30.9 C
Bogor
Wednesday, May 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 950

Polsek Dan Satpol PP Caringin Layangkan Surat Kepada Puluhan PKL

0

JURNAL INSPIRASI – Polsek Caringin, AKP Waluyo bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, melayangkan surat pemberitahuan kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di ruas Jalan Cikereteg, Selasa (11/1/2022). Surat pemberitahuan itu diberikan, sebagai tindak lanjut dari tuntutan perwakilan warga Desa Ciderum terkait kemacetan yang sering terjadi di jalan tersebut.

Sebelum memberikan surat kepada para pedagang, Polsek dan Satpol PP serta perwakilan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, melakukan rapat bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Ciderum yang juga para tokoh dan pengurus wilayah, baik BPD, LPM, Kepala Dusun (Kadus) hingga RT dan RW.

Kapolsek Caringin, AKP Waluyo mengatakan, kedatangannya bersama Satpol PP untuk meninjau langsung titik-titik yang menjadi penyebab terjadi kemacetan di Jalan Cikereteg, salah satunya keberadaan para PKL.

Selain itu, lanjut Kapolsek Caringin, untuk mengurai kemacetan yang terjadi setiap hari Jum’at, Sabtu dan Minggu di ruas jalan menuju kawasan wisata Pancawati, pihaknya akan melakukan rekayasa lalulintas.

 “Selama tiga hari itu, kami akan berlakukan rekayasa lalulintas. Kendaraan yang keluar akan kami arahkan ke kiri, biar tidak menyebrang jalan dan menghindari kendaraan yang akan masuk,” ungkapnya saat memberikan keterangan kepada para pengurus Desa Ciderum, saat musyawarah di aula Kecamatan Caringin.

AKP Waluyo pun mengungkapkan, selama tiga hari itu, pihaknya akan menurunkan anggota lalulintas untuk melakukan pengaturan kendaraan baik yang masuk ke Cikereteg maupun keluar.

 “Kami juga akan minta petugas dari Dishub untuk ikut mengatur kendaraan di simpang Cikereteg. Kami juga minta agar anggota Satpol PP diperbantukan,” paparnya.

Informasi yang didapat, sekitar puluhan PKL dan pemilik bangunan yang ada disekitar Jalan Cikereteg, diberikan surat pemberitahuan dari Satpol PP Kecamatan Caringin. Didalam surat pemberitahuan itu, para PKL dan pemilik bangunan untuk menggeser tempat usahanya agar tidak terlalu memakan bahu jalan.

 “Kami diminta untuk menggeser dan menata tempat jualan, biar tidak terlalu ke jalan. Dan hari Kamis (13/1/2022) Satpol PP dan Polsek Caringin akan kembali lagi ke sini,” kata Bokir, pedagang buah di Jalan Cikereteg.

Sementara, tokoh masyarakat Kampung Cikereteg Desa Ciderum, Pepen meminta agar tidak ada pembongkaran terhadap para pedagang tersebut. Adapun untuk mengurai kemacetan, para pedagang yang notabene warga setempat itu diminta agar menggeser tempat jualannya.

 “Kalau dibongkar kasihan, mereka warga sini. Walaupun cara mereka mencari nafkah di tempat yang salah, tapi tetap saja itu ladang mata pencaharian mereka sehari-hari,” jelasnya.

Pepen berharap, adanya tindak lanjut dari pihak Polsek dan Satpol PP Kecamatan Caringin ini, keluhan warga terkait kemacetan bisa segera teratasi.

 “Ini bagian dari solusi yang sedang dilakukan jajaran Polsek dan Kecamatan Caringin. Mudah-mudahan bisa menjadi solusi terbaik dalam mengurai kemacetan,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Holywings Disoal

0

Rifky Minta Bima Evaluasi Proses Perizinan

JURNAL INSPIRASI – Rencana kehadiran tempat hiburan malam (THM) Holywings yang berlokasi di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, terus menuai sorotan, salah satunya dari Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi Amanat Nurani, Rifky Alaydrus.

Menurutnya, sikap Wali Kota Bima Arya yang takkan mengizinkan Holywings beroperasi di ‘Kota Hujan’ dengan mengusung konsep seperti di daerah lain. “Sikap wali kota sudah tepat. Itu sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 74 Tahun 2015 tentang minuman beralkohol (minol),” ujar Rifky kepada wartawan, Senin (10/1).

Menurut dia, Kota Bogor harus konsisten dalam menerapkan visi misi sebagai Kota Ramah Keluarga dan daerah yang religius. “Apalagi kehadiran Holywings berdekatan dengan Masjid Raya. Visi misi sebagai Kota Ramah Keluarga harus dijalankan secara konsisten,” katanya.

Kata dia, pihaknya mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terhadap operasional Holywings ke depannya. Meski, pemkot sebelumnya telah kecolongan lantaran gegabah menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin tetangga.

“Seharusnya dinas terkait memberi perhatian sejak awal, jangan main teken saja sebelum jelas. Sehingga tak kecolongan seperti sekarang ini. Kejadian ini harus menjadi evaluasi bagi Pemkot Bogor,” ungkapnya.

Rifky meminta Wali Kota Bima Arya mengeluarkan diskresi kepada Holywings agar tidak menjual minol di tempat tersebut. “Semua investor yang akan berusaha di Kota Bogor harus menyesuaikan dengan visi misi,” jelasnya.

Rifky juga meminta agar Satpol PP terus melakukan pengawasan secara intensif terhadap tempat tersebut ketika beroperasi. “Ketika mereka melanggar harus ditindak sesuai dengan prosedur,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach mengatakan bahwa Holywings harus mengikuti regulasi yang ada di Kota Bogor saat beroperasi nanti.

“Mereka tidak boleh menjual minol, tidak ada disk jockey, dan hanya beroperasi sesuai peruntukan awal, yakni kafe serta restoran,” tegasnya.

Ia menyatakan bahwa saat ini manajemen Holywings sudah bersepakat untuk mengganti nama THM tersebut, bila beroperasi nanti. “Sekarang mereka (manajemen) sedang membahas hal itu,” imbuh Agustian Syach.

Mantan Camat Bogor Tengah ini juga menegaskan, akan mengambil langkah tegas dan terukur apabila Holywings melakukan pelanggaran seperti menjual minol. “Tentunya akan ada tindakan sesuai dengan prosedur yang ada,” katanya.

** Fredy Kristianto

Gapura FC Siap All Out di Suratin U-15

0

JURNAL INSPIRASI – Tim Sepakbola Gapura FC dari Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor bertekad meraih hasil maksimal dalam perhelatan Piala Suratin U-15 Jawa Barat tahun 2022.

Dalam Suratin U-15 Jabar 2022, Gapura FC yang bermarkas di Kecamatan Parung Panjang berada di Grup M dengan tiga tim lainnya seperti Gunung Jati, Cirebon Pakuan City dan Persikas.

CEO Gapura FC, Mustakim mengatakan, dalam Suratin U-15 Jabar 2022, materi tim Laskar Cikabon julukan Gapura FC mayoritas dihuni para pemain yang tampil sebagai runner up  dalam Ade Yasin Bogor Junior League ( AY BJL)  2022 .

Para pemain dari Gapura Academy SS yang runner up AY BJL dan  akan membela Gapura FC dalam Suratin U-15 Jabar 2022 diantaranya, Damar Syafik Ilmi Prasasti Ebasri,  Apriansyah,  Anugerah Raden Pangestu, Mohamad Nuh, Jibril, Basten, Reyhan, Senja Espania, Farrel, Revan dll.

“ Intinya Gapura FC akan membawa para pemain yang tampil saat jadi runner up AY BJL 2021,” tegas Mustakim kepada awak media, Selasa, 11 Januari 2022.  

Ia menambahkan, selama ini Gapura FC sudah melakukan serangkaian  uji coba dengan tim selevel ataupun yang diatasnya.

Selain itu, skuad Gapura FC juga akan diperkuat para pemain kelahiran 2006, 2008  dan 2009 hasil seleksi tim kepelatihan.

Tim pelatih yang akan mengawal perjalanan Gapura FC dalam kontestasi Suratin U-15 Jabar 2022 diantaranya, Fikri Mulyana, SPd, Muchlis SPd, Riki Ramdani SPd dan Edi Barito.

 Ia menambahkan, selama ini Gapura FC sudah melakukan serangkaian  uji coba dengan tim selevel ataupun yang diatasnya.

Skuad Gapura FC juga pernah menang 2-1 atas Timnas Putri dalam laga uji coba.

Gapura FC juga sempat menang 2-0 saat  melawan tim dari Bekasi.    

“Melihat hasil uji coba try in dan try out, saya optimis Gapura FC akan mampu meraih hasil maksimal dan mencapai target yang kami canangkan,” beber Mustakim.

Tim Gapura FC selama ini sudah punya nama di kancah Jabar dan Nasional.

Bahkan Gapura FC juga sudah melahirkan pemain potensial seperi Mario Jardel yang saat ini masuk dalam skuad Persib Bandung di kancah BRI Liga 1 Indonesia 2021- 2022.

“Target kami dalam Piala Suratin U-15 Jabar 2022 ini akan tampil all out memenangkan semua laga dari fase penyisihan grup sampai selanjutnya,” pungkas Mustakim.

** AS Pangrango

Damar Syafik Terobsesi Gabung Persib

0

JURNAL INSPIRASI – Pesepakbola potensial Gapura FC Parung Panjang, Damar Syafik Ilmi Prasasti El Basri yang akrab disapa Damar merupakan salan satu pesepakbola masa depan dari Kabupaten Bogor.

Skill dan teknik bermain sepakbola yang dimiliki Damar boleh dikatakan diatas rata rata.

Damar juga kerap mencetak gol dari jarak jauh ataupun dari pergerakan solo run yang dilakukannya dalam berbagai laga resmi.

Tendangan dari area tengah lapangan juga sempat dilakukan Damar dalam laga resmi di AY BJL  2021 lalu.       

Tak heran jika saat ini siswa kelas 9 SMPN 1 Parung Panjang ini sudah  menarik  perhatian para pelatih sepakbola yang ada di Jabar dan Nasional.

Pemain kelahiran Bogor, 3 Desember 2007 ini bisa bermain dalam empat posisi yakni Gelandang Tengah, Kiri Luar, Kanan Luar dan Striker.

Sebagai kapten Gapura FC dalam event AY BJL 2022 untuk U-13, Damar dua kali menyabet gelar MPV  (Most Valuable Player).

Anak bungsu dari CEO Gapura FC, Mustakim ini punya obsesi untuk gabung dengan skuad Persib Bandung dimasa depan.

Selain itu, Damar juga pernah dua kali ikut seleksi Timnas U-15 pada tahun 2021 serta seleksi Tim yang akan ikut ke ajang Gothia Cup pada 2019.

** AS Pangrango

Beri Efek Jera, Pelaku Pencuri Sepeda Motor Diminta Segera Ditangkap

0

JURNAL INSPIRASI – Wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor tepatnya di RT 02 RW 02 Desa Puspasari disatroni pencuri. Akun Instagram @informer.citereup yang diunggah pada Senin (10/1/22) menginformasikan pencurian kendaraan bermotor roda 2 di RT 02 RW 02 Desa Puspasari pada Kamis malam (6/1/22).

Pelaku masuk kedalam rumah, yaitu di tempat kos-kosan pada malam hari. ” Pencuri mengambil 1 unit motor Beat dengan plat F 6077 WAH dan wajah pelaku terekam jelas. Saya mohon buat pak polisi buru pelaku ini, agar tidak ada korban lagi, dan buat seluruh masyarakat mohon kerja sama kalo liat 2 orang itu atau ada yang kenal tahan dulu,” tulis akun Instagram tersebut.

Pihak korban akan buat laporan lagi ke polisi, sebelumnya sudah lapor, namun bukti CCTV baru keluar 1 hari lalu.

Sementara korban pencurian Yuni Najib saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Motornya dicuri oleh dua orang saat ia tidur pukul 03.10 seperti terliat CCTV. Kronologi kejadian, berawal pada malam Kamis sepulang dari rumah saudaranya di Citeureup, motornya ditinggal istirahat. Motor itu  biasa di simpan di depan kos – kosan.

“Seperti biasa motor saya kunci stang dan digembok juga. Namun saat saya istirahat jam 5 saya mau sholat subuh saya cek kedepan motor udah gak ada dan saya harap pencuri tersebut segera tertangkap dan diberi efek jera agar tidak ada kejadian kejadian seperti ini lagi,” ungkap korban penuh harap kepada Jurnal Bogor, Selasa (11/01/22).

Terpisah, Kapolsek Citeureup AKP Eka Candra membenarkan adanya kejadian tersebut yang terjadi di wilayahnya.

“Iya benar terjadi di wilayah saya. Lagi dilidik gabungan sama Reskrim Polres, lagi dicari identitasnya,” kata AKP Eka biasa disapa kepada Jurnal Bogor dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa ( 11/01/22).

Lanjutnya, dengan kejadian tersebut ia menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang, dan jika ada yang mengenali pelaku segera lapor ke Polsek.

“Sampai saat ini pelaku belum tertangkap, dan belum ada laporan ke Polsek, jika ada masyarakat yang mengenali agar segera melaporkan,” himbaunya.

** Nay / Wisnu

Samisade Balekambang Prioritaskan Bangun Jalan Desa

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Balekambang, Jonggol, Kabupaten Bogor terus genjot pembangunan infrastruktur desa. Besaran anggaran yang diterima Pemdes melalui dana Samisade (Satu Miliar Satu Desa) tahun 2022  nantinya akan direalisasikan untuk pembangunan jalan di Kp  Dampyak RT 01 ,02 RW 04 

Menurut Kepala Desa Balekambang Anap Setiawan, salah satu yang menjadi prioritas pembangunan Pemdes Balekambang adalah pembangunan jalan desa, dimana jalan desa merupakan akses utama warga dalam menjalankan aktivitasnya setiap hari.

“Tahun 2021 kemarin, Desa Balekambang  telah menyelesaikan pembangunan jalan desa dengan sistem cor beton, dan alhamdulilah hasilnya cukup baik,” ujarnya, Selasa (11/1).

Menurutnya, dalam setiap pelaksanaan pekerjaan pihaknya selalu melibatkan warga setempat  sebagai pekerja. Upaya ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sehingga dengan  menggunakan metode padat karya tunai (PKT) , peningkatan jalan yang sudah dikerjakan ini mulai dapat dirasakan manfaatnya dan sudah bisa dinikmati masyarakat setempat.

Sebelumnya, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan apalagi jika musim hujan, namun setelah dilakukan cor beton menggunakan dana Samisade kondisinya sangat baik.

“Mudah-mudahan setelah dibangunnya infrastruktur jalan ini dapat memperlancar aktivitas warga juga bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat Desa Lobener khususnya warga Kp Dampyak  RT 01, RT 02 RW 04.” tutupnya.

** Nay/Ramses

Desa Sukamanah Gencarkan Vaksinasi Covid

0

JURNAL INSPIRASI – Guna percepatan program vaksinasi Covid-19, Pemerintah Desa Sukamanah, Jonggol, Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Puskesmas kembali menggelar vaksinasi, baik dosis pertama maupun yang kedua, di Kp  Cibucil RT 07  RT 03 Desa Sukamanah dengan menerapkan protokol kesehatan, Selasa (11/1).

Kepala Desa Sukamanah Hadi Sutardi melihat ratusan warga desa sudah datang dan rela antre untuk  bisa divaksin jenis Sinovac.

“Sesuai instruksi pemerintah,  makanya  kita mulai gencar untuk melakukan vaksinasi,” ujarnya.

Menurutnya, untuk kuota pada Selasa (11/1), sekitar 300 orang, namun yang datang 100 orang yang tervaksin. Pihak desa tidak pernah henti mengajak masyarakat untuk vaksin.

Senada disampaiakn oleh Sri (35), salah satu warga yang baru sempat vaksin. Dia mengaku, selain jauh juga takut dengan berita – berita yang beredar.

” Takut awalnya, tapi lihat yang sudah vaksin baik – baik saja maka saya beranikan diri untuk ikut vaksin, ditambah lagi saya kesulitan mengurus sesuatu dan juga bepergian karena harus selalu menunjukkan bukti vaksin,” bebernya.

** Nay / Ramses

Feri Winjaya: Program Samisade Sebaiknya Gunakan Konsultan

0

JURNAL INSPIRASI – Menyikapi persoalan banyaknya pekerjaan konstruksi jalan dari anggaran Samisade (Satu Miliar Satu Desa) yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten Bogor, mendapat sorotan tajam dari seorang pengamat konstruksi, Feri Winjaya yang juga pemilik perusahaan di bidang perencanaan.

Feri  menyampaikan, pada dasarnya apa yang sudah diprogramkan Bupati Bogor Ade Yasin sangat baik, pengalokasian dana Samisade jika dilakukan secara terus menerus akan mempercepat laju pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor. Hanya saja dalam hal ini ada kurang matang dalam perencanaannya, soal teknis pergelaran dan jenis beton desa masih sangat minim.

Akibatnya, dalam bidang infrastruktur masih ditemukan beton yang retak lebih dari 0,5 cm, mengalami belah, bahkan seperti remuk dan ngelotok atau mengelupas.

“Harusnya dikaji dari awal , apalagi ini angkanya tidak main – main 1 miliar per desa, walaupun bervariasi tergantung pengajuan desa itu sendiri, cuma seharusnya dibuat dulu perencanaannya, titik yang akan dijadikan Samisade. Jika jalan yang baru dibuka harus digelar apa dulu sebelum digelar beton, jika di pok lokasinya kedalam harus seperti apa agar kadar beton tersebut tidak berkurang,” paparnya.

Selain itu, kata Feri, jika melihat kondisi beton di beberapa titik yang bisa tergolong parah, ada yang pakai K 300, K 275 dan minimal K 250. Jenis itu sudah merupakan standar beton yang bagus untuk sekelas jalan desa yang tidak dilewati oleh kendaraan bertonase tinggi, tapi ternyata masih pada retak seperti itu.

“Memang ada beberapa faktor yang menyebabkan beton itu retak, kurangnya perawatan pasca digelar beton, idealnya setelah beton digelar tutup oleh bahan seperti karung goni, untuk menghindari sorotan panas yang berlebihan, dan jangan lupa disiram air maksimal 2 jam sekali disiram air, setelah beton agak kering, untuk menghindari keretakan yang berlebihan,” beber, Ferry saat dia berkunjung ke wilayah Bogor Timur, Selasa (11/10/22).

Lanjutnya, selain itu penyebab retaknya beton juga berpengaruh pada besi yang dipasang, namun ternyata Samisade ini tidak pakai besi. Hal lain juga berpengaruh pada kualitas beton itu sendiri, jika sudah dilakukan perawatan, tapi masih retak, ngelotok, dan mendekati remuk berarti kualitas beton yang digelar tidak bagus.

“Nah ini kan tahun pertama Samisade cair, untuk tahun berikutnya dikaji lebih dalam lagi, pakai tenaga ahli minimal 1 orang untuk mengawasi pekerjaan tersebut. Masukan untuk membayar tenaga ahli tersebut dari anggaran Samisadenya, pekerjaan yang menggunakan konsultan dan tenaga ahli saja masih banyak yang jelek, apalagi tanpa adanya konsultan dan tenaga ahli, paling tidak itu bisa dijadikan kajian kedepannya,” jelasnya.

Jangan sampai, kata Feri, anggaran dan program yang digadang – gadang Bupati Bogor tidak panjang umur, dan baru hitungan bulan sudah rusak apalagi tahun dan mungkin sudah tidak ada jejaknya. “Ini harus jadi perhatian khusus, tenaga ahli kita kan ada pakailah dia khusus untuk program Samisade,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Kasus Penggandaan KTP-el Dinilai Lamban

0

JURNAL INSPIRASI – Lambannya penanganan kasus penggandaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) mendapat sorotan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Bogor.

Pasalnya, kasus ini terjadi sejak Desember 2021 lalu saat puluhan KTP-el warga Kecamatan Cibungbulang digandakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bahkan bukan hanya warga Kecamatan Cibungbulang saja, hampir seluruh warga Kabupaten Bogor digandakan.

Ketua HMI-MPO Cabang Kabupaten Bogor, Satya Nugraha Pamungkas mengatakan, kasus penggandaan KTP-el dinilai lamban ditangani oleh pihak penegak hukum.

“Terkait KTP-el ganda yang terjadi di Kecamatan Cibungbulang merupakan cerminan untuk pemerintahan terkait bahwa hal tersebut harus cepat dan tepat untuk penyelesaiannya,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (11/1).

Ia menilai, kabar ini dari awal Desember 2021 sampai detik ini belum ada langkah-langkah yang diambil oleh stakeholder terkait, entah dari pemerintah, dinas-dinas maupun dari pihak penegak hukum.

“Seharusnya sudah bisa selesai hal tersebut, bila memang khususnya lembaga penegak hukum cepat merespons masalah ini, karena bagaimanapun tentang permasalahan identitas ganda ini masuk pada wilayah hukum KUHP,” tegasnya.

Ia menegaskan, pengurus HMI-MPO Cabang Kabupaten Bogor sangat menyayangkan terkait lambatnya penanganan terhadap permasalah ini.

“Kami berharap semua yang terkait dengan permasalahan ini bisa cepat memberikan solusi dan menyelesaikan masalah ini agar tidak ada lagi kedepan hal seperti ini,” pungkasnya.

**andres

Tim SAR Turunkan Dua Perahu Cari Korban Hanyut di Sungai Ciapus

0

JURNAL INSPIRASI – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Ciapus, Dramaga, Kabupaten Bogor. Pada hari ketiga, Selasa (11/1/2022), tim SAR menurunkan dua armada perahu karet.

Ketua TRC Pandawa Abdul Azis mengatakan, pihaknya bersama relawan gabungan, Basarnas dan yang lainnya dibagi di beberapa titik pencarian.

“Kita bergerak mulai dari titik awal kita turunkan dua armada perahu karet, sebanyak  17 personal dari jembatan Carangpulang penyisiran  menuju jembatan Ciampea,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor.

Sementara kata Azis, untuk penyisiran di darat juga ada kurang lebih 6 personil dan yang pasang jaring di titik pertemuan aliran sungai Muara -Cidokom oleh Tim TRC Pandawa Rescue.

“Untuk mengantisipasi sambil pencarian juga dilakukan disana, dan tim yang lain kita kirim anggota ke pintu 10 Tangerang,” ujarnya.

Azis menjelaskan, untuk saat ini pencarian masih dilakukan dan tetap bergerak serta tetap terus melakukan penyisiran dan pencarian korban di titik-titik lokasi yang mencurigakan.

“Tadi ada beberapa titik  yang dicurigain dan disisir namun hasilnya masih nihil. Saya berharap saat ini korban bisa dapat ditemukan pada pencarian ke-3 harinya ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, korban merupakan warga Kampung Bojongsampeu, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Korban terseret di sungai Ciapus, Dramaga saat mancing pada Minggu (9/1) lalu.

**andres