31.2 C
Bogor
Thursday, July 30, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 640

FGD HITI: Kebijakan Publik (termasuk Biosaka) Harus Berdasarkan Kajian Ilmiah

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Akademisi dan praktisi bidang pertanian yang tergabung pada Himpunan Ilmu Tanah Indonesia [HITI] merekomendasi ‘kebijakan publik Biosaka harus berdasarkan kajian ilmiah’ mengingat hasil penelitian menunjukkan ternyata Biosaka tidak berpengaruh terhadap produksi padi.

Rekomendasi tersebut mengemuka pada Focus Group Discussion [FGD] yang digelar HITI bertajuk ‘Sharing Pemanfaatan Biosaka untuk Tanaman Padi Sawah’ secara online pada Senin [29/5]. FGD dihadiri hampir 75 peserta online dari kalangan akademisi, praktisi, pejabat Kementan dan pejabat pemerintah daerah terkait serta penyuluh dan stakeholders.

Hadir narasumber Dr Ir Ladiyani Retno Widowati, MSc dari Balai Pengujian Standar Instrumen Tanah dan Pupuk
pada Balai Standarisasi Instrumen Pertanian [BSIP] Kementerian Pertanian RI dan akademisi IPB University, Dr Arif Hartono.

Acuannya, hasil penelitian Balai Pengujian Standar Instrumen Tanah dan Pupuk pada Balai Standarisasi Instrumen Pertanian [BSIP] Kementerian Pertanian RI menunjukkan ternyata Biosaka tidak berpengaruh terhadap produksi padi, serta tidak mengurangi kebutuhan pupuk 50% hingga 90%.

Sebagai tindak lanjut FGD, maka HITI meminta kepada seluruh Komisariat Daerah (Komda) untuk dapat melakukan pengamatan terhadap daerah yang telah menerapkan Biosaka dalam kegiatan budidaya pertanian.

HITI juga meminta kepada seluruh Komda untuk melaksanakan penelitian dan pengujian terkait efektivitas Biosaka dan suplemen lainnya pada kegiatan budidaya pertanian.
Kegiatan FGD sejalan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo bahwa peningkatan produksi pertanian merupakan bentuk akselerasi menghadapi tantangan global.

“Untuk terus memperkuat stok pangan khususnya beras yang merupakan kebutuhan pokok dalam negeri, bahkan dibutuhkan di seluruh dunia,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Biosaka adalah local knowledge hasil temuan atau invensi praktisi pertanian bernama Muhammad Anshar, warga Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur.

Biosaka adalah cairan yang dibuat dari pucuk-pucuk daun atau rumput-rumputan sehat dan utuh tidak dimakan serangga yang diremas dalam air dengan takaran dan waktu tertentu.
Terkait hal itu, FGD digelar oleh HITI sehubungan dengan banyaknya pertanyaan dari petani, penyuluh, serta stakeholder pertanian lainnya terkait efektivitas penggunaan biosaka.

Dr Ir Ladiyani Retno Widowati, MSc mengatakan Balai Pengujian Standar Instrumen Tanah dan Pupuk yang memiliki tugas dan fungsi terkait pengujian standar instrumen tanah dan pupuk telah melakukan pengujian terkait penggunaan Biosaka di Blitar dengan tanaman indikator padi.

“Pengujian tersebut telah dilaksanakan sesuai standar yang ditetapkan Permentan No 1 Tahun 2019,” katanya.

Menurut Ladiyani, hasil uji laboratorium pada ramuan Biosaka menunjukkan bahwa kandungan hara makro-mikro adalah sangat rendah, sehingga tidak dapat disebut sebagai pupuk/pestisida.

“Biosaka mengandung ZPT atau zat pengatur tumbuh dengan kadar cukup tinggi,” katanya.
Menurut Ladiyani dengan memperhatikan spesifikasi Biosaka dan respon tanaman akibat aplikasinya, maka cairan Biosaka dikategorikan sebagai elisitor yang berhubungan dengan imunitas tanaman terhadap Organisme Pengganggu Tanaman [OPT] dan kemampuan untuk tumbuh dalam ekosistem tertentu.

Akademisi IPB University, Dr Arif Hartono mengakui terdapat beberapa klaim bahwa penggunaan cairan Biosaka dapat mengurangi penggunaan pupuk hingga 100%, hal ini menjadi perhatian khusus terkait keseimbangan hara dan kesinambungan daya dukung lahan dalam menyediakan hara bagi tanaman.

“Agar tidak terjadi pengurasan hara, maka penggunaan cairan Biosaka bersifat sebagai komponen pelengkap,” kata Dr Arif Hartono.
Komponen utama budidaya tanaman, katanya lagi, meliputi pupuk anorganik, organik, dan hayati yang harus ditambahkan dalam jumlah yang sesuai dengan kondisi status hara tanah, kebutuhan tanaman, dan juga target produksi.

Ladiyani menambahkan bahwa hasil pengujian BPSI Tanah dan Pupuk juga menunjukkan bahwa dengan pertimbangan efisiensi maka penggunaan pupuk NPK dapat dikurangi 25% asal ditambahkan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah.

** Humas BBPSDMP

Dukung Pembangunan Pertanian di Perdesaan, BBPMKP Serahkan Banper Bagi 19 P4S Jateng dan DKI Jakarta

0

Bogor | Jurnal Bogor

Jawa Barat. Guna mendukung pembangunan pertanian di perdesaan, Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) menyerahkan Bantuan Pemerintah (Banper) penunjang operasional kegiatan bagi 19 Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) di wilayah Jawa Tengah dan DKI Jakarta baru-baru ini.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung P4S sebagai pembaharu perdesaan sekaligus pengungkit sektor pertanian tanah air. Ia pun mengapresiasi kerja P4S di berbagai wilayah tanah air yang turut serta aktif memberikan pelatihan dan melakukan agenda peningkatan intelektual bagi para petani di daerah, terlebih P4S merupakan aktor penggerak muda dalam pembangunan pertanian di perdesaan.

“Dengan hadirnya P4S menjadi lembaga swadaya masyarakat yang insyaallah, Kementan akan melakukan “booster” dan mem “back up” agar lebih maksimal”, ucap Mentan Syahrul

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan para insan P4S selama ini sebagai pelaku usaha dan aktif memberikan pelatihan kepada para petani.

Salah satu upaya “booster” dan “back up” yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian adalah penguatan kelembagaan P4S melalui pemberian banper berupa sarana dan prasarana penunjang operasional guna meningkatkan efektitivitas dan efisiensi kegiatan pembelajaran dan permagangan bagi para petani di daerah.

Kepala BBPMKP, Yusral Tahir dalam kesempatan penyerahan banper di Magelang, Jawa Tengah menyebutkan P4S harus didukung untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“P4S sebagai salah satu pusat pengembangan SDM pertanian yang strategis sekaligus pembaharu perdesaan harus terus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai guna menggenjot produktivitas pertanian kita”, sebut Yusral.

Ia pun mengajak pengelola P4S penerima untuk memanfaatkan banper sebaik mungkin.

“Ayo, manfaatkan bantuan ini guna meningkatkan produktivitas pertanian kita melalui penyuluhan dan pelatihan, minimal menjaga produktivitas hasil pertanian untuk kebutuhan pangan wilayah setempat”, sambung Yusral.

Ke 19 P4S penerima banper merupakan peserta lolos seleksi yang telah dilakukan BBPMKP sebelumnya, berupa seleksi administrasi dan wawancara secara virtual. Adapun variabel penilaian yang diperhatikan dalam seleksi banper ini meliputi keswadayaan, keterpaduan, kemitraan, kemanfaatan, dan berkelanjutan.

** Nita/BBPMKP

JNE Raih Penghargaan 5Th Indonesia CSR Brand Equity Award 2023 Kategori Courier Service Sector Industry

0

Mei 2023 –JNE mendapatkan penghargaan CSR Brand Equity Award 2023 dalam kategori Courier Service Sector Industry. Acara diselenggaran oleh The Iconomics yang sangat mendukung berbagai inovasi dan terobosan – terobosan yang dilakukan oleh perusahaan di Indonesia yang berhasil membangun citra kegiatan CSR yang kuat.

Penghargaan diberikan langsung oleh Bram S. Putro sebagai Founder and CEO The Iconomics yang diterima oleh Yance Arvan, selaku Marketing Project Senior Analyst JNE di Auditorium Abdulrahman Saleh, LPP RRI Jakarta Pusat (25/5). “CSR Brand Equity – Gold Award”, merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan dengan citra tanggung jawab social terbaik di kategori masing-masing. Kajian tersebut dilakukan melalui survey online pada 10 kota besar di Indonesia secara acak kepada 10.000+ responden dengan batas usia termuda dari 16 tahun.

Eri Palgunadi, Marketing Group Head mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan istimewa ini. “Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya kepada The Iconomics atas penghargaan 5Th Indonesia CSR Brand Equity Award 2023 dalam kategori Courier Service Sector Industry”. 

Komitmen JNE sebagai perusahaan ekspres dan logistik nasional, untuk berkontribusi secara nyata selama 33 tahun terhadap kemajuan perekonomian Bangsa serta Negara, diwujudkan dalam berbagai langkah bisnis yang dapat menjadi peluang bagi masyarakat. Pengembangan bisnis terus dilakukan dengan meningkatkan berbagai sektor penting agar JNE memiliki kualitas pelayanan terbaik, sehingga dapat selalu bermanfaat bagi seluruh stakeholder, pelanggan, maupun para mitra.  

Eri juga menyampaikan bahwa JNE didirikan dengan tujuan utama agar membawa manfaat bagi banyak orang, baik internal mau pun eksternal perusahaan sesuai dengan tagline kami yaitu, “Connecting Happiness”. Oleh karena itu, penghargaan ini menjadi motivasi  seluruh manajemen dan karyawan untuk terus menjalankan performa kerja yang prima, dan melanjutkan komitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan bisnis. Kami berharap berbagai program dan langkah JNE, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas”, pungkas Eri. 

Arie Kembali Pimpin Calsic Chapter Bogor Raya

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Ketua Calsic Chapter Bogor Raya Arie AM kembali terpilih menjadi ketua periode 2023-2025 pada Musyawarah Chapter (Muschap) Ke-3 dengan tema “CBR Ngariung Pikeun Ngahiji” di Saung Muara, Pakansari,  Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu, 28 Mei 2023.

Setidaknya lebih dari 60 % member aktif yang terdaftar di DPP Calsic menghadiri acara Calsic Chapter Bogor Raya ke-3. Ada dua kandidat ketua Chapter (Kechap)  yang terdiri dari Arie  dan Wahid yang mempresetasikan visi misi untuk kemajuan CBR Chapter Bogor Raya via zoom.

Hasil dari pemungutan suara, kandidat Ketchap CBR Chapter Bogor Raya  mendapatkan perolehan suara yakni Arie AM mendapat 55% suara dan Wahid  14% suara.  Sementara sisanya adalah suara tidak sah dan abstein, sehingga diputuskan Arie AM kembali memjadi Ketua Chapter periode 2023-2025.

Sementara sebelumnya acara Muschap Calsic Chapter Bogor Raya dibuka oleh  Steering Committee (SC) (SC) yang diketuai Sayid bersama 2 anggota SC lainnya Ade Sofyan dan Arif Kelana. Selanjutnya Muschap dipimpin oleh Pimpinan Sidang yang dipilih oleh peserta musyawarah yang hadir, mereka yang terpilih adalah Anto, Agus Ubeng  dan Sayid.

Acara dilanjutkan dengan laporan pertanggung jawaban Ketua chapter periode sebelumnya, Arie AM dengan didampingi seluruh jajarannya yang hadir pada kesempatan tersebut. Seperti diketahui, Calsic Chapter Bogor Raya adalah komunitas pengguna atau pemilik mobil Calya Sigra di wilayah Bogor.

Dalam Muschap ke -3 ini selain membahas mengenai peraturan dan Tatanan organisasi  di tingkat Chapter, juga diadakan pemilihan Ketua chapter CALSIC Bogor Raya periode 2023 – 2025, bertempat di Saung Muara, Pakansari,  Cibinong, Bogor, Jawa Barat Sabtu, 28 MEI 2023

dengan tema “CBR Ngariung Pikeun Ngahiji”.

“Di bawah kepemimpinan Arie AM, Calsic Chapter Bogor Raya diharapkan lebih baik lagi kedepan, lebih solid dan guyub,” ujar Anwar Sodik, ketua panitia (OC) Muschap ke-3 dan Anniversary ke 6  Calsic Chapter Bogor  Raya (CBR) yang akan diselenggarakan pada 4 Juni 2023 di Laga Satria, komplek GOR Pakansari.

**yev/wan

Selain Tak Berizin, Tower di Dayeuh Belum Bayar Sewa Lahan Warga

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Selain tak mengantongi izin, Tower Base Transceiver Station (BTS) yang berada di Kp Cikadu RT 02 / RW 02, Desa Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang dikerjakan oleh PT Gihon ternyata belum melakukan pembayaran sewa lahan warga yang dipakai dengan alasan ada syarat administrasi tanah yang dipenuhi.

“Sekalipun tower ini sudah dibangun, dan hampir selesai tapi saya belum menerima uang sewa sepeser pun dari pihak perusahaan, karena ada administrasi surat mengenai legalitas tanah ini ada yang belum beres,” ucap Cecep, pemilik lahan.

Menurut Cecep, dirinya tidak sama sekali merasa ditipu atau khawatir takut tidak dibayar, walaupun belum menerima uang sepeserpun. Soal perizinan itu bukan kewenangannya untuk mempertanyakan hal tersebut.

“Saya justeru disalahkan oleh pihak perusahaan saat pekerjaan ini dihentikan oleh Satpol PP. Padahal saya sendiri tidak tahu menahu soal itu,” paparnya.

” Walaupun tanah saya gak dibayar, apalagi ini ada insiden seperti ini, ya tinggal saya robohkan saja towernya turun-turunin,” cetus Cecep.

Sementara, Ketua RW 02 Amud mengatakan, untuk izin lingkungan sudah clear. Jika pun perizinan diatas seperti IMB belum diurus oleh perusahaan dia tidak mengetahui itu dan sempat menanyakan kepada pihak mandor, karena sehari setelah izin lingkungan selesai, barang langsung turun dan pekerjaan langsung dimulai.

“Saya selalu berpihak kepada warga, makanya saya kaget saat tau ada warga yang merasa keberatan padahal sudah tanda tangan, saya tidak tahu ada niat apa dibalik ini semua,” ungkapnya.

Dirinya menyebut, jika untuk setiap melakukan dan meminta izin lokasi kepada warga ia selalu menggunakan metode door to door, tidak pernah dikumpulkan dalam satu tempat. Dan untuk tower ini, dirinya hanya mendampingi, pengusaha langsung yang meminta tanda tangan kepada warga.

” Biasanya pihak pengusaha menitipkan dan terima bersih untuk izin lokasi, tapi untuk tower ini saya suruh turun langsung ke warga, dan saya rasa warga gak perlu dijelaskan kan udah tau tower itu modelnya seperti apa dan dampaknya apa. Kalo gak setuju ya dari awal jangan tanda tangan,” ketusnya. 

** Nay Nur’ain 

Ecoprint Primadona UMKM Desa Gunung Putri, Ini Pesan Kiki Zakkiyah untuk Anggota PKK

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Banyaknya kunjungan dari luar kabupaten bahkan luar pulau ke Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor membuat semua lembaga masyarakat yang ada di desa harus bekerja ekstra dan memberikan tampilan-tampilan baru sehingga mampu memikat setiap pengunjung yang datang.

Seperti hal yang disampaikan Ketua TP PKK Desa Gunung Putri Kiki Zakkiyah yang menggencarkan produk batik Ecoprint untuk berbagai macam jenis kerudung dan pakaian wanita dan pria. Menurut Kiki, keahlian membuat produk Ecoprint ini didapat dari dukungan CSR Indocement yang mendatangkan langsung pelatih dari balai ke desa.

” Alhamdulilah setelah mendapatkan ilmu pengetahuan dari pelatihan tersebut, saya menggerakkan ibu-ibu PKK untuk memproduksi kerudung jenis segi 4 dan Pasmina,” ungkap Kiki sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Senin (29/5/23).

Lebih lanjut Kiki menjelaskan, setiap sekali produksi dirinya dan ibu-ibu PKK lainnya mampu memproduksi 12 pcs kerudung jenis segi 4, dan 12 kerudung jenis Pashmina, serta 4 pcs baju, dan itu menghabiskan sekitar 9 gulung kain.

“Untuk prosesnyanya sendiri memakan waktu sekitar seharian, sampai dengan pengeringan dan layak jual. Jika untuk proses penataan daunnya hanya memakan waktu sekitar 15 sampai 20 menit, dan untuk proses pengukusan agar gambar corak daun tersebut menempel pekat di bahan itu memakan waktu sekitar 2 jam,” bebernya.

Dirinya bersyukur, apalagi dengan banyaknya tamu yang berkunjung ke Desa Gunung Putri. Tak jarang, barang dagangannya diborong oleh tamu untuk oleh-oleh di daerahnya, bahkan sampai ada yang bertanya detail proses pembuatannya.

“Saya berupaya untuk membangkitkan semangat kaum ibu, terutama pemahaman jika perempuan itu sebetulnya multitalenta dan bisa melakukan hal secara bersamaan,” katanya.

“Adanya kegiatan pembuatan baju dan kerudung ecoprint ini, tanpa disadari juga bisa menambah penghasilan ibu PKK. Ya semoga kedepannya untuk anggota PKK bisa membuat usaha sendiri dari hasil pembelajaran ilmu pengetahuan yang didapat di Desa Gunung Putri,” pungkas Kiki yang juga seorang pengajar. 

Kiki bangga karena produk Ecoprint menjadi salah satu produk andalan serta banyak peminatnya. “Pesan saya untuk ibu-ibu PKK semangat dan jangan mudah puas untuk terus berkreasi guna meningkatkan ekonomi,” cetusnya.

** Nay Nur’ain

Kades Buanajaya Sambangi Achmad Fathoni, Ini Keluhannya

0

Tanjungsari | Jurnal Bogor 

Masih menyisakan pekerjaan pascalongsor yang terjadi di Desa Buanajaya, Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Kepala Desa Buanajaya menyambangi Kantor DPRD Kabupaten Bogor menyampaikan aspirasi dan kebutuhan yang harus dilaksanakan dan bersifat segera pascabencana longsor tersebut.

” Iya saya datang minta bantuan sama dewan agar segera dibawakan alat berat oleh DPUR atau pun BPBD untuk langkah pertama penataan longsoran tanah,” kata Kepala Desa Buanajaya Sudarjat kepada Jurnal Bogor, Senin (29/5/23).

Sudar menjelaskan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada DPUPR untuk permohonan bantuan alat berat dan pemasangan bronjong sebagai langkah awal untuk memperbaiki infrastruktur yang sifatnya sementara.

“Berdasarkan hasil survei bersama tim BPBD, Pemcam Tanjungsari dan masyarakat, itulah yang kami butuhkan saat ini alat berat untuk pengerukan tanah di beberapa titik lokasi dan bronjong,” bebernya.

“Maka dari itu kami menyambangi Pak Dewan Achmad Fathoni untuk bantu didorong agar bisa segera direalisasikan kebutuhan kami, mengingat kondisi cuaca saat ini hujan setiap sore,” lanjut Sudarjat.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni merespons positif aspirasi warga Desa Buanajaya, Tanjungsari yang disampaikan langsung oleh Kades Sudarjat yang didampingi Ketua RW terkait tindak lanjut penanganan bencana longsor di Cibereum.

“Langsung saya komunikasikan dengan teman-teman PUPR dan BPBD untuk membantu pengerahan alat berat serta pembangunan bronjong. Sehingga tanah yang mengalami pergerakan tidak membuat was-was dan membahayakan penduduk di sekitarnya,” kata Fathoni sapaan akrabnya.

Politisi PKS tersebut menyampaikan ada hal yang harus segera ditanggulangi atau mendapatkan perhatian, yaitu kondisi lokasi saat ini belum ada penanganan, tanah yang longsor masih seperti semula. Sedangkan ada beberapa rumah yang berdekatan dengan lokasi pergerakan tanah.

“Sisa bebatuan dan tanah yang masih tertinggal di bagian atas membuat warga selalu was-was dan sangat membahayakan, karena bisa terjadi longsor susulan setiap saat,” cetus anggota Komisi 3 tersebut.

Menurut Fathoni kondisi tersebut perlu ditangani segera dengan alat berat untuk menata bekas longsoran serta membuat saluran air dan pembangunan bronjong untuk menstabilkan tanah. Selain itu, perlu segera dikaji keamanan area tersebut bagi hunian warga, dan jika memang tidak aman, harus dibuat perencanaan relokasinya.

“Saya coba komunikasikan dengan BPBD dan PUPR agar bisa segera dibantu, dan semoga pada tanggal 1 Juni mendatang saya bisa berkunjung ke sana,” paparnya.

Fathoni juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa yang sudah bersilaturahmi ke kantornya dan berharap apa yang dibutuhkan bisa segera direalisasikan apalagi ini untuk kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat sudah cukup lama menunggu dan hampir putus harapan,” pungkasnya.

Untuk diketahui berikut titik-titik lokasi yang membutuhkan bronjong dan pengerukan bekas longsoran:

Lokasi 1 Kebutuhan Bronjong
1. Panjang 50 m, Tinggi 5 m (titik 1)
2. Panjang 30 m, Tinggi 7 m (titik 2)

Lokasi 2 Kebutuhan Bronjong 
1. Panjang 100 m, Tinggi 7 m ( titik 1)

Lokasi 3 kebutuhan pengerukan jalan yang biasa digunakan warga
1. Panjang 150 m, Lebar 3 m

Lokasi 4 kebutuhan pengerukan tanah yang menutup kali
1. Panjang 500 m, Lebar 2 m

** Nay Nur’ain

Berupaya Majukan Daerah Sendiri, Nurodin Apresiasi Warga Ciguha

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah pemilihan (Dapil) 5 Nurodin mengapresiasi warga Kampung Ciguha, Desa Bantarkaret, Nanggung, Kabupaten Bogor yang mengubah hutan belantara jadi lebih produktif dan membangun sarana sosial.

“Ini salah satu penciri daerah akan maju. Karena kemajuan daerah ini tidak bisa hanya pada bertumpu pada semangat dari pada pemerintah saja,” kata Nurodin kepada wartawan di sela sela menghadiri kunjungan Gubernur Jawa Barat ke Desa Rengasjajar, Senin (29/05/2023).

Nurodin mengapresiasi warga Ciguha karena menurutnya saat ini warga Ciguha sudah mengenal manajemen modern.

“Salah satunya adalah bagaimana tata kelola yang baik, kemudian juga ada civil society bagaimana masyarakat ikut serta terlibat berswadaya dan berpartisipasi hal ini cukup bagus,” katanya.

Hal ini juga kata dia, bagaimana pihak perusahaan yang berada di wilayah Kampung Ciguha turut mendukung kegiatan positif masyarakat setempat.

“Kita lihat masyarakat di sana sudah mulai antusias untuk maju, apa lagi membuka akses jalan baru. Yang selama ini akses ke kampungnya harus mengikuti aturan dalam jam operasional yang ditentukan perusahaan,” beber Nurodin.

Masyarakat Ciguha kata politisi PKB ini cukup semangat untuk membangun wilayahnya. Hal ini harus dilanjutkan karena kemajuan sebuah daerah itu harus dimajukan oleh masyarakat itu sendiri.

“Ada tiga hal dalam kemajuan suatu daerah, pertama bagaimana pemerintah yang baik, kemudian sosial society-nya masyarakat ikut terlibat kemudian dukungan pihak lain atau pihak ketiga,” pungkasnya.

** Andres

Burhanudin Resmi Pimpin Desa Cileungsi

0

Cileungsi | Jurnal Bogor
Musyawarah Pemilihan Desa Antar Waktu akhirnya menetapkan Burhanuddin sebagai Kades Cileungsi menggantikan alm Benny yang meninggal dunia karena sakit. 

Hasil akhir perhitungan suara oleh Panitia Pilkades PAW yang disaksikan masing masing saksi calon Kades dan peserta musyawarah didapatkan calon no urut 1, Burhanudin meraih suara terbanyak 225, sementara calon no urut 3 meraih 16 suara dan calon no urut 2 meraih 5 suara, suara tidak sah 2 dan absen 2 dari total pemilih 250 orang.

Camat Cileungsi Adhi Nugraha, menyampaikan rasa syukur  terkait pelaksanaan Musyawarah Desa yang terlaksana dengan baik. Penyelenggaraan sukses dan mudah mudahan menjadi salah satu tolak ukur pelaksanaan kegiatan pesta demokrasi tingkat desa ke depan.

“Selamat kepada Kades terpilih dan ajakan bersinergi dengan kami Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Daerah untuk membangun bersama”, ujar Adhi.

Sementara itu, Kepala Desa Cileungsi terpilih Burhanudin mengatakan, dirinya sangat bersyukur atas amanah yang akan diembannya dengan acara pemilihan yang berjalan kondusif.

“Alhamdulillah acara pemilihan berjalan kondusif,” ungkap burhanudin kepada wartawan, Senin (29/5/23).

Burhanudin juga berharap akan kemajuan desa Cileungsi yang akan dipimpinnya akan lebih baik lagi, “Dengan terpilihnya saya berharap kedepannya Cileungsi kidul akan lebih baik dan alhamdulillah masyarakat Cileungsi percaya sama saya,” tukasnya.

Dirinya juga berterimakasih kepada warga masyarakat Cileungsi yang telah percaya kepada dirinya untuk memimpin Cileungsi. “Kepada masyarakat Cileungsi saya berterima kasih telah mempercayai saya sehingga terpilih menjadi Kepala Desa Cileungsi,” pungkasnya.

** Taufik/Nay

PKS Kabupaten Bogor Lantik Dewan Pakar dan Dewan Penasihat

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Bertempat di aula kantor DPD PKS Kabupaten Bogor, Jalan tegar Beriman, Cibinong Sekretaris MPD PKS Kabupaten Bogor, Dadeng Wahyudin, S.Pd. membacakan SK Penetapan Dewan Penasihat dan Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor, Minggu (28 Mei 2023). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Halal Bihalal anggota dan pengurus DPD PKS Kabupaten Bogor.

Dedi Aroza

Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor Dedi Aroza, M.Si. dalam sambutannya mengamanatkan kepada struktur dan anggota PKS untuk memperkuat kesabaran menghadapi tahun politik yang penuh tantangan.

“Hambatan internal mapun eksternal akan bermunculan menjelang tahun politik. Ini harus disikapi dengan kesabaran yang tinggi oleh anggota dan pengurus PKS disemua tingkakatan,” ungkapnya.

Dedi menyampaikan dengan kesabaran yang kuat tidak mustahil apa yang dicita-citakan PKS Kabupaten Bogor akan terwujud. Contohnya tentang target perolehan kursi 19 DPRD Kabupaten Bogor.

“Segenap bakal calon anggota dewan telah siap menyambut tahun politik dengan seluruh tahapannya. Termasuk jika aturan proporsional tertutup maupun terbuka diberlakukan,” ujar Dedi.

Sementara itu dengan dibentuknya Dewan Pakar dan Dewan Penasihat, merupakan langkah upaya PKS Kabupaten Bogor memberikan kontribusi berupa masukan dan solusi bagi masyarakat Kabupaten Bogor, bagaimana PKS Kabupaten Bogor bisa bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bogor serta meluaskan dukungan masyarakat kepada PKS.

Adapun yang dilantik sebagai Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor berjumlah 15 orang. Dengan Ketua Dewan Pakar, DR. Syamsuddin, M.Pd., Kepakaran Pendidikan dan Jaringan dan Sekretaris Dewan Pakar, Eman Sulaiman, S.Sos, M.Pd., Kepakaran  Pendidikan dan Jaringan Lembaga.

Sedangkan Dewan Penasihat PKS Kabupaten Bogor yang dilantik, berjumlah 5 orang, dengan Ketua Dewan Penasihat, Drs. H. Dja’far Aziz dan Sekretaris Dewan Penasihat, Subardi.

Musthafa Sunhaji Ketua Bidang Pembinaan Umat DPD PKS Kabupaten Bogor sebagai ketua pelaksana kegiatan Halal Bihalal mengatakan kegiatan pelantikan ini merupakan penutup dari sejumlah kegiatan Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H.

“Tetap meriah dan hikmat apalagi ada tausiah dari Ust Amang Syafrudin, Lc yang ditunggu –tunggu nasihat dari beliau untuk anggota dan pengurus,” pungkasnya ketika menutup sambutan.

** Humas PKS Kabupaten Bogor