24.1 C
Bogor
Monday, April 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 586

Diduga Belum Kantongi IMB, Pengawas Akan Turun ke Yayasan Riyadhul Huda

0

Ciawi|Jurnal Bogor

Pengawas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penataan Bangunan 2 Wilayah Ciawi akan melakukan pengecekan ke lokasi Yayasan Riyadhul Huda. Hal itu untuk memastikan keberadaan yayasan yang bergerak di dunia pendidikan berlokasi di Desa Citapen, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor tersebut, sudah mengantongi perizinan.

Kiki, pengawas UPT Penataan Bangunan 2 Wilayah Ciawi menyatakan, pihaknya akan segera turun langsung ke lokasi Yayasan Riyadhul Huda agar informasi yang didapat tidak simpang siur.

“Saya ingin memastikan apakah laporan terkait bangunan di yayasan itu belum mengantongi perizinan terutama Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau belum. Makanya saya akan datangi yayasan tersebut,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (12/6).

Saat ditanya apakah dari pihak Yayasan Riyadhul Huda sudah pernah datang ke UPT untuk memberitahukan legalitas izin yang sudah dimiliki, Kiki mengatakan, belum pernah ada dari pihak yayasan datang ke UPT. Sehingga, diduga kuat keberadaan yayasan yang sudah lama beroperasi di wilayah Ciawi itu, tidak memiliki perizinan IMB dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

 “Kepastiannya nanti setelah kami mendatangi yayasan dan menanyakan kepada pemilik atau ketua nya,” ungkap aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kabupaten Bogor.

Kiki menambahkan, sebelum turun ke lokasi dan mengecek kepemilikan legalitas perizinan, terlebih dulu pihaknya akan melayangkan surat pemberitahuan kepada pemilik yayasan   agar mempersiapkan segala bentuk legalitas yang sudah ada untuk dilakukan pengecekan.

“Surat pemberitahuan nya nanti akan saya informasikan lagi,” imbuhnya.

Informasi didapat Jurnal Bogor, keberadaan Yayasan Riyadhul Huda yang merupakan milik Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciawi itu, diduga belum mengantongi IMB.

“Yang saya tahu izin bangunannya tidak ada. Dan memang Yayasan Riyadhul Huda pemiliknya Ketua MUI kecamatan,” papar salah seorang Satpol PP Kecamatan Ciawi yang namanya tidak mau disebutkan.

Sementara pemilik Yayasan Riyadhul Huda, KH. Badru Kamal Ma’mun saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak membalas enggan memberikan penjelasan.

** Dede Suhendar

Bersumber Dari P3-TGAI, Saluran Air Puluhan Hektar Sawah di Batukembar Diperbaiki

0

Caringin|Jurnal Bogor

Petani di Desa Ciderum, Caringin, Kabupaten Bogor, khususnya yang berada di Kampung Batukembar mengaku sangat terbantu adanya Pelaksanaan Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di wilayahnya. Sebab, melalui program dibawah Direktorat Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kemen PUPR) tersebut, kondisi area sawah mereka dipastikan tidak akan lagi kekurangan pasokan air.

Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tunas Mekar 1 Desa Ciderum, Asep mengatakan, perbaikan saluran air yang berasal dari Daerah Irigasi (DI) Pancawati ini, sangat diinginkan para petani. Pasalnya, paska terjadi longsor beberapa waktu lalu di lokasi hulu saluran air DI Pancawati, area sawah yang luasnya mencapai 28 hektar mulai dari Kampung Batukembar hingga perbatasan Desa Cimande Jaya ini, selalu kesulitan mendapatkan pasokan air.

“Kondisi saluran air yang belum dibangun tempat penahan tanah (TPT), mengakibatkan terjadi kebocoran, sehingga aliran air dari hulu terkadang tidak sampai ke hilir,” katanya kepada Jurnal Bogor.

Selain belum dibangun nya TPT di sepanjang saluran air disini, lanjutnya, kondisi di lokasi hulu saluran air DI Pancawati yang perbaikannya hanya dengan menggunakan drum setelah terjadi longsor, sangat berpengaruh terhadap kelancaran aliran air yang setiap harinya dipergunakan para petani.

“Makanya begitu mengetahui akan ada perbaikan saluran air satu-satunya untuk mengaliri area sawah mereka, semua petani atau pemilik sawah sangat gembira dan antusias sekali mendukung program dari Kemen PUPR ini,” ujar Asep.

Asep pun menyatakan, pembangunan P3-TGAI sepanjang 400 meter dengan tinggi 1 meter dengan anggaran 195 juta yang diterimanya, sepenuhnya dikerjakan oleh masyarakat setempat dengan menerapkan sistem padat karya.

“Semua pekerja warga setempat, tidak ada satu pun yang berasal dari luar kampung maupun desa,” paparnya.

Asep mengaku, diserahkannya semua pelaksanaan pembangunan kepada masyarakat, dinilai sangat efektif dan keputusan yang benar. Karena, dalam pelaksanaan pengerjaannya, para pekerja lebih mengutamakan kualitas.

“Lihat saja kondisi bangunannya, benar-benar rapih, kokoh dan tidak asal-asalan,” jelasnya.

Namun, Asep berharap, Dirjen Sumber Daya Air segera mengelontorkan anggaran tahap kedua P3-TGAI sebesar 30 persen yang sampai saat ini belum juga diterimanya. Padahal, untuk menyelesaikan pembangunan proyek saluran air hingga mencapai 80 persen, pihaknya harus meminjam biaya kemana-mana.

“Jujur saya pusing, banyak yang nagih karena untuk membayar upah pekerja saya pinjam dulu ke teman. Belum lagi hutang ke toko material, biar pekerjaan cepat beres saya terpaksa ngutang dan sekarang sudah ditanyain terus,” akunya.

Sementara, Isun, warga Kampung Batukembar yang juga pemilik lahan sawah merasa senang dan berterimakasih kepada pemerintah dalam hal ini Kemen PUPR. Adanya proyek P3-TGAI di wilayahnya, sangat membantu para petani.

“Setelah proyek ini selesai, kami berharap agar ada bantuan lanjutan untuk perbaikan saluran air DI Pancawati yang kondisinya masih menggunakan drum setelah terjadi longsor. Bagaimana pun, saluran air ini satu-satunya akses untuk mengaliri area sawah kami,” tukasnya.

** Dede Suhendar

KSP SB Komitmen Kembalikan Dana Anggota

0

Jurnalinspirasi.co.id – Terdakwa kasus Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP-SB) mengaku, telah berupaya menjual seluruh aset untuk mengembalikan dana anggota.

Hal itu diungkapkan terdakwa Dang Zaeny dalam sidang yang dipimpin Ketua Majlis Hakim Rosnainah, Anggota Ummi Kusuma putri dan Daniel Mario halashon sigalingging, di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Bogor, Jumat (9/6).

Terdakwa menjelaskan, bahwa sejak berdiri tahun 2004 KSP SB berjalan dengan baik dan tanpa kendala, sehingga KSP SB dipercaya masyarakat dan jumlah anggota meningkat mencapai lebih dari 181 ribu anggota seluruh pulau Jawa baik anggota yang penyimpan maupun anggota yang meminjam.

Menurutnya, KSP SB mulai goyang pada tahun 2019 terimbas kasus Indosurya. Semua upaya menyelamatkan KSP SB sudah dilakukan. Namun bersamaan juga terjadi pandemi covid-19. Sehingga, beban makin berat karena ada rush.

Tak hanya itu kata Zaeny, konsentrasi upaya penyelamatan diperburuk dengan adanya gugatan dari anggota baik perdata maupun pidana. “Kami tidak bisa fokus, karena harus memenuhi panggilan polisi setiap Minggu,”

Dia menjelaskan, aset KSP SB Rp2,1 triliun berdasarkan hasil Rapan Anggota Tahunan (RAT) 2019. Dan RAT merupakan wadah tertinggi koperasi dan perhitungan itu sudah memakai auditor.

“Saya ingin kasus ini cepat selesai dan semua aset dijual untuk membayar simpanan anggota,” ungkapnya.

Sementara terdakwa lainnya, Iwan Setiawan di hadapan majlis hakim mengaku, bahwa menginginkan kasus tersebut cepat selesai dan berkekuatan hukum tetap. Dengan demikian aset bisa dijual untuk membayar anggota.

“Karena berbagai upaya menyelamatkan KSP SB sudah dilakukan, saat sudah ada calon investor akhirnya mundur sebab aset disita. Bagi anggota di daerah yang ada aset KSB silahkan bantu untuk jual, supaya bisa mengembalikan dana anggota,” ujar Iwan

Menurut Iwan, dengan adanya laporan oleh anggota ke polisi membuat fokus pengurus koperasi terpecah belah. Sebab ada sekitar lima kepolisian daerah (POLDA) menerima laporan dari anggota KSP SB sehingga pengurus harus sibuk memenuhi panggilan tersebut.

Dan hal itu membuat pengurus kesulitan mengambil langkah-langkah penyelamatan KSP SB secara efektif. laporan tersebut belum termasuk puluhan laporan di tingkat Polresrabes, LSM dan lembaga lainnya.

“Saya secara pribadi berkomitmen membayar semua kewajiban kepada anggota. Nilai piutang kami ditambah aset cukup melunasinya,” ucap Iwan.

Sementara itu, Humas KSP SB Dede Suherdi menyatakan tahun ini KSP SB akan mengadakan RAT. Di Forum tertinggi itu terserah anggota bagaimana kelanjutan koperasi ini. “Kami serahkan kepada keputusan RAT, mau dilanjutkan atau tidak,” ujarnya.

Dijelaskan Dede, bahwa prinsip koperasi itu jelas dari dan untuk anggota. Kalau untung untuk anggota, kalau rugi untuk anggota. Koperasi bukan perbankan. Menurutnya, penjualan aset jaminan dinilai relatif lebih tidak sulit dibandingkan menjual aset yang memiliki atas nama KSP Sejahtera Bersama.

“Aset atas nama koperasi sulit dijual karena calon pembeli pada takut dan menunggu putusan pengadilan untuk kepastian hukumnya,” tandas dia.* Fredy Kristianto

NYATA!!!  Antisipasi Perubahan Iklim, Kementan Terapkan Pertanian Modern Smart Farming

0

Padang | Jurnal Bogor

Salah satu upaya Kementerian Pertanian untuk mengantisipasi perubahan iklim adalah memaksimalkan pertanian modern, Smart Farming.

Hal ini diungkapkan dalam Bertani On Cloud (BOC) Volume 227, Edisi Penas XVI, yang dilaksanakan dari area Gelar Teknologi di Mobil Unit Ngobras.

Tampil sebagai narasumber Kepala Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung Roni Angkat dan Ketua P4S Swen Inovasi Mandiri Jawa Barat Sri Wahyuni.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, perubahan iklim tidak bisa ditangani dengan cara yang biasa-biasa saja.

“Karena, perubahan iklim bisa mengancam hasil pertanian. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi serta terobosan untuk menghadapinya. Salah satunya melalui Smart Farming,” jelasnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan Kementan telah memiliki program untuk menanggulangi ancaman krisis pangan global, perubahan iklim dan dampak el nino dalam produksi dan penyediaan pangan.

“Salah satunya dengan menerapkan smart farming, dengan efisiensi sumber daya seperti pemakaian air untuk lahan pertanian dan pemakaian pupuk organik yang ramah lingkungan,” katanya.

Dedi menambahkan, dengan smart farming harapannya dampak perubahan iklim dan el nino dapat diminimalisir. “Selain itu produksi pangan terjaga efisiensi meningkat dan ramah lingkungan,” katanya.

Ia menambahkan, Penas XVI Padang menjadi ajang menyebarkan informasi inovasi terknologi terkait mengenai varietas unggul baru, alat mesin teknologi pertanian dan sistem pertanian modern seperti smart farming.

“Dua narasumber kita ini juga sudah mempraktekan smart farming, satu dari UPT Badan SDM dengan Roni angkat sebagai pengerak nya dan P4S sebagai pusat pembelajaran dari, oleh dan untuk petani Sri Wahyuni,” katanya.

“Smart Farming itu mudah, dan tidak mahal, itu yang mau kita tunjukan disini. tambahnya.

Smart Farming adalah Solusi Pertanian Modern dalam mengantisipasi Perubahan Iklim dan Ancaman Krisis Pangan Global

Kepala Bapeltan Lampung Roni Angkat menjelaskan, tujuan menampilkan smart farming pada Penas teknologi untuk memperkenalkan kepada petani dan masyarakat Indonesia bahwa pertanian modern itu tidak harus mahal dan sulit sehingga membutuhkan keterampilan khusus.

Menurutnya, Modern Smart Farming, Low Cost Precision, merupakan metode pengembangan pertanian cerdas dimana teknologi Ini menggunakan Internet of Thing (IoT), yang dapat mendukung kegiatan pertanian

“Kami sebagai UPT BPPSDMP mengembangkan Teknologi Low Cost Smartfarming di Balai Pelatihan Pertanian Lampung. Harapannya petani, penyuluh dan masyarakat yang hadir pada penas dapat mengetahui manfaat metode smart farming dan menerapkan,” katanya

Ketua P4S Swen Inovasi Mandiri, Jawa Barat Sri Wahyuni, menjelaskan jika P4S merupakan lembaga pelatihan pertanian dan pedesaan yang didirikan, dimiliki, dikelola oleh petani secara swadaya baik perorangan maupun berkelompok.

P4S diharapkan dapat secara langsung berperan aktif dalam pembangunan pertanian melalui pengembangan sumber daya manusia pertanian dalam bentuk pelatihan/permagangan bagi petani dan masyarakat di wilayahnya.

“P4S Swen Inovasi Mandiri telah mengembangkan smart farming mengembangkan usaha dengan konsep Small Scale Integrated Farming System dengan Zerowaste yaitu pertanian terpadu tanpa meninggalkan sisa atau sampah,” ujarnya.

“Pertanian terintegrasi, pertanian yang konsepnya kembali ke Alam, sangat natural dan ramah lingkungan. Bagaimana mengolah kotoran ternak menjadi bahan pupuk organik, yang kemudian dimanfaatkan untuk memupuk tanaman, itu konsep kembali kealam dari kita ujarnya lagi.

“Semua dapat termanfaatkan dan mempunyai nilai tambah ekonomi bagi petani, dengan kepemilikan lahan yang tidak terlalu luas menjadi satu rangkaian value chain untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, P4S Swen Inovasi Mandiri hadir di Penas untuk memperlihatkan model smart farming merupakan metode bertani yang efektif, dan ramah lingkungan.

**ppmkp

Memprihatinkan, Tiga Warga Padati Mondok Alami Kelumpuhan

0

Cibungbulang | Jurnal Bogor

Tiga warga di RW 08, Kampung Padati Mondok, Desa Ciaruteun Ilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor kondisinya saat ini cukup memprihatinkan.

Subur

Pasalnya, ketiganya yakni Arip Saripudin(43), Narta (56) dan Subur (30) kondisinya tidak bisa jalan atau lumpuh.

Saat ini ketiganya membutuhkan uluran tangan seperti kursi roda dan permodalan usaha untuk menghidupi kebutuhan sehari-harinya.

Ketua RW 08 Ahmad menjelaskan, dua diantaranya sudah memiliki keluarga dan sekarang ini sudah tidak bisa beraktivitas lagi.

“Ya, ketiganya warga saya di RW 08, yang bernama Narta itu sakit lumpuhnya baru 7 bulanan. Kalau yang Arip Saripudin sudah tahunan sakitnya, sementara Subur yang paling muda anak yatim piatu dari sejak kecil,” katanya saat dihubungi wartawan, Senin (12/06/2023).

Untuk menghidupi sehari-harinya, kata Ahmad, terpaksa para Istri yang mencari pekerjaan dengan cara menjadi calo pengikat sayuran kangkung di wilayah tersebut.

“Arip Saripudin baru punya anak satu masih sekolah dasar. Jadi istrinya nyalo ngiket-ngiket sayuran kangkung di petani. Kadang-kadang penghasilannya cuman 20 ribu setengah hari,” katanya.

Narta

Dia menjelaskan, warga bernama Narta sebelumnya kerja rongsokan. Awalnya dia mengalami keram bahkan sempat dirawat di RSUD Leuwiliang, namun hingga kini kondisi Narta maupun Arip tidak berujung sembuh bahkan menderita sakit cukup parah.

“Mereka ini bertiga masih bersaudara, sementara sakitnya yang paling parah Arip dan Narta. Mereka ini bangun juga harus dibangunin gitu,” paparnya.

Dia berharap, para dermawan ada yang mau peduli terhadap ketiga warganya tersebut. “Kita ngeliatnya kasian banget, berharap ada para dermawan yang mau membantu ketiga warga saya ini,” pungkasnya.

** Andres

Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor Napak Tilas ke Rumah Dinas Bupati Pertama

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor mengunjungi rumah dinas Bupati Bogor pertama Ipik Gandamana, di Desa Malasari, Nanggung, Kabupaten Bogor, Minggu (11/6/2023).

Kegiatan itu selain memeriahkan Hari Jadi Bogor yang ke-541, juga sebagai scout driving (latihan pengembangan fisik, dan mental).

“Kami adakan napak tilas mengenalkan sejarah kepada para anggota pramuka se-Kabupaten Nogor. Bahwa di Kabupaten Bogor ada tempat pemerintah awal pada tahun 1948,” kata Ketua Kwarcab Kabupaten Bogor Agus Ridho.

Kunjungan yang didampingi oleh para pemangku kebijakan seperti Camat Nanggung Ae Saepuloh dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor serta Kadishub, Agus menjelaskan, infrastruktur untuk menuju ke tempat bersejarah tersebut sangat rusak parah, sehingga diharapkan pemerintah untuk segera membangun infrastruktur yang layak. 

“Jalannya amat terjal sekali ditambah pas turunan amat rusak jadi harus hati – hati, mudah-mudahan kedepannya bisa secepatnya dibangun,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Malasari Andi Firdaus menyatakan, warga dan pihaknya mengeluhkan akan akses jalan menuju rumah sejarah tersebut khawatir adanya kecelakaan akibat rem blong.

“Seperti tadi kejadian banyak kendaraan yang remnya pada blong, namun alhamdulillah walapun banyak keluhan para wisatawan yang hari ini datang mereka dapat sampai ke tempat tujuan,”  paparnya.

Andi berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor untuk segera memperbaiki akses jalan yang sudah lama rusak parah tersebut.

“Mudah – mudahan akses jalan kesini segera diperbaiki karena seperti ada kegiatan seperti hari ini yang kita khawatirkan adanya kecelakaan,” pungkasnya.

** Andres

Taman Safari Indonesia Terima Penghargaan untuk Pencapaian Taman Safari dan Pelestarian Satwa Liar Terbaik dari MATFA

0

Pahang | Jurnal Bogor

Taman Safari Indonesia, taman margasatwa terkenal yang berlokasi di Indonesia, dengan bangga mengumumkan bahwa mereka telah dianugerahi penghargaan prestisius untuk Prestasi Taman Safari dan Pelestarian Satwa Liar Terbaik oleh Malaysian Association of Theme Parks and Family Attractions (MATFA).

Penghargaan terhormat mengakui komitmen Taman Safari Indonesia untuk keunggulan dalam memberikan pengalaman safari yang luar biasa bagi pengunjung sambil menunjukkan upaya teladan dalam konservasi satwa liar.

Pengakuan ini memperkuat dedikasi taman untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan mendidik masyarakat tentang pentingnya konservasi satwa liar.

Taman Safari Indonesia telah lama diakui sebagai tujuan utama bagi penggemar satwa liar dan keluarga. Taman ini menawarkan kesempatan unik bagi pengunjung untuk mengamati dan berinteraksi dengan berbagai spesies hewan di habitat aslinya.

Dari gajah dan harimau hingga jerapah dan orangutan, Taman Safari Indonesia memberikan pengalaman yang mendebarkan dan mendidik yang mempromosikan pemahaman dan apresiasi yang mendalam terhadap satwa liar.

“Kami merasa sangat terhormat menerima penghargaan terhormat ini dari Malaysian Association of Theme Parks and Family Attractions,” kata Mr. Alexander Zulkarnain, VP Media, Event and Digital Taman Safari Indonesia, Senin (12/6/2023).

“Ini adalah bukti kerja keras dan dedikasi tim kami, yang berkomitmen untuk memastikan standar tertinggi konservasi satwa liar dan pengalaman pengunjung. Pengakuan ini akan semakin menginspirasi kami untuk melanjutkan upaya kami dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi satwa liar,” sambungnya.

Inisiatif konservasi satwa liar Taman Safari Indonesia meliputi keterlibatan aktif dalam program pemuliaan, pelestarian habitat, dan kampanye kesadaran publik.

Taman secara aktif bekerja sama dengan organisasi lokal dan internasional untuk mendukung penelitian dan upaya konservasi yang berkontribusi pada perlindungan spesies yang terancam punah.

Asosiasi Taman Hiburan dan Atraksi Keluarga Malaysia adalah organisasi terkemuka yang didedikasikan untuk mempromosikan pengembangan dan pertumbuhan taman hiburan dan atraksi keluarga di Malaysia dan sekitarnya. Program penghargaan mereka mengakui pencapaian luar biasa dan menetapkan tolok ukur untuk keunggulan dalam industri ini.

Dengan pengakuan terbaru ini, Taman Safari Indonesia memantapkan posisinya sebagai taman margasatwa kelas dunia yang berkomitmen untuk memberikan pengalaman luar biasa bagi pengunjung dan berkontribusi secara signifikan terhadap upaya pelestarian satwa liar.

Taman ini tetap berkomitmen pada misinya untuk mengembangkan pemahaman dan penghargaan yang lebih besar terhadap alam sambil menginspirasi generasi mendatang untuk melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati planet kita yang kaya.

** HMS TSI Bogor

Tukul, Pelaku Pembacokan Arya Saputra Divonis Sembilan Tahun Penjara

0

Jurnal inspirasi.co.id – ASR alias Tukul, pelaku pembacokan terhadap siswa SMK Bina Warga, Arya Saputra divonis sembilan tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bogor dalam sidang putusan pada Senin (12/6).

Kepada wartawan, Humas PN Bogor, Daniel Mario mengatakan bahwa majelis hakim telah menetapkan putusan yang menyatakan bahwa ASR alias Tukul terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana lantara melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian.

“Menjatuhkan pidana kepada anak dengan pidana penjara selama sembilan tahun di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung,” katanya.

Menurut Daniel, dalam putusan majelis hakim Tukul akan menjalani pelatihan di Cileungsi Bogor selama satu tahun tepatnya di UPT Dinas Pelayanan Sosisal Bina Griya Karya Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kata Daniel, seluruh barangbukti atas kejadian tersebut akan dikembalikan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk kembali digunakan terhadap tersangka SA.

“Kemudian anak tetap ditahan dan barangbukti dikembalikan ke JPU untuk digunakan kepada perkara atas nama SA,” katanya.

Sementara itu, saat sidang berlangsung Tukul hanya terdiam dan menunduk saat majelis hakim membacakan putusannya.

Diketahui, vonis tersebut lebih berat dari tuntutan JPU, yakni selama tujuh tahun enam bulan.* Fredy Kristianto

Mantan Pemain Timnas, PON dan Porda Tidak Boleh Ambil Bagian dalam KAJARI Cup 2023

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Animo para petenis veteran di Kabupaten Bogor sangat tinggi dalam menghadapi event KAJARI Cup yang akan dilangsungkan dari tanggal 7 sampai 9 Juli 2023 di Lapangan Tenis Pendopo Bupati Bogor di Cibinong.

Namun, tidak semua petenis veteran yang ada di Kabupaten Bogor bisa ambil bagian dalam event KAJARI Cup 2023.

Pasalnya, Panitia Pelaksana event KAJARI Cup sudah membuat persyaratan atau Kriteria pemain yang bisa ambil bagian dalam event yang berkaitan dengan Hari Bhakti Adhyaksa 2023 ini.

” Pemain yang berhak tampil pada event KAJARI Cup adalah warga Kabupaten Bogor dilengkapi dengan E KTP atau ada surat keterangan domisili di Kabupaten Bogor, ” tegas Ketua Panpel KAJARI Cup 2023, H Mursidin, Senin, 12 Juni 2023.

Mursidin menambahkan, pemain atau peserta yang bekerja di Kabupaten Bogor yang dilengkapi surat domisil dari RT / RW di Kabupaten Bogor boleh ambil bagian dalam event ini.

“Para pemain yang berasal dari Klub Tenis yang jadi bagian atau klubnya sebagai anggota Pelti Kabupaten Bogor berhak ikut serta pada event KAJARI Cup 2023,” tuturnya

Sementara itu, kata Mursidin, untuk para mantan pemain PON, mantan pemain Timnas ataupun mantan pemain Porda tidak diperkenankan ambil bagian dalam event KAJARI Cup 2023.

” Event ini bersifat open bagi para petenia veteran yang ada di Kabupaten Bogor. Namun pihak Panitia tetap punya ketentuan khusus bagi pemain yang boleh dan tidak boleh ambil bagian dalam event KAJARI Cup 2023,” papar Mursidin.

Inysa Allah, tambah Mursidin, semua aturan kriteria peserta, aturan pertandingan dan drawing peserta akan ditentukan pada Teknikal Meeting pada hari Rabu 5 Juli 2023.

” Kami berharap semua peserta yang akan ambil bagian dalam event ini bisa segera mendaftarkan ke Panitia event KAJARI Cup 2023,” pungkasnya. ( asep syahmid)

Begal Partai Demokrat dan Keprihatinan Ratusan Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri

0

JURNALINSPIRASI.CO.ID – Begal termasuk begal Partai Demokrat tentu bukan hak konstitusi. Tidak ada satupun landasan konstitusi yang membenarkan tindakan begal. Begal adalah tindakan perampasan atau pengambil alihan tanpa hak terhadap suatu obyek.

Gugatan Jenderal Moedoko atas kepemimpinan Partai Demokrat benarkah itu hak konstitusi Moeldoko? 16 kali gugatan Moeldoko selalu kandas menunjukkan secara konstitusi gugatannya ditolak. Ini berarti Moeldoko melakukan upaya perampasan secara tanpa hak atas kepeminpinan Partai Demokrat.

Seperti kita ketahui, kepengurusan yang sah Partai Demokrat sampai dengan saat ini di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. Meskipun Moeldoko adalah mantan Kepala Staf TNI AD, mantan Panglima TNI tapi bagi Partai Demokrat Moeldoko bukan siapa-siapa. Moeldoko bukan kader atau anggota Partai Demokrat.

Dalam pandangan banyak orang, KLB di Deli Serdang tidak pernah ada, sehingga tidak perlu kita berbicara ada atau sah dan tidaknya pelaksanaan KLB tersebut, sehingga menjadi aneh ada orang yang bukan siapa-siapa tiba-tiba merasa menjadi Ketua Umum lalu melakukan gugatan. Sungguh itu bukan hasil pemikiran akal sehat.

Apalagi tersiar kabar bahwa para peserta KLB di Deli Serdang tersebut hadir karena dijanjikan sejumlah uang, maka tidak ada kata lain bahwa hasil Konggres Luar Biasa adalah luar biasa tidak sah.

Sekarang Moeldoko mengajukan PK ke MA atau upaya hukum yang ke 17, bila proses hukum di MA benar-benar dilakukan secara fair maka diyakini PK Moeldoko akan ditolak oleh MA. Sebab pengangkatan Moeldoko luar biasa tidak sah, serta tidak memenuhi fikiran akal sehat, apalagi upaya hukum Moeldoko untuk merebut Partai Demokrat telah 16 kali gagal total.

Terlepas dari kenyataan bahwa prestasi yang pernah disandang oleh Moeldoko sebagai Kepala Staf TNI AD atau Kasad dan Panglima TNI adalah berkat jasa dan pengangkatan SBY, Presiden RI waktu itu, dan semua orang tahu SBY adalah ayahanda AHY, maka upaya Moeldoko tersebut bukanlah tindakan berbudi apalagi bila dikaitkan dengan nilai-nilai moral Pancasila. Moeldoko ibarat kacang lupa kulitnya, dia membabi-buta menikam orang yang telah membesarkannya.

Maka tidak heran dan wajar kemudian apabila sejumlah ratusan senior, sejawat dan yunior-yunior Moeldoko yang tergabung dalam Forum Keprihatinan Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri serentak menyatakan kekecewaan dan keprihatinan atas tindak Moeldoko dalam upaya mengkudeta atau membegal Partai Demokrat.

Mereka menilai sikap Moeldoko tidak mencerminkan kepatutannya sebagai purnawirawan TNI, terlebih sebagai purnawirawan Perwira Tinggi. Apalagi mereka melihat fenomena di berbagai media termasuk media sosial yang dipadati ungkapan kekecewaan dan bahkan hujatan yang ditujukan kepada Moeldoko.

Para Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri ini juga memberikan dukungan penuh kepada para Hakim MA untuk mengambil keputusan sesuai norma hukum yang membela keadilan dan kebenaran sejati untuk rakyat dan negara.

Sebenarnya Partai Demokrat tidak perlu kuatir pada tindakan yang dilakukan Moeldoko tersebut. Melihat fakta-fakta yang terungkap maka kemungkinannya MA akan menolak upaya PK Moeldoko. Namun seperti yang diungkap oleh Menko Polhukam Mahfud MD, ketika membongkar modus para hakim tidak berintegritas yang suka ‘bermain’ dengan putusan pengadilan (CNN indonesia 20 Maret 2023), maka persidangan PK di MA saat ini ibarat ruang gelap yg sangat diragukan dan dikuatirkan rakyat. Hal inilah yang perlu diwaspadai oleh Partai Demokrat.

Apalagi Moeldoko menggandeng pengacara super hebat dan cerdas Yusril Ihza Mahendra, yang menggambarkan gayung bersambut dengan yang diungkap oleh Mahfud MD terkait kemampuan Moeldoko membayar itu semua dan juga siapa di belakang dia.

Ingat jarak antara Moeldoko dengan penguasa Istana begitu dekat hanya sehembusan nafasnya dari hidungnya.
Waspadalah….

Penulis:

Setya Budi
(Komunitas Penegak Keadilan)