24.6 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 479

SR 12 Berbagi Pengetahuan Pemasaran Terhadap Siswa SMK Tri Dharma 2 Bogor

0

Bogor | Jurnal Bogor
Di era digital saat ini, dimana istilah AI (artificial intelegence) atau kecerdasan buatan menjadi begitu populer di tengah masyarakat. Banyak perusahaan besar yang sudah menggunakan teknologi AI, yang imbasnya banyak tenaga kerja diberhentikan dan digantikan posisinya oleh AI ini.

Apakah dampaknya akan meluas,? Dan bagaimana para pelajar sekolah menengah khususnya kejuruan mengantisipasinya. Perlu persiapan apa saja yang dibutuhkan oleh para pelajar itu.

Membantu memberikan  pengetahuan dan antisipasinya serta solusinya, Tim SR 12 Bogor, coach Yunita, ibu Ema, Bayu, Mba Nisa dan Mba Gita bersilaturahmi dan berbagi pengetahuan ke sekolah kejuruan di Bogor, yaitu SMK Tri Dharma 2 Bogor.

SR 12 adalah perusahaan yang bergerak di bidang herbal, skin care dan kosmetik, dan memiliki 4 pabrik di Jawa Barat ini mempunyai kantor pusat di Gunung Sindur Bogor.

Perusahaan yang berkembang pesat dan mempunyai ribuan mitra di seluruh Indonesia ini akan berbagi ilmu di bidang pemasaran dan bisa menawarkan solusi ke para siswa dengan mengajak untuk berwira usaha.

Dalam silaturahmi berbagi pengetahuan, SR 12 menggandeng kelas XII jurusan pemasaran mengadakan acara dengan tema Tantangan Pemasaran Offline dan Online di Era Digital, pada Kamis 14 September 2023 di aula sekolah SMK Tri Dharma 2 Bogor.

Acara ini didukung oleh PDAM Tirta Pakuan Bogor, Bank Kota Bogor dan koran Jurnal Bogor. Dihadiri ratusan siswa, coach Yunita mengatakan, ” di bidang pemasaran kita harus yakin dengan kemampuan diri sendiri, kalo kita bisa buka market pasti konsumen akan datang, masih banyak peluang yang bisa kita raih. Dan kita harus bisa membedakan antara customer dengan consumer behavior “

Kepala Sekolah SMK Tri Dharma 2, Chaerul Saleh berterimakasih kepada SR 12 yang sudah mau berbagi pengetahuan dan ilmunya untuk siswa-siswinya. “Semoga ilmunya dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh siswa kami.”

Sementara acara yang dibagi menjadi 2 sesi ini, menjadi riuh setelah ada doorprize produk SR12 yang dibagikan bagi siswa yang beruntung.

Di akhir acara tim coach Yunita, mba Gita menambahkan, ” dalam pemasaran e comerce kita harus menguasai produk knowledge seperti konten foto dan video, dan kita juga harus selalu branding, dan sesekali harus bisa  tampil live sepert di shopee.”

** prast

Bantu PMI Ketersediaan Darah, Iluni 95 Gelar Donor Darah Bersama Al Mustarih dan Kwarran Bobar

0

Bogor | Jurnal Bogor
Ikatan Alumni Angkatan 1995 (Iluni 95) SMA Rimba Madya Kota Bogor konsisten menjalankan program kemanusiaan yang rutin setiap tiga bulan sekali yakni donor darah. Kali ini, donor darah dilakukan di Sekolah Islam Al Mustarih bersama PMI Kota Bogor dan Kwarran Gerakan Pramuka Bogor Barat. Pada penyerahan cindera mata diberikan bibit durian dengan pesan singkatnya dimanapun kita berada selalu mengajak untuk menanam pohon.

“Kami berkeliling ke beberapa tempat dan kebetulan Al Mustarih dan Kwarran Bobar adalah mitra kami. Kegiatan donor darah sudah teragendakan di tahun sebelumnya,” kata Zaenal Mutaqin, Penasihat Alumni SMA Rimba Madya 95.

Dia mengajak semua pihak untuk bisa melakukan donor darah. Pasalnya, sedekah darah yang diperlukan orang lain akan bermanfaat terhadap diri sendiri yakni lebih sehat dan bugar.

“Upaya kami tetap melakukan kegiatan donor darah, membantu PMI menjaga stok darah agar tetap stabil karena darah keberadaannya penting di rumah-rumah sakit ketika pasien membutuhkan darah,” jelasnya.

Namun ketika melakukan donor darah memang tak semua bisa langsung diambil darahnya karena harus melalui pemeriksaan, mulai dari usia, HB, tekanan darah dan fisiknya harus dalam kondisi sehat.

“Tadi ada 98 pendonor dan yang lolos ada 60 orang. Upaya kami bersama teman-teman di alumni juga ingin menggugah kesadaran masyarakat agar mau donor darah, manfaatnya banyak kok,” tandas Zaenal.

Sementara pada donor darah tersebut diikuti guru-guru, orangtua siswa, alumni Rimba Madya dan masyarakat sekitar. Hadir juga Ketua PMI Kota Bogor Edgar Suratman dan Ketua Kwarran Bogor Barat.

Pihaknya sengaja menggelar kegiatan donor darah masih di sekitar Bogor Barat karena aksesnya yang mudah dijangkau dari pusat kota. Pengurus Iluni 95 Rimba Madya juga memastikan hadir pada acara HUT PMI ke-78 pada 17 September nanti di Alun-alun Kota Bogor.

** Asep S.Sayyev

Dewan Soroti Komersialisasi Aset Pemkot

0

jurnalinspirasi.co.id – Pembangunan kafe Esteh Indonesia di dekat Perpustakaan Daerah, Balai Kota Bogor, mendapat sorotan dari DPRD Kota Bogor.

Anggota Fraksi PPP DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri mempertanyakan apakah komersialisasi aset telah berpedoman dengan regulasi pengelolaan barang milik daerah.

“Sebab dalam pengelolaan barang milik daerah, Pemerintah Kota Bogor memiliki Perda No 2 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Perwali 114 tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Perda No 2 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Yang di dalamnya mengatur terkait ruang lingkup Tata cara sewa, Pinjam Pakai, KSP atau lainnya,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (14/9).

Jangan sampai, kata dia, terdapat kesan diakhir masa jabatan wali kota malah mengkomersilkan aset pemkot, dengan tidak memberikan kesempatan yang sama bagi lingkungan masyarakat dan dunia usaha.

“Jadi jangan sampai ada kesan terbatas untuk kalangan tertentu,” kata lelaki yang akrab disapa Gus M itu.

Selain itu, Gus M juga mempertanyakan mengenai metode apa yang sudah ditempuh Pemkot Bogor, dalam hal ini adalah Dinas Arsip dan Perpustakaan mengenai pembangunan tersebut.

Sebelumnya, Pemkot Bogor bersama Esteh Indonesia melakukan penandatanganan kerja sama Penataan Kawasan Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, yang dilaksanakan di Esteh Specialtea, Jalan Adnan Wijaya, Kecamatan Bogor Utara, Selasa (1/8) lalu

Penandatanganan dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah didampingi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor, Rudiyana bersama CEO Esteh Indonesia, Haidhar Wurjanto yang juga disaksikan oleh para direksi es teh dan Organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Bogor.

Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, kerja sama ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari rencana penataan kawasan Perpustakaan Kota Bogor di Komplek Balai Kota Bogor yang juga bisa kembali membudayakan minum teh yang memiliki kaitan dengan keberadaan tanaman teh di Kota Bogor.

Penandatanganan ini, lanjut Syarifah sebagai lanjutan dari MoU yang sudah ditandatangani antara Pemkot dan Esteh Indonesia oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.

“Lebih menandatangani kepada perjanjian sewa-menyewa dan perjanjian dan kerjasamanya antara saya sebagai pengelola aset dengan mas Haidhar dari Esteh. Insya Allah setelah ditandatanganinya ini akan memulai melaksanakan kerja sama kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor dengan es teh Indonesia,” katanya.

Saat ini pengunjung Perpustakaan Kota Bogor memiliki rata-rata pengunjung sekitar 500 pengunjung setiap hari.

Keberadaan Esteh selain mempercantik kawasan Perpustakaan Kota Bogor juga akan membuat galeri merchandise dan juga menyediakan fasilitas F&B bagi pengunjung.* Fredy Kristianto

Komisi IV Minta Guru Cabul Dikebiri

0

jurnalinspirasi.co.id – Perilaku bejat oknum guru SDN Pengadilan 2 yang mencabuli delapan siswinya, terus menuai perhatian publik. Komisi IV DPRD Kota Bogor pun mendesak agar tersangka BBS (30) dihukum kebiri.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Devie P Sultani mengatakan bahwa hukuman kebiri dapat membuat efek jera atas perbuatan yang dilakukan pelaku, melakukan asusila terhadap anak didiknya.

“Saya kira harus ada efek jera, kalau bisa dikebiri saja karena ini merusak masa depan sang anak,” ujar Devie kepada wartawan, Kamis (14/9/2023).

Menurut dia, mungkin saja saat ini fisik korban terlihat baik-baik saja. Tetapi, sambung dia, secara psikologis bisa terbawa sampai dewasa.

“Komisi IV mendesak demikian, jadi lebih baik kebiri saja,” ungkap politisi Nasdem itu.

Devie menilai bahwa peristiwa pencabulan itu otomatis membuat orangtua khawatir dengan situasi belajar anaknya di sekolah. Ia pun mempertanyakan slogan Kota Ramah Anak yang digaung-gaungkan Pemkot Bogor.

“Pedikat Kota Layak Anak ini juga harus di evaluasi, karena tidak hanya di luar sekolah, tetapi sudah ada di dalam sekolah,” ucapnya.* Fredy Kristianto

KONI Agendakan Rakor Bersama Cabang Olahraga

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ketua KONI Kabupaten Bogor Dedi Ade Bachtiar menegaskan pihaknya saat ini langsung tancap gas dalam menyiapkan program kerja menatap Porprov Jabar 2026 di Kota Bogor.

Dedi menambahkan, beberapa pekan terakhir semua bidang yang ada di KONI Kabupaten Bogor sudah membahas program kerja masing masing.

Bahkan, kata Dedi, pada pekan depan KONI akan memanggil semua Ketua Cabor dan jajarannya untuk rapat koordinasi yang akan dilakukan di Ruang Rapat KONI Kabupaten Bogor.

” Kami sudah menyiapkan undangan untuk rapat koordinasi dengan semua Ketua Cabor dan jajarannya membahas program kerja menuju Porprov Jabar 2026,” tegas Dedi Ade Bachtiar, Kamis, 14 September 2023.

Dalam rakor bersama cabor nanti, kata Dedi, harus hadir juga Binpres masing masing cabor.

” Kami akan melakukan pemetaan cabor peraih medali pada Porprov 2022 dan cabor yang berpeluang mendulang medali pada Porprov Jabar 2026,” bebernya.

Intinya, kata Dedi, mulai saat ini KONI dan semua cabor sudah star menuju Porprov Jabar 2026.

” Target KONI sudah jelas ingin membawa Kabupaten Bogor Kahiji pada Porprov Jabar 2026 di Kota Bogor,” pungkasnya.

** asep syahmid

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus PPDB

0

jurnalinspirasi.co.id – Polresta Bogor Kota bakal menetapkan tersangka kasus Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi.

“Kami akan segera tetapkan tersangka,” ujar Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Kamis (14/9).

Namun, Kapolresta tak mau membeberkan lebih dalam mengenai dengan peran terduga pelaku dalam proses PPDB 2023. Yang pasti, sambungnya, penangkapan akan segera dilakukan.

Menurut dia, satu orang yang akan ditetapkan sebagai tersangka berasal dari kalangan sipil.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila mengatakan, polisi telah mendapat enam aduan mengenai PPDB.

“Jadi untuk laporan masih enam, tetapi untuk perluasan pengembangan kami masih lakukan dan berproses,” katanya.* Fredy Kristianto

Bupati Harapkan Pembangunan Jembatan Cikereteg Sesuai Target

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Penyelesaian pembangunan Jembatan Cikereteg di ruas Jalan Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) atau Ciawi-Benda, penghubung Kabupaten Bogor-Kabupaten Sukabumi yang rusak akibat bencana longsor masih berproses.

Bupati Bogor Iwan Setiawan berharap pembangunan Jembatan Cikereteg rampung sesuai target yang direncanakan. Mengingat saat ini sudah mendekati akhir tahun.

“Jembatan Cikereteg berada di ruas jalan nasìonal, mobilitasnya sangat tinggi. Mudah-mudahan bisa cepat selesai sehingga saat tahun baru nanti bisa difungsionalkan secara normal,” ujar Iwan usai mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di lokasi pembangunan Jembatan Cikereteg, Kamis (14/9/2023).

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi dukungan Komisi V DPR RI dan juga respon cepat Kementerian PUPR dalam merekonstruksi Jembatan Cikereteg sehingga sebagian jembatan sudah dapat dipergunakan.

“Insya Allah pada bulan Oktober direncanakan selesai dan sudah bisa digunakan seutuhnya oleh masyarakat. Sehingga akses, konektivitas, aktivitas sosial ekonomi, dan pelayanan bagi masyarakat sekitar khususnya di Kecamatan Ciawi dan Caringin kembali lancar,” katanya.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw mengatakan, akses Jembatan Cikereteg sangat dibutuhkan masyarakat, sebab menjadi penghubung dua daerah.

“Sejak terjadi longsor yang mengakibatkan terputusnya akses jalan Bocimi, ini langsung menjadi perhatian kami (Komisi V). Maka Komisi V sebagai mitra pemerintah di bidang infrastruktur memberikan dukungan penuh agar segera menangani masalah ini,” ujarnya.

Politisi Partai Nasdem itu memberikan apresiasi pada Kementerian PUPR yang memberikan respon cepat. “Kami apresiasi karena responnya cepat dan bulan Oktober sudah bisa digunakan seutuhnya,” kata Roberth.

Kolega Robert Rouw di Komisi V, Mulyadi mengatakan, kedatangan jajarannya ke lokasi pembangunan Jembatan Cikereteh untuk memastikan bahwa proyek pembangunan yang bersumber dari APBN sesuai dengan rencana, secara waktu, on time, tidak molor, tepat anggaran dan terpenting fungsinya bisa maksimal agar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Komisi V optimis pembangunan Jembatan Cikereteg akan rampung Oktober 2023 dan sudah bisa dilalui normal,” katanya.

Perbaikan permanen Jembatan Cikreteg dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat, Ditjen Bina Marga dengan mengganti seluruh struktur bentang jembatan, yakni stage 1 sisi barat dan stage 2 sisi timur.  Jembatan dibangun dengan panjang bentang 50,8 meter dan total lebar 13 meter. 

Struktur jembatan berupa PCI girder dengan jumlah titik borepile 42 buah Konstruksi jembatan dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Brantas Abipraya (Persero) sejak dikeluarkan SPMK tanggal 8 Desember 2022 beserta perubahannya dan ditargetkan selesai pada Oktober 2023 dengan rancangan anggaran APBN senilai Rp56,9 miliar. 

** Dede Suhendar

Eddy Santana Minta Pemkab Bogor Tegas Tindak Pencemar Sungai

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Komisi V DPR RI Eddy Santana Putra meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menindak tegas perusahaan yang melakukan pencemaran terhadap keberadaan sungai akibat limbah industri.

Politisi Partai Gerindra itu menilai, tidak ada ketegasan dari pemerintah daerah setempat sehingga perusahaan seenaknya membuang limbahnya ke aliran sungai. Contohnya saat ini, Sungai Cileungsi, berwarna hitam pekat, berbusa dan  bau menyengat sehingga membuat ikan mati.

“Pemkab Bogor harus berani melarang perusahaan membuang limbahnya ke sungai,” kata anggota Komisi V DPR RI, Eddy Santana Putra ditemui usai kunjungan spesifik Komisi V DPR RI di lokasi pembangunan Jembatan Cikereteg, Ciawi, Kamis (14/9/2023).

Wakil rakyat yang berkantor di Senayan  itu menyatakan, tidak melihat adanya ketegasan dari Pemkab Bogor untuk menindak perusahaan yang mencemari lingkungan.

“Yang saya lihat, tidak hanya Sungai Cileungsi, Sungai Ciliwung juga penuh sampah, terutama sampah-sampah plastik,” katanya.

“Ini kan bahaya, harus segara ditindaklanjuti,”  imbuhnya.

Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) mengundang Bupati Bogor untuk susur Sungai Cileungsi bersama menggunakan perahu karet.

Hal itu untuk melihat persoalan lingkungan yang dialami warga di sepanjang aliran sungai.

“Surat undangan terbuka itu kami kirimkan ke Bupati pagi ini.(kemarin) Harapan kami mendapat sambutan baik Bupati,” ujar Ketua KP2C, Puarman, dalam keterangannya.

Puarman mengatakan sejak Agustus 2023, warga merasakan dampak negatif imbas pencemaran tersebut. Dia menyebut warga tidak bisa lagi berkegiatan di sungai, baik memancing, mandi bahkan mencuci.

“Karena sifatnya surat terbuka, maka jajaran pimpinan instansi terkait di Kabupaten Bogor juga bisa ikut susur sungai ini, untuk melihat dan merasakan tercemarnya Sungai Cileungsi dengan bau yang begitu menyengat dan warna air yang menghitam pekat,” jelasnya.

Susur sungai tersebut, lanjut Puarman, sekaligus untuk menunjukkan empati Bupati kepada masyarakat terdampak pencemaran. Mengenai waktu pelaksanaannya, Puarman menyebut menyesuaikan dengan ketersediaan waktu Bupati Bogor.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus hadir melalukan Pengawasan, Penindakan dan Penegakan Hukum (Gakkum) terhadap perusahaan di wilayah Klapanunggal yang diduga kuat melakukan pencemaran udara.

Gakkum dilakukan atas pengaduan masyarakat melalui Whatssapp tentang pencemaran udara  berupa gangguan kebauan dan kebisingan dampak beroperasinya dari salah satu perusahaan di Desa Klapanunggal Kecamatan Klapanunggal pada 8 September 2023.

Pelaksanaan Penegakan Hukum (Gakkum) LH secara konsisten dilakukan berkaitan dengan dugaan pencemaran udara dan pencemaran air  di wilayah Kabupaten Bogor terutama kepada perusahaan atau pelaku usaha yang tidak melakukan pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan aturan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah  No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Pengelolaan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana menjelaskan, ada satu perusahaan yang hari ini dilakukan pengawasan dan penghentian pelanggaran tertentu  berupa penutupan saluran pembuangan air limbah tanpa izin (air terkontaminasi debu batu bara dari area boiler).

“Selain Gakkum kami akan melakukan pemanggilan untuk proses pemeriksaan lanjutan dan  akan diterbitkan sanksi administratif. Gakkum ini akan terus kita lakukan secara konsisten bagi perusahaan yang melanggar lingkungan hidup yang merugikan kesehatan masyarakat dan lingkungan Kabupaten Bogor,” tegas Gantara kepada Tim Komunimasi Publik Diskominfo Kabupaten Bogor.

Menurutnya, Gakkum dan pemberian sanksi tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada seluruh pelaku usaha di Kabupaten Bogor. Agar senantiasa mentaati aturan yang berlaku terutama dalam pengelolaan LB3, polusi air dan udaranya, tidak mencemari dan menjaga lingkungan hidup Kabupaten Bogor.

** Dede Suhendar

Tingkatkan Pengelolaan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan Gelar Online Training on Animal Husbandry and Health Management

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) akan menggelar Online Training on Animal Husbandry and Health Management.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, krisis iklim yang terjadi saat ini membuat ketahanan pangan terganggu dan harus ditanggulangi bersama.

“Pangan menjadi dunia dan cara menghadapi salah satunya kebersamaan. Kita perlu saling dukung dari sisi teknologi, budi daya pertanian maupun mekanisasi pertanian,” ujar Syahrul.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan, pelatihan ini sebagai tindaklanjut dari pelaksanaan ASEAN Working Group on Agricultural (AWGATE) yang dilaksanakan di Laos pada Maret lalu.

Hal ini dia sampaikan pada konferensi pers Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume 8  dengan tema Peningkatan Nilai Tambah Komoditas Pertanian Mengantisipasi El Nino dan dan Online Training on Animal Husbandry and Health Management di Jakarta, Kamis (14/9).

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemahaman yang lebih dalam tentang praktik terbaik dan juga untuk mempromosikan inovasi dan teknologi serta meningkatkan rasa persaudaraan dan persatuan di antara negara-negara ASEAN,” kata Dedi.

Diketahui bahwa sebagai akibat dari  pandemi Covid-19, perubahan iklim, dan perang Rusia-Ukraina, produksi dan produktivitas pangan dunia terganggu. Untuk itu, peran kerja sama dunia sangat penting.

“Salah satu langkah yang diambil Kementan dalam mengantisipasi hal tersebut dengan membangun kapasitas sumber daya manusia khususnya dalam bidang pengelolaan peternakan dan kesehatan hewan melalui ‘Online Training on Animal Husbandry and Health Management’,” jelas Dedi.

Sebagai informasi, Online Training on Animal Husbandry and Health Management akan dilaksanakan selama tiga  hari dari tanggal 19-21 September 2023. Dengan target peserta 45 orang dari Negara-Negara ASEAN.

** bbpmkp

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Pertanian, Kementan Latih Jutaan Petani dan Penyuluh

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali menggelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh (PSPP) volume delapan dengan tema “Peningkatan Nilai Tambah Komoditas Pertanian Mengantisipasi El Nino.”

Dedi Nursyamsi

Melalui pelatihan ini diharapkan peningkatan nilai tambah komoditas pertanian semakin besar. Widyaiswara, dosen, guru, dan penyuluh pertanian dapat mengajarkan dan mendampingi petani dalam menghasilkan nilai tambah komoditas pertanian yang dihasilkan.

Menteri Pertanian (Mentan), Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) selalu berupaya untuk melakukan hilirisasi.

“Hilirisasi menjadi kunci dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing berbagai komoditas pertanian,” kata SYL, sapaan Mentan Syahrul.

Dia berujar bahwa hilirisasi di sektor pertanian tidak hanya terbatas pada komoditas perkebunan, seperti sawit. Melainkan juga pada komoditas lain, baik tanaman pangan, hortikultura, maupun peternakan.

Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi menambahkan bahwa salah satu cara yang dapat dilakukan agar komoditas pertanian di Indonesia dapat bersaing adalah dengan melakukan peningkatan nilai tambah produk pertanian.

“Pengertian nilai tambah di sini adalah suatu komoditas yang bertambah nilainya karena melalui proses pengolahan, pengangkutan ataupun penyimpanan dalam suatu produksi,” jelas Dedi saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (14/9).

Menurut Dedi, peningkatan nilai tambah komoditas pertanian selain dapat mempertahankan dan menambah kualitas hasil pertanian juga dapat menambah nilai ekonomisnya.

“Nilai tambah sektor pertanian memberikan pengaruh yang berarti pada penyerapan tenaga kerja dan sekaligus perkembangan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan nilai tambah pada penyediaan input produksi di antaranya dengan pemanfaatan bibit unggul, serta bahan nutrisi dan pengendali hama penyakit alami,” tutur dia.

Di samping itu, nilai tambah juga mampu menekan biaya produksi dan menambah nilai dari kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan.

“Nilai tambah pada kegiatan produksi dapat dilakukan dengan penggunaan sistem produksi hasil tinggi atau terstandar, yang menjamin kuantitas, kualitas, dan keamanan pangan,” kata dia.

 “Peningkatan nilai tambah panenan dapat diperoleh dari kegiatan pascapanen, mulai dari sortasi dan grading, pengemasan, hingga pengolahan hasil untuk mendapatkan masa simpan yang lebih lama atau tekstur, penampilan, dan rasa yang lebih dapat diterima pasar yang lebih luas,” imbuh dia.

Sebagai informasi, PSPP Vol. 8 akan dilaksanakan selama tiga hari, tanggal  19 – 21 September 2023 yang dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara dan secara online serentak di UPT Pelatihan Pertanian ataupun lokasi lainnya.

Peserta pelatihan ditargetkan sebanyak 1.800.000 orang yang terdiri dari petani, penyuluh, dan insan pertanian lainnya di seluruh Indonesia. Di antaranya sebanyak 60 orang mengikuti secara tatap muka di di BBPKH Cinagara.

Narasumber pelatihan ini antara lain Badan PPSDMP, BSIP, Akademisi, Widyaiswara, Penyuluh Pertanian, praktisi, serta pejabat pada instansi yang terkait dengan peningkatan nilai tambah pertanian.

Adapun materi meliputi kebijakan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, hilirisasi produk pertanian terstandar menuju kemandirian pangan, pengawetan bahan pakan ternak.

Penanganan hasil pertanian berbasis GHP pada situasi El Nino, perhitungan nilai tambah produk pertanian, penanganan limbah ternak, penerapan smart digital marketing, dan rencana implementasi.

** bbpmkp