24.7 C
Bogor
Sunday, August 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 827

Longsor di Gang Barjo, Satu Rumah Tertimbun

0

JURNAL INSPIRASI – Sebuah rumah di Gang Barjo, Kecamatan Bogor Tengah diterjang longsor pada Rabu (12/10). Kabarnya, beberapa orang ikut tertimbun.

Salah seorang warga, Yani mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi saat hujan deras melanda sekira pukul 15.30 WIB. Secara mendadak tebingan di sekitar longsor dan menimpa rumah yang tepat berada di bawahnya.

“Saya lagi jemur celana dengar. Saya lihat longsor langsung lari saya. Kondisi lagi hujan deras,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut dia, terdapat beberapa orang yang tertimbun longsoran lantaran sempat terlihat ada warga yang telah dievakuasi oleh petugas dan lainnya masih tertimbun.

“Yang dibawa tiga orang, satu masih sadar tapi yang dua tidak tahu,” katanya.

Dalam kesempatan berbeda,Staff Informasi Tagana Kota Bogor Sumardi mengatakan bahwa berdasarkan laporan sementara terdapat lima orang yang tertimbun longsor.

“Sementara lima yang tertimbun, empat belum ditemukan, satu dalam penyelamatan masih hidup,” tukasnya.** Fredy Kristianto

Jalan Cerangpulang-Cikarawang Sudah 5 Tahun Alami Kerusakan

0

Dramaga l Jurnal Bogor

Sudah hampir lima tahun lebih, ruas Jalan Cerangpulang-Cikarawang di Desa Cikarawang, Dramaga, Kabupaten Bogor dibiarkan rusak. Padahal, jalan kabupaten tersebut merupakan akses penghubung ke wilayah Kota Bogor.

Kepala Desa Cikarawang, Sapturi Wijaya mengaku setiap Musrembang tingkat kecamatan, pihak desa sudah mengusulkan agar ruas jalan itu dibeton. Namun hingga kini belum juga terealisasikan, padahal kondisi jalan tersebut rusak berat.

“Informasi dari UPT Jalan dan Jembatan, awalnya Jalan Cerangpulang- Cikarawang bakal dibeton tahun 2022. Namun usulan peningkatan jalan tersebut dialihkan ke ruas Jalan Dramaga, ” ujarnya.

Sapturi mengungkapkan jalan yang rusak dan berlubang sepanjang 2,5 kilometer oleh pihak UPT Jalan dan Jembatan hanya ditambal sulam saja. Itu pun tidak semuanya sehingga dampaknya jalan cepat rusak lagi.

Pihak desa sendiri mengaku sudah menanyakan kembali ke pihak UPT Jalan terkait kerusakan jalan dan informasinya bakal diperbaiki tahun depan.

“Kita minta Pemkab Bogor secepatnya memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang, jangan sampai ada korban baru diperbaiki, ” tukasnya.

** Arip Ekon

Satpol PP Panggil Mie Gacoan

0

JURNAL INSPIRASI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melayangkan surat panggilan terhadap pemilik Mie Gacoan yang tengah melaksanakan pembangunan di Jalan Brigjend Saptaji, Kelurahan Cilendek Barat, Kecmatan Bogor Barat.

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach mengatakan bahwa pemanggilan tersebut dilakukan atas adanya aduan masyarakat tentang adanya pembangunan restoran yang diduga belum mengantungi izin.

“Kami sudah cek lokasi, tapi hanya ada pekerja saja. Makanya dilayangkan surat pemanggilan agar mereka dapat menunjukan bukti perizinan. Jadi kami belum bisa menyimpulkan apakah sudah mengantungi izin atau belum,” ujar Agustian Syach kepada wartawan, Rabu (12/10).

Menurut dia, surat pemanggilan telah dilayangkan pada Rabu (12/10), dan apabila tidak datang pihaknya akan mengirimkan SP1.

“Kalau terus tidak datang, kami akan beri SP2, SP3, hingga berujung penyegelan,” katanya.

Agustian Syach menegaskan bahwa setiap pembangunan di Kota Bogor harus mentaati Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2009 Tentang Perizinan dan Pendaftaran di Bidang Perindustrian dan Perdagangan serta Perda Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Bangunan Gedung dan IMB.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Pembangunan Kecamatan Bogor Barat, Dedi Rusmana mengatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). “Kami akan koordinasi soal bagaimana tindak lanjutnya,” tandasnya.** Fredy Kristianto

26 Pengamen Diciduk Satpol PP

0

JURNAL INSPIRASI – Semakin menjamurnya anak jalanan (anjal) dan pengamen di Kota Bogor, membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Sosial (Dinsos) melakukan razia pada beberapa titik di ‘Kota Hujan’, Rabu (12/10).

Kepala Bidang Trantibumlinmas Satpol PP, Andry Sinar mengatakan bahwa razia difokuskan pada tiga titik Kota Bogor. Yakni, sepanjang Jalan Pajajaran, Jalan Ir H Djuanda, dan kawasan Sukasari.

“Kita sementara fokus pada titik-titik tersebut karena disitulah yang sering terlihat anjal dan pengamen,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut dia, dalam razia kali ini pihaknya menurunkan 40 personil, yang berasal dari Dinsos sebanyak 10 orang dan 30 dari Satpol PP. Petugas, sambungnya, berhasil menjaring 26 anjal serta pengamen dalam razia tersebut.

“Mereka digiring ke Balai Kota Bogor untuk didata, dan diberi pembinaan,” ucapnya.

Kata dia, sebanyak 26 orang tersebut telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2001 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umun, Ketentraman Masyarakat, serta Perlindungan Masyarakat.

“Untuk sementara hanya didata dan dibina saja, tetapi bila mengulangi. Bisa saja mereka dikirim ke panti sosial,” tandasnya.** Fredy Kristianto

BPBD: Operasi SAR Pemotor Terseret Arus Air Berpacu dengan Waktu

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Tagana, PMI dan tim SAR masih terus melakukan pencarian pengendara motor yang terseret arus air di jalan Dadali, Rabu (12/10) siang.

Pencarian dilakukan sejak pukul 07.00 WIB dengan membagi beberapa tim pencarian.

Hingga pukul 11.35 WIB, petugas gabungan masih melakukan pencarian dengan dilengkapi perlengkapan keamanan, rescue dan evakuasi.

Saat ini Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Samson Purba masih terus melakukan pencarian.

“Iya jadi hari ini kita kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap pengendara yang terseret arus air. Saat ini kita melakukan pencarian di beberapa titik lokasi dari titik awal di lokasi reruntuhan tembok dengan asumsi saat kejadian korban dan reruntuhan ini bersamaan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas.

Pencarian di titik awal dilakukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian di saluran air yang mengalami longsoran.

Dengan menggunakan perlengkapan pemadam kebakaran dan pemecah batu, tim gabungan terus melakukan penyisiran.

Diakuinya, medan yang dihadapi petugas dalam pencarian yakni berupa terowongan saluran air, kondisi tebingan yang longsor serta cuaca yang mulai mendung.

Selain di titik awal lanjut dia, petugas juga melakukan pencarian hingga ke perbatasan wilayah Kabupaten Bogor.

“Kita juga melakukan pencarian secara manual dengan menyusuri saluran air hingga ke Teplan, Ciliwung kemudian ada juga yang di jembatan Situ Duit dan ada yang di jalan baru hingga ke Graha Grande. Kita juga ada penyelaman ke arah sana di beberapa titik,” ujarnya.

Hingga pukul 11.35 WIB ini petugas belum menemukan pengendara dan sepeda motornya.

Namun di lokasi petugas sudah menemukan beberapa perlengkapan motor milik pengendara.

“Untuk motor dan pengendara belum tapi kemarin sudah ditemukan plat nomor motor dan hari ini ditemukan spion motornya. Motor dan pengendaranya belum ditemukan, kita tetap berharap bisa segera ditemukan. Dan kita juga sudah memasang jaring,” ujarnya.

Operasi SAR ini kata Teo berpacu dengan waktu. Mengingat saat ini kondisi cuaca sudah kembali mendung.

Untuk identitas pengendara kata Teo saat ini sudah diketahui. Pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga.** Fredy Kristianto

Banjir, Satu Rumah di Pasir Jaya Hanyut

0

JURNAL INSPIRASI – Sebuah rumah di RT 03 RW 04, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, hanyut diterjang banjir luapan Sungai Cikaret pada Rabu (12/10) pada pukul 16.30 WIB.

Camat Bogor Barat, Abdul Rahman mengatakan bahwa rumah yang terbawa hanyut tersebut adalah milik Denis. Sebelum kejadian, sambung dia, RT dan RW sudah mengingatkan karena kondisi tembok samping rumah sudah retak akibat terkikis air.

“Kondisinya tembok samping sudah retak. Rumah dalam kondisi kosong dan isi-isinya sudah diambil untuk mengantisipasi hal yang taj diinginkan,” ujar Camat kepada wartawan, Rabu (12/10).

Abdul Rahman mengatakan bahwa yang bersangkutan saat ini sudah diungsikan ke rumah kerabat. “Kami akan koordinasi dengan BPBD, barangkali bisa dikontrakan rumah sementara,” katanya.

Menurut dia, pemerintah telah mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai untuk selalu waspada terhadap banjir, mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Ia menyebut bahwa saat ini sudah meminta warga di tiga rumah yang berada di bantaran Sungai Cikaret untuk mengungsi lntaran dikhawatirkan terjadi banjir susulan.

Sementara itu, pemilik rumah Denis mengatakan pada Minggu (9/10) sempat terjadi longsor, dan warga telah melakukan pembenahan. Namun, lantaran hujan yang terus menerus mengakibatkan tanah terus tergerus.

“Disini ada tiga KK dengan total delapan jiwa. Alhamdulillah tidak barang kebawa karena pada Selasa (11/10) kita sudah pindahkan barang,” paparnya.** Fredy Kristianto

Joy Pendhita Berharap Kontingen Segera Berikan Bantuan Peralatan Sepatu Roda

0

Bekasi | Jurnal Bogor

Tim Sepatu Roda Kabupaten Bogor, untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022, tengah menjalani Training Camp (TC) di Venue Sepatu Roda GOR Patriot, Kota Bekasi, sejak 11 hingga 16 Oktober 2022 nanti.

Training Camp yang dilakukan Pengcab PORSEROSI Kabupaten Bogor ini, bertujuan untuk lebih memantapkan performa, dan meningkatkan skill atlet sebelum bertanding di ajang Porprov Jabar 2022.

Apalagi Tim sepatu roda, ditarget medali emas, sehingga performa dan skill dari masing-masing atlet jadi prioritas pengurus PORSEROSI Kabupaten Bogor. Hal itu dikatakan Plt Ketua PORSEROSI Kabupaten Bogor, Joy Pendhita, Rabu (12/10/2022).

“Sejak 10 Oktober 2022, atlet kami sudah di Kota Bekasi. Bahkan rencanannya latihan di venue sepatu roda dan skateboard kami lakukan hingga akhir pekan ini. Mengingat persiapan atlet kami harus lebih dimantapkan sebelum bertanding,” kata Joy.

Meski terkendalan peralatan yang sampai saat ini belum turun, namun kata Joy, itu semua tidak jadi kendala, bahkan tidak mengurangi rasa semangat atlet untuk terus berlatih.

“Kita harus akui, untuk peralatan masih jadi kendala. Karena belum turun. Tapi atlet-atlet kami tetap semangat untuk berlatih meskipun peralatan belum kunjung turun,” kata Joy menjelaskan.

Akan tetapi, tambah Joy, dirinya berharap kepada Pengurus Kontingen Kabupaten Bogor, khususnya bidang peralatan, untuk segera memberikan kebutuhan peralatan untuk cabang sepatu roda, guna memperlancar proses persiapan atlet.

“Kami berharap kebutuhan peralatan untuk atlet segera diberikan kepada atlet. Apalagi sisa waktu persiapan hanya tinggal tiga minggu sebelum Porprov Jabar 2022 digelar,” pungkasnya.

** asep syahmid

Tanah Merah Bikin Motor Tergelincir 

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Banyaknya mobil bermuatan tanah yang ngetem atau berhenti di jalan Jagaita, Jonggol, Kabupaten Bogor, membuat jalan licin dan dipenuhi oleh tanah merah. Kondisi ini membuat beberapa kendaraan bermotor tergelincir karena jalur tersebut licin.

Pengguna jalan Komeng (40) mengatakan, semenjak ada mobil tanah jalanan jadi penuh tanah merah dan licin saat dilintasi.

“Inikan sudah masuk musim penghujan, nah saat mobil itu ngetem pas hujan mereka malah jalan itu yang menyebabkan jalan licin,dan saat saya mau berangkat kerja, motor yang saya tunggangi tergelincir karena hilang keseimbangan akibat jalan yang licin dan penuh tanah merah,” papar Komeng kepada Jurnal Bogor, Rabu (12/10).

Dia heran, mengapa kondisi yang membahayakan ini justeru dibiarkan dan seolah diabaikan. Padahal seharusnya mereka ditertibkan apalagi sepengetahuan dia galian tambang masih ilegal yang tidak ada izinnya.

“Jika asal galiannya saya gak tau, tapi di Cariu dan Tanjungsari, serta di Jonggol mengker juga ada galian tanah yang berkedok cut and fill, itu cuma jadi tontonan aja,” kesalnya.

Kanit Pol PP Kecamatan Jonggol Dadang mengaku baru mengetahui adanya pengendara yang jatuh akibat jalur yang dilintasi mobil tanah dan masih meninggalkan tanah merah berserakan.

“Itu bukan galian, galiannya gak tau dari mana, di Jagaita cuma mobil berhenti saja mungkin saat hujan mereka paksakan jalan hingga mengakibatkan tanah yang nempel di ban mobil tumpah ke jalanan,” jelas Dadang.

Diakuinya kondisi itu membahayakan apalagi musim penghujan, dan pihaknya akan melakukan lakukan peneguran terhadap sopir-sopir dan penanggungjawab yang memperbolehkan berhenti disitu. Padahal bersihkan bannya dahulu agar tidak mengotori jalan dan membahayakan pengendara lain.

“Terimakasih atas infonya, kami akan melakukan teguran kepada penanggungjawab agar hal serupa tidak terjadi apalagi sampai membuat pengendara jatuh, jangan sampai nunggu ada korban dulu,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Kunker Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor, Pajak Metland Capai 10,5 M per Bulan

0

 

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dibuat kagum dengan hasil retribusi pajak yang dihasilkan Metland yang mencapai 10,5 miliar per bulan. Hal tersebut terungkap saat Komisi 2 yang diketuai Sastra Winara melakukan kunjungan kerjanya di Metland Transyogi Cileungsi, dalam rangka monitoring pajak retribusi, Rabu (12/10/22).

Hadir dalam acara tersebut 10 anggota Komisi 2, UPT Gunung Putri, Camat Cileungsi, Kepala Desa Cileungsi Kidul, Cipenjo, dan Kepala Desa Limus Nunggal.

“Sejauh ini kita lihat datanya, saya juga kaget ternyata retribusi parkir, Restoran, dan hiburan segala macam di Metland lumayan besar mencapai 10,5 milyar sebulan, retribusi yang disetorkan ke Pemerintah Daerah. Kita ingin memastikan wajib-wajib pajak kita yang ada disini supaya tertib admistrasi, serta tertib kewajiban,” ucap Sastra Winara kepada Jurnal Bogor.

Menurutnya, untuk sementara belum ditemukan kejanggalan atau pelanggaran yang ada di Metland ini.

” Kita akan cek kembali data yang ada, seharusnya setiap tahun setelah ada pelonggaran pandemi, pajak seharusnya meningkat, makanya kita akan lihat 1 atau 2 bulan lagi kita akan kembali mengecek,” paparnya.

Ia juga sangat bangga dengan pendapatan pajak di UPT Gunung Putri yang sangat besar dan terus meningkat.

“Yang paling besar pendapatan pajak retribusi ini dari restoran dan tempat hiburan, mungkin selama 2 tahun ini masyarakat kita di rumah, dan sekarang diberikan kelonggaran pada ingin keluar makan dan lain sebagainya. Alhamdulillah pendapatan kita naik, karena kita ingin pendapatan kita terus meningkat, karena kemarin kami rapat untuk anggaran di tahun 2023 aja kita mines, makanya kami khususnya komisi 2 ingin meningkat dari sektor retribusi pajak,” bebernya.

** Nay Nur’ain

Hujan Deras, Bogor Dikepung Bencana

0

JURNAL INSPIRASI – Tingginya curah hujan di Kota Bogor pada Rabu (12/10), membuat sejunlah daerah dilanda bencana. Berdasarkan hasil rekapitulasi data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor telah terjadi longsor di 20 titik, 6 banjir lintasan, empat pohon tumbang serta satu kejadian atap terbawa angi  puting beliung dan bangunan ambruk.

BPBD melansir titik longsor yang menerjang pemukiman warga di Kota Bogor diantaranya di wilayah RT 001 RW 002 dan RT 003 RW 002 Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Gang Gotong Royong RW 001 Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat. Kampung Cibalagung RT 003 RW 004 Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

Kampung Gandok RT 001 RW 005 Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan. Kampung Gandasari RT 002 RW 001 Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan. Wilayah RT. 02 RW. 06 Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Wilayah RT 006 RW 003, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara.

Wilayah RT 002 RW 001 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat. Wilayah RT 001 RW 004 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat. Kampung Cibalagung RT 003 RW 004 Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat. Kampung Gandasari RT 002 RW 001 Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan. Wilayah Jalan Janaka 2 RT 03 RW 015 Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara. 

Kemudian, wilayah RT 04 RW 01 Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah. Wilayah RT 01 RW 06 Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah. Wilayah RT 03 RW 02 Gang Barjo Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah. Wilayah Komplek Pertanian RT 01 RW 14 Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat.

Kampung Buntar RT 04 RW 08 Kelurahan Muara Sari, Kecamatan Bogor Selatan. Kampung Karamat RT 02 RW 01 Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah. Wilayah Mantarena Lebak RT 01 RW 02 Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah dan Kampung Karamat RT 03 RW 01 Kelurahan Panaragan, Kecamatam Bogor Tengah, Kota Bogor.

Selanjutnya, banjir lintasan yakni di Wilayah RT 001 RW 004 Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, terdampak 17 KK. Wilayah Gang Sweden, RT 001 RW 004 Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah. Wilayah RT 009 RW 018 Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.

Wilayah RT 001 RW 008 Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan. Wilayah Talang Lampu Merah Olimpic, Kecamatan Bogor Utara dan di wilayah Kebon Pedes Pacilong Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Sementara pohon tumbang yakni di Wilayah Kampung Neglasari RT 004 RW 004 Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara. Wilayah GOR Belakang Kantor Kesbangpol dan PWI Kota Bogor. Wilayah Dekat Mall BTM dan di belakang SD Malabar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Sedangkan atap rumah warga yang terbawa angin puting beliung di wilayah RT 003 RW 001 Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor serta terjadi bangunan ambruk di Kampung Ciranjang RT 001 RW 005 Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.** Fredy Kristianto