25.2 C
Bogor
Wednesday, April 29, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 627

Raih Akreditasi “Baik” Penyelenggaraan PKN Tingkat II, BBPMKP Kementan Makin Percaya Diri Cetak Pemimpin Unggul dan Berdaya Saing

0

Ciawi | Jurnal Bogor

Penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Kementerian Pertanian mendapatkan akreditasi “Baik” dari Lembaga Administarsi Negara (LAN) RI baru-baru ini. Perolehan akreditasi tersebut semakin memantapkan langkah BBPMKP Kementan untuk percaya diri mencetak pemimpin unggul dan berdaya saing.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa peningkatan kapasitas ASN yang andal menjadi agenda penting dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Karenanya, peningkatan kualitas penyelenggaraan pelatihan akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas SDM nya. Akreditasi merupakan salah satu langkah upayanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi mendukung peningkatan kualitas lembaga pelatihan.

Salah satunya adalah akreditasi penyelenggaraan pelatihan di Lembaga Pelatihan Kementerian Pertanian. Dukungan penuh anggaran dan upaya akselerasi proses penyiapan dokumen yang dipersyaratkan dikerahkan,” ucap Dedi.

Akreditasi pelatihan merupakan penilaian kelayakan terhadap Lembaga dan Program Pelatihan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh pihak atau lembaga yang berwenang, dalam hal ini Lembaga Admnisitrasi Negara (LAN) RI. Untuk diketahui, akreditasi PKN tingkat II BBPMKP Kementerian Pertanian ini merupakan pertama kalinya dilakukan.

Kepala BBPMKP, Yusral Tahir mengatakan akreditasi merupakan langkah untuk menjamin dan memberikan keyakinan pada publik, ia pun mendukung penuh komitmen peningkatan kualitas penyelenggaraan pelatihan.

Ini adalah pertama kali PKN tingkat II diakreditasi. Kami akan terus melakukan perbaikan dalam penyelenggaran pelatihan”, tutur Yusral.

Dalam proses mendapatkan akreditasi dari LAN RI, BBPMKP Kementan sebelumnya telah melawati beberapa tahapan pelaksanaan akreditasi, diantaranya pengajuan akreditasi/surveilance, pemeriksaan berkas awal, desk asessment dan visitasi on site, serta pengumuman akreditasi yang dilakukan beberapa hari lalu secara daring.

Dilansir dari catatan LAN RI terhadap penyelenggaran PKN tingkat II BBPMKP Kementan yang harus dipertahankan yaitu penyelenggaraan pelatihan dilaksanakan sesuai dengan kurikulum dan ketentuan yang berlaku, penyelenggaraan pelatihan sudah didukung dengan pola pembiayaan yang baik, dan keberaadaan sarana dan prasarana penunjang telah sesuai dengan kebijakan.

** Nita/BBPMKP

Jembatan Otista Ditutup 1 Mei Hingga Desember 2023

0

Pemkot Bogor memastikan pelaksanaan proyek pembangunan ulang Jembatan Otto Iskandardinata (Otista) tetap on schedule. Tepatnya sembilan hari setelah Hari Raya Idul Fitri 1444 H.  Sedangkan pembangunan jembatan dengan pagu Rp52,7 miliar itu, sudah mulai melakukan penandatanganan kontrak per Selasa (18/4/2023).

Bersama Forkompinda Kota Bogor, Wali Kota Bogor, Bima Arya beserta jajaran melakukan ekspose dan sosialisasi kepada masyarakat melalui media massa dan siaran langsung di Instagram Pemkot Bogor yang berlangsung di Jalan Otto Iskandardinata, tepatnya di Jembatan Otista. Bima Arya mengatakan Jembatan Otista ini adalah salah satu titik kemacetan di Kota Bogor, dan rencananya jalan itu akan ditutup karena pembangunan fisik akan dimulai pada 1 Mei hingga 8 Desember 2023.

Semula pelebaran Jembatan Otista ini berlangsung pada 2021 lalu. Namun, ditunda karena ada proses rasionalisasi sehubungan dengan sumber bantuan berasal dari dana bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat. “Waktu itu sudah akan dilakukan, tetapi karena terjadi rasionalisasi maka ditunda. Alhamdulillah tahun ini bisa terlaksana,” kata Bima
Menurut dia, pelaksanaan pembangunan ini selama 235 hari kalender. Tentunya terjadi imbas dari penutupan jalan Otista ini. Untuk itu, Pemkot bersama Polres Bogor melakukan rekayasa lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan parah.
“Jadi hari Senin, 1 Mei  2023 ini mulai ditutup, akan dikerjakan oleh kontraktor dan ditargetkan selesai di tanggal 8 Desember 2023. Terpenting kepada warga Bogor semua untuk menyesuaikan selama jembatan Otista ini ditutup, maka akan ada pengalihan arus lalu lintas,” kata Bima Arya.
Rute rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan sehubungan dengan penutupan jembatan Otista di Jalan Otto Iskandardinata sehingga kendaraan dari arah Tugu Kujang tidak bisa melintasi jembatan menuju arah Lawang Suryakencana.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyampaikan, pihak kepolisian siap untuk mengamankan program dari pemerintah kota untuk melakukan rekayasa lalu lintas.
Pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan di beberapa titik sebagai rekayasa lalu lintas saat penutupan Jembatan Otista, sehingga kendaraan dari arah Tugu Kujang tidak bisa langsung menuju arah Lawang Suryakencana.
Pengalihan arus diberlakukan untuk kendaraan dari arah Keluar Tol Bogor di Terminal Baranangsiang yang akan menuju Jalan Suryakencana – Jalan Ir H Djuanda – Mal BTM, di belokan ke kiri menuju arah Bundaran Sukasari – Belok Kanan ke Jalan Siliwangi – belok kiri di seberang PDAM Tirta Pakuan ke arah Jalan Lawang Gintung – kemudian bisa lurus menuju Jalan Pahlawan – Empang – Mal BTM – Balai Kota Bogor atau belok ke kanan menuju Jalan Batutulis (NV Sidik/ Simpang Ahoy), kemudian belok ke kiri ke arah Jalan Suryakencana (yang akan dibuat satu jalur ke arah Kebun Raya Bogor) atau belok kanan kembali ke Sukasari atau Jalan Pajajaran.
Selain itu, kendaraan dari arah keluar Tol Bogor di Terminal Baranangsiang juga bisa belok ke kanan menuju arah Tugu Kujang lurus menuju Jalan Pajajaran arah Poliklinik Afiat – PMI – Rumah Sakit Siloam hingga ke arah Simpang Lodaya – Simpang Bantarjati – Plaza Jambu Dua – Jalan KS Tubun.
“Di Tugu Kujang itu lampu merahnya akan diaktifkan kembali menuju arah PMI, kemudian di Simpang RS PMI tetap bisa keluar masuk. Kemudian di RS Siloam itu ada Jalan Malabar 1 dan Malabar 2. Nah Jalan Malabar 1 yang semula keluar dibikin masuk dan Malabar 2 yang semula masuk menjadi keluar ya,” ujarnya.
Untuk Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pemuda, kemudian Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Jalak Harupat semua normal atau tidak ada pengalihan arus kendaraan.
“Peralatan pengalihan arus ini nanti ada seperti barier yang kita perlukan, traffic con kita perlukan, rambu penunjuk arah dan sosialisasi masif akan terus kita lakukan,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Ketua Unit Lelang Pengaduan (ULP) Kota Bogor, Cecep Zakaria menegaskan pemenang tender proyek revitalisasi Jembatan Otto Iskandardinata (Otista), yang sempat masuk daftar hitam (blacklist). Namun dirinya mengatakan, sanksi tersebut sudah lewat masa berlakunya. Sehingga perusahaan tersebut dapat kembali mengikuti proses lelang.
“Setelah masa berlakunya lewat, maka mereka bisa ikut lagi (lelang, red),” jelasnya.
Cecep mengungkapkan, selain pemenang tender, empat lainnya yang masuk memberikan tawaran juga sempat diblacklist. Namun masa berlakunya sudah habis. “Jadi ini sah dan tidak ada masalah. PT Mina Fajar Abadi diblackist pada 27 Juni 2019-27 Juni 2020,” tuturnya.
Sebab, lanjut Cecep, menurut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya Perpres Nomor 12 Tahun 2021, proses pemilihan pemenang tender dimulai dengan evaluasi persyaratan adminisrasi, teknis, harga, dan kualifikasi. Sementara peserta yang tidak memenuhi kriteria dinyatakan gugur.
“Pertimbangan kami lakukan, jika blacklistnya masih berlaku. Jika sudah tidak berlaku, tidak ada dasar bagi kami. Oleh karena itu kami mengikuti aturan yang ada,” ucap Cecep.
Ia menerangkan, pihaknya sudah menyampaikan penetapan pemenang tender pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Proses selanjutnya ialah penerbitan Surat Penunjukkan Penyedia Barang Jasa (SPPBJ) oleh PUPR, yang akan digunakan pemenang tender, untuk membuat jaminan pelaksanaan.
“Masa sanggah sudah berakhir ada satu sanggahan, dan sudah dijawab. Sekarang masa sanggah banding hari ini. Ketika itu sudah, SPPBJ bisa dikeluarkan. Setelah itu berproses, selama satu hingga dua pekan, maksimal 27 April mendatang, harus sudah tanda tangan kontrak konstruksi fisik,” jelas Cecep.
Sementara itu, Pemkot Bogor membuka kemungkinan adanya upaya relokasi pedagang. Apalagi, menurutnya, banyak pedagang yang kiosnya tidak permanen. Sekira 15 pedagang terdampak dari pembangunan jembatan tersebut. (fat/unt)

Revitalisasi Jembatan Otista

*Pemenang tender/ lelang
PT Mina Fajar Abadi

*Anggaran
Rp49.066.819.311 (tahun anggaran 2023)

*Sumber dana
Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat

*Masa kerja
235 hari kalender

*Pengerjaan
1 Mei 2023

*Target Rampung
8 Desember 2023

Output
*Kemacetan karena bottle-neck berkurang
*Jembatan Otista baru bakal memiliki 4 lajur, jalur pedestrian, termasuk jalur Trem

*Dampak Pembangunan Otista:

  • Pedagang tak terdampak pembangunan, kehilangan pembeli
  • Pedagang terdampak pembangunan, terancam tergusur
  • Jangkauan wisata ke Suryakencana lebih jauh
  • Kemacetan pada ruas-ruas jalan lain
  • Menghambat mobilitas masyarakat
  • 14 Trayek angkot dan 2 koridor Biskita Transpakuan berubah
  • Dua pipa besar Peumda Tirta Pakuan ikut dibongkar
  • Aliran air di zona 3 terganggu selama beberapa jam akibat pengalihan ke zona 4

Pengalihan Arus

Titik asal:
Terminal Baranangsiang
Tujuan:

  1. Mal BTM
  2. Jalan Suryakencana
  3. Jalan Ir H Djuanda

Rute:

  1. Via Sukasari – belok kanan ke Jalan Siliwangi – belok kiri di seberang PDAM ke arah Lawang Gintung – lurus menuju Jalan Pahlawan – Empang – Mal BTM.
  2. Via Sukasari – belok kanan ke Jalan Siliwangi – belok kiri di seberang PDAM ke arah Lawang Gintung –
    belok kanan menuju Jalan Batutulis (NV Sidik/ Simpang Ahoy), kemudian belok kiri ke Jalan Suryakencana.
  3. Via Sukasari – belok kanan ke Jalan Siliwangi – belok kiri di seberang PDAM ke arah Lawang Gintung – lurus menuju Jalan Pahlawan – Empang – Mal BTM – Belok kiri ke Ir H Djuanda.

Titik asal:
Terminal Baranangsiang
Tujuan:
Plaza Jambu Dua

Rute:
-Belok kanan menuju Tugu Kujang lurus menuju Jalan Pajajaran – Plaza Jambu Dua.

Keterangan:
-Traffic light Tugu Kujang diaktifkan kembali
-Simpang RS PMI tetap bisa keluar masuk
-Perubahan arus Jalan Malabar 1 dan Malabar 2. Jalan Malabar 1 yang semula keluar, menjadi arah masuk. Malabar 2 yang semula masuk menjadi keluar.
-Tak ada pengalihan arus di Jalan Ahmad Yani, Jalan Pemuda, Jenderal Sudirman, dan Jalan Jalak Harupat.

Dana Kapitasi Mencuat, Dinkes Panggil Korwil Puskesmas

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor dikabarkan memanggil sejumlah koordinator wilayah (korwil) Puskesmas yang ada di wilayah  Kabupaten Bogor, Rabu (26/4/2023). Pemanggilan ini disinyalir terkait Gerakan Nasional Padjadjaran (Genpar) yang menemukan Dinkes diduga melakukan praktik tidak sehat yang berkenaan dengan pelaporan data fiktif home visit dan konseling pada setiap Puskesmas yang berada di Kabupaten Bogor.

Perihal pemanggilan ini koordinator wilayah Jasinga dr. M. Arvid Syuhada ketika dikonfirmasi membenarkan korwil diminta datang ke Dinkes. Namun dia tidak tahu pasti apalah pemanggilan itu terkait dana kapitasi atau hanya silaturahmi karena masih dalam suasana Lebaran.

“Ya benar hari ini kami bersama korwil lainnya disuruh datang ke Dinkes Kabupaten Bogor,” kata dr. Arvid Syuhada.

Kepala Puskesmas Cigudeg yang juga koordinator wilayah yang membawahi Puskesmas di Kecamatan Jasinga, Tenjo, Sukajaya, Cigudeg, serta Kecamatan Nanggung ini memastikan pertemuan ini sudah pasti silaturahmi.

“Ada kemungkinan juga pembahasan soal bergulirnya pemberitaan kemarin,” ujarnya.

Dia menjelaskan dari 101 Puskesmas di Kabupaten Bogor, terbagi 5 koordinator wilayah dan yang dipanggil ke Dinkes itu hanya para korwilnya saja.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Genpar Sambas Alamsyah menduga Dinkes melakukan praktik tidak sehat yang berkenaan dengan pelaporan data fiktif home visit dan konseling pada setiap Puskesmas yang berada di Kabupaten Bogor dan bakal melaporkan perihal temuannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami sudah mengantongi bukti dugaan praktik manipulasi mark up data melalui aplikasi pcarejkn.bpjs

-kesehatan.go.id,” kata Sambas Alamsyah kepada Jurnal Bogor, Senin (24/4).

Dijelaskan Sambas, berdasarkan hasil investigasinya, bahwa jumlah dokter dan tenaga ahli di setiap Puskesmas yang ada ini sangat amat terbatas, akan tetapi tidak berbanding dengan tindakan dan penyajian laporan yang disampaikan.

Jadi kata dia, sistem yang berlangsung beberapa tahun kebelakang ini terindikasi merugikan keuangan negara hingga mendekati ratusan miliar rupiah per tahunnya. Karena relevansi dari pelaporan pencapaian, sehingga cairlah alokasi anggaran yang disebut dengan uang kapitasi yakni sistem pembayaran yang dilaksanakan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) khususnya perawatan rawat jalan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Terkait dugaan itu, menurut dia, tidak menutup kemungkinan adanya kongkalingkong antara Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

** Arip Ekon

Mantai yuk, The Jungle Buka Wahana Baru Nuansa Pantai

0

Bogor | Jurnal Bogor
Masih dalam suasana Lebaran, berbagai program menarik sudah disiapkan oleh The Jungle Waterpark Bogor (The Jungle). Kali ini The Jungle mengusung tema “Meraya Lebaran” yang akan memberikan keseruan lebih banyak lagi dengan berbagai acara menarik selain keseruan bermain wahana air. 

Resza Adikreshna, selaku Direktur Utama PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk, pengelola The Jungle, mengatakan, pada Lebaran kali ini The Jungle membuka wahana baru yaitu “Jungle Beach”. Wahana ini akan memberikan pengalaman dalam suasana ala tepi pantai.

“Nuansa pantai akan anda rasakan saat berada di area ini. Ada juga café tempat bersantai dengan sajian menu khas ala liburan ke pantai. Di wahana ini juga ada area permainan pasir untuk anak-anak yang bisa menjadi ajang keseruan bersama keluarga,” jelas Resza.

Di Lebaran kali ini, The Jungle memberikan harga khusus Rp. 110.000 per orang. Berlaku setiap hari selama periode tanggal 22 April – 1 Mei 2023.  “Pembelian tiket bisa langsung di loket saat kedatangan atau dipesan online melalui website resmi The Jungle, www.thejungleadventure.com,“ jelasnya.

Untuk menambah keseruan selama libur Lebaran, The Jungle akan menghadirkan berbagai atraksi menarik di panggung utama seperti live music, mascot dan cosplay, tari piring, Arabian dance, akrobatik, theater show dan fun aerobic. Tidak cuma itu, akan ada banyak hadiah menarik. 

“Ada banyak hadiah langsung disiapkan untuk para pengunjung diantaranya barang elektronik seperti TV, kipas, rice cooker, alat rumah tangga dan lain-lain,” tuturnya. Resza menambahkan selama musim libur Lebaran, The Jungle beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 s/d 18.00 WIB.

The Jungle memiliki banyak wahana air diantaranya Kiddy Pool, Racer Slide, Tower Slide, Lazy River, Leisurepool, Wave pool dan Kolam Air Hangat. Fasilitas lainnya yang berada di The Jungle yaitu food court, P3K, cabana, loker, pelampung, toilet, kamar bilas, ATM  serta mushola.

Handy Mehonk | **

Terkait Dana Kapitasi, Genpar Temukan Dugaan Kejanggalan Ditubuh Dinkes

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor diduga melakukan praktik tidak sehat yang berkenaan dengan pelaporan data fiktif home visit dan konseling pada setiap Puskesmas yang berada di Kabupaten Bogor.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Gerakan Nasional Padjajaran (Genpar) Sambas Alamsyah yang bakal melaporkan Dinkes ke lembaga anti rasuah di Jalan Kuningan Jakarta Selatan.

“Kami sudah mengantongi bukti dugaan praktik manipulasi mark up data melalui aplikasi pcarejkn.bpjs

-kesehatan.go.id,” kata Sambas Alamsyah kepada Jurnal Bogor, Senin (24/4).

Dijelaskan Sambas, berdasarkan hasil investigasinya, bahwa jumlah dokter dan tenaga ahli di setiap puskesmas yang ada ini sangat amat terbatas, akan tetapi tidak berbanding dengan tindakan dan penyajian laporan yang disampaikan.

Jadi kata dia, sistem yang berlangsung beberapa tahun kebelakang ini terindikasi merugikan keuangan negara hingga mendekati ratusan miliar rupiah per tahunnya.

Karena relevansi dari pelaporan pencapaian, sehingga cairlah alokasi anggaran yang disebut dengan uang kapitasi.

“Kapitasi itu adalah sistem pembayaran yang dilaksanakan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) khususnya perawatan rawat jalan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Terkait dugaan itu, menurut dia, tidak menutup kemungkinan adanya kongkalingkong antara Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Dan terkait ini kita menemukan kejanggalan kejanggalan yang layak ditindak lanjuti lebih jauh, karena dalam hal ini yang dapat dirugikan masyarakat juga,” kata dia.

Sambas menilai, kejanggalan-kejanggalan tersebut yang begitu mencolok adalah terkait pelayanan home visit yaitu pelayanan dari Puskesmas ke rumah-rumah warga dan pelayanan konseling, serta pelayanan terhadap warga yang datang ke Puskesmas.

“Kita menemukan data, ada sekitar 400 orang yang dilaporkan menerima pelayanan home visit dan konseling namun setelah kita pelajari itu tidak masuk diakal dengan asumsi dokter dan tenaga ahli yang tersedia,” papar Sambas.

“Karena, dari jumlah dokter atau tenaga ahli yang ada di setiap Puskesmas itu terbatas, jadi kalau merujuk data tersebut mereka harus bekerja hingga sembilan jam sedangkan di lapangan kita tahu sendiri seperti apa,” sambungnya.

Genpar yang belum lama ini  melaporkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor ke lembaga anti rasuah kini dalam proses menegaskan, juga akan segera melakukan pelaporan Dinkes ke KPK.

“Akan kita tindak lanjuti dan tentunya kita siap membuat pelaporan ke KPK,” tegasnya. 

Sementara itu, salah satu staf puskesmas di wilayah  Kabupaten Bogor yang enggan menyebut namanya, membenarkan bahwa anggara dana kapitasi tidak transparan dalam pengalokasiannya.

“Yang saya tahu, memang tidak transparan dalam pengalokasiannya, sebab anggaran dana kapitasi hanya diketahui oleh bendahara dan Kepala Puskesmas (Kapus) itu sendiri,” singkatnya.

Sementara Dinkes ketika dikonfirmasi via WhatsApp melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) dr. Agus Fauzi enggan memberikan penjelasan dan tak merespons.

Seperti diketahui, perihal sanksi korupsi ini cukup berat sebagaimana diatur UU No. 31 tahun 1999 pasal 2 ayat 1 jo pasal tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP subsider pasal 3 jo pasal 18 UURI 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

** Arip Ekon/Andres

Jatuh Usai Bersenggolan dengan Angkot, Pengendara Motor Tewas Terlindas Bus MGI

0

Ciampea | Jurnal Bogor

Dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Raya Cikampak, Ciampea, Kabupaten Bogor, Senin (24/04/2023).

Dalam rekaman video yang beredar, dua orang tersebut terlindas oleh roda belakang bus berwarna biru.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Terminal tipe B Leuwiliang Wahyu bahwa kendaraan yang terlibat adalah bus Maya Gapura Intan (MGI).

“Iya, lebih jelasnya ke polsek atau ke unit laka,” katanya.

Informasi yang didapat, kronologi kecelakaan lalulintas tersebut berawal dari kendaraan roda dua di kendarai korban yang merupakan pasangan suami istri warga Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang dari arah Bogor menuju Leuwiliang.

Sesampainya di tempat kejadian, kendaraan roda dua bermaksud mendahului bus MGI. Namun bersenggolan dengan Angkot sehingga hilang kendali dan terlindas ban belakang bus. 

“Kronologis, kendaraan roda dua, arah Leuwiliang menuju Bogor bermaksud mendahului bus MGI dan bersenggolan dengan Angkot dari arah Bogor menuju Leuwiliang sehingga pengendara motor hilang kendali dan terlindas ban belakang bus,” dalam keterangan yang didapat.

Pasangan suami-isteri berinisial T dan I dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian, kini korban telah dibawa ke RSUD leuwiliang.

Kasus tersebut saat ini dalam penanganan pihak kepolisian unit laka Polsek Dramaga.

“Sudah dibawa ke laka lantas Dramaga, korban dibawa ke RSUD leuwiliang. Sedangkan bus dibawa ke laka Dramaga penanganannya sama laka Dramaga,” kata Kanit lantas Polsek Ciampea Iptu  Lalu Nasrun melalui pesan WhatsApp.

** Andres

Berbagi Ala PT SBI Narogong di Bulan Suci Ramadan 1444H

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor

Kepedulian terhadap sahabat difabel, anak-anak yatim piatu dan kaum duafa merupakan salah satu cara memastikan perwujudan lingkungan yang inklusif. Sejalan dengan komitmen global Sustainable Development Goals (SDGs) untuk memastikan tidak ada satupun kelompok yang tertinggal (no one left behind) dalam proses pembangunan.

Di sekitar area operasional PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong, masih terdapat anak-anak yatim piatu, sahabat difabel dan kaum duafa yang memerlukan perhatian khusus agar dapat membantu meningkatkan kualitas hidup mereka.

Salah satu warga yang berasal dari kelompok Sahabat Perempuan Kepala Keluarga Berdaya (Sartika Berdaya) – program binaan SBI Pabrik Narogong, Reni Pujiasih menyampaiakan, dirinya pernah merasakan perjuangan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dalam kekurangan.

Menurutnya, Sebelum tergabung dengan kelompok Sartika Berdaya, Reni seringkali mengalami kesulitan hingga terpaksa menjual rumah. Namun berkat kerja keras, keinginan yang kuat serta semangat pantang menyerah untuk menghidupi keluarga dengan sebaik-baiknya, dia berhasil memiliki kehidupan yang layak.

” Di kelompok ini saya mendapatkan banyak pengalaman berharga mulai dari bimbingan dan pelatihan untuk mengelola kondisi ekonomi hingga pendampingan dan pemberian stimulan usaha yang membantu dan merubah kehidupannya,” paparnya kepada Jurnal Bogor, Rabu (18/4/23).

Selain keterlibatan dalam program pemberdayaan masyarakat, sambung Reni, dirinya juga merasakan manfaat lainnya dari program-program yang diberikan oleh SBI Pabrik Narogong, salah satunya adalah dengan menjadi penerima santunan dan paket sembako di bulan suci Ramadan.

“Saya sangat berterima kasih atas apa yang diberikan oleh SBI Pabrik Narogong kepada kami. Tidak hanya pendampingan dan pembinaan dalam program, namun juga kepedulian dari Perusahaan yang telah berbagi berkah di bulan suci Ramadan tahun ini,” ujarnya.

Sementara, General Affairs & Community Relations Manager SBI Pabrik Narogong, Nur Lailiyah mengatakan Sebagai perusahaan BUMN yang tumbuh dan besar bersama masyarakat, SIG bersama anak usahanya menggelar kegiatan Safari Ramadan 1444H di seluruh wilayah operasional Perusahaan yakni Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Sulawesi Selatan.

” SBI Pabrik Narogong memberikan santunan kepada 160 anak yatim dan sahabat difabel, 2700 paket sembako untuk fakir miskin dan kaum duafa yang berada di sekitar area operasional, serta bantuan karpet untuk sarana ibadah di 9 masjid sekitar Pabrik Narogong yang dilakukan sejak tanggal 10-14 April 2023,” ungkapnya.

Selain itu SBI, lebih lanjut Laily menjelaskan, SBI juga menyelenggarakan kegiatan Tarling (Tarawih keliling) dan pembagian takjil bersama masyarakat sekitar pabrik.
Berbagi di bulan suci Ramadan menjadi salah satu bentuk pengamalan untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat sekitar.

“Ramadan adalah buIan penuh kemuliaan yang menjadi momentum untuk menebar kemanfaatan bagi sesama. Sebagai salah satu bentuk komitmen dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), kami berupaya untuk memberikan kebahagiaan dalam bentuk apapun yang dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan mereka. Semoga kita dapat terus mempraktikkan nilai-nilai kebaikan di dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Nur Lailiyah.

Untuk diketahui, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, agregat dan layanan pengelolaan limbah yang mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh), dengan total kapasitas 14,8 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2.000 orang. 

** Nay Nur’ain

Diguyur Hujan Tiga Jam, Terminal Leuwiliang Kebanjiran Digenangi Air

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Banjir tersebut karena saluran drainase meluap ke jalan hingga ke pemukiman warga dan menggenangi area terminal Leuwiliang setinggi 15 cm.

Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi yang terjadi sekitar pukul 19:00 hingga pukul 21: 00 wib itu. Saluran air yang berada depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang dan Terminal diduga tidak berfungsi dengan baik itu, tidak kuat menampung debit air yang begitu deras sehingga mengalami kebanjiran cukup lama.

Akibatnya, air yang banjir setinggi 15 senti meter itu merendam beberapa pertokoan, warung angkringan kopi hingga masuk ke pemukiman padat penduduk warga Leuwiliang.

Bahkan, dua pemotor asal Bagoang yang hendak mengambil obat ke RSUD Leuwiliang motornya mengalami mogok karena bagian mesin di motor mereka terendam air. Beberapa kendaraan bermotor yang tengah parkir depan pertokoan pun terjatuh.

Sejumlah warga terlihat yang sedang memindahkan gerobak mereka pun sempat kesulitan karena debit air tinggi dan dikhawatirkan terperosok.

“Lumayan bang tadi malem sekitar jam 7 abis buka puasa hujannya cukup deras sampai banjir. Diperkirakan ada kali dua jam mah hujannya, bahkan dua motor juga ada yang mogok yang mau ngambil obat ke rumah sakit, katanya sih dari Bagoang,” ujar warga, Jaji Sarjilah.

Jaji Sarjilah yang mempunyai toko angkringan kopi itu juga menyampaikan, bahwa wilayah tersebut kerap kali sering kebanjiran pada saat turun hujan. Dan itu menjadi wilayah langgan kebanjiran.

“Disini mah rutin bang banjir terus kalau ujan deras turun, kayaknya sih dari saluran airnya yang kurang fungsi dengan baik atau mungkin ada penumpukan sampah yang nyangkut. Yaa.. kalau saya sih berharapnya supaya ada perbaikan atau pemeliharaan saluran airnya dari pihak terkait, supaya tidak jadi langganan banjir,” tukasnya.

Sementara para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di perlintasan Jl. Raya Pasar Leuwiliang yang terendam banjir tersebut harus ekstra berhati-hati karena debit air yang merendam jalan cukup tinggi.

Sementara, Kepala Terminal tipe B Leuwiliang Wahyu menjelaskan, tergenangnya area terminal disebabkan oleh saluran air di depan RSUD Leuwiliang sempit dan tersumbat oleh sampah.

Kata dia, area tersebut setiap kali hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi banjir. Kendati saat ini genangan banjir cepat surut, tidak seperti sebelumnya genangan banjir hingga berhari-hari.

“Kalau sekarang ketika banjir itu cepat surutnya karena, tidak seperti tahun tahun sebelumnya, kalau banjir genangannya berhari-hari,” katanya.

** Andres

Warga Pasirgintung Lakukan Santunan Anak Yatim

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Pada momentum bulan suci Ramadhan 1444 hijriah, warga di lingkungan Kampung Pasirgintung RT 03 RW 04 Desa Batutulis, Nanggung Kabupaten Bogor menggelar santunan anak yatim dan buka puasa bersama.

Panitia penyelenggara Tuti Hartati memparkan kegiatan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian antar sesama agar mereka anak yatim dapat merasakan kebahagian pada bulan yang penuh berkah ini. Terlebih untuk membantu meringankan beban masyarakat menjelang lebaran.

Acara berlangsung di lapangan Multifungsi Pemersatu kampung Pasirgintung, dengan sederhana penuh antusias masyarakat.

“Alhamdulillah santunan terhadap puluhan anak yatim ini berlangsung lancar,” kata ketua panitia Tuti, kepada wartawan. Selasa (18/04/2023).

Dia mengatakan, kegiatan santunan setiap tahun dilaksanakan di bulan puasa. Akan tetapi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana saat ini masyarakat cukup antusias dan mendukung.

“Kita memang harus menyantuni, dan yang terbaik adalah kita harus pandai merasa. Merasakan bagaimana pedihnya ditinggalkan orang tua,” ucap dia dalam sambutannya.

Jadi kata dia, dukungan untuk kesuksesan acara tersebut juga keterlibatan para donatur diantaranya donatur dari perusahaan Djarum Coklat, Air mineral Moyasyifa dan PT. Sinar Pinsenwen Bentonit yang berada di wilayah sekitar.

“Kami ucapkan terimakasih untuk donatur santunan yatim, antara lain Kapolsek Nanggung, Pemerintah Desa Batutulis Sekdis Kesehatan Kabupaten Bogor, Kepala Puskesmas Leuwisadeng dan Puskesmas Nanggung.

Berikut para donatur lainnya serta keterlibatan peran serta masyarakat kami ucapkan terimakasih banyak.” tuturnya.

“Suksesnya acara ini selain keterlibatan warga Kampung Pasirgintung juga para donatur yang membantu. Mudah-mudahan para donatur dan masyarakat ini kami do’akan semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi ladang pahala bagi kita semua,” jelasnya.

Dia berharap, kegiatan sosial tersebut berkelanjutan. Karena, sangat membantu yang membutuhkan. “Kita berharap kegiatan untuk menyantuni anak yatim terus berkesinambungan,” katanya.

** Andres

Antam Santuni Ratusan Yatim dari 12 Desa

0

Nanggung | Jurnal Bogor

PT. Antam Tbk.UBPE Pongkor dalam program Safari Ramadhan 1444 Hijriyah tahun 2023 ini, kembali menyantuni 300 anak yatim dari 12 desa, Kamis (13/04/23), yakni anak yatim asal 11 desa di Nanggung, dan 1 desa dari Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Santunan anak yatim yang rutin dilaksanakan Antam di setiap Ramadhan tersebut, merupakan bentuk perhatian yang diberikan pihak perusahaan kepada warga masyarakat di ring satu dan ring dua produksi, yakni sebagai bentuk kepedulian perusahaan melalui program Corporate Responcibility (CSR).

Business Support Senior Manager PT. Antam Tbk.UBPE Pongkor Reta Prastyo mengatakan, santunan kepada anak-anak yatim yang tinggal di sekitar ring satu dan ring dua produksi Antam adalah agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun, khususnya di bulan Ramadhan.

“Untuk jumlah anak yatim yang disantuni PT. Antam Pongkor tahun ini sebanyak 300 anak yang berasal dari 12 desa,” kata Reta Prastyo.

Ditambahkannya, program santunan anak yatim tersebut, merupakan program khusus Antam yang anggarannya berasal dari CSR.

“Selain santunan anak yatim, pada tiga hari sebelumnya, Antam juga memberikan bantuan paket sembako sebanyak 1500 kantung kepada masyarakat kurang mampu di 12 desa. Dan semoga kepedulian yang Antam berikan ini dapat bermanfaat,” ujarnya.

Sementara Camat Nanggung Ae Saefuloh menyampaikan terimakasihnya kepada salah satu perusahaan BUMN tersebut yang selalu rutin memperhatikan masyarakat Nanggung.

“Kami sangat berterimakasih kepada Antam yang terus menerus memberikan perhatiannya kepada masyarakat Nanggung, khususnya kepada warga kurang mampu serta anak anak yatim. Terlebih lagi perhatian yang diberikan untuk kemajuan pembangunan wilayah Nanggung,” tandasnya.

** Andres