31.5 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 487

Sesuai Standar, Kantor Kecamatan Gunung Putri Mesti Dibangun Dua Lantai

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Dewan dapil 2 dianggap tidak mampu untuk mengajukan pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Hal tersebut di sampaikan oleh salah satu warga Gunung Putri, Anwar Sanusi. Menurutnya, Kecamatan Gunung Putri adalah penghasil PAD terbesar, tapi saat minta pembangunan kantor Kecamatan seakan sulit untuk dikabulkan.

” Setiap reses itu, saya selalu menyuarakan untuk pembangunan kantor kecamatan, lihat saja kantor kecamatan kita ini tidak megah seperti yang lain, dengan standar 2 lantai,” ungkap Anwar.

Hal senada disampaikan Camat Gunung Putri Didin Wahidin. Pihaknya selalu mengajukan untuk pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Putri, baik saat Musrembang maupun saat adanya reses seperti dengan harapan ada dewan yang benar-benar saklek untuk memperjuangkan pembangunan untuk Kantor Kecamatan Gunung Putri.

” Terkadang saya ada rasa iri, dari PAD Kecamatan Gunung Putri itu menjadi pemberi PAD terbesar, tapi tidak seimbang dengan yang dikembalikannya lagi. Bahkan pengajuan untuk kantor saja sudah berulang kali, namun tak jua ada bayangan akan dibangun,” keluh Didin kepada Jurnal Bogor, Kamis (7/9/23).

Didin menyebut, untuk kondisi kantor saat ini disebut layak sudah tidak layak, dari segi bangunan memang masih layak, walaupun ada beberapa spot yang harus mendapatkan perawatan. Tapi saya juga ingin, Kantor Kecamatan Gunung Putri ini seperti standar kantor yang saat ini menjadi 2 lantai.

” Ini semua terpisah, aula dimana, pelayanan dimana, dan sekretariat dimana. Untuk standar yang saat ini kan, ada dalam satu gedung dan tidak kemana-mana,” tuturnya.

Maka dari itu Didin berharap, ada Dewan dari dapil 2 yang betul-betul memperjuangkan agar Kantor Kecamatan Gunung Putri dibangun seperti standar yang saat ini.

” Ada 4 dewan dari yang berasal dari Kecamatan Gunung Putri, ada Pak Amin Sugandi, Pak Hanafi, Pak  Adi Suwardi dan Pak Achmad Fathoni. Saya berharap kepada mereka bisa bersatu menyuarakan untuk pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Putri, ” harapnya.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Amin Sugandi mengaku memang sudah seharusnya Kantor Kecamatan Gunung Putri itu dibangun, dan dia mengaku sudah mengajukan dan berharap tahun ini dibuat DED sehingga tahun berikutnya bisa dibangun.

” Pengajuan sudah, cuma memang kembali kepada keterbatasan anggaran, dari informasi terakhir, semoga tahun 2024 mendatang sudah bisa dibangunkan dan tahun ini bisa dilakukan DED dulu,” pungkas Amin.

** Nay Nur’ain

Doa Buat Putri Adriani Sang “Anak Gadis Ajaib”

0

Jurnalinspirasi.co.id – Melihat dan menonton penampilan Putri Adriani di pentas Semifinal Americas Got Talent,  Rabu kemarin, 6 September 2023, ditonton lewat medsos Youtube, sungguh menarik, memukau dan sangat mempesona. Atas kelebihannya bernyanyi, bersuara bagus dan merdu sebagai anak gadis tuna netra, sebaiknya atau pantas kita sebagai hambaNya yang bertauhid memuji Tuhan yang Maha Rahman dan Rahiem… Subhanallah..walhamdulillah wala ilahaillallah Walhuhuakbar. Seraya merenungkan kebesran Allah.

Allah SWT telah menganugerahi Putri Adriani, berkemampuan multitalenta yang bisa tampil keren dan hebat di panggung Got Talent of USA, sehingga prestasinya mendunia. Sangat luar biasa, fantastis dan spektakuler. Penampilan Putri sangat mencengangkan dan menghentak kesadaran publik.  Kita sungguh menikmati lirik vokalnya dan diiringi dentingan pianonya yang enak didengar di telinga dan enak juga dipandang mata.

Saya amati di Youtube setiap masuk tempo dalam bernyanyi Putri Adriani secara singgel vokalnya dan para penonton di arena kompetisi semifinal Americas Got Talent pun dibuatnya berdecak kagum dan bahkan ada muncul teriakan histeris saking senang dan bergembiranya mereka penonton di tribun, atas berbagai kelebihan dan keunikannya dalam olah vokal Putri.

Merdu sekali suaranya, enak  dan asyik didengar bait demi bait lirik lagu yang dilantunkan Putri Adriani dengan penuh percaya diri. Kemudian diperkuat lagi daya pesonanya dengan kostum muslimah mengenakan jilbab dengan gaun yang estetik, indah mempesona, disertai assoseries berupa barang-barang manik-manik yang mengkilau yang mempesona penonton..

Setelah Putri Adriani seleaai bernyanyi di panggung, tepuk tangan pun menggema di semua sudut arena kontestasi Semifinal Americas Got Talent,  yang berlangsung di salah satu kota di Amerika, kemaren. Semua anggota Dewan Juri Got Talent ada sebanyak 4 orang pun semuanya berdiri dari duduk dikursinya (standup). Mereka memberikan apresiasi dan penghormatan kepada Putri Adriani yang sukses membawakan lagu pilihan Panitia Kompetisi Got Talent Amerika Serikat.

Demikian pun ketika direspons penampilan Putri Adriani  oleh para dewan juri, Putri bisa memberikan jawaban-jawaban kepada dewn juri secara elegan tenang dan  dengan sikap santun.  Putri gadis cantik nan  tuna netra, imut-imut ini sosoknya tampak amat cerdas dalam bertutur kata dengan penggunaan bahasa Ingggrisnya yang amat fasih.. Senang sekali kita melihat dan mendengarnya pada saat Putri tampil berada di pentas kompetisi.

Oleh karenanya, sangat wajar dan pantas kiranya Putri Adriani  mendapat berbagai pujian dari para Dewan Juri Got Talent of USA, yang termashur dan  sangat prestisius dan berkelas dunia tersebut. Jujur kita berkata event pentas kompetisi semifinal Got Talent ini, tampilnya Putri Adriani sang “Anak Gadis Ajaib” sangat membanggakan kita semua selaku warga bangsa Indonesia.

Anak gadis muslimah Putri yang berkebutuhan khusus bisa tampil di ajang kompetisi kelas dunia, dan telah menjadi perhatian masyarakat global. Di tanah air, Putri telah mendapat apresiasi dari Presiden RI bpk Jokowi dan diundang ke istana negara Jakarta untuk bernyanyi mengisi acara hiburan dalam rangka memperingati HUT RI ke-78 tahun 2023.

Padahal kita tahu bahwa Putri Adriani, seorang anak berkebutuhan khusus, cacat mata sejak lahirnya.. Dia adalah benar-benar “Anak Gadis Ajaib”, kemampuan berseni tarik suaranya yang luar biasa hebatnya, dan bermain pianonya  melampaui batas manusia normal. Putri Adriani  yang sang gadis ajaib ini menakjubkan ribuan penonton, disaat dia bernyanyi dan bermain piano tampil solo dengan performance secara sempurna di panggung.

Alhamdulillah Putri Adriani, asal Kampar Provinsi Riau kini telah mengangkat harkat dan martabat (marwah) bangsa Indonesia, dan bahkan dunia Islam terutama kaum muslimah berjilbab se antaro belahan dunia untuk terangkat citranya.

Mudah-mudahan kelompok masyarakat yang dulu terkena wabah Islamfobia akan berubah mindsetnya ke arah lebih berpikir positif, tidak berburuk sangka lagi terhadap perempuan berhijab (jilbab) dan harapannya mereka mengapresiasi para penganut Islam, kaum muslimin dan muslimat yang hidup bermukim di kawasan negara-negara barat seperti Eropa dan Amerika sana, insya Allah.

Putri Adriani telah sukses tampil di arena kompetisi Got Talent Amerika, yang amat membanggakan kita dan semua pihak di tanah air Indonesia, teristimewa bagi mereka para pencinta dan penggemar seni tarik suara, bernyanyi dan bermusik sebagai sarana penghibur.

Mari kita doakan, semoga Putri Adriani terus bisa berkarya, berjaya dan tampil prima di panggung-panggung pementasannya, sukses menghibur, mempesona dan memukau para penonton konser dan arena kompetisi lainnya. Dan kita mendoakan juga Putri beserta keluarganya senantiasa berada  dalam lindungan, pertolongan dan rahmat Allah SWT. Aamiin. Syukron barakallah.
Wasalam

====✅✅✅

Penulis:
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si
(Dosen dan Pendiri Universitas Djuanda Bogor, Konsultan K/L negara, Pegiat dan Pengamat Sosial)

Tanah Diklaim Milik PT Perumnas, Dewan Diminta Turun Bantu Warga Sirnagalih

0

Jonggol | Jurnal Bogor
Reses dewan Dapil 2 yang digelar di Kecamtan Jonggol, Kabupaten Bogor pada beberapa waktu lalu mendapat tantangan dari masyarakat Jonggol untuk menyelesaikan persoalan yang ada di wilayah Jonggol khususnya.

Seperti hal yang disampaikan oleh LPM Desa Sirnagalih Dudu Sanjaya yang meminta dewan dapil 2 untuk tidak kebanyakan duduk di kantor, tapi turun ke lapangan melihat langsung kondisi permasalahan-permasalahan yang dialami warga.

“ Yang saya ajukan saat ini ialah persoalan tanah milik PT Perumnas yang sampai saat ini belum juga diselesaikan. Pasalnya, tanah warga yang diklaim milik PT Perumnas itu ada yang belum dibayar kepada warga dan ada juga yang warga tidak merasa menjualnya, tapi sudah menjadi sertifikat,” ungkap Dudu kepada Jurnal Bogor, Kamis (7/9/23).

Dudu menyebut, dirinya sudah mengajukan keluhan ini kepada pihak desa dan kecamatan, namun tak jua ada penyelesaikan dan solusi untuk warga. Yang membuat bingung, sambung Dudu, PT Perumnas ini tidak pernah membayar pajak tapi sudah memiliki sertifikat.

“Kenapa saya berkata begitu, karena pajak yang terbit adalah wajib pajak masyarakat. Letter C Desa dan wajib pajak masih atas nama masyarakat, tapi yang kami herankan kenapa pihak PT Perumnas sudah punya sertifikat dan AJB. Sedangkan, sejak pembebasan lahan seluas 5 hektare milik warga yang dilakukan tahun 1985 lalu, sampai saat ini belum juga dilunasi, secara aturan itu sudah batal pembelian lahannya,” cetus Dudu.

Maka dari itu, sambung Dudu, dirinya berharap dengan diadukannya persoalan ini dalam reses bisa ada penyelesaian yang dilakukan oleh pihak dewan. Memang warga belum melakukan upaya apapun, tapi warga juga tidak bisa mengakui lahan mereka diklaim milik PT Perumnas.

“ Ada sekitar 12 pemilik lahan yang merasa dirugikan karena tanahnya diklaim milik PT Perumnas. Dan pernah ada pembicaraan saat itu di desa, namun pihak PT Perumnas justeru tidak memberikan solusi apapun, mereka hanya bilang tidak tahu dan akan mengajukan persoalan ini kepada pihak pusat,” tandasnya.

“ Dan sampai saat ini sudah berjalan satu tahun pascamediasi tak jua ada solusi yang ditawarkan, maka dari itu saya adukan ini dan berharap dewan bisa bertindak. Jika tidak ada tindakan dari dewan, lalu kepada siapa lagi kami harus mengadukan persoalan ini,” tandas Dudu.

** Nay Nuráin

Perawatan dari Anggaran Desa, Fathoni Minta SAB di Cicadas Dijaga

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni meninjau pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) di Perumahan Alam Segar, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kamis (7/9/23). Fathoni menyebut, sumur bor yang dibuat di Perumahan Alam Segar ini merupakan aspirasi yang sudah lama, namun tidak termonitor sehingga baru sekarang ini bisa terakomodasi.

“ Seharusnya sumur ini dibangun pada tahun 2021 kemarin, namun karena terlewatkan, hingga akhirnya baru kali ini diakomodir untuk pembangunannya,” ungkap Fathoni kepada Jurnal Bogor.

Politisi PKS tersebut berharap, apa yang sudah diberikan ini bisa dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga umurnya bisa panjang. Mengingat, ketika sudah menjadi SAB nanti, baiknya masuk kedalam anggaran desa untuk biaya perawatan berkalanya.

“Jadi, saat ada kerusakan pada mesin pompa atau pada jaringan lainnya bisa diakomodir oleh Pemerintah Desa setempat. Jangan sampai, setelah dibangun, kemudian ada trouble diabaikan sehingga tidak berfungsi, itu sangat sayang sekali. Karena untuk mendapatkan bantuan aspirasi ini harus ekstra dalam pengajuan keatas, karena banyak yang mau,” tuturnya.

Sementara LPM Desa Cicadas, Gojali mengucapkan terimakasih atas bantuan aspirasi yang digelontorkan oleh Achmad Fathoni. Gojadi menyebut, bantuaan untuk Desa Cicadas ini bukan baru pertama kalinya.

“ Sebelumnya itu kami diberikan bak motor, dan juga saluran air TPT. Itu semua berkat aspirasi pak Dewan Achmad Fathoni. Saya berharap, pak dewan menggelontorkan bantuan yang lain, yang notabene masih sangat dibutuhkan oleh warga,” tandasnya.

Untuk SAB ini, sambung Gojali, sangat membantu sekali, apalagi saat ini memasuki musim kemarau yang agak panjang. Warga Alam Segar sendiri sudah panik jika kondisi kemarau masih berkepanjangan. Bahkan sebagian wilayah sudah mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih.

“ Pekerjaan sumur bor ini baru berjalan selama 3 hari, kami berharap pihak ketiga yang mengerjakannya bisa cepat, hingga nantinya bisa segera digunakan,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay Nuráin

Kesulitan Air Bersih, 10 Ribu Liter Air Didistribusikan ke Leuwiliang

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Dampak kemarau panjang, 10 ribu liter air bersih didistribusikan ke dua titik di wilayah Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor yang mengalami kesulitan air bersih.

Pendistribusian air bersih itu diangkut oleh mobil pemadam kebakaran (Damkar) sektor Parung tersebut disambut antusias ratusan masyarakat di dua kampung RT 02/ 03 RW 011.

Salah satu staf di Desa Leuwiliang, Baba mengatakan, pendistribusian air bersih tersebut adalah usulan warga ke pemerintah desa. Sebanyak 10 ribu air tersebut telah didistribusikan.

“Usulan warga ke desa agar pasokan air bersih ini agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” katanya, Kamis (7/9/2023).

Dia menjelaskan penyebabnya, sumber mata air mulai mengecil dan air sumur milik warga berkurang dan bahkan mengering.

“Kekurangan air bersih di daerah ini menjadi langganan setiap tahun saat musim kemarau,” jelasnya.

Sementara, saat dihubungi Komandan Unit Sektor Parung Napi’i mengatakan, satu unit merapi yang di khususkan untuk distribusi air bersih berkapasitas 5 ribu liter. Mobil tangki pemadam kebakaran itu mendistribusikan air bersih kepada warga di wilayah terdampak.

“Kemarin satu unit mobil Damkar berkapasitas 5 ribu liter kita turunkan kedua titik lokasi di wilayah Leuwiliang hingga dua balik,” katanya.

** Andres

Mimin PJU, Dewan Minta Dishub Tambah Penerangan di Bogor Barat

0

Sukajaya l Jurnal Bogor
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil 5 Aan Triana Al Muharom meminta percepatan pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU), di wilayah Bogor Barat. Musababnya, kerap terjadi aksi kejahatan karena minim pencahayaan.

“Sebetulnya di jalan-jalan kabupaten itu apalagi di daerah yang rawan kriminal termasuk dari mulai masuk Kecamatan Sukajaya sampai perbatasan Banten itu sering kita usulkan,” kata Aan, Kamis (7/9/2023).

Makanya ia menegaskan akan menagih Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor menanyakan sudah sejauh mana realisasinya terkait usulan yang diminta oleh pihak desa.

“Sebetulnya anggaran ke Dishub itu ada cuman tidak banyak juga karena di dinas sendiri juga masih banyak skala prioritas,” cetusnya.

Selain itu ia ingin memperbanyak jumlah lampu PJU untuk disebar di semua wilayah Kabupaten Bogor ini, apalagi terkait kepentingan Dapil seperti Cigudeg Jasinga, Sukajaya dan Nanggung itukan berbatasan dengan daerah lain.

“Tetap kami akan meninjau lagi kinerja Dinas Perhubungan terkait dengan PJU,” kata Aan.

Bahkan dia berharap peran UPT bisa dioptimalkan lagi karena yang tahu kondisi wilayah mereka, dan sering berkomunikasi sampai melaporkan rehab PJU rusak dan hilang.

“Dari CSR PLN juga mudah-mudahan dibawa untuk penerangan jalan umum terutama untuk wilayah perbatasan-perbatasan yang rawan kriminal,” tukasnya.

** Arip Ekon

Disdik Diminta Serius Tangani Sekolah Rusak

0

Permadi Dalung Akan Kawal Pembangunan Sekolah Bisa Diakomodir di 2024

Rumpin l Jurnal Bogor
Sekolah rusak berat masih banyak ditemukan di Kabupaten Bogor. Kondisi ini membuat anggota DPRD Pemadi Dalung meminta Dinas Pendidikan (Disdik) serius menangani kondisi gedung sekolah yang telah rusak berat tersebut.

SDN 03 Rumpin

“Sudah kami sampaikan ke Disdik Kabupaten  agar perbaikan sekolah SDN 03 Rumpin bisa dilakukan.

Termasuk  wilayah Kecamatan Nanggung diantaranya kondisi SDN 01 Parakanmuncang, SDN Ciketug Desa Pangkaljaya dengan SDN Parigi Desa Cisarua sudah disampaikan melalui ke bagian Sarprasnya untuk diakomodir pada pembangunan 2024 mendatang,”  kata Pemadi Dalung, Kamis (7/9/2023).

“Disdiknya kemana saja. Kami minta Disdik harus serius tangani kedaan sekolah yang sudah tak layak. Masih banyak keadaan sekolah yang tak layak, kami akan  kawal kebetulan mengenai anggaran 2024 minggu depan mulai dibahas.” Papar Dalung lagi.

Sebelumya, Kepala Sekolah SDN 03 Rumpin Ati Nurhasanah membenarkan kondisi rusak sekolahnya kurang lebih tiga tahun. Untuk dinding sudah lama, dan atap yang bocor sejak 2022 setelah ada gempa. Menurut dia kerusakan lain akibat area sekolah terkena getaran galian telah menambah kerusakan.

SDN Ciketug, Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung

Begitu juga, SDN 01 Parakanmuncang, Desa Parakanmuncang Kecamatan Nanggung. Salah satu tenaga pengajar di SDN Parakan Muncang 01, Ujang Ma’mun mengatakan, dari 8 lokal ruang belajar siswa ada 3 ruang belajar yang kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan, tiga tahun terakhir ini sudah tidak lagi digunakan demi keselamatan siswa.

“Sudah diusulkan dari tahun 2020 hingga 2021 namun hingga sekarang tak kunjung dibangun SDN 01 Parakanmuncang itu,” kata dia.

Hal serupa dikeluhkan Kepala SDN Parigi Juju Juhaeriyah. SDN ini dari 15 lokal terdapat  10 ruang yang mengkhawatirkan dan diketahui 2 ruang yang dinyatakan membahayakan karena rusak berat. Juju berharap, usulannya segera dilaksanakan agar siswa-siswinya nyaman saat belajar dan tidak merasa khawatir.

SDN Parigi Desa Cisarua Kecamatan Nanggung

“Kami harap perbaikan itu segera dilaksanakan karena menyangkut siswa juga, khawatir ada kejadian yang tidak diinginkan,” tukasnya.

Senada dengan Kepala SDN  Ciketug Mursid menyebutkan, dari tujuh lokal berikut kantor dan enam ruang belajar secara umum mengalami kerusakan. “Secara umum sudah rusak, namun yang rusak berat itu tiga ruangan, yakni kelas satu, dua dan tiga,” kata Mursid.

** Arip Ekon

Ketahanan Pangan Desa Parakanmuncang Kembangkan Potensi Desa

0

Nanggung | Jurnal Bogor
Pemberdayaan masyarakat melalui program  ketahanan pangan bagi kelompok masyarakat di Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor dilakukan Pemerintah Desa Parakanmuncang. Upaya itu untuk mendorong penggunaan dana desa dalam pengembangan potensi desa.

“Perlu dioptimalkan untuk pengembangan potensi desa diantara melalui membangun  dengan membudidaya ikan lele, bebek pedaging serta pada peternakan ayam kampung,” kata Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin Kepada wartawan, baru-baru ini.

Kata dia, program ketahanan pangan yang dianggarkan dari dana desa senilai 20 persen diharapkan mampu dan berkelanjutan sehingga dapat berkembang secara mandiri.

Berbagai macam  bidang usaha yang dibentuk secara kelompok masyarakat dari sektor perikanan dan peternakan

“Penggunaan dana desa untuk ketahanan pangan yang tersebar di beberapa wilayah Kampung di Desa Parakanmuncang bertujuan  agar  masyarakat kedepan untuk pengembangannya bisa secara mandiri dan berkelanjutan,” katanya.

Dengan demikian kata dia, menggali potensi sumberdaya desa agar masyarakat memiliki kemampuan yang cukup dalam memenuhi kebutuhan pangan hingga bisa bisa berjalan hingga memiliki pangsa pasar.

** Andres

Menuju Porprov Jabar 2026, KONI Bahas Sinkronisasi Data

0

Cibinong | Jurnal Bogor
KONI Kabupaten Bogor periode 2023-2027 dibawah Komando Dedi Ade Bachtiar langsung gerak cepat melakukan pembahasan program kerja semua bidang yang ada di KONI Kabupaten Bogor.

Dedi Ade Bachtiar

” Rapat kali ini diikuti semua bidang yang ada dan membahas program kerja untuk empat tahun kedepan,” tegas Dedi Ade Bachtiar disela sela rapat KONI , Kamis, 7 September 2023.

Dedi menambahkan, kendati membahas soal program kerja empat tahun kedepan, tapi tiap tahunnya harus ada capaian program kerja yang dilakukan.

” Ending dari semua program kerja tiap bidang ini nantinya tetap bermuara pada Kabupaten Bogor ” Kahiji” pada Porprov Jabar 2023,” tegasnya

Selain itu, kata Dedi, KONI juga akan melakukan sinkronisasi data atlet dan prestasi atlet yang ada pada semua cabor di KONI Kabupaten Bogor.

Bahkan, sambung Dedi, KONI juga tengah mengusahakan soal peningkatan kesejahteraan para atlet atau mantan atlet yang saat ini masih menunjukan dedikasi dan loyalitasnya pada olahraga Kabupaten Bogor.

” Soal kesejahteraan atlet dan mantan atlet tentunya bukan tanggung jawab KONI semata. Namun itu tanggung jawab kita semua. Makanya kami akan koordinasi dan bersinergi dengan Dispora untuk masalah kesejahteraan atlet,” paparnya.

Dedi kembali menegaskan pada Porprov Jabar 2026 mendatang pihaknya akan mengoptimalkan potensi atlet binaan semua cabor yang ada.

” Jika memang harus ada atlet mutasi tentunya ini hanya menutupi kekurangan dari potensi target yang ada;” pungkasnya.

** asep syahmid

Soca Event Sukses Gelar Turnamen Golf HUT KOREM 061

0

Sentul | Jurnal Bogor

Setelah sukses menggelar turnamen golf Hari Jadi Bogor (HJB), beberapa waktu lalu, Soca Event kembali menggelar kegiatan serupa.

Kali ini, sebanyak 144 golfer ambil bagian pada Turnamen Golf HUT Korem 061 Suryakencana, di Sentul Highlands Golf Club, Kamis (7/9/2023).

Ketua Panitia Pelaksana, Risca Oktavia mengatakan, antuasis peserta sangat luar biasa. Bahkan, kata dia, ada beberapa golfer yang harus masuk daftar tunggu.

“Antusias peserta sangat luar biasa. Turnamen ini kita buka untuk umum, dan mereka datang dari daerah se-Jawa Barat. Korem 061 membawahi Kota/Kabupaten Bogor, Kota/Kabupaten Sukabumi, dan Cianjur,” kata wanita yang akrab disapa Caca itu menjelaskan.

Caca menambahkan, ini adalah event ketiga selama tahun 2023. Sebelumnya, Soca Event pernah sukses menggelar turnamen antar pengusaha, Hari Jadi Bogor, dan HUT Korem 061 Suryakencana.

“Kalender Soca Event bakal berlanjut, dan kemungkinan selanjutnya bakal digelar di Jakarta,” pungkas Caca.

** asep syahmid