26.8 C
Bogor
Thursday, July 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 479

Inilah Sosok Arnoldy Salim Calon Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Bogor

0

Sentul | Jurnal Bogor
Sosok Arnoldy Salim saat ini namanya sangat familiar di kalangan insan taekwondo di Kabupaten Bogor.

Arnoldy Salim adalah seorang entrepreneur yang berdedikasi dan bermotivasi tinggi pada bidang pariwisata dan perhotelan.

Ayah dari dua orang anak ini dikenal sangat mahir dalam membawa perpaduan unik antara kemampuan berbisnis, managemen, kepemimpinan dan kolaborasi dalam mewujudkan komitmennya terhadap kehidupan keluarganya yang seimbang.

Arnoldy Salim juga dikenal sebagai sosok yang sangat fokus dalam pengembangan bisnis usahanya seperti mengembangkan usaha Bell’s Place Sentul (Hotel, Rooftop Resto, Coffee Shop), KM Zero Sentul, Zero Point Outbond, Gaya Rimba Resto Alam, Jelajah Sentul dan Jelajah Bogor.

Pada tahun 2012 lalu, Arnoldy Salim tercatat sebagai IT Analyst, Orang Tua Grup dan pada tahun 2013 ia juga tercatat sebagai Product Development Spesialist, Panin Bank.

Ditengah kesibukannya dalam menjalankan bisnis dan usahanya itu, alumni Jurusan Sistem Informasi Akuntansi, Universitas Bina Nusantara ini masih menyempatkan waktunya untuk berolahraga Golf dan Badminton.

Sejak tiga tahun belakangan ini , Arnoldy Salim menjadi suporter nomor satu bagi anaknya yang sedang meniti karir sebagai atlet Taekwondo.

Bahkan, nama Arnoldy Salim digadang-gadang sebagai salah satu calon Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Bogor periode 2023-2027

Tak hanya itu, ia juga sudah menyiapkan visi dan misi jika diberikan amanah sebagai Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Bogor menggantikan Yudi Santosa yang saat ini masuk dalam kepengurusan TI Jabar.

Arnoldy Salim punya visi mewujudkan organisasi pengurus cabang taekwondo Indonesia Kabupaten Bogor yang solid, kreatif, inovafif, produktif, berprestasi dan modern.

Selain itu, misi yang akan ia jalankan ketika mendapat amanah jadi Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia Kabupaten Bogor adalah membangun komunikasi, koordinasi serta kerjasama yang baik antar Pengcab TI Kabupaten Bogor dengan seluruh unit TI Kabupaten Bogor,

Disamping itu, kata Arnoldy Salim, misi lain yang akan dilakukanya adalah menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif sehingga meningkatkan produktifitas pengcab TI Kabupaten Bogor.

” Misi yang ketiga adalah menciptakan program sponsor dengan mendorong BUMN, BUMD dan perusahaan swasta untuk menjadi orang tua angkat/ asuh pembiayaan pembinaan atlet taekwondo Kabupaten Bogor,” tegas Arnoldy Salim, Senin, 23 Oktober 2023

Saat ini, Arnoldy Salim mau memberikan pembuktian,yakni untuk mengembangkan taekwondo Kabupaten Bogor semaksimal yang bisa ia lakukan.

” Dan pastinya saya harus banyak dibantu oleh rekan-rekan sekalian karena saya bukan superman, jadi butuh tim yang kuat dan kompak, kita bentuk supertim untuk mengembangkan Taekwondo Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

** asep syahmid

Amar Rayhan Bangga Perkuat Timnas U17

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Striker Amar Rayhan Brkic merasa bahagia bisa membela tim U-17 Indonesia. Apalagi tim ini dipersiapkan untuk tampil di Piala Dunia U-17 di Indonesia.

Pemain kelahiran Frankfurt, Jerman, 11 Juni 2007 ini sebenarnya baru bergabung pada 8 Oktober 2023. Namun, ia sudah menunjukkan talenta luar biasa, meskipun baru beberapa hari berlatih bersama.

“Latihan saya bersama tim sangat luar biasa karena semua pemain dan pelatih baik terhadap saya . Sangat seru bersama dan waktu yang menyenangkan bersama mereka,” ucap Amar dilansir dari laman resmi PSSI, Senin, 23 Oktober 2023

Saat ini Amar membela TSG Hoffenheim U-17. Di tim U-17 Indonesia, Amar sudah dua kali diturunkan pelatih Bima Sakti saat uji coba melawan Mainz U-19 dan SV Meppen U-17. Amar pun sudah mencetak satu gol ketika melawan SV Meppen U-17.

Kini perasaan Amar lega dan bahagia karena akan membela negaranya, Indonesia, di kancah dunia. “Perasaan saya sangat campur aduk. Bahagia tentunya karena akan bermain di Piala Dunia U-17 untuk negara saya, Indonesia,” tambahnya.

Indonesia masih tersisa satu pertandingan uji coba lagi sebelum kembali pada 23 Oktober. Mereka akan berhadapan dengan FC Koln U-17 pada 20 Oktober 2023.

** asep syahmid

Bisnis Kuliner dan Restaurant Bermunculan, Simpang Tiga JLD Dramaga Bakal Macet Parah

0

Dramaga | Jurnal Bogor
Bak tumbuh bagai jamur di musim hujan, serba serbi bisnis kuliner yang dikelola mulai dari kelas rumah makan sederhana, hingga restaurant papan atas, kini marak bermunculan di sepanjang kiri kanan jalan mulai dari pertigaan Jalan Raya Caringin Dramaga, hingga merambah ke Jalan Lingkar Dramaga (JLD), menuju pertigaan jalan Desa Babakan, Dramaga, Kabupaten Bogor.

Dipastikan kemunculan bisnis kuliner dan restaurant yang tumbuh bagai jamur di musim hujan tersebut, kawasan jalan nasional Dramaga yang jauh jauh hari sebelumnya sudah diprediksikan oleh banyak pihak, akan bakal mengalami peningkatan volume kendaraan yang lebih signifikan lagi dari waktu-waktu sebelumnya, akan terjadi pada hitungan waktu beberapa minggu kedepan.

Ibrahim Adnan, warga Desa Dramaga mengatakan, tidak perlu ia sebutkan satu persatu nama nama rumah makan dan restaurant yang bermuculan di kiri kanan jalan raya nasional Dramaga mulai dari rumah makan kelas anak tangga hingga papan atas.

“Yang pasti Jalan Raya Dramaga dalam hitungan beberapa hari hingga dua bulan kedepan sampai awal tahun baru 2024, akan mengalami kemacetan lalu lintas yang lebih parah dari sebelumnya,” kata Ibrahim Adnan kepada Jurnal Bogor.

Dengan semakin suburnya pertumbuhan bisnis kuliner, restaurant dan rumah makan di kawasan tersebut, kondisi lebar badan jalan raya nasional Dramaga, ia nilai sudah tidak layak lagi dengan lebar badan jalannya yang ada saat ini. Menurutnya, minimal lebar badan jalan nasional Dramaga sama dengan Jalan Raya Kemang atau jalan raya depan perumahan Bilabong.

“Saya yakini ya, semakin hari jalan raya nasional Dramaga, mulai dari jalan Raya Margajaya, tidak akan sanggup menampung fenomena tingginya volume kendaraan dalam beberapa waktu kedepan. Alias jalan raya ini akan mengalami kemacetan lalu lintas yang semakin parah, terlebih pada hari Sabtu dan Minggu, bahkan di hari-hari besar nantinya,” tukasnya.

Kanit Lantas Polsek Dramaga Ipda Herlis saat ditemui di Pos Bodali Babakan Raya Kampus IPB menambahkan, memang ada resiko tinggi volume arus lalu lintas akibat pertumbuhan binis di Jalan Raya Nasional Dramaga.

“Kami petugas Lantas Polsek Dramaga akan siap melakukan antisipasinya di lapangan.” tegasnya.

Sedangkan jika nantinya bakal terjadi kemacetan yang lebih parah kata Ipda Herlis, pihaknya sudah siap melakukan rekayasa arus lalu lintas setiap harinya.

“Dimana jalan satu-satunya jika kemacetan parah terjadi di jalan raya nasional Dramaga, khusus bagi kendaraan dari arah Bogor menuju Leuwiliang, akan kami alihkan masuk ke JLD melalui depan Hotel Duta Berlian, selanjutnya akan belok kanan menuju jalan raya Desa Sinarsari, kemudian akan kami arahkan masuk ke jalan alternatif di Desa Neglasari menuju Desa Cihideung Ilir, Ciampea”, tandasnya.

Sementara dari pantauan Jurnal Bogor pada Senin (23/10/2023) pukul 12:00 wib siang hari, arus lalu lintas di pertigaan JLD depan Hotel Duta Berlian terlihat ramai lancar, namun meski terjadi kemacetan kecil, itupun hanya berlangsung sebentar mulai dari Pertigaan Caringin, Pertigaan Jalan Haji Brabas maupun di Pertigaan Jalan Desa Babakan Dramaga.

** Bayup

Diterpa Angin Kencang, Atap Rumah di Kampung Kaum Ambruk

0

Kemang| Jurnal Bogor
Angin kencang yang disertai hujan deras pada Sabtu (21/10/2023) membuat atap rumah di Kampung Kaum RT 01 RW 2, Desa Semplak Barat, Kemang, Kabupaten Bogor ambruk.

Dalam keterangan di akun Instagram Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Bogor, dampak dari kejadian alam tersebut membuat 1 unit rumah mengalami rusak berat.

“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang ditambah struktur bangun yang sudah rapuh sehingga menyebabkan rumah roboh pada bagian ruang tamu, dapur, kamar mandi dan tembok pondasi utama,” tulis akun tersebut dikutip Senin (23/10/2023).

Kejadian itu pihaknya telah berupaya melakukan koordinasi dengan aparatur setempat dan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan, kaji cepat bencana, analisa di TKM, serta memberikan edukasi kebencanaan dan imbauan.

“Untuk sementara bagian rumah yang mengalami kerusakan belom diperbaiki oleh pemiliknya,”

Akun itu juga melaporkan, bahwa dari kejadian tersebut agar pihak terkait untuk segera bertindak dalam penanganan lebih lanjut.

“Kejadian itu perlu penangan lebih lanjut dari pihak terkait, karena apabila hujan turun disertai dengan angin dikhawatirkan kerusakan semakin bertambah,” tulisnya.

**Andres

Tiga Sumber Mata Air Menyusut, Pasokan Air dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas ke Pelanggan Terganggu

0

Ciomas | Jurnal Bogor
Para pelanggan Perumda Tirta Kahuripan Ciomas yang berdomisili di wilayah Pagelaran, Laladon, di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor maupun di Kecamatan Dramaga dan sekitarnya, termasuk pelanggan yang bermukim di Bogor Barat, Kota Bogor, mengeluhkan aliran air yang tidak lancar.

Rupanya penyebab pasokan air ledeng dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas ke semua pelanggannya dalam empat bulan terakhir ini terkendala surutnya tiga sumber mata air utama hingga mencapai 50 persen, diantaranya sumber mata air Ciburial Pintu Ledeng Ciomas, Binong, serta mata air Kahuripan Kelapa 7 di Desa Sukadamai, Dramaga.

“Betul, sejak beberapa bulan ini air ledeng dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas yang mengalir ke rumah saya tidak lancar, bahkan pada siang hari, air ledengnya nyaris tidak ada, wah bagaimana ini?”, kata Andri warga Desa Laladon pelanggan air Ledeng Perumda Tirta Kahuripan kepada Jurnal Bogor.

Keluhan Andri soal pasokan air ledeng dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas ke kediamannya di Laladon Regency yang sering mati pada siang hari, dijawab H. Haeroni Manager Perumda Tirta Kahuripan Ciomas.

“Memang benar, selama kurang lebih empat bulan ini pasokan air ledeng dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas ke rumah rumah pelanggan kami yang ada di Laladon, Pagelaran, Dramaga, sampai ke pelanggan di Bogor Barat Kota Bogor mengalami kendala”, kata H. Haeroni.

Apa penyebabnya, terang H. Haeroni, tak lain akibat faktor alam, karena selama hampir kurang lebih 4 bulan ini kawasan Bogor dan serkitarnya mengalami kemarau panjang.

“Jadi, saat pertama kali kami mendapat keluhan dan pengaduan dari pelanggan di Laladon khususnya di Ciomas soal pasokan air ledengnya menyusut, kami langsung melakukan pengecekan pada debit air di sumber mata air utama Ciburial, ternyata mengalami penyusutan 50 persen”, ungkapnya.

Selain memantau kondisi debit air di Ciburial, tim teknik Perumda Tirta Kahuripan Ciomas juga melakukan monitoring ke sumber mata air Binong, termasuk ke sumber mata air di Kahuripan Kelapa 7.

“Ternyata kondisi penyusutan debit airnya sama dengan yang di Ciburial, yakni mencapai lima puluh persen. Dan masalah ini terjadi akibat faktor alam, ditambah sistem panyaluran air ke rumah pelanggan tidak menggunakan sistem pompa, melainkan memakai sitem gravitasi”, bebernya.

Oleh karena kondisi pasokan air saat ini dari Perumda Tirta Kahuripan Ciomas terkendala karena faktor alam selama 4 bulan lebih kemarau, katanya.

“Kami menghimbau kepada semua pelanggan Perumda Tirta Kahuripan Ciomas, apabila ketika air ledeng pada malam hari menyala dan ada, sekiranya mau menampung airnya menggunakan bak besar maupun toren air, supaya ketersediaan air pada siang hari di rumah bisa terpenuhi, terutama pada saat air mati tidak mengalir,” imbaunya.

Dari pantauan Jurnal Bogor di lokasi sumber mata air Ciburial yang merupakan tinggalan era kolonial Belanda tahun 1922 itu, tercatat barometer penunjuk angka debit air nyaris kurang dari angka separuh, alias berkurang dari 50 persen.

** Bayup

Hadiri Rakor di Kemendagri, Kementan Paparkan Strategi Hadapi Inflasi

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, hadir dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang diadakan di Kementerian Dalam Negeri, Senin (23/10/2023).

Plt Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi, menyampaikan pentingnya menggenjot produksi untuk menjaga inflasi.

Arief menginstruksikan kepada jajarannya di Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menggenjot produksi beras nasional yang sebelumnya 31 juta ton menjadi 35 juta ton.

Hal ini juga sejalan dengan antisipasi menghadapi El Nino sekaligus mencukupi kebutuhan beras nasional dan mengendalikan laju inflasi.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, menyampaikan strategi Kementan dalam mengantisipasi inflasi.

“Beras penyumbang inflasi terbesar dibanding komoditas lain. Solusi  untuk menghadapi inflasi dengan meningkatkan produksi, dengan target dari 5,2/ Ha menjadi 5,4 5,5 bahkan 5,7 Ton per Ha,” paparnya.

Dedi menambahkan, kenaikan harga cabe rawit dan cabe merah dapat diatasi tidak hanya dengan keterlibatan petani dalam produksi.

“Tetapi juga dapat melibatkan partisipasi masyarakat untuk menanam cabe dengan di bantu penyuluh di lapangan. Selain itu, memastikan penyediaan pupuk di 26.000 outlet pupuk,” katanya.

Selain itu, Dedi mengatakan jika peran penyuluh menjadi penting. Sehingga sinergi Kementan dan Kemendagri di mana Pemerintah daerah yang sekarang menaungi para penyuluh sesuai amanat Undang Undang

“Strategi lainnya adalah percepatan Gerakan Nasional (Gernas) penanganan dampak EL Nino, dengan menyiapkan sarana prasarana, benih, pupuk, air dan alsintan dan teknologi,” ujarnya.

“Sekali lagi kami butuh kerjasama  pemerintah daerah dalam upaya luas tanam Gernas penanganan El Nino,” imbuhnya.

Dedi juga menyebut jika total penyuluh nasional 47.606 dari 80 ribu. Dan 75 ribu punya potensi pertanian dengan ratio jumlah penyuluh sekarang, satu penyuluh menangani dua desa. Untuk mencukupi kebutuhan satu penyuluh satu desa maka masih kurang 28.000.

“Kita juga baru bebas dari PMK untuk itu butuh support pemerintah daerah akselerasi vaksin PMK untuk mencegah outbreak wabah,” ujarnya.

Sementara Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol Tomsi Tohir, menyampaikan ada 10 provinsi dengan angka inflasi tertinggi, Babel, Sultra, Maluku Utara, DIY, Maluku, Kaltim, Jatim, Kalsel, Papua Barat, Jateng, Sulteng dan Bali.

“Ini menjadi perhatian bersama. Kenaikan harga gula pasir, beras, cabe rawit ayam perlu menjadi perhatian dari pemerintah daerah. Mengingatkan Pemda untuk aktif memantau pergerakan harga dari hari ke hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan akan datangnya masa kampanye, yang harus diantisipasi adalah kenaikan harga.

Menanggapi paparan dari Kementerian Pertanian, ia mengatakan hal itu harus menjadi perhatian dari pemerintah daerah untuk dapat memperhatikan penugasan para penyuluh sampai ke tingkat desa

“Kita mengingatkan pemerintah daerah untuk mendorong pelaksanaan vaksinasi PMK sebagai upaya preventif untuk mencegah wabah,” katanya.

Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Epi Sulandari, mengatakan data Bulog per 20 Oktober Stok beras Bulog 1,507,198 ton.

“Salah satu upaya dalam pengendalian inflasi, Perum Bulog sejak 13 September 2023 dengan melakukan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan mulai memasok beras ke Pasar Induk Beras Cipinang (PBIC) dan juga Food Station,” katanya.

Kedua dengan mendukung Gerakan Pangan Murah (GPM) yang telah dilaksanakan pada 25 Juni 2023 dan 16 Oktober 2023.

“Selain itu, Perum Bulog sejak 28 Agustus 2023 melakukan gerakan Siap Jaga Harga Pasar dengan SPHP (SIGAP SPHP) dengan menambah pasokan beras ke pasar melalui SPHP dengan harga jual maksimal HET CBP di pengecer di pasar tradisional dan ritel modern,” paparnya.

Menurutnya, realisasi SPHP 854.285 Ton (71,19% dari rencana SPHP tahun 2023 sebanyak 1,2 Juta Ton)

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa, menuturkan langkah dalam pengendalian inflasi dengan  membanjiri PIBC dengan stok beras Bulog, yang merupakan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Dan pertanggal 20 Oktober 2023, harga beras medium (IR64 III) mulai turun secara gradual dikisaran Rp 10.996/Kg. Kita juga melakukan Stabilisasi Harga Beras melalui Gerakan Pangan Murah se Indonesia, dan gerakan pangan murah 430 titik 38 provinsi 267 Kabupaten/Kota,” katanya lagi.

** bbpmkp

Ini Keren Bro!, Tahun 2024 APBD Kabupaten Bogor Diprediksi Capai Rp 10 Triliun

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi
Ini baru keren bro ! tahun 2024 nanti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, diprediksi bisa mencapai Rp 10 triliun. Peningkatan APBD ini menggembirakan bagi rakyat Kabupaten Bogor.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan, prediksi APBD 2024 bisa mencapai Rp 10 triliun ini, karena adanya kenaikan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, serta dana bagi hasil dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saat ini, kami di Badan Anggaran, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang melakukan pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD tahun anggaran 2024,” kata Rudy, Senin (22/10/2023).

Rudy menjelaskan, DPRD Kabupaten Bogor telah menyelesaikan defisit anggaran dalam KUA-PPAS. DPRD kini fokus kepada pembahasan program-program prioritas. “Alhamdulillah, sekarang ini defisit sudah nol dan proses pembahasan masih berlangsung, ini sedang membahas KUA-PPAS 2024 yang kita targetkan pekan depan selesai,” ujar Rudy.

Jika pembahasan KUA-PPAS selesai, lanjut Rudy Susmanto, DPRD akan segera membahas rancangan APBD 2024 pada pekan selanjutnya. Dalam pembahasan KUA-PPAS 2024, sebut Rudy, masih ada beberapa program prioritas masuk dalam APBD 2024. “Nah, salah satunya adalah program bantuan keuangan infrastruktur desa atau Satu Miliar Satu Desa (Samisade),” tutup Rudy.

Sebagai informasi,APBD Kabupaten Bogor, mengalami peningkatan, seperti pada 2022 APBD Kabupaten Bogor mencapai Rp7,76 triliun, lalu pada 2023 mencapai Rp 9,14 Triliun dan untuk APBD Perubahan 2023 mencapai Rp9,72 triliun. *

** Mochamad Yusuf

Pulkam ke Cerenti yang Bermakna

0

jurnalinspirasi.co.id – Waalaikumsalam, dan terima kasih kembali onga EA atas kabar baik, apresiasi dan doanya, selama adinda pulang ke kampuang (pulkam) di Cerenti, Kuansing Riau, dari sejak Rabu 18 Oktober hingga Ahad 22 Oktober 2023, perjalanan dan berbagai aktivitasnya, cukup lancar dan bermakna,  alhamdulillah.

Bermakna maksudnya adalah kehadiran saya di kampung di tengah-tengah para dunsanak (kerabat), insya Allah bisa memberikan energi dan aura positif atas hasil  bersilaturrahmi dengan para sanak keluarga, disertai aktivital amal sosial, hidup berbagi antar sesama, karena niat mendapat Ridho Allah SWT.

Hidup bermakna juga dapat kita artikan, sebagaimana firman Allah SWT bahwa manusia yang beruntung itu, adalah orang-orang yang memberikan manfaat bagi orang lain, terutama orang-orang terdekatnya.

Jujur adinda AA sampaikan kepada onga EA bahwa pulkam ke Cerenti, kali ini sungguh menyenangkan dan bersyukur kepada Allah SWT atas berkat dan rahmat-Nya diberikan nikmat kesehatan dan tezeki, sehingga saya bisa baliak ke negeri tempat dilahirkan, dididik dan dibesarkan oleh orangtua dan para kerabat.

Pulkam Cerenti pada pertengahan Oktober 2023 ini, tetutama ingin berziarah ke pemakaman kakaku yang tertua alm.Haji.Baidar (85 thn) yang berpulang ke rahmatullah sebulan yang lalu di Desa Kampung Baru Timur Kecamatan Cetenti. Waktu itu kesehatan saya agak terganggu, tidak bisa pulkam untuk takziah, alhamdulillah bisa dipenuhi saat ini, pertengahan Oktober 2023, pulkam sendirian.

Selama berada di kampung, selain menjalankan kegiatan pokok, juga sempat berkeliling kampung, melihat perkembangan pembangunan nagori. Ada beberapa proyek pembangunan fisik yang hampir salesai yaitu Rumah Adat Kecamatan yang sempat mangkrak di Desa Kampung Baru beberapa tahun, kini bangunan Rumah Adat Cerenti hampir selesai.

Bangunan Rumah Adat tersebut cukup menarik, cukup megah dan arsitekturnya indah menawan dipandang mata. Kehadiran Rumah Adat, hendaknya membuat Lembaga Masysrakat Melayu (LAM) Cerenti lebih berperan dan berfungsi menjalankan tugas-tugas pembinaan masyarakat Cerenti, agar berkehidupan berkebudayaan, berdat dan beradab.

LAM Cerenti paling tidak berfungsi menjaga kesatuan masyarakat, menyebarkan dan mendidik sistem nilai dan norma adat istidat masyarakat Melayu Islam Cerenti, yakni adat bersendi syara dan syara bersendi Kitabullah (Al Quran dan Assunnah), dan fungsi lainnya mengawasi pola berperilaku para pemangku masyarakat adat agar tidak menyimpang dan dilanggar, yang bisa merusak tatanan adat masyarakat Cerenti yang agamis (socio religous).

Atas informasi yang adinda AA terima, maka saya tak hentinya berdoa, semoga onga sekeluarga senantiasa pula dalam lindungan dan pertolongan Allah SWT, dan diangkat segala penyakitnya oleh Allah SWT sehat dan pulih kembali kesehatannya.

Adinda AA sekarang dalam perjalanan pulang  naik pesawat udara Super Air Jet ke Jakarta, kemudian langsung ke rumah di Ciawi, Bogor. Tadi malam menginap, transit di rumah onga Haji Hasbi Ali di perum Bumi Sejahtera, Jln Engku Bay, daerah Simpang tiga kota Pekanbaru (Pku), insya Allah Ahad sore ini pkl 17.45 wib pulang ke  Jakarta, kemudian terus ke Bogor menumpang bus Damri. Mohon doanya, insya Allah perjalanannya aman dan nyaman, serta menyenangkan, insya Allah,

Sekedar info buat onga EA, Alhamdullillah, agenda acara adinda AA pulkam Cerenti yang telah direncanakan, terlaksana semua dengan  baik dan sukses, diantaranya seperti berziarah ke makam onga H.Baidar di TPU tanah Wakaf Desa Kp.Baru Timur, dan makan ayah dan ibu (omak) di TPU tanah Wakaf Masjid Jamiak Al Mukmin Desa Kp.Baru timur. Berikutnya Kamis  malamnya dilaksanakan doa, berzikir tahlilan- membaca yasinan oleh warga Arsyad Family yang sempat hadir jumat sambil membawa Rantang dengan makanan dam masakan ala Cerenti untuk makan bersama (makan basamo) diakhir acara yasinan.

Esok harinya saya bersiilaturahmi ke rumah  para dunsanak Arsyad Family, antara lain di Desa Kompe Berangin, bersua dengan  uwo Hj Rusmani Arsyad, di rumah anaknya Dian Mustafa, kemudian diteruskan ke desa Sikakak, untuk ketemu anak dan kmd onga Isyar  Arsyad dan Marzuki Arsyad.

Pada malamnya bersilaturahmi dengan onga Upri Arsyad. Pagi dan sore harinya berbabual-bual minum kopi di kedai kopi bersama-sama kawan-kawab di pasar Cerenti.

Sedangkan acara pemberian sumbangan sembako kepada lk 80 omak-omak dan jando-jando miskin-guru mengaji, marbot masjid, juga mengundang pak Kades dan BPDes, acara penyerahan bantuan sembako untuk kaum dhuafa bertempat di halaman kantor Yayasan Arsyada Cerenti Madani, yang berdiri 2021.

Alhamdulillah berjalan lancar. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan rezeki untuk berbagi dari keluarga Arsyad Family. Salam buat keluarga di Tpi City Kepulauan Riau. Syukron barakallah.
Wassalam

====✅✅✅

Penulis:
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad, M.Si
(Dosen dan Pendiri Universitas Djuanda Bogor, Pendiri dan Wasek Wankar MPP ICMI merangkap Ketua Wanhat MPW ICMI Orwil Khusus Bogor, Konsultan K/L negara, Pegiat dan Pengamat Sosial)

Anak-anak Pasirgintung Diperkenalkan Adab dan Moral

0

Renungan Malam Jelang Rangkaian Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Nanggung l Jurnal Bogor
Warga Kampung Pasirgintung RT 03 RW 04 Desa Batutulis, Nanggung, Kabupaten Bogor menginisiasi kemah dan renungan malam yang diikuti anak-anak usia belia di Lapangan Pemersatu.

Acara yang digelar jelang rangkaian Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2023 ini untuk memperkenalkan adab dan moral kepada puluhan anak-anak warga Kampung Pasirgintung.

Salah satu tokoh masyarakat, Rivan yang memberi materi renungan malam menjelaskan, anak-anak usia emas harus diarahkan ke hal-hal positif dan diperkenalkan adab dan moral.

“Kami ajak anak-anak berpikir jernih karena anak ibarat lebaran kertas kosong, tergantung bagaimana kita cara  mengisinya pada lembaran kertas itu. Sejauh ini, mau diarahkan kemana anak-anak kita. jangan sampai  anak-anak ketergantungan yang semakin menggeliatnya teknologi,” jelas Rivan kepada Jurnal Bogor.

Rivan yang akrab dipanggil Aki itu menjelaskan, pertama yang harus diketahui anak-anak adalah nilai- nilai agama, kemudian wawasan kebangsaan.

“Begitu juga pendidikan kultural penting disampaikan. Kenapa? agar kedepan anak dapat mengenal budaya sendiri yakni  sebagai orang Sunda,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika pendidikan agama, wawasan kebangsaan dan pendidikan kultural diterapkan, nantinya akan  terjadi keseimbangan dan mewarnai kehadirannya ditengah-tengah masyarakat.

Sementara adanya perkemahan, dia menyebutnya bagian dari sekolah alam artinya tidak harus melulu pendidikan formal.

“Pendidikan non formal pun bisa dilakukan dimana, saja salah satunya bagaimana kita bisa menyatu dan berbaur dengan alam sekitar,” tukasnya.

** Arip Ekon

Ditetapkan Tersangka, Adang Mantan Kades Karanggan Rugikan Negara 1,2 Miliar

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Setelah Kepala (Kades) Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, kini salah satu mantan Kepala Desa Karanggan,  Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Adang ikut dijadikan tersangka dugaan penyalahgunaan anggaran Program Samisade (Satu Miliar Satu Desa).

Adang merupakan Kades Karanggan periode 2018-2023. Adang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor karena diduga menyelewengkan duit Samisade dari tahun 2021 sampai 2022.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Marjuki membenarkan adanya penetapan tersangka Kades Karanggan tersebut. Menurutnya, Adang ditahan oleh Tim Pidana Khusu (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten pada Kamis, 19 Oktober 2023 pukul 10:00 WIB.

“Betul (penetapan tersangka kepada Adang) oleh Tim Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : TAP-01/M.2.18/Fd.2/10/2023 tanggal 19 Oktober 2023,” kata Marjuki kepada wartawan, Jumat (20/10/23).

Marjuki menjelaskan, tersangka saat ini dilakukan penahanan sejak tanggal 19 Oktober 2023 di Rutan Polres Bogor, selama 20, hari terhitung sejak 19 Oktober hingga 07 November 2023.

“Sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh dokter dengan hasil sehat, serta tahanan sementara dititipkan di rutan Polres Bogor selama 20 hari guna mempermudah pemeriksaan kembali,” tandasnya.

Sementara Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Ate Quesyini Iliyas mengungkapkan, jumlah kerugian negara yang diduga diselewengkan oleh Kepala Desa Karanggan mencapai Rp 1,2 miliar.

Kerugian itu berasal dari Anggaran Dana Desa (ADD), anggaran bantuan keuangan insfrastruktur desa atau Satu Miliar Satu Desa (Samisade), Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat hingga Bagian Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BPHRD) dari tahun 2021 hingga 2022.

Ate Quesyini Iliyas menjelaskan, dalam modus dugaan korupsinya, ia melakukan mark up anggaran dan membuat surat pertanggungjawaban palsu, serta mengurangi spesifikasi teknis pembangunan insfrastruktur.

“Besar dugaan kerugian negara sebesar Rp 1,2 miliar, merupakan hasil audit Inspektorat Kabupaten Bogor. Dimana telah terjadi mark up, pengurangan spesifikasi teknis dan membuat laporan atau surat pertanggungjawaban palsu,” terang Ate Quesyini Ilias.

Atas dasar temuan itu, jelas Ate Quesyini Iliyas, akhirnya Adang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Kabupaten Bogor pada Kamis (19/10/23).

” Kamis kemarin kami telah mengamankan Adang selaku Kades Karanggan periode 2017-2022, ia menjadi tersangka karena dianggap telah menyelewengkan keuangan Desa Karanggan atau negara,” cetusnya.

Ditempat yang sama, Kasubsi Penyelidikan, Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Michael Carlo Tarigan menuturkan bahwa jumlah saksi yang dimintai keterangan oleh Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor berjumlah 31 orang. Namun hingga saat ini, jumlah tersangka hanya satu orang.

“Dari 31 orang saksi, kami hingga saat ini hanya menjadikan Adang sebagai tersangka, dalam penyelidikan dan penyidikan, ternyata tersangka Adang juga dalam pengelolaan keuangan desa, banyak tidak melibatkan Bendahara Desa Kranggan,” beber Michael Carlo Tarigan.

Carlo menambahkan, bahwa Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor juga akan mencari aset tersangka Adang, hal itu untuk menutupi kerugian negara.

“Sejauh ini, walaupun sudah mengakui perbuatannya, tersangka Adang  masih belum berupaya mengembalikan kerugian negara. Seksi Intel akan mencari dan menahan asetnya, baik itu yang atas nama tersangka maupun kerabat dekatnya,” tambah Carlo.

Untuk diketahui, perbuatan yang telah dilakukan oleh tersangka tersangka diduga melanggar pasal primer Pasal 2 ayat (1)  jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomo 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Subsider Pasal 3 jo Pasal 18 (1) huruf b Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

** Nay Nur’ain