27.9 C
Bogor
Wednesday, August 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 878

Soal Oknum Pembuang Limbah, Ini Kata Kapolsek Gunung Putri 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Menanggapi adanya persoalan oknum pembuang limbah di wilayah hukumnya, Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat angkat bicara. Dia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor untuk berkoordinasi dengan pihak Polsek Gunung Putri mengingat lokasi pembuangan limbah ada di wilayah hukumnya.

“Betul, untuk lingkungan hidup ada bidang Tipiter di Polres Bogor, namun sejatinya peran Polsek jangan dilupakan juga, karena masyarakat pada umumnya itu bertanyanya langsung ke Polsek,” ucap mantan Kapolsek Cibinong tersebut kepada Jurnal Bogor, Senin (15/08/22).

Disini, kata Kompol Bayu, pihaknya meminta Satgas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten untuk tidak bersolo karir, agar pihaknya bisa menjelaskan kepada warga jika ada pertanyaan-pertanyaan soal perusahaan yang melakukan pembuangan limbah.

“Jadi, kalau pun nanti dilimpahkan ke Polres kasusnya, kami bisa menjelaskan kepada masyarakat,” ujar Kompol Bayu.

Karena ini wilayah hukum Polsek Gunung Putri, lanjutnya, jadi Kompol Bayu berharap apapun yang terjadi di wilayah hukumnya agar instansi atau dinas terkait untuk berkoordinasi. 

“Jangan sampai saat kejadian apapun tidak ada pihak Polsek Gunung Putri hingga akan menimbulkan animo negatif di masyarakat nantinya terhadap Polsek Gunung Putri. Saya ingin keberadaan Polsek Gunung Putri semakin dirasakan manfaatnya di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Keren, Baru Digelar Beton Sudah Patah, Konsultan Pengawas Hentikan Pekerjaan

0

Citeureup | Jurnal Bogor 

Betonisasi peningkatan Jalan Citeureup – Sukamakmur yang dikerjakan CV.Pesona Duta Karya dan PT.Nasuma Putra sebagai Konsultan Pengawas yang memakan anggaran sebesar Rp.2,9 miliar, diberhentikan sementara oleh Konsultan Pengawas.

Dari informasi yang dihimpun Jurnal Bogor, betonisasi tersebut memakai fres beton, dan baru digelar hanya dalam waktu sehari sudah menimbulkan patahan di beberapa bagian badan jalan.

Maulana (41) warga sekitar mengatakan, saat pengecoran dia ada di lokasi untuk sekedar melihat karena jalan yang dibenahi ini adalah jalan Pemda Kabupaten Bogor yang juga sebagai warga punya hak untuk mengawasi kinerja penyedia jasa, jika ada hal yang memang tidak bagus.

“Kita kan punya hak juga untuk mengawasi toh anggaran ini dari pajak yang kita bayar kepada pemerintah, jika penyedia jasa asal-asalan kita pun layak untuk protes, apalagi ini jalan sudah lama rusak dan sangat dirindukan pembenahan oleh warga termasuk saya,” papar karyawan Bogorindo tersebut.

Menurutnya, jalan itu sering macet, dan saat dilakukan pembangunan jalan ini makin parah macetnya karena sistem buka tutup, tapi kemacetan itu tidak jadi soal karena berharap punya jalan yang bagus dan enak dilintasi tidak seperti sebelumnya berlubang dan tidak merata.

“Tapi kami ternyata kecewa, karena baru digelar aja belum dipakai udah terlihat patahan betonnya, apalagi jika nanti diinjak oleh kendaraan besar, mengingat jalur ini juga ada beberapa kendaraan pabrik yang melintas,” paparnya.

Dia meminta agar pemerintah jeli dan mengawasi penyedia jasa agar tidak asal jadi dalam mengerjakan betonisasi jalan ini, dan gunakan barang-barang yang berkualitas betonnya agar tahan lama gak gampang retak-retak.

“Kalo gampang retak begini mah gak usah pake penyedia jasa, kasih aja ke warga duitnya suru ngecor gotong-royong walaupun retak nanti wajar karena tidak ada tenaga ahli, yang namanya penyedia jasa pasti sudah punya tenaga ahli kalo masih patah apalagi baru digelar udah patah dia mesennya beton yang murah berarti, bisa jadi tidak sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh pemerintah,” pungkasnya sambil geleng kepala.

Dia berharap agar penyedia jasa mengerjakan pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan jangan terlalu lama karena menganggu aktivitas dan mobilitas warga.

Terpisah Konsultan Pengawas dari PT.Nasuma Putra, Swendi mengatakan, pihaknya sudah melakukan teguran kepada penyedia jasa yang menggunakan fres beton agar menghentikan sementara kegiatannya sebelum ada penjelasan mengapa beton baru digelar sudah patah.

“Ya sebelum ada surat pertanggungjawaban dari batching plant, dan apa penyebab terjadi keretakan, sementara kita memberhentikan kegiatan tersebut,” singkatnya. 

Sekedar diketahui, selain sudah tampak patah dan retak pada beton yang dikerjakan oleh CV.Pesona Duta Karya, dari informasi yang dihimpun disebut-sebut ada perbedaan penggunaan bahan untuk agregat dipekerjaan tersebut.

** Nay Nur’ain

Meriahkan HUT RI, PLN UP3 Gunung Putri Adakan Lomba Rakyat 

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Dalam rangka memperingati HUT RI ke – 77  dengan tema “Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat”, PLN UP3 Gunung Putri mengadakan berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada 11 dan 12 Agustus 2022.

Pejabat Pelaksana K3L PLN Gunung Putri Hanggoro Doni mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan berupa perlombaan yang digelar di halaman kantor dan diikuti oleh seluruh pegawai dan mitra kerja di wilayah PLN UP3 Gunung Putri, ULP Jonggol, ULP Cileungsi dan ULP Citeureup dengan tema “PLN UP3 Gunung Putri, The Future of Energy is Electricity”.

“Jenis lomba yang diadakan adalah lomba rakyat yang sudah menjadi tradisi setiap tahun seperti lomba tarik tambang dan makan kerupuk,” papar Hanggoro Doni kepada Jurnal Bogor, Senin (15/08/22).

Menurutnya, lomba ini diadakan untuk mempererat rasa kebersamaan diantara pegawai dan mitra kerja. Selain lomba tersebut, dilaksanakan juga lomba untuk meningkatkan keterampilan karyawan, seperti lomba pemadaman kebakaran dengan apar, lomba wiring, lomba masak dengan kompor induksi dan lomba menggunakan alat pelindung diri (APD).

“Untuk lomba pemadaman kebakaran dengan apar kami bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Sebelum lomba dilaksanakan, kata dia, semua pegawai dan mitra kerja diberikan pelatihan oleh Tim Damkar Kabupaten Bogor tentang pengggunaan apar yang benar dalam memadamkan kebakaran yang umum terjadi seperti hubungan arus pendek listrik maupun kebakaran yang diakibatkan karena bocornya tabung gas elpiji.

Pada kesempatan yang sama Manager PLN UP3 Gunung Putri, Rully Indra Ardhyan juga berharap kegiatan ini dapat mempererat rasa kebersamaan, dan dapat memotivasi untuk peningkatan kinerja khususnya dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menambah erat tali persaudaraan sesama karyawan atau pegawai PLN, internal baik maka pelayanan kepada pelanggan akan berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, bila terdapat keluhan tentang kelistrikan, dapat menghubungi PLN melalui Call Center 123, PLN Mobile atau Kantor PLN  terdekat.

** Nay Nur’ain

Soal Volume Drainase tak Balance, Achmad Fathoni: Aneh 

0

Citeureup | Jurnal  Bogor 

Perihal ketidaksingkronan volume pada pembuatan drainase atau gorong-gorong di jalur jalan Citeureup-Sukamakmur membuat anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni geleng-geleng kepala.

Achmad Fathon

Achmad Fathoni mengatakan aneh jika seorang konsultan perencana membuat volume tidak seimbang atau tak balance dalam pembuatan saluran drainase padalah itu adalah hitung-hitungan yang sangat mudah.

“Ini aneh ya. Sebenarnya kan sangat sederhana, kalau memang urusannya anggaran, masa sih cuma nambah tutup 40 meter kagak bisa diusahakan,” cetus Fathoni biasa disapa kepada Jurnal Bogor, Senin (15/08/22).

Menurutnya, sebagai seorang profesional dalam menentukan volume apalagi sudah ditunjuk sebagai konsultan perencana bisa mengestimasi berapa besar luasan dan kebutuhan udict dan serta tutupnya mengingat jumlah besaran anggarannya tidak terlalu besar.

“Saya rasa ini kaitannya pada kebijakan dinas terkait penganggaran dan pemilihan prioritas pekerjaan, mohon dinas segera perbaiki ini. Saya coba komunikasikan, jangan sampai akibat dari tidak ada tutup pada udict drainase ada timbul kecelakaan,” pungkas politisi PKS tersebut.

Pemerhati Tata Ruang dan Bangunan, Heri K.H mengatakan ketidaksingkronan volume dalam sebuah pembangunan itu sudah mencerminkan jika perencana tidak turun untuk survei lapangan.

“Kalau dia turun tidak mungkin salah ngitung dan kalau dia betul menghitung pun masa iya gak bisa mensinkronkan antara u-dict dan tutupnya bisa tidak balance, apalagi ini hanya skala kecil,” papar Heri.

Nah disini, kata dia, harus ada keterbukaan dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor terutama Bidang Jalan dan Jembatan dimana menjelaskan siapa yang berkewajiban menjadi konsultan perencana apakah dari pihak ke-3 atau dari internal mereka.

“Jangan sampai konsultan perencana itu hanya kerja dibalik meja dan bikin gambar dari copy paste bahan yang tahun-tahun sebelumnya, ini harus ditelisik,” pungkas Heri.

** Nay Nur’ain

Anggota Dewan Bakal Pertanyakan Dugaan Alat Berat yang Direntalkan Pihak UPT IV Ciampea

0

Ciampea | Jurnal Bogor

Setelah beredar luas informasi dugaan alat berat yang rentalkan oleh oknum pegawai UPT Jalan  dan Jembatan kelas A Wilayah IV Ciampea, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Permadi Dalung  bakal mempertanyakan kebenaran informasi tersebut ke pihak terkait.

“Kalaupun misalkan alat PUPR   tidak dipakai itu boleh direntalkan, tetapi ada aturannya. Mekanismenya itu ada di PUPR kita juga belum tau. Ada aturannya dan anggarannya pun masuk ke kas daerah,”  kata wakil rakyat dari Fraksi PAN itu kepada Jurnal Bogor, Senin (15/8).

“Informasi alat berat direntalkan, apakah ada oknum?. Kalau  untuk kepentingan personal itu gak boleh,” tegasnya lagi. Perihal ini, nanti saya coba cari tau, dan saya akan tanyakan ke UPT,” imbuh Dalung.

Sementara upaya konfirmasi ke Kepala UPT Jalan dan Jembatan Ciampea, H Bondan Triyana belum juga direspons untuk memberikan keterangan perihal dugaan tersebut.

Sebelumnya, Ketua Umum LSM Genpar Sambas Alamsyah menyoroti oknum yang merentalkan alat berat. Diketahui oknum tersebut sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) yang bertugas  di UPT Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah IV Ciampea.

“Hanya meraup keuntungan pribadi, oknum Kasubag  itu merentalkan aset negara berupa alat berat jenis baby roller. Temuan didapat, adanya penyalahgunaan  wewenang lantaran aset negara melainkan untuk kepentingan masyarakat tak boleh direntalkan. Tak boleh direntalkan, apalagi untuk kepentingan pribadi,” ujar Sambas

Diketahui, satu unit alat berat disewakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab pada proyek pembangunan jalan dengan pelaksana CV. Utama Putra yang menelan anggaran Rp 6.401.417.000.

Ya, temuan Genpar kedapatan satu unit  baby roller telah disewakan pada pihak  kontraktok dari CV. Putra Utama yang tengah melakukan pemadatan jalan.

Sambas menegaskan, kejadian ini karena lemahnya pengawasan dari kepala UPT maupun dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Lebih jauh Sambas menyebut  oknum begitu mudah memanfaatkan fasilitas alat berat tersebut.

“Apakah kepala UPT  jarang ngantor? Apa pura-pura tidak tahu, seolah aksi bawahannya yang melanggar itu dibirkan begitu saja,” paparnya.

Dugaan transaksi rental alat berat, kata dia, jelas tak bisa dibiarkan. “Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor diminta untuk bertanggung jawab,” kata Sambas.

** Arip Ekon

Kwarran Nanggung Lombakan Gerak Jalan se-Kecamatan Nanggung

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Guna menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-77, Kwartir Ranting (Kwarran) Nanggung, Kabupaten Bogor menghelat beragam kegiatan seperti gerak jalan. Momentum menyambut kemerdekaan ini bertepatan dengan HUT Pramuka ke-61 pada 14 Agustus. Lomba gerak jalan se-Kecamatan Nanggung akan diadakan pada Selasa (16/8) dengan kategori SD/MI, SMP/MTs dan SMK, SMA, MA dengan total 158 regu dimana 1 regu berjumlah 11 orang.

“Lomba gerak jalan akan diikuti oleh hampir seluruh elemen masyarakat dari mulai pelajar, juga masyarakat umum dalam hal ini  aktivis desa diikutkan dalam kategori umum lomba gerak jalan,” ujar Ketua Kwarran Nanggung Ondeng Sofwanudin yang juga panitia penyelenggara lomba gerak jalan tingkat Kecamatan Nanggung.

Ondeng menjelaskan, dalam memeriahkan lomba tersebut bukan semata-mata mencari juara. Akan tetapi, sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk meramaikan kemerdekaan. Gerak jalan menempuh jarak kurang lebih 6-7 Km dengan start di Perumahan Tegallega Parengpeng Desa Kalongliud dan finis di halaman kantor Kecamatan Nanggung.  

Di titik finis nantinya akan dimeriahkan oleh berbagai unjuk kebolehan para peserta di hadapan para muspika Kecamatan Nanggung. “Tujuannya gerak jalan ini adalah untuk pembelajaran bagi siswa-siswi khususnya para  peserta lomba gerak jalan bahwa ini adalah sebuah momen yang sangat penting. Sebab kegiatan ini juga mengandung nilai-nilai kedisiplinan, patriotisme serta gotong-royong yang perlu kita junjung tinggi dan perlu kita pedomani sebagai bangsa dan warga negara Republik Indonesia,” kata dia.

Sementara, kata Ondeng, untuk puncak kegiatan HUT Pramuka Kwarran Nanggung akan dilaksanakan pada 27 Agustus nanti dengan kegiatan Jambore. “Biasanya memang pelaksanaan puncak Hari Pramuka kita  bertepatan pada tanggal 14 akan tetapi kesibukan kita dan di tingkat Kwarran Cabang Kabupaten Bogor juga saat ini yang sedang mengikuti Jambore Nasional. Sehingga waktunya kita undur lagi,” sebutnya. 

Di tempat yang sama Gugus Depan (Gudep) SDN Parakanmuncang 02 Mumud mengatakan, animo pelajar untuk menyemarakkan HUT RI dan Hari Jadi Pramuka di sekolahnya cukup tinggi. Bahkan pihaknya melaksanakan upacara Hari Jadi Pramuka dibarengi dengan upacara bendera yang setiap hari Senin.

“Memang kegiatan hari ini kita dipersingkat, sebab banyak kegiatan, tadi kita giatkan operasi bersih  (opsih) yang melibatkan siswa-siswi dengan para guru. Selain itu, juga menyambut bergembira oleh anak-anak yel-yel Pramuka dan gerak jalan singkat sebagai tanda kecintaan kita terhadap Pramuka,” katanya.

Karena selama dua tahun terpendam akibat pandemi Covid-19, kata dia,  animo anak dan pembina cukup tinggi. Bahkan di Kwaran Nanggung dan di SDN Parakanmuncang 02 akan ada Persami.

“Saya berharap kedepan kegiatan kita kembali seperti dulu yang lebih baik lagi, karena ini salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan kreativitas anak, kemandirian dan rasa tanggung jawab anak terutama dituntut untuk bersikap baik kedepannya,” tukasnya.

** Andres

IYCC Wisuda 265 Peserta Manfaat Etos ID 2018

0

Parung | Jurnal Bogor
Setelah mengikuti program Etos ID selama empat tahun, sebanyak 265 peserta penerima manfaat Etos ID 2018 menjalani prosesi wisuda di acara Indonesian Youth Creaction x Cultural Conference (IYCC) yang digelar di gedung BBGP Lebak Wangi Jl. Raya Parung, Pemagarsari, Parung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/8/2022).

Mengusung tajuk “Metamorfosa Para Pembangun Bangsa” prosesi wisuda dilakukan secara hybrid (daring dan luring). Di mana, dari 265 peserta yang berasal dari 23 universitas di seluruh Indonesia itu, 130 peserta diantaranya mengikuti secara luring dan 135 peserta lainnya secara daring.

Sebanyak 265 peserta tersebut berasal dari Universitas Andalas, Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Lampung, Universitas Jambi, Universitas Mulawarman, Universitas Palangka Raya, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Brawijaya, Universitas Mataram, Universitas Halu Oleo, Universitas Hasanuddin, Universitas Sulawesi Barat, dan Universitas Pattimura.

Etos ID merupakan salah satu program beasiswa yang berada di bawah naungan Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa (LPI DD) yaitu organ dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Dompet Dhuafa yang fokus mengelola program-program pendidikan dan pengembangan pendidikan berbasis dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) serta dana sosial lainnya yang halal dari individu, kelompok, institusi, dan perusahaan.

Kepala Lembaga Pengembangan Insani Domper Dhuafa (LPI DD), Mulyadi Saputra menjelaskan, LPI DD memiliki sembilan program utama, yaitu SMART Ekselensia Indonesia, Etos ID, BAKTI NUSA, YOU LEAD, Ekselensia Tahfizh School, Sekolah Guru Indonesia, Sekolah Literasi Indonesia, Yatim Ekselensia Scholarship, dan Makmal Pendidikan dengan penerima manfaat lebih dari 50.000 orang.

Untuk program Etos ID, itu berfokus pada pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan untuk meningkatkan learning outcome penerima manfaat melalui penguatan masukan, proses, evaluasi, dan pengembangan berkelanjutan serta pembentukan ekosistem pembelajaran inovatif.

LPI DD sebagai lembaga kemanusiaan yang peduli pada potensi besar pemuda bangsa menginisiasi program Etos ID ini, yaitu sebuah program investasi menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) muda strategis yang berintegritas, profesional, dan transformatif melalui peningkatan (Improvement) dan pengembangan (Developement).

“Program yang diselenggarakan Etos ID bertujuan membangun semangat juang pemuda daerah melalui edukasi dan inspirasi dari para tokoh strategis daerah, influencer, dan coach terpercaya melalui peningkatan kapasitas penerima manfaatnya. Diharapkan program ini bisa menguatkan semangat kepemudaan dan memperkuat pondasi serta wawasan pemuda guna menghadapi dunia pasca kampus”,” terangnya.

Di tempat yang sama, Manager Etos ID LPI DD, Muhamad Saepudin menjelaskan, Etos ID menghelat Indonesion Youth Creoction x Culturol Conference (IYCC) sebagai ajang KolaborAksi karya dan ide pemuda dari 23 wilayah di seluruh Indonesia. IYCC merupakan kegiatan Lepas Juang sekaligus prosesi wisuda penerima manfaat Etos ID 2018 yang telah mengikuti program selama empat tahun. IYCC diselenggarakan dalam rangka membekali Etoser (sebutan peserta Etos) melanjutkan kebermanfaatan yang tertuang dalam profil Etos ID.

Ia melanjutkan, selama dua hari, 14 dan 15 Agustus, para penerima manfaat akan mengikuti serangkaian kegiatan penambah kapasitas diri seperti Inspiring Leaders Talks bersama Greget Kalla Buana, Islamic Finance Specialist UNDP; Shally Pristine, Head – Public Affairs, Policy, and Social Impact at Grab; dan Edy Fajar Prasetyo, Founder Yayasan Inovasi Sosial Berkelanjutan; Lokakarya Pasca Kampus, Cultural Event, Forum Alumni Inspiratif, dan Capacity Building.

Tujuan mata acara itu mendukung tujuan IYCC yaitu pembekalan bagi Etoser agar bisa melanjutkan kebermanfaatan sebagai penerus dan harapan bangsa melalui gagasan, kreativitas, dan tanggap terhadap tantangan zaman. Pembekalan ini dikemas dalam wawasan terkait dunia pasca kampus dalam tiga sektor, yakni sektor akademisi, sektor profesional, dan sektor entrepreneur,” jelasnya.

“Mengangkat tema “Metamorfosa Para Pembangun Bangsa” IYCC menjadi momentum awal menguatkan kembali nilai kebermanfaatan LPI DD lewat proses pelantikan kelulusan penerima manfaat dan menjadi momentum mempererat ikatan penerima manfaat serta menjalin KolaborAksi dengan alumni program, tokoh, dan masyarakat. IYCC diyakini dapat melahirkan SDM unggul yang memiliki kesadaran penuh dan kepedulian terhadap pembangunan bangsa demi Indonesia lebih baik di masa depan,” ungkapnya.

** Handy Mehonk

PKS Kabupaten Bogor Adakan Lebaran Anak Yatim

0

Cibinong | Jurnal Bogor
DPD PKS Kabupaten melalui Bidang Pembinaan Umat (BPU) dan Bidang Kesejahteraan Sosial (Kesos) menggelar acara lebaran anak yatim yang dilaksanakan di halaman DPD PKS Kabupaten Bogor, Minggu (14/08). Tak ada yang lebih membahagiakan bagi anak yatim selain perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh orang-orang di sekitarnya.

PKS hadir menghibur dan memberikan kebahagiaan dengan bentuk santunan, nasihat yang langsung disampaikan oleh ketua BPU DPD PKS Kabupaten Bogor Mustofa Sonhaji. Ada dongeng dari Kak Irfan yang menghibur dan memberikan hikmah.

“Keutamaan menyantuni anak yatim memang luar biasa hingga dapat membuat orang beriman tertarik melakukannya. Mengapa? Karena kelak berkesempatan bersama Rasulullah SAW di surga,”ujar Mustofa.

Di hadapan puluhan anak yatim hadir yang dalam kegiatan tersebut, Mustofa menyitir hadits tentang kedudukan orang-orang yang menyantuni anak yatim.
“Aku dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga “begini lalu beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah serta merenggangkannya sedikit. Begitu kata Rasulullah SAW hadits riwayat Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sad, “paparnya.

Anak yatim yang duduk menyaksikan atraksi dongeng kemudian mendapatkan santunan dan bingkisan yang disampaikan oleh Ketua BPU. Tampak wajah ceria dan bahagia terpancar dari anak yatim yang hadir.

Mungkin tidak banyak yang dapat kami lakukan, namun setidaknya memberikan rasa kebahagiaan kepada anak-anak ditengah kondisi yang sulit. Tidak dimungkiri anak-anak ini juga terimbas dengan ekonomi keluarga yang terbatas, terang pria penyuka nasi kabuli ini.

Ada banyak anak yatim yang tidak dapat mengikuti kegiatan serupa. PKS berharap segenap elemen masyarakat bahu-membahu membantu anak-anak yang kurang beruntung.

“Sudah tentu anak-anak yang telah kehilangan orang tua, terutama ayah; sangat membutuhkan uluran tangan dari kita semua. Apalagi di bulan baik yakni bulan Muharram ini sangat dianjurkan,” pungkas Mustafa.

**m.yusuf

Dunia Internasional Akui Tiga Tahun Indonesia Swasembada Beras

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Lembaga Internasional, Pusat penelitian beras dunia, International Rice Research Institute (IRRI) memberikan penghargaan terhadap Republik Indonesia yang selama tiga tahun terakhir mampu mencapai swasembada beras secara berturut-turut. Pengharagaan ini diterima langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta.

IRRI menilai, Indonesia mencapai swasembada karena mampu memenuhi kebutuhan pangan pokok domestik dalam hal ini beras lebih dari 90 persen. Diketahui, produksi beras nasional dari tahun 2019 konsisten beradi di angka 31,3 juta ton sehingga berdasarkan hitungan BPS jumlah stok akhir di bulan April 2022 tertinggi di angka 10,2 juta ton.

“Dan kalau ditanya barangnya ada di mana? ya ada di masyarakat, di petani, di restoran-restoran dan juga juga di Bulog. Plus beberapa di industri-industri pangan. Inilah yang menyebabkan kenapa Indonesia dinilai memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan sudah mencapai swasembada pangan,” ujar Presiden, Minggu, 14 Agustus 2022.

Presiden mengatakan, di tengah ancaman krisis pangan di tingkat global, pemerintah Indonesia terus berkomitmen meningkatkan produksi nasional dan menjamin ketercukupan pangan di dalam negeri sekaligus memberikan kontribusi bagi kondisi pangan internasional.

“Terimaksih yang sebesar-besarnya kepada pelaku dan bekerja di sawah, para petani Indonesia atas kerja kerasnya, tentu saja Bupati, gubernur dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) yang semuanya bekerja sama dengan riset-riset dari universitas perguruan tinggi yang kita miliki. Ini adalah kerja yang terintegrasi dan kerja gotong royong,” katanya.

Dijelaskan Presiden, salah satu infrastruktur yang selama ini dibangun Indonesia sejak tahun 2015 adalah infrastruktur di bidang pertanian. Tercatat, ada bendungan yang sudah diresmikan mencapai 29 dan tahun ini akan selesai lagi 38 bendungan dengan target sampai tahun 2024 lebih dari 61 bendungan.

“Kita juga membangun embung dan 4.500 jaringan irigasi yang dibangun selama 7 tahun terakhir, selain juga kita terus memanfaatakan varietas unggul padi, intensifikasi dan ekstensifikasi. Kita berharap, ke depan tidak hanya beras yang swasembada, tetapi kita jagung dan lainya,” katanya.

Presiden menambahkan program diversifikasi juga dapat dioptimalakan dengan baik untuk mencukupi kebutuhan pangan nasional. Saat ini, Indonesia terus melakukan penanaman sorgum sebagau subtitusi yang bisa menggantikan gandum.

“Diversifikasi pangan hati-hati, kita tidak hanya tergantung pada beras tetapi harus kita mulai juga untuk jenis-jenis bahan pangan yang lainnya. Kita sudaj mulai kemarin di Waingapu sorgum, kemudian di beberapa provinsi jagung juga besar besaran yang dulu harus impor 3,5 juta ton hari ini kita hanya impor kira-kira 800 ribu ton. Ini sebuah lompatan yang sangat besar sekali dan kita harapkan dengan terus-menerus kita konsentrasi ke sana,” jelasnya.

** Pmkp/Kementan

Pegawai UPT Jalan Ciampea Diduga Rentalkan Alat Berat

0

LSM Genpar: Kepala Dinas PUPR Mesti Tanggung Jawab

Ciampea l Jurnal Bogor

Oknum pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT)  Infrastruktur Jalan dan Jembatan kelas A Wilayah IV Ciampea, Kabupaten  Bogor diduga menyalahgunakan aset negara dengan merentalkan alat berat ke salah satu pemilik perusahaan.

Sambas Alamsya

Dugaan penyalahgunaan ini disorot Lembaga Masyarakat (LSM) Gerakan Nasional Padjadjaran (Genpar). Menurut Ketua Umum Genpar Sambas Alamsyah, oknum yang merentalkan alat berat tersebut diketahui sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) yang bertugas  di UPT Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah IV Ciampea.

“Hanya meraup keuntungan pribadi, oknum Kasubag  itu merentalkan aset negara berupa alat berat jenis baby roller. Temuan didapat, adanya penyalahgunaan  wewenang lantaran aset negara melainkan untuk kepentingan masyarakat tak boleh direntalkan. Tak boleh direntalkan, apalagi untuk kepentingan pribadi,” ujar Sambas kepada Jurnal Bogor, Minggu (14/8)

Diketahui, satu unit alat berat disewakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab pada proyek pembangunan jalan dengan pelaksana CV. Utama Putra yang menelan anggaran Rp. 6.401.417.000

Ya, temuan Genpar kedapatan satu unit  baby roller telah disewakan pada  pihak  kontraktok dari CV. Putra Utama yang tengah melakukan pemadatan jalan.

Sambas menegaskan, kejadian ini karena lemahnya pengawasan dari kepala UPT maupun dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Lebih jauh Sambas menyebut  oknum begitu mudah memanfaatkan fasilitas alat berat tersebut.

“Apakah kepala UPT  jarang ngantor? Apa pura-pura tidak tahu, seolah aksi bawahannya yang melanggar itu dibirkan begitu saja,” paparnya.

Dugaan transaksi rental alat berat, kata dia, jelas tak bisa dibiarkan. “Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor diminta untuk bertanggung jawab,” kata Sambas.

Pihak UPT Jalan dan Jembatan Ciampea ketika dikonfirmasi belum memberikan penjelasan ketika diminta pejelasan perihal dugaan adanya rental alat berat dihubungi melalui telepon dan WhatsApp.

** Arip Ekon