31.3 C
Bogor
Thursday, July 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 480

Diskusi Publik Bareng Warga Perumahan GMV, Achmad Fathoni Akan Siapkan Tim Hukum

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni mengadakan diskusi publik bersama warga Perumahan Grand Madani Village (GMV). Diskusi publik tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Barat H. Ahmad Ru’yat, Wakil Ketua Fraksi PKS H. Fikri Hudi, Kepala Bidang DPKPP Kabupaten Bogor Iin Kamaludin, dan segenap warga Perumahan GMV.

Kegiatan diskusi public tersbut dilaksanakan di Perumahan Grand Madani Village (GMV) Cileungsi, Blok C1 No.18, Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Sabtu (21/10/23).

Dalam kesempatan itu Achmad Fathoni mengatakan terkait keluhan konsumen warga Perumahan GMV, saat ini pihaknya tengah memetakan permasalahan yang ada melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP)  Kabupaten Bogor.

“Kita sudah memetakan permasalahan yang ada melalui DPKPP yaitu pak Iin Kamaludin, perizinan ada tapi persoalan akadnya antara penjual dan pembeli yang tidak sesuai aturan hukum,” katanya kepada Jurnal Bogor.

Wakil Rakyat yang duduk di Komisi III ini juga menyebut persoalan konsumen GMV itu telah berlangsung lama. “Kita melihat ini sudah sangat lama 7 tahun dan nilainya tidak sedikit,” ungkap Fathoni sapaan akrabnya.

Politisi PKS tersebut berharap kepada DPKPP untuk serius menangani permasalahan yang tengah dialami warga. Sebagai anggota dewan, Fathoni mengaku siap terus mengawal permasalahan warga perumahan GMV sampai selesai.

” Saya berharap kepada dinas supaya serius untuk menangani permasalahan ini dan  saya di DPRD akan terus mengawal karena ini sesuai dengan bidang saya di Komisi 3 bidang perumahan,” cetusnya.

” Saya berharap bisa selesai dan menjadi contoh bahwa yang seperti ini dapat kita selesaikan karena hal semacam ini banyak terjadi,” tambahnya.

Ia juga meminta kepada warga agar kompak, dan akan selalu mendorong agar permasalahan terselesaikan dengan cepat. Sebagai antisipasi, Fathoni telah mempersiapkan melalui jalur eksekutif dan legislatif dan akan mempersiapkan tim hukum untuk mengawal agar tidak melenceng dari koridor hukum.

“Saya meminta kepada masyarakat agar kompak, saya sebagai anggota dewan siap mengadvokasi dan membantu sampai permasalahan selesai. Dan penyelesaian yang baik adalah melalui jalur eksekutif dan disitu kita kompak bersama nanti kita siapkan tim hukumnya untuk mengawal agar tidak lewat dari koridor hukum,” tandasnya.

Sementara itu Kabid Perumahan pada DPKPP Kabupaten Bogor, Iin Komarudin mengatakan ada beberapa permasalahan melalui sisi aspek aset dan hukum, yang sedang terjadi didalam permasalahan warga perumahan GMV ini.

“Ada dua permasalahan yang harus kita selesaikan yang pertama aspek asetnya itu peran kita ada disitu dan langkah awal sudah kita lakukan, kemudian ada aspek hukum terkait dengan transaksi penjual dan pembeli,” bebernya.

Selain itu, Iin Komarudin mengaku telah melayangkan surat kepada pengembang atau developer Gran Madani Village agar segera menyerahkan aset secara fisik kepada konsumen.

“Langkah-langkah awal sudah kita lakukan dengan melayangkan surat kepada pengembang agar segera menyelesaikan atau menyerahkan aset secara fisik, setelah itu kita pastikan dan kita ukur dan aset-asetnya itu aman,” akunya.

Diapun menyakinkan kepada pemerintah daerah dan masyarakat bahwa asetnya aman dan segara melakukan koordinasi antarlembaga.

“Yang paling penting bagi pemerintah daerah masyarakat tenang aman asetnya jelas, itu saya kira langkah-langkah kedepannya yang paling penting melakukan koordinasi antara lembaga. Supaya tidak ada informasi yang simpang siur dari sisi aset atau juga hukumnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, warga perumahan Gran Madani Village hingga saat ini belum memiliki surat perjanjian pengikat jual beli (PPJB)  dari pengembang (developer) sebanyak kurang lebih 300 unit rumah tipe 36, yang telah lunas sebanyak 23 unit rumah.

** Nay Nur’ain

HSN 2023, Pemcam Sukamakmur Tekankan Pentingnya Jihad Intelektual

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor
Peringati Hari Santri Nasional (HSN), Camat Sukamakmur Bakri Hasan menjadi inspektur upacara pengibaran bendera Merah Putih di halaman Masjid Besar Al Anshori, Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor, Minggu (22/10/23).

Bakri Hasan

“Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahunnya selalu rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri ini dengan tema yang berbeda. Untuk tahun 2023 ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’,” ucap Bakri Hasan kepada Jurnal Bogor.

Bakri menyebut, tema ini memiliki maksud mengajak para santri untuk terus berjuang membangun kejayaan negeri dengan semangat jihad intelektual, karena para santri adalah pahlawan pendidikan dan pejuang kebodohan, terutama di era transformasi digital saat ini.

” Dalam kesempatan ini, atas nama Pemerintah Kecamatan Sukamakmur  kami menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional tahun 2023 kepada seluruh santri di Kecamatan Sukamakmur. Mari kita sambut momentum Hari Santri tahun ini sebagai media pengingat bagi kita semua, khususnya anak-anak kami para santri, bahwa anda-anda semua memiliki andil besar dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.

Bukan itu saja, Bakri Hasan juga mengingatkan bahwa semua para santri juga memiliki andil besar, untuk senantiasa aktif ikut berkontribusi dalam memajukan Kecamatan Sukamakmur, terlebih dalam mewujudkan Kecamatan Sukamakmur yang bermarwah, maju dan sejahtera.

“Mari kita bergandeng tangan, bersama-sama berjuang membangun kejayaan negeri ini dengan semangat jihad intelektual, khususnya untuk melakukan jihad melawan ketidakpahaman, kebodohan, dan ketertinggalan, dalam mendukung terwujudnya Kecamatan Sukamakmur bermarwah, maju dan sejahtera,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Warga Tlajung Udik Ditemukan Tergeletak di Tepi Sungai Cileungsi

0

Kompol Bayu: Penyebabnya Masih Samar, Dugaan Sementara Percobaan Bunuh Diri

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Warga Gunung Putri digegerkan dengan penemuan sesosok perempuan dalam kondisi tak sadarkan diri di tepian sungai Cileungsi, wilayah Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (21/10/2023).

Yaman, saksi mata yang menemukan sosok wanita tersebut mengatakan, dirinya menemukan wanita tak sadarkan diri itu saat sedang memancing. ” Saya lagi mancing, saya liat ada boneka. Eh pas gitu dicek ternyata orang, ” ucap Yaman.

“Kita ga berani angkat, kita cek dulu ada nafasnya. Kebetulan yang mancing banyak, akhirnya kita evakuasi bareng-bareng,” sambung Yaman.

Menurut Yaman, dirinya tidak mengetahui apa yang sebetulnya terjadi, entah terjatuh atau yang lainnya. Dengan inisiatif warga, korban langsung dilarikan kerumah sakit RSUD Cileungsi, guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. ” Kita ngedenger kaya orang buang sampah, kita pikir orang buang sampah. Setelah bunyi (seperti buang sampah) ada bunyi motor, tapi gak tau motor apa,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat menjelaskan, hari Sabtu (21/10/23) sekitar pukul 21.50 WIB pihak Polsek Gunung Putri mendapatkan laporan masyarakat, bahwa telah ditemukan perempuan tanpa identitas tergeletak dengan kondisi lemah dibawah jembatan Wika perbatasan Kecamatan Klapanunggal oleh masyarakat yang sedang memancing.

“ Berbekal laporan tersebut, piket Reskrim bersama Unit Patroli Polsek Gunung Putri yang dipimpin Panit Reskrim Ipda Mujiyanto, S.H. melakukan cek TKP. Dari hasil cek TKP, ditemukan bahwa benar terdapat perempuan tanpa identitas tergeletak lemah tidak berdaya berada dibawah jembatan Wika, tepatnya di Kp. Kedep RT/RW 002/018 Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor,” jelas Kompol Bayu kepada Jurnal Bogor, Minggu (22/10/23).

Kemudian ketika dicek ternyata perempuan tersebut masih hidup, sambung Kompol Bayu, diduga perempuan tersebut ialah korban dari penganiayaan karena setelah dilakukan pengecekan terdapat luka dikening sebelah kanan dan kepala bagian belakang, selanjutnya Korban dibawa menggunakan ambulance siaga Desa Tlajung Udik ke RSUD Cileungsi untuk pertolongan pertama.

“ Jadi tadi siang perempuan berinisial N (41) yang ditemukan tak sadarkan diri sudah kami mintai keterangan perihal kejadian yang dialaminya. Namun, karena korban tidak terbuka maka kami akan melakukan pemeriksaan kepada suami korban,” cetus Kompol Bayu.

Lebih lanjut Kompol Bayu mengatakan, N memberikan pernyataan bahwa dirinya tidak tahu apa yang terjadi, saat jalan di lokasi jembatan tiba-tiba ada yang mendorongnya hingga membuatnya jatuh ke sungai. Pernyataan N yang masih ragu-ragu seolah enggan menceritakan yang sebenarnya akan jadi bahan kami untuk memeriksa orang-orang terdekatnya.

“Sejauh ini kami masih mencari HP milik N yang hilang, mungkin saat HP nya ditemukan bisa mengungkap sedikit terkait penyebab korban bisa tak sadarkan diri di tepian sungai Cileungsi. Dugaan sementara, N hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan informasi yang didapat bahwasanya dia sedang mengalami persoalan yang rumit,” beber Kompol Bayu.

“ Nanti kami informasikan lebih lanjutnya jika sudah ada keterangan dari suami dan kerabat kerja N. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pihak kepolisian bisa menemukan ponsel korban,” pungkas Kompol Bayu.

** Nay Nur’ain

Persib Lanjutkan Tren Tak Terkalahkan

0

Samarinda | Jurnal Bogor
Persib berhasil melanjutkan catatan tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan beruntun setelah bermain imbang 1-1 dengan Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu 21 Oktober 2023 akhir pekan lalu.

Pelatih Persib, Bojan Hodak menilai, skor 1-1 merupakan hasil yang cukup adil. Menurutnya tak mudah mendapat poin di Stadion Segiri.

“Saya pikir tidak mudah mendapatkan poin di sini, apalagi cuaca yang tidak mendukung. Skor 1-1 ini adil,” kata Bojan usai pertandingan dilansir dari laman resmi klub, Minggu, 22 Oktober 2023

Pelatih asal Koroasia ini menjelaskan, anak asuhnya punya kesempatan memenangkan pertandingan. Apalagi pada babak pertama ada dua peluang emas yang sayang tak bisa dimaksimalkan dengan baik. Sebaliknya, malah kebobolan pada babak pertama.

“Ada dua peluang yang bisa dimaksimalkan, namun setelah kemasukan pemain nampak sulit berkembang. Banyak sekali kita mebermain bola panjang, tapi kami kehilangan bola lagi dan mendaptkan tekanan. Sulit bermain di sini apalagi dengan cuaca yang tidak mendukung,” ucapnya.

“Babak kedua kami mencoba mencari peluang dengan mengganti satu pemain, kemudian mencari kesempatan dan ada peningkatan dari sisi permainan, kami ada peluang,” lanjutnya.

Dengan pencapaian ini Persib masih berada di posisi 3 klasemen sementara dengan 28 poin. Berbeda empat poin dengan lawannya yang juga masih berada di puncak klasemen sementara.

**asep syahmid

Awapsi Kabupaten Bogor Gelar Kursus Wasit C3

0

Sukaraja | Jurnal Bogor
Sebanyak 42 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Kursus Wasit C3 yang digelar oleh Awapsi Kabupaten Bogor di Gedung Dharmais, Sukaraja, Kabupaten Bogor 22 sampai 28 Oktober 2023.

Ketua Umum Awapsi Kabupaten Bogor Sanan mengatakan, Kursus Wasit C3 ini merupakan salah satu program Awapsi yang ingin memberikan kontribusi perangkat pertandingan sepakbola.

Sanan menegaskan, peserta kegiatan Kursus C3 ini minimal harus berusia 18 tahun dan maksimal usia 25 tahun.

” Pemateri dari Kursus C3 ini dari Asprov PSSI Jabar dan dari PSSI Pusat,” tegas Sanan, Minggu, 22 Oktober 2023

Sanan menambahkan, pada Kursus C3 ini lebih dominan pada pemberian pemahaman tugas wasit.

Sementara itu, Eki Surahman selaku Manager Perangkat Pertandingan Askab PSSI Bogor mengatakan, hingga saat ini ada 140 an wasit yang ada di Kabupaten Bogor

” Dari jumlah 140 an itu ada yang wasit C1, C2 dan C3 dan sudah banyak yang mendapatkan penugasan dari PSSI Asprov Jabar ataupun PSSI Pusat,” ucap Eki.

Eki mengatakan, sangat mendukung program kursus wasit C3 yang dilakukan oleh Awapsi Kabupaten Bogor

” Saya yaki dari kursus wasit C3 ini kedepannya akan lahir atau muncul wasit atau pengadil lapangan yang bagus bagus serta profesional dalam menjalankan tugasnya,” pungkas Eki

Agung Nugroho selaku Exco Askab PSSI Bogor yang hadir dalam pembukaan Kursus wasit C3 ini memberikan apresiasi positif kepada para panitia dan jajaran pengurus Awapsi Kabupaten Bogor.

Agung berharap para peserta yang ikut dalam Kursus wasit C kali ini nantinya tak boleh puas sampai disini.

” Para peserta harus punya obsesi untuk ikut pelatihan lagi seperti C2 atau C1,” tegasnya.

Kursus wasit C3 yang dilakukan Awapsi Kabupaten Bogor ini mendatangkan para Instruktur ternama dan punya nama besar seperti Fahrizal Kahar dan Kapten Yandri ( instruktur FIFA). Selain itu dihadiri pula oleh salah satu perwakikan Exco Asprov PSSI Jabar serta Sekjen Askab PSSI Bogor, Jihan Salsabila.

** asep syahmid

Jaga Kekompakan Guru, PGRI Nanggung Gelar Porseni

0

Nanggung | Jurnal Bogor
Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2023, PGRI Cabang Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menggelar pekan olah raga dan seni (Porseni).

Kegiatan yang berlangsung di gedung PGRI Nanggung tersebut berlangsung meriah dan diikuti antusias peserta yang berprofesi guru itu, terutama pada lomba karoke.

Berbagai penampilan dan suara merdu dalam lomba karoke itu ditampilkan oleh para ratusan peserta  yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.

Ketua PGRI Cabang Nanggung Endang mengatakan, bahwa untuk memeriahkan  memperingati HUT PGRI Ke 78 dan HGN  Tahun 2023 cabang Nanggung melaksanakan  sejumlah pertandingan olahraga tradisional dan lomba karoke.

“Hari ini penuh dengan kegiatan untuk menjaga kekompakan dan persatuan para guru di wilayah khususnya Nanggung,” katanya, Jumat (20/10/2023).

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan sepenuhnya oleh guru, dengan tujuan mempererat silaturahmi dan kerjasama antar sesama guru. Bahkan, seluruh guru dan kepala sekolah yang ada di Kecamatan Nanggung sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Lomba olahraga tradisional ini meliputi lomba bakiak, gobag sodor, catur, dan hadang bola voli. Pesertanya para guru, kepala sekolah,” jelasnya.

Dia berharap, dalam kegiatan ini bisa memupuk rasa persatuan dan kesatuan, serta menumbuh kembangkan rasa memiliki terhadap organisasi profesi di kalangan para pendidik dan tenaga kependidikan.

“Kegiatan ini bukan semata-mata untuk mendapatkan hadiah, tetapi yang terpenting jalin silaturahmi antar seprofesi ini tetap terjaga,” bebernya.

Sementara Camat Nanggung Ae Saepulloh mengapresiasi kegiatan yang diramaikan oleh ratusan guru se-Kecamatan Nanggung tersebut.

“Saya mengucapkan selamat HUT PGRI ke-78 dan HGN Tahun 2023, saya bersyukur dan bangga juga sangat mengapresiasi para guru yang sangat inspiratif,” katanya.

Dia berharap, para guru agar terus berinovasi, mendidik, dan menggali potensi anak dengan menyiram dan memupuk ilmu melalui hati penuh kasih, guna harapan perkembangan anak sesuai bakat dan minat agar dapat terwujud melanjutkan generasi penerus bangsa.

“Seperti apakah anak hari ini, maka seperti itulah nanti negara kita dikemudian hari, maka gugahlah mereka dengan ajaran hal baik, saya percaya kepada guru-guru dapat memberi bekal anak-anak dengan hal luar biasa,” pungkasnya.

** Andres

Dua Hari Hujan Turun, Kubangan Kerbau di Jalan Sawah Baru Muncul Lagi

0

Dramaga | Jurnal Bogor
Hujan yang mengguyur kawasan Dramaga dan sekitarnya sejak dua hari berturut turut akhir pekan kemarin, buntutnya kini muncul lagi masalah lama yang dikeluhkan warga yang tidak pernah tuntas terselesaikan, yakni di jalan Kampung Sawah Baru saat hujan mereda, kembali muncul kubangan kerbau.

Munculnya kubangan kerbau ini, lagi-lagi jadi keluhan warga sekitar, para pemotor maupun mahasiswa IPB di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Hidayat, warga Kampung Sawah Baru mengatakan, akibat tidak optimalnya pekerjaan pembangunan saluran drainase yang berada di kiri kanan jalannya, termasuk kendurnya tanggung jawab perawatan pada saluran drainasenya, masalah lama yang selalu bikin kesal warga, kini muncul kembali.

“Dua hari hujan turun mengguyur Kampung Sawah Baru yakni pada Sabtu sore dan Minggu sore ( 21-22/10/2023), jalan Kampung sawah baru kembali banjir sepanjang radius 12 meter dengan ketinggian diatas mata kaki orang dewasa”, kata Hidayat, warga komplek perumahan yang ada di Kampung Sawah Baru kepada JurnalBogor.

Setelah usut punya usut sambung dia, ternyata genangan air hujan yang sampai Minggu (22/10/2023) siang itu belum surut surut juga, tak lain disebabkan tersumbatnya saluran drainase yang tertimbun lumpur hingga tertutup semak belukar bahkan ditumbuhi rumput ilalang.

“Beginilah kalau tugas dan tanggung jawab pekerjaan perawatan yang diemban oleh pihak Dinas PUPR Kabupaten Bogor dengan jajaran UPT PUPR Jalan dan Jembatan Wilayah 3 Ciomas setengah hati, sehingga jadi berdampak pada masyarakat”, tukasnya.

Daniel Hadiwibawa, mahasiswa IPB juga melontarkan kekesalannya, sebab dia mengaku terpaksa harus membatalkan keberangkatannya pada Minggu pagi ke tempat peribadatan di Kota Bogor, lantaran pakaian dan sepatunya basah bercampur percikan noda lumpur yang terciprat roda sesama pemotor yang lewat berlainan arah dengannya.

“Gara gara pakaian saya basah dan kotor, ya terpaksa saya batalkan niat saya di Minggu pagi ini pergi ke rumah ibadah di Kota Bogor,” ketusnya.

Dari pantauan Jurnal Bogor, ternyata apa yang dikeluhkan oleh warga dan mahasiswa terhadap kondisi jalan Kampung Sawah Baru tersebut, memang benar adanya. Saat dikonfirmasi, pimpinan UPT Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bogor wilayah 3 Ciomas tak merespons.

** Bayup

Tekan Bahaya Longsor, Program Samisade Jadi Solusi Bagi Ciherang Bangun Banyak TPT

0

Dramaga | Jurnal Bogor
Tercatat hampir 70 persen kawasan Desa Ciherang, Dramaga, Kabupaten Bogor dengan luas 252 hektare, berupa tebingan curam dengan tingkat rawan bencana longsor yang cukup tinggi, sehingga mengancam banyak keselamatan jiwa warga yang bermukim di area rawan bencana tersebut. Hal ini diungkapkan Kepala Desa Ciherang Suherwin di lokasi pembangunan Tembok Penahanan Tebingan (TPT) yang berlangsung di kampung Ciherang Girang RW 10.

Kata Suherwin, dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut Ciherang mendapat bantuan dana Satu Miliar Satu Desa (Samisade), setelah digelar Musdes, maka sekitar 70 persen pemanfaatan dari dana Samisade tersebut dialokasikan untuk pembangunan TPT yang banyak tersebar di pelosok perkampungan di Ciherang.

“Sedangkan yang tiga puluh persennya lagi, kita khususkan bagi pembangunan betonisasi jalan desa, yang tujuannya guna peningkatkan perekonomian masyarakat yang notabene sebagai pedagang, karyawan, petani pekebun”, kata Suherwin kepada Jurnal Bogor.

Sedangkan untuk status desa dia, sampai saat ini Ciherang masih berstatus desa maju dan belum mandiri.

“Sebab, meski Desa Ciherang berdekatan dengan Kota Bogor, namun bukan berarti hal itu dapat menopang tingkat kemandirian ekonomi di warganya. Karena di Ciherang masih terdapat pelosok perkampungan dengan jaringan infrastruktur jalan yang perlu lebih dioptimalkan lagi peningkatannya”, ungkapnya.

Makanya, sambung Suherwin, selain bantuan dana desa dari pemerintah pusat yang sudah berjalan serta manfaatnya sudah dirasakan bagi kemajuan pembangunan, ternyata juga ada program lainnya, yaitu program Samisade Kabupaten Bogor, yang sudah dua tahun ini menjadi solusi berkelanjutan bagi kemajuan pembangunan desa serta peningkatan perekonomian di masyarakatnya.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Ciherang berharap, agar program Samisade bisa terus berjalan dan bisa menjadi program tetap dari Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai pondasi terwujudnya Kabupaten Bogor termaju di Indonesia.” tukasnya.

Warga Kampung Ciherang Girang RW 10 Suhata menyatakan rasa senangnya, manakala Pemerintah Desa Ciherang membangun TPT di sisi jalan yang lokasinya tepat berdekatan dengan kediamannya.

“Tebingan tanahnya sudah keropos dan rawan longsor. Jadi alhamdulilah kini tembok penahan tebingannya sudah dibangun oleh desa, sehingga kekhawatiran saya pun terobati,”pungkasnya.

** Bayup

Gibran Ditetapkan Cawapres, Golkar Kota Bogor Tunggu Deklarasi

0

jurnalinspirasi.co.id – DPP Partai Golkar telah menetapkan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), Sabtu (21/10).

“DPD Golkar Kota Bogor akan fatsun dengan keputusan DPP. Apabila pasangan Prabowo-Gibran dideklarasikan serta mendaftar ke KPU, maka kami siap berjuang memenangkan pasangan itu,” ujar Ketua DPD Golkar Kota Bogor Rusli Prihatevy kepada wartawan, Sabtu (21/10).

Menurut dia, sebenarnya kader Golkar Kota Bogor menginginkan agar Airlangga Hartarto yang maju mendampingi Prabowo. Sebab, yang bersangkutan sudah berjasa membesarkan Golkar.

“Tapi inilah bentuk kedewasaan dan sikap negarawan Pak Airlangga. Sehingga dalam rapimnas berani mengambil keputusan itu demi kebaikan partai,” tegasnya.

Rusli menegaskan bahwa DPD akan menyampaikan hasil rapimnas tersebut kepada seluruh struktural Golkar Kota Bogor agar fatsun dengan instruksi DPP, sebab hal itu beriringan dengan amanat Rakerda Golkar, yakni menang pemilihan legislatif (pileg), pemilihan presiden (pilpres), dan menang pemilihan kepala Daerah (pilkada).

“Semua pengurus DPD hingga ke tingkat pokar RT, hasta karya, calon legislatif (caleg) dan ormas partai wajib tegak lurus dengan putusan DPP,” ucap pria yang juga Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor ini.

Kata dia, agar dapat meraih kemenangan mutlak di pilpres, khususnya di Kota Bogor, semua pengurus harus bersinergi serta berkolaborasi dalam berbagi tugas dengan seluruh partai pengusung.

“Intinya mesti ada komunikasi aktif dengan partai koalisi. Hal itu akan dilakukan setelah deklarasi capres dan cawapres,” tandasnya.* Fredy Kristianto

PMPL Desak Pol PP Stop Proyek di Perumahan Cileungsi Hijau

0

Cileungsi I Jurnal Bogor

Tindakan pengembang melaksanakan proyek tidak berizin di Perumahan Cileungsi Hijau mendapat respons dari Lembaga Swasaya Masyarakat Perkumpulan Masyarakat Peduli Lingkungan (LSM PMPL).

PMPL menilai tindakan tersebut merupakan wujud arogansi pengusaha dalam mencari keuntungan tanpa melihat etika dan regulasi yang berlaku di Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, PMPL mendesak agar Satpol PP segera turun dan menghentikan pekerjaan di lokasi sampai pihak pengembang mengantongi izin.

“Selesaikan dulu izinnya baru kerjakan sesuai dengan rekomendasi dari Pemerintah Daerah. Jangan sudah dikerjakan nanti izin menyusul,” kata Sekretaris Jenderal LSM PMPL, M. Faisal kepada Jurnal Bogor.

Menurut dia, banyak pengusaha di Kabupaten Bogor yang kerap mengenyampingkan persoalan izin yang harus dipenuhi. Padahal, izin tersebut memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjamin dampak lingkungan dan pertimbangan teknis lain.

“Pengusaha property kan maunya bangun aja di lahan yang bagus dan bisa dijual dengan harga mahal untuk mencari keuntungan. Tapi kalau nanti pembangunan tidak memperhatikan dampak lingkungan bisa saja nanti muncul persoalan. Disinilah pentingnya izin yang harus diikuti oleh pengembang jadi tidak membangun seenaknya,” kata Faisal.

Apalagi, pihak terkait dari Pemda sudah turun tangan melakukan peninjauan kelapangan dan memastikan jika pengembang belum mengantongi izin untuk proyek yang sedang berjalan sekarang. Jadi, lanjutnya, tidak ada alasan bagi Satpol PP untuk diam dan tutup mata terhadap pelanggaran yang sudah jelas terjadi.

“Sebagai garda terdepan penegakkan Perda. Pol PP harus bertindak tegas terkait pelanggaran Perda. Untuk itu kami dari PMPL meminta dan mendesak agar Pol PP segera menghentikan aktivitas proyek di Perumahan Cileungsi Hijau,” tandasnya.

fk/cc-jb