33.5 C
Bogor
Monday, July 27, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 569

PT Vinilon Dituntut Realisasikan CSR

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Puluhan pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Limusnunggal, Cileungsi, Kabupaten Bogor menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang PT Rusli Vinilon Sakti di Limusnunggal. Aksi tersebut merupakan puncak dari kekecewaan Karang Taruna lantara selama ini pihak perusahaan tidak pernah mendengar aspirasi dari Karang Taruna maupun lingkungan sekitar pabrik.

Padahal, keberadaan pabrik seharusnya dapat memberikan manfaat positif bagi warga, baik dalam aspek sosial maupun pembukaan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

“Ini merupakan puncak dari kekecewaan kami terhadap PT Vinilon. Karena selama ini aspirasi dan suara dari lingkungan tidak pernah didengar,” kata Ketua Karang Taruna Desa Limusnunggal Adi Ivan kepada Jurnal Bogor, Senin (31/7/2023).

Menurut dia, sikap perusahaan yang cenderung tertutup dan tidak transparan terkait tanggungjawab dengan lingkungan membuat karang taruna sebagai ujung tombak masyarakat terpanggil guna mempertanyakan kepada perusahaan. Pasalnya, selama ini banyak kewajiban dari perusahaan yang seharusnya dilakukan terhadap lingkungan sudah tidak lagi dilakukan.

“Karena surat dan dialog tidak lagi digubris oleh perusahaan maka kami gelar aksi ini. Kalau ini tidak digubris juga maka kami akan menggelar aksi yang lebih besar dengan melibatkan massa yang lebih banyak lagi,” tegasnya.

Adi mengatakan, tuntutan dari karang taruna dan lingkungan sebenarnya hal yang normatif yang sudah berlaku sangat umum. Dimana masyarakat menghendaki agar perusahaan menerima karyawan dari lingkungan atau warga Desa Limusnunggal yang belum bekerja. Selain itu, warga juga meminta agar anggaran CSR disalurkan kepada warga lingkungan yang terdampak langsung keberadaan pabrik bukan ke wilayah yang jauh.

“Untuk pekerja, kita menganggap perusahaan belum memaksimal potensi lingkungan agar dapat bekerja di perusahaan. Karena baru segelintir warga saja yang diterima di perusahaan. Padahal, sumber daya manusia di Limusnunggal banyak yang berkompeten dan kenapa tidak diprioritaskan. Selain itu untuk CSR juga harus jelas penyalurannya jangan disalurkan untuk wilayah yang jauh dari perusahaan,” ujar Adi.

Menurutnya, dari aksi unjuk rasa tersebut perusahaan membuka dialog dan mediasi terkait tuntutan warga dan karang taruna. Namun, pihak perusahaan belum dapat memutuskan menerima atau menolak tuntutan dari warga lingkungan sekitar perusahaan.

“Dialog dan mediasi sudah dilakukan. Perusahaan meminta waktu sampai hari Jumat untuk dapat memberikan jawaban resmi terkait tuntutan karang taruna dan pengurus lingkungan. Jadi kami tunggu sampai Jumat. Jika memang tidak ada perubahan dari sisi kebijakan perusahaan terhadap lingkungan maka akan kami gelar aksi yang lebih besar. Karena buat apa ada perusahaan di sini kalau warga sekitar tidak dapat merasakan manfaat,” tandasnya.

** Taufik/Nay

Staf Desa Nagrak Diskrining Kesehatan

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Staf dan pegawai Desa Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor mengikuti tes kesehatan atau skrining kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Ciangsana. Hal itu dilakukan agar staf dan pegawai Desa Nagrak tetap dalam kondisi sehat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan skrining tersebut meliputi pengecekan kesehatan, kadar gula darah serta konsultasi kesehatan.

“Ya, skrining kesehatan ini adalah program Puskesmas Ciangsana, untuk menjaga kesehatan para staf dan perangkat Desa. Hari ini kita melaksanakan pemeriksaan di Desa Nagrak,” ucap petugas puskesmas Ciangsana dr Ida Farida, Senin (31/7/2023).

Menurut Ida, program skrining kesehatan yang dilaksanakan Puskesmas Ciangsana merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan dengan sasaran para staf desa di Kecamatan Gunung Putri. Hal tersebut dilakukan guna menjaga kesehatan para perangkat dan staf desa sehingga dapat secara maksimal bekerja melayani masyarakat.

“Alhamdulillah ini rutin kita laksanakan setiap bulannya, untuk menjaga kesehatan para staf dan perangkat desa. Mudah-mudahan dengan program ini, semua bisa sehat dan bisa menjalani tugasnya dengan baik,” cetusnya.

Sementara itu Kepala Desa Nagrak, Agus menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Ciangsana yang sudah melaksanakan program skrining kesehatan. Menurutnya, program tersebut sangat membantu sekali untuk mengecek kesehatan para perangkat dan staf Desa.

“Dengan adanya program kesehatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Ciangsana ini, sangat membantu sekali, untuk pemeriksaan staf dan prangkat desa kami. Mudah-mudahan program seperti ini bisa berlanjut, agar orang-orang di Pemdes sehat semua, dan bisa menjalankan pelayanan dengan baik,” pungkasnya.

** Taufik/Nay

Kang Iful Bangun Silaturahmi Melalui Turnamen Voli

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Saiful Amari yang akrab disapa Kang Iful menggelar Turnamen Bola Voli Ibu-ibu Antarkecamatan se-Bogor Timur yang diselenggarakan di lapangan RW 29, Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Turnamen itu untuk membangun silaturahmi antara ibu-ibu di wilayah Bogor Timur dan rencananya menjadi agenda rutin dengan melibatkan partisipasi dari ibu-ibu dari seluruh kecamatan di Bogor Timur.

“Turnamen kali ini diikuti oleh 5 tim dari kecamatan yang ada di wilayah Bogor Timur. Yakni dari Citeureup, Klapanunggal, Gunung Putri, Cibinong dan Jonggol,” kata Ketua panitia pelaksana turnamen, Asep Wahidi kepada wartawan, Senin (31/7/2023).

Menurutnya turnamen tersebut untuk mempererat silaturahmi dan memfasilitasi ibu-ibu yang memiliki hobi olahraga voli. Sehingga melalu turnamen tersebut kemampuan bola voli dapat lebih ditingkatkan.

“Walaupun gak mungkin sampai ke kualitas yang lebih atas lagi, tapi setidaknya bisa memfasilitasi bagi ibu-ibu yang hobi voli dan mempererat tali silaturahmi,” jelasnya.

“Kita ada tropi juara 1, 2 dan 3 dengan memperebutkan piala bergengsi, dengan sponsor tunggal yaitu Kang Ipul,” sambungnya.

Sementara itu, Saeful mengatakan bahwa sebetulnya pertandingan ini antarkecamatan yang diselenggarakan di Griya Bukit Jaya yang berlokasi di RW 029.

“Sebetulnya kita undang 8 tim, namun ada halangan jadi hari ini yang bertanding ada 5 tim dari masing-masing kecamatan,” katanya.

Menurutnya, tujuan ini untuk mempersatukan ibu-ibu yang hobi olahraga voli. Apalagi, lanjutnya, pandemi Covid 19 baru berlalu sehingga kegiatan olahraga seperti turnamen voli dapat menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat,

“Saya lihat antusiasnya luar biasa, apalagi saya nilai pemainnya juga sangat bagus,” ucapnya.

Saeful mengatakan, melihat animo peserta dan masyarakat yang sangat tinggi, kemungkinan dirinya akan mengelar turnamen dengan skala lebih besar yang melibatkan 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.

“Kita juga lihat minat bakat mereka, di usia yang sudah berumur namun masih memiliki semangat yang luar biasa, dan diharapkan dapat ditularkan kepada anak-anaknya dan generasi muda. Setelah ini kita adakan antar-RW para remaja kita adakan, kita liat lagi bibit-bibit nanti setelah itu di sisi olahraganya. Dan rencana yang akan dilaksanakan adalah futsal dan sepak bola,” pungkasnya.

** Taufik/Nay

Hadits Hari Ini

0

Tinggi Nabi Adam

Sahih al-Bukhori:3079

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

خَلَقَ اللَّهُ آدَمَ وَطُولُهُ سِتُّونَ ذِرَاعًا، ثُمَّ قَالَ: اذْهَبْ فَسَلِّمْ عَلَى أُولَئِكَ مِنْ الْمَلاَئِكَةِ، فَاسْتَمِعْ مَا يُحَيُّونَكَ تَحِيَّتُكَ وَتَحِيَّةُ ذُرِّيَّتِكَ. فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ. فَقَالُوا: السَّلاَمُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَزَادُوهُ: وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَكُلُّ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَلَى صُورَةِ آدَمَ، فَلَمْ يَزَلْ الْخَلْقُ يَنْقُصُ حَتَّى الآنَ.

Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw bersabda:

Allah menciptakan Adam as dan tingginya enam puluh hasta, kemudian Dia berfirman: Pergilah kamu dan berilah salam kepada mereka para malaikat, maka dengarkanlah bagaimana mereka menjawab salam penghormatan kepadamu dan juga salam penghormatan anak keturunanmu. Maka Adam menyampaikan salam: al-salaamu alaikum (salam sejahtera untuk kalian). Mereka menjawab: al-salaamu alaika wa rahmatullah (salam sejahtera dan rahmat Allah untukmu) Mereka menambahkan kalimat wa rahmatullah. Setiap orang yang akan masuk surga sifatnya seperti Adam as, dan manusia terus saja berkurang (tingginya) sampai sekarang.

Pesan :

  1. Salam penghormatan kepada Nabi Adam dan keturunannya adalah al-Salaamu alaika wa rahmatullaah.
  2. Tinggi Nabi Adam as adalah 60 hasta, atau sekitar 18 meter. Tinggi manusia terus berkurang sejak saat itu hingga sekarang.

Labora Diapresiasi Dedie Rachim Gelar Turnamen Tenis Meja Berseri

0

Bogor | Jurnal Bogor

Pelaksanaan Liga Tenis Bogor Raya (Labora) mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. Hal ini karena Labora menyelenggarakan turnamen tenis meja berseri pada 2023 ini tanpa ada bantuan dari pemerintah. Terlebih tujuan pelaksanaan turnamen ini untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi khususnya di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

‘’Kami berterima kasih karena Cabor tenis meja pada Porprov lalu menyumbangkan dua emas, dua perah dan tiga perunggu, mari kita tingkatkan lagi prestasi tenis meja khususnya di Kota Bogor,’’ kata Dedie A Rachim saat membuka turnamen Labora Seri III  di Gedung Hidayat Syarief, Bina Bangsa sejahtera ( BBS) Jalan Raya Dramaga KM 7 Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (29/7/2023).

Sekedar diketahui, Liga Tenis Meja Kota dan Kabupaten Bogor Seri I berlangsung di Zuko Table Tenis Center (ZTTC) pada 24-25 Desember 2022 lalu. Sedangkan  seri II berlangsung pada, 3, 4 dan 5 Maret 2023 lalu di Gedung Hidayat Syarief, BBS Kota Bogor. Sementara seri III berlansung di BBS Kota Bogor Sabtu-Minggu ( 29-30/7/2023).

Menurut Dedie A Rachim, pada 2026 nanti Kota Bogor menjadi tuan rumah Porprov atau pekan olahraga tingkat provinsi Jabar. Untuk itu, dirinya berharap cabor tenis meja bisa menyumbangkan medali lebih banyak lagi untuk kontingen Kota Bogor.

“Turnamen ini merupakan ihtiar untuk memupuk persaingan atlet tenis meja di Kota Bogor, semakin banyak turnamen tentunya semakin  baik, tidak hanya hanya untuk atlet tapi juga menggairahan olahraga tenis meja di masyarakat,’’ tegas Dedie.

Sementara itu, Direktur PT Labora, Davi Soesarsono mengatakan Labora dari seri I, II konsisten  mempertandingkan untuk kategori anak-anak, tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal ini untuk menumbuhkan minat anak-anak usia dini, untuk bermain tenis meja dan memupuk calon-calon atlet tenis meja.

‘’Kami berharap kedepan pemerintah juga memberikan perhatian lebih, karena turnamen ini sepenuhnya merupakan swadaya dari penghobi tenis meja di Kota/Kabupaten Bogor,’’ tegas Davi.

Hadir dalam acara tersebut, Komisaris PT Labora H Aonur Rouf, Pembina Labora Ardan Ramdhani, Pelatih Porda Kota Bogor Tb Kiki Hermawan, Sekum PTMSI Kota Bogor Gunawan Zulkarnen, Ketua I PTMSI Kota Bogor Untung Bachtiar, Sekum PTMSI Kabupaten Bogor Ully Aulia. 

Hasil Liga Tenis Bogor Raya Series 3
Kategori SMP Putra

1.Juara 1  Lionel Justin Xavier  PTM Palem
2.Juara 2 Alif PTM BNS
3.Juara 3 bersama Aesar PTM Zuko dan Reval PTM 35

Kategori SD Putra

1.Juara 1 M Rizky  R  PTM AIF
2.Juara 2 Ayub PTM Panin
3.Juara 3 Bersama Djuan  PTM Palem dan Raffa PTM Kansas

Kategori SD Putri

1.Juara 1 Anggun PTM Norex
2.Juara 2 Aulia  PTM Jatayu
3.Juara 3 bersama Amira PTM Palem dan Nasifa PTM Jatayu

Kategori Bogor Raya Series 3

1.Iqbal  PTM Zuko
2.Syakur PTM Zuko
3.Kiki PTM Zuko
4.Budiono Palem

** yev

Peringati 10 Muharram, LSM Balebat 10 Santuni 100 Anak Yatim

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

LSM Balebat 10 memperingati 10 Muharram dengan menyantuni 100 anak yatim, dan untuk tahun ini, kegiatan di santunan diadakan di Desa Cipeucang dan Jatisari, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Ketua Umum LSM Balebat 10, Darjat Sudarjat S.Ag, S.Pd, SH, MM menyebut, santunan ini merupakan agenda rutin pada setiap bulan Muharram bertepatan dengan milad Balebat yang ke-14 tahun.

“Sebagai bentuk kepedulian Balebat 10 kepada masyarakat yatim, disamping kegiatan sosial lainnya,” ungkap Darjat kepada Jurnal Bogor, Minggu (30/7/23).

Dirinya berharap kegiatan sosial seperti ini akan menjadi bagian yang mengedukasi masyarakat untuk selalu peduli terhadap yatim, sehingga kegiatan ini akan terus diabadikan ditiru oleh lapisan masyarakat untuk peduli sosial.

“Disamping santunan yatim, LSM Balebat 10 juga bergerak di bidang pendidikan yang menyediakan lembaga pendidikan bagi yatim dan masyarakat tidak mampu  dengan bebas biaya, baik di sekolah formal, atau pun non formal yang di bangun oleh LSM Balebat 10,” cetusnya.

Disamping itu juga, sambung Darjat, LSM bergerak di bidang sosial lainnya seperti divisi rescue dan tim reaksi cepat tanggap bencana. Dimana, semua ini sudah menjadi panggilan jiwa keluarga besar Balebat 10 sebagai LSM sosial.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh keluarga besar Balebat dan semua pihak yang telah berpartisifasi mendukung terselenggaranya acara santunan yatim ini. Semoga Allah membalas kebaikan para dermawan dengan balasan yang berlipat ganda,” pungkas Darjat.

** Nay Nur’ain

Disebut Ada Intrik Politik dalam Pagelaran Seni Budaya Sunda, Ini Penjelasan Ketua Panitia

0

Jonggol | Jurnal Bogor

Ketua panitia penyelenggara Berry memberikan penjelasan bahwa kegiatan Pegelaran Seni Budaya Sunda justeru ingin dilestarikan oleh H. Dedy Mulyadi. Dia menepis Pagelaran Seni disebut melakukan kampaye H.Dedi Mulyadi yang berlangsung di Lapangan IRAS, Desa Sukamaju, Jonggol, Kabupaten Bogor.

“Kegiatan ini mutlak kegiatan pentas seni, berbagai macam seni budaya Sunda ditampilkan pada pagelaran ini. Saya sebagai ketua panitia mengatakan bahwa tidak ada intrik politik dalam kegiatan ini, pyur untuk melestarikan budaya Sunda milik kita, dan kang Dedi ini sebagai inisiator kegiatan ini,” ungkap Berry kepada Jurnal Bogor, Minggu (30/7/23).

Berry menyebut, jikapun ada pihak yang mengkait-kaitkan acara ini sebagai kampanye, itu tergantung pikiran mereka masing-masing. Adapun foto Prabowo dipampang, hanya sebatas pemberitahuan pindah partai kang Dedi saja, karena kang Dedi kini gabung bersama Partai Gerindra. Hanya sebatas itu saja.

“Lagi pula acara pagelaran seperti ini di Desa Sukamaju khusunya, sudah dilakukan selama 2 kali, dan ini yang kedua. Mungkin saat ini momennya saja yang memang bertepatan mendekati musim kampanye, posisi kang Dedi sebagai anggota DPR RI jadi dikaitkan dengan acara ini,” tandasnya.

“Yang pasti ini hanya pesta rakyat, yang bertujuan untuk melestarikan kebudayaan Sunda,” tambahnya.

Sementara Kepala Desa Sukamaju, H. Holil mengatakan, kegiatan ini bukan kegiatan desa, untuk Desa Sukamaju sendiri hanya memfasilitasi tempat saja, dan harus diketahui oleh semuanya, jika kegiatan pagelaran ini bukan yang pertama dilaksanakan di desa ini, melainkan ini sudah yang kedua.

“Saya selalu mendukung kegiatan apapun yang memang posisitif dan bermanfaat untuk warga, apalagi ini Pagelaran Seni Budaya Sunda, dimana sudah menjadi kewajiban kita sebagai orang Sunda untuk turut melestarikannya, dan untuk yang mengatakan ada intrik politik, jangan selalu berpikir kesana. Silahkan hadir, dan dengarkan adakah kampanye atau ajakan-ajakan memilih dalam acara ini,” kata H. Holil.

Menurutnya, warga sekitar khususnya sangat antusias dengan adanya kegiatan pagelaran seni ini, selain memang jarang sekali ada kegiatan ini. Dalam acara ini juga bisa mendongkrak UMKM warga sekitar, khusunya Desa Sukamaju.

“Bisa dilihat, puluhan bahkan mungkin ratusan pedagang turut memenuhi acara ini, secara otomatis pasti akan mendongkrak ekonomi mereka. Saya justeru berpikiran adanya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa mendongkrak ekonomi warga, mungkin kedepannya Desa Sukamaju akan membuat event-event seperti ini lagi,” imbuhnya.

“Saya yakin panitia juga sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, mari kita bersama-sama melestarikan kebudayaan kita yaitu budaya Sunda,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Sekolah Swasta yang Gunakan Lahan Pemda Siap-siap Hengkang Per 2027

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Mengacu kepada aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2014, Peraturan Gubernur dan Peraturan Daerah perihal penggunaan lahan dimana dengan dasar Peraturan Menteri tersebut, bagi satuan pendidikan yang sudah berdiri tetapi status kepemilikan tanahnya belum milik pemerintah, Pemerintah Daerah atau badan penyelenggara, diberi tenggang waktu memenuhi syarat kepemilikan tanah atas nama penyelenggara dalam jangka waktu paling lambat 10 tahun setelah berlakunya peraturan menteri tersebut.

Mengacu kepada aturan tersebut, Kepala Seksi Bidang Aset, Eko sudah menyurati semua penyelelenggaran satuan pendidikan yang menggunakan lahan milik pemda untuk bisa pindah dan menyerahkan bangunan yang dibangunnya di lahan milik pemda tersebut, paling lambat tahun 2027.

“Jika mengikuti aturan Menteri, harusnya tahun 2024 ini semua penyelenggaran pendidikan yang menggunakan lahan fasos fasum atau lahan milik Pemda Bogor sudah tidak diperbolehkan lagi. Tapi, Pemda punya kebijakan dan kami berikan tenggang waktu sampai tahun 2027 mendatang,” ungkap Eko kepada Jurnal Bogor.

Eko menyebut, banyak sekolah swasta terutama yayasan yang sampai saat ini masih menggunakan lahan milik Pemda. Ada dari mereka yang keukeuh minta diganti bangunannya jika disuruh pindah, sedangkan dari awal mereka tahu, bahwa lahan yang mereka tempati itu milik Pemda. Masa iya, selama puluhan tahun mereka bisnis di bidang pendidikan tidak mampu untuk membeli lahan sendiri.

“ Harusnya mereka sudah punya lahan sendiri, walaupun mereka bayar sewa ke Pemda tetap tidak bisa untuk dimiliki, seperti Labs School Kaizen, Yayasan Fajar Hidayah yang ada di Kota Wisata, itu sekolah bisnis dengan biaya sekolah yang luar biasa, dan masih menggunakan lahan pemda sampai saat ini,” cetusnya.

Eko menyebut, sudah bersurat kepada sekolah-sekolah tersebut untuk bisa pindah per tahun 2027 dari lahan Pemda, dan untuk bangunan yang sudah mereka bangun harus diserahkan ke Pemda, karena itu perjanjian awalnya, semua bangunan yang ada di lahan pemda itu harus diserahkan ke pemda.

“Ada satu yayasan di Kenari yang minta bangunannya diganti oleh Pemda. Jelas kami tidak mau, karena apa, lahan yang mereka tempati lahan kami, kami juga tidak menyuruh mereka untuk membangun, dan selama mereka berbisnis pendidikan, kenapa tidak membeli lahan sendiri. Sedangkan jangka waktu pinjam pakai itu puluhan tahun, harusnya sudah punya lahan sendiri,” tandasnya.

“ Sejauh ini masih sudah kami berikan surat penberitahuan batas penggunaan lahan, jika masih ngeyel mungkin nanti Pemda akan melakukan tindakan, karena 2027 itu waktu kebijakan yang kami berikan dari seharusnya jika mengacu kepada Peraturan Menteri,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Hangtuah Disebut Gunakan Lahan Fasos Fasum, Kasi Bidang Aset Sebut Perumahan TNI AL Belum Serahkan Fasos Fasum

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Terkait persoalan lahan fasos fasom Perumahan TNI AL yang saat ini ditempati oleh Yayasan Hangtuah, Kepala Seksi Bidang Aset BPKAD Kabupaten Bogor, Eko menyebut sampai saat ini belum ada lahan fasos fasum yang diserahkan oleh perumahan yang berlebel anggota, baik dari Polri ataupun TNI. Menurutnya, dirinya bingung jika ditanya itu lahan fasos fasum atau bukan, karena memang untuk perumahan-perumahan tersebut sampai saat ini belum ada yang menyerahkan fasos fasumnya kepada Pemda Bogor.

“ Jika ditanya apakah itu lahan fasos fasum atau bukan, saya bingunng jawabnya, karena memang belum pernah menyerahkan kepada kami,” cetus Eko kepada Jurnal Bogor beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika pun pihak Pemdes memiliki dasar siteplan itu bisa saja sewaktu-waktu berubah tata letak dan kelolanya. Tapi yang jelas, untuk Perumahan TNI AL di Desa Sukamanah, Jonggol, Kabupaten Bogor sampai saat ini belum pernah menyerahlan lahan fasos fasumnya kepada Pemda.

“Jika kita berbicara aturan kan sudah jelas, itu 60:40 yang harus diserahkan kepada Pemda dari luasan lahan yang dibangun untukpPerumahan. Kebanyakan, jika perumahan yang berlebel anggota itu kan dikerjakan oleh pihak mereka sendiri yang menjadi pengembangnya, dan bukan hanya Perumahan TNI AL saja, tapi Perumahan Polri yang di Cikeas, kemudian yang di Cariu itu ada Perumahan TNI juga, itu belum ada yang menyerahkan fasos fasumnya kepada Pemda,” beber Eko.

Eko berharap, untuk setiap pengembang perumahan agar dengan kesadarannya menyerahkan lahan fasos fasumnya kepada Pemda. Karena jika ada jalan yang rusak itu bisa dimasukkan ke Musrembang untuk dibenahi oleh Pemda, dan juga lahan fasos fasum itu kan bukan hanya dinikmati oleh penghuni perumahan saja, itu bisa dinikmati oleh semua warga Kabupaten Bogor jika sudah diserahkan.

“Dari lahan fasos fasum itukan bisa dibangun GOM, sekolahan, Puskesmas, dan dan fasilitas lain yang memang dibutuhkan masyarakat sekitar. Jadi saya harapkan, untuk pengembang perumahan apapun, mari mengikuti aturan yang berlaku, karena dari lahan fasos fasum yang diberikan, akan banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Sukamanah Hadai Sutardi masih belum percaya jika Perumahan TNI AL belum menyerahkan fasos fasum kepada Pemda. Pasalanya, dirinya punya bukti siteplan saat perumahan itu dibangun.

“ Dari lahan fasos fasum itu kami ingin membangun sarana olahraga untuk warga Desa Sukamanah yang belum memiliki lokasi sarana olahraga. Makanya, kenapa saya berani membuat plang bahwa itu lahan pemda, karena saat itu sudah ada penjelasan bahwa 6000 m itu adalah lahan Pemda,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Perjuangkan Pembangunan Desanya, Achmad Fathoni Kembali Realisasikan Pokirnya untuk Drainase Lingkungan di Ciangsana

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Warga Dusun 1 dan Dusun 2, Desa Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor kini sudah bernafas lega. Pasalnya persoalan drainase yang selalu menjadi persoalan dikala hujan hingga menimbulkan banjir. Kini sudah agak hilang kekhawatirannya dengan adanya bantuan pembuatan drainase yang didorong oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa hadir di Gg Dewa untuk meninjau dimulainya pelaksanaan dari perjuangan aspirasi warga berupa pembangunan drainase lingkungan di Dusun 1 dan Dusun 2,” ungkap Fathoni sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Minggu (30/7/23).

Fathoni menyebut, ini adalah Pokir ketiga yang sudah direalisasikan untuk Desa Ciangsana. Setelah sebelumnya adalah drainase di Dusun 2 nyambung ke Komplek TWP TNI-AL. Lalu bantuan Baktor, dan peralatan untuk KRL Cinta dan  Cantik. Kemudian nanti ada yang ke-4 yaitu TPT di sepanjang perbatasan Dusun 1 Kp Cikeas Ilir dengan Komplek TWP TNI-AL yang 1 atau 2 bulan lagi dilaksanakan.

“Saya berharap, apa yang sudah saya perjuangkan untuk masyarakat ini bisa bermanfaat. Saya akan berusaha semampu saya, selama saya masih dipercaya oleh masyarakat dan masih duduk di DPRD Kabupaten Bogor. Insya Allah semua aspirasi yang menjadi keluhan di masyarakat akan terealisasi satu per satu,” cetusnya.

Sementara Kepala Dusun 1, Sarta mengucapkan terimakasih atas aspirasi dari Pokirnya Achmad Fathoni. Sehingga, pembuatan drainase yang sudah lama diidamkan kini terealisasi.

“ Terimaksih pak dewan atas aspirasinya, dan kami harapkan juga untuk kontraktor agar bisa mengerjakan pekerjaan ini dengan baik sesuai yang kami harapkan,” tuturnya.

DI tempat yang sama, pelaksana pekerjaan CV Hanura Jaya, Harry meminta maaf kepada warga jika selama pekerjaan mengganggu lalu lintas warga. Menurutnya, untuk pekerjaan ini yang terdiri dari 2 paket, akan diusahakan bisa selesai dalam kurun waktu 3 minggu.

“Semoga dalam waktu 3 minggu pekerjaan ini bisa selesai dan saya berharap tidak ada kendala apapun serta cuaca bisa mendukung,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain