dalam seleksi Tim Selam Indonesia menuju SEA Games 2022 di Vietnam.

Seleksi para atlet selam yang akan masuk dalam Tim Selam Indonesia menuju SEA Games 2022 di Vietnam itu akan dilakukan pada 12 sampai 14 Januari 2022.  

Ketua Harian POSSI Kabupaten Bogor, Lilik Suhartini mengatakan, empat  atlet selam Kabupaten Bogor yang akan ikut seleksi Timnas Selam Merah Putih untuk ajang SEA Games 2022  diantaranya,  M Ikhwan Romadhon, Khaterina Eda Rahayu dan Kaisar Hansel Putra dan Bilqis.

Lilik menambahkan, nomor  yang akan dikuti  para peselam Kabupaten Bogor dalam seleksi  nantin diantaranya  nomor  50 Abnea, 50 Surfice, 100 Surfice .    

“ Saya optimis para peselam binaan POSSI Kabupaten Bogor ini akan mampu meraih tiket masuk  dalam skuad Selam Indonesia menuju SEA Games 2022 di Vietnam,” tegas Lilik Suhartini yang juga tercatat sebagai manager  tim selam Kabupaten Bogor menuju Porprov XIV Jabar 2022.

Lilik optimis, capaian prestasi  yang akan diraih para atlet selam Kabupaten Bogor dalam seleksi  di GBK Jakarta itu akan sesuai dengan yang ditentukan.

Mudah mudahan, sambung Lilik, empat peselam Kabupaten Bogor itu bisa masuk dalam defile kontingen merah putih pada SEA Games 2022 di Vietnam.

Ia juga rencananya akan datang langsung memberikan  support kepada empat atlet selam Kabupaten Bogor yang akan ikut dalam seleksi kali ini.

Terkait masalah persiapan Porprov XIV Jabar 2022 bulan November mendatang,  Lilik menegaskan, POSSI Kabupaten Bogor selama ini sudah terbukti selalu memberikan kontribusi medali bagi Kabupaten Bogor di ajang olahraga empat tahunan di Jabar ini.

“ Saya tak mau bicara jumlah medali yang akan dicapai. Namun saya tegaskan kalau selama ini Tim Selam Kabupaten Bogor sudah sangat fokus berlatih dan siap meraih hasil maksimal bagi Kontingen  Kabupaten Bogor di Porprov XIV Jabar 2022,” pungkasnya.

** AS Pangrango

Nungki: Ada Kepastian Buat Atlet

0

Program Gaji Atlet Direspon Positif

JURNAL INSPIRASI – Rencana Pemkab Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor memberikan gaji kepada atlet tiap bulan direspon positif para pengurus dan pelaku olahraga di Bumi Tegar Beriman.    

Fitri Putra Nugraha atau yang akrab disapa Nungki merespon positif  statmen Sekdispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga atau TR terkait rencana Dispora yang akan membuat data base atlet Kabupaten Bogor dan pemberian gaji kepada para  atlet berprestasi sesuai dengan klaster yang akan ditentukan.

“Program ini sangat bagus jika terealisasi, karena akan ada kepastian kesejahteraan buat para atlet Kabupaten Bogor yang mengukir prestasi olahhraga di kancah regional, nasional ataupun internasional,.” Papar Nungki kepada Jurnal Bogor, Selasa, 11 Januari 2022.

Ia mengatakan, tidak alergi dengan gagasan dan program yang sifatnya kontruktif  buat kemajuan dunia olahraga Kabupaten Bogor dan juga buat kesejahteraan para atlet.

Apalagi, tambah Nungki, dalam statmennya itu TR mengatakan, akan ada empat klaster yang akan menempakan kelompok atlet penerima gaji bulanan nantinya.

“ Saya pikir apa yang disampaikan Sekdispora itu satu gagasan yang sangat mulia, karena beliau sudah mau memikirkan soal perut dan dapur para atlet,” bebernya.

Nungki menambahkan,  ia tidak alergi dengan adanya gagasan dari TR tersebut.

Bahkan, ia yakin kebanyakan pengurus cabor, para atlet dan orang tua atlet akan sangat mendukung  program ini.

Tak hanya itu, sambungnya, dengan adanya wacana program gaji atlet ini, tentunya pasti akan punya dampak pada psikologi atlet dalam berlatih, bertanding dan akan all out meraih prestasi tertinggi.

Selain itu, tambah Nungki, program gaji atlet juga akan jadi solusi tepat untuk memutus mata rantai mutasi atlet yang selama ini sudah menjadi hal yang dibiasakan jelang ada event olahraga empat tahunan di Jabar.

“Saya berharap program gaji atlet ini bisa dilakukan dan segera bentuk regulasi atau payung hukumnya,” pungkas Nungki.

** AS Pangrango

NPCI Dukung Program Gaji Atlet

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua National Paralimpic  Committee  Indonesia (NPCI ) Kabupaten Bogor, M Misbach menyambut gembira rencana program gaji atlet kepada para atlet Kabupaten Bogor yang berprestasi di ajang regional,nasional dan internasional.

Rencana program gaji atlet sendiri sudah digelindingkan Sekdispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga atau yang akrab disapa TR dalam sebuah statmen di harian ini.

Apalagi pemberian gaji atlet itu akan diatur dalam payung hukum dan regulasi yang sangat jelas nantinya.

Program gaji atlet, kata Misbach, tentunya akan merangsang munculnya atlet atlet harapan, potensial yang bisa mengukir prestas emas dan bisa mengangkat prestise daerah dan juga negara nantinya.

“Ini langkah tepat dari Dispora dan harus jadi. Karena persoalan klasik dunia olahraga selama ini adalah soal minimnya kesejahteraan para atlet,” tegas Misbach kepada Jurnal Bogor, Selasa, 11 Januari 2022. 

Bagi NPCI, kata Misbach, program ini nantinya akan sangat membantu para atlet dan juga induk olahraga.

“Kami dari NPCI Kabupaten Bogor sangat mendukung penuh rencana gaji atlet yang diwacanakan kang TR. Mudah mudahan ini akan jadi format baru atmosfir pembinaan olahraga di Kabupaten Bogor,” beber Misbach

Tidak ada alasan, kata Misbcah, bagi NPCI untuk menolak atau berpolemik gagasan yang sangat  positif ini.

** AS Pangrango

Ketua DPRD Setujui Konsep Sekdispora

0

Rudy Susmanto:  Ini Jadi Investasi SDM

JURNAL INSPIRASI – Konsep dan gagasan Sekdispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga atau yang akrab disapa TR mendapatkan perhatian serius dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto.

Menurutnya, ia sangat setuju dan akan mendukung konsep Sekdispora Kabupaten Bogor terkait soal rencana pemberian gaji atlet Kabupaten Bogor  yang disesuaikan dengan empat klaster  yang dirancangnya.

“ Konsep TR selaku Sekdispora sudah tepat. Ia ingin memberikan mawah yang baru dan positif dalam tata kelola kesejahteraan para atlet Kabupaten Bogor,”

Sangat jarang, kata Rudy, ada yang mau memikirkan nasib para atlet sedetail yang ada dalam benak dan konsep yang akan dibangunTR.

“ Nantinya para atlet tugasnya berlatih, bertanding dan berprestasi serta memberikan prestise kepada daerah dan negara,” beber Rudy Susmanto kepada Jurnal Bogor, Selasa, 11 Januari 2022.  

Ibaratnya, kata Rudy, walaupun para atlet hanya berlatih, bertanding dan berprestasi, mereka tetap seperti karyawan Pemkab yang dapat gaji rutin tiap bulan sesuai dengan acuan  atau regulasi yang ditetapkan besarannya.

Kalau konsep TR berjalan, tambah Rudy,  kedepannya KabupatenBogor akan jadi daerah pencetak atlet atau lumbung atlet masa depan yang bisa berdaya guna untuk kepentingan olahraga nasional.        

“ Pola atau konsep yang digagas TR itu seperti Investsi Sumber Daya Manusia (SDM) dikumpulkan SDM  putra putri  terbaik Kabupaten Bogor untuk jadi anak Negara,” tegas Rudy Susmanto.

Rudy menegaskan, ia akan sangat mendukung statmen yang telah digagas Sekdispora Kabupaten Bogor itu dengan tujuan untuk sama sama membangun Bogor dalam bidang keolahragaan dan kesejahteraan para atlet dan pelaku olahraga.

** AS Syahmid

Terkait Rencana Pemberian Gaji Bulanan, Dispora Rancang Sistem Data Base Atlet

0

JURNAL INSPIRASI – Sekdispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga yang akrab disapa TR saat ini tengah merancang data base atlet Kabupaten Bogor.

Pembuatan data base atlet ini akan jadi acuan data dalam pemberian gaji bulanan kepada para atlet Kabupaten Bogor.

Minimalnya, kata TR, pada bulan November atau Desember 2022, atlet Kabupatren Bogor yang berprestasi sudah bisa menerima gaji bulanan.

Nantinya, sambung TR, Dispora akan membuat empat klaster atlet yang akan diberikan gaji bulanan yakni klaster atlet Harapan, Atlet Pemula, Atlet Madya dan Atlet Utama.

” Atlet yang berada di bawah naungan cabor yang ada di KONI, NPCI, KORMI dan Bapopsi yang akan kami data.untuk diberikan gaji bulanan sesuai dengan nama dan rekening atlet,” papar TR

Kedepannya, tambah mantan pejabat eselon 3 di DLH ini mengatakan, ketika sudah ada sistem pemberian gaji bulanan kepada para atlet yang masuk dalam 4 klaster tadi maka hal ini akan mengurangi persoalan mutasi atlet atau atlet kurang diperhatikan kesejahteraannya.

” Format pemberian gaji atlet ini akan tertuang dalam Perbup yang mengatur soal ini. Ini jelas payung hukumnya. Selain itu ini sebagai bentuk solusi yang positif dari Pemkab Bogor soal masalah kesejahteraan atlet,” tambahnya.

Ia melanjutkan, bagaimana mau meraih prestasi yang bisa mengangkat prestise daerah, jika masih ada atlet yang masih memikirkan soal pekerjaan dan biaya buat dirumahnya.

” Mudah mudahan terobosan Dispora ini akan mampu menjawab semua kegelisahan para atlet selama ini,” paparnya.

** Asep Syahmid

Dua Putra Presiden Jokowi Dilaporkan ke KPK

0

JURNAL INSPIRASI – Aktivis 1998 yang juga analis sosial politik Ubedilah Badrun melaporkan dua putra Presiden Joko Widodo yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini minta Jokowi juga dipanggil untuk diperiksa.

Permintaan tersebut disampaikan Ubedilah usai resmi melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK di Gedung Merah Putih Jalan, Senin (10/1).

“Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan,” ujar Ubedilah.

Ubedilah menjelaskan bahwa dua anak Jokowi, Gibran dan Kaesang, bersama dengan anak petinggi PT SM bergabung membentuk perusahaan yang mendapatkan kucuran dana penyertaan modal.

PT SM telah menjadi tersangka pembakaran hutan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. PT SM dituntut senilai Rp7,9 triliun. Kemudian, pada tahun 2019, Mahkamah Agung mengabulkan tuntutan hanya dengan nilai Rp78 miliar.

Ubedilah menyatakan bahwa kedua putra Jokowi itu ikut memiliki saham yang cukup besar di PT SM. Hal inilah yang membuatnya melaporkan kedua putra presiden itu. “Itu terjadi pada Februari 2019, setelah anak presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM,” kata Ubedilah.

Dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang diduga menjerat anak Jokowi tersebut dianggap Ubedilah sudah sangat jelas karena perusahaan baru bisa mendapatkan suntikan dana penyertaan modal dari perusahaan Ventura jika tidak adanya pengaruh anak Presiden.

“Dua kali diberikan kucuran dana. Angkanya kurang lebih Rp 99,3 miliar dalam waktu yang dekat. Dan setelah itu kemudian anak presiden membeli saham di sebuah perusahaan yang angkanya juga cukup fantastis Rp 92 miliar. Dan itu bagi kami tanda tanya besar, apakah seorang anak muda yang baru mendirikan perusahaan dengan mudah mendapatkan penyertaan modal dengan angka yang cukup fantastis kalau dia bukan anak presiden,” jelas Ubedilah.

Ubedilah meminta, KPK untuk menyelidiki agar membuat terang benderang dugaan KKN ini. “Bila perlu Presiden dipanggil untuk menjelaskan posisi ini,” minta Ubedilah.

Dalam laporan yang sudah diterima oleh bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK ini, Ubedilah membawa sejumlah bukti berupa dokumen perusahaan serta pemberitaan adanya pemberian penyertaan modal tersebut.

“Dan kemudian kita lihat di perusahaan-perusahaan yang dokumennya rapi itu memang ada tokoh-tokoh yang tadi saya sebutkan (Gibran dan Kaesang),” pungkas Ubedilah.

Sementara Ubedilah Badrun adalah aktivis mahasiswa pada tahun 1998. Sebagai seorang aktivis, Ubedilah adalah seorang pendiri Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) 1996.

FKSMJ adalah sebuah organisasi pergerakan mahasiswa yang kemudian menjadi motor penggerak reformasi 1998. Lantaran mendirikan FKSMJ ini, Ubedilah dijuluki oleh para aktivis Jakarta sebagai ideolog FKSMJ. Berbeda dengan tokoh aktivis lainnya yang memilih masuk ke partai politik dan masuk menjadi anggota DPR, ia lebih memilih jalan hening untuk menjadi seorang dosen, membentuk karakter anak bangsa dan menggeluti dunia tulis menulis.

Aktif di HMI MPO Selain itu, Ubedilah juga pernah aktif dalam Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO). Dia kemudian menjabat sebagai Ketua HMI Jakarta pada tahun 1997 hingga 1998.

Sementara Gibran Rakabuming Raka yang juga Wali Kota Solo merespons pelaporan dirinya ke KPK. “Masalah pembakaran hutan nanti takon (tanya) Kaesang wae (saja),” katanya.

Ia pun siap menjalani proses jika KPK hendak mengusut kasus tersebut. “Dicek saja, kalau ada yang salah ya silakan dipanggil. Salahe apa ya dibuktikan. Ngono wae (gitu aja),” katanya.

**ass

Pemkab Bogor Support Total Program NPCI

0

JURNAL INSPIRASI – Proses seleksi calon atlet NPCI Kabupaten Bogor yang akan masuk dalam skuad Kontingen Peparda Kabupaten Bogor mendapat perhatian serius dari  Sekdispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga yang akrab disapa TR

TR juga memberikan apresiasi positif kepada NPCI Kabupaten Bogor yang sudah menjalankan  seleksi lawal kepada para calon atlet penyandang disabilitas yang akan masuk Kontingen Peparda Kabupaten Bogor.

Menurutnya, apa yang dilakukan NPCI Kabuptaen Bogor sudah berada dalam rel yang benar.

“ Rekrutmen atlet itu satu kebutuhan bagi untuk proses regenerasi selanjutnya. Ini sudah tepat yang dilakukan NPCI Kabupaten Bogor,” beber TR Senin, 10 Januari 2022.

Lebih lanjut, kata TR, ia berharap  NPCI Kabupaten Bogor ini bisa mendapatkan talenta atlet yang bisa meraih prestasi dan bisa mengangkat prestise Kontingen Kabupaten Bogor pada Peparda VI Jabar 2022.

Ia juga merasa bangga dengan tingginya animo para calon atlet yang ikut seleksi di NPCI Kabupaten Bogor ini.

Itu menandakan, kata Trian, saat ini semua elemen masyarakat sudah paham dengan peran dan fungsi NPCI sebagai jembatan untuk meraih prestasi dalam kancah olahraga.   

“Saya minta NPCI Kabupaten Bogor harus benar benar cermat dan jeli dalam melihat potensi atlet yang akan jadi bagian dalam Kontingen Kabupaten Bogor pada Peparda VI Jabar 2022 di Kabupaten Bekasi,” tegasnya

Terkait soal anggaran NPCI, TR menyatakan, keberpihakan Pemkab Bogor dalam mendukung program NPCI sangat total        

“ Untuk kegiatan menghadapi Peparda VI Jabar 2022,Pemkab Bogor  telah  mengalokasikan anggaran sebesar Rp 18 Milyar untuk NPCI Kabupaten Bogor,” paparnya

Jumlah 18 Milyar tersebut, kata TR, jadi bukti nyata totalnya Pemkab Bogor dalam memberikan support kepada NPCI Kabupaten Bogor.

** AS Pangrango

Rama Lolos Seleksi TimnasTenis SEA Games 2022

0

JURNAL INSPIRASI – Prestasi membanggakan awal tahun 2022 dicetak atlet tenis kebanggaan Kabupaten Bogor yakni Rifky Sukma Ramadhan.

Rifky Sukma Ramadhan atau yang akrab disapa Rama berhasil lolos tahapan seleksi atlet tenis lapangan yang akan masuk dalam Timnas Tenis Indonesia menuju SEA Games 2022 di Vietnam,  

Keberhasilan Rama ini setidaknya jadi bukti nyata kalau petenis andalan Kabupaten Bogor ini memang punya potensi yang bagus dan layak masuk dalam skuad tenis Indonesia menuju SEA Games 2022 di Vietnam.

Selain Rama,  ada mantan petenis Kabupaten Bogor lainnya yang dinyatakan lolos dari tahapan seleksi yakni Achmad Imam Ma ruf.

Achmad Imam Ma ruf adalah salah satu petenis andalan Kabupaten Bogor pada Porda Jabar 2018 lalu.

“Mudah mudahan Rama bisa terus melaju dan jadi bagian kontingen Merah Putih dalam SEA Games 2022 di Vietnam,”  ujar Head Coach Tenis Kabupaten Bogor, Rizal Sukma Kriansyah kepada awak media, Senin,10 Januari 2022

Rizal menambahkan,dalam seleksi tim tenis Indonesia untuk SEA Games 2022, Kabupaten Bogor mengirimkan dua  petenis lainnya dalam seleksi kali ini selain Rama.

Dua petenis Kabupten Bogor lannya yang ambil bagian dalam seleksi adalah Rafly Febby dan Kareem Abdul Hakim.

** AS Pangrango