26.6 C
Bogor
Sunday, August 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 824

PLN dan Serikat Pekerja Sepakat Akselerasi Transformasi Perusahaan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

PT PLN (Persero) dan Serikat Pekerja PLN (SP PLN) meneken Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dalam upaya bersama mempercepat proses transformasi perusahaan. Penandatanganan ini dilakukan di Kantor Pusat PLN antara Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dengan Ketua Serikat Pekerja PLN Muhammad Abrar Ali dan disaksikan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Rabu (12/10). 

Afriansyah Noor mengapresiasi langkah bersama antara manajemen dengan Serikat Pekerja PLN dalam mempercepat transformasi dengan mengedepankan dialog dalam mengeratkan komunikasi. 

“Dialog sosial ini penting, komunikasi bisa jalan. Apapun yang terjadi dengan diskusi dan dialog bisa selesai. Sumbatan bisa kita selesaikan dengan arif dan bijaksana. Saya imbau bangun semua kekuatan, rangkul semuanya, ajak semua kerja sama dan membesarkan PLN ini, rumah bersama ini,” ujar Afriansyah. 

Darmawan Prasodjo juga menjelaskan kesepakatan ini sebagai wujud perusahaan dalam memberikan dukungan pada pengembangan karir dan kesejahteraan pegawai. Melalui kesepakatan ini juga, pegawai bisa mengembangkan kompetensi dan karir di berbagai lini bisnis PLN. 

“Sekarang, dengan PKB baru, kita tegaskan lagi bahwa hak-hak dan kesejahteraan pegawai tidak akan ada yang berkurang,” kata dia.

Menurut Darmawan, PLN sebagai jantungnya Indonesia mempunyai peran penting dalam pertumbuhan ekonomi. Namun, hal ini tidak bisa berjalan sukses tanpa semangat dan kerja keras seluruh insan PLN. Oleh karena itu, ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk bergerak bersama. Darmawan menegaskan, dalam PKB ini juga diatur bahwa tidak ada perubahan status dari pegawai. 

“Dalam proses transformasi kita harus membangun kekeluargaan yang erat sehingga kita bisa mencapai tujuan bersama dengan harapan PLN akan terus berjaya di masa depan,” ujar Darmawan.

Sementara Muhammad Abrar Ali menjelaskan momentum kesepakatan ini menjadi terobosan baru di PLN. Sebab, sudah sepuluh tahun serikat pekerja menantikan hal ini. Melalui kesepakatan antara manajemen dengan serikat pekerja bisa menyelaraskan visi misi dalam mencapai tujuan PLN ke depan. 

“PKB ini menyatukan visi. Kita sering berbeda pendapat antara SP dan manajemen. Tetapi ketika kita bahas visi misi perusahaan kita ke depan, kita cari titik persamaan saat dialog. Ini bisa kita temukan, yang kita sepakati bahwa PLN adalah jantungnya Indonesia terutama dalam mengelola listrik. Kita berkolaborasi bersama untuk bisa memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Abrar. 

PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk solusi energi.

PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk kehidupan yang lebih baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore.

** Nay Nur’ain

Cari Tambahan Biaya Anaknya di Pesantren, Ibu 5 Anak Ini Rela Jualan Makanan Keliling Kampung

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Demi membantu perekonomian keluarga, Waricih, seorang ibu lima anak ini sudah satu tahun rela berjualan makanan tradisional seperti getuk, katimus, gemblong, dan combro. 

Ibu berusia 46 tahun dan enam cucu, warga asal Kampung Pangaduan Kuda, Desa Pangkaljaya, Nanggung, Kabupaten Bogor ini terpaksa harus mencari uang tambahan berjualanan dengan cara keliling kampung.

Dengan usaha yang dilakoninya, selain untuk mencukupi kebutuhan keluarga, hasil jualan juga untuk membiayai anaknya, Ijhar (22) yang saat ini sedang belajar ilmu agama di pondok pesantren di wiliyah Kecamatan Tenjo. Hasil dagangannya, rata – rata Warici mendapat keuntungan sebesar 100.

“Sebagian hasilnya kami kumpulkan ya,  untuk tambahan biaya anak yang lagi mesantren,” kata Waricih.

Waricih menjajakan aneka makanan dengan menggunakan baskom dan tampah agar dia dan pembeli bias duduk  bersama seperti saat dibeli pegawai  di Desa Pangkaljaya.

Menurut pengakuannya, suami sebagai pekerja serabutan dan penghasilan pun tak menentu sehingga kondisi ini kalau tak kreatif sulit dapat penghasilan tambahan.

Sementara Sekretaris Desa Pangakaljaya Arini menyatakan mendukung ekonomi masyarakat salah satu dengan membeli hasil karya masyarakat lokal. “Dengan begitu dagangan yang dijajakan Bu Waricih merupakan makanan khas tradisional yang harus dilestarikan,” tukasnya.

** Arip Ekon

Area Pencarian Adzra Diperluas 10 Kilometer

0

JURNAL INSPIRASI – Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian Adzra Nabila, mahasiswi yang hilang terseret arus air di Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal pada Selasa (11/10).

Pencarian diperluas hingga 10 kilometer dari titik awal tempat hilangnya warga Cilebut itu. “Kami perluas sampai 10 kilometer dari titik awal. Bisa saja semakin diperluas, apabila besok masih num ditemukan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Theofilio Patricinio Freitas kepada wartawan, Kamis (13/10).

Menurut dia, pencarian Adzra juga melibatkan alat berat untuk mengeruk longsoran di gorong-gorong. “Tapi tadi belum ada tanda tanda juga. Selain itu juga ada tim yang menyusuri sungai. Ada juga tim yang di Kali Cpakancilan, Ciliwung arah Cilebut Grande dan sampai Cibinong,” jelasnya.

Kata dia, alat berat akan digunakan sesuai dengan kondisi di lokasi kejadian.** Fredy Kristianto

Dewan Bakal Panggil Pengelola Mie Gacoan

0

JURNAL INSPIRASI – Komisi I DPRD Kota Bogor berencana memanggil pengelola Mie Gacoan pada pekan depan. Pemanggilan tersebut dilakukan menyusul adanya laporan wara ke Satpol PP terkait pembangunan restoran tersebut di Jalan Brigjen Saptaji, yang diduga belum mengantungi izin.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri mengatakan bahwa pemanggilan itu bertujuan untuk meminta klarifikasi soal adanya aduan tersebut. Sekaligus ingin mengetahui, apakah ada kendala dalam pembuatan perizinan di ‘Kota Hujan’.

“Kami akan bahas di internal komisi, dan melaporkannya kepada ketua komisi untuk diagendakan. Kita ingin tahu, apakah betul belum berizin tapi sudah membangun. Atau karena sulitnya mengurus perizinan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (13/10).

Pria yang akrab disapa Gus M ini mengatakan, DPRD sangat terbuka bagi siapapun investor yang ingin menanamkan modalnya di Kota Bogor. Sebab, hal itu akan berpengaruh terhadap bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor restoran dan menyerap tenaga kerja lokal.

Namun, kata dia, setiap investor yang masuk harus taat terhadap regulasi yang ada. “Kami sangat senang banyak investor masuk pasca pandemi. Tetapi mesti ikut aturan,” ucapnya.

Gus M menegaskan bahwa di Kota Bogor terdapat dua aturan yang wajib diikuti oleh setiap investor. Pertama, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2009 Tentang Perizinan dan Pendaftaran di Bidang Perindustrian dan Perdagangan.

“Kemudian, yang kedua Perda Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Bangunan Gedung dan IMB,” katanya.

Ia pun mempertanyakan terkait fungsi pengawasan wilayah serta peranan bidang Pengawasan dan Pengendalian pa Dinas PUPR. “Bagaimana sebenarnya fungsi pengawasan dijalankan? Itu pun harus dijadikan evaluasi. Karena masalah membangun tanpa izin adalah permasalahan klasik. Kan tidak elok, sama seperti hamil dulu baru nikah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melayangkan surat panggilan terhadap pemilik Mie Gacoan yang tengah melaksanakan pembangunan di Jalan Brigjend Saptaji, Kelurahan Cilendek Barat, Kecmatan Bogor Barat.

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach mengatakan bahwa pemanggilan tersebut dilakukan atas adanya aduan masyarakat tentang adanya pembangunan restoran yang diduga belum mengantungi izin.

“Kami sudah cek lokasi, tapi hanya ada pekerja saja. Makanya dilayangkan surat pemanggilan agar mereka dapat menunjukan bukti perizinan. Jadi kami belum bisa menyimpulkan apakah sudah mengantungi izin atau belum,” ujar Agustian Syach kepada wartawan, Rabu (12/10).

Menurut dia, surat pemanggilan telah dilayangkan pada Rabu (12/10), dan apabila tidak datang pihaknya akan mengirimkan SP1.

“Kalau terus tidak datang, kami akan beri SP2, SP3, hingga berujung penyegelan,” katanya.** Fredy Kristianto

Pencarian Korban Longsor Gang Barjo Disetop Sementara

0

JURNAL INSPIRASI – Tim SAR menghentikan sementara proses pencarian terhadap tiga warga Gang Barjo, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, yang masih tertimbun material longsor.

“Ada kerawanan kalau malam dilanjutkan, tidak ada visual. Jadi kita pulihkan tenaga, dan maksimalkan besok pagi,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilio Patricinio Freitas kepada wartawan, Kamis (13/10).

Rencananya, kata Theo, pencarian akan dilanjutkan pada Jumat (14/10) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Sebab, dikhawatirkan, apabila dimulai siang hari, cuaca akan tidak bersahabat.

“Tapi kita harapkan cuacanya seperti hari ini, agak gerimis, hujan tidak terlalu deras,” katanya.

Theo mengaku optimis akan bisa mengevakuasi ketiga korban lantaran posisi ketiganya telah terendus oleh anjing pelacak.** Fredy Kristianto

Keluarga Adzra Doa Bersama di Lokasi Kejadian

0

JURNAL INSPIRASI – Keluarga Adzra Nabila, mahasiswi IPB yang hilang terseret arus air di Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal, melaksanakan doa bersama di sekitar lokasi kejadian, Kamis (13/10).

Suasana haru pun tampak tergambar di raut wajah keluarga korban saat menyaksikan proses pencarian. Sebelum melakukan doa bersama.

Ayat suci Al Quran pun terus dilantunkan keluarga korban di sekitaran lokasi. Giat tersebut pun langsung ditutup dengan tabur bunga di lokasi kejadian.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, pencarian akan dilakukan pada dua lokasi, yakni gorong-gorong dan Sungai Ciliwung.

“Jadi diduga korban berada di bawah longsoran yang terjadi di gorong-gorong. Sebab, menurut informasi longsor terjadi di area ini bersamaan ketika korban hanyut,” jelasnya.

Kata dia, pemantauan juga tak hanya dilakukan di Sungai Ciliwung, tetapi juga di Kali Cipakancilan.** Fredy Kristianto

Dewan Minta Pemkot Identifikasi Daerah Rawan Bencana

0

JURNAL INSPIRASI – Bencana demi bencana terus menerjang Kota Bogor dalam beberapa hari kebelakang. Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto pun mengaku bahwa pihaknya sejak Agustus lalu, telah meminta peta rawan bencana kepada Dinas Sosial (Dinsos).

“Kami sudah menyampaikan perlu kewaspadaan yang ditingkatkan dalam tiga bulan terakhir karena pengalaman, curah hujan dan potensi bencana cukup tinggi di Kota Bogor,” ujar Atang kepada wartawan, Kamis (13/10).

Menurut dia, yang perlu dilakukan saat ini adalah mendeteksi lokasi yang berpotensi rawan bencana. “Seperti di Jalan Dadali, drainase disini sangat rawan bila terjadi banjir kemudian bisa menyedot barang disekitarnya masuk ke dalam,” jelasnya.

Selain drainase, sambung dia, pemerintah juga mesti memetakan wilayah yang potensi longsor dan banijr. “Saya kira perlu dilakukan mitigasi apakah warganya di relokasi dahulu atau dengan langkah apa,” katanya.

Atang juga mengaku telah menyampaikan ke dinas terkait agar semua titik bencana segera ditindaklanjut dengan menghitung biaya perbaikan yang nantinya akan dicover oleh BTT.

“September lalu, DPRD memutuskan menaikan anggaran BTT yang tadinya dialokasikan menjadi Rp20 miliar dari sebelumnya Rp12 miliar karena kami mengasumsikanya adanya kejadian berat. Walau kita tidak berharap itu semua terserap,” jelasnya.

Atang menyebut bahwa dinas terkait saat ini kewalahan menangani bencana di Kota Bogor, yang titiknya sangat banyak.

Lebih lanjut, kata Atang, dinas terkait harus menginventarisir, mengidentifikasi semua titik drainase yang rawan bencana. Termasuk pohon yang berstatus rawan tumbang harus ditebang.

Disinggung mengenai anggaran penanganan bencana. Atang menjelaskan bahwa swlain dari BTT, DPRD juga telah menganggarkan di anggaran infrastruktur. Namun, ia mengakui ada satu hal yang kurang, ketika peta rawan bencana yang sudah ada di BPBD maupun Dinsos menjadi satu rekomendasi untuk diberikan kepada dinas PUPR maupun Perumkim agar dibuat rumusan.

“Misal kalau rawan di Jalan Dadali, maka intervensinya bagaimana, apakah pakai BTT untuk drainasenya atau bahkan relokasi, sehingga ketahuan kebutuhan untuk anggaran yang bisa bantu melalui kebijakan anggaran,” katanya.

Ia menegaskan bahwa identifikasi mesti dilakukan secara simultan agar dinas terkait dapat menghitung kebutuhan penanganannya.

“Dari situ, kami berharap nanti dalam finasilasi APBD Perubahan dari evaluasi gubernur sudah kelihatan angka yang kira-kira apakah Rp25 miliar yang sudah kita anggarkan itu masih mencukupi atau tidak, kalau belum, saya kira untuk hal yang mendesak atau darurat kita akan konsultasi agar bisa dinaikan mengambil dari anggaran lain yang masih bisa di tahan,” tuturnya.

“Termasuk sosialisasi dan edukasi itu penting, saya kira semua dinas sudah melakukan hal itu di berbagai kanal informasi, tinggal bagaimana apakah sosialisasi yang disampaikan mulai dari imbauan, nomor darurat bisa benar-benar masuk ke semua rumah yang ada di Kota Bogor,” tambahnya.** Fredy Kristianto

Iswahyudi Optimis Kempo Sabet Tiga Medali Emas

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Ketua cabor Kempo Kabupaten Bogor, Iswahyudi mengaku optimis cabor yang dipimpinnya bakal mendulang tiga medali emas pada Porda Jabar 2022

Pada Porda Jabar 2022, Cabor Kempo akan menggelar 18 nomor pertandingan dan bakal diikuti semua Kota/ Kabupaten se Jabar.

” Tim Kempo Kabupaten Bogor tak mau muluk muluk dalam mematok target. Cukup tiga emas kami targetkan pada Porda Jabar 2022,” ucap Iswahyudi, Kamis, 13 Oktober 2022.

Saat ini, kata Iswahyudi, 7 kenshi atau Kabupaten Bogor yang akan ambil bagian dalam Porda Jabar 2022 tengah melakukan TC di Pakansari

” Kami hanya akan mengirimkan 7 Kenshi dan akan tampil pada 6 nomor pertandingan. Mudah mudahan proses latihan dan TC ini bisa membawa hasil manis di Porda Jabar 2022,” bebernya.

Untuk cabor Kempo, kata Iswahyudi, Kota Bogor tetap jadi favorit kuat juara umum dan mereka sangat bagus pada semua nomor.

” Pembinaan mereka sudah sangat lama dan berjenjang. Makanya saya katakan kalau Tim Kempo Kota Bogor sangat berpeluang jadi juara umum di Porda Jabar 2022,” ucapnya.

Namun demikian, tambahnya, Perkemi Kabupaten Bogor juga akan all out dan kerja keras untuk meraih prestasi yang gemilang di Porda Jabar 2022.

” Target kami memang.3 emas. Namun semua atlet kami yang akan tampil di Porda Jabar kali ini akan all out untuk mendapatkan semua medali pada nomor yang diikuti, ” paparnya

Lebih lanjut, sambung Exco PSSI Askab Bogor ini mengatakan dalam waktu dekat Tim Kempo Kabupaten Bogor akan melakukan Try Out ke Kota Semarang.

” Mudah mudahan hasil Try Out ke Semarang akan memberikan dampak positif kepada semua atket kami yang akan berlaga pada ajang Porda Jabar 2022 mendatang,” pungkasnya.

** asep syahmid

Landasan Optimalisasi Pelayanan, Perumda Tirta Kahuripan Tingkatkan Iman dan Taqwa

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Selain optimalisasi pelayanan terhadap konsumen, jajaran Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor juga terus lakukan peningkatan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor bersinergi dengan pegawainya yang dikemas melalui kegiatan Pengajian Rutin Bulanan sekaligus dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444H bersama Direksi, beserta Dewan Pengawas dan pegawai Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di aula Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Rabu (12/10).

Kegiatan ini diisi dengan acara tausiyah oleh Ustadz Yudin Taqyudin sekaligus melepas 3 (tiga) orang pegawai Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yang memasuki masa purnabakti.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Yuliansyah Anwar menegaskan, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meneladani sifat-sifat dan akhlak Nabi Muhammad SAW, keteledanan tersebut tentunya sebisa mungkin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam melaksanakan tugas di lingkungan pekerjaan.

“Patut dijadikan contoh ialah shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan) dan fathonah (cerdas atau berkompetensi). Semoga sifat-sifat tersebut dapat melekat kepada insan-insan pegawai Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dalam melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” tegas Yuliansyah.

Ia mengatakan, bahwa kinerja menjadi tolak ukur terhadap instansi untuk kemaslahatan umat khususnya di wilayah Bumi Tegar Beriman.

“Saat ini sudah masuk tri wulan keempat di tahun 2022 agar seluruh unit kerja melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap target-target yang telah ditetapkan dalam rencana kerja anggaran 2022, selain itu, kita juga sudah mulai menyusun Rencana Kerja Anggaran Perusahaan 2023. Hasil evaluasi kinerja di tahun 2022 hendaknya menjadi dasar untuk menyusun program kerja di tahun 2023 sehingga dapat mencapai hasil yang lebih baik dan lebih maksimal,” katanya.

Lebih lanjut ia memaparkan, prinsip inovasi disertai kerja gotong royong wajib terus dilakukan terhadap optimalisasi kinerja Perumda Aur Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor.

“Perlu diketahui tantangan yang akan kita hadapi semakin lama akan semakin banyak dan bervariasi, namun dengan kerja keras, konsolidasi dan koordinasi yang erat di internal perusahaan kita akan dapat menghadapi tantangan itu dengan baik dan mampu untuk menghasilkan inovasi-inovasi baru di dalam pengelolaan SPAM di Wilayah Kabupaten Bogor,” paparnya.

** Noverando H

Rawan Bencana, Bima Instruksikan Disdik Pulangkan Siswa Lebih Cepat

0

JURNAL INSPIRASI – Wali Kota Bogor, Bima Arya menginstruksikan agar Dinas Pendidikan (Disdik) memulangkan para siswa lebih cepat, khususnya bagi pelajar yang melewati jalur rawan bencana saat berangkat dan pulang sekolah.

“Di beberapa sekolah yang jalurnya berangkat dan pulang siswanya rawan melewati daerah bencana maka koordinasikan Disdik pulang lebih cepat,” ujar Bima kepada wartawan, Kamis (13/10).

Hal itu, sambung dia, akan berlaku hingga 31 Desember 2022. “Kalau cuacanya memburuk silahkan disesuaikan dengan kondisi,” katanya.

“Tapi, koordinasikan ketika cuaca memburuk dipulangkan lebih cepat,” tandasnya.** Fredy Kristianto