31.9 C
Bogor
Sunday, May 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 753

Hendro Yap Tak Terbendung Sabet Emas Jalan Cepat 10.000 Meter

0

Ciamis | Jurnal Bogor

Atlet Jalan Cepat Kabupaten Bogor, Hendro Yap kembali mencatatkan namanya sebagai atlet tercepat dalam nomor 10.000 meter Porprov Jabar 2022. di Stadion Atletik Prabu Linggabuana, Ciamis, Selasa, 15 November 2022

Capaian yang ditorehkan Hendro Yap membuat Ketua PASI Kabupaten Bogor, Al Gusri mengaku sangat puas.

“Ini sesuai prediksi, dan saya bangga atas capaian yang baru saja ditorehkan Hendro. Catatan waktunya, belum diumumkan, nanti pas Upacara Penghormatan Pemenang,” kata Al Gusri, Selasa, 14 November 2022

Ia menambahkan, ini medali emas kedua untuk Hendro. Sebelumnya, atlet berpengalaman itu sukses menjadi yang tercepat pada 20 kilometer jalan cepat.

“Hasil raihan ini dicapai tidak mudah karena atlet mengikuti latihan, training camp dengan penuh semangat untuk meraih hasil maksimal di Porprov Jabar 2022,” kata Agustri menjelaskan.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, persaingan di setiap nomor sangat terlihat karena lawan yang turun juga punya kualitas sama dengan atletnya.

“Semua lawan bagus, tapi kami tidak boleh lengah dan fokus mengumpulkan pundi medali karena di atletik sangat banyak nomor yang dipertandingkan,” ungkapnya. 

** asep syahmid

Junsam Minta Doa dan Dukungan Untuk Perjuangan Atlet Kabupaten Bogot

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Kontingen Kabupaten Bogor, berhasil meraih 15 medali emas, 9 perak dan 7 perunggu, pada pertandingan, Senin (14/11/2022).

Raihan 15 emas, 9 perak dan 7 perunggu tersebut, ditorehkan oleh para atlet yang masih bertanding membela Kabupaten Bogor, di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022. Hal itu dikatakan Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin.

“Berdasarkan perhitungan tim, atlet Kabupaten Bogor, meraih 15 emas, 9 perak dan 7 perunggu di hari Senin 14 November 2022. Hasil ini cukup memuaskan,” kata Junsam-sapaan akrab Ketum KONI ini

Meski demikian, Junsam menginginkan pada pertandingan Selasa 14 hingga Jumat 18 November 2022, perolehan medali emas bisa terus bertambah, dan sesuai dengan target untuk juara umum Porprov Jabar 2022.

“Kita masih banyak peluang medali emas. Jadi saya ingin semua atlet yang masih berlaga bisa memaksimalkan pertadingan dengan meraih juara pertama,” kata Junsam.

Terlepas dari itu, Junsam juga meminta dukungan, support serta doa dari masyarakat Kabupaten Bogor, untuk mendoakan atlet yang sedang berjuang selalu diberi kesehatan dan kemenangan dalam setiap laga yang dimainkan masing-masing atlet Kabupaten Bogor.

“Kita mohon, kepada masyarakat Kabupaten Bogor, untuk mendukung, dan selalu mendoakan para atlet yang tengah berjuang selalu diberikan kesehatan serta kemenangan dalam setiap laga. Agar apa yang kita cita-citakan bersama dalam mempertahankan juara umum di ajang Porprov Jabar 2022 ini bisa terwujud,” papar Junsam.

Adapun 15 Medali emas tersebut masing-masing dipersembahkan atlet

• Karen Abdul Hakim dan Rafly (Tenis Lapang : Kareem Abdul Hakim & Rafly, Ganda Putra)

• Olivia (Renang 50 M Gaya Kupu2 Putri)

• Rifqi (Tenis Lapang Tunggal Putra)

• Suwandi (Atletik Lompat Jangkit Putra)

• Gilbert Eliezer (Renang 50 M Gaya Punggung Putra)

• Rafli dan Keila (Tenis Lapang Ganda Campuran)

• Fajria, Sabiana, Kehara, Anggita (Senam Beregu Putri)

• Fajria (Senam All Around Perorangan Putri)

• Naflah Fakhira M dan Keny Puja N. Boling Double Putri)

• Aghna Firasya (Anggar Degen Putri)

• Siti Salma Nur Fauziah (Sambo Sport -47 Kg Putri)

• Ahmad Abdul Basith (Panahan Recurve Perorangan Putra)

• Soft Tennis Kelas Beregu

• Gateball Kelas Double Putri

• Revani Putri (Sepatu Roda ITT-200 M Putri.

Peraih 9 Medali Perak

• Sedilta Pilon (Atletik 1500 M Putra)

• Dayung Kelas TBR 250 M Putri

• Tenis Lapang, Rara & Keila, Ganda Putri

• Renang Rashief Amila Y, 1500 M Gaya Bebas Putra

• Renang : Adelia, 50 M Gaya Kupu2 Putri

• Renang : Yessi Venesia Y, 50 M Gaya Punggung Putri

• Bowling : Kusno dan Rine PD. Mix Double

• Sambo : M. Fauzi, Sport -58 Kg Putra

• Gulat : Ikbal Surya Budi, kelas 55 Kg Greco Roman

Peraih 7 Medali Perunggu:

• Anggar : Tivra Machael S. Nomor Sabre

• Woodball : Ahmad Yopi Solpianda, Single Stroke

• Renang : Erick, 50 M Gaya Kupu2 Putra

• Renang : Yessy, Adelia, Olivia, Sarah. 4 x 100 m Gaya Bebas Putri

• Menembak : Sahroni Romadhon, HPR 300 M Metal Silhoutte, Perunggu

• Sambo : Mahesa, Sport -53 Kg Putra

• Arung Jeram : kelas R4 Putra H2H, Perunggu

** asep syahmid

Ajarkan Tertib Berkendara, Polsek Gunung Putri Razia Pelajar

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya tawuran pelajar, Polsek Gunung Putri melaksanakan razia bagi pelajar yang menggunakan kendaraan sepeda motor di jalan raya, Senin (14/11). 

“Kami konsisten melakukan pemeriksaan terhadap para pelajar yang masih ditemukan menggunakan sepeda motor dan tidak memakai helm, kami juga periksa isi tas dan bagasi motornya untuk memastikan pelajar tersebut tidak membawa senjata tajam atau benda lainnya yang membahayakan,” ucap Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha kepada Jurnal Bogor.

Dalam pemeriksaan kali ini, kata Kompol Bayu, tidak ditemukan barang berbahaya, dan bagi pelajar yang tidak menggunakan helm diberikan sanksi administratif membacakan Pancasila, dan disuruh pulang untuk mengambilnya.

“Saya meminta kepada seluruh orang tua murid untuk bisa memberikan pemahaman kepada anak-anaknya untuk menjaga pergaulan yang positif, dan jangan sampai terjerumus ke pergaulan yang negatif,” ujarnya.

Menurutnya, Polsek Gunung Putri pun tidak bosan-bosannya terus berpesan kepada para orang tua untuk berperan aktif dalam menjaga pergaulan, dan lingkungan pertemanannya agar terhindar dari hal-hal yang tidak baik. Dirinya juga sudah bekerjasama dengan beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Gunung Putri agar siswa-siswi yang mengendarai sepeda motor masuk sekolah harus tertib berlalulintas. 

“Ya, kami juga sudah melakukan MoU dengan beberapa sekolah, salah satunya SMKN 1 Gunung Putri untuk tidak mengijinkan siswa-siswinya masuk ke pekarangan sekolah jika tidak tertib berlalu lintas seperti memakai helm, spion, plat nomor, knalpot standar dan lain lain,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Cari Pakan Ternak, Pria Paruh Baya Terbawa Arus Sungai Cigede

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor 

Naas nasib dialami seorang pria paruh baya yang  sedang mencari pakan ternak. Warga Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Kabupaten Bogor tersebut tenggelam dialiran sungai Cigede, Senin (14/11). Korban berhasil ditemukan setelah tim penyelamatan gabungan dari Kabupaten Bogor melakukan pencarian selama 10 jam. 

Sekdes Karang Tengah Saeful Alam mengatakan, korban yang diketahui bernama Ajum berusia 69 tahun tersebut, memang setiap harinya mencari pakan ternak di aliran sungai Cigede. Namun saat itu hujan turun hingga debit air deras membuat korban terbawa arus.

“Korban lagi nyari pakan ternak di sekitar sungai Cigede, nyebrang sungai, tiba tiba debit air deras hingga korban terbawa arus,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Senin (14/11).

Pihaknya pun langsung menghubungi tim penyelamatan gabungan Kabupaten Bogor yakni BPBD, Damkar, Tagana,hingga TNI Polri untuk melakukan pencarian di lokasi korban tenggelam.

Sementara itu Komandan Regu BPBD Kabupaten Bogor Sopian menyebutkan, untuk melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Cigede, pihaknya menerjunkan tim penyelam.

“Kita melihat debit air yang deras hingga kedalaman air yang cukup dalam, sehingga kita menerjunkan 2 tim penyelam,” ucapnya.

Dalam pencarian korban tenggelam, dirinya mengatakan kendala arus sungai yang cukup deras hingga jalur menuju titik pencarian cukup curam.

“Pencarian dibagi beberapa titik, mulai dari atas Sungai Cigede, hingga sekitar perbatasan Sungai Cigede masuk ke Desa Sumur Batu,” terangnya.

Butuh waktu 10 jam, tim penyematan Kabupaten Bogor berhasil menemukan korban pria paruh baya tersebut di kedalaman lima meter. 

“Sudah ditemukan korban dikedalaman sungai lima meter, tersangkut di bebatuan dan langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulance,” ucapnya.

Keluarga korban yang melihat jenazah Ajum ditemukan sempat histeris, hingga harus dibopong oleh sejumlah warga.

** Nay Nur’ain

Pemcam Jonggol Gelar Sosialisasi Persiapan  Pilkades

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan diselenggaran secara serentak pada 12 Maret 2023 mendatang, Pemerintah Kecamatan Jonggol menggelar sosialisasi persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa bertempat di Aula Kecamatan Jonggol, Senin (14/11).

Sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Camat Jonggol Andri Rahman dan dihadiri oleh Kapolsek Jonggol Kompol Asep, dan perwakilan Koramil Jonggol, Kasie Pemerintahan, serta beberapa kepala desa yang akan mengikuti Pilkades serentak 2023 mendatang.

“Pemilihan kepala desa dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yakni mulai dari persiapan, pencalonan, pemungutan sampai penetapan. Melalui UU Nomor 6 tahun 2014 beserta peraturan perundang-undangan pelaksananya, pelaksanaan Pilkades dilaksanakan secara serentak,” kata Andri Rahman kepada Jurnal Bogor, Senin (14/11).

Lebih lanjut Andri menjelaskan bahwasanya terdapat beberapa perbedaan antara Pilkades dulu dengan saat ini, baik dalam hal pembiayaan, calon kepala desa, perangkat, hingga pengumuman pendaftaran. Oleh karenanya agar setiap tahapan dapat dilalui dengan baik.

“Pesan saya agar seluruh panitia Pilkades bisa mempelajari segala ketentuan perundang-undangan, menjaga netralitas, meningkatkan koordinasi dan komunikasi pada semua unsur, hingga mengantisipasi segala hal yang dapat mengganggu stabilitas gangguan keamanan dan ketertiban,” paparnya.

Yang paling penting adalah, sambung Andri, menjaga keamanan dan kondusifitas Kecamatan Jonggol. Mengingat, Pilkades seringkali berpotensi gesekan, baik antar calon maupun sesama pendukungnya. Oleh karena itu, komunikasi yang terus intens sangat dibutuhkan.

“Semoga semuanya berjalan dengan lancar, tanpa ada satu hambatan apapun,” pungkasnya.

** Ramses/Nay 

Mudahkan Pelayanan, Tahun Depan Dishub Siapkan Mobil KIR Keliling

0

Cibinong | Jurnal Bogor 

Masyarakat wilayah Bogor Timur kini sedikit lega. Pasalnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor saat ini tengah mengagendakan pelayanan KIR keliling dengan mengajukan pengadaan mobil KIR Keliling ke Pemda Bogor. 

Hal itu dianggap sangat mendesak, lantaran pelayanan KIR saat ini masih terpusat di kantor Dishub Kabupaten Bogor. Padahal kebutuhan pelayanan KIR di Kabupaten Bogor sangat tinggi.

“Untuk saat ini pelayanan masih terpusat di tempat pengujian KIR di Kantor Dishub. Jadi dari Bogor Timur, Bogor Barat yang jaraknya lumayan jauh, mau tidak mau harus tetap datang ke kantor Dishub untuk melakukan pengujian KIR,” kata Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Bogor, M.Sapharri kepada Jurnal Bogor, Senin (14/11).

Menurut dia, guna meningkatkan pelayanan dalam bidang pengujian kendaraan bermotor, Dishub berencana memberikan pelayanan KIR keliling di beberapa wilayah Kabupaten Bogor. Hal itu dalam rangka, meningkatkan dan mempercepat proses pelayanan KIR kepada masyarakat Kabupaten Bogor yang memiliki kendaraan angkutan.

“Jadi nanti pelayanan kita lakukan secara bergerak dari wilayah yang satu ke wilayah yang lain tentunya dengan berbagai perlengkapan pengujian kendaraan yang memenuhi standar,” tukasnya.

Saphari mengatakan, saat ini pengadaan pelayanan KIR keliling tersebut sudah dalam tahap pengajuan anggaran. Ia berharap, anggaran tersebut dapat disetujui, sehingga pengadaan pelayanan KIR keliling dan peralatan pendukungnya dapat segera direalisasikan.

“Mudah-mudahan tahun depan sudah dapat terealisasi. Sehingga ke depan pelayanan KIR dapat lebih cepat dan lebih dekat,” tandasnya.

** Taufik / Nay 

PLN Serahkan Bantuan TJSL-CSR Rp 100 Juta ke Ponpes Shalawat Nusantara Jonggol

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Program Bantuan TJSL – CSR PLN Peduli diserahkan oleh PLN secara simbolis  kepada Pondok Pesantren Shalawat Nusantara Yayasan Nur Muhammad Al Jawi yang beralamat di Kp. Malati RT 002 RW 008, Desa Singasari, Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (13/11).

Penyerahan dilakukan oleh Yopi Setiawan sebagai Supervisor Teknik ULP Jonggol, selaku perwakilan dari PLN  dalam acara tabligh akbar yang dilaksanakan oleh Ponpes Shalawat Nusantara. Besar bantuan yang diserahkan sebesar Rp. 100.000.000 dan diterima langsung oleh pimpinan Ponpes Ustad Ahmad Rohidin Al Jawi.

Dia menyampaikan terima kasih kepada PLN atas bantuan dan perhatian yang diberikan dan bantuan akan digunakan untuk pembangunan asrama para santri.

“Kami ucapakan terimakasih banyak kepada PLN, dimana bantuan yang diberikan sangat berarti bagi pembanguan para santri,” ucapnya kepada Jurnal Bogor, Senin (14/11).

Sementara, Yopi Setiawan menyampaikan bahwa Program Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab moral dan sosial perusahaan kepada lingkungan dalam membangun potensi sosial kemasyarakatan.

“Semoga dengan bantuan ini, Ponpes memiliki fasilitas sekolah yang memadai, sehingga para santri lebih nyaman dalam menimba ilmu untuk mencapai cita-cita nya,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

PLN UPT Cipayung Putus Aliran Listrik Sepihak Pakai Pihak Ketiga

0

Megamendung | Jurnal Bogor

Warga Gadog berinisial S kecewa terhadap PLN UPT Cipayung yang memutus aliran listrik secara sepihak. PLN melakukan tindakan pemutusan karena menurut mereka warga tersebut kedapatan melakukan pelanggaran pada saat adanya Operasi Penertiban Aliran Listrik (Opal).

Ada pun pelanggaran-pelanggaran tersebut dituangkan dalam Berita Acara, dan setelah itu petugas Opal secara sepihak memutus serta mengambil KWH secara sepihak dan meminta kepada warga atau konsumen menghadap ke kantor untuk menyelesaikan urusan ini dengan memberitahukan bahwa konsumen atas pelanggarannya dikenakan denda kurang lebih Rp7.000.000 dan kalau mau damai hari itu juga konsumen harus membayar setengahnya yaitu Rp 3.500.000.

Konsumen sudah menjelaskan bahwa dia seorang nenek yang hanya tinggal dengan seorang cucunya, jadi dia tidak mengerti sama sekali, namun pihak PLN tidak memberikan toleransi.

PLN UPT Cipayung sendiri dalam tindak pemutusan menggunakan pihak ketiga yakni PT GBL sehingga warga melalui kuasa hukumnya mempertanyakan hubungan niaga PLN dengan konsumen yang seharusnya PLN menjelaskan dari awal ketika melakukan pelanggaran ada sanksinya.

“Ketika tidak ada pemberitahuan maka tidak ada yang dilanggar oleh konsumen, bukan sanksi ketika terjadi mesti dari awal. Bagaimana ini tahu sebuah pelanggaran kalau itu tidak dijelaskan. Jangan dianggap semua orang tahu. Alasannya (pemutusan) berdasarkan SK Direktur itu kan hanya untuk mereka (PLN) tidak untuk konsumen. Bagaimana konsumen tahu, harus dijelaskan dari awal. Ini tidak ada penjelasan bagaimana orang tahu itu pelanggaran,” jelas Suhendar, SH, MM. Advokat dari LPKSM (Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat) PANSER yang mendampingi warga tersebut.

Mengenai cara pemutusan sepihak menggunakan PT GBL, dia mempertanyakan bagaimana tahu konsumen adanya hubungan kerjasama PT GBL dengan PLN harusnya dijelaskan juga.

“Misalnya tahun sekarang kita bekerjasama dengan PT GBL untuk melakukan operasi-operasi di wilayah hukum ini, tiap daerah kan pasti berbeda-beda PT rekanan nya. Konsumen itu punya hak untuk tahu. Coba kalau ada PLN swasta mungkin akan lain ceritanya, pasti PLN lebih berbenah takut ditinggal pelanggan.” kata dia.

Dalam masalah ini kata dia mestinya, acuannya adalah UUD 1945 Pasal 33 Ayat 3 itu untuk kesejahteraan rakyat. “PLN kan hasil sumberdaya alam dan PLN itu BUMN yang mengelola uang rakyat dan yang jadi konsumen PLN kan rakyat. Nah bagaimana PLN bersikap kepada rakyatnya sedangkan listrik yang dia kelola oleh rakyat, tindakan semacam ini penindasan,” sambung Ketua LPKSM (Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat) Panser Andi Surya.

Padahal kata dia, persoalan ini adalah hubungan niaga, rakyat beli dan ada undang-undang perlindungan konsumen. Apa yang dibeli dan ada juga konsukwensinya. “Jangan mentang-mentang BUMN berhak melakukan apa saja kepada rakyat. Ini kan bukan BLT, tapi rakyat beli jasa, jadi ada UU Perlindungan Konsumen Pasal 4 Ayat 3 bahwa konsumen berhak mendapatkan informasi sejelas-jelasnya,” kata dia.

Bahkan ayat 7 juga menyatakan bahwa konsumen berhak mendapatkan perlindungan hukum secara layak dan diperlakukan secara patut dan tidak diskriminasi oleh pelaku usaha. Apalagi ini adalah pelaku kan usahanya milik Negara dan yang dikorbankan rakyat, dituduh maling, siapa yang maling dan apa dasar malingnya, mana penetapan perbuatannya?” tandasnya.

“Kami mewakili konsumen tidak membantah 1 point pun dari pelanggaran-pelanggaran yang dituduhkan, kami hanya meminta kejelasan secara administratif dari mulai surat perintah operasi sampai penetapan sanksi sesuai prosedur.

Sementara pihak PLN ketika dikonfirmasi sedang berada di luar. Namun Supervisor Teknologi Energi PLN UPT Cipayung Yuda ketika menerima komplain warga tersebut menjelaskan aturan tersebut berdasarkan SK Direktur.

** Asep S.Sayyev

TPT DI di Telukpinang Jebol, Pegawai UPT Pengairan Lakukan Penanganan Darurat

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Pengairan Kelas A Wilayah III melakukan penanganan darurat di lokasi bangunan sodetan daerah irigasi (DI) Telukpinang. Penanganan itu akibat jebolnya tembok penahan tanah (TPT) saluran air di DI tersebut.

Pengamat UPT Infrastruktur Pengairan Kelas A Wilayah III, Dedi Junaedi mengatakan, untuk penanganan darurat ini dengan menggunakan karung berisikan tanah dan rucuk bambu di lokasi TPT DI Telukpinang yang jebol.

“Puluhan karung dan rucuk bambu kami pasang di lokasi DI Telukpinang,” katanya kepada wartawan saat di lokasi DI Telukpinang di Desa Banjarwangi, Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin (14/11).

Menurutnya, lokasi DI Telukpinang yang berada di atas perumahan Banjarwangi, sangat membahayakan apabila tidak segera dilakukan penanganan, yakni bisa menyebabkan terjadinya banjir ke pemukiman warga di perumahan.

“Air di saluran ini bisa tumpah ke perumahan kalau tidak segera diperbaiki,” ungkap Dedi.

Dedi mengungkapkan, untuk penanganan yang dilakukannya bersama para pegawai kepanjangan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor ini, tidak bisa selesai dengan waktu hanya satu hari.

“Makanya penanganannya kami laksanakan selama dua hari,” ujarnya.

Dedi pun menghimbau agar masyarakat yang rumahnya berada di tebing atau berdekatan dengan sungai untuk berhati-hati, karena saat ini wilayah selatan Kabupaten Bogor khususnya sedang diguyur hujan.

“Musim hujan ini rawan bencana alam seperti longsor, saya minta agar warga yang rumahnya berdekatan dengan tebing atau sungai untuk berhati-hati dan waspada,” imbuhnya.

Sementara, Usup, warga Perumahan Banjarwangi menjelaskan, kondisi air di sodetan DI Telukpinang yang lokasinya berada di atas perumahan, sangat besar apabila cuaca sedang turun hujan. Sehingga, bila TPT yang jebol tidak segera dilakukan perbaikan, kuatir akan terjadi banjir ke pemukiman warga di perumahan.

“Kami sangat berterima kepada para pegawai UPT Infrastruktur Pengairan yang dengan gerak cepat melakukan penanganan,” tukasnya.

** Dede Suhendar  

Asep Wahyu Wijaya Resmikan Posko Pejuang Balawa di Cibungbulang 

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor 

Posko pejuang Barisan Relawan Asep Wahyu Wijaya (Balawa) di Desa Cibatok Satu, Cibungbulang, Kabupaten Bogor telah selesai direnovasi dan diresmikan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Wahyu Wijaya.

Sejumlah tokoh masyarakat, ulama dan relawan hadir dalam kegiatan peresmian dan syukuran yang digelar, Minggu (13/11/2022).

Asep Wahyu Wijaya mengatakan, pertemuan di Posko Balawa bersama relawan kembali digelar setelah sekian tahun tidak dilaksanakan karena adanya Covid 19.

“Saya kira ini kesempatan yang luar biasa, kita bisa bertemu kembali setelah sekian lama tidak bertemu kembali karena adanya pandemi,” katanya kepada wartawan disela kegiatan

Kang AW sapaanya mengatakan, pada pertemuan ini merupakan momentum refleksi, muhasabah sebagai seorang politisi. Karena menurutnya jejak politik itu sama halnya dengan seorang aktivis memperjuangkan usulan dan aspirasi rakyat.

“Saya di politik melanjutkan jejak aktivis yang pernah saya rasakan dan malang melintang dan partai hanya kendaraan saja, saya awal menjadi politik dua mobil saya korbankan salah satunya mobil kecintaan saya mobil BMW demi masyarakat dapil saya,” ucapnya menceritakan awal perjuangannya.

Kang AW yang konsen dengan pendidikan itu mengatakan saat awal ia menjadi Anggota DPRD sungguh miris melihat rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bogor itu masih jauh.

“Di Bogor Barat saja Leuwiliang yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi peringat ke-17 dari 40 kecamatan. Kalau pusat pertumbuhan ekonomi saja ke-17 apalagi kecamatan lain,” paparnya.

Sejak saat itu Kang AW melangkah ke setiap kampung pelosok dan teryata begitu banyak infrastruktur kondisi sekolah di Kabupaten Bogor yang memperhatikan.

“Soal pendidikan harus jadi prioritas utama untuk meningkatkan kualitas SDM. Saat ini sejak saya menjadi anggota DPRD Provinsi 8 tahun sudah 600 ruang kelas baru yang saya realisasi di Kabupaten Bogor mulai dari sekolah PAUD, madrasah dan beberapa bangunan dari sekian lembaga yang ada di Kabupaten Bogor,” katanya.

Menurutnya, jalan politik itu harus konsen pada pendidikan, dan harus menjadi keharusan agar anak anak bisa bersekolah dengan baik dan nyaman.

“Bahkan saya kalau soal pendidikan anggaran ada yang memotong atau dijegal usulan saya di Pemprov saya akan lawan jangan macam macam dengan pendidikan,” tukasnya.

** Andres