29.9 C
Bogor
Tuesday, May 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 786

KPU Gelar Sosialisasi Verifikasi Faktual

0

Citeureup | Jurnal Bogor 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor menggelar sosialisasi verifikasi faktual (verfak) kepengurusan dan keanggotaan partai poltik calon peserta Pemilu tahun 2022, di Grand Hotel Orri, Mayor Oking Jaya Atmaja, Citeureup, Kabupaten Bogor, Kamis (13/10/2022). 

Namun dari kehadiran parpol yang diundang hanya dihadiri oleh LO parpol dan terkesan diabaikan parpol calon peserta pemilu 2024.

“Kalo untuk undangan, tentunya KPU Kabupaten Bogor sudah berupaya mengundang namun dari parpolnya ya tentunya parpol yang memahami masalah mereka,” kata Ketua Divisi Teknis KPU Provinsi Jawa Barat, Endun Abdul Haq saat menjadi narasumber dalam acara tersebut.

Endun memaparkan, sesuai dengan jadwal ditetapkan untuk verfak calon peserta partai politik mulai 15 Oktober- 4 Nopember 2022. Karena itu, agar setelah sosialisasi verfak kepada para calon peserta partai politik untuk  persiapan diri verfak di kantor KPU Kabupaten Bogor dan verfak keanggotaan, kepengurusan, Kartu Tanda Anggota (KTA) dan KTP.

Di Kabupaten Bogor nanti akan ada sampel anggota yang harus diverifikasi faktual, daftar sampel itu ditentukan oleh KPU RI yang akan dikirim ke Kabupaten Bogor untuk dilakukan verifikasi faktual. 

“Jika saat diverifikasi faktual, anggota parpol itu tidak bisa ditemui, maka KPU akan beritahukan ke LO parpol bahwa anggota tersebut tidak dapat ditemui, maka parpol diimbau untuk mengumpulkan di kantor parpol. Jika tidak datang maka anggota itu akan ditelepon dari kantor parpol tersebut. Jika tidak ada juga klarifikasinya maka anggota itu dicoret,” jelas Endun kepada Jurnal Bogor, Kamis (13/10).

Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni menjelaskan sosialisasi  verfak bagian terpenting untuk menjadi peserta Pemilu tahun 2024. Hal ini sejalan dengan persiapan sebelum menerima lolos tidaknya verifikasi administrasi. Perlu dipersiapkan verfak sesuai dengan tahapan-tahapannya. 

Oleh karena itu, ia juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan stakeholder serta  jajaran terbawah ikut membantu pelaksanaan vervak nanti mengingat Kabupaten Bogor memiliki 40 kecamatan dan 435 desa/kelurahan se Kabupaten Bogor. 

“Hal ini atas keterbatasan  Sumber Daya Manusia (SDM) di KPU Kabupaten Bogor, sangat terbatas sudah barang tentu mohon dibantu untuk verfak nanti, ” kata Ummi Wahyu dihadapan calon peserta politik Pemilu dan sekaligus membuka sosialisasi verfak peserta dengan peserta  partai politik. 

Sementara Kadiv Teknis KPU Kabupaten Bogor Yana Nurheryana, sebagai moderator  membuka sosialisasi verfak dengan menghadirkan narasumber Bidang Teknis KPU Provinsi Jawa Barat guna menjabarkan berbagai mekanisme untuk persiapan verfak.

“Nanti kami dari KPU akan datang door to door ke anggota parpol yang namanya tercantum sebagai sampel yang dikirim KPU RI. Dimohon agar para anggota parpol tersebut bersiap menerima kedatangan KPU,” ujar Yana. 

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Abdullah Dahlan mengatakan secara tugas fungsi adalah sebagai pengawas pelaksanaan Pemilu peserta partai politik. Oleh karena itu Bawaslu berharap agar semua prosedur dalam regulasi dipenuhi dan dijalankan. 

“Kami juga berharap, pendekatan persuasif dalam tahapan verfak ini dikedepankan. Tetap berkomunikasi dan bersinergi sebagai penyelenggara Pemilu,” tandas Abdulah.

** Nay Nur’ain

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, 5 Rumah Rusak Berat

0

Dramaga l Jurnal Bogor

Akibat  hujan disertai angin kencang mengakibatkan 6 rumah di Desa Petir, Dramaga, Kabupaten Bogor mengalami kerusakan. Saat ini petugas BPBD dan Pemdes setempat sedang melakukan pendataan terhadap korban.

“Kejadian Rabu malam saat hujan deras disertai angin kencang ada 6 rumah yang rusak,” kata Kades Petir Dramaga, Sukardi kepada wartawan, Kamis (13/10).

Sukardi menyebutkan, rumah yang rusak berat berada di wilayah RT 03/06, RT 03/07 dan Kampung Sempur RT 04/04 itu milik Suryadi. Sementara rusak ringan ada di Kampung Cikiruh RT 01/03.

“Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa tapi pemerintah desa melakukan evakuasi warga yang rumahnya rusak ke rumah tetangga yang tidak terdampak angin kencang,” jelasnya.

Dia mengungkapkan rumah warga yang rusak sudah didata oleh BPBD untuk dilakukan pengajuan perbaikan secepatnya.

“Kami imbau agar rumah yang terdampak jangan dulu dihuni sampai kondisi aman dan menunggu perbaikan dulu,” tukasnya.

** Arip Ekon

Korban Hanyut Tegal Lega Belum Ditemukan

0

JURNAL INSPIRASI – Tim SAR gabunhan masih melakukan pencarian terhadap Komar (66), warga RT 03 RW 01, Kelurahan Tegal Lega, Kecamatan Bogor Tengah, yang hanyut akibat terbawa arus banjir lintasan pada Rabu (12/10) sekitar pukul 15.30 WIB.

Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid mengatakan bahwa pencarian korban diperluas hingga ke aliran sungai di kawasan Olympic, Kecamatan Bogor Utara.

“Pencariam diperluas sampai Kamis (13/10) sore masih belum ditemukan,” ujar Wahid kepada wartawan.

Wahid menjelaskan, korban hanyut akibat banjir lintasan Sungai ciharahas lantaran meluap setinggi 3 meter. Akibat luapan itu, saung lapak Komar teredam dan terbawa hanyut.

“Disaat yang bersamaan korban ikut terbawa arus sungai. Ia hanyut lantaran menyelamatkan barang-barang miliknya. Itu berdasarkan keterangan saksi,” ucapnya.

Kata dia, pada saat kejadian korbam tidak mengenakan bajilu, dan hanya menggunakan celana pendek. Pencarian, sambung dia, dimulai dari titik awal kejadian, dan sempat dihentikan ketika hujan deras.

“Sampai sekarang belum ditemukan, besok akan dilanjut,” tandasnya.** Fredy Kristianto

Pemcam Gunung Putri Adakan Maulid Nabi Sekaligus Penyerahan Piala Kejuaraan MTQ

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Pemerintah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul awal 1444 hijrah 2022, di halaman Kantor Kecamatan Gunung Putri, Kamis (13/10).

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut sekaligus penyerahan piala lomba MTQ Tingkat Kabupaten, Kecamatan Gunung Putri meraih juara ke-2 dalam kategori ta’aruf.

“Dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini kita mengundang semua unsur dari Muspika, kepala desa se-Kecamatan Gunung Putri, tokoh agama, tokoh pemuda, Ormas, dan ibu-ibu pengajian dari majlis ta’lim yang ada di Kecamatan Gunung Putri, yang intinya untuk silaturahmi,” ucap Camat Gunung Putri Didin Wahidin kepada Jurnal Bogor, Kamis (13/10).

Ia menyampaikan, peringatan Maulid Nabi ini untuk meningkatkan ketakwaan kepada kepada Allah SWT agar bisa mengikuti sunah-sunah Rasulullah yang telah diajarkan dalam Al-Quran.

“Semoga dengan diadakan Maulid Nabi ini, kita bisa lebih meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, sebagaimana yang sudah diajarkan dalam Al-Quran dan hadis, semoga senantiasa kita ada pada lindungannya,” ucap Didin Wahidin,

Ketua Apdesi Kecamatan Gunung Putri Udin Saputra menyampaikan, Apdesi Kecamatan Gunung Putri memenuhi undangan dari Pemerintahan Kecamatan Gunung Putri.

“Alhamdulillah kita bersama kepala desa yang lain hadir di acara Maulid Nabi ini memenuhi undangan Camat Gunung Putri, sekaligus silaturahmi dan mendengarkan tausiah agar kita bisa memahami tentang makna dari Maulid Nabi itu sendiri ,” ucapnya.

Ia juga berharap tidak hanya sebatas hadir dan ikut meramaikan saja. “Kita sebagai umat muslim harus bangga dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW sebagi rasul yang diturunkan Allah SWT, dan kita juga harus mengikuti jejak, dan susah-sunahnya menjadi manusia yang beriman bertakwa,” pungkasnya.

Sementara turut hadir dalam kegiatan tersebut Apdesi Kecamatan Gunung Putri, Kapolsek Gunung Putri, Danramil Gunung Putri, tokoh agama, tokoh masyarakat, KNPI, dan Ormas.

** Nay Nur’ain

Camat Nanggung Minta Warga Waspada

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Dalam rangka mengantisipasi dan kesiapan menghadapi bencana, Camat Nanggung, Ae Saepuloh menginstruksikan jajarannya termasuk para kepala desa di Kecamatan Nanggung dan warga agar meningkatkan kewaspadaan ditengah musim penghujan seperti sekarang ini.

Dia membenarkan apa yang disampaikan Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin bahwa sekarang ini memasuki bulan musim penghujan, sehingga dia pun melakukan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam.

“Sekarang ini bulan-bulannya masuk musim penghujan,” ungkap Camat Nanggung Ae Saepuloh kepada wartawan, kemarin.

Selain imbau warga waspada bencana, Ae Saepuloh juga menyampaikan, pentingnya meningkatkan komunikasi dan sinergitas di wilayahnya.

“Dan kami pun sama melakukan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana,” katanya.

Imbauan itu, kata Ae Saepuloh, disampaikan melalui rapat koordinasi bersama semua leading sektor di wilayah Kecamatan Nanggung termasuk dengan para kepala desa.

“Imbauan kami sampaikan kepada masyarakat melalui rapat koordinasi dengan kepala desa di wilayah,” katanya.

Ae Saepuloh mengatakan, dia menginstruksikan kepada para kepala desa di wilayah Kecamatan Nanggung agar mengimbau warga mewaspadai bencana-bencana alam yang berkaitan dengan curah hujan tinggi seperti tanah longsor, banjir dan juga pohon tumbang.

“Memerintahkan kepala desa agar menyampaikan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungannya masing-masing,” tukasnya.

** Andres

PLN dan Serikat Pekerja Sepakat Akselerasi Transformasi Perusahaan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

PT PLN (Persero) dan Serikat Pekerja PLN (SP PLN) meneken Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dalam upaya bersama mempercepat proses transformasi perusahaan. Penandatanganan ini dilakukan di Kantor Pusat PLN antara Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dengan Ketua Serikat Pekerja PLN Muhammad Abrar Ali dan disaksikan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Rabu (12/10). 

Afriansyah Noor mengapresiasi langkah bersama antara manajemen dengan Serikat Pekerja PLN dalam mempercepat transformasi dengan mengedepankan dialog dalam mengeratkan komunikasi. 

“Dialog sosial ini penting, komunikasi bisa jalan. Apapun yang terjadi dengan diskusi dan dialog bisa selesai. Sumbatan bisa kita selesaikan dengan arif dan bijaksana. Saya imbau bangun semua kekuatan, rangkul semuanya, ajak semua kerja sama dan membesarkan PLN ini, rumah bersama ini,” ujar Afriansyah. 

Darmawan Prasodjo juga menjelaskan kesepakatan ini sebagai wujud perusahaan dalam memberikan dukungan pada pengembangan karir dan kesejahteraan pegawai. Melalui kesepakatan ini juga, pegawai bisa mengembangkan kompetensi dan karir di berbagai lini bisnis PLN. 

“Sekarang, dengan PKB baru, kita tegaskan lagi bahwa hak-hak dan kesejahteraan pegawai tidak akan ada yang berkurang,” kata dia.

Menurut Darmawan, PLN sebagai jantungnya Indonesia mempunyai peran penting dalam pertumbuhan ekonomi. Namun, hal ini tidak bisa berjalan sukses tanpa semangat dan kerja keras seluruh insan PLN. Oleh karena itu, ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk bergerak bersama. Darmawan menegaskan, dalam PKB ini juga diatur bahwa tidak ada perubahan status dari pegawai. 

“Dalam proses transformasi kita harus membangun kekeluargaan yang erat sehingga kita bisa mencapai tujuan bersama dengan harapan PLN akan terus berjaya di masa depan,” ujar Darmawan.

Sementara Muhammad Abrar Ali menjelaskan momentum kesepakatan ini menjadi terobosan baru di PLN. Sebab, sudah sepuluh tahun serikat pekerja menantikan hal ini. Melalui kesepakatan antara manajemen dengan serikat pekerja bisa menyelaraskan visi misi dalam mencapai tujuan PLN ke depan. 

“PKB ini menyatukan visi. Kita sering berbeda pendapat antara SP dan manajemen. Tetapi ketika kita bahas visi misi perusahaan kita ke depan, kita cari titik persamaan saat dialog. Ini bisa kita temukan, yang kita sepakati bahwa PLN adalah jantungnya Indonesia terutama dalam mengelola listrik. Kita berkolaborasi bersama untuk bisa memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Abrar. 

PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk solusi energi.

PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk kehidupan yang lebih baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore.

** Nay Nur’ain

Cari Tambahan Biaya Anaknya di Pesantren, Ibu 5 Anak Ini Rela Jualan Makanan Keliling Kampung

0

Nanggung l Jurnal Bogor

Demi membantu perekonomian keluarga, Waricih, seorang ibu lima anak ini sudah satu tahun rela berjualan makanan tradisional seperti getuk, katimus, gemblong, dan combro. 

Ibu berusia 46 tahun dan enam cucu, warga asal Kampung Pangaduan Kuda, Desa Pangkaljaya, Nanggung, Kabupaten Bogor ini terpaksa harus mencari uang tambahan berjualanan dengan cara keliling kampung.

Dengan usaha yang dilakoninya, selain untuk mencukupi kebutuhan keluarga, hasil jualan juga untuk membiayai anaknya, Ijhar (22) yang saat ini sedang belajar ilmu agama di pondok pesantren di wiliyah Kecamatan Tenjo. Hasil dagangannya, rata – rata Warici mendapat keuntungan sebesar 100.

“Sebagian hasilnya kami kumpulkan ya,  untuk tambahan biaya anak yang lagi mesantren,” kata Waricih.

Waricih menjajakan aneka makanan dengan menggunakan baskom dan tampah agar dia dan pembeli bias duduk  bersama seperti saat dibeli pegawai  di Desa Pangkaljaya.

Menurut pengakuannya, suami sebagai pekerja serabutan dan penghasilan pun tak menentu sehingga kondisi ini kalau tak kreatif sulit dapat penghasilan tambahan.

Sementara Sekretaris Desa Pangakaljaya Arini menyatakan mendukung ekonomi masyarakat salah satu dengan membeli hasil karya masyarakat lokal. “Dengan begitu dagangan yang dijajakan Bu Waricih merupakan makanan khas tradisional yang harus dilestarikan,” tukasnya.

** Arip Ekon

Area Pencarian Adzra Diperluas 10 Kilometer

0

JURNAL INSPIRASI – Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian Adzra Nabila, mahasiswi yang hilang terseret arus air di Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal pada Selasa (11/10).

Pencarian diperluas hingga 10 kilometer dari titik awal tempat hilangnya warga Cilebut itu. “Kami perluas sampai 10 kilometer dari titik awal. Bisa saja semakin diperluas, apabila besok masih num ditemukan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Theofilio Patricinio Freitas kepada wartawan, Kamis (13/10).

Menurut dia, pencarian Adzra juga melibatkan alat berat untuk mengeruk longsoran di gorong-gorong. “Tapi tadi belum ada tanda tanda juga. Selain itu juga ada tim yang menyusuri sungai. Ada juga tim yang di Kali Cpakancilan, Ciliwung arah Cilebut Grande dan sampai Cibinong,” jelasnya.

Kata dia, alat berat akan digunakan sesuai dengan kondisi di lokasi kejadian.** Fredy Kristianto

Dewan Bakal Panggil Pengelola Mie Gacoan

0

JURNAL INSPIRASI – Komisi I DPRD Kota Bogor berencana memanggil pengelola Mie Gacoan pada pekan depan. Pemanggilan tersebut dilakukan menyusul adanya laporan wara ke Satpol PP terkait pembangunan restoran tersebut di Jalan Brigjen Saptaji, yang diduga belum mengantungi izin.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri mengatakan bahwa pemanggilan itu bertujuan untuk meminta klarifikasi soal adanya aduan tersebut. Sekaligus ingin mengetahui, apakah ada kendala dalam pembuatan perizinan di ‘Kota Hujan’.

“Kami akan bahas di internal komisi, dan melaporkannya kepada ketua komisi untuk diagendakan. Kita ingin tahu, apakah betul belum berizin tapi sudah membangun. Atau karena sulitnya mengurus perizinan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (13/10).

Pria yang akrab disapa Gus M ini mengatakan, DPRD sangat terbuka bagi siapapun investor yang ingin menanamkan modalnya di Kota Bogor. Sebab, hal itu akan berpengaruh terhadap bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor restoran dan menyerap tenaga kerja lokal.

Namun, kata dia, setiap investor yang masuk harus taat terhadap regulasi yang ada. “Kami sangat senang banyak investor masuk pasca pandemi. Tetapi mesti ikut aturan,” ucapnya.

Gus M menegaskan bahwa di Kota Bogor terdapat dua aturan yang wajib diikuti oleh setiap investor. Pertama, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2009 Tentang Perizinan dan Pendaftaran di Bidang Perindustrian dan Perdagangan.

“Kemudian, yang kedua Perda Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Bangunan Gedung dan IMB,” katanya.

Ia pun mempertanyakan terkait fungsi pengawasan wilayah serta peranan bidang Pengawasan dan Pengendalian pa Dinas PUPR. “Bagaimana sebenarnya fungsi pengawasan dijalankan? Itu pun harus dijadikan evaluasi. Karena masalah membangun tanpa izin adalah permasalahan klasik. Kan tidak elok, sama seperti hamil dulu baru nikah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melayangkan surat panggilan terhadap pemilik Mie Gacoan yang tengah melaksanakan pembangunan di Jalan Brigjend Saptaji, Kelurahan Cilendek Barat, Kecmatan Bogor Barat.

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach mengatakan bahwa pemanggilan tersebut dilakukan atas adanya aduan masyarakat tentang adanya pembangunan restoran yang diduga belum mengantungi izin.

“Kami sudah cek lokasi, tapi hanya ada pekerja saja. Makanya dilayangkan surat pemanggilan agar mereka dapat menunjukan bukti perizinan. Jadi kami belum bisa menyimpulkan apakah sudah mengantungi izin atau belum,” ujar Agustian Syach kepada wartawan, Rabu (12/10).

Menurut dia, surat pemanggilan telah dilayangkan pada Rabu (12/10), dan apabila tidak datang pihaknya akan mengirimkan SP1.

“Kalau terus tidak datang, kami akan beri SP2, SP3, hingga berujung penyegelan,” katanya.** Fredy Kristianto

Pencarian Korban Longsor Gang Barjo Disetop Sementara

0

JURNAL INSPIRASI – Tim SAR menghentikan sementara proses pencarian terhadap tiga warga Gang Barjo, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, yang masih tertimbun material longsor.

“Ada kerawanan kalau malam dilanjutkan, tidak ada visual. Jadi kita pulihkan tenaga, dan maksimalkan besok pagi,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilio Patricinio Freitas kepada wartawan, Kamis (13/10).

Rencananya, kata Theo, pencarian akan dilanjutkan pada Jumat (14/10) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Sebab, dikhawatirkan, apabila dimulai siang hari, cuaca akan tidak bersahabat.

“Tapi kita harapkan cuacanya seperti hari ini, agak gerimis, hujan tidak terlalu deras,” katanya.

Theo mengaku optimis akan bisa mengevakuasi ketiga korban lantaran posisi ketiganya telah terendus oleh anjing pelacak.** Fredy Kristianto