25.7 C
Bogor
Friday, July 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 498

Cegah Eksploitasi Anak, Pemdes Ciangsana dan Sejiwa Adakan Peningkatan Kapasitas Orang Tua

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Ciangsana berkolaborasi dengan Yayasan Sejiwa menggelar pelatihan untuk meningkatkan kapasitas “mencegah dan mengatasi eksploitasi seksual pada anak”, di aula kantor Desa Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (8/10/23).

Program Manager Sejiwa, Dika mengatakan pendidikan dan pengetahuan terkait kekerasan seksual ini perlu supaya anak-anak bisa terjaga, terutama ketika anak-anak tidak dalam jangkauan atas pengawasan orang tua. Misalnya, ketika anak-anak bermain di dunia online, karena sekarang kekerasan seksual terjadi juga bukan hanya di dunia nyata saja, tapi juga di dunia online.

“ Oleh karena itu, khususnya bagi Desa Ciangsana ini untuk orang tua semuanya, bapak, ibu, atau pun kakak, agar bisa mengasih tau ke anak-anaknya terkait kekerasan seksual,” ucap Dika.

“Ini adalah hal yang harus diperhatikan, dan juga harus dijaga. Jadi jangan lupa orang tua harus tetap update menjaga anak-anak dalam kekerasan seksual di dunia nyata maupun dunia online,” tambahnya.

Sementara Kepala Desa Ciangsana H. Udin Saputra SH.MM menyampaikan pada dasarnya  pelatihan seperti ini sangat penting bagi masyarakat yang mempunyai anak, bisa menjadi edukasi bagi para orang tua.

“Saya rasa kegiatan ini sangat bagus, semoga bisa terus dilanjutkan sehingga warga saya terutama orang tua yang memiliki anak bisa mengawasi anaknya, sehingga anak kita menjadi cerdas dalam menggunakan media sosial,” jelasnya kepada Jurnal Bogor, Senin (9/10/23).

“Kedepannya anak-anak Ciangsana khususnya remaja, atau dari usia balita sampai remaja sudah tau menggunakan media sosial yang baik,” sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Ramdani, pegiat sekolah orang tua yang juga berkolaborasi dengan Yayasan Sejiwa pada acara workshop parenting ini membahas tentang masalah perlindungan anak dari kejahatan anak secara online. Acara ini diinisiasi oleh Sejiwa sebagai upaya untuk mengedukasi para orang tua dalam masalah perlindungan anak dari kejahatan seksual secara offline maupun online.

” Harapan kami kepada para orang tua mudah-mudahan dengan adanya workshop ini bisa memberi edukasi, bisa memberikan wawasan yang baik dan pemahaman yang baik tentang menjaga anak-anak dari kejahatan seksual secara offline maupun online,” jelasnya.

** Nay Nur’ain

594 Rumah Tangga di wilayah PLN ULP Jonggol Menerima Pasang Listrik Gratis

0

Jonggol | Jurnal Bogor
PLN Gunung Putri, ULP Jonggol kembali merealisasikan bantuan pemerintah kepada masyarakat kurang mampu berupa Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Gratis. Hal tersebut disampaikan Manager PLN UP3 Gunung Putri Alamsyah Anwar.

Dia menjelsakan, BPBL merupakan program bantuan  pemasangan baru listrik dari pemerintah bagi rumah tangga kurang mampu meliputi pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya sertifikasi laik operasi (SLO), biaya penyambungan baru ke PLN, dan pengisian token listrik perdana. Penerima BPBL terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

“ Dengan penerapan program BPBL seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses listrik sebagai bentuk energi berkeadilan. Bantuan ini sejalan dengan komitmen PLN, mendukung program pemerintah dalam meningkatkan  taraf hidup masyarakat dan rasio elektrifikasi (RE),” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Senin (9/10/23).

Alamsyah Anwar menjelaskan, peresmian dan penyalaan pertama telah dilakukan pada Agustus 2023 dan sampai hari ini telah direalisasikan penyalaan kepada seluruh penerima bantuan sebanyak 594 rumah tangga kurang mampu yang tersebar di 3 kecamatan di wilayah kerja PLN ULP Jonggol yakni Kecamatan Cariu, Sukamakmur dan Kecamatan Tanjungsari.

“Jumlah  keseluruhan penerima Bantuan Pasang Baru Listrik Gratis (BPBL) dengan Daya Terpasang 900VA di UP3 Gunung Putri  wilayah kerja ULP Jonggol berjumlah 594 Rumah Tangga, dan penyalaannya telah mencapai  100 %,” jelasnya.

Sementara  General Manager UID Jawa Barat mengatakan upaya ini merupakan bentuk dukungan PLN terhadap program pemerintah, dimana seluruh  masyarakat dapat menikmati listrik dan menggerakan roda perekonomian guna peningkatkan taraf hidup masyarakat.

“ Oleh karena itu, pihaknya siap untuk mensukseskan program BPBL karena hal ini juga sebagai dukungan mengejar target rasio elektrifikasi 100% pada 2024,” cetusnya.

Ditempat yang sama, salah satu penerima bantuan sambungan listrik dari kp Cimenyan Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Imas Marlina mengucapkan  syukur alhamdulillah atas bantuan listrik yang diterima. Sebelum mendapat bantuan ini, dia dapat listrik dari rumah tetangga.

“Dengan bantuan ini, saya jadi punya listrik sendiri. Terima kasih PLN dan pemerintah, sekarang kami dapat menikmati listrik 24 jam sehari,  anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman,” pungkasnya penuh syukur.

** Nay Nur’ain

Uwak Yadi, Kasubag Rasa Pengawas

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Sosok Yadi Supriadi adalah salah satu nama yang sangat dikenal oleh semua kalangan olahraga di Kabupaten Bogor.

Yadi Supriadi alias Uwak Yadi merupakan pejabat baru di UPT Sarpras Dispora Kabupaten Bogor dan menempati posisi Kasubag TU UPT Sarpras Dispora.

Baginya jabatan adalah nomor sekian dan tidak pernah dikejar-kejar atau diminta-minta dengan berbagai cara.

Makanya, meskipun sudah menduduki jabatan Kasubag TU UPT Sarpras Dispora Kabupaten Bogor, Uwak Yadi masih tetap berbaur bahkan terjun langsung ke lapangan dalam menjaga kebersihan dan keamanan Stadion Pakansari

Tak heran, jika ada yang mengatakan kalau Yadi Supriadi adalah Kasubag Rasa Pengawas.

” Saya tak pernah meminta jabatan tertentu. Saya sudah banyak kenal dengan para inohong dari dulu. Tapi saya tetap percaya kalau jabatan itu adalah sebuah kepercayaan dan amanah,” tegas Yadi Supriadi, Senin, 10 Oktober 2023.

Sejak ditetapkan jadi Kasubag UPT Sarpras Dispora beberapa waktu lalu, sosok Yadi Supriadi tetap membumi dan tidak sombong.

** asep syahmid

Selama 3 Bulan PKL, Siswa SMK Dijemput Guru Cendikia Muslim

0

Kades Nanggung Juga Apresiasi Hadirnya IAIB  

Nanggung l Jurnal Bogor
Sejumlah siswa SMK Cendikia Muslim melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama 3 bulan di Kantor Pemerintahan Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Usai PKL, siswa-siswi SMK Cendikia Muslim dijemput salah satu guru pembimbing Neni Mardiani, S.Pd.i, Senin (9/10/2023).

“Selama PKL berlangsung apa yang diberikan,  semoga menambah ilmu  serta dapat  meningkatkan mutu belajar siswa,” kata Neni Mardiani.

Penjemputan terhadap lima siswa yakni Rika, Amel, Risna, Abi serta Jaya, merupakan siswa kelas 11 SMK  Cendikia Muslim diharapkan dapat menambah pengalaman dan menjadi motivasi untuk terus belajar.

“Diterimaya siswa  Cendikia Muslim di pusat pelayanan masyarakat di Kantor Pemerintah Desa Nanggung kami ucapkan banyak terimakasih,” ungkap Neni.

Sementara Kepala Desa Nanggung Ahmad Sodik saat menerima penjemputan, mengingatkan siswa-siswi SMK Cendekia Muslim agar sejak dini harus mempersiapkan mental  untuk memasuki dunia kerja.

“Dnia kerja yang semakin ketat, mental serta SDM bagi generasi mendatang tentu harus dibangun,” kata dia.

Ahmad Sodik juga mengapresiasi berdirinya Institut Agama Islam Bogor (IAIB) di wilayah Kecamatan Nanggung. Sebab, hadirnya IAIB tentu menaikan rangking pendidikan di Kabupaten Bogor.

Dia juga mengatakan belum adanya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) non formal  di Desa Nanggung, pihaknya akan konsultasi langsung dengan pendiri perguruan tinggi IAIB bagaimana  PKBM itu bisa hadir berada di tengah masyarakat.

** Arip Ekon

Ade dan Dede Terpaksa Tinggal di Hunian tak Layak

0

Cigombong | Jurnal Bogor
Kediaman yang dihuni oleh pasangan Ade dan Dede Mulyani di Kampung Benteng RT 01 RW 01, Desa Tugujaya, Cigombong, Kabupaten Bogor sudah tidak layak huni. Selain atapnya yang sering bocor saat hujan, kamar tidur dan kamar mandi dijadikan satu ruangan yang hanya dibatasi dengan tembok setengah badan.

Bahkan, akibat kecilnya bangunan rumah yang dihuni oleh 6 jiwa tersebut, tengah rumah dijadikan tempat peralatan dapur. Tampak ketika memasuki rumah tersebut, kumuh dan minim kesehatan, kenyamanan dan keselamatan bagi penghuni.

Seorang tetangganya Yudi menjelaskan, Dede Mulyani memiliki suami hanya seorang buruh pembuat batako di wilayahnya.

Ditengah harga bahan pangan saat ini naik, penghasilan dari suaminya untuk sehari-harinya pun kadang tidak cukup. Terlebih dia masih mempunyai anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Kediaman Ibu Dede kalau hujan pasti bocor, karena  atapnya terbuat dari genteng yang sudah usang,” kata Yudi, Senin (9/10/2023).

“Suami penghasilannya tidak menentu, sehingga begitu sulit untuk memiliki rumah yang layak dan untuk biaya makan sehari-harinya pun begitu pas-pasan. Karena memiliki 3 orang anak dan ibu dari Dede Mulyani juga tinggal di rumah ini,” tambahnya.

Yudi menjelaskan, tetangganya tersebut membutuhkan bantuan dari pemerintah agar memiliki hunian yang layak begitu juga dengan ekonominya. Pasalnya, keluarga tersebut sudah tidak dapat bantuan apa pun dari pemerintah.

“Saya berharap pemerintah dapat memberikan bantuan. Terakhir keluarga ibu ini mendapatkan bantuan BLT, 3 tahun  yang lalu,” pungkasnya.

** Andres

Keterbatasan Ekonomi, Warga Cisarua Tempati Hunian tak Layak dan Kesulitan Berobat

0

Cisarua | Jurnal Bogor
Seorang nenek di Kampung Batukasur RT 05 RW 03, Desa Batulayang, Cisarua, Kabupaten Bogor butuh uluran tangan pemerintah.

Pasalnya, nenek Anah (70) hanya tinggal seorang diri di tempat hunian yang tergolong sudah tidak layak. Sebab, atap rumah yang di tinggalinya tersebut sudah bocor.

Ditambah lagi, kondisi Nenek Anah saat ini sedang mengalami sakit. Dikatakan tetangganya Dedy bahwa, kondisi rumah nenek Anah yang sudah menjanda tersebut sering tergenang banjir.

“Kondisinya sudah tua dan janda, memiliki 3 anak yang semua sudah berumah tangga, nenek Anah hidup sendiri di rumahnya yang sudah banyak atapnya yang bocor, kalau hujan pasti banjir dalam rumahnya,” katanya, Minggu (8/10/2023).

Dia menjelaskan, untuk kebutuhan sehari-harinya nenek Anah hanya mengandalkan ketiga anaknya yang bekerja sebagai buruh bangunan. Sehingga, tidak cukup untuk merenovasi rumah yang telah lama di tempatinya tersebut.

“Untuk sehari-harinya. Nenek Anah hanya mengandalkan dari anaknya yang bekerja sebagai buruh bangunan,” jelasnya.

Kendati begitu, kata dia, bahwa nenek Anah mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa PKH. Namun, untuk sakit saat ini tengah dideritanya tidak dapat dibawa berobat karena keterbatasan ekonomi.

“Sudah mendapatkan bantuan PKH dari pemerintah. Tapi tidak memiliki BPJS PBI, sementara nenek Anah saat ini sedang sakit sudah 3 hari,” pungkasnya.

** Andres

Selain Hunian tak Layak, Warga Ciomas Ini Kekurangan Kebutuhan Sehari-hari

0

Ciomas | Jurnal Bogor
Kondisi rumah Ucah (58) memprihatinkan. Warga Kampung Marga Baru, RT 02 RW 12 Desa Pagelaran, Ciomas, Kabupaten Bogor ini butuh perhatian pemerintah.

Pasalnya, hunian tempat tinggal seorang ibu rumah tangga tersebut tak layak huni. Tampak dari luar hanya berdindingkan kayu dan bambu bekas. Sementara, dinding yang bercat biru muda sebagian terbuat dari triplek.

Tak hanya itu, rumah dengan luas 4×6 tersebut, kayu penyangganya atap sudah keropos dan mengalami  bocor di sebagian rumahnya pada saat hujan turun.

Ucah menceritakan, rumahnya tersebut sempat dibangun oleh program PNPM pada 20 tahun silam. Namun karena kesulitan ekonomi Ucah hanya bisa pasrah tidak dapat kembali merenovasi huniannya tersebut.

Bangunan, yang ditempati lima jiwa oleh keluarga Ucah ini sangat memprihatinkan. Selaian kondisi bangunannya juga hanya memiliki satu kamar dan tidak memiliki kamar mandi.

“Dulu punya suami dari suami pertama punya anak tiga, suami pertama meninggal, anak ibu pada di ambil orang, dan ibu menikah lagi punya anak 2 sama suami sekarang yang penghasilan suami hanya 100 ribu dalam seminggu,” katanya, Minggu (8/10/2023).

Jadi kata dia, untuk mencari uang tambahan dirinya mengambil daun pakis lalu dijual dan penghasilannya terkadang dapat Rp10 ribu untuk kebutuhan makan sehari-hari.

“Biaya anak yang sekolah sehari 5 ribu itupun kalu ada. Kadang gak jajan anak yang sekolah. Karena pendapetan suami ibu seminggu 100 ribu dia kerja serabutan,” pungkasnya.

** Andres

Desa Leuwisadeng Terbantu Samisade Bisa Bangun Infrastruktur

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor
Pemerintah Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor saat ini tengah fokus membangun sejumlah infrastruktur seiring pemanfaatan anggaran APBD Kabupaten Bogor melalui program Samisade (Satu Miliar Satu Desa) yang diterima.

Rohom Hidayatullah

Program Samisade yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten Bogor dari tahun sebelumnya hingga masuk  tahun anggaran 2023  ini, berdampak positif dengan berkurangnya beban Pemerintah Desa karena keinginan masyarakat mulai terjawab.

“Adanya Samisade ini bisa meng-cover pemerataan pembangunan di Leuwisadeng. Seperti pengerjaan hotmix jalan yang berlokasi di Kampung Pamungguan RT 005 RW 005,” kata Kepala Desa Leuwisadeng Rohom Hidayatullah, kemarin.

Begitu juga program Samisade menjawab salah satu kebutuhan betonisasi jalan  di Kampung Pasir Mede RT 03 RW 05 sepanjang  400 meter.

Tak hanya itu,  melalui program Samisade  semakin menegaskan dengan wujud bermacam bangunan infrastruktur lainnya yang masuk ke wilayah pelosok kampung

“Pascapandemi ini, program Samisade bisa menjawab kebutuhan masyarakat, karena bangunan infrastruktur sangat dibutuhkan masyarakat desa,” tambah  staf Desa Leuwisadeng Dadang Abdullah.

Pemanfaatan Samisade juga diarahkan untuk mendukung  dalam pemberdayaan tenaga lokal. Alokasi pembangunan itu tentu saja  menjawab sesuai kebutuhan masyarakat.

** Arip Ekon

UPT PPOPM Fasilitasi Semua Kebutuhan Atlet PPOPM di Kejurnas Atletik

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Kesiapan UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor menyambut pelaksanaan Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023 patut diapresiasi secara positif.

Pelaksanaan Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023 akan berlangsung di Lintasan Atletik Stadion Pakansari dan Lapangan PASI Pakansari, Cibinong , Kabupaten Bogor pada tanggal 23 sampai 28 Oktober 2023.

Kepala UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor, Sujana mengatakan, pihaknya akan memberikan fasilitas full kepada 18 Atlet PPOPM dan jajaran pelatihnya yang akan tampil pada pelaksanaan Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023.

” Perlengkapan Kontingen Atletik PPOPM Kabupaten Bogor yang akan berlaga di Kejurnas Atletik sudah kami inventarisir, ” ujar Sujana, Minggu, 8 Oktober 2023

Sujana menambahkan, pihaknya juga akan kembali menggelar rapat dengan pelatih dan jajaran pengelola terkait persiapan dan kesiapan para atlet Atletik PPOPM yang akan bertanding pada Kejurnas Atletik kali ini.

Sementara itu, Kasubag TU UPT PPOPM, Hendrik Sulihadi menegaskan pihaknya sudah melakukan survei lokasi penginapan yang akan digunakan para atlet PPOPM Kabupaten Bogor selama Kejurnas Atletik antar PPLP, PPLPD dan SKO Atletik 2023.

” Insya Allah Tim Atletik PPOPM Kabupaten Bogor akan mendapatkan fasilitas hotel yang sangat mumpuni selama pelaksanaan Kejurnas Atletik,” tegas Hendrik.

Intinya, kata Hendrik, semua atlet dan official Tim Atletik PPOPM Kabupaten Bogor menginap di hotel selama event Kejurnas dilangsungkan.

” UPT PPOPM wajib memberikan kenyamanan bagi semua atlet Atletik dan pelatih yang akan bertanding pada Kejurnas kali ini,” paparnya.

** asep syahmid

Dispora Sukses Gelar Pelatihan Instruktur Senam

0

Megamendung | Jurnal Bogor
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor sukses menggelar pelatihan Instruktur Senam pada pekan lalu di salah satu hotel yang ada di Kawasan Megamendung.

Pelatihan Instruktur Senam kali ini sangat spesial karena sekalian sosialisasi Senam Bogor Bugar, SKJ Pelajar dan SBJJ Volume 2.

” Alhamdulilah pelatihan instruktur senam kali ini berjalan sukses. Semua INORGA dan Masyarakat Senam yang ambil bagian merasa puas,” tegas Subkor Olahraga Rekreasi Tradisional dan Layanan Khusus, Dispora Kabupaten Bogor, Dedi Supriadi, Minggu, 8 Oktober 2023

Dedi menambahkan, kemungkinan besar program pelatihan Instruktur Senam ini kembali digulirkan tahun depan.

Sementara itu, Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP mengatakan sangat terkesan dengan antusias para peserta yang mengikuti pelaksanaan pelatihan Instruktur Senam dan sosialisasi Senam Bogor Bugar.

Asnan AP berharap, pasca pelatihan ini semua instruktur bisa terus mensosialisasikan Senam Bogor Bugar. Pada pelatihan Instruktur Senam yang dilangsungkan dari tanggal 4 sampai 6 Oktober 2023 diikuti 40 peserta yang ambil bagian.

** asep syahmid