30 C
Bogor
Sunday, May 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 744

Dispora Kabupaten Bogor Kembali Tetapkan Penerima Beasiswa Pancakarsa

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora) Kabupaten Bogor melalui Bidang Kepemudaan kembali menetapkan 107 penerima beasiswa Pancakarsa tahun ini.

Proses penerimaan beasiswa Pancakarsa sangat selektif dan ketat dengan melakukan verifikasi dan validasi data kepada para penerima beasiswa.

Tak hanya itu, dalam validasi data bagi penerima beasiswa Pancakarsa pihak Dispora Kabupaten Bogor melibatkan SKPD yang lain atau elemen terkait lainnya seperti Disbudpar, Kemenag, KONI, Bidang Kepemudaan dan KNPI serta Disdik Kabupten Bogor.

Kabid Kepemudaan Dispora Kabupaten Bogor, Nina Nurmasari mengatakan, ada beberapa tahapan yang harus dilakukanya sebelum menetapkan 107 penerima beasiswa Pancakarsa tahun ini.

” Alhamdulilah hari ini kami undang semua 107 mahasiswa penerima beasiswa Pancakarsa untuk melakukan test wawancara dan validasi data prestasi yang diraihnya, ” ujar Nina Nurmasari, Kamis, 24 November 2022.

Nina menambahkan, pihaknya melakukan proses sosialisasi melalui medsos seperti Instagram dan Youtube.

Total sosialisai melalui medsos seperti Instagram terdapat 3240 Followers dan 122, 806 Account Impressions.

” Selama proses pendaftaran berlangsung dari tanggal 17 sampai 23 Oktober 2022 terdapat 1795 orang yang berhasil melenkapi seluruh berkas yang menjadi syarar pendaftaran dan langsung dilakukan proses seleksi Administrasi dan seleksi Prestasi,” paparnya

Lebih lanjut, kata Nina, selain mendata soal prestasi akademik, pihaknya juga mendata prestasi non akademiknya melalui berbagai sertifikat dan piagam yang diraihnya.

” Untuk tahun ini ada beberapa prestasi non akademik yang jadi penilaian Tim Panitia Seleksi Beasiswa Pancakarsa seperti Tahfidz, Kesenian, Kepemudaan, Olahraga dan Relawan,” tegasnya.

Nina mengatakan, dari hasil seleksi 107 orang ini dilanjutkan dengan verifikasi berkas dan wawancara keabsahan prestasi.

” Jika semuanya sudah ok dan memenuhi semua kelengkapan sesuai validasi dan verifikasi tahap akhir maka alan segera dibuatkan SK Bupati Bogor kepada 107 penerima beasiswa Pancakarsa tahun ini,” punkasnya.

Sementara itu, Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP sangat memuji proses seleksi penerimaan beasiswa Pancakarsa kepada 107 mahasiswa penerima beasiswa Pancakarsa tahun ini.

” Saya acungi jempol kinerja Bidang Kepemudaan dan Tim Panitia Seleksi Beasiswa Pancakarsa yang sangat transparan dan juga selektif dalam melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima beasiswa,” ujar Asnan AP.

Asnan AP menambahkan, program beasiswa Pancakarsa merupakan program unggulan Pemkab Bogor yang ada dalam leading sector Dispora.

” Program ini sangat bagus dan sangat membantu masyarakat Kabupaten Bogor yang tengah menyekolahkan anaknya di bangku kuliah,” pungkas Asnan AP.

** asep syahmid

Tingkatkan Cakupan Pelayanan, Perumda Tirta Kahuripan Gelar Lokalkarya

0

Babakanmadang | Jurnal Bogor

Guna meningkatkan cakupan pelayanan dan terbaik se-Indinesia, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor gelar Lokakarya Rencana Bisnis 2023-2027.

Kegiatan lokakarya ini ditujukan untuk mensinergikan tujuan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dengan cara menghimpun berbagai saran dan pendapat dengan pertimbangan yang terukur

Kegiatan lokakarya tersebut dibuka oleh Plt. Bupati Bogor dan dihadiri oleh Ketua Komisi II DPRD Kab. Bogor, para pimpinan SKPD, perwakilan IUWASH, dan para camat se-Kabupaten Bogor.

Plt. Bupati Bogor mengatakan, bahwa Perumda Air Minum Tirta Kahuripan harus mendahulukan social oriented dari pada profit oriented, karena tugas utama BUMD Air Minum adalah menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

“Saya instruksikan kepada Direksi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan beserta jajarannya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat di daerah-daerah yang sangat membutuhkan layanan air bersih dan segera buat skala prioritas, kecamatan mana sering krisis air bersih dan masukan dalam rencana program kerja 2023-2027.” tegas Iwan Setiawan.

Sementara itu, Direktur Utama, Yuliansyah Anwar mengungkapkan, bahwa kebutuhan biaya investasi untuk perluasan pelayanan air bersih di wilayah Kabupaten Bogor memang sangat besar karena luasnya wilayah dan keterbatasan sumber air baku.

“Dengan target pencapaian hingga tahun 2027 yaitu cakupan pelayanan teknis sebesar 33,80% dengan jumlah sambungan langganan sebanyak 247.566 SL dan penurunan kehilangan air sebesar 25,10%, setidaknya dibutuhkan biaya investasi sebesar 1,6 triliun,” kata Yuliansyah.

Yuliansyah menggungkapkan, pihaknya tidak dapat merealisasikan target capaian 2027 tanpa dukungan dari pemilik modal alias Pemkab Bogor.

“Dengan target tersebut dibutuhkan biaya sebesar 1,6 triliun dan tentu hal tersebut membutuhkan dukungan berupa PMP dari pemerintah daerah karena Perumda Air Minum Tirta Kahuripan sudah tidak mendapatkan bantuan yang bersumber dari APBN, selain pendanaan dari pemerintah daerah, kami juga akan mencari alternatif sumber pendanaan baik dari internal maupun kerjasama dengan swasta.” ungkapnya.

Berdasarkan kondisi tersebut diatas, penggunaan anggaran tersebut dalam 5 tahun kedepan secara garis besar Perumda Air Minum Tirta Kahuripan merencanakan beberapa program yakani optimalisasi dan rehabilitasi jaringan perpipaan, penambahan kapasitas produksi, penekanan kehilangan air, pengembangan sumber daya manusia hingga pengembangan teknologi informasi.

** Noverando H

Merintis Kampung Tematik Abiu Katulampa

0

Ada banyak spot eksotik di Kota Bogor. Khususnya bentang alam seperti kebun, taman bahkan lembah pinggiran aliran sungai yang telah ditata dan dikelola. Semua itu bisa bermanfaat dalam pengembangan destinasi wisata Kota Bogor. Salah satu diantaranya adalah One On Farm. Ini adalah kebun sayur dan buah di lahan 5000 meter persegi di pinggiran Ciliwung dekat Bendungan Katulampa.
Tepatnya kebun ini berlokasi di Perumahan Griya Katulampa dan telah dikelola lebih dari 10 tahun. Disitu ada kebun sayuran organik, kebun buah, kebun bibit, ternak lele, herbal, dan tempat pelatihan pertanian. Ketika kita berada disitu tak terasa seperti di tengah kota. Sebab suasananya masih alami. Rimbun dengan pepohonan, ramai suara burung dan nyaman dengan suara aliran Ciliwung dan tipuan angin sejuk sepoi-sepoi. Semua bisa dinikmati sambil mencicipi teh herbal dan camilan, bahkan makan siang di saung.

Tak hanya suasananya yang menarik. Disitu pengunjung juga bisa memetik dan menikmati buah Abiu (Pouteria Carmito) dan miracle fruit serta beberapa jenis buah lainnya. “Abiu adalah buah asli Peru dan Brazil yang dikembangkan di Australia, sehingga orang menyebutnya juga sawo Australia,” kata Victor, pendiri dan pengelola One On Farm yang kini sudah memiliki 7 pegawai.
Menurut Victor abiu pernah dibudidayakan di Kebun Buah Mekarsari. Tetapi secara umum buah ini masih jarang ditemukan di Indonesia, sehingga permintaanya di One on Farm harus inden. Lagipula  “Dari 100 batang pohon tiap panen hanya bisa dihasilkan sekitar 50 kg dan hanya berbuah 3 kali dalam setahun,” lanjut Victor. Jadi dengan 200 batang pohon abiu yang sudah ditanam, One on Farm masih kewalahan memenuhi permintaan. Kelangkaan pasok membuat abiu bernilai jual tinggi. Satu kilo untuk kategori premium, berisi 3 butir, dihargai Rp 100 ribu.

Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah yang pernah mencicipi Abiu disitu, menyebut rasa buah ini seperti Matoa. Sementara itu miracle fruit asal Ghana Afrika adalah benar-benar buah ajaib. Sebelum menikmati buah ajaib, Bu Sekda diminta mencicipi jeruk nipis. Rasanya jelas asam. Tetapi setelah menikmati buah ajaib lalu mencicipi lagi jeruk nipis, rasanya jadi berbeda.  “Kok jadi manis, jadi kaya makan jeruk sunkist, kok bisa ya. Kalau saya enggak mengalaminya sendiri saya nggak akan percaya,” ungkap Syarifah.

Daya tarik abiu mendorong munculnya gagasan untuk merintis kampung tematik kebun abiu di wilayah Kelurahan Katulampa. Victor mengaku dilibatkan dalam gagasan Kelurahan Katulampa untuk mewujudkannya. “Targetnya bisa ditanam sekitar 500 batang pohon abiu di seluruh wilayah Kelurahan Katulampa,” jelas Victor. Saat ini sudah tertanam sekitar 300 batang bibit pohon abiu. “Jumlah itu harus dicek lagi, karena pasti ada beberapa yang tidak tumbuh,” tambah laki-laki asli Bogor ini.
Dalam konsep pengembangan kampung tematik kebun abiu, bila pohon tersebut berbuah, maka panen bisa dilakukan oleh warga yang rumahnya paling dekat dengan pohon tersebut. “Mereka juga dipersilakan menjualnya sendiri atau kami bantu penjualannya, yang saat ini kami lakukan termasuk lewat on line,” jelas Victor. Ini adalah potensi untuk bisa menambah penghasilan warga. Juga mendorong terwujudnya Katulampa sebagai destinasi wisata.

Selain dengan menanam pohon abiu, gagasan mewujudkan Katulampa sebagai destinasi wisata, juga dimunculkan Wali Kota Bogor. Menurut Victor, Bima Arya pernah menyampaikan gagasan untuk membangun joging track. Dimulai dari Bendungan Katulampa, menyusuri pinggiran Ciliwung, lalu ke perumahan Griya Katulampa.
Di perumahan ini warga sudah lama mengelola dan menata lahan pinggir Ciliwung jadi taman dan kebun serta membentuk KWT Gircil. Juga sudah beroperasi TPST untuk mengelola sampah lingkungan. Jadi jika kampung abiu dan joging track terwujud kelak, daya tarik Katulampa bukan hanya bendungan yang namanya sudah dikenal itu. Tetapi juga pertanian warganya.
Oleh karena itu Victor bersama One on Farm-nya mengajak warga sekitar menghidupkan pertanian setempat. “Saya ingin mengubah image petani yang selama ini dikenal miskin dan membuktikan bahwa pertanian adalah bisnis masa depan,” katanya. Karena itu pula ia memilih tagline, “Aku Bangga Jadi Petani” Nah siapa yang setuju, silakan gabung. Sejauh ini Victor sudah membuktikan. (Advertorial)

Kawal Anggaran Warga Miskin, Dadang Sukses Naikkan BSTT

0

Bogor | Jurnal Bogor

Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata berhasil mengawal dan menaikkan Anggaran Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) tahun 2023 untuk pelunasan tunggakan biaya sekolah bagi siswa SMP dan SMA/SMK sederajat yang kurang mampu naik menjadi Rp 5 miliar.

Dadang mengatakan, dari tahun ke tahun, menunggak dan penahanan ijazah kerap kali dialami siswa tak mampu. Umumnya, anak didik yang sekolah swasta.

“Saya paksa supaya anggaran pengambilan ijazah bisa dianggarkan dari sejak anggaran murni, supaya waktunya panjang. Tidak hanya di perubahan seperti tahun lalu. Di APBD perubahan tahun 2022 ini saya juga berhasil minta penambahan anggaran untuk penarikan ijazah tertunggak dari tahun lalu Rp4 miliar, sekarang menjadi Rp5 miliar,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (23/11).

Ia berharap, hal itu bisa meringankan beban siswa dan keluarga penerima manfaat.

“Harapannya, supaya siswa miskin yang mendapat kendala ingin melanjutkan sekolahnya atau ingin bekerja karena ijazahnya masih ditahan nantinya bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi atau melamar pekerjaan dengan adanya ijazah,” paparnya.

Diketahui, bantuan pelunasan tunggakan SPP jenjang SMP swasta diberikan sebesar Rp1,5 juta per siswa dan Rp3 juta bagi tunggakan SPP jenjang SMA per siswa, .

Orang tua siswa dapat mengajukan bantuan melalui sekolah dengan menyerahkan syarat-syarat seperti surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan atau kecamatan, kartu tanda penduduk (KTP) orang tua dan kartu keluarga (KK).

Kemudian, pihak sekolah mengirimkan syarat-syarat yang diberikan orang tua siswa ke Dinas Pendidikan Kota Bogor untuk diteruskan ke sekretaris daerah bagian kesejahteraan masyarakat. Pendataan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Bogor melalui 175 sekolah SMP swasta dan juga 115 SMA/SMK sederajat.n Fredy Kristianto

Geopark Pongkor tak Jelas Gegara Ganti Bupati?

0

Nanggung | Jurnal Bogor 

Keberadaan Geopark Nasional Pongkor yang mencakup 15 kecamatan di Kabupaten Bogor bagian barat saat ini nasibnya seperti tidak jelas. 

Padahal Geopark Nasional Pongkor sudah mendapat pengakuan dari organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO Global Geopark.

Pada 2018, sertifikat dari Kementerian Pariwisata RI telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor ketika Bupati Nurhayati. 

Salah satu warga Nanggung yang enggan disebutkan namanya mengaku, keberadaan Geopark Nasional Pongkor seperti wacana.

“Seperti ada orang yang berkepentingan saja, wacana-wacana aksinya tidak ada,” katanya.

Menurut dia sebagai warga Nanggung sangat miris, karena pengamatannya di wilayah Antam sendiri banyak wisata yang tidak berjalan. Selain itu infrastruktur di wilayah pun masih banyak yang tidak memadai.

Bahkan pada saat itu Antam akan berakhir di tahun 2020, namun nyatanya malah diperpanjang 10 tahun kedepan.   

“Ini kan seperti dipermainkan oleh PT Antam,” katanya. 

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB Nurodin menyebut Geopark Nasional Pongkor harus menjadi pemikiran bersama agar menjadi sebuah kekayaan destinasi pascatambang.

Dia menilai masyarakat mendukung keberadaan Geopark Nasional Pongkor, hal itu terbukti saat ini sudah banyak destinasi wisata salah satu gerakan mendukung Geopark Nasional Pongkor.

“Ini menjadi sebuah pemikiran semua pihak harusnya tidak lagi berpikir bahwa ini adalah Pongkor itu Antam. Tetapi Antam dalam hal ini harus punya tanggung jawab, karena pascatambang itu dia akan meninggalkan, jangan sampai masyarakat disini menjadi sebuah kota mati. Ini harus menjadi destinasi yang dikunjungi banyak orang sehingga disitu terjadi pasar,” katanya.

Selain itu kata dia, DPRD Kabupaten Bogor pun telah  mengesahkan peraturan daerah tentang rencana induk pembangunan dan pengembangan wisata daerah (Ripparkab). Dalam peraturan tersebut sudah ada beberapa yang menjadi fokus untuk menjadi kawasan strategis pengembangan wisata. 

“Ini sudah diatur, tapi perda ini akan berhenti manakala belum ada peraturan bupati (Perbup) jadi untuk mengeksekusinya secara teknis harusnya tidak hanya perda saja yang secara umum, tapi harus ada peraturan bupati yang segera mengeksekusi,” katanya.

Dia berharap Ripparkab tersebut harusnya menjadi sebuah instrumen menggerakan semua pihak dalam hal ini dinas-dinas terkait untuk fokus bagaimana mengembangkan wisata yang ada di Bogor barat itu.

“Jadi dalam Ripparkab ini menjadi terbagi dalam beberapa zona strategis untuk pengembangan wisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Sementara, anak muda Pongkor Ayu Lestari menyangkal bahwa kondisi kini Geopark Nasional Pongkor tidak jelas. Menurut dia saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Selain itu dia juga menyarankan untuk informasi yang jelas agar menghubungi langsung pihak pongkor.

“Geopark Pongkor sendiri, untuk saat ini sedang dalam pembangunan sejak vakum karena covid-19. Tapi Geopark Nasional Pongkor sendiri sekarang aman terkendali. Tidak ada yang tidak jelas,” katanya saat dihubungi melalui WhatsApp Rabu (23/11). 

** Andres

Jalan Samisade Desa Dayeuh Sudah Retak Parah, Ini Kata Achmad Fathoni 

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Jalan Kp.Cikadu, Desa Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor yang berasal dari anggaran Pemkab Bogor dengan nama Samisade (Satu Miliar Satu Desa) mendapat sorotan keras Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi 3, Achmad Fathoni. Pasalnya, jalan beton itu sudah retak dan menimbul patahan.

Achmad Fathoni

Fathoni sapaan akrabnya mengatakan, salah satu catatan evaluasinya untuk program Samisade adalah pada kualitas pekerjaan dan siapa yang bertanggung jawab mengawasi.

“Saya kurang tahu apakah kedua hal tersebut sudah diperbaiki dalam revisi Perbup tentang Samisade yang terbaru, atau masih sama dengan acuan sebelumnya, ” terang Aleg yang berasal dari dapil 2 tersebut kepada Jurnal Bogor, Rabu (23/11).

Menurutnya, hal itu mestinya dipastikan semua, mulai dari spesifikasi material, ketentuan teknis pengerjaan, penanggung jawab, perencanaan teknis dan pengawasan dan haris ditentukan dan diatur dalam Perbub tersebut.

” Jangan sampai, kejadian tahun sebelumnya terulang lagi karena ada kesalahan konstruksi, ada salah hitung dan salah perencanaan, ” singkatnya.

Sementara, Herri HK Pemerhati Tataruang  dan Infrastruktur mengatakan Samisade ini program yang terkesan dipaksakan, karena tidak turut disertakan dengan acuan dan regulasi yang jelas. Padahal harus disadari SDM yang ada di desa itu kurang mumpuni untuk melaksakan kegiatan pembangunan konstruksi.

“Sebagian besar dari mereka yang menyandang TPK (Tim Pelaksanaan Kegaiatan) hanya tau cara ngecor jalan, tapi tidak faham apa-apa saja yang bisa menyebabkan beton retak dan patah,” ujar Herri.

Dari awal sejak adanya Samisade, kata dia sudah menyampaikan agar Pemda melakukan pelatihan untuk aparatur pemerintah desa, hingga faham betul soal konstruksi dan bisa mengetahui sebab musababnya jika terjadi keretakan, dan bisa menghindari kondiri tersebut.

” Ini seolah abai, dan seakan Kades itu suka-suka membangun jalan dengan Samisade, yang memeriksa inspektorat jika ada temuan tinggal dikembalikan jika ketahuan dan tidak bersih-bersih di lapangan. Jika budaya ini terus dipertahankan maka program apapun yang ada di Pemkab Bogor hanya akan jadi ajang untuk mengumpulkan dukungan suara,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Polsek Gunung Putri Kirim Bantuan ke Cianjur

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor 

Polisi Sektor (Polsek) Gunung Putri mengirimkan bantuan sembako untuk korban gempa dan longsor di Kabupaten Cianjur, Rabu (23/11).

Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat mengatakan, bantuan yang diberikan oleh Polsek Gunung Putri ini bagian dari kepedulian Polri terhadap korban bencana.

” Walaupun beda wilayah, tapi kita masih satu Bhineka Tunggal Ika, dan yang terkena musibah bencana gempa dan longsor di Cianjur tersebut itu semua saudara-saudara kita yang memang sedang membutuhkan bantuan uluran tangan kita semua,” ucar Kompol Bayu kepada Jurnal Bogor, Rabu (23/11).

Menurutnya, sebagai sesama manusia sudah selayaknya kita saling bahu membahu, apalagi di Polsek Gunung Putri ini anggotanya dari berbagai daerah sehingga harus turut merasakan apa yang saat ini sedang dirasakan oleh saudara kita di Cianjur.

” Bantuan ini kita kirim dengan 2 mobil kesana, dan nantinya kami akan titipkan bantuan ini di Posko yang disediakan oleh Polres Cianjur di lokasi, agar distribusi bisa di buat satu pintu dan terarah, sehingga tidak ada ketimpangan dari titik satu dan lainnya,” tukasnya.

Mari kita sama-sama mendoakan, sambung Kompol Bayu, agar saudara kita yang tidak selamat di berikan tempat terindah di sisi Allah SWT, dan untuk keluarga yang belum ditemukan agar bisa ditemukan dalam keadaan masih hidup.

” Untuk yang ditinggalkan harap bersabar, untuk yang keluarganya belum ditemukan berikan doa-doa terbaik, sejatinya semua kejadian atas izin Allah SWT kita sebagai manusia hanya bisa berenca dan berdoa,” tutup mantan Kapolsek Cibinong tersebut. 

Sementara Bansos dari polsek Gunung Putri Polres Bogor terdiri dari berbagai macam kebutuhan pokok, diantaranya: 

– Aqua botol sedang 50 Dus, – Aqua gelas 9 Dus, – 30 dus teh semesta, – 24 dus Oki jelidrink,-17 dus mie instant,- 1 Dus pop mie

– 2 Dus kecap ,- 25 Pcs gula / 1/2 kg ,- 25 pack teh, – 25 bungkus kopi, – 10 Box promini Biscuit, – 10 box susu SGM, – 60 Pcs susu Dancow, – 30 Pcs susu Milo, – 8 karung beras / 5 kg, – 3 dus Pampers, – 3 permen Yupi, – 40 potong baju dewasa laki laki 

– 40 potong Baju dewasa perempuan, – 30 baju anak anak, – pakaian dalam anak perempuan 70 potong.

** Nay Nur’ain

Pemdes Bendungan Bangun Jalan dari Samisade 

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Bantuan Samisade yang dikucurkan oleh  Pemkab Bogor pada tahun 2022 ke setiap desa sudah diterima oleh Pemdes Bendungan, Jonggol, Kabupaten Bogor yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan desa di Kp.Ciledug RT 01 RW 05

Kepala Desa Bendungan Hj.Nemi Nuraeni menuturkan, anggaran Samisade tahap 1  ini Pemdes menganggarkan untuk pembangunan jalan desa di Kp.Ciledug RT 01 dengan  volume panjang 500 meter, lebar 3 meter dan ketinggian 15 centimeter.

“Alhamdulillah pembangunan infrastruktur tersebut saat ini sudah  terealisasi 50 persen. Mudah-mudahan semua pekerjaan tersebut bisa selesai sesuai jadwal,” harapnya.

Hj.Nemi biasa disapa mengatakan, Pemdes Bendungan meminta program Samisade ini bisa berkelanjutan. Sehingga kedepannya dari dana bantuan itu bisa direalisasikan bukan hanya untuk infrastruktur tetapi juga untuk kebutuhan lainnya yang menyangkut kepentingan masyarakat  banyak.

” Untuk pelaksanaan pekerjaannya, selain menggunakan jasa tenaga ahli, desa juga mengedepankan padat karya dengan melibatkan warga masyarakat setempat,” paparnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (23/11).

“ Hal tersebut sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis, yang mengharuskan memakai tenaga ahli,” jelasnya.

** Ramses/Nay

Shop&Drive Lakukan Undian Tahap Kedua Gebyar 24 Tahun

0

Citeureup | Jurnal Bogor

Bertepatan dengan ulang tahun Shop&Drive yang ke-24 pada 16 November 2022 lalu, Shop&Drive telah melaksanakan undian tahap kedua Gebyar 24 Tahun Shop&Drive yang berhadiah utama mobil Daihatsu Rocky secara online.

Acara pengundian ini disaksikan dan disahkan langsung oleh perwakilan dari Kementerian Sosial RI Linda Narti dan Royani, perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Eny Suhaeni, serta Ratna Sari Laksana SH selaku Notaris.  Hasil pengundian tersebut juga telah diumumkan melalui website www.shopanddrive.com, Shop&Drive Mobile App, Facebook serta Instagram @shopanddrive pada 21 November 2022.

“Terima kasih kepada seluruh pelanggan setia yang telah berpartisipasi dalam program Gebyar 24 Tahun Shop&Drive juga atas dukungan dan terutama kepercayaannya kepada kami hingga saat ini. Kami akan terus melakukan improvement di tahun-tahun mendatang agar selalu siap sedia menjadi sahabat terbaik bagi para pengendara,” ujar Indra Nugraha Executive in Charge Marketing Astra Otoparts.

Sudah lebih dari 1000 hadiah telah dibagikan Shop&Drive kepada para pelanggan setianya di tahap pertama hingga tahap kedua Gebyar 24 Tahun Shop&Drive diantaranya:

1 unit Mobil Daihatsu Rocky;
6 unit Motor Honda Vario 125 cc ISS;
14 Logam Mulia 10gr;
54 Logam Mulia 5gr;
80 Voucher Buy 2 Get 2 Oli Shell Helix Astra 10W30;
300 Voucher Astra Otoservice Rp100.000;
330 Voucher Shop&Drive Rp100.000;
330 Voucher astraotoshop.com Rp100.000;
Hadiah hiburan untuk kupon terbanyak 2 unit HP Redmi Note 10 5G.

“Kami ucapkan selamat kepada seluruh pemenang. Kami harap hadiah yang kami berikan dapat bermanfaat bagi Bapak Ibu semua. Kami juga mengundang kelima pemenang utama hadiah mobil dan motor, untuk bergabung dalam acara penyerahan hadiah Gebyar 24 Tahun Shop&Drive yang akan diadakan di Jakarta pada Desember 2022 nanti,” ucap David Anthonius Retail Division Head Astra Otoparts.

Pemenang undian Gebyar 24 Tahun Shop&Drive bersama Astra Otoservice dan astraotoshop.com, pada tahap kedua ini selain telah diumumkan melalui website www.shopanddrive.com, Shop&Drive Mobile App, Facebook serta Instagram @shopanddrive, nantinya akan dihubungi secara resmi oleh pihak Shop&Drive melalui Official Whatsapp Shop&Drive.

“Bagi para pemenang kami imbau untuk berhati-hati atas segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Shop&Drive. Shop&Drive tidak meminta bayaran apapun kepada seluruh pemenang undian Gebyar 24 Tahun Shop&Drive, kecuali biaya tambahan apabila pemenang ingin mengganti nama kepemilikan kendaraan motor atau mobil,” tutup Lie Se Chiang Retail Marketing & Development Department Head Astra Otoparts. Nay Nur’ain

Berbagi Kisah Soal Kehidupan, Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bogor Buat Buku Biografi

0

Bogor | Jurnal Bogor

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bogor, Kolonel (Purn) dr. Friedrich M. Rumintjap, Sp.OG(K), MARS, membagikan kisah perjalanan hidupnya yang penuh tantangan dan dedikasi kepada masyarakat melalui buku berjudul “Dalam Reportase Biografi: Pemikiran Tindakan, Pengabdian Kolonel (Purn) dr. Frits, Melati Emas di Ufuk Barat”.

Biografi karya M.J. Fahri itu telah ludes tersebar pada cetakan pertamanya yang mencapai 1.000 eksemplar. dr. Frits, sapaan akrab Friedrich, juga membagikan buku tersebut kepada ratusan kader NasDem Kabupaten Bogor yang berangkat menuju Kabupaten Ciamis dalam rangka mengikuti kegiatan NasDem Jawa Barat, bersama Anies Baswedan, Minggu (20/11/2022) lalu.

“Saya juga membagikan buku biografi saya kepada para kader untuk sekedar untuk mengenal Ketua DPD NasDem lebih dekat,” kata dr. Frits, dalam keterangannya tertulisnya, Rabu (23/11/2022).

Buku biografi tersebut, lanjut mantan kepala Rumah Sakit TNI AU Atang Sanjaya ini, tidak diperjualbelikan. Semangatnya adalah agar pembaca dapat lebih mengenal perjalanan kehidupannya. Dia berharap pengalaman hidupnya itu dapat menjadi sebuah catatan sejarah dalam menjaga harmonisasi kehidupan antarsesama.

“Semua orang memiliki sejarah hidup yang berbeda-beda. Sejarah hidup selalu bagus untuk dibukukan. Dituangkan dalam sebuah catatan-catatan yang kemudian disuguhkan dalam reportase bernuansa drama yang di dalamnya terdapat konflik dan empati. Itulah harmonisasi hidup dan kehidupan,” papar ketua umum Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia ini.

Dalam buku itu juga memuat kisah bagaimana dr. Frits sebagai seorang pemuda di masanya, yang penuh dengan perjuangan dan pengorbanan dalam meraih kesuksesan. Dia berharap semangat anak-anak muda itu tidak hilang di masa kini. Menurut dia membaca buku ini adalah membaca hari-hari dengan penuh gembira yang membakar semangat.

Salah satu bagian menarik dalam buku itu adalah bagaimana pria berusia 62 tahun ini menuangkan kisah seputar cita-citanya, yang dia wujudkan dengan upaya keras. Dia lawan kemalasan dan kekurangan ekonomi dengan semangat yang tinggi serta ketekunan dalam menimba ilmu.

Menurut dr. Frits, kata kunci dari kesuksesan yang ingin disampaikannya melalui buku yang sangat menarik dan membuat penasaran di setiap halamannya itu adalah jangan terlena dan patah semangat dalam meraih impian dan kesuksesan.

“Buku ini cukup bagus untuk dibaca banyak kalangan teutama pelajar. Mereka butuh menimba semangat dari perjalanan hidup seorang lelaki bernama Frits yang tidak pernah mengenal patah semangat meskipun lahir dari desa terpencil dan keluarga yang sederhana,” demikian ungkap calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Bogor Dapil 6 ini. ***

Editor : Mochamad YUsuf